Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 Pembangunan Prasarana Ruang Pembelajaran Di Tpq An-Noerwahid Desa Gunung Malang Kabupaten Bogor Tommy Iduwin1. Budi Wicaksono2. Devita Mayasari3. Dicki DP4. Pratiwi SP5. Tri Yuhanah6 1,2,3,4,5,6 Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan IT PLN tommyiduwin@itpln. ABSTRACT Infrastructure is a facility that indirectly supports the educational process, such as: school gardens, roads to schools, study rooms, and others. Infrastructure is a part very important role for the success and smoothness of a process, including in the scope of education. Infrastructure is a facility that is absolutely fulfilled to provide convenience in carrying out an activity. TPQ An-Noerwahid Gunung Malang Village. Bogor Regency, is the target location for Community Service activity partners who do not yet have good infrastructure. When conducting a review of the TPQ, it was seen that the building in the study room was very unfit to be used as a place for learning for TPQ students. With limited money by local residents, it is very difficult for partners to develop the study room. Good infrastructure will make these students enthusiastic and no longer hampered by natural disturbances such as wind, rain, etc Keywords: Infrastructure. Construction. Study Room ABSTRAK Prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti: halaman, taman sekolah, jalan menuju ke sekolah, ruang belajar, dan sebagainya. Prasarana merupakan suatu bagian yang memiliki peran sangat penting bagi keberhasilan dan kelancaran suatu proses, termasuk juga dalam lingkup pendidikan. Prasarana adalah fasilitas yang mutlak dipenuhi untuk memberikan kemudahan dalam menyelenggarakan suatu kegiatan. TPQ AnNoerwahid Desa Gunung Malang Kabupaten Bogor merupakan lokasi sasaran mitra kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang belum memiliki prasarana yang baik. Saat melakukan peninjauan terhadap TPQ tersebut, terlihat bahwa bangunan di ruang belajar tersebut sangat tidak layak untuk dijadikan tempat pembelajaran siswa didik TPQ. Dengan keterbatasan dana oleh waraga setempat, maka sangat sulit bagi mitra untuk melakukan pembangunan ruang belajar Prasarana yang memadai akan menjadikan para siswa didik tersebut menjadi semangat dan tidak terkandala lagi dengan gangguan alam seperti angin, hujan dll. Kata kunci: Prasarana. Pembangunan. Ruang Belajar 74 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 PENDAHULUAN Sarana adalah semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan berjalan dengan lancar, teratur, efektif dan efisien. Prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti: halaman, kebun atau taman sekolah, jalan menuju ke sekolah, tata tertib sekolah, dan sebagainya. Sarana dan prasarana merupakan suatu alat atau bagian yang memiliki peran sangat penting bagi keberhasilan dan kelancaran suatu proses, termasuk juga dalam lingkup Sarana dan prasarana adalah fasilitas yang mutlak dipenuhi untuk memberikan kemudahan dalam menyelenggarakan suatu kegiatan walaupun belum bisa memenuhi sarana dan prasarana dengan semestinya . Berdasarkan pengertian sarana dan prasarana di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sarana dan prasarana merupakan komponen dalam proses pembelajaran yang mendukung potensi masingmasing peserta didik di setiap satuan pendidikan, baik formal maupun non-formal. Pengertian sarana pendidikan itu sendiri adalah segala peralatan atau barang baik bergerak ataupun tidak yang digunakan secara langsung untuk proses pendidikan, sedangkan sarana prasarana adalah semua perangkat yang tidak secara langsung digunakan untuk proses pendidikan. Sarana dan prasarana merupakan suatu kebutuhan yang harus tersedia untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan serta dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional . Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi . Sekolah yang memiliki ruang sarana dan prasarana yang memadai akan berdampak positif untuk keberlangsungan belajar. Dengan ruang yang berstandar, para peserta didik tidak terganggu dengan ruang yang sempit, panas, dan gangguan lainnya. Selain itu ruangan tersebut meiliki media pembelajaran yang dapat digunakan untuk keberlangsungan pembelajaran. Menurut . Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang Pedoman Revitalisasi Kawasan. Revitalisasi adalah upaya untuk meningkatkan nilai lahan/ kawasan melalui pembangunan kembali dalam suatu kawasan yang dapat meningkatkan fungsi kawasan sebelumnya . asal 1 ayat . Kawasan adalah wilayah yang memiliki fungsi utama lindung atau budi daya . asal 1 ayat . Rehabilitasi rusak sedang adalah rehabilitasi terhadap bangunan dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30% sampai dengan 45%. Rehabilitasi rusak berat adalah rehabilitasi terhadap bangunan dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 45% sampai dengan 65%. dan Untuk rehabilitasi ruang kelas, dalam hal ruang kelas mengalami kerusakan lebih dari 65%, maka dapat dilakukan pembangunan kembali dalam bentuk ruang kelas baru dengan alokasi dana sebesar biaya pembangunan ruang kelas baru . TPQ An-Noerwahid Desa Gunung Malang Kabupaten Bogor merupakan lokasi sasaran mitra kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang belum memiliki sarana dan prasarana yang baik. Saat melakukan peninjauan terhadap sekolah tersebut, terlihat bahwa bangunan di ruang belajar tersebut sangat tidak layak untuk dijadikan tempat pembelajaran siswa didik TPQ. Dengan keterbatasan dana oleh waraga setempat, maka sangat sulit bagi mitra untuk melakukan revitalisasi ruang belajar Sarana dan prasarana yang memadai akan menjadikan para siswa didik tersebut menjadi semangat dan tidak terkandala lagi dengan gangguan alam seperti angin, hujan dll. Mitra masyarakat yang akan bekerjasama melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tim pengusul adalah TPQ An-Noerwahid yang berlokasi di Gunung Malang. Terang | 75 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 Tenjolaya. Kabupaten Bogor. Setelah dilakukan peninjauan lokasi Mitra diketahui permasalahan prsarana yang minim, yaitu bangunan luar masih terbuat dari bambu kasar dan banyak atap yang bocor saat hujan. Hal ini perlu dilakukan peningkatan prasara ruang belajar melalui pembangunan untuk ruang belajar tersebut. Setelah diadakannya kegiatan PKM ini, diharapkan TPQ An-Nurwahid sebagai mitra memiliki prasarana seperti ruang yang layak untuk digunakan sebagai pembelajaran Al QurAoan. Menjadi ruang pembelajaran yang aman, nyaman dan bebas dari bahaya dari luar ruangan. Gambar 1. Ruang Belajar TPQ Kondisi Eksisting METODE 1 Sifat dan Bentuk Kegiatan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Peningkatan Sarana Dan Prasarana Ruang pembelajaran Di TPQ An-Noerwahid Desa Gunung Malang Kabupaten Bogor terdiri dari pekerjaan peningkatan prasarana ruang belajar mengunakan metode perancangan dan pembangunan dilaksanakan dalam waktu kurang lebih empat bulan. Kegiatan tersebut terdiri dari beberapa langkah. Langkah 1 : Pekerjaan persiapan dan pembelian material Langkah 2 : Pekerjaan pondasi Langkah 3 : Pekerjaan dinding Langkah 4 : Pekerjaan pemasangan atap Langkah 5 : Pekerjaan pemasangan pintu dan jendela Langkah 6 : Pekerjaan finishing Langkah 7: Evaluasi tahapan pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana ruang belajar. Partisipasi Mitra Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mitra ikut berpartisipasi dalam hal berikut: Membantu menyiapkan data yang dibutuhkan terkait pekerjaan peningkatan ruang belajar Mengkoordinasikan dan melakukan izin kegiatan terhadap izin terhadap desa sekitar 76 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 Gambar 2. Lokasi TPQ An Noerwahid Desa Gunung Malang 2 Diagram Alir Kegiatan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengikuti acuan diagram alir berikut: Gambar 3. Diagram Alir Kegiatan Terang | 77 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diawali dengan survei pendahuluan pada Bulan September 2020. Survei dilakukan di daerah Kabupaten Bogor dan setelah dilakukan pencarian didapatlah lokasi tersebut di Desa Gunung Malang Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor. Daerah tersebut memiliki TPQ yang kegiatannya dilakukan setiap hari. Para santri yang melakukkan kegiatan belajar sering terganggu apabila terjadi hujan dan angin karena bagunan TPQ tersebut sangat memprihatinkan. Tim IT PLN selanjutnya berdiskusi dengan pengurus TPQ dan pengurus desa terkait permasalahan yang ada di desa dan menjelaskan bahwa TPQ tersebut menjadi prioritas desa untuk segera dikembangkan. Pengurus TPQ tersebut tidak memberlakukan tarif untuk kegiatan belajar di TPQ syang menjadikan TPQ tersebut tidak ada pemasukan dana. Sehingga Tim IT PLN dan pengurus melakukan kerjasama dengan melakukan pembangunan TPQ yang diharapkan TPQ tersebutnya akan menjadi lebih layak untuk dilaksanakan sebagai prasarana pembelajaran. Setelah mengetahui kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan menyusun skenario kegiatan dan melakukan persiapan pelaksanaan pekerjaan pembangunan. Tahapan persiapan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan antara lain mempersiapkan segala kebutuhan dalam pembangunan seperti membuat gambar, membuat anggaran biaya serta persiapan pekerjaan di lapangan. Setelah tahapan persiapan selesai. Bulan Aprii 2021 dilanjutkan dengan tahapan pekerjaan pembangunan TPQ An-Noerwahid hingga pelaksanaan pekerjaan selesai. Tahapan pelaksanaan pekerjaan persiapan pembangunan TPQ dapat dilihat pada Gambar 3. ) . Gambar 4. Survei peninjauan lokasi TPQ 78 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 Setelah dilakukan kerjasama dengan mitra dengan kesepakan pembangunan TPQ, tim langsung melakukan merancang pembangunan dengan membuat gambar pembanguan TPQ serta membuat rancangan anggaran biaya untuk menghitung kebutuhan pembangunan dari awal hingga Untuk melihat gambar rencana pada pembangunan TPQ dapat dilihat pada gambar 5 dan 6. Gambar 5. Potongan A-A Gambar 6. Potongan B-B Setelah melakukan desain gambar dan perancangan anggaran biaya dilakukan pelaksanaan Pelaksanaan pembangunan dilakukan kurang lebih 1 bulan yang dilaksanakan paa awal April 2021 hingga awal Mei 2021. Adapun Tahapan pembangunan yang dikerjakan adalah pekerjaan pembongkaran, pembanguan pondasi, sloof, dinding, kolom, ring balok, atap dan instalasi Pelaksanaan pembangunan TPQ An-Noerwahid dapat dilihat pada gambar 7 berikut: Terang | 79 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 Pekerjan Pembongkaran . Pekerjaan Pondasi . Pekerjaan Dinding . Pekerjaan Atap ( e ) Pekerjaan Finishing Gambar 7. Proses Pembangunan TPQ AN-Noerwahid Kegiatan selanjutnya setelah keseluruhan kegiatan pembangunan yaitu serah terima bangunan yang menunjukkan selesai pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat kepada mitra telah 80 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 yang tim IT PLN, pengurus TPQ. Ketua RW dan Perwakilan Kepala Desa Gunung Malang. Kegiatan serah terima tersebut dapat dilihat pada Gambar 8. Penandatanganan serah terima bangunan . Penyerahan pelakat ( c ) Foto bersama Tim IT PLN denganPengurus TPQ dan Perangkat Desa Gambar 8. Serah Terima Selesai Pelaksanaan PKM di TPQ AN Noerwahid KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim IT PLN mendapatkan dukungan oleh pengurus TPQ dan perangkat desa setempat. Adapun hal yang telah dicapai pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pembangunan TPQ AN-Noerwahid dalam hal telah tersedianya prasaranan bangunan yang memadai sehingga tercipta lingkungan tpq yang lebih nyaman dan aman. Dengan adanya pembangunan ini dapat memberikan kemajuan dan pengembangan untuk masyarakat Desa Gunung Malang. Terang | 81 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2021 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 74 - 82 SARAN Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan dengan adanya kegiatan lanjutan berupa pengembangan prasarana lain seperti tempat wudhu, toilet dan pengembangan sarananya berupa meja belajar, papan tulis kipas angin dan lain-lain. UCAPAN TERIMA KASIH Tim PKM IT PLN mengucapkan terima kasih kepada Institut Teknologi PLN. LPPM, dosen Teknik Sipil, pengurus TPQ, perangkat Desa Gunung Malang dan seluruh pihak terlibat yang telah memberi dukungan dalam membantu pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Apabila terdapat banyak kekurangan dalam artikel ini penulis memohon maaf atas kekurangan Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. DAFTAR PUSTAKA