DETERMINAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG DAN KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020 DETERMINANTS OF CORPORATE INCOME TAX IN GOODS AND CONSUMPTION INDUSTRY SECTOR COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE FOR THE 2016-2020 PERIOD Amos Saptari Marnala. Ronny Buha Sihotang 2*) Falkultas Ekonomi Akutansi. Universitas Advent Indonesia Email: 2*) ronny. sihotang@unai. , . ARTICLE HISTORY Received . November 2. Revised . Desember 2. Accepted . December 2. KEYWORDS Capital Intensity. Firm Growth. Liquidity. Profitability ABSTRAK Salah satu topik yang sering dipelajari adalah profitabilitas. Namun, hasil dari beberapa penelitian bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang beberapa hal yang dapat mempengaruhi profitabilitas. Profitabilitas perusahaan-perusahaan di sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2016 hingga 2020 menjadi pokok kajian ini, yang melihat berbagai pengaruh internal dan eksternal dari sejumlah faktor yang berbeda. Regresi linier berganda, metode kuantitatif, dan data sekunder digunakan dalam penelitian ini. Ukuran perusahaan, umur, likuiditas, struktur pendanaan, pertumbuhan perusahaan, intensitas pendanaan, dan indikator ekonomi makro merupakan variabel independen dalam penelitian ini, dengan profitabilitas sebagai variabel dependen. Studi ini mengandalkan 789 observasi. Selama tiga tahun, pengamatan ini menyangkut 263 bisnis. Profitabilitas ditemukan dipengaruhi secara signifikan oleh usia perusahaan, likuiditas, pertumbuhan perusahaan, intensitas pendanaan, dan indikator ekonomi makro. Profitabilitas ditemukan secara signifikan dipengaruhi oleh struktur pendanaan. ABSTRACT This is an open access article under the CCAeBY-SA license One of the subjects that receives the most research is profitability. However, the outcomes of some studies vary. The goal of this study is to learn more about some factors that could have a big impact on profitability. The profitability of companies in the manufacturing sector that are listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) from 2016 to 2020 is the subject of this investigation, which looks at the effects of both internal and external factors. Multiple linear regression and secondary data are used in this study's quantitative approach. Firm size, age, liquidity, capital structure, firm growth, capital intensity, and a macroeconomic indicator are the independent variables in this study, with profitability serving as the dependent Within the scope of the study, 789 observations were utilized. In three years, these observations covered 263 businesses. Profitability is significantly impacted by firm age, size, liquidity, growth, capital intensity, and macroeconomic Profitability is found to be negatively impacted by capital structure. PENDAHULUAN Pandemi pada tahun 2020 membawa dunia ke dalam resesi. Indonesia mengalami koreksi pertumbuhan ekonomi sejak triwulan pertama tahun 2020. Sepanjang tahun 2014-2019. Indonesia selalu mencatatkan pertumbuhan PDB sekitar 5% setiap tahunnya. Pertumbuhan ini memasuki pertumbuhan negatif pertama dalam beberapa tahun, mencetak - 2,07% pada tahun 2020. Pervan dkk. menyebutkan pentingnya pengujian penentu profitabilitas bagi perusahaan dan signifikansinya ketika globalisasi berkembang dan meningkatkan persaingan di pasar. Nguyen dkk. juga menyoroti pentingnya penelitian bertema profitabilitas dalam ekonomi, manajemen strategis, akuntansi, dan keuangan. Dengan krisis selama tahun 2020 di seluruh dunia, menguji faktor penentu profitabilitas menjadi semakin penting. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . 1 Banyak peneliti di masa lalu telah melakukan penelitian dalam determinan profitabilitas. Nguyen dkk. menemukan pengaruh signifikan dan positif firm size terhadap Return on Assets (ROA), sedangkan LazEr . menemukan pengaruh signifikan dan negatif. Pengaruh umur perusahaan terhadap ROA juga mengalami Pervan dkk. menemukan signifikan dan positif. Sementara itu. Lee et al. menemukan hasil yang signifikan dan negatif. Nanda dkk. dan Lim et al. menemukan pengaruh yang signifikan dan positif dari current ratio terhadap ROA, meskipun Pervan et al. dan Nguyen et al. menemukan hasil yang tidak signifikan dan positif. Isik dkk. dan LazEr . menemukan bahwa Debt-to-Asset Ratio (DAR) berpengaruh signifikan dan positif terhadap ROA. LazEr . menemukan bahwa firm growth memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap ROA, namun Lim et al. tidak setuju dengan hasil mereka yang tidak signifikan dan negatif. Intensitas modal dipelajari oleh Isik et al. dan menemukan pengaruhnya yang signifikan dan positif terhadap ROA, sedangkan Pervan et al. menemukan pengaruh yang tidak signifikan dan positif. Sebagai indikator ekonomi makro, pertumbuhan PDB dipelajari oleh Pervan et al. dan Isik et al. , yang keduanya menemukan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap ROA. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan di sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor manufaktur terdiri dari bahan, industri, bahan pokok konsumen, dan sektor pilihan konsumen. Bersama-sama, sektor ini membentuk 48% dari semua perusahaan publik di BEI. Oleh karena itu, penting untuk memahami profitabilitas yang mewakili kinerja sektor ini. Dengan hasil penelitian dan penelitian terdahulu yang menunjukkan hasil yang berbeda, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh ukuran perusahaan, umur perusahaan, likuiditas . urrent rati. , struktur modal (DAR), pertumbuhan perusahaan, intensitas modal, dan indikator ekonomi makro . ertumbuhan PDB) terhadap profitabilitas (ROA) di Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada tiga aspek yaitu pertama mengkaji anteseden profitabilitas perusahaan berdasarkan kombinasi faktor internal dan eksternal dalam satu model analisis sehingga diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih lengkap. Kedua, diimplementasikan pada kinerja sektor manufaktur yang merupakan sektor paling dominan karena merupakan 48% dari seluruh perusahaan yang go public di BEI. Ketiga, kajian ini mencakup periode pandemi COVID-19 yang secara signifikan berdampak pada koreksi pertumbuhan ekonomi yang berujung pada resesi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan menjadi perbaikan dari penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan atau referensi bagi perusahaan dan penelitian yang akan datang. Sebagai rasio yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan, profitabilitas mencerminkan hasil dari banyak kebijakan dan keputusan yang dibuat oleh perusahaan (Brigham et al. , 2. Salah satu rasio yang paling umum digunakan untuk tujuan ini adalah ROA. Menurut beberapa penelitian sebelumnya, ukuran perusahaan yang mewakili aset perusahaan berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Hal ini terutama dijelaskan oleh skala ekonomi yang dicapai oleh perusahaan besar. Hasil ini dijelaskan oleh efisiensi yang lebih baik (Bhattacharyya et al. , 2. pangsa pasar yang lebih signifikan (Lee, 2. , pertumbuhan yang lebih cepat yang memungkinkan perusahaan mempertahankan posisinya di pasar (Van Biesebroenck, 2. , dan efektivitas yang diperoleh dari skala ekonomi (Doan, 2. H1 : Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Umur perusahaan mewakili tahun operasi perusahaan sejak didirikan menunjukkan perdebatan mengenai pengaruhnya dalam penelitian sebelumnya. Ilaboya dkk. menemukan pengaruh positif karena kurva pembelajaran diperoleh oleh perusahaan yang lebih tua. Penelitian lain menemukan pengaruh negatif karena overinvestment agency problem (Aharoni, 1982. Gedajlovic et al. , 2. , peningkatan biaya diikuti dengan pertumbuhan yang lebih lambat dan penurunan biaya R&D (Loderer et al. , 2. , dan penurunan produktivitas (Coad et al. , 2. Akben-Selyuk . juga mendukung hasil negatif tersebut. H2: Umur perusahaan berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. Likuiditas menunjukkan hasil yang berbeda menurut beberapa penelitian di masa lalu. Pengaruh positif menunjukkan bahwa perusahaan mampu beradaptasi lebih baik (Goddard et al. , 2. , dimana hasil ini juga didukung oleh Rehman et al. dan Alarussi et al. Pengaruh negatif ditemukan dalam penelitian sebelumnya, berpendapat bahwa over-likuiditas menyebabkan hilangnya keuntungan (Eljelly, 2. , juga hilangnya efisiensi penjualan karena over-stocking (VintilE et al. , 2. H3 : Likuiditas berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Mewakili leverage yang digunakan oleh perusahaan, efek struktur modal terhadap profitabilitas juga hadir dengan argumen lain dalam penelitian sebelumnya. Argumen yang menyatakan pengaruh positif didasarkan pada teori pengurangan pajak karena perusahaan yang menguntungkan bergantung pada penggunaan pembiayaan hutang yang optimal (Abor, 2005. Gill et al. , 2. Pengaruh negatif dijelaskan oleh teori biaya bunga, di mana suku bunga JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . 2 akan meningkat seiring dengan meningkatnya hutang, dan teori pecking order (Myers et al. , 1. , dimana perusahaan dengan rasio hutang yang tinggi menunjukkan profitabilitas yang rendah. Pengaruh negatif ini juga didukung oleh Shubita et al. H4: Struktur modal berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. Pertumbuhan yang kuat, mewakili pertumbuhan penjualan, ternyata mempengaruhi profitabilitas secara Hal ini disebabkan pertumbuhan modal yang mendorong skala ekonomi. Selain itu, manajemen mendukung pertumbuhan perusahaan untuk profitabilitas perusahaan yang lebih besar (Geroski et al. , 2. Modal yang diperoleh kemudian digunakan untuk meningkatkan profitabilitas (Asimakopoulos et al. , 2. Studi yang dilakukan oleh Lee . dan Fuertes-Callen et al. juga mendukung hasil ini. H5: Firm growth berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Penelitian sebelumnya menemukan adanya pengaruh positif dari intensitas modal yang mewakili jumlah investasi yang dilakukan oleh perusahaan terhadap profitabilitas. Investasi yang tinggi dapat menimbulkan hambatan masuk, memungkinkan perusahaan untuk menetapkan harga di atas harga kompetitif (Prince et al. , 1. Hasil ini juga didukung oleh Lee . dan Grazzi et al. H6 : Intensitas modal berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Pertumbuhan PDB sering digunakan sebagai indikator makroekonomi karena kemampuannya untuk menggambarkan siklus ekonomi (Mwangi, 2. Pengaruh positif pertumbuhan PDB terhadap profitabilitas telah diamati oleh McDonald . Shuanglin et al. Lu et al. Mwangi . , dan Egbunike et al. H7 : Indikator ekonomi makro berpengaruh positif terhadap profitabilitas. LANDASAN TEORI Profitabilitas Menurut R. Agus Sartono . 0, . profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri. Menurut Sutrisno . 9, . profitabilitas adalah kemampuanperusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan semua modal yang bekerja didalamnya. Menurut Sofyan Syafri Harahap . 9, . profitabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan mendapatkan laba melalui semua kemampuan dan sumber daya yang ada seperti kegiatan penjualan, kas, modal, jumlah karyawan, jumlah cabang perusahaan, dan lain sebagainya. Perusahaan Manufaktur Perusahaan Manufaktur adalah perusahaan yang melakukan kegiatan manufaktur atau sebuah badan usaha yang mengoperasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dalam suatu medium proses untuk mengubah bahan-bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual. Semua proses dan tahapan yang dilakukan dalam kegiatan manufaktur dilakukan dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki oleh masingmasing satuan kerja. Perusahaan Manufaktur adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang industri biasanya dilengkapi dengan pengolahan sehingga sebutannya menjadi perusahaan industri dan pengolahan aktifitas perusahaan ini adalah membeli bahan baku untuk diolah menjadi produk baru . arang setengah jadi atau barang jadi barang yang telah diolah selanjutnya dipilih, dipilah, dikemas, dilabeli baru dijual. upriyati, maret, 2. Contoh perusahaan manufaktur bisa dilihat disekeliling kita. Bayangan perusahaan manufaktur tidak harus perusahaan yang besar. Namun cukup bahwa perusahaan tersebut mengolah bahan baku hingga menjadi barang jadi dan siap untuk dikonsumsi oleh konsumen. METODE PENELITIAN Penelitian ini diawali dengan mengidentifikasi research gap dari penelitian sebelumnya, dilanjutkan dengan identifikasi masalah. Kemudian dilakukan literature review untuk membentuk hipotesis dalam penelitian. Setelah itu, dilakukan pengujian data dari data yang terkumpul. Penelitian ini merupakan penelitian dasar untuk mengetahui JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . 3 pengaruh beberapa variabel terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan profitabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kausal untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian. Pendekatan kuantitatif digunakan bersama data sekunder dari BEI dan Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah ROA yang menghitung laba bersih terhadap total aset. Ada tujuh variabel independen, yaitu ukuran perusahaan (SIZ, logaritma natural dari total ase. , umur perusahaan (UMUR, jumlah tahun perusahaan beroperasi sejak didirika. , likuiditas (CR, rasio lancar, aktiva lancar terhadap kewajiban lanca. , struktur modal (DAR, total kewajiban terhadap total ase. , pertumbuhan perusahaan (GROW, persentase pertumbuhan penjuala. , intensitas modal (CAPIN, total aset terhadap penjuala. , dan indikator ekonomi makro (GDPGR, pertumbuhan PDB, persentase pertumbuhan PDB). Oleh karena itu, semua variabel menggunakan rasio sebagai tingkat pengukurannya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan dalam sektor manufaktur yang hadir di BEI selama 2018-2020 dengan variabel independen dan dependen yang tersedia lengkap. Laporan keuangan perusahaan tersebut juga harus dimulai pada 1 Januari dan berakhir pada 31 Desember. Data tersebut kemudian diolah untuk memenuhi persyaratan penelitian sebelum diproses secara statistik. Kemudian dilakukan analisis dan interpretasi hasil. Data diolah menjadi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui nilai minimum, maksimum, mean, dan median untuk masing-masing variabel tanpa pengaruh variabel lain. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan persamaan sebagai berikut: Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan dalam sektor manufaktur yang hadir di BEI selama 2018-2020 dengan variabel independen dan dependen yang tersedia lengkap. Laporan keuangan perusahaan tersebut juga harus dimulai pada 1 Januari dan berakhir pada 31 Desember. Data tersebut kemudian diolah untuk memenuhi persyaratan penelitian sebelum diproses secara statistik. Kemudian dilakukan analisis dan interpretasi hasil. Data diolah menjadi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui nilai minimum, maksimum, mean, dan median untuk masing-masing variabel tanpa pengaruh variabel lain. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan persamaan sebagai berikut: ROA = 1SIZ 2AGE 3CR 4DAR 5GROW 6CAPIN 7GDPGR e Dimana mewakili konstanta, sedangkan untuk koefisien, dan e untuk error. Untuk memilih model yang paling pas, dilakukan uji Chow dan uji Hausman. Uji asumsi klasik juga dilakukan melalui uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Pengujian hipotesis kemudian dilakukan melalui uji F, uji t, dan uji koefisien determinasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Dengan menggunakan emiten di sektor manufaktur selama tahun 2018-2020 sebagai objek penelitian diperoleh 789 observasi. Jumlah ini adalah hasil dari 263 perusahaan yang memenuhi syarat dari 359. Tabel 1. Analisis Deskriptif Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev. Observations ROA SIZ AGE JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . 4 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev. Observations DAR GROW CAPIN GDPGR Nilai minimum, maksimum, rata-rata, dan median dari setiap variabel ditunjukkan di atas. Dari tabel tersebut dapat dipahami bahwa semua variabel memiliki probabilitas Jarque-Bera sebesar 0,0000 yang menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Penelitian ini mengasumsikan distribusi normal berdasarkan Teorema Limit Pusat karena jumlah pengamatannya yang cukup banyak (Dielman, 1. Tabel 1 Uji Multikolinearitas SIZ SIZ AGE DAR GROW CAPIN GDPGR AGE DAR GROW CAPIN GDPGR Hasil uji multikolinearitas di atas menunjukkan tidak adanya tanda-tanda multikolinearitas antar variabel independen yang digunakan. Penelitian ini juga mengasumsikan tidak adanya autokorelasi, terutama pada data timeseries, karena penelitian ini menggunakan data panel (Gujarati et al. , 2. Model regresi dipilih melalui hasil uji Chow dan Hausman. Uji Chow menunjukkan probabilitas cross-section chisquare 0,0000, yang berarti model efek tetap lebih sesuai. Uji Hausman menunjukkan kemungkinan cross-section random dari 1,0000 signaling invalidity, yang berarti model fixed-effect paling cocok untuk penelitian ini. Sebelum melakukan regresi, dilakukan uji heteroskedastisitas melalui uji White. Hasil penelitian menunjukkan adanya heteroskedastisitas dalam data. Penampang melintang putih dan bobot penampang digunakan dalam koefisien kovarians dan bobot GLS untuk mengatasi hal ini. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . 5 Tabel 3. Hasil Regresi Dependent Variable: ROA Independent Std. Coefficient Constant SIZ AGE -1,769679 0,102654 0,008649 9,61E-05 0,017153 0,000989 0,000536 3,74E-05 DAR GROW CAPIN GDPGR -0,067893 0,076534 0,000148 0,467397 0,001711 0,005108 7,72E-06 0,001859 R-squared Adjusted R-squared F-Stat Probability (F-Sta. t103,1729 103,8431 16,12720 2,567677 39,67065 14,98402 19,17679 251,4598 Probability Hypothesis Interpretation 0,0000 0,0000*** 0,0000*** 0,0105** Positive Negative Positive 0,0000*** 0,0000*** 0,0000*** 0,0000*** Negative Positive Positive Positive Accept Reject Accept Accept Accept Accept Accept 0,969164 0,953182 60,63961 0,000000 Note: **, *** represent significance at 5% and 1% Berdasarkan Tabel 3, persamaan berikut dapat dibentuk. ROA = -1. 1027 SIZ 0. 086 AGE 9. 61E-05 CR Ae 0. 0679 DAR 0. 0765 GROW 0001 CAPIN 0. 4674 GDPGR e Tabel 3 menunjukkan hasil uji regresi panel data, bersama dengan hipotesis yang dibentuk sebelumnya dan Melalui uji-t diketahui bahwa semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen (ROA). Ukuran perusahaan (SIZ) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Umur perusahaan (AGE) ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Liquidity (CR) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Struktur modal (DAR) menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Pertumbuhan perusahaan (GROW) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Intensitas modal (CAPIN) ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Indikator ekonomi makro (GDPGR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Ukuran perusahaan diketahui memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien sebesar 0,102654 dan P<0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hasil ini sejalan dengan penelitian Tarzijyn et al. Nanda dkk. , dan Cheong et al. Hasilnya dapat dijelaskan melalui skala ekonomi yang dimiliki oleh perusahaan besar (Tarzijyn et al. , 2. Perusahaan besar juga dapat meningkatkan efisiensi proses kerja dan peluang investasi yang lebih bervariasi, yang memungkinkan ekspansi yang menguntungkan perusahaan. Umur perusahaan diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien sebesar 0,008649 dan P<0,05 yang berarti hipotesis ditolak. Hasil ini didukung oleh penelitian Hatem . Qureshi et al. , dan Samosir . Perusahaan yang lebih tua dapat mengumpulkan pengalaman yang memungkinkan kurva belajar lebih lama, yang mungkin tidak tersedia untuk perusahaan yang lebih muda. Kurva pembelajaran yang lebih panjang memungkinkan perusahaan meningkatkan efisiensinya dalam penggunaan sumber daya. Selain itu, perusahaan yang lebih tua cenderung memiliki reputasi yang lebih baik di pasar (Hatem, 2. Umur perusahaan diketahui memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien sebesar 0,008649 dan P<0,05 yang berarti hipotesis ditolak. Hasil ini didukung oleh penelitian Hatem . Qureshi et al. , dan Samosir . Perusahaan yang lebih tua mengumpulkan pengalaman yang memungkinkan kurva belajar yang lebih lama, yang mungkin tidak tersedia untuk perusahaan yang lebih muda. Kurva pembelajaran yang lebih panjang memungkinkan perusahaan meningkatkan efisiensi mereka dalam penggunaan sumber daya. Selain itu, perusahaan yang lebih tua cenderung memiliki reputasi yang lebih baik di pasar (Hatem, 2. Struktur modal diketahui memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien sebesar -0,067893 dan P<0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hasil ini sejalan dengan studi Qureshi et al. Alarussi et al. Dioha dkk. Cheong dkk. , dan Tsiapa . Semakin JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . 6 besar kewajiban yang dimiliki perusahaan, semakin besar beban yang harus ditanggung perusahaan. Hal ini berpotensi meningkatkan beban bunga, sehingga menurunkan keuntungan perusahaan (Cheong et al. , 2. Pertumbuhan perusahaan diketahui memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien sebesar 0,076534 dan P<0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini didukung oleh Dioha et al. Tsiapa . , dan Yadav et al. Pertumbuhan perusahaan sangat penting, terutama untuk perusahaan baru, karena terkait erat dengan kelangsungan hidup perusahaan (Cowling, 2. Hal ini mempengaruhi peluang pertumbuhan perusahaan di masa depan, serta perolehan laba. Selain itu, dengan asumsi bahwa perusahaan berorientasi pada laba, mereka akan selalu berusaha meningkatkan pendapatan untuk meningkatkan profitabilitas. Intensitas modal ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien 0,000148 dan P<0,05. hipotesis makna diterima. Penelitian sebelumnya yang mendukung hasil ini adalah Tyagi et . dan Nakatani . Semakin besar intensitas modal, yang mewakili jumlah investasi, semakin tinggi profitabilitas yang dapat dicapai perusahaan. Hal ini dijelaskan melalui peningkatan produktivitas (Heshmati et al. Selain itu, intensitas modal juga mendorong perusahaan untuk mencapai skala ekonomi (Novotny et al. , yang juga dapat menjadi keunggulan kompetitif. Indikator makro ekonomi diketahui memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan koefisien sebesar 0,467397 dan P<0,05 yang berarti hipotesis diterima. Ini sejalan dengan studi oleh Cyril et al. dan Yadav et al. PDB mencerminkan siklus bisnis di tingkat makro (Yadav et al. , 2. , yang memungkinkan untuk menggambarkan lingkungan bisnis yang ada. Hasil ini dapat diartikan sebagai lingkungan bisnis yang baik yang mendorong perusahaan untuk memiliki profitabilitas yang lebih baik. Hasil uji F menunjukkan 0,0000, yang menunjukkan bahwa variabel independen (SIZ. AGE. CR. DAR. GROW. CAPIN, dan GDPGR) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan 96,92% (R. atau 95,32% . djusted R. terhadap variabel dependen (ROA). Sisanya sebesar 3,08-4,68% tidak dapat dijelaskan melalui variabel bebas dalam penelitian ini. KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk memahami determinan profitabilitas melalui data yang diperoleh dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di sektor manufaktur di BEI selama 2018-2020. Sebanyak 789 pengamatan dilakukan dan dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Dari 7 hipotesis, enam diterima, dan satu Ukuran perusahaan, umur perusahaan, likuiditas, pertumbuhan perusahaan, intensitas modal, dan indikator ekonomi makro ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Struktur modal ditemukan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Umur perusahaan, yang ditemukan memiliki hasil yang berbeda dari hipotesisnya, dijelaskan oleh kemungkinan perusahaan manufaktur yang lebih tua di Indonesia dengan learning curve yang tidak tersedia bagi perusahaan yang lebih muda. Penelitian ini memiliki Data yang digunakan dalam penelitian ini hanya terbatas pada sektor manufaktur di BEI selama tahun 2018-2020 saja, yang mungkin tidak dapat menjelaskan sektor atau perusahaan lain di luar cakupan tersebut. Walaupun memiliki keterbatasan, dengan banyaknya observasi yang dilakukan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan atau bahan pertimbangan bagi perusahaan khususnya dalam pengambilan keputusan. Dapat disimpulkan bahwa perusahaan perlu memperhatikan faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi profitabilitas. Penelitian ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan penelitian selanjutnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian atau durasi observasi yang dilakukan. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT. atas kuasa dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian ini. Penulis ucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungannya kepada pihak-pihak yang telah membantu selama penelitian dilakukan. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journa. Vol. 21 No. 1 January 2023 page: 1 Ae . DAFTAR PUSTAKA