139 JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Dampak Gerakan Literasi KM-4 di SDN Gaddong 2 Satriawati1. R Supardi2. Nurhadifah Amaliyah3. Kurniawati Buton4. Kristin Lestari5 Universitas Megarezky E-mail: satriawati. 01@gmail. Article History: Received: 20 Januari 2023 Revised: 27 Januari 2023 Accepted: 27 Januari 2023 Keywords: Literacy. Teaching Campus. Reading Corner Abstract: The purpose of writing this journal is to describe the impact of the literacy movement implemented at SD Negeri 2 Makassar. This aims to broaden students' insights and foster students' interest in reading, because reading various knowledge can lead to success. The teaching campus is a place where students are given the opportunity to gain experience in terms of teaching and can devote themselves to placement schools. Through this teaching campus, we are implementing the literacy movement at our placement school. SD Negeri Gaddong 2 Makassar. In the initial observation of the assignment, there were several students who were still passive in reading, paying attention to efforts to increase students' reading literacy with literacy movements, various kinds of activities related to literacy so that they could slowly foster students' love for the literacy movement. The activities implemented are the reading literacy movement 15 minutes before the learning process, and the implementation of a literacy club and the creation of a reading corner. PENDAHULUAN Di era pendidikan sekarang minat baca siswa khususnya siswa di level sekolah dasar perlu ditingkatkan (Handayani. Adisyahputra, & Indrayanti, 2. SD negeri Gaddong 2 pun tidak terlepas dari merajalelanya penggunaan teknologi dan dampak buruknya sehingga menjadi rangsangan sendiri bagi pihak sekolah untuk meningkatkan serta membentengi siswa-siswinya. Hanggi . menyatakan bahwa literasi membaca dapat menjadi sarana bagi siswa dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkan di sekolah. Literasi dasar, termasuk lilterasi membaca, sudah selayaknya perlu ditanamkan sejak pendidikan dasar (Ristanto. Zubaidah. Amin & Rochman, 2. Membaca merupakan suatu upaya menuju kesuksesan, untuk itu kebiasaan membaca sangat disarankan bagi siapa saja. Terbukti bahwa orang yang memiliki kebiasaan membaca yang tinggi pasti memiliki wawasan yang luas, membaca dapat juga membuat seseorang mengenal, mengetahui serta memahami apa yang belum dikenal, diketahui dan dipahami. Dengan adanya gerakan literasi seperti pojok baca dan membaca 15 menit sebelum belajar dapat meningkatkan minat baca bagi siswa-siswi di sekolah dasar SD Negeri Gaddong 2. Penting juga adanya bahan buku pelajaran bersifat naratif dengan memasukkan unsur cerita budaya lokal di dalamnya (Amaliyah & Wahab, n. dan dihadirkan dipojok baca dalam kelas. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Dengan adanya program kampus mengajar angkatan 4 yang dapat mendukung serta menjalankan program GLB (Gerakan Literasi Bangs. Kampus mengajar itu sendiri menghadirkan mahasiswa untuk membantu pengembangan pembelajaran terutama untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi, dan melakukan adaptasi teknologi. Melalui kegiatan nyata kampus mengajar angkatan 4 mampu menumbuhkan jiwa sosial, kepedulian, kepemimpinan, pemecahan masalah, berpikir kritis dan soft skill lainnya yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa masa depan. METODE Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian studi kasus merupakan metode penelitian berfokus pada sebuah fenomena untuk dikaji atau dideskripsikan secara Dalam hal ini, peneliti mengkaji dari dampak gerakan literasi membaca bagi siswa sekolah dasar di SD Negeri Gaddong 2 kota makassar. Partisipan dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa SD Negeri Gaddong 2 dengan program kerja gerakan literasi membaca untuk setiap kelas dari kelas rendah sampai kelas tinggi dan pembuatan pojok baca di beberapa kelas dengan bertujuan untuk membiasakan para siswa dalam gerakan literasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Peneliti melaksanakan observasi terkait upaya pelaksanaan gerakan literasi disekolah tersebut. Selain itu, peneliti menerapkan beberapa metode-metode atau kegiatan penunjang untuk mendukung upaya gerakan literasi membaca. HASIL DAN PEMBAHASAN Literasi akan memberi dampak pada daya saing bangsa dalam persaingan global. Kecakapan literasi sangat penting bagi keberhasilan individu dan negara dalam tingkatan pengetahuan berbasis ekonomi di bidang global masa depan. Hal tersebut memberikan penguatan bahwa kurikulum membaca wajib diimplementasikan dalam pendidikan Indonesia. Literasi pada dasarnya adalah menumbuh kembangkan budaya membaca yang selanjutnya dapat mencetuskan inspirasi melalui tulisan-tulisan. Pada tahun 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Peraturan Menteri Nomor 23 tahun 2013 mengumumkan sebuah Gerakan literasi sekolah untuk membantu siswa dalam menumbuhkan budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah. Pentingnya literasi oleh (Kemendikbud, 2. bahwa budaya literasi yang tertanam dalam diri peserta didik mempengaruhi tingkat keberhasilan dan kemampuan peserta didik untuk memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif. Pemerintah juga telah mengumumkan program Gerakan Literasi Bangsa (GLB) yang bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti anak melalui budaya Sekolah Dasar Negeri Gaddong 2 akan terus mengembangkan gerakan literasi sehingga memberi Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan Karena dengan memiliki banyak pandangan dan ilmu pengetahuan, kita akan lebih percaya diri dalam menghadapi dunia. Mampu beradaptasi dalam berbagai pergaulan dan tetap bisa bersikukuh dalam menghadapi peningkatan intensitas suatu masa. Meningkatkan Minat Baca a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Dengan membaca kita dapat meningkatkan dan memperluas cakrawala pengetahuan tentang informasi dunia. Mengetahaui ilmu pengetuhan baru yang didapatkan dengan membaca serta dapat mengeksplor hal-hal yang belum pernah kita ketahui. Untuk meningkatkan minat baca pihak mahasiswi KM 4 berkolaborasi dengan Pihak sekolah untuk pelaksanaan pembuatan pojok baca di kelas maupun luar kelas. Membantu untuk mengasah kecerdasan Gerakan literasi membaca dapat membantu mengasah kecerdasan karena rutin membaca buku dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dalam otak sehingga ketika sedang membaca buku seseorang memperoleh penambahan kosakata dan kemampuan berpikir kritis. Ketika membaca buku kita dapat menenangkan pikiran dan juga berpikir sehingga membuat daya pikir menjadi aktif dan dapat mengasah kecerdasan manusia. Meningkatkan kosa kata Menurut para ahli, membaca dapat memberikan dampak yang menyejukkan bagi daya pikir Yang mana membaca membantu meningkatkan keahlian intelektual dan mengembangkan vokabuler kosakata karena banyak kata dan frase yang mungkin belum pernah terdengar. Terlepas dari memahami arti kata-kata dan frase, juga mengarahkan bagaimana cara penggunaan vokabuler dengan baik. Mengasah kemampuan Menulis Dengan adanya gerakan literasi membaca maka seseorang akan sanggup memanifestasikan dalam bentuk tulisan sehingga dapat dibaca oleh pembaca berulang-ulang ataupun dijadikan referensi sebuah tulisan. Karena itu perlunya literasi menulis. Seseorang yang mempunyai naluri menulis, maka mampu untuk memanifestasikan ide, pikiran dalam bentuk narasi tulisan yang baik. Membantu untuk mengembangkan keterampilan komunikasi. Membaca merupakan cara yang paling dianjurkan untuk meningkatkan keterampilan Orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, selalu cenderung banyak membaca. Karena komunikasi itu bisa dengan apa yang kita baca, apa yang kita dengar dan apa yang kita tulis. Bermanfaat meningkatkan konsentrasi Karena saat sedang membaca buku, kegiatan membaca buku ini memaksa untuk melupakan segala sesuatu yang lain. Ini adalah metode yang baik untuk mengonversikan perhatian, bahkan ketika sedang stres karena sesuatu. Ketika kita membaca buku, kita tidak dapat memikirkan sesuatu pada waktu yang sama. Oleh karena itu, dengan berjalannya waktu, konsentrasi akan menjadi lebih baik dan fokus. Membantu untuk menenangkan pikiran Dengan membaca dapat membantu dalam upaya menjaga pikiran tetap tenang dan melupakan segala sesuatu yang lain. Karena itulah, membaca dipercayai dapat menjadi alternatif lain pada saat merasa bosan dan jenuh. Membantu meningkatkan daya ingat. Penelitian telah membuktikan bahwa jika tidak menggunakan memori selama periode waktu, kita akan cenderung tidak mengingat hal-hal. Ketika membaca, itu adalah semacam latihan untuk melatih memori. Karena membaca melibatkan mengingat plot, karakter, dan rincian a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 lainnya untuk memahami bagian akhir, maka hal itu dapat membantu meningkatkan memori Anda. Menjaga pikiran dari kekhawatiran yang tidak perlu ketika kita memiliki keinginan yang menarik, pikiran cenderung tidak sabar atau kadang memiliki kekhawatiran tentang segala sesuatu. Membaca merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menghindari dari stres berlenihan karena pada saat membaca membuat pikiran kita sibuk dan hanya memikirkan isi bacaan. Membaca adalah penghibur yang baik ketika merasa bosan dan jenuh ambil sebuah buku dan mulai membacanya. Ketika kita sedang membaca dan berusaha memahami isi bacaan dan informasi yang tertera Pasti, kita tidak akan menyadari betapa jam lewat begitu cepat. Meningkatkan pemahaman Membaca dapat meningkatkan pemahaman secara perlahan apabila kita rutin membaca. Dengan membaca dan memahami isi bacaan maka peserta didik maupun non peserta didik dapat memperoleh pemahaman ide pokok, fakta dan dapat menyimpulkan isi bacaan. Membaca membuat kita semakin bijaksana Membaca membantu untuk memahami pandangan orang lain, ini membuat kita belajar dari pengalaman dan kesalahan orang lain. Selain memberi pengetahuan, juga memberikan Membangun kepercayaan diri Membaca membuat kita bijaksana, cerdas, berpengetahuan dan juga meningkatkan keterampilan komunikasi. Kualitas ini secara otomatis akan membuat kita merasa lebih percaya diri diantara orang orang. Akan dapat melibatkan diri dalam percakapan dengan hampir semua orang karena kita memiliki kebijaksanaan yang cukup untuk tahu kapan saatnya untuk berbicara, dan pengetahuan yang cukup untuk mengetahui apa yang harus Membantu untuk membangun nilai diri Membaca bermanfaat membantu membangun nilai diri atau kualitas diri. Nilai diri sangat penting bagi individu untuk merasa baik tentang dirinya sendiri dan bagi mereka untuk menjadi bahagia. Berdasarkan kegiatan observasi, peneliti menerapkan beberapa kegiatan peningkatan minat baca siswa untuk mendukung gerakan literasi membaca bagi siswa. Kegiatan yang diterapkan peneliti seperti : Kegiatan 15 menit membaca Gerakan literasi adalah suatu gerakan pembiasaan untuk membangun lingkungan kaya akan literasi. Kegiatan 15 menit membaca bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa dan menumbuhkan pembiasaan membaca siswa sehingga program gerakan literasi dapat berjalan dengan sukses. Berikut deskripsi kegiatan 15 menit membaca yang diterapkan oleh peneliti kepada siswa. No Detail Kegiatan Alokasi Waktu Buku bacaan diberikan kepada siswa 1 menit a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Siswa membaca buku bacaan 9 menit Selanjutnya siswa akan menceritakan kembali isi 5 menit bacaan yang telah dibaca dan disediakan sesi tanya jawab berkaitan dengan bacaan yang telah dibaca Pojok baca Pojok Baca merupakan suatu program kerja untuk menciptakan lingkungan fisik ramah literasi dalam area kelas. Pojok Baca terdapat disetiap sudut kelas dengan koleksi buku-buku cerita dan buku-buku penunjang mata pelajaran. Berdasarkan wawancara dengan guru, manfaat Pojok Baca adalah sebagai berikut : C Pojok Baca merupakan alternatif bagi siswa untuk gemar membaca. C Pojok Baca menjadikan siswa dapat mengakses buku cerita atau buku penunjang mata pelajaran secara mudah. C Pojok Baca dapat mendekatkan siswa dengan buku. C Pojok Baca dapat dijadikan sarana untuk mendukung kegiatan belajar. Mekanisme pojok baca : C Mensurvei di bagian kelas untuk penempatan pojok baca C Menyiapkan konsep pojok baca C Membuat pojok baca Dengan mengoptimalkan Pojok Baca. Gerakan Literasi Membaca dapat berjalan dengan lancar. Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak seperti Kepala Sekolah. Guru. Penanggung Jawab Gerakan Literasi, dan para siswa untuk mengoptimalkan Pojok Baca sebagai salah satu program Gerakan Literasi di Sekolah Dasar. Berikut dokumentasi Pojok Baca. Visit library Visit library merupakan suatu program kerja untuk mengaktifkan perpustakaan yang menjadi tempat siswa membaca buku dengan nyaman. Adapun tujuan dari visit library adalah untuk mengaktifkan dan menghidupkan kembali perpustakaan. Mekanisme : C Melakukan penataan pada perpustakaan C Melengkapi administrasi perpustakaan seperti buku kunjungan, peraturan perpustakaan Klub literasi kreasi Klub literasi kreasi merupakan program kerja tempat diskusi dan berkreasi untuk memahami isi bacaan, mendongeng, pantun dan membuat rangkuman dari buku dan siswa-siswi dapar berkreasi sesuai minat dan bakat. Tujuan dari klub literasi kreasi adalah agar siswa-siswi dapat menyalurkan minat dan bakat dalam lingkup kegiatan litersi yang a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Mekanisme : C Melakukan perkenalan terlebih dahulu mengenai kegiatan apa yang akan dilakukan dalam klub literasi kreasi ini C Menjelaskan dan menampilkan contoh kegiatannya C Membagi siswa sesuai dengan minat dan bakat C Melakukan bimbingan pada masing-masing kelompok Jelajah wisata budaya dan literasi Jelajah wisata budaya dan literasi merupakan program kerja yang bertujuan untuk mengenalkan siswa-siswi tentang budaya, struktur pemerintahan serta sejarah yang ada disulawesi dan mengajak siswa untuk berkreasi dan berinovasi. Mekanisme : C Siswa telah mengikuti klub literasi C Melakukan pendataan siswa-siswi yang siap ikut kegiatan C Pelaksanaan jelajah wisata budaya dan literasi di beberapa tempat yang ada di C Siswa membuat karya sesuai minat dan bakat C Memajang hasil karya. KESIMPULAN Gerakan Literasi Membaca bagi siswa Sekolah Dasar merupakan program yang perlu didukung oleh seluruh pihak di sekolah. Dalam penelitian ini, hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan 15 Menit Membaca. Pojok Baca. Visit Library. Klub Literasi Kreasi dan Jelajah Wisata Budaya dan Literasi merupakan program peningkatan minat baca untuk mendukung Gerakan Literasi Membaca. Dengan mengoptimalkan Gerakan Literasi Membaca, siswa dan guru akan mendapatkan banyak manfaat untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar. DAFTAR REFERENSI Amaliyah. , & Wahab. 2019 Edukasi Guru SD Dalam Penulisan Buku Cerita Berbasis Budaya Bugis Makassar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23. Tahun 2013 Tentang Gerakan Literasi. Ane. Membangun Kualitas Bangsa Dengan Budaya Literasi. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB 2015. Depdikbud. Modul Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Guru. Jakarta. Hanggi. AuTiga Perubahan Kecil Dalam Literasi Sekolah. Ay Membumikan Gerakan Literasi Di Sekolah. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kita Handayani. Adisyahputra. , & Indrayanti. Correlation between integrated science process skills, and ability to read comprehension to scientific literacy in biology teachers students. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 11 . , 22-23. Ristanto. Zubaidah. Amin. , & Rocman. Scientific literacy of students learned through guided inquiry. International journal of research and Review, 4. , 23-30. ISSN : 2828-5700 .