Jurnal Al-Abyadh Volume 3. No 2. Desember 2020 . MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS MENGGAMBAR DI TK ANSOR Kusdani STAI DINIYAH PEKANBARU kusdanibadri@gmail. Abstrak Jurnal ini bertujuan untuk mengatahui kreatifitas anak usia dini melalui aktivitas menggambar. Kreativitas anak merupakan suatu kemampuan dalam menghasilkan ide-ide baru, memecahkan masalah serta memiliki maksud dan tujuan. Aktivitas menggambar merupakan kegiatan menggambar dengan menggunakan berbagai macam bentuk dan variasi dengan menggunakan media yang sesuai engan kebutuhan menggambar. Penenltian ini dilakukan di TK Ansor kelompo A dengan jumlah siswa 17 anak terdiri dari delapan anak laki-laki dan sembilan anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan Aktivitas menggambar memiliki dapak yang signifikan terhadap peningkatan kreativitas anak di TK Ansor sebesar 82,3% berdasarkan standar keberhasilan sebesar 75 % dapat disimpulkan peningkatan kreatifitas anak melalui aktivitas menggambar pada kategori berhasil. Kata kunci: Kreativitas Anak. Aktivitas Menggambar IMPROVING CHILDREN'S CREATIVITY THROUGH DRAWING ACTIVITIES IN ANSOR KINDERGARTEN Kusdani STAI DINIYAH PEKANBARU kusdanibadri@gmail. Abstract This journal aims to find out the creativity of early childhood through drawing activities. Children's creativity is the ability to generate new ideas, solve problems and have goals and objectives. Drawing activity is a drawing activity using a variety of shapes and variations using media appropriate to drawing needs. This research was conducted at the Ansor Kindergarten group A with 17 students consisting of eight boys and nine girls. The results showed that drawing activity had a significant impact on increasing children's creativity in Ansor Kindergarten by 82. 3% based on the 75% success standard. It can be concluded that the increase in children's creativity through drawing activities was in the successful category. Keywords: Children's Creativity. Drawing Activities Jurnal Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani Namun Pendahuluan Mengenai pendidikan anak usia dini berdasarkan informasi yang penulis terima sudah diatur dalam Undang-undang no 20 dari IGTK (Ikatan Guru Taman Kanak- tahun 2003 bab 1 pasal 1 angka 14 Kanak Ria. itu semua memamg diakui menegaskan bahwa pendidikan anak usia kreativitas tidak dipandang penting karena dini suatu usaha pembinaan yang dilakukan tuntutan dari orang tua murid menginginkan secara sadar ditujukan kepada anak sejak ketika anak mendaftar di Sekolah Dasar lahir sampai usia enam tahun hal ini sudah bisa membaca dan berhitung, senada dilakukan untuk emberikan rangsangan dengan pernyataan tersebut dikemukakan kepada anak agar memiliki kesiapan dalam oleh beberapa guru Taman Kanak-Kanak memasuki pendidikan lanjut atau dasar. yang bernama SM,SA,DS dan D . -11-. Pendidikan anak usia dini menurut (Mansyur, 2007:. adalah pembelajaran TK kepada bagaimana anak- pembinaan mengenai perkembangan anak anak TK bisa membaca dan menulis karena yang berhubungan dengan jasmani,serta apabila anak lulus dari TK tempat mereka rohananya secara maksimal agar tumbuh mengajar dan yang mereka pimpin tidak bisa kembangnya juga maksimal. Anak memiliki membaca dan menghitung akan kehilangan jiwa bermain yang tinggi maka sudah kepercayaan dari masyarakat atau orang tua selayaknya kita sebagai guru mengetahui murid sehingga efeknya mereka tidak mau dunia anak-anak yang terkenal dengan lagi mendaftakan anaknya ke TK tersebut. bermain maka bagaimana caranya aktivitas Ini menunjukkan adanya permaslahan yang bermain anak ini menjadi bermanfaat dan dirasa serius dengan memaksakan anak untuk dapat membaca dan berhitung diusia Berhubungan dengan kreativitas lebih lanjut yang belum waktunya akan berdampak yang dikemukakan oleh (Utami Munandar, kepada perkembangan motoriknya dan yang 2009:. kreativitas anak indonesia secara lainnya sehingga anak tidak lagi memiliki umum menunjukkan bahwa anak kita masih jiwa-jiwa kreativ. berada pada skor kreativitas paling rendah Berdasarkan observasi yang penulis jika dibandingkan dengan negara tentangga lakukan dibeberapa TK Ansor yang ada di ini disebabkan kurangnya pengembangan kampar ditemukan kretaivitas anak masih kreativitas sejak usia dini ini menjadi rendah jika dibandingkan dengan yang pekerjaan rumah kita bersama. Anak usia 4-5 pada umumnya Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani suka mencoba hal-hal yang baru, sering bertanya, aktif namun di kelas tersebut anak- 2005:. kretavitas yang ditujukan kepada anak takut untuk bertanya,takut menjawab anak merujuk kepada bentuk kreatvitas yang pertanyaan selain itu anak juga taku-takut alami yang muncul tanpa disadari. Dari diajak permainan yang baru. Ketika diajak beberpa definisi diatas kreatifias adalah bermain atau mengerjakan sesuatu anak suatu kemampuan dalam menghasilkan ide- lebih cenderung menunggu contoh dari guru dan mereka tidak mau membuatnya sendiri. memiliki maksud dan tujuan. Dari permasalahan inilah peneliti ingin Menurut Mengenai (Yuliani, masalah serta meneliti tentang meningkatkan kreativitas anak perlu dikembangkan dan juga perlu anak melalui kegiatan menggambar. perhatian khusus, banyak cara yang dapat Dipilih kegiatan menggambar untuk meningkatkan kreatvitas anak kreativitas anak menurut Paul Torrance kepada pendapat (Hajar Pamadi,2008:. dalam (Suratno 2005:. karakteristik anak aktivitas meggambar kegiatan naluriah anak yang menunjukkan kreativ sebagai berikut : karena hampir semua anak-anak menyukai Belajar kreatif aktivitas tersebut karena kegiatan tersebut Rentang perhatian panjang mengungkapkan apa yang ia rasakan dan apa Mampu yang ia alami yang aktivitas menggambar ini nantinya akan meningkatkan kreativitas mencoret-coret Aktivitas menggambar merupakan alat berekspresi Dapat kembali pada sesuatu yang dikenalnya dan melihat cara yang beda langkah awal menuju menulis, mengoceh langkah awal untuk Selanjutnya menurut (Depdikbud, 2005:. Berfantasi dan memecahkan masalah dengan pengalamannya Meninkmati permainan dan sebagai pencerita alami dan berkomunikasi bagi anak yang dapat Mengembangkan sangat penting dalam sistem pendidikan Kreativitas Menurut Lawren Taman Kanak-Kanak (Suratno,2003:. kreativitas adalah ide atau memberikan pelayanan untuk membantu pikiran manusia yang inovatif, berguna dan anak dalam menyiapkan dirinya untuk Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani memasuki kehidupan yang selanjutnya pemberian sarana belajar selain itu ada pengembangan kreativitas anak usia dini faktor lain dalam (Depdikbud, 2005:. menjadi salah satu kemampuan yang harus yaitu . peralatan belajar dan sekaligus dikembangkan sejak dini secara maksimal. untuk bermain, . Kondisi sekolah yang Menurut Seto Mulyadi pengembangan bersih, . Kreativitas guru dalam mengajar, kreativitas anak harus dimulai sejak dini peran orang tua dan lingkungan, . bermain itu merupakan kegiatan awal Menyediakan bahan untuk belajar dan munculnya aktivitas dari aktivitas itu akan muncul kreatifitas, maka sudah seharusnya Aktivitas Menggambar semua kegiatan yang berhubungan dengan Aktivitas anak hendaknya dilaksnakan dalam suasana kegiatan menggambar atau melukis ini merupakan bahasa visual anak sebagai salah mengembangkan kreativitas tidak ada unsur satu alat komunikasi (Suwarna, 2005:. keterpaksaan dari anak. (Shinta,2001:. Maknanya Banyak melalui gambar yang mereka buat sendiri. mempengaruhi perkembangan kreativitas Sedangkan pembelajaan menggambar di TK memiliki berbagai jenis diantaranya: bereksplorasi, . jadwal yang terlalu padat. Menggambar secara bebas Menggambar sesuai imajinasi keluarga, . tidak boleh berkhayal, . Orang Mewarnai gambar tua konservatif dan yang lainnya (Hurlock, 1978:. merupakan kegiatan yang menyenangkan hendaknya diperhatikan secara bersama baik menciptakan suasana yang asyik dan dapat guru, pimpinan dan juga oran tua dengan meningkatkan kreatvitas anak. (Depdikbud, harapan kreativitas anak dapat berkembang 2005:. aktivitas menggamabr pada anak secara maksimal. namun dibalik faktor usia dini yang dimaksudkan dalam tulisan penghambat ada faktor pendukung yang bisa ini adalah kegiatan dalam bentuk yang Menggambar bagi dunia anak-anak meningkatkan kreativitas anak yaitu sebagai Aktivitas menggambar pada anak usia dini Menyediakan memiliki beberapa ciri diantaranya menurut . irjen Dikti, 2005:. menyendiri, . pemberian motivasi, dan Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani Organik, menggambar sesuai objek tahun itu masih pada yang nyata Liris, menampilkan objek yang realistis menggoreskan alat tulisnya ke kertas yang Impersionistik, menampilkan suasana kosong biasanya ini mereka lakukan karena meniru dari orang tua atau lingkungan Rytmical, menampilkan kesan ritmis sekitar, goresan yang anak tuangkan dalam Stuktur form, bentuk yang tersusun kertas belum memiliki makna apa-apa tetapi berulang-ulang hanya sebgaia ungkapan ekspresi spontan Dekoratif, menampilkan pola dari kolaboratif jari jemari tangan dengan Ekspresionistik, secara sepontan masa goresan mata atau disebut sensor motorik halus anak. Kedua masa prabagan usia 4-7 tahun pada Sedangkan menurut masa ini masih dipengaruhi oleh masa 2009:. ciri umum aktivtas menggambar goresan anak namun goresan tadi sudah anak TK yairu menggambar dalam bentuk hampir membentuk pola yang biasanya pola bertingkat, bertumpu pada garis datar yang dibuat menggambarkan yang sering dia biasanya untuk membuat gambar tertentu, lihat contohnya anak membentuk goresan pembesaran bentuk tertentu biasanya anak tersebut berbentuk wajah manusia karena menggambar dirinya lebih besar adri orang memang itulah yang sering dilihat oleh anak. (Sayful Menurut (Sayful haq, 2009:. ada lima Banyak ciri yang ada pada setia anak dalam menggambar hendaknya guru dapat menggambar anak yaitu Scrible memahami dan mampu membaca pesan dari dengan memberi judul tapi anak tisak setiap gambar yang anak buat agar mampu yakin dengan judul yang mereka buat memberikan bimbingan secara maksimal Pre-Schematic Stage, anak cenderung sehingga jiwa-jiwa kreatif anak akan timbul dan berkembangn secara maksimal pula. menggambar simbol figur Schematic Stage, anak menggambar Yang tidak kalah penting sebagai gur bentuk dengan lengkap dengan cerita dan harus memahami tahapan perkembangan sudah mulai ada perbedaa antara laki-laki anak dalam kegiatan menggambar pun harus dan perempuan perkembangannya pertama, anak usia 2-4 Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani observasi dan evaluasi. Dua tindakan yaitu Metode Penelitian Jenis mengaplikasikan yang sudah tertuang dalam adalah penelitian tidnakan kelas, menurut Rencana . uharsimi arikunto, 2010:. Penelitian mengamati tingkah laku anak didik . Tiga tidnakan kelas adalah penelitian yang Pengamatan Kegiatan harian (RKH) terhadap kegiatan belajar berupa sebuah sambil melaksanakan pembelajaran juga tindakan yang sengaja dibuat dikelas. sekaligus mengamati kegiatan pembelajaran Subjek yang kegiatannya meliputi: . Mengamati kelompok A TK Ansor yang berjumlah 17 dan mencatat perilaku selama aktivita menggambar, . Mencatat aktivitas peserta Adapun merujuk kepada desain Kemmis dan Mc Taggart yaitu terdiri dari dua siklus yang pembelajaran, . mengumulkan data dan setriap siklusnya memiliki empat kegiatan yang ke empat yaitu yaitu plan,action,observe and reflect untuk menganalsis data-data yang telah Refleksi dilakuakn diskusi dengan kolaboratif, reduksidata dan perbaikan dengan melihat Dan Adapun indikator keberhasilan dalam menggambar dari kemampuan anak yang Adapun prosedur penelitian yang keluwesan,keaslian dan elaborasi. Kriteria dilakukan penulis berkolaborasi dengan salah satu guru TK Ansor dengan mengikuti mendapatkan nilai kriteria kreatifitas tinggi. prosedur penelitian tindakan yang terdiri dari empat kegiatan yaitu satu perencanaan Hasil dan Pembahasan meliputi kegiatan . Menyusun Rencana Hasil observasi awal tentang kreatfitas kegiatan Harian (RKH), . menyiapkan anak sebelum tindakan dapat dilihat pada media dan alat bantu . Meyiapkan lembar tabel dibawah ini Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani Tabel 1. Kreatifitas Anak Usia Dini sebelum Tindakan Kriteia Jumlah Persentase Tinggi 11,7% Sedang 29,4% Rendah 58,8% Jumlah Dari data diatas tentang Kreatifitas kreatifitas tinggi sebesar 11,7%, sedang 29,4% dan rendah 58,8 % dari penjelasan tersebut maka perlu diadakan tindakan Dari data diatas tentang Kreatifitas kreatifitas tinggi sebesar 82,3% sedang 11,7n rendah 5,8% dari penjelasan kreatifitas anak sudah memenuhi standar yang diinginkan yakni diatas 75% dapat disimpulkan bahwa kratfitas anak dapat berikutnya untuk meningkatkan kreatifitas Kesimpulan Tabel 2. Siklus 1 Kreatifitas Anak Usia Dini Setelah Tindakan Kriteia Jumlah Persentase Tinggi 41,1% Sedang 29,4%. Rendah 29,4%, Jumlah Banyak jalan menuju roma itu istilah yang mungkin bisa kita jadikan sebagai renungan untuk kita para guru, jika kita hubungkan dengan pengajaran banyak cara meningkatkan pembelajaran dikelasnya. Berhubungan dengan kreativitas anak Dari data diatas tentang Kreatifitas kreatifitas tinggi sebesar 41,1% sedang 29,4%, dan rendah 29,4 % dari penjelasan tersebut maka perlu diadakan tindakan berikutnya untuk meningkatkan kreatifitas Tabel 3. Siklus 2 Kreatifitas Anak Usia Dini Setelah Tindakan Kriteia Jumlah Persentase Tinggi 82,3% Sedang 11,7% Rendah 5,8% Jumlah Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 2. Desember 2020 banyak hal yang dapat kita lakukan salah satunya dengan aktivitas atau kegiatan Mungkin dipandang sepele untuk orang dewasa namun aktivitas ini merupakan aktivitas yang luar biasa bagi dunia anak-anak menyenangkan dan mampu meningkatkan Berdasarkan penelitian yang dilakukan di TK Ansor Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui . Oe Kusdani peningkatan dengan menggunakan aktivitas menggambar sebesar 83,3%. DAFTAR PUSTAKA