Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 Halaman : 44-48 Overview of the Application of Electronic Medical Records at Awal Bros Hospital Pekanbaru Gambaran Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Seftya Rahmi Wilda1. Ridho Kurniawan2. Dwi Putri Anisa3. WilfaMaulida4. Doni Jepisah5 STIKes Hang Tuah Pekanbaru1,2,3,4,5 tyaseftya06@gmail. Disubmit: 18 Juni 2023. Revisi : 30 Juni 2023. Terbit: 19 Juli 2023 ABSTRAK Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru telah melakukan persiapan awal untuk menerapkan RME permasalahan dari penggunaan RME ini yaitu masih ada beberapa dokter yang belum menggunakan RME dan tetap mempertahankan berkas rekam medis, dikarenakan kendala pasien yang banyak yang masih menjadi hambatan bagi para dokter. Bedasarkan data yang diambil dari pengolahan data di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, diketahui dari tahun 2019 sampai tahun 2021 kunjungan pasien rawat jalan tahun 2021 mengalami kenaikan yang tinggi, maka dari itu menjadi salah satu faktor penyebab berkas rekam medis yang menumpuk dan menyebabkan keterbatasan ruang penyimpanan di rumah sakit awal bros pekanbaru. Tujuannya untuk mengetahui gambaran penerapan RME di rumah sakit awal bros pekanbaru tahun 2022. Kesimpulan dari laporan ini sumber daya manusia sebagian besar berlatar pendidikan D i Rekam medis dan mengetahui RME dan sudah diberikan pelatihan terkait RME namun sebagian dokter masih ada yang belum bisa menggunakan RME dan masih membutuhkan file, sarana dan prasarana yang sudah cukup lengkap tetapi belum terlaksana dengan maksimal dan alur prosedur penerapan rekam medis elektronik sudah cukup bisa dimengertitapi belum terlaksana dengan maksimal. Kata Kunci : Rekam Medis Elektronik. Sumber Daya Manusia,Sarana dan Prasarana. Alur dan Prosedur. Rumah Sakit ABSTRACT Awal Bros Hospital Pekanbaru has made initial preparations to implement RME. The problem with using RME is that there are still some doctors who have not used RME and still maintain medical record files, due to the many patient constraints that are still an obstacle for doctors. Based on data taken from data processing at Awal Bros Hospital Pekanbaru, it is known that from 2019 to 2021 outpatient visits in 2021 experienced a high increase, therefore it became one of the factors causing medical record files to accumulate and cause limited storage space. at the hospital early bros Pekanbaru. The aim is to describe the implementation of RME at the Awal Bros Hospital. Pekanbaru in 2022. The research method used is descriptive with a qualitative approach. There are 3 informants in this report. The conclusion from this report is that most of the human resources have a D i educational background. Medical records and know about RME and have been given training related to RME, but some doctors are still unable to use RME and still need files, facilities and infrastructure that are quite complete but have not been implemented maximum and the flow of procedures for the application of electronic medical records is quite understandable but has not been implemented optimally. Keywords : Electronic Medical Records. Human Resources. Facilities and Infrastructure. Flows and Procedures. Hospitals. Gambaran Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Tahun 2022 Pendahuluan Di Amerika serikat telah berkembang sistem komputerisasi pada pelayanan medis di rumah sakit, khususnya di bangsal-bangsal rawat jalan. Kita berharap di semua instansi pelayanan kesehatan khususnya di rumah sakit di Indonesia sudah menggunakan teknologi komputer di semua unit pelayanan rumah sakit. Untuk memberikan pelayanan maupun informasi yang bersifat eksternal pihak rumah sakit dapat menggunakan fasilitas internet untuk mengakses secara online. Sistem informasi manajemen rumah sakit telah dikembangkan dengan tujuan agar mampu memberikan data dan informasi yang lengkap akurat tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan untuk proses pengambilan keputusan di berbagai tingkat administrasi, selain itu dapat juga digunakan untuk mengetahui keberhasilan atau untuk mengetahui permasalahan yang terdapat di suatu rumah sakit (Rustiyanto, 2. Berkaitan dengan kebijakan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 tentang sistem informasi manajemen rumah sakit bahwa sesuai ketentuan Pasal 52 ayat . Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, setiap rumah sakit wajib melakukan pencatatan dan pelaporan semua kegiatan penyelenggaraan rumah sakit dalam bentuk sistem informasi manajemen rumah sakit. Perkembangan Rekam Medis Elektronik (RME) tidak hanya terjadi di negara-negara Negara-negara berkembang mulai mengadopsi sistem elektronik pelayanan kesehatan. Di Indonesia, pengembangan Rekam Medis Elektronik belum diatur secara khusus. Namun dukungan adanya (UUITE Tahun 2008 dan Permenkes 269 Tahun 2. keabsahan Rekam Medis Elektronik sebagai bukti hukum memberikan harapan cerah bagi perkembangan Rekam Medis Elektronik di Indonesia. Permasalahan yang terjadi adalah belum adanya rencana srategi terkait pengembangannya. Tanpa adanya perencanaan yang jelas, proses pengembangan sisem informasi rumah sakit di indonesia terkesan tambal sulam. Pengembangan rekam medis elektronik diperlukan adanya analisis terkait kesiapan organisasi rumah sakit terlebih dahulu. Rumah sakit wajib meningkatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan dengan cara memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini agar dapat bersaing dengan baik. Salah satu perkembangan teknologi tersebut adalah Rekam Medis Elektronik (RME). Penggunaan rekam medis elektronik merupakanpengaplikasian sebuah teknologi informasi yang digunakan dalam pengumpulan, penyimpanan data, pengolahan data serta pengaksesan data yang tersimpan pada rekam medis pasien di sebuah rumah sakitdalam suatu sistem manajemen basis data yang menghimpun berbagai macam sumber data medis (Handiwidjojo, 2. Tabel 1. Data Kunjungan Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Tahun Jumlah Kunjungan Sumber : Rumah sakit awal bros sudirman Bedasarkan data yang diambil dari pengelolahan data di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, di ketahui dari tahun 2019 sampai tahun 2021 kunjungan pasien rawat jalan tahun 2021 mengalami kenaikan yang tinggi, maka dari itu menjadi salah satu faktor penyebab berkas rekam medis yang menumpuk dan menyebabkan keterbatasan ruang penyimpanan di rumah sakit awal bros pekanbaru Berdasarkan survei di lapangan masih ditemukan dalam rekam medis elektronik diperoleh bahwa upaya rumah sakit untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan maka manajemen rumah sakit memilih untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik. Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru telah melakukan persiapan awal untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik permasalahan dari penggunaan Rekam Medis Elektronik ini yaitu masih ada beberapa dokter yang belum menggunakan rekam medis elektronik dan tetap mempertahankan berkas rekam medis, dikarenakan kendala pasien yang banyak yang masih Gambaran Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Tahun 2022 menjadi hambatan bagi para dokter. Metode Metode pelaksanaan merupakan tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahapan perencanaan, pelatihan/penyuluhan, dan evaluasi. Uraian justifikasi pengusul bersama mitra dalam menentukan persoalan prioritas yang disepakati untuk diselesaikan selama pelaksanaan program PKM, yaitu : Perencanaan kegiatan pelatihan Tim bersama mitra merumuskan permasalahan, solusi, dan membuat draf kegiatan serta jadwal pelatihan. Adapun kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan yaitu pelatihan kegiatan pelatihan tersebut tim bersama-sama menyiapkan bahan materi yang akan Pelatihan dan bimbingan Pelatihan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh tim dan mitra. Evaluasi Tim pengusul melakukan proses pengukuran terhadap pemahaman petugas kesehatan yang ada di rumah sakit awal bros pekanbaru dengan cara wawancara. Hasil Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dengan tema AuGambaran Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Awal Bros Tahun 2022Ay ini telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2022. Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : Tim Pengusul melakukan Survey awal dan wawancara terkait permasalahan yang akan di selesaikan dalam kegiatan penyuluhan kepada mitra pengabdian kepada masyarakat di rumah sakit awal bros pekanbaru tahun 2022. Gambar 1. Survey Awal PKM Tim pengusul melakukan perumusahn masalah untuk menentukan prioritas penyelesaian masalah, menyusun kerangka penyelesaian masalah berdasarkan masalah yang dipilih, dan merumuskan tahapan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh tim pengusul pada tanggal 07 Februari 2022. Tim pengusul melakukan penyuluhan tentang penerapan rekam medis elektronik oleh Doni Jepisah. Md. PK. SKM. Kes pada tanggal 21 Februari 2022 di rumah sakit awal bros pekanbaru. Pada kegiatan penyuluhan oleh Doni Jepisah. Md. PK. SKM. Kes tanggal 21 Februari 2022 di rumah sakit awal bros pekanbaru dihadiri oleh pimpinan dan seluruh staf rekammedis. Gambaran Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Tahun 2022 Gambar 2. Penyuluhan Tentang Penerapan Rekam Medis Elekronik Tim pengusul melakukan evaluasi kegiatan dengan wawancara Tim pengabdian juga observasi kepada petugas kesehatan untuk mengukur penerapan rekam medis elektronik. Hasilnya mengenai gambaran penerapan rekam medis elektronik di rumah sakit awal brospekanbaru, petugas ruangan rekam medis berjumlah 17 orang dengan 14 orang berlatar pendidikan D i Rekam Medis dan 3 orang berlatar pendidikan SMA. Terkait pelatihan mengenai rekam medis elektronik sudah pernah diberikan pelatihan ke pada petugas rekam medis, hambatan dari rekammedis elektronik yaitu masih ada beberapa dokter yang belum menerapkan rekam medis elektronikdan masih membutuhkan file rekam medis. sarana dan prasarana untuk sarana dan prasarananya sudahcukup lengkap tetapi masih belum maksimal, dikarenakan masih ada terdapat beberapa hambatan dalam sarana dan prasarana seperti komputer yang belum diupgrade ke core 3, mesin scanning yang harus ditambah, sistem yang perlu diperbarui, dan membutuhkan jaringan yang stabil. tentang alur prosedur dalam penerapan rekam medis elektronik alurnya sudah cukup bisa dimengerti. Penutup Berdasarkan hasil pembahasan laporan kami, dapat kami simpulkan mulai dari Gambaran Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru Tahun 2022 adalahsebagai berikut : Sumber daya manusia yang sebagian besar berlatar pendidikan D i Rekam medis dan mengetahui RME dan sudah diberikan pelatihan terkait RME namun sebagian dokter masih ada yang belum bisa menggunakan RME dan masih membutuhkan file rekam Hanya saja ada pengembangan yang lainnya untuk ke depannya seperti sistem EMR yang dibangun hendaknya memperhatikan segala aspek seperti kebutuhan kerja, desain aplikasi yang mudah dipahami, bentuk informasi yang jelas dan standar sehingga mudah untuk di pahami. Sarana dan prasarana yang sudah cukup lengkap tetapi belum terlaksana dengan maksimal dikarenakan ada beberapa terdapat hambatan dalam sarana dan prasarana seperti komputer yang belum di upgrade, sistem yang perlu diperbarui, dan membutuhkan jaringan yang stabil. Hanya saja ada pengembangan yang lainnya untuk ke depannya seperti mengupgrade komputer agar memudahakan pekerjaan petugas dan memperbaiki jaringan agar stabil. Alur prosedur penerapan rekam medis elektronik sudah cukup bisa dimengerti tapi belum terlaksana dengan maksimal. Hanya saja ada pengembangan yang lainnya untuk ke depannya seperti segara menyusun blueprint, yaitu kerangka kerja terperinci sebagai landasan dalam pembuahan kebijakan yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan serta lengkah-langkah atau implementasi yang harus dilakukan Opsional Daftar Pustaka