Strategic: Journal of Management Sciences. Vol. 5 No. Strategic: Journal of Management Sciences journal homepage: http://jurnal. id/index. php/strategic Pengaruh Literasi Keuangan. Efisiensi, dan Persepsi Keamanan Terhadap Keputusan Penggunaan E-Wallet(Dan. Pada Mahasiswa Universitas Bina Insan Kota Lubuklinggau Eva Rosalinda 1. Hardi Mulyono 2. Yuli Eprianti 3. Muhamad Effendi 4 1,2,3,4 Program Studi Manajemen. Fakultas Ilmu Ekonomi dan Sosial Humaniora. Universitas Bina Insan Kota Lubuklinggau e-mail : evarossalinda20@gmail. , hardi_mulyono@gmail. yulieprianti0780@gmail. effendi@gmail. Penulis Korespondensi. Eva Rosalinda e-mail : evarossalinda20@gmail. ARTIKEL INFO AB S T RAK Artikel History: Menerima 13 Agustus 2025 Revisi 11 September 2025 Diterima 25 November 2025 Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengeksplorasi dampak Literasi keuangan, efisiensi, dan persepsi keamanan terhadaap keputusan penggunaan e-wallet(Dan. dikalangan mahasiswa universitas bina insan kota lubuklinggau. Literasi keuangan diartikan sebagai kemampuan untuk memahami serta menerapkan berbagai informasi keuangan dalam mengambil keputusan yang tepat. Sementara itu, efisiensi terkait dengan pencapaian tujuan secara akurat dengan memanfaatkan sumber daya, waktu, dan tenaga secara optimal dengan hasil yang Persepsi tentang keamanan juga memiliki peranan penting sebagai perlindungan privasi bagi pengguna dari potensi ancaman kejahatan dan penipuan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang bersifat Data yang dikumpulkan melalui kuisioner yang didistribusikan kepada 93 mahasiswa universitas bina insan menggunakan alat pengambilan sampel purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi literasi keuangan, efisiensi, persepsi keamanan dan keputusan penggunaan. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan metode SmartPLS3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh namun tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan ewallet(Dan. Disamping itu, efisiensi terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet(Dan. dan persepsi keamanan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet(Dan. Secara keseluruhan, literasi keuangan, efisiensi, dan persepsi keamanan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet. penelitian ini merekomendasikan agar mahasiswa terus meningkatkan pengetahuan mereka mengenai Kata kunci : Literai keuangan. Efisiensi. Persepsi keamanan. Keputusan ISSN 2798-0049 A2025 Strategic: Journal of Management Sciences. All rights reserved 162 | Strategic: Journal of Management Sciences pengelolaan keuangan dengan baik untuk lebih terstruktur dan ARTICLE INFO AB S T RA CK Artikel History: Recived 13 August 2025 Revision 11 September 2025 Accepted 25 November 2025 The purpose of this study is to explore the impact of financial And views on security on the decision to use ewallets. among students of university in lubuklinggau city. Financial literacy is defined as the ability to understand and apply various financial information in making the right Meanwhile, efficiency is related to achieving goals accurately by utilizing resources, time, and energy optimally with maximum result. The perception of security also has an important role as a privacy protection for digital wallet users which serves to protect user from potential threats of crime and This study applies a quantitative approach with anassociative research design. The data collected through a questionnaire distributed to 93 students of bina insan university used a purposive sampling tool. The variables analyzed included financial literacy, efficiency,security perception, and uage The data analysis process was carried out using the SmartPLS3 method. The findings of the study show that financial literacy has an effect but is not significant on the decision to use e-wallet(Dan. In addition, efficiency has been proven to contribute significantly to the decision to use e-wallet(Dan. and the perception of security has also been proven to have a significant effect on the decision to use e-wallet(Dan. Overall, financial literacy, efficiency, and security perception show a significant influence on e-wallet usage decisions. The research recommend that students continue to improve their knowlage about financial management properly to be more structured and Keywords : Financial Literacy. Efficiency. Security Perception. Usage Decisions A 2025 Strategic: Journal of Management Sciences. All rights reserved. PENDAHULUAN Seiring berjalanya waktu, ilmu keuangan terus berkembang, tidak hanya dari segi teori, tetapi juga dalam prsktiknya dikehidupan sehari-hari seperti dalam pengelolaan keuangan Pengetahuan mengenai literasi keuangan terutama bagi mahasiswa, sangat penting untuk meningkatkan wawasan mereka tentang pengelolaan keuangan yang baik. Upaya untuk meningktkan literasi keuangan, terutama dikalangan mahasiswa perlu dilakukan baik dilingkungan keluarga maupun pendidikan. (Kenale Sada, 2. Selain literasi keuangan, efisiensi juga berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan, termasuk dalam penggunaan ewallet. Efisiensi dapat diartikan sebagai sejauh mana penggunaan e-wallet menghasilkan output maksimal dengan menggunakan sumber daya yang minimal, baik itu dalam hal waktu, biaya, maupun tenaga. Dalam transaksi digital, efisiensi mencakup kemampuan untuk menyelesaikan transaksi dengan cepat, hemat biaya, dan praktis tanpa mengorbankan kualitas layanan yang diberikan(Monang et al. , 2. Persepsi keamanan juga sangat penting dalam hal ini. 163 | Strategic: Journal of Management Sciences keamanan merupakan perlindungan yang dirasakan seseorang, dimana mereka merasa aman dari ancaman yang dapat mengganggu aset informasi mereka. Keberadaan tindak kejahatan dapat menimbulkan ketidakpercayaan pengguna terhadap layanan dompet digital. Oleh karena itu, bank atau aplikasi harus menyediakan keamanan yang praktis dan tidak membahayakan pengguna dalam semua bentuk transaksi(Putra & Julianto, 2. Transaksi digital berupa ewallet merupakan aplikasi atau layanan dompet elektronik yang berfungsi untuk transaksi antar pengguna agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. Transaksi yang bisa dilakukan oleh ewallet seperti mengirim uang ke teman atau orang sekitar, membayar barang dan jasa dengan membatasi jumlah uang yang terdapat pada asplikasi. Teknologi yang semakin canggih dan semakin mudah diakses oleh masyarakat untuk bertransaksi pembayaran online maupun offline. Pada saat ini e-wallet Dana merupakan salah satu dompet digital pendatang baru di indonesia. Ewallet Dana pertama kali diluncurkan pada tanggal 5 Desember 2018 yang didirikan oleh Elang Sejahtera Mandiri termasuk anak usahanya. PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk(EMTEK) dan kongsi bersama Ant Financial. Penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh (Wiwik & Syahrudin, 2. menyatakan bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan e-wallet. Yakni pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep keuangan, seperti perencanaan anggaran, investasi, dan pengelolaan utang cenderung memiliki perilaku keuangan yang lebih bijak. E-wallet sebagai mediator menghubungkan literasi keuangan dengan perilaku Penggunaan e-wallet yang efektif dapat meningkatkan literasi keuangan. Namun berbanding terbalik dengan hasil penelitian yang dilakukan (A. Susanti & Susanti, 2. yang menyatakan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penggunaan e-money. Penelitian yang dilakukan (Monang et al. , 2. menyatakan bahwa variabel efisiensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, dengan adanya efisiensi dalam penggunaan aplikasi, konsumen akan merasa nayaman dan melakukan transaksinya dengan cepat. Penelitian yang dilakukan oleh (Rahmad Surgawan & Susila, 2. menyatakan bahwa keamanan berdampak positif pada keputusan penggunaan ewallet, sedangkan (N. Susanti & Dwiana Putra, 2. menunjukkan bahwa variabel risiko keamanan memiliki pengaruh yang negatif terhadap keputusan penggunaan e-wallet. Hal ini memiliki pengertian semakin kecil resiko pada suatu sistem maka semakin besar keputusan seseorang untuk menggunakan e-wallet. Penelitian ini dilakukan didalam lingkungan universitas bina insan dengan mahasiswa sebagai responden. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi manajemen strata 1 (S. angkatan 2021-2024 yang berjumlah 935 STUDI LITERATUR Literasi keuangan Literasi keuangan merupakan praktik sosial yang melibatkan pengetahuan, bahasa, dan budaya terkait pengelolaan keuangan. Otoritas jasa keuangan (OJK) menyatakan Aufinancial literacy is a series of processes or activities to improve the knowlage, belifts and skills of consumers and the wider community so that they are able to manage finances betterAy secara umum dapat diartikan sebagai Auliterasi keuangan adalah serangkaian proses untuk meningkatkan pengetahuan . , keterampilan . , dan keyakinan . masyarakat dalam mengelola keuangan pribadi. (Gunawan et al. , 2. Literasi keuangan merupakan kemampuan untuk memahami dan menggunakan berbagai informasi keuangan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat. Dengan literasi keuangan yanng baik. Seseorang dapat merencanakan keuangan dengan lebih efektif, sehingga mampu mencapai tujuan financial, seperti kesejahteraan dimasa depan. Ini mencakup pemahaman tentang pengeolaan anggaran, tabungan, investasi, dan utang(Alma Salsabila & Nurdin, 2. 164 | Strategic: Journal of Management Sciences Orang yang memiliki literasi keuangan yang baik mampu membuat keputusan yang lebih bijak terkait pengeluaran, tabungan, dan investasi. Hal ini memungkinkan mereka mencapai tujuan keuangan dengan lebih efektif. Selain itu, literasi keuangan membantu individu menghindari masalah keuangan, seperti utang yang berlebihan, dan mendorong perencanaan untuk masa depan yang lebih stabbil sceara financial. Efisiensi Efisiensi merupakan hubungan atau perbandingan antara keluaran . barang dan jasa dengan masukan . yang langka dalam suatu unit kerja. Konsep efisiensi mencakup kemampuan untuk menjalankan suatu tugas dengan baik tanpa membuang waktu, tenaga, dan Dalam konteks ini, efisiensi dapat diartikan sebagai rasio antara input dan output atau biaya da keuntungan. Misalnya dalam melakukan transaksi digital, efisiensi dapat diukur dari seberapa cepat dan murah layanan tersebut dapat diberikan tanpa mengorbankan kualitas, sehingga proses yang dihasilkan lebih optimal dan efektif. secara keseluruhan, efisiensi berfokus pada penggunaan sumber daya yang maksimal untuk mencapai hasil yang diharapkan, misalnya transaksi digital dalam penggunaan ewallet yang lebih praktis dan tanpa membuang waktu, biaya dan tenaga(Mukhtisar et al. , 2. Efisiensi merupakan konsep penting dalam setiap kegiatan yang bertujuan untuk mencapai hasil yang diinginkan dengan usaha yang seminimal mungkin. Efisiensi mengacu pada perbandingan terbaik antara pekerjaan yang dilakukan dan hasil yang dicapai sesuai dengan target yang ditetapkan, baik dari segi mutu maupun hasil. Dalam konteks ini, efisiensi melibatkan penggunaan waktu yang optimal dan metode kerja yang berkualitas. Bekerja dengan efisiensi bearti melakukan tugas dengan gerakan, usaha, waktu, dan kesalahan yang minimal. Dengan menerapkan cara kerja yang sederhana, menggunakan alat yang mendukung, serta menghemat gerak dan tenaga, sesorang dapat bekerja secara efisien dan mencapai hasil yang Dengan demikian, efisiensi kerja bukan hanya tentang kecepatan tetapi juga tentang kualitas dan pengelolaan sumber daya secara optimal(Hamsinah, 2. Dari pengertian diatas disimpulkan bahwa efisiensi adalah kegiatan mencapai tujuan dengan benar dan menggunakan sumber daya, waktu, tenaga yang minimum secara optimal dengan output yag maksimal. Efisiensi dalam pembayaran merupakan kepraktisan pembayaran modern yag berbasis pada teknologi. Persepsi keamanan Persepsi keamanan adalah suatu keadaan dimana seseorang merasa terlindungi dari ancaman yang dapat mengganggu aset informasi mereka. Ketika terjadi tindak kejahatan, hal ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan pengguna terhadap layanan dompet digital. Oleh karena itu, aplikasi penyedia layanan dompet digital harus menyediakan tingkat keamanan yang praktis dan tidak membahayakan pengguna dalam setiap bentuk transaksi. Persepsi keamanan merupakan aspek penting dalam penggunaan dompet digital, dimana pengguna harus merasa terlindungi dari potensi ancaman terhadap informasi mereka. Jika terjadi tindak kejahatan, hal ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan terhadap layanan dompet digital, sehingga penting bagi bank atau aplikasi untuk memastikan keamanan yang praktis dan tidak membahayakan pengguna saat melakukan transaksi(Putra & Julianto, 2. Perlindungan data yang tersimpan merupakan persyaratan mutlak, karena setiap data memiliki nilai yang signifikan bagi pengguna, pembaca, maupun pemiliknya. Keamanan data adalah upaya untuk melindungi data dalam suatu sistem dari akses yang tidak sah, modifikasi, atau perusakan, serta melindungi sistem komputer dari penggunaan yang tidak diizinkan. Untuk mencegah penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak berwenang. diperlukan pengamanan yang efektif (Rahmad Surgawan & Susila, 2. 165 | Strategic: Journal of Management Sciences Tingkat kepercayaan dan rasa aman pengguna sangat mempengaruhi keputusan mereka untuk menggunakan suatu produk atau layanan. Ketika pengguna merasa bahwa sistem atau layanan yang mereka gunakan aman dan terlindungi dari ancaman, mereka cenderung lebih puas dan berkomitmen untuk terus menggunakan layanan dan jasa tersebut. Sebaliknya, jika ada kekhawatiran atau ketidakpastian mengenai keamanan pengguna mungkin menjadi ragu atau memilih untuk tidak menggunakan layanan tersebut. Oleh karena itu, menjaga persepsi keamanan yang positif merupakan kunci dalam meningkatkan keputusan penggunaan dikalangan Keputusan penggunaan Keputusan penggunaan juga termasuk proses integrasi yang mengombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih alternatif dan memilih salah satunya. Hasil dari proses ini adalah pilihan kognitif yang mencerminkan intensi perilaku. Intensi perilaku sendiri merupakan rencana untuk menjalankan satu atau lebih perilaku. METODE RISET Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi manajemen strata 1 (S. angkatan 2021-2024 universitas bina insan yang berjumlah 935 orang. Adapun dari jumlah 935 mahasiswa tersebut dilakukan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Isaac dan Michael yaitu sebagai berikut : = 93 sampel Berdasarkan perhitungan diatas, dapat disimpulkan bahwa jumlah sampel yang akan digunakan yaitu sebanyak 93 mahasiswa. Peneliti akan menyebarkan kuisioner kepada 93 mahasiswa prodi manajemen strata 1 (S. angkatan 2021-2024 universitas bina insan. Adapun dari jumlah sampel 93 mahasiswa, peneliti menentukan kriteria dalam pengambilan sampel yaitu Mahasiswa yang mempunyai aplikasi e-wallet (Dan. Sering melakukan transaksi menggunakan e-wallet (Dan. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Gambaram secara deskriptif mengenai jenis kelamin responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 4. 1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis kelamin Laki - Laki Perempuan Jumlah responden Persentase (%) 166 | Strategic: Journal of Management Sciences Total Sumber hasil olah data 2025 Dari tabel diatas menunjukkan bahwa responden yang menjawab kuisioner adalah Responden yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 26 orang atau sekitar 28% dan responden Perempuan sebanyak 67 orang atau sebesar 72%. Karakteristik responden berdasarkan angkatan Gambaran secara deskriptif mengenai Angkatan responden dapat dilihat pada tabel dibawah Tabel 4. 2 karakteristik responden berdasarkan angkatan Angkatan Jumlah responden Persentase (%) Angkatan 2021 Angkatan 2022 Angkatan 2023 Angkatan 2024 Total Sumber hasil olah data tahun 2025 39,8% 18,3% 20,4% 21,5% Dilihat dari data yang dihasilkan pada tabel diatas dapat dijelaskan bahwa responden berdasarkan Angkatan 2021 sebanyak 37 orang . ,8%). Angkatan 2022 sebanyak 17 orang {. ,3%). Angkatan 2023 sebanyak 19 orang . ,4%) dan Angkatan 2024 sebanyak 20 orang . ,5%). Output bootsrapping Literasi keuangan(X. Keputusan penggunaan(Y) Efisiensi(X. Keputusan penggunaan(Y) Persepsi keamanan(X. Keputusan Literasi keuangan(X. Efisiensi(X. Persepsi keamanan(X. Tabel 4. 2: Nilai output bootsrapping Original Sampel Standard Sampel Mean (M) Deviation . (STDEV) Values 167 | Strategic: Journal of Management Sciences Keputusan Sumber hasil olah data tahun 2025 Berdasarkan tabel diatas, dapat dilakukan pengujian hipotesis penelitian sebagai H1 : Berdasarkan hasil output bootsrapping diatas dapat dilihat bahwa literasi keuangan terhadap keputusan penggunaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa literasi keuangan dengan keputusan penggunaan memiliki nilai koefisien jalur estimasi sebesar 0. nilai tersbut tidak signifikan dibawah 5%, karena nilai t-statistiknya 0. 610 yang lebih kecil dari nilai t-tabel nilai standard deviation sebesar 0. 115, dan nilai p-values sebesar 0. p-values . lebih besar dari a = 5%. Oleh karena itu, literasi keuangan terhadap keputusan penggunaan tidak dapat diterima. H2 : Berdasarkan hasil output bootsrapping diatas dapat dilihat bahwa efisiensi terhadap keputusan penggunaan memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini didasarkan pada hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa efisiensi berpengaruh terhadap keputusan penggunaan dengan nilai koefisien jalur estimasi sebesar 0. nilai ini signifikan dibawah 5%, seperti ditunjukkan oleh nilai t-statistik sebesar 2. 866, yang lebih besar dari nilai t-tabel sebesar 1. nilai M sebesar 0. 453, standard deviation 0. 150, dan nilai PValues sebesar 0. nilai P-Values . lebih dari a = 5%. Oleh karena itu, efisiensi terhadap keputusan penggunaan dapat diterima. H3 : Berdasarkan hasil output bootsrapping diatas dapat dilihat bahwa Persepsi keamanan mempengaruhi keputusan penggunaan secara signifikan. Hal ini didasarkan pada hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa persepsi keamanan memiliki dampak pada keputusann penggunaan dengan nilai koefisien jalur sebesar 0. nilai ini signifikan dibawah 5% yang ditujukan oleh nilai t-statistik 2. nilai t-statistik ini lebih besar dari nilai t-tabel yang sebesar 1. niali M sebesar 0. 381, standar deviation 0. 141, dan nilai P nilai P . lebih kecil dari a = 5%, oleh karena itu persepsi keamanan terhadap keputusan penggunaan dapat diterima. H4 : Berdasarkan hasil output bootsrapping diatas dapat dilihat bahwa literasi keuangan, efisiensi, dan persepsi keamanan terhadap keputusan penggunaan memilliki pengaruh yang Hal ini didukung oleh hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki koefisien jalur estimasi sebesar 0. 225 dengan Tingkat signifikan dibawah 5%. Nili t-statistik yang diproleh adalah 2. 616, yang lebih besar dari nilai t-tabel nilai M adalah 0. 202, standar deviation 0. 086, dan P-Values . lebih kecil daripada a = 5%, karena itu, literasi keungan, efisiensi, dan persepsi keamanan terhadap keputusan penggunaan dapat diterima. KESIMPULAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh dari tiga variabel yaitu. Literasi keuangan, efisiensi dan persepsi keamanan terhadap keputusan penggunaan ewallet(Dan. menunjukkan hasil yang berbeda. Literasi keuangan tidak memberikan pengauruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan, hal ini menunjukkan bahwa tiingkat pemahaman pengguna tidak cukup kuat untuk langsung mempengaruhi keputusan mereka dalam 168 | Strategic: Journal of Management Sciences menggunakan suatu layanan. Sementara itu, efisiensi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusann penggunaan, ini mengindikasikan bahwa semakin efisien suatu layanan dalam kecepatan, kemudahan, dan efektivitas maka semakin besar kemungkinan pengguna memilih untuk menggunakan layanan tersebut. Selain itu, persepsi keamanan juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan, artinya semakin tinggi rasa aman yang dirasakan pengguna terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan transaksi, semakin besar kemungkinan mereka menggunakan layanan tersbut. Keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kepercayaan pengguna dan mempengaruhi cara mereka dalam membuat keputusan. Variabel literasi keungan, efisiensi, dan persepsi keamanan bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pengguna meskipun literasi keuangan tidak signifikan secara individu, ketika dipadukan dengan efisiensi dan persepsi keamanan variabel ini tetap memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas keputusan pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan pengguna dalam menggunakan layanan dipengaruhi oleh interaksi beberapa faktor, bukan hanya satu aspek saja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang menyeluruh dan terpadu dalam merancang strategi efektif untuk mendorong penggunaan layanan secara berkelanjutan. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih diberikan pada sejumlah pihak yang memberikan dukungan, baik salam ide pemikiran, dukungan semangat, maupunn bantuan teknis sehingga berkontribusi besar dalam kelancaran dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA