Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Struktur Modal. Tingkat Pertumbuhan. Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2018-2021 Dr. Gendro Wiyono. MM1. Odilia Yunita Rana2 Jurusan Manajemen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta gendrowiyono@ustjogja. id1, yunirana370@gmail. ABSTRACT The dividend policy is a company's 2inancial decision whether the pro2its earned will be distributed to shareholders or retained as retained earnings to 2inance future investments. Dividend policy often creates con2lict between company management and shareholders. This study aims to examine the effect of capital structure, growth rate, company size on dividend policy in consumer goods industry sector companies listed on the IDX in 2018-2021. Which will be used as samples in this study, namely as many as 18 companies. In this study, the capital structure is proxied using the Debt to Equity Ratio (DER), the growth rate is proxied by total asset growth (Growt. , and company size is proxied by log of total assets (Siz. Purposive sampling method is the method used as a determinant of this research sample. The analytical method used is descriptive test, classical assumption test and multiple linear regression analysis using the SPSS application. The results of this study indicate that capital structure has a negative effect on dividend policy, company growth and company size have a positive effect on dividend policy. Keywords : Capital Structure. Growth Rate. Company Size. Dividend Policy ABSTRAK Kebijakan dividen merupakan keputusan keuangan perusahaan apakah laba yang diperoleh akan dibagikan kepada pemegang saham atau ditahan sebagai laba ditahan guna membiayai investasi di masa datang. Kebijakan dividen sering menimbulkan kon8lik antar manajemen perusahaan dengan pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh struktur modal. Tingkat pertumbuhan. Ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun Yang akan dijadikan sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 18 perusahaan. Dalam penelitian ini struktur modal diproksikan menggunakan Debt to Equity Ratio (DER). Tingkat pertumbuhan diproksikan dengan total pertumbuhan asset (Growt. , dan ukuran perusahaan diproksikan dengan log of total assets (Siz. Metode purposive sampling adalah metode yang digunakan sebagai penentu sampel penelitian ini. Metode analisis yang digunakan yaitu uji deskriftif, uji asumsi klasik dan uji Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Struktur modal berpengaruh negatif terhadap kebijakan Dividen, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen. Kata kunci : Struktur Modal. Tingkat Pertumbuhan ,Ukuran Perusahaan. Kebijakan Dividen 1302 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. PENDAHULUAN Latar Belakang Pengembalian atau bene$it dari permodalan seorang investor bisa capital gain ataupun dividen. Kebijakan. dilaksanakan oleh para manajemen guna untuk. membagikan laba yang diperoleh dan akan dibagikan kepada pemangku kepentingan . Keputusan dalam kebijakan dividen dapat memberikan efek yang berlawanan bagi perusahaan karena, kebijakan dividen tersebut dapat meningkatkan rasio pembayaran bagi perusahaan. Ketika rasio pembayaran meningkat maka akan berdampak terhadap perusahaan yaitu kurangnya ketersediaan arus kas bagi perusahaan. Sebaliknya, penyusutan dividen ataupun kenaikan di bawah tingkatan normal maka investor akan memperkirakan bahwa hal tersebut adalah sebuah pertanda masa susah bagi industri, yang akan berakibat pada penyusutan harga saham pasar (Gendro et al. , 2. Menurut (Suyudi et al. , 2. menerangkan bahwa masalah kebijakan dividen berkaitan erat dengan masalah keagenan (Agency Con$lic. Manajer merupakan salah satu pihak yang dapat mengalokasikan dividen. Perusahaan sebaiknya menetapkan kebijakan dividen yang rendah agar memiliki sumber dana internal yang relatif lebih murah dibandingkan dengan utang atau penerbitan saham baru. Pada kenyataannya, manajer terlibat dalam kepemilikan saham sehingga terkadang menginginkan return dalam bentuk Keputusan dan aktivitas manajer yang memiliki saham perusahaan tentu akan berbeda dengan manajer tersebut sekaligus adalah pemegang saham fungsi pengelolaan inilah yang disebut dengan konLlik keagenan atau agency con$lict (Johanes et al. , 2. Menurut (Gotami & Katharina, 2. Kebijakan dividen merupakan suatu hasil yang telah ditentukan untuk memberikan laba yang didapatkan di suatu membagikannya kepada pemegang saham. Adapun. faktorfaktor yang mempengaruhi terhadap kebijakan dividen di antaranya struktur modal. Struktur modal merupakan masalah yang penting bagi perusahaan karena baik buruknya struktur modal akan mempunyai efek langsung terhadap posisi finansial perusahaan, terutama dengan adanya utang yang sangat besar akan memberikan beban kepada perusahaan Sehingga biasanya perusahaan akan lebih memilih berjaga-jaga dengan menahan laba yang diperoleh demi menambah dana yang diperuntukkan membayar utangnya dibandingkan membagikan laba dalam bentuk dividen (Ningsih et al. , 2. Suatu kebijakan dividen juga dapat dipengaruhi oleh pertumbuhan Pertumbuhan perusahaan . dapat dilihat dari tingkat pertumbuhan aset tiap tahunnya. Semakin pesat tingkat pertumbuhan perusahaan . maka akan semakin besar dana yang dibutuhkan untuk membiayai pertumbuhan perusahaan tersebut sehingga semakin besar bagian pendapatan yang ditahan dalam perusahaan semakin kecil dividen yang dibayarkan. Dengan demikian pertumbuhan perusahaan memiliki pengaruh terhadap kebijakan dividen. Ukuran 1303 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. irm siz. merupakan salah satu alat ukur besar kecilnya perusahaan (Gunawan & Harjanto, 2. Ukuran perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan natural logaritma dari total asset. Semakin tinggi aset perusahaan menggambarkan semakin besar ukuran perusahaan. Semakin tinggi jumlah aset, perusahaan dapat memanfaatkan aset yang dimiliki untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, sehingga perusahaan memiliki potensi untuk memperoleh laba yang tinggi. Laba yang tinggi menyebabkan perusahaan memiliki membagikan dividen kepada para pemegang saham atau Dividend Payout Ratio perusahaan tinggi dibandingkan dengan perusahaan dengan Berdasarkan AuPengaruhAStruktur. Modal,. Pert Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di bei pada tahun 20182021Ay. (Lubis et al. , 2. struktur modal berpengaruh positif dan tidak Perusahaan yang dipilih pada penelitian ini merupakan perusahaan sektor industry yang terdaftar di Bursa efek Indonesia dari tahun 2018 hingga 2021. Mereka dipilih karena banyak perusahaan sektor industri yang terdiri dari berbagai subsector industry,. merefleksikan respon pasar modal secara keseluruhan. Perusahaan. manufaktur juga memiliki jumlah perusahaan terbesar di Bursa Efek Indonesia. Rumusan Masalah Apakah struktur modal dapat membawa dampak terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI pada tahun 2018-2021 ? Apakah tingkat pertumbuhan dapat membawa dampak terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsiyang tercatat di BEI pada tahun 2018-2021 ? Apakah ukuran perusahaan dapat membawa dampak terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI pada tahun 2018-2021? Apakah struktur modal. Tingkat pertumbuhan, ukuran perusahaan secara simultan membawa dampak terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI pada Tahun 2018-2021? Tujuan Penelitian Sesuai rumusan masalah yang tertera tersebut sehingga tujuanpenelitian dari penelitian ini yakni: Untuk mengetahui struktur modal terhadap kebijakan dividen di perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan terhadap kebijakan dividen di perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI. Untuk mengetahui ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen di perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI. 1304 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Untuk mengetahui struktur modal, tingkat pertumbuhan serta ukuran perusahaan secara simultan membawa dampak terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang tercatat di BEI. METODE PENELITIAN Sifat Penelitian Penelitian ini yakni penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder. Data sekunder yakni laporan keuangan perusahaan sektor industri barang komsumsi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan periode 4 tahun dari 2018-2021. Populasi. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan-perusahaan sektorindustri barang komsumsi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari populasi tersebut, penelitian ini menerapkan sebagian dari perusahaan yang tercatat sesuai dengan Populasi yakni jumlah seluruh dari individu-individu yang karakternya akan diteliti sedangkan sampel yakni elemen dari populasi yang selaku sumber data pada penelitian, yang mana populasi yakni elemen dari total karakteristik yang dipunyai oleh populasi. Teknik pengambilan sampel menerapkan metode purposive sampling. Dalam teknik ini, sampel harus memenuhi kriteria yakni : Perusahaan sektor industri barang komsumsi yang tercatat di BEI pada periode 2018-2021, karena perusahaan manufaktur yakni perusahaan yang memiliki produksi berkesinambungan. Perusahaan manufaktur yang tidak merasakan kerugian dari 2018- 2021, karena perusahaan yang mengalami kerugian tidak melakukan penghindaran Perusahaan yang menyajikan laporan keuangan pada satuan rupiah, sehingga tidak terjadi perbedaan kurs yang berubah apabila disajikan dengan satuan mata uang yang lain. Perusahaan yang memiliki data lengkap mencakup informasi yang diperlukan guna melakukan analisis data, agar mempermudah saatpenelitian. Sumber dan Metode Pengumpulan Data Untuk menunjang landasan teori penelitian serta memperoleh data-data yang dibutuhkan, peneliti menerapkan metode pengumpulan data mencakup metode dokumentasi, yakni metode pengumpulan data dilakukan dengan prosedur melakukan pencatatan serta melakukan pengumpulan informasi dari beberapa sumber yang tersedia dan data yang dipublikasi untuk melengkapi data yang diperlukan selama proses penelitian. Data yang diterapkan pada penelitian ini berupa data laporan keuangan perusahaan yang telah melaporkan laporan keuangan dari periode tahun 2018-2021 di Bursa Efek Indonesia yang mencukupi kriteria-kriteria tertentu. Data laporan diperoleh dari situs w. id, ataupun web resmi tiap-tiap perusahaan yang 1305 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. menjadi pada penelitian ini. Teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Hipotesis Data Uji Normalitas Uji ini adalah untuk menguji apakah pengamatan berdistribusi secara normal atau tidak, uji ini menggunakan,Kolmogorov-Smirnov. Hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Tabel 1. Uji Normalitas Variabel Sig Unstandar 0. Residual Batas Keterangan >0,05 Normal Sumber: Hasil olah data 2023 Berdasarkan Tabel 4. 3 dapat diketahui nilai asymp. Sig sebesar 0,518 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal Berdasarkan histogram di atas dapat diketahui sebagian besar bar berada dibawa kurva, sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi Berdasarkan chart di atas dapat diketahui bahwa titik-titik ploting yang terdapat pada gambar mengikuti dan mendekati garis diagonalnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Suatu asumsi penting dari model regresi linier klasik adalah bahwa gangguan . yang muncul dalam regresi adalah 1306 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. homoskedastisitas, yaitu semua gangguan tadi mempunyai varian yang Hasil uji heteroskedastisitas dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. Uji Heteroskedastisits Variabel Sig Batas Keterangan Struktur Modal >0,05 Tidak Pertumbuhan Perusahaan >0,05 Tidak Ukuran Perusahaan >0,05 Tidak Sumber: Hasil olah data 2023 Berdasarkan tabel 4. 4 dapat diketahui bahwa nilai probabilitas lebih besar dari 0,05, dengan demikian variabel yang diajukan dalam penelitian tidak terjadi heterokedasitas. Berdasarkan scatterplot di atas dapat diketahui bahwa titik-titik data menyebar di sekitar angka 0, dengan demikian variabel yang diajukan dalam penelitian tidak terjadi heterokedasitas. Uji Multikolineartias Uji multikolinieritas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel bebas. Untuk mengetahui ada atau tidaknya multikolinieritas maka dapat dilihat dari nilai Varians In$lation Factor (VIF) dan tolerance (). Tabel 3. Uji Multikolineartias Variabel Tolerance VIF Keterangan Sttruktur Modal 016 Tidak terjadi multikolineritas Pertumbuhan 114 Tidak terjadi multikolineritas Perusahaan Ukuran Perusahaan 0. 103 Tidak terjadi multikolineritas Sumber: hasil olah data 2023 1307 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Berdasarkan tabel 4. 5 dapat diketahui bahwa nilai tolerance value > 0,10 atau nilai VIF < 10 maka tidak terjadi multikolinieritas. Uji Autokorelasi Untuk mengetahui ada atau tidaknya autokorelasi maka dapat dilihat dari nilai Durbin Watson. Tabel 4. Uji Autokorelasi Durbin Watson 4-DU Keterangan Tidak terjadi autokorelasi Sumber: hasil olah data 2023 Berdasarkan tabel 4. 6 dapat diketahui bahwa nilai Durbin Watson 842 berada di antara nilai DU 1. 705 dan . -DU) 2. 295, maka tidak terjadi Hasil Penelitian (Uji Hipotesi. Dalam model analisis regresi linier berganda akan diuji secara simultan . ji F) maupun secara parsial . Ketentuan uji signiLikansi uji F dan uji t adalah sebagai berikut: Menerima Ha: jika probabilitas . O 0,05 artinya variabel independen secara simultan maupun parsial memiliki pengaruh yang signiLikan terhadap variabel dependen. Ringkasan hasil analisis regresi linier berganda yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: Tabel 5. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Variabel (Constan. Struktul Modal Pertumbuha n Perusahaan Ukuran Perusahaan f hitung Sig f Adjusted R Square t hitung Sig t Keterangan SignifLikan SigniLikan SigniLikan Sumber: hasil olah data 2023 Berdasarkan tabel 4 di atas perhitungan regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS didapat hasil sebagai berikut: Y= -0. 369X1 0. 901X2 0. 518X3 e 1308 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Konstanta = -0. Artinya jika tidak ada variabel Struktur Modal. Pertumbuhan Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan, yang mempengaruhi Kebijakan Dividen, maka Kebijakan Dividen sebesar -0. 172 satuan. b1 = -0. Artinya jika variabel Struktur Modal meningkat sebesar satu satuan maka Kebijakan Dividen akan menurun sebesar -0. 369 dengan anggapan variabel bebas lain tetap. b2 = 0. Artinya jika variabel Pertumbuhan Perusahaan meningkat sebesar satu satuan maka Kebijakan Dividen akan meningkat sebesar 0. dengan anggapan variabel bebas lain tetap. b3 =0. Artinya jika variabel Ukuran Perusahaan meningkat sebesar satu satuan maka Kebijakan Dividen akan meningkat sebesar 0. dengan anggapan variabel bebas lain tetap. Pembahasan ) Uji parsial t dilakukan untuk mengetahui pengaruh secara parsial antara variabel independen dengan variabel dependen. Berdasarkan tabel 4. 7 di atas dapat diketahui hasil pengujian signiLikansi menunjukkan bahwa terdapat nilai probabilitas sebesar 0. 000 < 0,05. Nilai tersebut dapat membuktikan Ha1 diterima, yang berarti bahwa AuStruktur Modal berpengaruh negatif terhadap Kebijakan DividenAy. Berdasarkan tabel 4. 7 di atas dapat diketahui hasil pengujian signiLikansi menunjukkan bahwa terdapat nilai probabilitas sebesar 0,000< 0,05. Nilai tersebut dapat membuktikan Ha2 diterima, yang berarti bahwa AuPertumbuhan Perusahaan berpengaruh positif terhadap Kebijakan DividenAy. Berdasarkan tabel 4. 7 di atas dapat diketahui hasil pengujian signiLikansi menunjukkan bahwa terdapat nilai probabilitas sebesar 0,027 < 0,05. Nilai tersebut dapat membuktikan Ha3 diterima, yang berarti bahwa AuUkuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Kebijakan DividenAy. ) Pengujian Simultan (F) Dari hasil uji F pada tabel 4. 7 diperoleh F hitung sebesar 18. 290 dan probabilitas sebesar 0,000. Karena sig 0,000 < 0,05, dapat disimpulkan bahwa Struktur Modal. Pertumbuhan Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan, secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kebijakan Dividen. ) KoeLisien Determinasi (Adjusted R. Berdasarkan tabel 4. 7 menunjukkan besarnya koeLisien determinasi (Adjusted R. = 0. 422, artinya variabel Struktur Modal. Pertumbuhan Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan secara bersamaAesama mempengaruhi variabel Kebijakan Dividen sebesar 42. 2% sisanya sebesar 57. 8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian. 1309 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 1302-1312 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal. Tingkat pertumbuhan, ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021. Berdasarkan hasil analisis, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Struktur modal berpengaruh negatif terhadap kebijakan Dividen Pertumbuhan Perusahaan berpengaruh positif terhadap Kebijakan Dividen Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Kebijakan Dividen Struktur modal (X. berpengaruh Negatif terhadap kebijakan Dividen sedangkan Pertumbuhan perusahaan (X. Ukuran perusahaan (X. secara Bersama-sama berpengaruh terhadap kebijakan dividen Saran Bagi perusahaan Perusahaan sebaiknya harus lebih giat lagi dalam meningkatkan kinerja perusahaan agar bisa menghasilkan laba yang tinggi. Dan diharapkan dapat memberikan informasi keuangan yang bersifat objektif dan relevan sehingga dapat meyakinkan para investor untuk mengambil keputusan berinvestasi di perusahaan tersebut. Bagi Investor Hasil penelitian ini diharapkan untuk calon investor hendaknya lebih memperhatikan dan menganalisis tingkat struktur modal, tingkat pertumbuhan, ukuran perusahaan dan lebih bijak agar tidak salah pada saat menanamkan modal pada perusahaan tersebut. Bagi Peneliti Diharapkan penelitian selanjutnya akan memperluas sampel dan menambah perusahaan dan periode pengamatan untuk mendapatkan lebih banyak informasi yang terdaftar di BEI. penulis berharap hasil penelitian selanjutnya akan menghasilkan hasil uji yang lebih baik dan akurat yang dapat digunakan sebagai informasi tambahan dan pengetahuan bagi perusahaan yang akan menentukan kebijakan dividen kepada para pemegang saham dan investor. DAFTAR PUSTAKA