ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Perancangan Sistem Produksi pada Industri Tahu Bandung Tono dengan Menggunakan Metode SWOT. Analisis IFE-EFE dan TOWS Matriks Production System Design at Bandung Tono Tofu Industry Using SWOT Method. IFEEFE Analysis, and TOWS Matrix Muhammad Daffa Syauqi1. Muhammad Ghani Ibrahim2. Mochamad Khadaffi3. Muhammad Bintang H. S4. Aprillia Tri Purwandari5. Sopian Maulana6 1Teknik Industri. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Al-Azhar Indonesia 1daffasyauqi007@gmail. Abstract The tofu industry in Indonesia is a micro, small, and medium enterprise (MSME) sector that plays a strategic role as the main provider of plant-based protein for the community, but often faces classic challenges in terms of production system efficiency and environmental management. The methods used in this study include field observations, in-depth interviews, internal-external factor analysis (IFE-EFE). TOWS Matrix, and SWOT quadrant analysis to produce comprehensive recommendations. However, the study also identified fundamental weaknesses in the administrative and financial management systems, which are still manual in nature, a lack of innovation in product diversification, and inconsistent implementation of cleanliness standards . S). Meanwhile, the main threats come from fierce competition from local producers and fluctuations in the price of imported soybean raw materials. Based on quantitative analysis, the weighted values on the IFE and EFE matrices place this business at the coordinates . in the SWOT quadrant, indicating that the company is in a position of growth. Meanwhile, the results of mapping on the Internal-External (IE) Matrix place the company in Cell V with a Hold and Maintain strategy. This shows that the best strategy at this time is to focus on market penetration and product development without neglecting existing operational stability. Keywords: Production System. SWOT Method. IFE-EFE Analysis. TOWS Matrix Abstrak Industri tahu di Indonesia merupakan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki peran strategis sebagai penyedia sumber protein nabati utama bagi masyarakat, namun sering kali menghadapi tantangan klasik dalam aspek efisiensi sistem produksi dan manajemen lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam, analisis faktor internal-eksternal (IFE-EFE). Matriks TOWS, dan analisis kuadran SWOT untuk menghasilkan rekomendasi yang komprehensif. Namun, penelitian juga mengidentifikasi kelemahan mendasar pada sistem manajemen administrasi dan keuangan yang masih bersifat manual, kurangnya inovasi dalam diversifikasi produk, serta penerapan standar kebersihan . S) yang belum konsisten. Sementara ancaman utama datang dari persaingan ketat produsen lokal dan fluktuasi harga bahan baku kedelai impor Berdasarkan analisis kuantitatif, nilai tertimbang pada matriks IFE dan EFE menempatkan bisnis ini pada titik koordinat . ,36. dalam kuadran SWOT, yang mengindikasikan bahwa perusahaan berada pada posisi pertumbuhan (Growt. Sementara itu, hasil pemetaan pada Matriks Internal-Eksternal (IE) menempatkan perusahaan di Sel V dengan strategi Hold and Maintain (Pertahankan dan Pelihar. Hal ini menunjukkan bahwa strategi terbaik saat ini adalah fokus pada penetrasi pasar dan pengembangan produk tanpa mengabaikan stabilitas operasional yang sudah ada. Kata kunci: Analisis IFE-EFE. Metode SWOT. Sistem Produksi. Tows Matrix Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Pendahuluan Bagi orang Indonesia nama tahu tentulah tidak asing lagi untuk didengar, karena tahu sudah termasuk makanan pokok . engganti ika. Tahu merupakan salah satu jenis makanan yang asal mulanya dari negeri China namun sudah memasyarakat di Indonesia. Industri rumah tangga termasuk dalampenggolongan industri kecil. Industri kecil seperti industri pembuatan tahu banyak berkembang di pedesaan dan perkotaan. Umum-nyaindustri kecil memiliki peralatan dan pengolahan yang sederhana. Sayangnya ditinjaudari segi lingkungan, berkembangnya industrikecil pada tingkat rumah tangga sangat membahaya-kan kehidupan masyarakat, karena setiap industri rumah tangga ternyata tidak memperhatikan tata letak pabrik maupun sistem pembuangan limbah. Beberapa industri yang ada di sentra industri tahu ini, mengolah bahan dasar pembuat tahu dengan menggunakan kedelai. Lingkungan kerja di industri ini berada pada lingkungan kerja yang panas. Produksi tahu masih dilakukan dengan teknologi yang sederhana yang sebagian dibuat oleh para pengrajin sendiri maupun oleh industri kecil, dan dalam skala industri rumah tangga atau industri kecil, sehingga tingkat efisiensi penggunaan sumber daya yaitu air dan bahan kedelai dirasakan masih rendah dan tingkat produksi limbahnya sangat tinggi. Kegiatan industri tahu di Indonesia didominasi oleh usahausaha skala kecil dengan modal yang terbatas. Dari segi lokasi, industri tahu tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sumber daya manusia yang terlibat dalam proses produksi tahu pada umumnya bertaraf pendidikan yang rendah. Sistem produksi merupakan suatu seperangkat hal yang berhubungan dengan semua keputusan, aktivitas, batasan, kontrol, dan rencana yang dimaksudkan untuk mengubah masukan menjadi keluaran. Teknik pengumpulan data primer pada penelitian ini meliputi observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengamati produksi tahu secara langsung dan memperoleh sebaran unit industri tahu. Wawancara dilakukan untuk memperoleh sistem produksi tahu secara umum. Salah satu cara untuk menjaga keuntungan serta keberlanjutan industri tahu adalah dengan menciptakan efisiensi pada sistem produksi agar dapat menekan biaya yang dikeluarkan. Analisis SWOT yaitu identifikasi terhadap kekuatan dan kelemahan didalam suatu organisasi serta peluang dan ancaman didalam proses bisnis. Dalam analisis ini untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan di suatu usaha dan untuk membangun strategi bisnis yang dihadapi serta mengetahui peluang dan ancaman sehingga dapat mempertahankan usaha dari ancaman yang dihadapi. Pada tahap analisis SWOT ini bertujuan untuk menggambarkan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi dan bukan alat analisis yang dapat memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi. Analisis IFE (Internal Factor Evaluatio. dan EFE (External Factor Evaluatio. adalah dua alat analisis strategis yang digunakan untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja suatu . Analisis matriks IFE dan EFE dilakukan terhadap faktor-faktor strategik lingkungan internal dan eksternal perusahaan, sehingga diperoleh faktor-faktor kunci yang termasuk ke dalam kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan. Matriks IFE dan EFE tersusun atas bobot, rating, dan nilai tertimbang. Nilai tertimbang didapatkan dari hasil perkalian antara bobot dengan rating. Nilai tertimbang berkisar antara 1,0 . sampai dengan 4,0 . Matriks atau portofolio TOWS merupakan alat yang dapat membantu manager untuk mengembangkan 4 jenis strategi, yaitu strategi SO (Strengths - Opportunitie. , strategi WO (Weaknesses - Opportunitie. , strategi ST (Strengths - Threat. , dan strategi WT (Weaknesses - Threat. Analisis TOWS dilakukan dengan melihat hasil analisis lingkungan eksternal dan internal. Analisis TOWS dimulai dengan memeriksa faktor eksternal dengan melakukan analisis threats opportunities, kemudian diikuti dengan kajian kondisi internal perusahaan berupa weaknesses- strengths. ketiga matrik threats opportunities-weaknesses-strengths. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Metode Penelitian Mulai Identifikasi Masalah Studi Literatur E-Journal Pengumpulan Data Melakukan Analisis SWOT dengan Pemilik atau Owner Perusahaan Melakukan TOWS Matriks Menganalisa IFE-EFE dan mencari posisi strategi dari skor IFE-EFE Menggambark an hasil dari Matriks IE dan Kuadran Kesimpulan Selesai Gambar 1 Flowchart Penelitian Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Hasil dan Pembahasan Gambar 2 Pengambilan Data Tahu Bandung Tono Pada Gambar 2 merupakan pengambilan data secara langsung ke tempat usaha Tahu Bandung Tono untuk melakukan sesi wawancara, setelah data yang didapatkan selanjutnya pengolahan data dengan metode SWOT. Analisis IFE-EFE dan TOWS Matriks. Tabel 1 SWOT Strengths (Kekuata. Weaknesses (Kelemaha. Opportunities (Peluan. Kualitas produk terjaga Ae menggunakan bahan baku kedelai berkualitas. Manajemen administrasi dan keuangan masih sederhana Ae pencatatan belum sepenuhnya Permintaan pasar yang terus meningkat Ae tahu merupakan dikonsumsi banyak kalangan. Harga terjangkau Ae cocok untuk memiliki pasar yang luas. Kurangnya inovasi produk Ae konvensional tanpa diversifikasi seperti tahu krispi, tahu bakso, tahu isi, dll. Kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat dan protein nabati meningkat, mendukung penjualan tahu. Tenaga Ae karyawan sudah terbiasa dengan proses produksi Kualitas produk bisa tidak konsisten Ae tergantung kondisi kedelai, cuaca, dan pengawasan Dukungan pemerintah terhadap UMKM pangan Ae peluang untuk mendapatkan pelatihan, peralatan, atau Masalah lingkungan Ae pengelolaan limbah cair yang tidak tepat dapat menyebabkan pencemaran dan teguran pemerintah. Hubungan baik dengan pemasok dan pelanggan Ae pasokan bahan baku dan loyalitas pelanggan. Kurangnya penerapan sistem 5S secara menyeluruh Ae kebersihan dan kerapian belum dijaga dengan standar yang sama setiap hari. Teknologi produksi modern Ae memungkinkan efisiensi kapasitas produksi. Kurangnya regenerasi tenaga kerja muda Ae pekerjaan di pabrik tahu dianggap berat dan kurang menarik bagi generasi Produk lingkungan Ae limbah padat dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Pemasaran masih bergantung pada penjualan lokal Ae belum ada strategi distribusi yang lebih luas atau digital marketing. Potensi ekspansi pasar melalui online marketing atau kemasan modern Ae menarik segmen konsumen muda. Kenaikan harga bahan baku Ae secara umum harga kedelai impor mengalami tren kenaikan karena pelemahan rupiah Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Threats (Ancama. Persaingan ketat antar produsen tahu lokal Ae banyak pabrik tahu kecil Perubahan konsumen Ae munculnya makanan instan dan cepat saji dapat menurunkan ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Pada Tabel 1 Tahu Bandung Tono sangat bergantung pada baiknya barang serta hematnya biaya. Memilih bahan kedelai bermutu serta harga bersaing memberi produk ini nilai lebih di semua lapisan masyarakat. Hal itu didukung oleh pekerja ahli serta relasi baik dengan penjual dan pembeli. Uniknya, bisnis ini telah memakai cara yang menjaga alam dengan memakai sisa produksi jadi makanan hewan. Namun, ada hal kurang yang besar dalam hal pengaturan serta ide baru. Pengaturan uang masih pakai cara lama dan belum serba digital, yang bikin bahaya pada tepatnya informasi. Selain itu, pilihan produk masih fokus pada jenis tahu biasa tanpa ada macam lain seperti tahu krispi atau tahu bakso, serta memakai aturan kebersihan . S) yang belum selalu Hanya memakai cara promosi biasa di daerah yang tidak pakai alat digital juga menghalangi jauhnya pasar kini. Terdapat harapan besar saat kesadaran orang akan protein nabati dan makanan sehat makin tinggi. Bantuan pemerintah bagi UMKM pangan memberi jalan agar bisnis bisa memperoleh latihan juga Selain itu, memakai teknologi produksi baru dan memakai digital marketing serta bungkus yang lebih bagus adalah kesempatan baik untuk menarik kelompok konsumen muda dan menaikkan jumlah Di sisi lain. Tahu Bandung Tono punya masalah besar dari saingan kuat antara pembuat tahu lokal dan perubahan pilihan konsumen yang mulai pindah ke makanan cepat saji. Soal lingkungan soal mengurus sampah cair juga jadi masalah hukum jika tidak diurus secara benar. Selain itu, hal makroekonomi seperti naiknya harga kedelai yang diimpor karena rupiah melemah juga kurangnya minat anak muda untuk bekerja di pabrik tahu adalah tantangan lama yang harus cepat diselesaikan. Tabel 2 TOWS Matriks Strengths (Kekuata. Weaknesses (Kelemaha. Kualitas produk terjaga Manajemen administrasi dan keuangan masih sederhana Harga produk terjangkau Kurangnya inovasi produk Tenaga kerja berpengalaman Kualitas produk bisa tidak konsisten Hubungan baik dengan pemasok dan Kurangnya penerapan sistem 5S secara Pemasaran masih bergantung pada penjualan lokal Strategi W-O Proses produksi ramah lingkungan Opportunities (Peluan. Permintaan pasar yang terus Kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat dan protein nabati Dukungan pemerintah terhadap UMKM pangan Perkembangan Potensi ekspansi pasar melalui online marketing atau kemasan Threats (Ancama. Persaingan ketat antar produsen tahu lokal Perubahan selera konsumen Kurangnya regenerasi tenaga kerja muda Masalah lingkungan Startegi S-O Mempromosikan produk sebagai makanan sehat dengan harga terjangkau (S2-O. Mempromosikan melalui Medida sosial bahwa produk melalui Proses produksi yang ramah limgkungan (S5O. Menjual produk secara online melalui marketplace yang sudah ada(S1O. Strategi S-T Tenaga kerja yang berpengalaman melakukan pelatihan ke pekerja muda baru (S3-T. Menjaga kualitas agar tetap bagus untuk memperkuat persaingan (S1-T. Menjual produk secara online melalui marketplace yang sudah ada (W5-O. Membuat manajemen administrasi dan keuangan menggunakan Teknologi informasi (W1-O. Strategi W-T Menjual produk melalui market place untuk meningkatkan persaingan (W5-O. Kenaikan harga bahan baku Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Pada Tabel 2 TOWS Matriks Menunjukan Tahu Bandung Tono mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk meraih kesempatan pasar dengan memasarkan produk sebagai opsi makanan sehat yang harganya Selain soal harga, cara pembuatan yang menjaga lingkungan akan jadi bahan promosi utama di media sosial demi menarik pembeli yang peduli lingkungan. Untuk menambah luas jangkauan, perusahaan akan memakai kemajuan teknologi informasi dengan menjual produk secara online lewat marketplace yang sudah tersedia. Bersamaan dengan itu, masalah di bagian manajemen akan diatasi dengan membuat sistem administrasi serta keuangan berbasis teknologi informasi, juga menanggulangi kurangnya pemasaran lokal lewat perluasan ke platform digital. Dalam menghadapi masalah dari luar. Tahu bandung tono memakai cara menjaga diri agar usaha tetap jalan. Untuk atasi soal kurangnya orang baru. Tahu Bandung tono akan pakai pekerja lama yang ahli untuk ajari pekerja muda supaya kemampuan produksi terus ada. Kehebatan dalam jaga mutu barang juga akan terus dipakai sebagai cara utama untuk kuatkan posisi bisnis saat banyak saingan antar pembuat tahu lokal. Akhirnya, agar dampak hanya andalkan pasar lokal tidak besar dan hadapi bahaya saingan, bisnis akan mulai coba jualan lewat marketplace sebagai cara pintar untuk tingkatkan daya Tabel 3 IFE Strengths Faktor Internal Bobot Rating Skor Kualitas produk terjaga Harga produk terjangkau Tenaga kerja Hubungan baik dengan pemasok dan pelanggan Produk ramah lingkungan Total Pada Tabel 3 menunjukan analisis internal, pemeliharaan kualitas produk muncul sebagai kekuatan paling bagi perusahaan dengan nilai bobot tertinggi mencapai 0. Ini menandakan bahwa keunggulan bersaing utama dari bisnis terletak pada konsistensi mutu produk. Di samping itu, harga produk yang wajar . berfungsi sebagai elemen penunjang yang sangat efektif dalam menarik perhatian Tabel 4 IFE Weakness Manajemen administrasi dan keuangan masih Kurangnya inovasi produk Kualitas produk bisa tidak konsisten Kurangnya penerapan sistem 5S secara Mengembangkan pemasaran online Total Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Pada Tabel 4 ini terlihat dari nilai kekuatan yang tinggi, terutama karena kualitas produk yang baik . dan harga yang bersahabat . Karyawan yang ahli serta hubungan baik dengan pemasok dan pelanggan juga mendukung kekuatan ini. Tapi, perusahaan masih punya masalah, yaitu kelemahan di beberapa area. Yang utama adalah cara mengatur administrasi dan keuangan yang masih sederhana . dan kurangnya ide-ide baru untuk produk. Tabel 5 EFE Opportunities Faktor Eksternal Bobot Rating Skor Permintaan pasar yang terus meningkat Kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat dan protein nabati Dukungan pemerintah terhadap UMKM Teknologi produksi modern Potensi ekspansi pasar melalui online marketing atau kemasan modern Total Pada Tabel 5 sisi eksternal. Tahu Bandung Tono menghadapi lingkungan pasar yang sangat potensial, terutama didorong oleh permintaan pasar yang terus meningkat . kor 0,. dan kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat . kor 0,. Adanya dukungan pemerintah terhadap UMKM pangan serta kemajuan teknologi produksi modern memberikan ruang besar bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi. Potensi pemasaran melalui jalur digital dan penggunaan kemasan modern juga menjadi peluang strategis untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas dan meningkatkan daya saing merek. Tabel 6 EFE Threats Persaingan ketat antar produsen tahu lokal Perubahan selera konsumen Kurangnya regenerasi tenaga kerja muda Masalah lingkungan Kenaikan harga bahan baku Total Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Pada Tabel 6 kondisi pasar menawarkan kesempatan besar. Hal ini didorong oleh permintaan pasar yang terus naik . kor 0,. Selain itu, orang makin sadar akan makanan sehat . kor 0,. Dukungan teknologi produksi yang modern dan pemasaran digital bisa jadi cara yang bagus untuk berkembang. Tapi, perusahaan juga harus hati-hati dengan persaingan yang ketat antar produsen lokal . kor 0,. Masalah lingkungan dan harga bahan baku yang naik juga bisa mengurangi keuntungan. Gambar 3 Matriks IE Pada Gambar 3 menunjukan total penghitungan skor IFE dan EFE, posisi Tahu Bandung Tono berada pada Sel V (Hold and Maintai. Posisi ini menandakan bahwa strategi yang paling tepat bagi perusahaan saat ini adalah mempertahankan dan memelihara stabilitas usaha yang sudah ada. Fokus utama dalam kuadran ini adalah menjaga pangsa pasar dan kualitas produk agar tetap relevan di tengah persaingan, sambil secara bertahap memperbaiki efisiensi internal agar tidak tergerus oleh ancaman eksternal. Gambar 4 Kuadran SWOT Pada Gambar 6 menunjukan titik koordinat menunjukkan hasil di angka . , yang menempatkan bisnis pada kuadran Growth (Pertumbuha. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki peluang dan kekuatan yang cukup untuk melakukan ekspansi bisnis secara terukur. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode SWOT. IFE-EFE, dan Matriks TOWS, dapat disimpulkan bahwa industri Tahu Bandung Tono memiliki posisi internal yang kuat, terutama pada aspek kualitas produk yang konsisten dan harga yang terjangkau. Meskipun menghadapi tantangan berupa manajemen administrasi yang masih manual dan kurangnya inovasi produk, perusahaan memiliki peluang besar seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap makanan sehat berbasis protein nabati. Hasil penghitungan Matriks InternalEksternal (IE) menempatkan bisnis ini pada Sel V (Hold and Maintai. , yang menunjukkan bahwa strategi terbaik saat ini adalah mempertahankan stabilitas usaha dan pangsa pasar yang sudah ada. Sementara itu, analisis kuadran SWOT menunjukkan titik koordinat . yang berada pada area Growth (Pertumbuha. , mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan ekspansi bisnis secara terukur. Strategi pengembangan ke depan harus difokuskan pada digitalisasi manajemen keuangan, perluasan pemasaran melalui marketplace daring, serta penguatan regenerasi tenaga kerja melalui pelatihan terstruktur guna menjamin keberlanjutan usaha di tengah persaingan lokal yang ketat. Ucapan Terima Kasih