PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF IPA SISWA KELAS Vi DI SMP NURUL IMAN DEPOK Nina Wisesa1*. Martua Ferry Siburian2. Deni Nasir Ahmad3. Yulian Dinihari4 1,2,3,4 Universitas Indraprasta PGRI. Jakarta *Email korespondensi: ninawisesa469@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kepercayaan Diri terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas Vi di SMP Nurul Imam Depok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif survey korelasional. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 30 siswa kelas Vi DI smp Nurul Iman Depok dengan menggunkan teknik sampling proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes essay dang angket. Uji persyaratan analasis data dilakukan dengan uji normalitas menggunakan Chi-Kuadrat yang diketahui variabel Y (Kemampuab Berpikir Kreatif IPA) berdistribusi normal, namun variabel X (Kepercayaan Dir. berdistribusi normal. Uji Linearitas diperoleh model regresi data adalah refresi linear. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan didapat yc!"#$%& sebesar . dan yc#'()* pada taraf signifikan 5% atau . untuk uji satu pihak yc#'()* sebesar 2,03. Karena yc!"#$%& . > yc#'()* . maka ya, diterima. Dengan demikian hasil uji hipotesis yaitu terdapat pengaruh positif yang signifikan antara Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPA siswa. Dalam Uji Keberartian Regresi diketahui bahwa ya!"#$%& . > ya#'()* . , maka ya, diterima. Artinya tidak terdapat pengaruh yang bearti/signifikan Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPA. Kata kunci: Kepercayaan Diri. Kemampuan Berpikir Kreatif IPA. SMP. PENDAHULUAN Pendidikan sains, khususnya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir kritis, logis, dan kreatif siswa di tingkat sekolah Kemampuan berpikir kreatif menjadi salah satu keterampilan abad 21 yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi kompleksitas permasalahan kehidupan seharihari. Namun, keterampilan ini tidak hanya ditentukan oleh strategi pembelajaran, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis siswa, terutama kepercayaan diri. Siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi cenderung berani mengemukakan ide, melakukan eksplorasi gagasan, dan berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas, sehingga kreativitas mereka berkembang lebih optimal. Berbagai penelitian mendukung hubungan tersebut, seperti Suciati . yang menegaskan pentingnya selfconfidence dalam membangun motivasi dan keberanian belajar, serta Ika . yang menemukan bahwa siswa dengan rasa percaya diri tinggi lebih mampu mengembangkan solusi kreatif. Selain itu, penelitian Ghufron dkk. , . menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan kreativitas dengan memperkuat rasa percaya diri siswa. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa kepercayaan diri memiliki peran strategis dalam mendorong kemampuan berpikir kreatif siswa, terutama dalam pembelajaran IPA yang menuntut eksplorasi dan pemecahan masalah. Meskipun sejumlah penelitian telah mengkaji keterkaitan kepercayaan diri dengan prestasi akademik dan kreativitas secara umum, kajian yang secara khusus menyoroti pengaruh kepercayaan diri terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA di tingkat SMP, terutama di sekolah swasta, masih relatif terbatas. Hal inilah yang menjadi kebaruan penelitian ini, yaitu menekankan pada dimensi psikologis siswa yang dihubungkan langsung dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam konteks pembelajaran IPA. Permasalahan yang diangkat adalah masih rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa yang diduga berkaitan dengan kurangnya rasa percaya diri, sehingga diajukan hipotesis bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kepercayaan diri dengan kemampuan berpikir kreatif IPA. Penelitian ini berupaya memberikan kontribusi ilmiah sekaligus rekomendasi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga penguatan aspek psikologis siswa. Dengan demikian, tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana kepercayaan diri berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas Vi di SMP Nurul Iman Depok, sekaligus memperkaya literatur mengenai faktor-faktor psikologis dalam pendidikan METODE PENELITIAN Desain penelitian survei korelasional yaitu mencari hubungan atau pengaruh antara dua variabel, yaitu variabel indenpenden . dan variabel dependen . Dengan demikian, desain penelitian digambarkan sebagai berikut: Desain Penelitian: Keterangan: : Kepercayaan Diri : Kemampuan Berpikir Kreatif IPA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vi SMP Nurul Iman Depok pada tahun ajaran 2024/2025. Dari populasi tersebut, peneliti menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan bahwa siswa kelas Vi telah mendapatkan materi IPA yang relevan dengan indikator kemampuan berpikir kreatif. Sampel penelitian terdiri atas sejumlah siswa yang dipilih dari beberapa kelas, sehingga dapat merepresentasikan karakteristik populasi secara memadai. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kepercayaan diri siswa, sedangkan variabel terikat adalah kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran IPA. Data mengenai kepercayaan diri diperoleh melalui angket yang telah divalidasi, sementara data mengenai kemampuan berpikir kreatif dikumpulkan melalui tes berbasis soal uraian yang dirancang sesuai indikator kreativitas berpikir ilmiah. Selain itu, data pendukung juga dihimpun melalui observasi untuk melihat keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, bahan penelitian ini mencakup populasi, teknik pengambilan sampel, instrumen angket dan tes, serta prosedur pengumpulan data yang mendukung analisis hubungan antarvariabel secara komprehensif. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada penelitian ini terdapat dua variabel yang diteliti, yaitu Kepercayaan Diri (Variabel X) dan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA (Variabel Y). Data Kemampuan Berpikir Kreatif IPA siswa diperoleh dari 12 butir soal essay . yang valid yang telah diberikan kepada siswa kelas Vi SMP Nurul Iman. Adapun data yang diperoleh adalah sebagai berikut: Tabel 1. Frekuensi Kemampuan Berpikir Kreatif IPA Interval Tepi 75 Ae 78 79 Ae 82 83 Ae 86 87 Ae 90 91 Ae 94 95 Ae 98 Bawah Oc yeNyeO Atas Nilai Tengah . eoyeO) yeNyeO. yeoyeO Oe yeoI eoya Oe yeoI)ya -11,46 -7,46 -3,46 0,54 4,54 8,54 131,3316 55,6516 11,9716 0,2916 20,6116 72,9316 yeNyeO . eoyeO Oe yeoI)ya 262,6632 222,6064 71,8296 2,0412 123,6696 364,658 047,468 Gambar 1. Histogram dan Poligon Kemampuan Berpikir Kreatif IPA Data Kepercayaan Diri diperoleh dari kuesioner angket yang terdiri dari 40 butir pernyataan yang valid dan telah diberikan kepada siswa kelas Vi SMP Nurul Iman. Adapun data yang diperoleh adalah sebagai berikut: Tabel 2. Frekuensi Kepercayaan Diri Interval Tepi Bawah Oc yeNyeO Atas Nilai Tengah . eoyeO) yeNyeO. yeoyeO yeoyeO Oe yeoI . eoyeO Oe yeoI)ya yeNyeO . eoyeO Oe yeoI) 56718,75 21170,25 23562,25 Gambar 2. Histogram dan Poligon Kepercayaan Diri Uji Normalitas Uji Chi-Kuadrat dilakukan karena jumlah sampel dalam penelitian . = . yaitu Uji normalitas dengan Chi- Kuadrat cocok untuk n besar . > . , jika n = 30, uji normalitas disarankan dilakukan dengan uji Chi-Kuadrat untuk data kelompok. Dengan kriteria: Jika ycu2 Eaycnycycycuyci > ycu2 ycycaycayceyco, artinya ya0 ditolak . ata tidak berdistribusi norma. Jika ycu2 Eaycnycycycuyci . ,8. < ycu2 ycycaycayceyco . , artinya ya0 ditolak . ata berdistribusi Tabel 3. Perhitungan Chi-Kuadrat Kemampuan Berpikir Kreatif IPA yeNyeO 75 - 78 79 - 82 Tepi Kelas Z-Score -2,2 Nilai Tab 0,0871 csyeO) yayeO yeNyeO Oe yeNyeI A yeNyeI 0,4129 -1,58 0,4429 0,0571 -0,91 0,3186 0,1814 -0,3558 10,674 10,4866 -0,1243 -3,729 2,6563 83 - 86 87 - 90 91 - 94 -0,25 0,0987 0,4013 0,42 0,1628 0,3372 95 - 98 1,09 1,76 0,2764 6,597 -5,6875 0,0641 1,923 1,7171 0,1993 5,979 -4,9755 -0,0857 -2,571 0,6262 ycU2hitun 4,8233 0,1379 0,3621 0,2199 0,2236 Jika ycu2Eaycnycycycuyci > ycu2ycycaycayceyco, artinya ya0 ditolak . ata tidak berdistribusi norma. Jika ycu2Eaycnycycycuyci . ,2. < ycu2ycycaycayceyco . , artinya ya0 ditolak . ata berdistribusi Tabel 4. Perhitungan Chi-Kuadrat Kepercayaan Diri yeNyeO Tepi Kelas Z-Score Nilai Tabel csyeO) 0,81 0,2910 0,2090 0,87 0,3078 0,1922 0,94 0,3264 0,1736 1,00 0,3413 0,1587 1,06 0,3534 0,1466 1,12 0,3686 0,1314 1,18 0,381 0,119 yeNyeI yeNyeO Oe yeNyeI A yeNyeI 0,0168 0,504 0,2540 0,0186 0,558 0,3114 0,0149 0,447 0,1998 0,0121 0,363 0,1318 0,0152 0,456 0,2079 0,0124 0,372 0,1384 ycU2hitung 1,2433 Analisis Regresi Sederhana Tabel 5. Perhitungan JKEi Kelas ycUya OcycUyeO OcycUyeOya 0,67 97,67 Karena nilai yaEaycnycycycug . < yaycycaycayceyco . sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi data adalah berpola linear. Adapun Ringkasan ANOVA variabel X dan Y disajikan pada table berikut: Tabel 6. Hasil Ringkasan ANOVA Sumber Varians (SV) Total Regresi . Regresi . Residu Tuna Cocok Kesalahan . Karena yaIyayayaya yaya < yaIyayaoyauyayau Jumlah Rerata Jumlah yayeiyeCyeEyeIyes Kuadrat (JK) Kuadrat (RJK) 28,5417 28,5417 3,92 1054,46 37,66 956,79 47,84 97,67 12,21 , maka model regresi data berpola linear yayeOyeOyeiyenyea 3,15 Hasil Uji Hipotesis yaycuO yuUyc O 0: tidak terdapat hubungan yang positif antara Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPA ya1O yuUyc > 0: terdapat hubungan yang positif antara Kepercayaan Diri dengan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA Kriteria pengujian ya0 ditolak apabila ycEaycnycycycug > ycycycaycayceyco ya0 ditolak apabila ycEaycnycycycug < ycycycaycayceyco Hasil perhitungan ycEaycnycycycug diperoleh kontribusi Kepercayaan Diri dengan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA sebesar ycEaycnycycycug 0,074. Berdasarkan taraf signifikan 5% dk = 30 diperoleh ycycycaycayceyco 2,03. Oleh karena itu, ycEaycnycycycug . < ycycycaycayceyco . maka ya0 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Kepercayaan Diri dengan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA. Karena F_hitung. > F table . , maka H_I diterima. Artinya, tidak terdapat pengaruh yang berarti/signifikan antara Kepercayaan diri dan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA. Berdasarkan hasil analisis data diatas, penelitian menyatakan bahwa Kepercayaan Diri memiliki pengaruh yang berarti/signitifikan terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPA. Demikian, siswa yang memiliki Kepercayaan Diri yang baik dan kuat dalam dirinya, maka akan mempengaruhi Kemampuan Berpikir Kreatif IPAnya Hal ini sejalan dengan penelitian (Kusdinar dkk. , 2. yang berpendapat bahwa dalam proses membuktikan suatu permasalahan, diperlukan kemampuan siswa mulai dari merumuskan ide awal dan menyusun strategi penyelesaian. Dalam menyelesaikan soal IPA khususnya materi sistem pernapasan yang berbasis indikator kemampuan berpikir kreatif IPA, para siswa tentunya harus terbiasa untuk selalu berusaha memperbaiki kinerjanya dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa mampu terbiasa dan mampu menyelesaikan dengan tepat. Hal tersebut juga sejalan dengan pendapat Hendriana dalam (Pratiwi dkk. , 2. bahwa motivasi untuk mencapai keberhasilan dipengaruhi oleh Kepercayaan Diri karena dengan tingginya Kepercayaan Diri maka siswa akan lebih percaya terhadap kemampuan dirinya sendiri dan akan memperkuat semangat untuk menyelesaikan pekerjaannya. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa dapat terdapat pengaruh positif kepercayaan diri terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas Vi di SMP Nurul Iman Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji hipotesis menggunakan uji t dari hasil perhitungan diperoleh nilai ycEaycnycycycug . < ycycycaycayceyco . , maka ya0 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signitifikasi antara Kepercayaan Diri (X) dengan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA (Y). Hasil dari perhitungan persamaan linear menunjukkan bahwaY C= 88,03 0,09X Cmenunjukan bahwa Kemampuan Berpikir Kreatif IPA siswa sangat tinggi karena adanya Kepercayaan Diri yang tinggi. Selain itu, berdasarkan uji keberartian koefisien regresi diperoleh niali F_hitung. > F_tabel. , maka H_0diterima. koefisien determinasinya yaitu sebesar 0,014%. maka ya0 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signitifikasi antara Kepercayaan Diri (X) dengan Kemampuan Berpikir Kreatif IPA (Y) di SMP Nurul Iman Depok. DAFTAR PUSTAKA