ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TEMPAT PERSALINAN PADA PASIEN HAMIL TRIMESTER i DI POLI RUMAH SAKIT PREMIER SURABAYA Dianita Primihastuti1*. Retty Nirmala Santiasari2. Erna Yuliana3 Program Studi D i Kebidanan STIKes William Booth Surabaya Program Studi S1 Keperawatan STIKes William Booth Surabaya ( Email: nita63186@gmail. ABSTRAK Latar belakang: jumlah pasien yang melahirkan di RS. Premier Surabaya dari April sampai Juni 2024 mengalami penurunan, hal ini berbanding terbalik dengan jumlah kunjungan pasien hamil di poli kandungan yang jumlahnya sangat banyak. Perencanaan yang adekuat mencakup pemilihan tempat bersalin yang tepat, yang melibatkan pe rtimbangan seperti kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga penolong, fasilitas yang dimiliki dan kemampuan pembiayaan, karena setiap klinik atau rumah sakit memiliki tarif yang berbeda. Sebab pemilihan tempat bersalin memberikan pengaruh terhadap keberhasilan proses persalinan serta perawatan yang diterima ibu baik selama persalinan hingga kelahiran bayi. Tujuan penelitian: mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan tempat persalinan pada pasien ibu hamil Trimester i di poli RS Premie r Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik, dengan sampel 65 orang dan diambil secara consecutive sampling. Data penelitian diperoleh dari hasil kuesioner dengan karakteristik re sponden . ekerjaan, pendidikan, penghasilan, jarak, pelayanan dokter, pelayanan perawat dan harg. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Kruskal wallis. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil dari faktor pe kerjaan ibu dengan nilai value p < 171, pendidikan ibu memiliki p > 0. 028, status ekonomi memiliki p > 0. 021, jarak memiliki p < 0. 155, pelayanan dokte r memiliki p < 0. 815, pelayanan pe rawat memiliki p < 660 dan harga memiliki p < 0. 001, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Diskusi: Pendidikan ibu, status ekonomi dan harga memiliki hubungan dengan pemilihan tempat Sedangkan pekerjaan ibu, jarak, pelayanan dokter dan pelayanan perawat tidak memiliki hubungan dengan pemilihan tempat persalinan. Kata Kunci: status ekonomi, jarak, pelayanan dokter, pelayanan perawat, harga, pemilihan tempat persalinan. ABSTRACT The number of patients giving birth at Premier Surabaya Hospital starting in April until June 2024 has decreased, this is inve rsely proportional to the very large number of visits by pregnant patients at obstetrical polyclinics. Adequate planning includes choosing the right birthing place, which involves considerations such as quality of service, availability of helpers, facilities available and financing capacity, because each clinic or hospital has different rate s. The reason for choosing a place to give birth has an influence on the smoothness of the birth process and the care the mothe r receives both during labor and birth of the baby. This research to determine the factors that influence the choice of place of delivery for pregnant women in the third trimester at the polyclinic of Premier Surabaya Hospital. This rese arch is a descriptive analytical study, with a sample of 65 people and taken by consecutive sampling. Research data was obtained from the results of a questionnaire with respondent characteristics . ccupation, education, income, distance, doctor service s, nurse services and price. Bivariate analysis was carried out using the Kruskal Wallis te st. the research shows that base d on the results of the maternal e mployment factor with a value of p < 0. 171, maternal education has p > 0. 028, economic status has p > 0. 021, distance has p < 0. 155, doctor se rvices have p < 0. 815, nurse service s have p < 0. 660 and price has p < 0. 001, which means H0 is rejected and Ha is accepte d. E ducation, economic status and price are related to the choice of place of delivery. Meanwhile, mothe r's occupation, distance, doctor's se rvice s and nurse 's services have no relationship with the choice of place of delive ry. Keywords: economic status, distance, doctor's services, nurse's services, price, choice of place of delivery PENDAHULUAN Persalinan pengeluaran hasil konsepsi . anin dan plasent. yang telah cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan me lalui jalan lahir atau me lalui jalan lain, de ngan bantuan atau tanpa bantuan . ekuatan sendir. (Manuaba, 2. Te mpat bersalin termasuk salah satu faktor yang dapat memengaruhi psikologis ibu Tempat yang paling ideal untuk persalinan adalah fasilitas kese hatan dengan perlengkapan dan tenaga yang siap menolong sewaktu-waktu te rjadi komplikasi persalinan. Perencanaan yang adekuat mencakup pemilihan te mpat bersalin yang tepat, yang melibatkan pertimbangan sepe rti kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga penolong, fasilitas pembiayaan, karena setiap klinik atau rumah sakit memiliki tarif yang berbeda (Pratiwi, 2. Dari studi pendahuluan yang dilakukan oleh pe neliti di Rumah Sakit Premier Surabaya pada bulan April sampai Juni 2024 di dapatkan penurunan jumlah pasien yang melahirkan, pada bulan April 2024 pasien yang melahirkan hanya 9 orang sedangkan pasien kunjungan ibu hamil trimester i di poli kandungan 68 orang, pada bulan Mei 2024 pasien yang melahirkan 14 orang sedangkan pasien kunjungan ibu hamil trimester i di poli kandungan 94 orang, dan pada bulan Juni 2024 pasien yang melahirkan 8 orang sedangkan pasien kunjungan ibu hamil trimester i di poli kandungan 70 orang. Menurut Arif . faktor yang mempengaruhi rencana pemilihan tempat persalinan pada pasien antara lain: peke rjaan, pendidikan, status ekonomi, akse s pelayanan kesehatan. Faktor faktor terse but Ande rson dengan teorinya AuendersonAos behavioral complete of health service utilitatinAoAo keputusan untuk menggunakan pelayanan kese hatan ada tiga komponen yaitu . komponen predisposisi yang terdiri dari jarak, usia, struktur sosial, dan kepe rcayaan kesehatan, . kompone n enabling . yang terdiri dari sumber daya keluarga . enghasilan keluarga, kemampuan membeli jasa pelayanan dan keikutsertaan dalam asuransi kesehata. kompone n enne ed merupakan komponen yang paling (Putri,2. Dampak ibu yang me lahirkan di tempat yang berbeda dengan tempat kunjungan ANC mungkin me ngalami kesulitan dalam mendapatkan perawatan yang konsisten, sehingga terputusnya riwayat rekam medis pasien. Dampak bagi rumah sakit yaitu menurunnya jumlah pasie n kese njangan angka Nursing Hours Pe r Patie nt Day (NHPPD). Menurut Mariyani . digital marketing adalah sebuah teknik untuk memasarkan atau me mpromosikan jasa, brand atau produk, menggunakan media digital atau media yang terpublikasi di dalam internet. Me mbuat paket persalinan dengan harga yang terjangkau diharapkan bisa menarik minat pasien untuk Selain itu bekerja sama dengan jaminan kesehatan nasional menjadi penting dan berpengaruh secara signifikan dalam peningkatan kunjungan rumah sakit (Nursholihah,dkk,2. Untuk memberikan kualitas pelayanan yang baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen bisa dengan memberi pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelayanan antara lain de ngan belajar cara menyambut pasien berbicara dan memberikan informasi se cara detail (Mirayani, dkk. Data umum meliputi karakteristik responden meliputi usia, pekerjaan suami, pendidikan suami, ke pemilikan asuransi non BPJS, dan kehamilan ke berapa. Tabe l 1. Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Karakteristik 65 Responde n di Poli RS Premier Surabaya. Oktobe rDese mber 2024. Usia >35 Pekerjaan Suami Tidak Be ke rja Pe gawai Swasta Pe gawai Ne ge ri Wiraswasta Pendidikan Suami SMA Diploma Sarjana Pascasarjana Kepemilikan Asuransi Non BPJS Punya Tidak Punya Kehamilan ke: Ou3 METODE PENELITIAN Penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan melakukan survei dengan kuesioner pada 65 re sponden. Kuesioner yang dibe rikan te rdiri dari daftar pertanyaan tertutup menggunakan skala likert. Pengambilan consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan analisi bivariat mengunakan uji Kruskal Peneltiian ini lolos uji etik oleh Komite E tik Stikes William Booth dengan nomor surat No. 49/STIKES-WB/ETIKRPL3/IX/2024 dan oleh Komite E tik RS. Premier Surabaya dengan nomor surat No. 12/RSPS/KE RS/X/2024. Pada tabel 5. 1 menunjukkan bahwa dari 65 responden hampir seluruhnya berumur 20-35 tahun sebanyak 61 orang . 8%), suami sebagian besar bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 34 . 3%), sebagian besar suami memiliki riwayat pendidikan Sarjana sebanyak 41 orang . 1%), sebagian besar ibu tidak memiliki asuransi swasta/non BPJS sebanyak 38 orang . 5%), dan sebagian besar ibu merupakan kehamilan ke -1 sebanyak 34 orang . 3%). Frekuensi (%) RUMUSAN MASALAH Sesuai latar belakang dan fe nomena yang dipaparkan sebelumnya, maka rumusan masalah dalam pene litian ini Auanalisis faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pemilihan te mpat persalinan pada pasien hamil trimester i di Poli Rumah Sakit Premier Surabaya?Ay. Karakteristik Responden Data Khusus Data khusus meliputi faktor faktor yang Pekerjaan Ibu HASIL PENELITIAN Data Umum Tabel 5. 2 Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Peke rjaan Ibu pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-Desember 2024. Ibu Rumah Tangga Pe gawai Swasta Pe gawai Ne ge ri Wiraswasta Total Frekuensi (F) Persentase (%) Kategori SMA Diploma Sarjana Pascasarjana Total Kategori Kurang Baik Baik Total Indikator Pelayanan Dokter Tabe l 5. 6 Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Indikator Pelayanan Dokter pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-De sember 2024. Pada tabel 5. 6 menunjukkan bahwa dari seluruhnya berpendapat pelayanan dokter sudah baik sebanyak 63 orang 96. 9(%). Indikator Pelayanan Perawat Tabe l 5. 7 Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Indikator Pelayanan Perawat pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-De sember 2024. Kategori Kurang Baik Baik Total Status E konomi No. Persentase (%) Pada tabel 5. 5 menunjukkan bahwa berpendapat jarak dari rumah ke rumah sakit kurang baik didapatkan sebanyak 33 orang . 8%). Frekuensi (F) Kategori No. Pada tabel 5. 3 menunjukkan bahwa dari responden sebagian besar ibu memiliki riwayat pendidikan Sarjana sebanyak 37 orang . 9%). Frekuensi Persentase (F) (%) Frekuensi Persentase (F) (%) Ou Rp. >Rp. 000Ae > Rp. - 8. >Rp. - 6. O Rp. Total No. Indikator Jarak Tabe l 5. 5 Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Indikator Jarak pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-Desember 2024. No. Pendidikan Ibu Tabel 5. Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pendidikan Ibu pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-Desember 2024. Pada tabel 5. 2 menunjukkan bahwa dari re sponden ibu sebagian besar be kerja sebagai pegawai swasta sebanyak 34 orang . 3%). Kategori Tabe l 5. 4 Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Total Pe nghasilan pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-Desember 2024. Pada tabel 5. 4 menunjukkan bahwa dari responden hampir setengahnya Ou Rp. 000 sebanyak 31 pasangan . 7%). Frekuensi (F) Persentase (%) No Kategori Kurang Baik Total Frekuensi (F) Status e konomi Persentase (%) Jarak No. Frekuensi (F) Kurang Baik Total Persentase (%) Pemilihan Tempat Persalinan Tabel 5. 9 Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemilihan Te mpat Persalinan pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-Dese mber No. Kategori Di RS. Pre mie r Di Luar Total Frekuensi (F) Persentase (%) Data Uji Kruskal Wallis Tabel 5. 11 Analisis Faktor yang berhubungan dengan pemilihan te mpat persalinan di RS. Premier Surabaya Faktor Pe ke rjaan ibu P<0. Interpretasi Tidak Be rhubungan Be rhubungan p>0. Pe ndidikan Nilai p Pada tabel 5. 9 menunjukkan bahwa dari 65 responden didapatkan Sebagian besar memilih persalinan di RS. Pre mier sebanyak 38 orang . 5%). Pada tabel 5. 8 menunjukkan bahwa dari 65 responden didapatkan Sebagian besar berpendapat kategori harga baik sebanyak 34 orang . 3%). p>0. PEMBAHASAN Hubungan Antara Pekerjaan Ibu dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan faktor pekerjaan responden pada tabel 5. 2 di dapatkan 65 responden yang paling banyak adalah pegawai swasta. Pada tabel 5. menunjukkan p<0. 171 yang artinya tidak terdapat hubungan antara faktor pekerjaan ibu dengan pemilihan tempat persalinan. Pekerjaan swasta adalah seseorang yang bekerja di perusahaan bukan milik peme rintah, dimana perusahaan tempat perse orangan atau organisasi. Hal ini sejalan dengan penelitian Arif,dkk . di lampung yang juga menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dan pemilihan tempat persalinan, yang disebabkan karena peserta yang menjadi responden adalah peserta program JKN. Selain itu Sudarsana . dalam pene litian Syahnita . menyatakan bahwa pekerjaan yang layak tentu berdampak terhadap penghasilan atau Wulandari . mengatakan bahwa bekerja di sektor formal memiliki kemungkinan lebih besar kese hatan dibandingkan bekerja di sektor Menurut pendapat peneliti antara fakta dan teori tidak ada kesenjangan meskipun berprofesi sebagai pegawai swasta namun memiliki asuransi yang Kategori P<0. Keterangan: Uji Kruskal Wallis, p =0. Indikator Harga Tabel 5. Data Distribusi Frekuensi Berdasarkan Indikator Harga pada 65 Responden di Poli RS Premier Surabaya. Oktober-Desember 2024. P<0. Tidak Be rhubungan Tidak Be rhubungan Tidak Be rhubungan Be rhubungan Be rhubungan P<0. Pe layanan Dokte r Pe layanan Pe rawat Harga Pada tabel 5. 7 bahwa dari 65 re sponden didapatkan hampir seluruhnya berpendapat pelayanan perawat sudah baik sebanyak 60 orang . 3%). P>0. dijamin oleh perusahaannya membuat ibu le bih memilih persalinan di RS. Pre mier Surabaya, sedangkan yang tidak memiliki asuransi lebih memilih tempat persalinan yang kerja sama dengan JKN atau BPJS. Selain itu ibu de ngan pekerjaan yang layak juga memiliki pendapatan yang sendiri mengenai rumah sakit dan RS. Premier merupakan RS. Swasta di Surabaya yang telah terakreditasi internasional JCI dan sehingga responden bisa memilih RS. Swasta yang baik. Se lain itu pendidikan yang tinggi memiliki kesadaran akan kese hatan lebih tinggi dan mudah mene rima informasi, pendidikan yang tinggi juga akan memiliki pekerjaan yang Hubungan Antara Status Ekonomi dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan faktor penghasilan responde n pada tabel 5. 4 hampir setengahnya OuRp. 000 dan pada tabel 5. didapatkan P>0. 021 yang berarti ada hubungan antara pe nghasilan dengan pemilihan tempat persalinan. Status ekonomi yang diukur melalui pendapatan adalah se luruh penghasilan anggota keluarga di hitung dalam periode satu bulan (Arief, 2. Penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Aisyah . yang menyatakan tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan pemilihan tempat persalinan. Namun hal ini sejalan dengan penilitian Arief,dkk . di Lampung, dan dengan penelitian oleh Syahnita . telah melaporkan bahwa semakin tinggi pendapatan maka semakin besar kecenderungan untuk memilih pelayanan pe rsalinan di swasta, meskipun demikian masih terdapat responden pendapatan tinggi yang memilih pelayanan di pemerintah, hal ini dapat disebabkan oleh faktor pendidikan. Wulandari . me ngatakan menurut status ekonomi, tampak adanya hubungan positif antara kepemilikan asuransi kese hatan dengan status kekayaan. Artinya, rumah tangga paling miskin memiliki kemungkinan paling rendah untuk memiliki asuransi kesehatan dibandingkan tingkat ekonomi lainnya. Hasil ini menekankan pentingnya Hubungan Antara Pendidikan Ibu dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan faktor pendidikan responden pada tabel 5. 3 di dapatkan 65 responden yang paling banyak adalah sarjana. Pada pada tabel 5. 11 menunjukkan p>0. yang berarti ada hubungan antara pendidikan ibu dengan pemilihan te mpat Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Situmorang,dkk . bahwa pendidikan sangat berhubungan dengan pemikiran seseorang untuk menentukan apa yang terbaik untuk kesehatan dirinya karena sudah lebih banyak mendapatkan Se lain itu ibu yang menyadari adanya faktor resiko dalam kehamilan dan pe rsalinannya, atau dari pe rsalinan memperhatikan atau berusaha memahami le bih baik setiap informasi kese hatan kehamilan dan persalinan yang aman (Dia,2. Menurut pe neliti kesenjangan antara teori dan fakta bahwa pengetahuan ibu memperngaruhi te mpat re seponden memilih melahirkan di RS. Premier karena alasan kehamilannya beresiko sehingga memilih melakukan persalinan di RS. Premier karena memiliki sarana dan prasarana yang Selain itu responden yang hampir seluruhnya berpendidikan Sarjana, saat ini juga bisa mencari informasi memperhatikan rumah tangga dengan tingkat ekonomi rendah, karena mereka kemungkinan besar mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan yang Sedangkan ibu hamil dengan pendapatan keluarga kurang lebih banyak memilih penolong persalinan ke te naga kesehatan pemerintah di karenakan pendapatan keluarga yang kurang dan biaya persalinan yang murah serta pembayaran yang bisa dilakukan dengan membuat jampersal (Jaminan Persalina. untuk memudahkan responden dengan pendapatannya yang kurang sehingga bisa membantu biaya untuk persalinan (Andini, 2. Menurut pe neliti kesenjangan antara fakta dan teori, sebagian besar responden yang memiliki total penghasilan diatas UMR Surabaya dan termasuk kate gori pendapatan tinggi sehingga memilih untuk melakukan persalinan di RS. Premier Surabaya. Selain itu pasien de ngan pendapatan yang tinggi dan memiliki asuransi swasta karena responden mampu membayar premi asuransi kese hatannya. Hubungan Antara Jarak dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Berdasarkan tabel 5. 5 dapat dilihat bahwa dari keseluruhan karakteristik jarak sebagian besar berpendapat jarak rumah ke rumah sakit kategori kurang baik dan pada tabel 5. 11 didapatkan p value 155 yang berarti tidak ada hubungan antara jarak dengan pemilihan te mpat persalinan. Hal ini tidak se suai dengan pene litian Hidayah . yang mengatakan bahwa pemilihan tempat persalinan, karena ibu dengan akses ke fasilitas yang mudah cenderung memilih bersalin di fasilitas kesehatan sedangkan sebaliknya ibu dengan akses ke fasilitas yang sulit cenderung memilih bersalin di non fasilitas kesehatan. Menurut teori Notoatmodjo . dalam pene litian Arie f . yang menyatakan bahwa akse s ke fasilitas ke se hatan adalah salah satu faktor enabling yang berpengaruh kese hatan. Ketersediaan dan kemudahan menjangkau tempat pelayanan, akse s, keterjangkauan didasarkan atas persepsi jarak dan ada tidaknya kendaraan pribadi maupun umum untuk mencapai sarana kese hatan terdekat. Dalam Peneitian Antariska . mengatakan bahwa minat melahirkan le bih rendah pada tempat yang sulit dijangkau karena jarak tinggal yang cukup jauh dari fasilitas kese hatan, kesulitan mendapat alat transportasi umum, dan tidak punya mendatangi fasilitas ke sehatan. Jarak yang jauh juga membuat waktu tempuh menjadi lebih lama dan biaya transportasi jadi lebih tinggi (Dia,2. Menurut peneliti, ada kesenjangan antara fakta dan teori karena meskipun jarak re sponden dengan rumah sakit jauh dan sulit di capai dengan transportasi umum namun askes jalan yang tidak rusak dan saat ini sudah te rdapat kemudahan sarana transportasi lain transportasi online yang sudah bisa diakse s di seluruh kota di Indonesia Selain itu dapat dilihat bahwa sebagian besar responden yang memiliki pendapatan tinggi sehingga pasti memiliki kendaraan pribadi. Hubungan Antara Pelayanan Dokter dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Berdasarkan tabel 5. 6 dapat dilihat bahwa dari keseluruhan karakteristik pelayanan dokter hampir se luruhnya berpendapat kategori pelayanan dokter sudah baik dan pada tabel 5. 11 didapatkan p value sebesar 0. 815 yang berari tidak ada hubungan antara pelayanan dokter dengan pemilihan tempat persalinan. Hal ini tidak se suai dengan teori Paulu . ,2. menyatakan terdapat hubungan antara pelayanan dokter dan Puskesmas Tanwangko, dimana pelayanan dokter dinilai sudah baik karena dokter memberikan pelayanan yang ramah, sopan, berpenampilan baik, bersih dan rapi dan menjelaskan dengan jelas tentang kemampuan dalam menangani penyakit Namun hal ini sesuai de ngan Fauziah menyatakan tidak terdapat hubungan antara pelayanan dokter dan pemilihan te mpat persalinan. Kepuasan akan pelayanan dokter yang diterima tidak menjadi garansi bahwa pasien ingin ditangani dan melahirkan dengan dokter yang bersangkutan. Variabel lain yang menjadi pertimbangan selain pelayanan dokter yaitu harga. Komunikasi dokterpasien yang baik berpotensi membantu mengatur emosi pasien menjadi lebih baik, memudahkan pemahaman informasi medis, dan memungkinkan menjadi lebih baik dalam ide ntifikasi kebutuhan, persepsi, dan harapan pasien. Pasien yang memiliki komunikasi yang baik dengan dokter, lebih mungkin untuk puas dengan pelayanan mereka (Hitawala,e t. ,2. Tingginya persaingan antar rumah sakit swasta membuat pelayanan dokter yang baik merupakan se buah pelayanan utama yang perlu ditingkatkan. Menurut asumsi peneliti tidak ada kesenjangan antara teori dan fakta karena banyaknya persaingan rumah sakit swasta di Surabaya, dimana 1 dokter praktek di 3 rumah sakit yang berbeda, sehingga ibu memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan persalinan di rumah sakit luar namun dengan dokter yang sama. Hubungan Antara Pelayanan Perawat dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Berdasarkan tabel 5. 7 dapat dilihat bahwa dari kese luruhan karakte ristik pelayanan perawat sebagian besar re sponden berpendapat sudah baik dan pada tabel 5. 11 didapatkan p value 660 yang berarti tidak ada hubungan antara pelayanan pe rawat dengan pemilihan tempat persalinan. Hal ini sejalan dengan penilitian Aisyah . bahwa tidak ada hubungan antara pelayanan petugas kesehatan dengan pemilihan tempat persalinan. Juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Fauziah . di RSIA Kemang Medical Care bahwa pasien ibu hamil dirumah sakit tidak dipengaruhi ole h bagusnya produk/pelayanan di rumah Penelitian Anggraini . juga menyatakan hasil tidak ada hubungan bermakna antara kualitas pelayanan kese hatan dengan pemilihan tempat bersalin, karena disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya sebagian besar Suku Jawa dimana sistem kekerabatan antar tetangga sangat dekat sehingga dalam pengambilan keputusan lebih didasarkan pada rekomendasi dari tetangga ataupun orang yang dituakan di lingkungan mere ka. Menurut kese njangan antara fakta dan teori, karena sebagian besar pasien merasa pelayanan perawat sudah baik dan merasa puas sehingga memilih untuk melakukan persalinan di RS. Premier Surabaya. Pasie n juga merasa se lain itu juga karena rekomendasi dari teman, kerabat atau influenser di media social juga mempengaruhi pasien dalam memutuskan tempat persalinan. Hubungan Antara Harga dengan Pemilihan Tempat Persalinan di RS Premier Surabaya Berdasarkan tabel 5. 8 dapat dilihat bahwa dari keseluruhan karakteristik harga hampir seluruhnya berpendapat kategori harga sudah baik/sesuai dan pada 11 didapatkan p value sebesar >0. 001 yang berarti ada hubungan antara Hal ini se suai dengan penelitian Sari . di Banten yang juga mengatakan harga/biaya persalinan dengan pemilihan tempat Selain itu juga sesuai dengan pene litian Nurlia . dalam Astarika . bahwa ada hubungan antara harga dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan di RS Islam Faisal Makassar. Astarika . dalam penelitiannya menyatakan ada hubungan antara harga dan minat dalam pemilihan te mpat persalinan karena pasien menyatakan tarif di RSAU kurang terjangkau disebabkan dengan rumah sakit yang tipenya tidak sama dimana harga yang ditawarkan lebih te rjangkau. Persalinan kesehatan seperti rumah sakit atau klinik biasanya memerlukan biaya yang cukup besar, terutama jika melibatkan prosedur medis khusus sepe rti operasi caesar atau layanan intensif bagi ibu dan bayi. Keluarga dengan pendapatan tinggi, biaya ini mungkin dapat dijangkau dan tidak menjadi masalah. Namun, bagi keluarga dengan pendapatan rendah, biaya tersebut bisa menjadi hambatan signifikan yang mempertimbangkan opsi persalinan yang le bih terjangkau. Selain itu ketersediaan program subsidi atau asuransi kese hatan yang mencakup biaya persalinan dapat memengaruhi keputusan keluarga dalam me milih penolong persalinan (Sari,2. Menurut pene liti antara fakta dan te ori tidak ada kesenjangan, dimana sebagian besar responden yang me milih melahirkan di RS Premier Surabaya baik/sesuai, selain itu juga karena faktor kepemilikan asuransi sehingga membuat pasien merasa lebih ringan untuk Ada hubungan antara faktor status e konomi dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil Trimester i di RS. Premier Surabaya. Tidak ada hubungan antara faktor jarak dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil Trimester i di RS. Premier Surabaya Tidak ada hubungan antara faktor pelayanan dokter dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil Trimeste r i di RS. Premier Surabaya. Tidak ada hubungan antara faktor pelayanan perawat dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil Trimeste r i di RS. Premier Surabaya. Ada hubungan antara faktor harga dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil Trimester i di RS. Premier Surabaya. KESIMPULAN Tidak ada hubungan antara faktor pekerjaan dengan pemilihan te mpat persalinan pada ibu hamil Trimester i di RS. Premier Surabaya. Ada pendidikan dengan pemilihan te mpat persalinan pada ibu hamil Trimester i di RS. Premier Surabaya Saran Bagi Institusi Pendidikan diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang faktor yang pe milihan persalinan pada ibu hamil trimester i. Selain itu diharapkan bagi institusi pendidikan STIKes William Booth Surabaya mahasiswa untuk mencari bahan referensi di perpustakaan. Selain itu agar bisa dimasukkan ke materi keperawatan mate rnitas tentang pemilihan tempat persalinan sehingga bisa membantu pasie n dalam untuk menentukan tempat persalinan yang tepat. Bagi Rumah Sakit diharapkan dapat menjadi masukan untuk rumah sakit Premier Surabaya, agar dapat meningkatkan pe ngetahuan perawat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan tempat persalinan. Dan menambah mitra ke rja sama dengan berbagai asuransi, me ningkatkan kualitas dari segi pelayanan, harga dengan memberikan harga promo atau bundling sehingga mampu menarik minat dan melahirkan di RS Premier Surabaya. Bagi Peneliti Selanjutnya Diharapkan pene litian selanjutnya dapat memperdalam kembali faktor-faktor te mpat Dengan harapan semakin banyak faktor-faktor yang diteliti tentang pemilihan tempat persalinan pada pada ibu hamil semakin banyak pula infomasi yang kita dapat sehingga dapat meningkatkan pula kualitas untuk membantu persalinan. Diterbitkan. Institut Kesehatan Helvetia:Medan Arnaz,dkk. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Persalinan Di Fasilitas Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Tumbang Mahuroi Kabupaten Gunung Mas. Ay Health Research Journal of Indonesia. (HRJI) :165-168 Astarika,dkk. AuPengaruh Faktor Bauran Pemasaran Dan Karakteristik Pasien Antenatal Care (ANC) Terhadap Minat Melahirkan Di RSAU Dr. Esnawan Antariksa Pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021. Ay Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia. :156-165 Gayatri,dkk. AuEdukasi Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu. Ay Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. : 327-332 Gustina,Irwanti. AuPenyuluhan Kesehatan Pada Ibu Hamil Tentang Mempersiapkan Kehamilan Dan Persalinan Di Tengah Pandemi Covid-19. Ay Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita. :45-55 Gborgbortsi,et. AuDistance is Aua big problemAy: a geographic analysis of reported and modelled proximity to maternal health in Ghana. BMC Pregnancy Childbirth. 22:672 Hakim,dkk. Ay Faktor yang Mempengaruhi Rencana Pemilihan Tempat Persalinan pada Pasien Peserta JKN di Poliklinik Kandungan Kebidanan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar DAFTAR PUSTAKA