Jurnal Manajemen Bisnis ISSN: 2302-3449 I e-ISSN: 2580-9490 Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Tangerang Vol. 10 I No. 2, hal 229-237 PENGARUH PROMOSI . CITRA KOPERASI . DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH ANGGOTA PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM Isrok1. Yanthi Metri Gunawan2. Siti Asriah Immawati3 1,2,3 Universitas Muhammadiyah Tangerang 1Adamaisrok02@gmail. com, 2yanthimeitry@gmail. com,3immawati. rosyid@gmail. Keyword Abstract Promosi . Citra Koperasi . Kualitas The purpose of this study was to determine the effect of promotion, image Pelayanan. Peningkatan Jumlah of cooperatives and service quality on increasing the number of members in Anggota savings and loan cooperatives . ase study of savings and loan cooperatives in Tangerang Regenc. With an Associative Quantitative approach. The data analysis method used multiple regression. All populations in this study will be a sample, namely as many as 63 samples. The results of the research are . promotion has a significant positive effect on increasing the number of cooperative members . the image of the cooperative has no significant negative effect on the increase in the number of cooperative members . service quality has a significant and positive effect on increasing the number of cooperative members . promotion , the image of the cooperative, the quality of service simultaneously affected the increase in the number of cooperative members by F count 12,551> F table 1. The result of the coefficient of determination test showed that the value of Adjusted R Square was 35. 9% and the remaining 64. 1% was influenced by factors other than the variables examined in this study. A 2021 JMB. All right reserved PENDAHULUAN Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Pokok-Pokok Perkoperasian di dalam pasal 1. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang, seseorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas Dari pengertian tersebut, dapat diketahui bahwa koperasi mengandung dua unsur yaitu ekonomi dan unsur sosial yang berkaitan satu sama lain. Dikatakan memiliki unsur ekonomi karena tujuan dari koperasi itu sendiri adalah untuk mencapai kesejahteraan anggota. Sedangkan unsur sosial terlihat dari adanya asas yang dijunjung dalam koperasi, yakni asas Adapun penyebab terjadinya penurunan jumlah anggota yaitu dikarenakan adanya pesaing dari lembaga keuangan lain, kurangnya promosi yang dilakukan karyawan penyuluh di Koperasi Simpan Pinjam Wilayah Kabupaten Tangerang, dan yang terakhir yaitu pelayanan terhadap anggota maupun calon anggota kurang baik. Untuk lebih jelasnya, lihat tabel data jumlah anggota di bawah ini : Berdasarkan data jumlah anggota koperasi yang diperoleh dari hasil observasi Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang pada tahun 2018 sampai Agustu 2019 mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Setelah melakukan wawancara dengan beberapa anggota Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang peneliti memperoleh informasi bahwa penyebab terjadinya penurunan jumlah anggota ini disebabkan karena adanya berbagai masalah yaitu lemahnya tenaga penyuluh yang kurang paham dalam memasarkan produk-produk koperasi, kurangnya promosi secara totalitas dalam bentuk kunjungan kerumah-rumah calon nasabah untuk bisa meyakinkan manfaat menjadi anggota koperasi. Lemahnya citra koperasi yang masih dirasa kurang maksimal disebabkan pengurus koperasi yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik dimata para anggota Berdasarkan uraian di atas, terlihat bahwa Promosi. Citra Koperasi dan Kualitas Pelayanan berhubungan erat dengan Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang dan belum menjadi hal yang terbukti benar positif di Koperasi Simpan Pinjam di wilayah Kabupaten Tangerang, sehingga tujuan peneilitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan variabel Promosi. Citra Koperasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Rumusan masalah penelitiani ini: Apakah terdapat pengaruh Promosi terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang? Apakah terdapat pengaruh Citra Koperasi terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang? Apakah Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang? Apakah terdapat pengaruh Promosi. Citra Koperasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang? Tujuan penelitian ini adalah sebagai Untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Untuk mengetahui pengaruh Citra Koperasi terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Untuk mengetahui pengaruh Promosi. Citra Koperasi dan Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Jumlah Anggota pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. II. METODE PENELITIAN Jenis dan pendekatan penelitian ini adalah Kuantitatif Asosiatif. Penelitian ini berlokasi di Wilayah Kabupaten Tangerang. Populasi penelitian berjumlah 63 Koperasi Simpan Pinjam di wilayah Kabupaten Tangerang, dengan jumlah sampel 63 responden pengurus Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Tehnik Sampling yang digunakan Non Probability Sampling (Sample Jenu. Penelitian ini menggunakan data primer serta analisis deskripsi dan nalisis regresi linier berganda sebagai teknik analisis data. Adapun kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Operasonlaisasi Variabel Berikut adalah operasionalisasi varabel Tabel 1. Operasionalisasi Variabel Variabel Promosi (X. Definisi Promosi (X. Promosi bisa diartikan sebagai sejenis komunikasi yang memberi penjelasan yang meyakinkan calon konsumen tentang barang dan jasa ataupun sebuah proses membagi ide, informasi atau perasaan (Buchari Alma Indikator Periklanan Penjualan Tatap Muka Hubungan Masyarakat Promosi Penjualan Lokasi . Kualitas Produk dan Jasa Harga . unga yang Promosi yang dilakukan koperasi Atribut Kopersi Pelayanan Setelah transaksi Tangible Reliability Responsiviness Assurance Empathy (X. Citra (X. Jefkins . alam dan Ardianto, 2003:. Citra adalah kesan yang diperoleh berdasarkan pengetahuan dan pengertian seseorang tentang fakta Ae fakta atau kenyataan. Jadi citra terbentuk dari pengetahuan dan informasiinformasi yang diterima seseorang. Kualitas Pelayanan (X. Kualitas Pelayanan (X. Kualitas pelayanan merupakan tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. (Tjiptono 2019:. Peningkatan Jumlah Anggota (Y) Bebas Peningkatan Jumlah Anggota (Y) Anggota Koperasi adalah pemilik dan sekaligus sebagai pengguna 2. Sukarela Terbuka jasa koperasi, kenaggotaan koperasi padasarnya bersifat bebas sukarela dan terbuka (Subandi:. Citra Koperasi i. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN Uji Normalitas DAN Untuk menguji normalitas data dalam penelitian ini digunakan uji Kolmogorov Sminorv-Test. Hasil output SPSS untuk uji normalitas dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 8. Hasil Uji Normalitas Berdasarkan menggunakan uji kolmogrov smirnov, pada tabel 1 ditunjukan data residual terdistribusi normal. Berdasarkan hasil output SPSS 21, besanya nilai Asymp. Sig. -taile. 196 lebih dari 0,05. Uji Mulitikolinieritas Uji Multikolineritas bertujuan untuk melihat apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antara Variable Indenpeden tersebut, maka hubungan antara Variable Indenpeden. Atau variable dependen menjadi Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi Multikolineritas. Multikolineritas dapat dilihat dari nilai tolerance dan VIF. Nilai CUT OFF yang umum dipakai untuk menunjukan adanya multikolineritas Ou 0,1 dan nilai VIF O 10. Hasil Uji Multikolineritas disajikan pada tabel Tabel 9. Hasil Uji Multikolinieritas Sumber : Output SPSS data diolah, 2020. Berdasarkan Uji Multikolinertias pada tabel 2, hasil perhitungan menunjukan bahwa tidak ada variable bebas yang mempunyai nilai tolerance Ou 0,1 yaitu 0,448, 0,110 dan 0,226. Hal yang sama ditunjukan oleh nilai VIF, dimana O 10 yaitu 1,631, 1,072 dan 1,718, sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi pada penelitian ini tidak terjadi Multikolineritas. Uji Heteroskedastisitas Uji Heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varience dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika varians dari residual dari suatu pengamatan ke Homoskedastisitas. Sedangkan untuk varians dari Heterokedastisitas. Model regresi yang baik adalah model Heterokedastisitas Gambar 1. Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan grafik Scatterplot diatas terlihat titik-titik menyebar secara acak baik diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedasitas pada model regresi. Uji Hipotesis Regresi Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh antara dua atau lebih variabel independent dengan satu variabel dependent yang ditampilan dalam bentuk persamaan regresi (Priyanto, 2. Tabel 10. Hasil Pengujian Regresi Linier Y atas X1 dan X2 Sumber : Output SPSS V. Penelitian 2020 Pada tabel 11 Coefficients, kolom B pada Constanta . adalah 9,253, skor Kompetensi Kewirausahaan adalah 0,300, dan skor Etos Kerja 0,301 bernilai positif atau searah. Dari hasil analisis regresi diperoleh persamaan regresi : Y = 7. 702 0,448x1 0,110x2 0,226x3 e Berdasarkan nilai koefisien regresi pada setiap variabel, dapat disimpulkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi (Y) adalah variabel Promosi (X. yang memiliki nilai koefisiean regresi lebih besar yaitu 0,448 dibandingkan dengan variabel Citra Koperasi (X. sebesar 0,110 dan Kualitas Pelayanan (X. sebesar 0,226. Uji Koefisien Determinasi Tehnik analisis koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui presentase sumbangan pengaruh variabel independent secara bersamasama terhadap variabel dependent (Priyanto. Analisis ini dapat dilakukan melalui pengujian nilai R2. Adapun hasil analisis koefisien determinasi dalam penelitian ini dalah sebagai Model Summaryb Model Adjusted R Std. Error of the Square Estimate R Square Predictors: (Constan. X3. X2. X1 Dependent Variable: Y Uji Signifikansi Hipotesis Berdasarkan data hasil pada tabel 4. 4 di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian ini memiliki nilai R2 sebesar 0,359. Nilai tersebut dapat digunakan untuk melihat besarnya pengaruh variabel Promosi (X. Citra Koperasi (X. dan Kualitas Pelayanan (X. dengan Peningkatan Jumlah Anggotan Koperasi (Y) di wilayah Kabupaten Tangerang sebesar 35,9 % dan sisanya 64,1 % dipengaruhi faktor lain selain varibel yang diteliti dalam penelitian ini. Uji F Uji F digunakan untuk menguji seberapa besar pengaruh variabel-variabel bebas secara simultan atau bersama-sama terhadap variabel Uji F dilakukan dengan membandingkan Ftabel dengan Fhitung dengan uji dua sisi dengan taraf signifikan 5%. Tabel 12. Hasil Uji Hipotesis Berdasarkan Tabel Anova ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X3. X2. X1 Sumber: Output SPSS. Penelitian 2020. Berdasarkan perhitungan pada tabel 4. dapat diketahui bahwa Fhitung 12. 551 > Ftabel 1,99 dan probabilitas signifikansi 0,000< 0,05, berrati bahwa secara simultan Promosi. Citra Koperasi dan Kualitas Pelayanan pengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Uji t Uji statistik t pada dasarnya menunjukan seberapa besar pengaruh variabel bebas . secara indiviual . Uji t dilakukan dengan membandingkan thitung dengan ttabel pada taraf signifikan 5%. Tabel 13. Hasil Pengujian Signifikansi Hipotesis Secara Parsial Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Dependent Variable: Y Std. Error Coefficients Beta Sig. Sumber : Output SPSS. Penelitian 2020 Hasil perhitungan pengujian hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung 5,826 > ttabel 1,999 yang diperoleh 0,000 < 0,05 dan signifikan, berarti secara parsial promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Promosi adalah cara untuk memperkenalkan sebuah produk kepada Cara pemasaran produk yang baik akan membuat konsumen tertarik untuk membeli produk yang akan dijual,begitupun sistem promosi disebuah koperasi akan berdampak pada ketertarikan seseorang untuk menjadi anggota koperasi. sehingga semakin tinggi atau semakin baik peomosi yang dialakukan oleh koperasi akan berpengaruh terhadap keinginan seseorang untuk menjadi anggota koperasi. Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Std. Error Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Y Hasil perhitungan pengujian hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung -0,213 > ttabel 1,999 secara parsial citra koperasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Citra adalah pandangan atau penilaiaan dari seseorang terhadap sebuah objek yang terlihat dan dirasakan sebagai suatu Citra yang baik akan menunjukan kualitas dari objek tersebut. Semakin tinggi nilai citra maka semakin tinggi pula kualitas baik dilihat dari standar operasional prosedur dalam sebuah organisasi ( Koperas. Namun SOP yang terlalu berlebihan dapat membuat karyawan . nggota koperas. merasa berat untuk menjalankannya . Sehingga semakin tinggi nilai citra koperasi akan berdampak kepada penurunaan anggota koperasi Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model (Constan. Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Y Hasil perhitungan pengujian hipotesis secara parsial diperoleh nilai thitung 4,444>ttabel 1,999 yang diperoleh 0,000<0,05 dan signifikan, berarti secara parsial kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam di Wilayah Kabupaten Tangerang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diketahui bahwa semakin tinggi kualitas yang dihasilkan oleh sebuah koperasi akan membuat ketertarikan orang lain untuk masuk menjadi anggota koperasi, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kualitas pelayanan maka akan mempengaruh peningkatan jumlah anggota Sebaliknya jika kualitas pelayanan buruk maka akan menimbulkan kesan yang tidak baik yang pada akhirnya menurunkan jumlah anggota Untuk menggunakan rumus : t tabel = . araf signifikansi dibagi 2. jumlah responden dikurangi jumlah variabel bebas dikurangi . jika ditulis dalam bentuk rumus adalah : (/. n-k-. t tabel = . ,05/2 . 52-2-. ,05/2 . t tabel = . ,025. , diperoleh nilai t tabel sebesar 2,009 pada selang kepercayaan 95% PENUTUP Pengaruh Promosi (X. Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi (Y). Bahwa secara parsial promosi (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengkatan jumlah anggota koperasi simpan pinjam diwilayah Kabupaten Tangerang. Pengaruh Citra Koperasi (X. terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi (Y). Bahwa secara parsial citra koperasi mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengkatan jumlah anggota koperasi simpan pinjam diwilayah Kabupaten Tangerang. Pengaruh Kualitas Pelayanan (X. terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi (Y) Bahwa (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengkatan jumlah anggota koperasi simpan pinjam diwilayah Kabupaten Tangerang. Pengaruh Promosi (X. Citra Koperasi (X. dan Kualitas Pelayanan (X. terhadap Peningkatan Jumlah Anggota Koperasi (Y). Secara simultan promosi, citra koperasi dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah anggota koperasi diwilayah Kabupaten Tamgerang. DAFTAR PUSTAKA