Jurnal Development Engineering and Research in Technology Vol. No. Bulan 2025, hal. ISSN: x-x. DOI: xx. x/deristech. pp1-1x IMPLEMENTASI PEMILIHAN JENIS KAMBING MENGGUNAKAN METODE MOORA BERBASIS WEB DI PETERNAKAN WIN FARM KEC. MEGALUH Aziz Nur Kusuma. Iftitaahul Mufarrihah. Indana Lazulfa . Reza Augusta Jannatul Firdaus. Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Hasyim AsyAoari. Jombang. Indonesia 1,2,3,4 Article Info Article history: Received June 21, 2025 Revised June 22, 2025 Accepted June 23, 2025 Keywords: Implementation Decision Support System MOORA Goat Website Info Artikel Kata kunci: Implementasi. Sistem Pendukung Keputusan. MOORA. Kambing. Website ABSTRACT Choosing the right breed of goat is a critical factor in ensuring the productivity and success of a livestock business. However, with numerous goat varieties possessing distinct characteristics, beginner farmers often struggle to determine the most suitable breed. This study aims to develop a web-based decision support system to assist in selecting goat breeds more accurately and efficiently. The system implements the MOORA (MultiObjective Optimization on the Basis of Ratio Analysi. method to evaluate multiple criteria, including feed type, health, price, age, weight, and size. MOORA was selected for its ability to handle complex multi-criteria decision-making while delivering simple yet precise calculations. A case study was conducted at Win Goat Farm in Megaluh District. Jombang Regency, where the system was implemented. The outcome of this research is a web application capable of recommending the most suitable goat breed based on predefined criteria. This system offers several benefits: A Helps buyers make informed decisions A Improves sales efficiency for farm owners A Provides a competitive advantage in goat farming management Additionally, this technological advancement supports the digital modernization of the livestock sector, promoting more efficient and datadriven farming practice. ABSTRAK Pemilihan jenis kambing yang tepat merupakan faktor penting dalam menunjang produktivitas dan keberhasilan usaha peternakan. Dengan banyaknya jenis kambing yang memiliki karakteristik berbeda, peternak pemula kerap kebingungan saat harus memutuskan pilihan kambing terbaik. Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis web yang dapat mendukung pengambilan keputusan dalam memilih jenis kambing dengan lebih tepat dan Sistem ini menerapkan metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysi. untuk mengolah berbagai kriteria seperti jenis makanan, kesehatan, harga, usia, bobot, dan ukuran Metode MOORA dipilih karena kemampuannya dalam menangani banyak kriteria dengan hasil perhitungan yang sederhana namun akurat. Studi kasus dilakukan di Peternakan Win Goat Farm. Kecamatan Megaluh. Kabupaten Jombang, yang menjadi latar penerapan sistem ini. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi web yang mampu memberikan rekomendasi jenis kambing terbaik berdasarkan kriteria yang telah Sistem ini akan membantu pembeli dalam pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi penjualan bagi pemilik peternak, serta memberikan keuntungan kompetitif dalam pengelolaan peternakan kambing. Selain itu, penerapan teknologi ini juga mendukung modernisasi sektor peternakan di era digital. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA 4. Beranda jurnal: http:// ejournal. id/index. php/DERISTECH/ A ISSN: x-x Penulis Korespondensi: Aziz Nur Kusuma Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Hasyim AsyAoari 61471 Jombang. Indonesia Email: azizkusuma@mhs. PENGANTAR Kambing sangat digemari oleh masyarakat Indonesia sangat layak dipelihara karena ukuran posturnya tergolong kecil & sedang dengan cara perawatan yang mudah, cepat dalam berkembang biak, jumlah antar kelahiran pendek, dan pertumbuhan bayi kambing yang lekas membesar. Disisi lain, hewan kambing mudah untuk daya suai di lingkungan manapun dengan keselarasan ekosistem peternakan di wilayah itu. (Dilansir dari Buku B. Sarwono AuBeternak Kambing UnggulAy, 2. Kambing termasuk jenis hewan ternak yang bisa dimanfaatkan bagian tubuhnya, mulai dari daging, susu, hingga kulitnya pun dapat dimanfaatkan masyarakat tergantung kebutuhannya. Peternakan Win Goat Farm Kec. Megaluh. Kab. Jombang merupakan peternakan penjualan berbagai jenis kambing. Peternakan Win Goat Farm mengutamakan proses pembesaran dari kambing kecil menuju kambing besar dengan istilah penggemukan. Salah satu kendala pada peternakan kambing ini adalah masih tradisional dalam sistem penjualannya. Maka dengan ini perlu diteliti dan dikaji secara bersama sebagai bentuk penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk membantu merekomendasikan para peternak kambing potong, pembeli dari masyarakat, masyarakat awal untuk memulai bisnis usaha kambing dalam memilih jenis kambing. Penelitian ini akan menjelaskan suatu cara modern dalam menjual kambing sekaligus membagikan spesies yang cocok untuk mengawali merawat kambing, dengan suatu sistem penjualan yang menyeimbangkan penelitian teknologi baru. Kemudian dalam memilih jenis kambing yang baik dan cocok, akan sesuai kriteria-kriteria yang telah dipilih di dalam suatu web yang telah dibuat. Sistem informasi ini berupa sistem pendukung keputusan yang didalamnya memuat informasi mengenai data peternakan dan data kandang. Hal ini dapat membantu peternak memilih kondisi kambingnya dengan mengambil keputusan yang seusai berdasarkan data yang ada. Penelitian ini berfokus dan dilakukan di Kec. Megaluh. Kab. Jombang. Dengan melihat kemajuan teknologi saat ini, sudah saatnya teknologi menggapai dan perlu diuji pada bidang peternakan. Penelitian ini membuat sebuah aplikasi web untuk pemilihan kambing terbaik bagi pencari banyak cabang ilmu komputer yang dapat menyelesaikannya. Salah satunya adalah dibuatkannya sebuah sistem pendukung keputusan. Keputusan menurut (Pribadi dkk. , 2. merupakan suatu alternatif penyelesaian yang dapat dipilih dari beberapa pilihan pengelolaan masalah, yang bertujuan untuk mengatasi atau memecahkan masalah tersebut. Sedangkan sistem penunjang pengambilan keputusan, yang dalam literatur asing disebut Decision Support System (DSS) menurut (Heru Nugraha, 2. adalah kumpulan komponen yang saling berinteraksi dan membentuk satu kesatuan utuh, digunakan dalam proses pemilihan alternatif tindakan untuk penyelesaian masalah secara optimal, baik dari segi efektivitas maupun efisiensi. Dalam proses pengambilan keputusan, terdapat berbagai metode yang dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik permasalahan, salah satunya adalah metode Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA). Teknik optimasi multi-kriteria ini pertama kali diperkenalkan oleh Brauers dan Zavadskas pada tahun 2006. MOORA merupakan metode yang relatif baru, yang awalnya digunakan oleh Brauers dalam penyelesaian masalah pengambilan keputusan dengan banyak kriteria. Metode ini memiliki tingkat akurasi yang baik karena mampu menghasilkan solusi berdasarkan kriteria yang beragam. Pemilihan kriteria dalam metode MOORA dapat berupa nilai yang bersifat menguntungkan . maupun nilai yang bersifat merugikan . Berbagai penelitian sebelumnya telah mengkaji implementasi metode MOORA dalam sebuah penetapan keputusan untuk memilih hewan terbaik. Pertama. Aprillya, dkk. dalam penelitian berjudul AuSistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Lele Terbaik Menggunakan Metode MOORA (Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysi. dan WASPAS (Weight Aggregated Sum Product Assesmen. Ay membahas suatu penyelesaian ketika mengalokasikan skor paling besar di nilai alternatifnya. Sehingga memudahkan proses seleksi dan penetapan bibit ikan unggulan secara sederhana. Kedua. Andika, dkk. dalam penelitiannya yang membawa judul AuSistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Jenis Sapi Pendaging Impor Terbaik PT. Juang Jaya Abadi dengan menggunakan Metode MOORAAy dengan mengacu gagalnya beberapa orang menjalankan bisnis penjualan sapi, maka PT. Juang Jaya Abadi membuat suatu sistem pemilihan keputusan yang memiliki tujuan untuk membantu serta meringankan masalah dalam penetapan sapi Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 73-83 DERISTECH ISSN: x-x pendaging impor terbagus. Implementasi PT. Juang Jaya Abadi dengan SPK Metode MOORA menghasilkan proses pemilihan daging impor terbaik menunjukkan perangkingan pada sebuah aplikas web yang telah dibuat. Ketiga. Agung, dkk. dalam penelitian yang bertajuk AuSistem Pendukung Keputusan Bibit Kelinci Terbaik Pada Toko Atlantis Kelinci Berastagi Dengan Metode MOORAAy penelitian ini dibentuknya sebuah sistem pemilihan keputusan dalam penentuan terbaik atau kurang baik dalam menentukan bibit kelinci dengan memecah permasalahan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan sesuai data. Hasil dari sistem pendukung keputusan ini dapat diselesaikan dengan baik menggunakan Metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) dan cocok untuk diterapkan di toko yang bersangkutan. Sistem jual beli dan pemilihan jenis kambing di peternakan Win Goat Farm belum mempunyai model baru untuk menentukan pemilihan jenis kambing terbaik bagi pembeli dan peternak pemula hewan kambing. Dengan mengimplementasikannya maka diperlukan suatu siststem pendukung keputusan jenis kambing terbaik yang modern dengan mengimbangi kemajuan teknologi. Penelitian ini diperlukan sebagai penunjang sekaligus membantu perkembangan bagi peternak kambing potong tersebut, dan kemudian calon peternak memilih jenis kambingnya yang terbaik untuk dipelihara dan diternakkan. Aplikasi berbasis web yang dapat mengintegrasikan seluruh data, menerapkan metode MOORA, dan memberikan rekomendasi yang jelas dapat menjadi solusi untuk membantu pembeli kambing yang akan menjadi peternak pemula membuat keputusan yang lebih baik dan efektif. Metode ini mempuyai prosedur yang tepat dalam menetapkan suatu pilihan. Dalam penyeleksian dan perangkingan penentuan kambing dibutuhkan beberapa kriteria yang mengandung bobot untuk perhitungan agar dapat menentukan rekomendasi kambing yang layak untuk dipilih dan dibeli. Serta hal ini berupaya sedikit memodernisasi teknologi dalam perkembangan peternakan hewan. METODE Prosedur Penelitian Dalam rangkaian penelitian ini menggambarkan urutan-urutan yang dilakukan penulis dalam melakukan penelitian ini. Langkah ini menunjukkan dimulainya identifikasi masalah dalam sebuah penelitian sampai dengan rancang bangun sistem aplikasi web untuk mengetahui hasil dari segala proses penelitian menggunakan sistem pendukung keputusan dan penggunaan metode MOORA untuk memilih jenis kambing terbaik. Adapun alurnya diterangkan pada Gambar 1. sebagai berikut: Identifikasi Masalah Masalah yang terjadi Studi Literatur Inti topik dari penelitian Pengumpulan data Data dari masing-masing aspek Implementasi Menerapkan hasil analisis ke sistem Pengujian Uji coba sistem berjalan dengan baik Gambar 1. Rangkaian Penelitian Pengumpulan Data Terdapat tahapan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian penerapan metode MOORA (Multi Objective Optimization On the Basis Of Ratio Analysi. untuk kriteria pemilihan jenis kambing terbaik adalah sebagai berikut: Observasi Observasi yang dilakukan pada penelitian tentang pemilihan jenis kambing terbaik yaitu dengan mengunjungi tempat serta melakukan pengamatan pada berbagai jenis kambing, untuk kemudian diolah menjadi sebuah data. Wawancara Implementasi Pemilihan Jenis Kambing. (Aziz Nur Kusum. ISSN: x-x Wawancara yang dilakukan peneliti pada tahap ini adalah bertanya langsung dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan jenis variabel. Tabel 1. Data Hasil Wawancara RANGKUMAN TABEL KRITERIA KAMBING NO. KRITERIA JENIS KRITERIA Jenis Makanan Alami (Rumput & Daun Dauna. Konsetrat (Ampas tahu & Biji Bijia. Pakan Fermentasi (Rendeng kangkung & ampas Kesehatan Lebih rentan terhadap Rentan terhadap Agak rentan terhadap penyakit Lebih tahan terhadap penyakit POINT PRESENTASE BOBOT (WJ) Harga 000 Ae 2. 001 Ae 3. 0001 Ae 4. 001 Ae 5. > 5. Berdasarkan hasil penelitian yang bersumber dari narasumber, pembobotan pada masingmasing kriteria memiliki point kepentingan sesuai dengan kebutuhannya, semisal pada kriteria kode C3 atau Harga akan menjelaskan dari harga terjangkau hingga harga yang tidak terjangkau, dengan begitu menghasilkan penjelasan sebagai berikut, 1 = mahal 2 = cukup mahal 3 = sedang 4 = terjangkau 5 = sangat terjangkau Usia . -7 bl. -10 bl. -12 bl. -14 bl. -18 bl. Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 73-83 DERISTECH ISSN: x-x Berdasarkan hasil penelitian yang bersumber dari narasumber, pembobotan pada masingmasing kriteria memiliki point kepentingan sesuai dengan kebutuhannya, semisal pada kriteria kode C4 atau Usia akan menjelaskan dari kambing kecil yang baru lahir sampai dewasa, perkembangan usia kambing menjadi cerminan dalam proses penjualan kambing, dengan begitu menghasilkan penjelasan sebagai berikut, 1 = cempe / anak kambing 2 = kambing lepas sapih 3 = kambing muda 4 = kambing remaja 5 = kambing dewasa Bobot/Berat Badan . -49 k. -65 k. -70 k. -90 k. ( >90 k. Berdasarkan hasil penelitian yang bersumber dari narasumber, pembobotan pada masingmasing kriteria memiliki point kepentingan sesuai dengan kebutuhannya, semisal pada kriteria kode C5 atau Berat Badan akan menjelaskan dari kecil hingga berbadan besar, penjualan kambing di peternakan tersebut menunjukkan tubuh kambing yang sedang bertubuh proposional adalah yang paling banyak peminat, dengan begitu menghasilkan penjelasan sebagai berikut, 1 = bobot maksimal, perawatan ekstra maksimal 2 = bertubuh tinggi, perawatan ekstra maksimal 3 = sedang, kecil, baru lepas sapih 4 = sedang, bertubuh proporsional 5 = bertubuh besar, perawatan cukup Ukuran . -45 c. -60 c. -75 c. -90 c. (>100 c. Berdasarkan hasil penelitian yang langsung bersama narasumber, pembobotan pada masingmasing kriteria memiliki point kepentingan sesuai dengan kebutuhannya, semisal pada kriteria kode C6 atau Ukuran akan menjelaskan dari tingginya kecil hingga tingginya besar, penjualan kambing di peternakan tersebut menunjukkan tubuh kambing yang tinggi menengah adalah yang paling banyak peminat, dengan begitu menghasilkan penjelasan sebagai berikut, 1 = tinggi sangat kecil 2 = tinggi cukup, sepi peminat 3 = tinggi proporsional, cukup banyak peminat 4 = tinggi sedang, banyak peminat 5 = tinggi sangat proporsional, sangat banyak peminat Analisis Metode Metode Moora merupakan metode yang sesuai dalam penyelesaiaan permasalahan yang ada karena metode Moora merupakan metode yang fleksibel yang hasil akhirnya dilakukan dengan cara perankingan (Anggraeni & Simanjorang, 2. Adapun langkah pemrosesan metode MOORA menurut (Brauers et al. dalam Ozcelik, 2. adalah berikut ini: Tentukan nilai matrik keputusan. Menginput nilai kriteria suatu alternatif dimana nilai tersebut nantinya akan diproses dan hasilnya akan menjadi sebuah keputusan. Merubah nilai kriteria menjadi matriks keputusan Merubah nilai kriteria menjadi matriks keputusan. matriks keputusan berfungsi sebagai pengukuran kinerja dari alternatif ycnycn th pada atribut ycyc th. M adalah alternatif dan n adalah jumlah atribut dan kemudian Implementasi Pemilihan Jenis Kambing. (Aziz Nur Kusum. ISSN: x-x sistem rasio dikembangkan dimana setiap kinerja dari sebuah alternatif pada sebuah atribut dibandingkan dengan penyebut yang merupakan wakil untuk semua alternatif dan atribut tersebut. ycUycU11 ycUycU = ycUycU21 ycUycUycoyco1 Keterangan: ycuycu ycoyco ycUycU ycUycU12 ycUycU22 ycUycUycoyco2 ycUycU1ycuycu ycUycU2ycuycu ycUycUycoycoycoyco nomor urutan atribut atau kriteria nomor urutan alternatif bobot terhadap ycyc Normalisasi pada metode Moora. Normalisasi bertujuan untuk menyatukan setiap element matriks sehingga element matriks memiliki nilai yang seragam. Normalisasi pada Moora dapat dihitung menggunakan sebagai berikut: ycUycU O ycnycnycnycn= ycUycUycnycnycnycn Ocycoyco ycnycn=1 ycUycUycnycnycnycn Keterangan: ycUycUycnycnycnycn = Matriks alternatif ycyc pada kriteria ycnycn 1, 2, 3, 4, . , ycuycu adalah nomor urutan atribut atau kriteria 1, 2, 3, 4, . , ycoyco adalah nomor urutan alternatif ycUycUycnycnycnycn Matriks Normalisasi alternatif ycyc pada kriteria ycnycn Mengurangi nilai maximax dan minimax Dengan untuk menandakan bahwa sebuah atribut lebih penting itu bisa dikalikan dengan bobot yang sesuai dengan bobot yang sesuai . oefesien signifika. Keterangan: ycnycn ycOycOycyc ycnycn ycUycUycnycn ycUycUycnycn = yciyci ycyc=1 O ycOycOycyc ycUycUycnycnycnycn Oe ycuycu ycyc=yciyci 1 ycOycOycyc ycOycOycnycnycnycnO 1, 2, . , yciyci- kriteria/atribut dengan status maximized yciyci 1, yciyci 2, . , ycuycu- kriteria/atribut dengan status bobot terhadap ycyc nilai penilaian yang telah dinormalisasi dari alternatif 1 terhadap semua atribut Melakukan perangkingan nilai akhir. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada pembahasan ini menjelaskan tentang tampilan hasil dari AuImplementasi Pemilihan Jenis Kambing Terbaik Menggunakan Metode Moora (Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysi. Berbasis WebAy. Implementasi ini sesuai rancangan dan juga dengan penyesuaian pada mekanisme input data penilaian dari Sistem berbasis web ini dirancang untuk memfasilitasi pembelian kambing dengan rekomendasi kambing terbaik di peternakan Win Goat Farm. Kec. Jombang secara lebih terstruktur dan objektif. Tabel berikut menunjukkan kerja dari Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis. Kriteria Ae kriteria dengan kode (C) menentukan suatu pemilihan dari berbagai jenis kambing sebagai variabel dan nilai alternatif dengan kode (A). Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 73-83 DERISTECH ISSN: x-x Tabel 2. Menentukan bobot kriteria Data Jenis Kambing ALTER NATIF Peranakan Etawa Jawarandu KRITERIA Jenis Makanan Cost Konsetrat (Ampas Tahu & Bijibijia. Pakan Fermentasi (Rendeng kangkung & ampas tah. (Kesehata. (Harg. (Usi. (Berat Bada. Benefit (Ukuran Tingg. Benefit Benefit Benefit Benefit Lebih tahan 001 - 3. 12 - 14 66 - 70 kg > 100 cm Agak rentan terhadap penyakit 001 - 3. 14 - 18 50 - 65 kg > 100 cm A3 Gibas Pakan Fermentasi (Rendeng kangkung & ampas tah. Lebih rentan terhadap penyakit 000 - 2000000 10 - 12 18 - 49 kg 46 - 60 cm A4 Sapera Konsetrat (Ampas Tahu & Bijibijia. Rentan terhadap 000 Ae 2. 10 - 12 18 - 49 kg > 100 cm A5 Sanen Konsetrat (Ampas Tahu & Bijibijia. Agak rentan terhadap penyakit 000 Ae 2. 10 - 12 18 - 49 kg > 100 cm A6 Teksel Alami (Rumput & DaunDauna. Lebih tahan 001 Ae 5. 14 - 18 66 - 70 kg > 100 cm A7 Morino Alami (Rumput & DaunDauna. Agak rentan terhadap penyakit 000001 Ae 5. 14 - 18 66 - 70 kg > 100 cm Setelah mendapatkan suatu data dari pembobotan dan kriteria yang menjadi landasan sebelum dimulainya perhitungan dari metode MOORA. Langkah selanjutnya adalah penentuan nilai matriks keputusan, sebagai langkah awal metode MOORA digunakan. Nilai-nilai dalam matriks ini diambil dari kumpulan data evaluasi yang sudah dimasukkan sebelumnya. Tahap selanjutnya yaitu membuat normalisasi matriks. Normalisasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kriteria dalam matriks memiliki nilai yang sesuai dengan rumus metode MOORA. Hasil normalisasi matriks terdapat di tabel 3 berikut ini. Tabel 3. Penentuan nilai matriks keputusan KRITERIA ALTERNATIF A1 Peranakan Etawa A2 Jawarandu A3 Gibas A4 Sapera A5 Sanen A6 Teksel A7 Morino (Jenis Makana. (Berat Bada. (Ukuran Tingg. Benefit Benefit Benefit Benefit (Kesehata. (Harg. (Usi. Cost Benefit Tahap selanjutnya yaitu membuat normalisasi matriks. Normalisasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kriteria dalam matriks memiliki nilai yang sesuai dengan rumus metode MOORA. Hasil normalisasi matriks terdapat di tabel 4 berikut ini. Implementasi Pemilihan Jenis Kambing. (Aziz Nur Kusum. ISSN: x-x Tabel 4. Penentuan normalisasi nilai matriks PEMBAGI ycUycUycnycnycnycn = Selanjutnya, setelah ada nilai normalisasi matriks, lakukan perkalian nilai hasil tadi dengan bobot presentasenya untuk mendapatkan normalisasi matriks terbobot. Tabel 5. Hasil matriks terbobot BOBOT OPTIMASI ATRIBUT Selanjutnya, saat sudah mendapatkan nilai normalisasi matriks yang telah dihitung secara bobot, matriks normalisasi yang hasil dari terbobot dihitung untuk mengintegrasikan nilai dari berbagai kriteria dalam satu ukuran. Kemudian melakukan perhitungan nilai optimasi Yi = Max Ae Min. Alternatif terbaik memiliki nilai Yi maksimum atau benefit, sementara Alternatif yang kurang baik memiliki nilai Yi yang minimum. Penjelasan dapat dilihat di tabel 6 sebagai Tabel 6. Menentukan nilai Yi ALTER MAX(Benefi. MIN(Cos. Yi (Max- ALTER MAX(Benefi. MIN(Cos. NATIF (C2 C3 C4 C5 C. (C. Mi. NATIF (C2 C3 C4 C5 C. (C. Peranakan Etawa ,0. ,0. ,0. ,1. ,0. = 0,4144 Sanen ,0. ,0. ,0. ,0. ,0. = 0,3119 Jawarandu ,0. ,0. ,0. 0,0176 0,0088 0,3968 0,3728 Texel ,0. ,0. ,0. ,1. ,0. Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 73-83 (MaxMi. 0,0176 0,2943 0,0265 0,3581 DERISTECH Gibas Sapera ISSN: x-x ,1. ,0. = 0,3816 ,0. ,0. ,0. ,0. ,0. = 0,2919 ,0. ,0. ,0. ,0. ,0. = 0,2929 = 0,3846 0,0088 0,2831 0,0176 0,2750 Morino ,0. ,0. ,0. ,1. ,0. = 0,3656 0,0265 0,3391 Perhitungan tersebut akan dijalankan pada sebuah sistem aplikasi WEB untuk rekomendasi pemilihan jenis kambing terbaik. Penulis berhasil membuat sebuah perhitungan yang berdasarkan pada berbagai jenis kriteria dan pembobotan yang ada. Sistem akan menerima input nilai sesuai keinginan user atau pengguna untuk mendapatkan hasil rekomendasi kambing terbaik. Langkah selanjutnya yaitu implementasi sistem WEB untuk pemilihan jenis kambing terbaik di peternakan Win Goat Farm Kec. Megaluh. Kab. Jombang. Sistem akan berjalan apabila pada PC atau Laptop sudah terinstal aplikasi XAMMP yang memuat MySQL dan Apache Server. Sistem ini menggunakan bahasa pemrograman Javascript. Kemudian bisa dijalankan di Mozilla. Google Chrome, atau perangkat sejenisnya. Tampilan Login User Tampilan ini merupakan tampilan untuk user atau pengunjung web. Saat ingin masuk ke sistem web melakukan penginputan nama dan menekan tombol Aulogin sebagai tamuAy untuk memilih sebagai pengunjung tanpa harus bikin Gambar 2 Halaman Beranda Sistem Tampilan Menu Utama Halaman ini menunjukkan login user saat setelah melakukan registrasi pada menu login sebelumnya. Berikut Disini terdapat tampilan button Aucari pilihanmuAy dan button Autentang kitaAy. Gambar 3. Menu Utama Tampilan Meu Cari Rekomendasi Pada menu web ini pengunjung Implementasi Pemilihan Jenis Kambing. (Aziz Nur Kusum. pemilihan jenis kriteria yang jenis makanan, kesehatan, harga, usia, berat badan, ukuran, sebagai pengukur pembanding sebelum ISSN: x-x Gambar 4. Tampilan Menu Cari Rekomendasi Tampilan Menu Hasil Rekomendasi Tampilan ini menunjukkan semua data hasil perhitungan, dimana hasil perhitungan itu telah di proses oleh sistem tersebut. Hal ini rekomendasi yang dipilih user atau pengguna. Ao Gambar 5. Tampilan Menu Hasil Rekomendasi Tampilan Menu Tentang Tampilan halaman AuTentangAy. Menu ini pemilihan jenis kambing terbaik. Gambar 6. Tampilan Menu Tentang KESIMPULAN Berdasarkan analisis terhadap permasalahan yang dibahas mengenai pemilihan jenis kambing terbaik, dapat disimpulkan hal-hal berikut ini terkait sistem yang dirancang. Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 73-83 DERISTECH ISSN: x-x Atas bantuan sistem pendukung keputusan, penetapan jenis kambing terbagus dapat diperoleh secara cepat, akurat, serta efisien. Metode MOORA terbukti paling efektif dalam memberikan solusi optimal untuk kasus ini. Dengan Metode MOORA dalam sistem ini menganalisis data input pengguna dari database, kemudian menghasilkan peringkat dan rekomendasi pilihan jenis kambing terbaik. Dalam sebuah perancangan dan dibuatnya sistem pendukung keputusan pada Peternakan Win Goat Farm maka didapatlah sebuah aplikasi web yang mampu menampilkan tentang data kriteria, sub-kriteria, nilai, hasil perhitungan, sehingga pengguna mendapatkan informasi tentang peternakan, serta jenis kambing terbaik yang akan dipilih. PERNYATAAN KONTRIBUSI PENULIS Nama Penulis M So E Aziz Nur Kusuma Iftitaahul Mufarrihah Indana Lazulfa Reza Augusta Jannatul F. C : Konseptualisasi M : Metodologi So : Perangkat lunak Va : Validasi Fo : Analisis Formal I : Investigasi R : Sumber Daya D : Akurasi Data O : Penulisan - Draf Asli E : Penulisan - Tinjauan Penyuntingan E Vi : Visualisasi Su : Pengawasan P : Administrasi proyek Fu : Akuisisi Pendanaan PERNYATAAN BENTURAN KEPENTINGAN Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan. KETERSEDIAAN DATA Kajian dan penelitian berlandaskan pada data observasi dan wawancara yang diperoleh dari Peternakan Win Goat Farm Kec. Megaluh Kab. Jombnag dan tidak tersedia secara publik. Data dapat diperoleh dari penulis yang bersangkutan. Aziz Nur Kusuma, atas permintaan yang wajar dan dengan izin dari pihak terkait. REFERENSI