Volume 10. Nomor 01. Juni 2019 Hal. PENGARUH HOME BASED EXERCISE TRAINING TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN LANJUT USIA DENGAN OSTEOARTHRITIS Rita Rahmawati*. Siti Nur Qomariah** Dosen Keperawatan Medikal Bedah dan Keperawatan Komunitas. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Gresik,Gresik. Indonesia Dosen Manajemen Keperawatan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Gresik. ABSTRAK Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit kronis yang menyerang tulang rawan sendi dan jaringan di sekitarnya dengan gejala nyeri, kaku dan hilangnya fungsi dari Tujuan penelitian ini adalah tercapainya kualitas hidup terkait kesehatan yang baik pada lansia. Penelitian HBET ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Data dikumpulkan dari pasien lanjut usia dengan osteoarthritis di Gresik. Pasien diambil menggunakan teknik consequtive sampling dan didapatkan 26 pasien yang sesuai dengan criteria inklusi melakukan HBET senam lutut selama 2 minggu. Osteoarthritis Knee and Hip Quality of Life (OAKHQOL) untuk mengukur kualitas hidup responden lansia dengan osteoarthritis. Paired t-test digunakan untuk menganalisis pengaruh Home Based Exercise Training (HBET). Didapatkan nilai p<0,0001 pada kualitas hidup. Pasien lansia dengan osteoarthritis yang melakukan HBET senam lutut menunjukkan peningkatan kualitas HBET dengan senam lutut efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien lanjut usia dengan osteoarthritis. Penelitian selanjutnya perlu dilakukan Home Based Exercise Training dengan penyakit degeneratif yang lain. Kata kunci: Home Based Exercise Training, , kualitas hidup, lanjut usia. ABSTRACT Osteoarthritis (OA) is a chronic disease that attacks the joint cartilage and surrounding tissue with symptoms of pain, stiffness and loss of function of the joints. The purpose of this study is to achieve quality of life related to good health in the elderly. This HBET study used quasi experimental with a one group pre-post test design Data were collected from elderly patients with osteoarthritis at the Gresik Square Public Health Center. Patients were taken using consequtive sampling technique and obtained 26 patients who were in accordance with the inclusion criteria to do HBET knee exercises for 2 weeks. Knee Osteoarthritis and Hip Quality of Life (OAKHQOL) used to measure the quality of life of elderly respondents with osteoarthritis. Paired t-test was used to analyze the effect of Home Based Exercise Training (HBET) Obtained p value <0,0001 on quality of life. Elderly patients with osteoarthritis who perform HBET knee exercises show an improvement in quality of life. HBET with knee exercises is effective in improving the quality of life for elderly patients with Further research needs to be done on Home Based Exercise Training with other diseases of aging . Keywords: Home Based Exercise Training, elderly, osteoarthritis, quality of life Prevalensi OA di Indonesia. PENDAHULUAN mencapai 5% pada usia <40 tahun, 30% Osteoarthritis pada usia 40-60 tahun, dan 65% pada >61 (Sharon, pemecahanbiokimia articular . Penderita OA di Puskesmas Alun-alun tulang rawan di sendi synovial lutut Kecamatan Gresik Pada bulan Maret- April 2017 rata-rata 3 bulan terakhir (Quintana. Gangguan sebanyak 100 orang dengan berbagai usia mulai usia dewasa sampai lansia, dengan domisili di luar atau di dalam dan noninflamasi, dengan adalanya degenerasi kartilago sendi dan pembentukan tulang baru . pada bagian pinggir sendi mengikuti anjuran exercise di rumah. (Stanley & Beare, 2. Salah satu gejala osteoarthritis lutut adalah adanya Adanya Seseorang osteoarthritis akan terjadi disfungsi sendi dan otot sehingga akan mengalami keterbatasan gerak, penurunan kekuatan dan dan keseimbangan otot. Sekitar kehilangan fungsi kapasitas kerja dan penurunan kualitas hidup (Reis, et al. Oleh karena itu, pengukuran kualitas hidup merupakan pengukuran yang relevan dan penting dalam menilai kondisi fisik, social, emosional yang mana sebagai akibat dari menderita OA (Miller. II, & Block , 2. Gresik. Berdasarkan Terapi non farmakologis yang disarankan antara lain exercise/latihan Jenis exercise lain yang dapat dilakukan adalah home exercise. Range Motion (ROM), exercise/ latihan penguatan meliputi quadriceps andhamstring exercise serta aerobic seperti berjalan, berenang (Dewi,2. Tujuan exercise ini antara lain memperbaiki fungsi sendi, meningkatkan kekuatan sendi, proteksi sendi dari kerusakan dengan mengurangi stress pada sendi, mencegah kecacatan dan meningkatkan kebugaran Latihan kemampuan pasien (Dewi, 2. Hasil penelitian Thomas, menunjukkan simple home based exercise program bisa menghasilkan penurunan nyeri yang signifikan dalam dua tahun. Program tersebut sesuai untuk perawatan primer dilakukan dengan melihat data pasien (Thomas, et al. , 2. Penelitian ini yang ada di Gresik, serta menanyakan bertujuan mengetahui pengaruh home memastikan data yang telah didapat Langkah responden ini juga dibantu oleh para kader untuk memberikan pertimbangan METODE DAN ANALISA Desain Responden dipilih dengan memenuhi kriteria inklusi: ne group pre-post test desig. Ciri kooperatif untuk dilakukan penelitian. digunakan adalah quasy experiment . Pasien . Pasien usia 45 tahun sampai 64 sebabakibat dengan cara melibatkan satu kelompok subjek. Kelompok . Pasien dapat membaca dan menulis . Pasien dengan pendidikan minimal diobservasi lagi setelah intervensi . Pasien dapat melakukan mobilisasi (Nursalam, 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Home Based Exercise Training dengan berjalan Kriteria eksklusi: Pasien yang menderita kelumpuhan. kualitas hidup pasien osteoarthritis. Pasien dengan gangguan jiwa. Variabel . Klien dengan gangguan jantung dan pasien dengan osteoarthritis diukur pernapasan yang tidak stabil menggunakan kuesioner osteoarthritis . Hipertensi tidak terkontrol . ekanan darah > 160/. Puskesmas Kecamatan Gresik, pada ditentukan berdasarkan kriteria inklusi bulan April-Juni 2018, sesuai yang dan eksklusi yang telah ditentukan oleh tertera di gann chart penelitian. Ijin peneliti selama proses pengambilan data penelitian dari UPT Puskesmas alun- alun dikeluarkan tanggal 31 Maret 2018 (OAKHQOL). Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Besar Penentuan Bulan April-Mei dengan no surat 445/68/437. 01/2018. Populasi Pasien Osteoarthritis yang ada di Puskesmas Alun-alun Gresik Consequtive sampling Sampel Pasien lansia dengan osteoarthritis berobat di Puskesmas Alun-alun tanpa komplikasi Pre test Kuesioner kualitas hidup pasien dengan OA (OAKHQOL) Intervensi HBET dengan latihan senam lutut peregangan dan penguatan lutut tiap hari, tiap gerakan 5-10 kali pengulangan, sehari dua kalim seminggu 3x, selama 2 minggu Post test Kuesioner kualitas hidup pasien dengan OA (OAKHQOL) Analisis Data Paired T-test ANOVA Penyajian data Simpulan dan Hasil Penelitian Gambar 1 Kerangka kerja penelitian pengaruh Home Based Exercise Training terhadap perfoma fisik dan kualitas hidup pasien lansia dengan osteoarthritis di Puskesmas Alun-alun Gresik data kualitas hidup pada pasien HASIL DAN PEMBAHASAN lansia dengan osteoarthritis baik Hasil Pengaruh Exercise Home Training Based data pada pengukuran pertama . maupun data pengukuran kualitas hidup kedua . Berikut ini hasil uji paired t-test Tabel 1 Pengaruh Home Based Exercise Training terhadap kualitas hidup lansia dengan osteoarthritis Variabel Kualitas Rerata Pre test 62,69 16,65 Post test 16,14 <0,0001 *bermakna pada =0. Tabel 2 menunjukkan adanya kualitas hidup sebelum dan sesudah perubahan kualitas hidup antara pre test Hasil pengukuran pre test dan post test setelah mendapatkan kualitas hidup responden berada pada Home Based Exercise rata-rata Training. Hasil pengukuran post test dengan rata-rata menggunakan paired t-test diperoleh 81,11 (SD16,. yang menunjukkan p<0,0001 yang menyimpulkan bahwa adanya peningkatan skor kualitas hidup ada pengaruh Home Based Exercise Training Based Exercise Training. 62,69 (SD Home Tabel 2 Pengaruh Home Based Exercise Training terhadap kualitas hidup berdasarkan intensitas latihan Rerata Intensitas latihan Sedang Tinggi Rerat N a SD N Rerata Kualitas 6,00 12,86 11,07 23,55 13,30 0,054 -3,24 0,49 -3,85 1,40 -7,46 1,26 0,025 SKU 6,60 7,05 16,75 14,61 24,22 7,71 0,037 5 -1,60 12,56 12 -14,58 15,68 *bermakna pada =0. Keterangan: : Skala Fungsional SKU : Status Kesehatan Umum SG: : Skala Gejala -21,00 12,64 0,069 Rendah Variabel Tabel 2 menunjukkan adanya Menurut peneliti, pasien yang terdiagnosa osteoarthritis akan memiliki intensitas latihan Home Based Exercise dampak terhadap kehidupannya baik Training (HBET) yang dilakukan. Hasil secara psikologis, fisik, maupun sosial. uji one way ANOVA diperoleh hasil Perubahan p=0,054 pada kualitas hidup yang penyakit yang dialami ini diterima dengan berbeda-beda pada setiap pasien. Maka berdasarkan ketiga kelompok intensitas berpengaruh terhadap kualitas hidup HBET. penderita osteoarthritis. Hasil . =0,. Hasil uji statistik paired t-test yang digunakan untuk melihat pengaruh kualitas hidup berdasarkan intensitas Home Based Exercise Training terhadap latihan HBET yang dilakukan. Namun, kualitas hidup saat pre test dan post test uji ANOVA yang dilakukan pada tiap berarti terdapat pengaruh Home Based menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Exercise Training terhadap kualitas yang signifikan pada Skala fungsional . =0,. dan Status Kesehatan Umum ANOVA (SKU) dengan hasil p=0,037. Hal ini HBET dilakukan tidak mempengaruhi kualitas hidup secara umum, namun dapat mempengaruhi skala fungsional dan status kesehatan umum. Hasil p<0,0001. Prinsip skoring OA KNEE AND HIP QOL (OAKHQOL), skor skala tinggi menunjukkan semakin tinggi level kualitas hidupnya, skor tinggi untuk skala fungsional menunjukkan semakin tinggi level dari fungsi kesehatannya, skor tinggi pada status kesehatan umum pada data pre test didapatkan 14 orang menunjukkan tinggi kualitas hidupnya, . ,85%) memiliki kualitas hidup dalam tetapi skor tinggi pada skala gejala menunjukkan semakin tinggi tingkat Home Based Exercise Training yang permasalahan atau gejala yang ada (EORTC, 2. Dengan rentang skala menggunakankuesioner OA knee and 1-100, makna kualitas hidup bisa dilihat hip QoL (OAKHQOL). perbedaan skor 5-10 berarti perubahan sedikit . ittle chang. , 10-20 berarti melakukan aktivitas sehari-hari, hal ini perubahan sedang . oderate chang. sesuai dengan penelitian Mat, et al dan Ou 20 berarti perubahan signifikan . ery much chang. (Osoba et al, 1998 training bisa direkomendasikan untuk dalam Bottomley, 2. strategi pencegahan cidera karena jatuh Hasil pada pasien dengan osteoarthritis. setelah diberikan HBET didapatkan Hasil uji Anova pada penelitian ini sebagian besar responden berada dalam didapatkan hasil p=0,054 yang berarti kualitas hidup sedang . ,6%). Terdapat tidak ada perbedaan kualitas hidup yang 3 responden . ,38%) tetap dalam bermakna berdasarkan ketiga kelompok kategori kualitas hidup buruk, bahkan Penelitian yang dilakukan oleh Sawyer . di Inggris menyatakan kualitas hidup merupakan sebuah fenomena yang menggunakan OA knee and hip QoL meliputi aspek yang luas, tidak hanya (OAKHQOL) aspek fisik namun juga psikologis dan . ,15%) Temuan penelitian menunjukkan mengalami perubahan kualitas hidup bahwa latihan yang dilakukan memiliki dampak yang bervariasi pada setiap HBET. Hasil Berdasarkan HBET responden terhadap kualitas hidupnya menunjukkan pengaruh HBET yang perbaikan pada aspek fisik maupun . =0,. dan status kesehatan umum secara psikologis. Penelitian Cheema & . =0,. Pada penelitian ini. Home Gaul . juga menyebutkan bahwa Based Exercise Training yang diberikan aspek sosial pada responden tidak dapat menjadi salah satu rekomendasi intervensi yang dapat digunakan untuk mencegah adanya perburukan kondisi Hal ini terjadi pada latihan kesehatan pada pasien lansia dengan yang dilakukan secara individu. Hasil Hal ini diharapkan akan yang sama ditemukan pada penelitian membantu meningkatkan kualitas hidup ini, yang kemungkinan mengacu pada pasien selama terapi bahkan hingga latihan yang dilakukan secara mandiri di rumah juga memiliki dampak sosial Adanya peningkatan kualitas hidup ini juga tampak pada kemampuan pasien dalam Meskipun umum yang berkaitan dengan aspek merupakan suatu aspek yang kompleks sehingga seluruh aspeknya akan saling berkaitan (Qomariah & Rofiqoh, 2. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian mulai bulan Mei sampai dengan Oktober 2018 didapatkan hasil sebagai berikut: Home Based Exercise Training dapat meningkatkan kualitas hidup pasien lansia dengan osteoarthritis. Home Based Exercise Training psikologis yang akan meningkatkan Cheema. Bobby & Gaul. Kathy & Lane. Kirstin & fiatarone Maria. Cheema B. Gaul CA. Lane Fiatarone Singh MAProgressive training in breast cancer: a systematic review of clinical Breast Cancer Res Treat 109: 9-26. Breast 1007/s10549-007-9638-0. Dekker. Exercise and Physical Functioning in Osteoarthritis Medical. Neuromuscular. Behavioral Perspectives. New York: Springer Science Bussiness Media. Dewi, . Osteoarthritis: Diagnosis. Penanganan dan Perawatan Rumah. Yogyakarta: Fitramaya. emosional dan physical well-being sehingga akan meningkatkan kualitas Saran Penelitian selanjutnya perlu dilakukan Home Based Exercise Training dengan penyakit degeneratif yang lain. KEPUSTAKAAN