Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 124-128 Implementasi Model Pembelajaran Gallery Walk Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKN Delvia Oktalia1. Siti Tiara Maulia1 1Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan. Universitas Jambi. Mendalo. Indonesia Email: 1 delviaoktalia511@gmail. com, 2sititiaramaulia@unja. Abstrak Oe Pendidikan yang efektif akan mendorong perkembangan intelektual, aktif dan kreativitas, serta perubahan identitas pribadi atau profesional seseorang berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang Agar siswa dapat belajar secara efektif dan mencapai tujuan tertentu, guru harus gigih mengembangkan pelajaran dengan menggunakan berbagai metode, model, dan teknik mengajar. Perumusan masalah penelitian ini bagaimana implementasi model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn?. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajara siswa pada mata pelajaran PPKn. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data . ata displa. dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn adalah dengan melakukan perencanaan, penerapan dan evaluasi model pembelajaran gallery walk adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dan sesuai dengan perencanaan dan penerapan. Kata Kunci: Model Pembelajaran. Gallery Walk. Keaktifan Belajar Abstract Oe Effective education will encourage intellectual, active and creative development, and change one's personal or professional identity based on the experience or knowledge concerned. In order for students to learn effectively and achieve certain goals, teachers must be persistent in developing lessons using various methods, models and teaching techniques. The formulation of the research problem is how is the implementation of the gallery learning model running on student learning activeness in PPKn?. The purpose of this study was to describe the implementation of the gallery walk learning model for student learning activeness in PPKn. The research method used is descriptive qualitative research. Data collection techniques used are observation, interview, documentation and triangulation techniques. The data analysis technique used is data reduction, data display and data verification. The results showed that the application of the gallery walk learning model to student learning activeness in PPKn was by planning, implementing and evaluating the gallery walk learning model to increase student learning activity and in accordance with planning and Keywords: Learning Model. Gallery Walk. Learning Activity PENDAHULUAN Dalam kegiatan pembelajaran upaya yang dilakukan dengan sengaja oleh pendidik untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, mengorganisasi dan menciptakan sistem lingkungan dengan berbagai metode sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan efisien serta dengan hasil optimal. Tujuan dari proses pembelajaran adalah untuk berbagi pengetahuan dan belajar satu sama lain, dengan harapan apa yang dibagikan akan bermanfaat bagi pembelajar dan menjadi sumber pengetahuan yang abadi. Diharapkan pula setiap perubahan yang dilakukan akan mencapai setiap tujuan positif yang terkait dengan perubahan kepekaan individu terhadap proses pembelajaran yang efisien dan efektif. Proses pendidikan yang efektif akan mendorong perkembangan intelektual, aktif dan kreativitas, serta perubahan identitas pribadi atau profesional seseorang berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang bersangkutan. Keaktifan Belajar dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh siswa dalam Pelaksanaan Proses Pelajaran, siswa bekerja atau beperan aktif dalam pembelajaran dikelas, sehingga dengan demikian siswa, sehingga dengan demikian siswa tersebut memperoleh Delvia Oktalia | https://journal. id/index. php/manekin | Page 124 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 124-128 pengalaman, pengetahuan, pemahaman dan aspek-aspek lain tentang apa yang telah dilakukan (Wahyu Astuti, 2. Kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan siswa, maka terjadilah pembelajaran aktif. Pembelajaran aktif tidak hanya mencegah terjadinya pembentukan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga meningkatkan pembelajaran aktif. Sebagai hasil dari latihan dan pengajaran, belajar adalah suatu proses yang mencegah terjadinya perubahan perilaku baik, baik yang bersifat potensial maupun aktual dan bersifat abadi. (Baharudin, 2. Didalam pembelajaran siswa dituntut keaktifannya dan dianjurkan untuk aktif bertanya, mempertanyakan Karena belajar adalah proses aktif dari siswa, salah satu cara yang ditunjukkan di kelas adalah dengan siswa aktif bertanya dan mendengarkan secara aktif selama kelas Pembelajaran abad 21 adalah jenis pendidikan yang menggabungkan keterampilan literasi, keingintahuan intelektual, rasa tanggung jawab, dan kemahiran teknologi. Guru harus rajin mengembangkan program pendidikan dengan menggunakan berbagai pendekatan, metode, atau model, dan sebagai seorang guru harus menginspirasi dan memotivasi siswa untuk belajar dengan baik dan mencapai setiap tujuan yang telah ditetapkan untuk siswa. Dalam setiap proses pembelajaran, pengajar harus dapat menyediakan lingkungan belajar yang mendukung, aman, dan teliti sehingga siswa dapat secara efektif menyerap dan memahami materi yang diajarkan. Siswa akan senang mengikuti pelajaran di sekolah karena ada hal-hal yang bersifat edukatif dari pelajaran yang telah ditentukan oleh guru. Model pembelajaran yang menarik akan mendorong keaktifan belajar siswa. Dalam pembelajaran di kelas XI perhotelan 1, guru melaksanakan model pembelajaran Selama proses pembelajaran ditemui beberapa kesulitan, seperti siswa kurang termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran PPKn siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran, siswa yang kurang serius dalam belajar dan hanya sedikit siswa yang dapat menjawab pertanyaan dari guru. Karena sebagian dari mereka pelajaran PPKn itu membosankan dan sering mengantuk disaat pelajaran PPKn berlangsung. Rendahnya peningkatan aktivitas siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain metode pembelajaran yang kurang mendukung kreativitas siswa sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran saat mengajar di kelas XI Perhotelan 1 SMK Negeri 4 Kota Jambi. Di samping itu karakteristik mata pelajaran PPKn yang merupakan salah satu mata pelajaran yang kaya akan konsep mengharuskan siswa bekerja keras dengan menggunakan metode khusus untuk mempelajarinya. Untuk itu guru bukan hanya mampu memberikan penjelasan kepada siswa tentang materi tetapi harus dapat mengaktifkan siswa dan mampu memperluas interaksi siswa dalam belajar agar dapat meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu perlu dipilih metode pembelajaran yang dapat merangsang dan meningkatkan keaktifan siswa, sehingga siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar. Berdasarkan hal tersebut, perlu dicarikan solusi alternatif dalam daya tarik dalam pembelajaran, supaya segala permasalahan serta kendala yang terdapat dalam siswa maupun guru dapat teratasi maka diperlukan media pembelajaran yang memudahkan siswa untuk memahami materi pelajaran yaitu model gallery walk. Menurut (Uno & Muhammad, 2. mengemukakan bahwa Gallery Walk adalah pembelajaran aktif di kelas yang melibatkan siswa untuk berdiskusi bersama dalam satu kelompok dan mempresentasikan hasil diskusinya di dinding dan dipresentasikan oleh salah satu anggota kelompok dan responden kepada kelompok lain. Menurut (Silberman, 2. menyatakan menyoroti bidang pembelajaran strategis-strategis yang hadir dalam model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efisien, dan memotivasi (PAIKEM). Gallery Walk merupakan salah satu metode untuk mengevaluasi dan memahami apa yang telah diajarkan kepada mahasiswa akademik. Menggunakan Gallery Walk saat melakukan analisis material membuatnya lebih efektif. Dalam mengaplikasikan model gallery walk guru berperan Delvia Oktalia | https://journal. id/index. php/manekin | Page 125 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 124-128 sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif, guru dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar sesuai dengan tujuannya. Dalam rendahnya keaktifan siswa kelas XI Perhotelan 1 SMK Negeri 4 Kota Jambi. Maka penulis menggunakan model pembelajaran gallery walk untuk meningkatkan keaktifan belajar Penelitian sebelumnya oleh (Immawati, 2. , (Pancawati, 2. dan (Hanan Damayanti Hermana, 2. menunjukan bahwa siswa-siswi dibuat semakin aktif saat kegiatan belajar mengajar dengan implementasi model pembelajaran gallery walk pada mata pelajaran PPKn. Meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan mempraktikkan metode jalan galeri yang direkomendasikan guru. Hasil penelitian tersebut telah mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan, dan hasilnya sesuai dengan perencanaan dan penerapan. Berdasarkan latar belakang di atas maka, dapat dirumuskan masalah implementasi model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran ppkn. Pengukuran indikator dengan menggunakan teori sudjana sebagai berikut: menjawab pertanyaan, mencari atau membaca materi, mengerjakan tugas, diskusi kelompok, mengemukakan pendapat, mengajukan pertanyaan dan memperhatikan penjelasan. METODE Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Menurut (Sugiyono, 2. menyatakan bahwa metode deskriptif adalah suatu metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah disusun seperti yang Peneliti menggunakan jenis metodologi penelitian ini karena ingin menganalisis data dengan menuliskannya atau menampilkannya secara jelas, sistematis yang menjawab masalah Sehingga, akan lebih mudah bagi penulis untuk memahami hasil penelitiannya sendiri. Tempat penelitian ini di SMK Negeri 4 Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Langkah-langkah teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data . ata displa. dan verifikasi data. Tabel 1. Populasi Penelitian No. Populasi Jumlah Guru PPKn Siswa kelas XI Perhotelan 1 ANALISA DAN PEMBAHASAN Dalam implementasi model pembelajaran gallery walk ada beberapa yang dilakukan seperti perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (Hanan Damayanti Hermana, 2. Implementasi gallery walk pada kelas XI Perhotelan 1 terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan model pembelajaran gallery walk yang dilakukan adalah membuat RPP atau modul ajar untuk mempermudah perencanaan pembelajaran di kelas sesuai dengan kurikulum dan pembagian materi pembelajaran. Dalam membuat perencanaan, materi yang akan dibahas adalah materi studi kasus pelanggaran norma dan regulasi. Menentukan model pembelajaran adalah bagian dari perencanaan dalam materi studi kasus pelanggaran norma dan regulasi menggunakan model pembelajaran gallery walk. Setelah menentukan model pembelajaran adalah menentukan media dan Delvia Oktalia | https://journal. id/index. php/manekin | Page 126 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 124-128 bahan ajar dengan menjelaskan langkah-langkah dan tugas kelompok untuk pertemuan selanjutnya. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari empat sampai lima orang, kasus setiap kelompok berbeda-beda serta setiap kelompok menyiapkan alat dan bahan yang dijelaskan,. Penerapan model pembelajaran galleri walk pada materi studi kasus pelanggran norma dan regulasi dalam pembelajaran PPKn, masing-masing kelompok memajang tugas diberikan pada pertemuan sebelumnya. Setelah memajang tugas, siswa diminta tiga orang mempresentasikan hasil tugas kelompok dan dua orang lainnya berkunjung ke kelompok lainnya untuk mencatat hasil informasi yang telah dibuat kelompok lain. Kunjungan telah selesai siswa diminta berdiskusi dengan kelompok masing-masing dan menyampaikan hasil yang telah diperoleh dari kelompok-kelompok yang telah di kunjungi serta siswa dapat bertanya kepada kelompok lain mengenai informasi yang belum dipahami. Siswa diminta untuk berdiskusi untuk memberikan solusi atau cara mengatasi dari pelanggaran norma dan regulasinya. Evaluasi model pembelajaran gallery walk, dalam pelaksanaan ini pendidik memberikan penguatan secara lisan diakhir pembelajaran, siswa melakukan refleksi bersama tentang dampak pelanggaran terhadap norma dan regulasinya untuk mematuhi norma dan regulasi yang Pendidik melakukan apresiasi kepada siswa setelah melakukan sesuatu mengenai Setelah semua kelompok selesai memberikan pendapat, pendidik memberikan tanggapan yang sangat baik terhadap semua aktifitas siswa dalam mempersiapkan materi yang diberikan, cara berkerja sama dengan kelompok, kreativitas siswa, kemudian cara berpresentasi siswa dan menilai siswa untuk mengetahui keefektifan menggunakan model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajar siswa kelas XI Perhotelan 1 (Hanan Damayanti Hermana, 2. Hasil dari pengamatan langsung dan wawancara keaktifan belajar siswa kelas XI Perhotelan 1 adanya peningkatan dalam menggunakan model pembelajaran gallery walk. Secara lebih mendetail, presentase pada indikator keaktifan belajar dapat dijabarkan pada tabel 2 berikut ini: Tabel 3. Indikator Keaktifan Belajar (Sudjan. Indikator Keaktifan Belajar Menjawab Mencari/membaca Mengerjakan tugas Diskusi kelompok Mengemukakan Mengajukan Memperhatikan Sebelum menggunakan metode pembelajaran gallery Kelas XI Perhotelan 1 29 orang Frekuensi Presentase% Setelah menggunakan metode pembelajaran gallery Kelas XI Perhotelan 1 29 orang Frekuensi Presentase% Sumber: Guru PPKn dan pengamatan langsung di kelas XI Perhotelan 1 SMK Negeri 4 Kota Jambi Delvia Oktalia | https://journal. id/index. php/manekin | Page 127 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 124-128 Tabel 3 menunjukan bahwa terjadinya peningkatan keaktifan belajar siswa pada kelas XI Perhotelan 1 dalam menggunakan model pembelajaran gallery walk. Pada indikator menjawab pertanyaan dari 13% menjadi 62% peningkatan 49%, indikator mencari atau membaca dari 17% menjadi 52% peningkatan 35%, indikator mengerjakan tugas dari 86% menjadi 93% peningkatan 7%, indikator diskusi kelompok dari 34% menjadi 83% peningkatan 49%, indikator mengemukakan pendapat dari 7% menjadi 34% peningkatan 27%, indikator mengajukan pertanyaan dari 7% menjadi 62% peningkatan 55%, indikator memperhatikan penjelasan dari 55% menjadi 86% peningkatan 31%. Penelitian sebelumnya oleh (Immawati, 2. , (Pancawati, 2. dan (Hanan Damayanti Hermana, 2. menunjukan bahwa dengan implementasi model pembelajaran gallery walk pada mata pelajaran PPKn membuat siswa-siswi menjadi semakin aktif saat kegiatan belajar mengajar. Peningkatan keaktifan interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan mengimplementasikan metode pembelajaran gallery walk yang dilaksanakan guru. Dengan demikian, telah mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan, dan penelitian dianggap telah (Hanan Damayanti Hermana, 2. menambahkan bahwa perencanaan, penerapan dan evaluasi dalam implementasi model pembelajaran gallery walk kegiatan pembelajaran dengan sangat baik. Faktor-faktor yang dapat menumbuhkan timbulnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran adalah memberikan mereka motivasi atau merangsang minat siswa, memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. menyatakan tujuan intrusi . emampuan dasar kepada peserta didi. Meningkatkan tingkat keterampilan peserta didik untuk siswa. Memberikan stimulasi . asalah, topik, dan konsep yang akan dipelajar. Memberi siswa mempelajari beberapa Sertakan kegiatan dan partisipasi siswa dalam aktivitas pembelajaran. Memberikan rencana cadangan . mpan bali. Melakukan tes terhadap peserta didik, sehingga kemampuan,peserta didik selalu terpantau dan terukur. Menyimpulkan setiap materi yang disampaikan diakhir pembelajaran (Setiani & Priansa, 2. KESIMPULAN Implementasi model pembelajaran gallery walk terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas XI Perhotelan 1 SMK Negeri 4 Kota Jambi berjalan dengan baik dan meningkatkan keaktifan belajar siswa. Saran untuk pendidik dapat lebih berinovasi dalam kreativitas dalam pembelajaran agar peserta didik lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. REFERENCES