KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2025. Vol. 2 No. 1: 27-31 Literasi Publik Goes To School: Strategi Cerdas Untuk Mengatasi Investasi Ilegal di SMAN 1 Bukit Batu Zul Hendri1*. Ade Suhartini2. Ezril3. Mira Misissaifi4. Susilawati5 Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis https://doi. org/10. 46367/khidmah. Info Artikel Abstrak Riwayat: Dikirim: 11 April 2025 Direvisi: 17 Mei 2025 Diterima: 31 Mei 2025 Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman awal tentang pasar modal kepada Masyarakat sejak dini, memberikan pengetahuan dan pembekalan dasar . asic knowledg. tentang pasar modal kepada masyarakat sejak dini, memberikan pengetahuan praktis mengenai investasi dan produkAe produk investasi di pasar modal kepada masyarakat sejak Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini dengan menggunakan metode dengan memberikan bimbingan dan pengetahuan dan pembekalan dasar . asic knowledg. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi yang sedang menempuh Pendidikan di SMAN 1 Bukit Batu. Jumlah siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan ini sekitar 150 orang dan kegiatan dilakukan secara offline. Kegiatan ini membahas tentang pemahaman mahasiswa mengenai pasar modal syariAoah dan pengetahuan masyarakat untuk berinvestasi di Pasar Modal SyariAoah yang mengakibatkan perekonomian negara akan menurun, karena investasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Kata Kunci: Pasar Modal. Literasi. Investasi Korespondensi: Susilawati This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. International License. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2025. Vol. 2 No. 1: 27-31 PENDAHULUAN Sejak tahun 1977 pasar modal di Indonesia diaktifkan kembali setelah men galami vakum berkaliAe Dikarenakan mengalami vakum dalam waktu yang cukup lama, maka pemahaman pasar modal pada masyarakat Indonesia belum seperti yang diharapkan. Masyarakat Indonesia lebih dan sangat mengenal serta memahami industri perbankan, sehingga pola pikir . ind se. yang ada di benak masyarakat untuk melakukan investasi dan sumber pembiayaan lebih memilih melalui industri perbankan . ukan pasar PerusahaanAeperusahaan dalam memenuhi kebutuhan sumber pendanaan lebih memilih mendapatkan sumber pendanaan melalui perbankan . ukan melalui pasar modal dengan menerbitkan saha. , dan demikian pula masyarakat pemilik modal . lebih memilih melakukan investasi melalui perbankan . alam bentuk deposit. Dalam rangka menjaga eksistensi dan menumbuh kembangkan pasar modal, diperlukan adanya kekuatan basis investor domestik dan ketersediaan investasi jangka panjang. Nilai investasi yang besar apabila hanya dimiliki oleh sedikit pihak maka akan kurang mendukung peningkatan basis investor domestik, sedangkan kekuatan basis investor domestik ditentukan oleh nilai investasi domestik dan jumlah investor domestik (Peristiwo, 2. Pasar modal sebenarnya dapat dipakai sebagai alternatif bagi masyarakat pemodal untuk melakukan investasi selain melakukan investasi pada perbankan, dan di samping itu pasar modal juga sebagai alternatif untuk mendapatkan pendanaan bagi perusahaanAeperusahaan yang membutuhkan dana selain melalui perbankan. Padahal masyarakat pemodal yang melakukan investasi dalam bentuk deposito melalui perbankan, hanya mendapatkan return . dalam jumlah yang tidaklah seberapa . aat ini / 4 % per tahu. Sedangkan masyarakat yang melakukan investasi di pasar modal, mendapatkan return dalam jumlah yang lebih besar. Sebagai contoh, return saham dapat berupa pembagian deviden dari perusahaan kepada masyarakat pemodal, di samping berupa capital gain. Deviden adalah merupakan sebagian dari keuntungan . perusahaan yang diberikan kepada masyarakat pemodal selaku pemilik saham, sedangkan capital gain adalah keuntungan yang didapat masyarakat pemodal yang berasal dari menjual saham pada harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga saham pada saat mereka membeli saham pada pertama kalinya. Sementara itu, bagi perusahaan Ae perusahaan, pasar modal merupakan sarana untuk mendapatkan sumber pendanaan di luar perbankan, yang malahan tidak memberatkan bagi perusahaanAeperusahaan tersebut, dikarenakan perusahaanAeperusahaan tidak perlu melakukan pembayaran bunga pinjaman sehubungan dengan pinjaman dana bank. Pasar modal memiliki peranan yang penting terhadap perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Dalam fungsi ekonomi, pasar modal menyediakan fasilitas untuk mempertemukan dua kepentingan, yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana . dan pihak yang memerlukan dana . Dengan adanya pasar modal, pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dana tersebut dengan harapan memperoleh keuntungan . , sedangkan perusahaan . dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa menunggu tersedianya dana operasional perusahaan. Dalam fungsi keuangan, pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh keuntungan . bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang di pilih. Secara konsep, investasi adalah kegiatan mengalokasikan atau menanamkan sumber daya . saat ini, dengan harapan mendapatkan manfaat dikemudian hari. Sumber daya ini biasanya diterjemahkan ke dalam satuan moneter atau uang Investasi bermanfaat bagi pribadi maupun keluarga untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya di masa mendatang. Misalnya investasi untuk perumahan pribadi atau keluarga, investasi untuk pendidikan, investasi untuk usaha . dan investasi bidang lainnya yang bermanfaat bagi pribadi dan keluarga (Darmawan. Kurnia & Rejeki, 2019. Muklis, 2. Pemahaman mengenai halAehal tersebut, tepatnya mengenai manfaat dan pentingnya keberadaan pasar modal, baik bagi masyakarat pemilik modal maupun bagi perusahaanAe perusahaan, perlu diketahui oleh masyarakat sejak dini, termasuk mahasiswa dan pelajar, sehingga oleh karenanya pemahaman tentang halAehal tersebut seharusnya dimulai sejak di bangku kuliah atau bahkan di bangku sekolah. Banyak dari kalangan masyarakat terutama pebisnis maupun mahasiswa lebih berminat berinvestasi di pasar modal. Namun masih banyak kendala yang harus dihadapi dalam investasi ini terutama bagi para investor pemula jika mereka tidak memahami dengan benar tatacara berinvestasi atau resiko apa yang akan dihadapi bagi investor. Memunculkan minat mahasiswa untuk berinvestasi dipasar modal se benarnya tidaklah sulit hal ini bias dilakukan dengan cara mendekatakan dan memberi pengetahuan tetang pasar modal dikalangan akademisi, meningkatkan pengetahuan tetang investasi, dan memberi pengarahan atau praktek untuk berinvestasi secara nyata (Nisa, 2. Keberadaan pasar modal dalam aktifitas perekonomian sebuah negara sangat penting sebagai media investasi dan wadah penyediaan modal bagi perusahaan untuk membesarkan aktivitas perdagangannya. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2025. Vol. 2 No. 1: 27-31 Pasar modal juga berfungsi sebagai tempat pencairan kepemilikan saham sebuah perusahaan dengan Dengan demikian, pentingnya peranan pasar modal adalah dalam rangka memobilisasi dana dari mayarakat dan dapat juga dijadikan sebagai indikator perekonomian negara (Muhammad, 2004:. Namun demikian, pasar modal yang ada selama ini diakui mengandung berbagai hal yang menyimpang dari prinsip-prinsip syariah, seperti riba, maisir dan gharar. Gelombang gerakan Islamisasi ekonomi pada abad 20 yang dipelopori oleh beberapa tokoh umat Islam mengajak penerapan prinsip-prinsip dan nilai-nilai syariah pada lembaga-lembaga keuangan dan aktifitasnya, seperti pada pasar modal. Akhirnya di Indonesia pada tahun 2003. Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa mengenai mekanisme beroperasinya pasar modal syariah, objek yang diperdagangkan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu emtien yang terlibat di dalamnya. Setelah itu, pada tahun yang sama diresmikanlah pasar modal syariah oleh Menkeu Boediono dan dihadiri oleh wakil dari MUI. Bapepam dan lainnya. (Sudarsono, 2007: . Pasar modal syariah sebetulnya telah bermunculan di berbagai negara Islam ataupun Barat, seperti Amerika serikat. Keberadaan pasar modal syariah merupakan suatu usaha positif untuk mempertemukan emiten yang bergerak di bidang usaha yang sesuai dengan syariah dan investor muslim yang ingin menanamkan modalnya di bursa saham. Walaupun di akui proses berjalannya pasar modal syariah sekarang belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan ajaranajaran ekonomi yang ditetapkan Islam karena masih ada beberapa kendala. METODE Penelitian ini disajikan dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat. Laporan penelitian merupakan hasil pemikiran yang ditulis menggunakan metode studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner, serta analisis data dan informasi berdasarkan data sekunder. Tahapan penelitian dilakukan melalui serangkaian kegiatan sebagai berikut: Analisis Awal/Analisis Kebutuhan Analisis awal . nalisis kebutuha. adalah tahap pengumpulan informasi terkait dengan kebutuhan mitra penelitian. Tahap ini dilakukan melalui diskusi dan ramah tamah yang melibatkan guru dan siswa/siswi SMA N 1 Bukitbatu. Identifikasi Masalah melalui kegiatan FGD Informasi yang diperoleh dari analisis awal kemudian dikaji oleh Siswa dan Siswi untuk melakukan identifikasi permasalahan Berdasarkan permasalahan yang telah teridentifikasi, dilakukan serangkaian persiapan untuk melaksanakan kegiatan yang bertujuan mengatasi permasalahan tersebut Persiapan dan pelaksanaan kegiatan Persiapan Kegiatan Dalam pesiapan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) maka dilakukan pengamatan langsung terhadap sekolah SMA N1 Bukitbatu. Penelaahan observasional dilakukan bertujuan melihat sejauhmana pemahaman siswa/siswi terhadap pasar modal syariah. Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian kepada masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan Memberikan pengetahuan dan pemahaman awal tentang pasar modal kepada masyarakat sejak dini . ejak di bangku kuliah atau SMU). Memberikan pengetahuan dan pembekalan dasar . asic knowledg. tentang pasar modal kepada masyarakat sejak dini dan Memberikan pengetahuan praktis mengenai investasi dan produkAeproduk investasi di pasar modal kepada masyarakat sejak dini. Secara umum program ini dirancang oleh Galeri Investasi STIE Syariah Bengkalis untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dengan cara mengubah pola pikir masyarakat bahwa melakukan investasi bukan hanya melalui perbankan . engan cara menabung atau membuka deposit. , namun juga melalui pasar. Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat Literasi Publik Goes To E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2025. Vol. 2 No. 1: 27-31 School adalah sebagai berikut: Persiapan Pihak pengabdi mengurus izin dan koordinasi untuk melaksanakan kegiatan ini kepada pihak SMAN 1 Bukit Batu. Hasil yang diperoleh yaitu: Waktu pelaksanaan Literasi Publik Goes To School pada tanggal 7 November 2022 yang bertempat di SMAN 1 Bukit Batu. Tahap Observasi Pada tahap ini pihak pengabdi melakukan kunjungan ke SMAN 1 Bukit Batu dengan hasil yang diperoleh yaitu: Informasi seputar STIE Syariah Bengkalis Menjelasakan tentang profil STIE Syariah Bengkalis Informasi pasar modal Menyampaikan seputar pasar modal syariah serta pengetahuan praktis mengenai investasi dan produkAeproduk investasi di pasar modal kepada masyarakat sejak dini KESIMPULAN Pemahaman mengenai halAehal tentang pasar modal tersebut, tepatnya mengenai manfaat dan pentingnya keberadaan pasar modal, baik bagi masyakarat pemilik modal maupun bagi perusahaanAe perusahaan, perlu diketahui oleh masyarakat sejak dini, termasuk mahasiswa dan pelajar, sehingga oleh karenanya pemahaman tentang halAehal tersebut seharusnya dimulai sejak di bangku kuliah atau bahkan di bangku sekolah. Banyak dari kalangan masyarakat terutama pebisnis maupun mahasiswa lebih berminat berinvestasi di pasar modal. Namun masih banyak kendala yang harus dihadapi dalam investasi ini terutama bagi para investor pemula jika mereka tidak memahami dengan benar tatacara berinvestasi atau resiko apa yang akan dihadapi bagi investor. DAFTAR PUSTAKA