311 JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 KEMITRAAN ANTARA JURUSAN USAHA LAYANAN PARIWISATA SMKN 1 PUJUT DENGAN DUNIA INDUSTRI Baiq Oppik Andarista Soleha1. I Ketut Purwata2 & I Gede Widya Suputra3 1,2,3,Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram E-mail: 1BaiqOppia@gmail. com, 2iktpurwata@gmail. widyasuputra@gmail. Article History: Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Received: 24-12-2024 bagaimana kegiatan pembelajaran yang melibatkan dunia Revised: 26-12-2024 industri yang selama ini dilksanakan oleh Jurusan Usaha Accepted: 27-12-2024 Layanan Pariwisata SMKN 1 Pujut. Mengembangkan alternatif kegiatan pembelajaran yang melibatkan dunia industri pada Jurusan Usaha Layanan Pariwisata SMKN 1 Pujut berdasrkan Keywords: identifikasi dan analisis dari kendala yang dihadapi selama SMK Jurusan Usaha kegiatan kemitraan berlangsung. Penelitian ini merupakan Layanan Pariwisata, penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini metode kemitraan SMK pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. dengan dunia Narasumber dalam penelitian ini terdiri atas guru dan siswa Industri. Jurusan Usaha Layanan Pariwisata SMKN 1 Pujut, serta praktisi industri di bidang bangunan yang menjadi mitra dalam kegiatan di sekolah. Teknik analisis data mencakup tiga tahap yaitu:reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. PENDAHULUAN SMKN 1 Pujut merupakan salah satu dari sekolah SMK Negeri yang terletak di Kecamatan Pujut. Kabupaten Lombok Tengah. SMKN 1 Pujut ditetapkan menjadi SMK Negeri pada tahun 2003. SMKN 1 Pujut secara geografis sangat strategis,berdekatan dengan bandara Zainudin Abdul Majid (BIZAM) dan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Selain terletak pada lokasi strategis jurusan Pariwisata SMKN 1 Pujut merupakan salah satu keahlian bidang studi SMK yang menyiapkan siswa-siswi menjadi lulusan yang terampil dan kompetitif di bidang Pariwisata. Selama ini kegiatan pembelajaran yang melibatkan dunia kerja baru terbatas pada Praktik Kerja Lapangan (PKL). PKL dilaksanakan oleh sekolah dengan mengirim siswanya untuk mengikuti kegiatan/proyek pada suatu industri dengan berperan langsung dalam jangka waktu beberapa bulan. Namun kegiatan PKL yang sudah dilaksanakan oleh sekolah kejuruan dirasa masih belum optimal dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif. Ada berbagai variasi kompetensi yang dituntut oleh dunia kerja. Kebutuhan dunia kerja yang berbeda menekankan produk yang berbeda, serta kompetensi tenaga kerja yang berbeda Untuk mencapai kompetensi ini, sekolah perlu membangun kemitraan dengan berbagai Dengan memperluas kemitraan, sekolah akan mempunyai peluang yang lebih luas untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan kemitraan sekolah dengan industri. Berdasarkan permasalah tersebut, peneliti menjadikan Usaha Layanan Pariwisata Sebagai subjek penelitian dalam sebuah Skripsi dengan judul AuKemitraan Usaha Layanan Pariwisata SMKN 1 Pujut Dengan Dunia Industri a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Desa Kekait. Kecamatan Gunungsari. Kabupaten Lombok Barat dan waktu tempuh sekitar 28 menit . ,6 k. dari Kota Mataram. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan, dokumen atau arsip desa, hasil wawancara, hasil observasi dan hasil dokumentasi. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling atau pemilihan secara sengaja dengan beberapa pertimbangan yaitu orang-orang yang berhubungaan dengan penelitian ini. Informan dalam penelitian ini antara lain Kepala Desa. Anggota BUMDES. Kepala Dusun Kekait Daye. Petani Pohon Aren dan Pelaku Industri dari Pohon Aren. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Adapun tahapan-tahapan analisis data yang dilakukan yaitu tahap inventarisasi data, tahap klasifikasi data dan tahap interpretasi atau penafsiran data (Sugiyono 2. Lokasi Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah Hubungan Masyarakat (Huma. Narasumber dalam penelitian ini terdiri atas guru dan siswa jurusan usaha layanan wisata, serta praktisi industri di bidang pariwisata Penentuan Informan Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu, misalnya orang tersebut dianggap paling tahu tentang apa yang kita harapkan (Sugiyono,2. Karena peneliti merasa sampel yang diambil paling mengetahui tentang masalah yang akan diteliti. Penggunaan purposive sampling dalam penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengetahui kondisi kemitraan antara SMKN 1 Pujut dengan dunia industri. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data merupakan inti utama kegiatan penelitian dalam rangka memperoleh data yang dibutuhkan, dalam penelitian ini peneliti menggunakan tiga cara pengumpulan data, yaitu Observasi Peneliti terlibat dalam kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati sebagai sumber data penelitian. Dengan observasi partisipan ini, maka data yang diperoleh akan lebih lengkap, tajam, dan sampai mengetahui pada tingkat makna dari setiap perilaku yang Observasi dilakukan pada siswa jurusan usaha layanan pariwisata SMKN 1 Pujut yang sedang melaksanakan PKL. Wawancara Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara mendalam yang tidak bersifat terstruktur, dimana pelaksanaannya lebih fleksibel tetapi untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam. Wawancara mendalam dilakukan terhadap guru dan siswa jurusan usaha layanan pariwisata SMKN 1 Pujut, serta praktisi industri. Dokumentasi Mengumpulkan dokumen. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang (Sugiyono, 2006: . Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan, cerita, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Studi dokumen merupakan pelengkap dari pengguanaan metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif Teknik analisis data Dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur yang digunakan sebagai berikut: Data Reduction . eduksi dat. Semakin lama peneliti berada di lapangan, maka data yang diperoleh akan semakin banyak, semakin kompleks, dan rumit. Untun itu perlu dilakukan analisis data melalui reduksi data. Sugiyono . menyatakan, mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, menfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan. Data Display . enyajian dat. Setelah data direduksi, langkah selanjutnya adalah penyajian data. Dalam penelitian kualitatif penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk tabel, grafik, phie chard, pictogram dan sejenisnya. Dengan penyajian data, maka data akan terorganisasikan, tersusun ke dalam pola yang saling berhubungan, sehingga akan mudah dipahami Conclusion Drawing/Verification Langkah ke tiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan yang telah dikemukakan kemudian didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten agar kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten agar kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. HASIL DAN PEMBAHASAN Lokasi Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah Hubungan Masyarakat (Huma. Narasumber dalam penelitian ini terdiri atas guru dan siswa jurusan usaha layanan wisata, serta praktisi 313ndustry di bidang pariwisata Penentuan Informan Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu, misalnya orang tersebut dianggap paling tahu tentang apa yang kita harapkan (Sugiyono,2. Karena peneliti merasa sampel yang diambil paling mengetahui tentang masalah yang akan diteliti. Penggunaan purposive sampling dalam penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengetahui kondisi kemitraan antara SMKN 1 Pujut dengan dunia industri. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data merupakan inti utama kegiatan penelitian dalam rangka memperoleh data yang dibutuhkan, dalam penelitian ini peneliti menggunakan 313ig acara pengumpulan data, yaitu Observasi Peneliti terlibat dalam kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati sebagai sumber data penelitian. Dengan observasi partisipan ini, maka data yang diperoleh akan lebih lengkap, tajam, dan sampai mengetahui pada tingkat makna dari setiap perilaku yang a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 Observasi dilakukan pada siswa jurusan usaha layanan pariwisata SMKN 1 Pujut yang sedang melaksanakan PKL. Wawancara Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara mendalam yang tidak bersifat terstruktur, dimana pelaksanaannya lebih fleksibel tetapi untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam. Wawancara mendalam dilakukan terhadap guru dan siswa jurusan usaha layanan pariwisata SMKN 1 Pujut, serta praktisi industri. Dokumentasi Mengumpulkan dokumen. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang (Sugiyono, 2006: . Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, 314ejarah kehidupan, cerita, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Studi dokumen merupakan pelengkap dari pengguanaan metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif Teknik analisis data Dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur yang digunakan sebagai berikut: Data Reduction . eduksi dat. Semakin lama peneliti berada di lapangan, maka data yang diperoleh akan semakin banyak, semakin kompleks, dan rumit. Untun itu perlu dilakukan analisis data melalui reduksi data. Sugiyono . menyatakan, mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, menfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan. Data Display . enyajian dat. Setelah data direduksi, langkah selanjutnya adalah penyajian data. Dalam penelitian kualitatif penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk tabel, grafik, phie chard, pictogram dan sejenisnya. Dengan penyajian data, maka data akan terorganisasikan, tersusun ke dalam pola yang saling berhubungan, sehingga akan mudah dipahami Conclusion Drawing/Verification Langkah ke tiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan yang telah dikemukakan kemudian didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten agar kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 DAFTAR PUSTAKA