AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1177-1182 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bakti Sosial Peduli Lingkungan Pada Korban Banjir di Kabupaten Aceh Tenggara Halimatussakdiyah Lubis1. Yusnaini2*. Fika Lestari3. Sri Mala Hayati4 1,3Program Studi Diploma i Kebidanan. Universitas Nurul Hasanah Kutacane 2 Program Studi Profesi Ners. Universitas Nurul Hasanah Kutacane 4Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan. Universitas Nurul Hasanah Kutacane Email: 1hallmatussak. lubis@gmail. com, 2* yusnaini84@gmail. 3 afiqalove@gmail. com, 4 srimala31@gmail. (* : coressponding autho. AbstrakOe Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, termasuk Kutacane. Survey awal diidentifikasi bahwa banjir telah melanda Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara pada tanggal 1 November 2022 dan masyarakat mengalami kerugian materi yang cukup besar. Dimana, korban banjir kurang memiliki persediaan makanan pokok, baju, selimut dan balita kurang memiliki persediaan susu, pampers dan MPASI. Sedangkan kondisi lingkungan di lokasi banjir, jalan dipenuhi dengan lumpur yang terbawa banjit dan air masih tergenang pada bagian daratan yang lebih rendah. Oleh karena itu, pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial peduli lingkungan pada korban banjir. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survey awal untuk mengidentifikasi korban banjir dan kondisi lingkungan, identifikasi masalah, menganalisis kebutuhan, menetapkan khalayak sasaran dan pelaksanaan program. Pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial terdiri dari 5 . kegiatan yaitu sosialisasi program kepada remaja karang taruna, persiapan bantuan sesuai kebutuhan korban banjir, distribusi bantuan ke lokasi banjir dan gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil capaian kegiatan ini adalah remaja karang taruna berperan aktif dalam kegiatan, bahan bantuan disalurkan langsung kepada panitia posko penerimaan bantuan dan masyarakat sangat antusias melakukan gotong royong. Kata Kunci: Bakti sosial. Banjir. Masyarakat AbstractOeFloods are the most frequent natural disasters in Indonesia, including Kutacane. The initial survey identified that floods hit the Villages of Lawe Pinis and Rambung Teldak. Darul Hasanah District. Southeast Aceh Regency on November 1, 2022, and the community suffered substantial material losses. Where flood victims lack supplies of basic food, clothes, and blankets and toddlers lack supplies of milk, diapers, and complementary foods. While the environmental conditions at the flood site, the road is filled with mud carried by the flood and the water is still stagnant on the lower land. Therefore, it is important to empower the community through social services to care for the environment for flood victims. The method of implementing the activities includes an initial survey to identify flood victims and environmental conditions, identify problems, analyze needs, determine target audiences and implement programs. Community empowerment through social services consists of 5 . activities, namely program socialization to youth groups, preparation of assistance according to the needs of flood victims, distribution of aid to flood locations, and cooperation by involving local communities. The results of this activity are that youth groups play an active role in activities, aid materials are distributed directly to the committee for receiving aid posts and the community is very enthusiastic about doing cooperation. Keywords:Social service, flood, society PENDAHULUAN Bencana alam menjadi masalah utama yang dialami di seluruh dunia. Studi Martini . mengidentifikasi bahwa banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Menurut Arif . , jenis banjir yang sering terjadi, seperti banjir sungai, banjir bandang dan banjir drainase perkotaan. Luino . , banjir merupakan proses yang terjadi ketika tingkat badan air naik sampai meluap tepi tanggul sungai dan menenggelamkan daerah yang biasanya kering. Bencana banjir terjadi disebabkan oleh berbagai kondisi. Menurut Setiawan et al. , ada dua faktor penyebab bencana banjir yaitu faktor alam . ingginya curah hujan, topografi wilayah, pasang surut air sunga. dan faktor manusia . ertumbuhan penduduk, peningkatan kebutuhan infrastruktur, pemukiman, sarana air bersih, pendidikan serta layanan masyarakat lainny. Santoso Halimatussakdiyah Lubi. https://journal. id/index. php/amm. Page 1177 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1177-1182 . , tingkat kerentanan bencana banjir ditentukan berdasarkan kerentanan lingkungan, fisik, sosialdan ekonomi. Hagos. Andualem. Yibeltal, & Mengie . , banjir sering terjadi sebagai akibat dari perubahan iklim dan peningkatan penggunaan lahan oleh manusia, yang memberi tekanan pada saluran sungai dan menyebabkan perubahan morfologi sungai. Segala bentuk kerusakan akibat bencana banjir. Seno Adi . , banjir memberikan dampak negatif seperti korban jiwa dan kerusakan harta benda. Varoonchotikul . , banjir menimbulkan banyak kerusakan pada properti dan menimbulkan resiko bagi kehidupan manusia. Studi Tempa . , mengidentifikasi kerugian yang dialami dari kejadian banjir diklasifikasikan dalam 3 . aspek mencakup sosial, fisik/ekonomi dan lingkungan. Setiap orang diharuskan untuk berkontribusi membantu korban banjir. Menurut Rustinsyah. Prasetyo, & Adib, . , penangganan bencana pada korban banjir membutuhkan kolaborasi atau keterlibatan semua stake holder termasuk masyarakat. Hassan & Adnan, . , bakti sosial termasuk kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat dalam meminimalkan kerugian dan pemulihan pasca bencana banjir. Menurut Asy . , penangganan dampak sosial bencana banjir pada tahap pertama sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti makanan, pakaian, obat-obatan dan tempat pengunggusian yang aman dan kondusif bagi kesehatan. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial berpeluang mendukung proses pemulihan pasca bencana banjir lebih Studi pendahulan didapatkan bahwa banjir telah melanda Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara pada tanggal 1 November 2022 dan masyarakat mengalami kerugian materi yang cukup besar. Dimana, korban banjir kurang memiliki persediaan makanan pokok, baju, selimut dan balita kurang memiliki persediaan susu, pampers dan MPASI. Sedangkan kondisi lingkungan di lokasi banjir, jalan dipenuhi dengan lumpur yang terbawa banjit dan air masih tergenang pada bagian daratan yang lebih rendah. Hal ini menjadikan korban banjir tidak dapat menggunakan jalan sebagaimana mestinya dan kebutuhan bahan pokok kurang dapat diakses dengan mudah. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan AuPemberdayaan Masyarakat melalui Bakti Sosial Peduli Lingkungan Pada Korban BanjirAy. Sehingga pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap korban banjir. METODE PELAKSANAAN Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 3 - 5 November 2022 di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara. Masyarakat yang terlibat dalam pemberdayaan adalah remaja karang taruna. Adapun metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan, antara lain: 1 Survey awal dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi korban banjir, terkait dengan kebutuhan korban banjir dan lingkungan tempat tinggal korban banjir di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara. Gambar 1. Survey Lokasi Banjir Halimatussakdiyah Lubi. https://journal. id/index. php/amm. Page 1178 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1177-1182 2 dentifikasi masalah. Setelah dilakukan survey awal didapatkan beberapa masalah yaitu korban banjir kekurangan makanan pokok dan kebutuhan untuk balita seperti susu, pampers dan makanan tambahan/MPASI, pakaian, dan selimut serta keadaan jalan sekitar tempat tinggal dipenuhi lumpur yang terbawa saat banjir dan air masih tergenang pada bagian daratan yang lebih rendah. 3 Analisis Kebutuhan. Hasil indentifikasi masalah menunjukkan bahwa pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial peduli lingkungan sebagai solusi untuk membantu korban banjir di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara. 4 Penetapan Khalayak Sasaran Adapun yang menjadi khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah remaja karang taruna dan masyarakat korban banjir di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara. 5 Pelaksanaan Program Pelaksanan program pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial, mencakup: Sosialisasi program Sosialisasi program pemberdayaan masyarakat kepada remaja karang taruna dilakukan bertujuan untuk memberikan gambaran program yang akan diimplementasikan. Sehingga semua pihak yang terlibat dapat melaksanakan kegiatan sesuai dengan tujuan yang Persiapan bantuan Membuat daftar list pembelian bantuan berupa beras, telor, mie instan, susu, pampers. MPASI, pakaian, dan selimut. Pembelian bahan bantuan sesuai dengan jumlah yang diperlukan korban banjir di daerah tersebut. Distribusi bantuan Distribusi bantuan dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi korban banjir di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara. Sehingga bantuan dapat diserahkan secara langsung kepada korban banjir. Gotong Rotong Gotong royong dilakukan dengan melibatkan masyarakat yang tinggal disekitar lokasi banjir. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pelaksanan program pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial yang telah dilakukan di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara, diuraikan sebagai berikut: 1 Sosialisasi program Tim mengkonfirmasi remaja karang taruna terkait sosialisasi program pemberdayaan masyarakat terkait bakti sosial peduli lingkungan. Adapun remaja karang taruna yang bersedia terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 30 orang. Sosilisasi dilakukan tentang masalah yang telah diidentifikasi dan kegiatan yang dilakukan untuk korban banjir. Semua remaja karang taruna antusias mendengarkan dan bersedia berperan aktif dalam kegiatan bakti sosial peduli lingkungan. Halimatussakdiyah Lubi. https://journal. id/index. php/amm. Page 1179 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1177-1182 Gambar 2. Sosialisasi Program 2 Persiapan bantuan Tim memberikan kesempatan bagi remaja karang taruna untuk membuat daftar list pembelian bantuan berupa beras, telor, mie instan, susu, pampers. MPASI, pakaian, dan selimut. Bahan bantuan yang telah dibelikan, selanjutnya dikemasi dalam kardus sesuai dengan jumlah korban Gambar 3. Persiapan Bahan Bantuan 3 Distribusi bantuan Tim bersama remaja karang taruna menuju lokasi korban banjir dengan membawa semua bahan Bahan bantuan didistribusikan dengan mendatangi langsung lokasi korban banjir di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara. Bahan batuan beras, telor, mie instan, susu, pampers dan MPASI, selimut dan pakaian di serahkan kepada panitia posko penerimaan bantuan setempat. Gambar 4. Distribusi Bantuan Halimatussakdiyah Lubi. https://journal. id/index. php/amm. Page 1180 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1177-1182 Bantuan yang diberikan sebagai bentuk rasa tanggung jawab terhadap sesama dalam rangka saling membantu. Menurut Hendri . , bekerjasama dan membantu korban banjir menyumbangkan apa yang dirasakan kekurangan sarana prasaran bagi korban banjir termasuk mendukung strategi yang dilakukan pemerintah. 4 Gotong Rotong Tim mengarahkan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan lumpur di lokasi Hal ini terjadi karena banjir membawa begitu banyak sampah dan lumpur, sehingga menutup akses transportasi. Selain itu remaja karang taruna juga mengevakuasi barang-barang yang masih dapat digunakan yang terbawa banjir. Menurut Razikin. Kumalawati, & Arisanty . , gotong royong merupakan tindakan positif yang dapat dilakukan pasca bencana banjir. Masyarakat sangat antusias membersihkan lumpur dari jalan, hal ini sangat bermanfaat dalam mengalihkan perasaan sedih korban banjir. Gambar 5. Gotong Royong KESIMPULAN Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial peduli lingkungan pada korban banjir telah dilaksanakan di Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah. Kabupaten Aceh Tenggara mencakup sosialisasi program, persiapan bahan bantuan, distribusi bantuan dan gotong royong. Adapun capaian dari pelaksanaan kegiatan tersebut berupa remaja karang taruna berperan aktif dalam kegiatan, bahan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan, korban banjir merasa senang karena telah menerima bantuan dan masyarakat sangat antusias melakukan gotong royong. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, disarankan kepada semua pihak untuk berkontribusi aktif dalam membantu korban bencana alam yang ada terjadi termasuk banjir. Hal ini sangat dibutuhkan oleh korban bencana alam dan menimbulkan rasa kepedulian kita terhadap sesama REFERENCES