https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology E-ISSN: 3025-2709 (Onlin. & P-ISSN - (Prin. DOI: 10. 61510/skyeast. This is an open access article under the CC BY-SA license Kajian Buku Panduan Elektronik Interaktif Barang Bawaan Penumpang dalam Rangka Mempermudah Pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Bandar Udara Internasional Juanda Mochammad Azwar Anas1. Agoes Soebagio2. Imam Sonhaji3 Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Indonesia, email: anasmochammadazwar@gmail. 2Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Indonesia, email: soebagioagoes@gmail. 3Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Indonesia, email: imamsonhaji@gmail. Corresponding Author: anasmochammadazwar@gmail. Abstract: Security screening at the Passenger Security Check Point (PSCP) of Terminal 2 at Juanda International Airport often experiences long queues due to passengersAo limited understanding of baggage regulations, particularly regarding prohibited items. One of the main contributing factors to this issue is the lack of communicative and user-friendly informational media. This study aims to design an interactive electronic guidebook with appropriate content and design that conveys information about items prohibited or restricted in international flights in a way that is easily understood by passengers. The research employed a level 1 Research and Development (R&D) method, which includes problem identification, product design, and expert validation stages, without field testing. The product was developed in a digital flipbook format and is accessible via QR codes placed in strategic areas of the The results indicate that the design of the guidebook is suitable for use, based on validation assessments by a design expert and a subject matter expert, along with several suggestions for further improvement. The guidebook was developed to be visual and interactive, facilitating passengers' understanding of baggage classification through illustrations and various icons. It is expected that this interactive electronic guidebook can enhance the effectiveness of information delivery to passengers, streamline the screening process at the PSCP, and serve as an alternative reference in supporting the digitalization of information services at airports. Keyword: electronic guidebook, juanda international airport, passenger security check point (PSCP), prohibited items Abstrak: Pemeriksaan keamanan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda kerap mengalami antrean panjang akibat masih rendahnya pemahaman penumpang terhadap regulasi barang bawaan, khususnya terkait prohibited items. Kurangnya media informasi yang komunikatif dan mudah dipahami menjadi salah satu penyebab utama kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku panduan elektronik interaktif dan konten serta desain yang di dalamnya menyajikan informasi seputar barang-barang yang dilarang atau dibatasi dalam penerbangan internasional sehingga mudah dipahami oleh penumpang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Development (R&D) level 1, yang mencakup tahap identifikasi masalah, desain produk, dan validasi oleh ahli, tanpa uji lapangan. Produk dikembangkan dalam format digital berbasis flipbook dan dapat diakses melalui QR code yang terpasang di area strategis bandar udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain buku panduan ini layak digunakan berdasarkan uji validasi oleh ahli desain dan ahli materi, dengan beberapa saran pengembangan tambahan. Buku panduan disusun secara visual dan interaktif untuk memudahkan penumpang memahami klasifikasi barang bawaan, disertai ilustrasi, dan berbagai ikon. Diharapkan buku panduan elektronik interaktif ini dapat meningkatkan efektivitas penyampaian informasi kepada penumpang, mempercepat proses pemeriksaan di PSCP, serta menjadi referensi alternatif dalam upaya digitalisasi pelayanan informasi di bandar udara. Kata Kunci: bandar udara internasional juanda, buku elektronik, passenger security check point . , prohibited items PENDAHULUAN Transportasi udara dewasa ini menjadi moda transportasi utama yang mendukung konektivitas antar daerah, baik untuk keperluan bisnis, pariwisata, maupun mobilitas pribadi. Kecepatan, efisiensi waktu, serta cakupan jangkauan yang luas menjadi alasan utama mengapa masyarakat lebih memilih transportasi udara dibanding moda lainnya (Syafei & Said, 2022. Zulkarnaen et al. , 2. Di Indonesia, pertumbuhan jumlah penumpang terus meningkat seiring berkembangnya infrastruktur dan layanan di bandar udara, menjadikan aspek pelayanan dan keamanan penerbangan sebagai prioritas utama penyelenggara. Salah satu titik krusial dalam alur pelayanan adalah area Passenger Security Check Point (PSCP), tempat dilakukannya pemeriksaan barang bawaan penumpang sebelum memasuki area terbatas . ecurity restricted are. Namun, meskipun standar prosedur keamanan telah ditetapkan dalam berbagai regulasi seperti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2024 tentang Keamanan Penerbangan Nasional, di lapangan masih sering ditemukan pelanggaran oleh penumpang, terutama dalam bentuk pembawaan prohibited items yang dilarang dalam kabin pesawat. Temuan data dari unit Airport Security di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda menunjukkan bahwa jenis barang seperti korek api, cairan berlebih, senjata replika, dan benda tajam masih kerap ditemukan dalam pemeriksaan, mengakibatkan antrean panjang, perdebatan dengan petugas, dan potensi keterlambatan keberangkatan pesawat (Airport Security Juanda, 2. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi keamanan yang berlaku dengan pemahaman pengguna jasa penerbangan terhadap peraturan tersebut. Minimnya media informasi yang komunikatif, interaktif, dan mudah diakses oleh penumpang menjadi salah satu akar permasalahan. Informasi mengenai barang bawaan yang dilarang selama ini masih disampaikan melalui media konvensional seperti poster statis, pengumuman suara, atau petunjuk tertulis dalam format cetak, yang tidak cukup menarik dan sering kali diabaikan oleh penumpang. Padahal, pemahaman yang rendah terhadap regulasi barang bawaan berkontribusi besar terhadap terganggunya efektivitas operasional keamanan di bandar udara (Agryani & Rahimudin, 2. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk menciptakan solusi media informasi yang lebih adaptif, menarik, dan berbasis teknologi digital dalam mendukung edukasi penumpang mengenai aturan prohibited items. Dalam konteks digitalisasi layanan publik dan transformasi pelayanan di sektor transportasi, inovasi dalam bentuk buku panduan elektronik interaktif menjadi sebuah solusi yang tidak hanya informatif tetapi juga responsif terhadap perubahan perilaku penumpang yang kini lebih akrab dengan perangkat digital dan akses informasi instan. Literasi digital masyarakat, khususnya dalam penggunaan QR Code. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 smartphone, dan media daring, memberikan peluang besar untuk memperkenalkan bentuk media panduan yang baru, efektif, dan dapat diakses secara mandiri oleh penumpang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) level 1, yang berfokus pada perancangan produk berupa buku panduan elektronik interaktif yang memuat daftar, klasifikasi, dan visualisasi dari barang-barang yang dilarang atau dibatasi dalam penerbangan internasional. Buku ini dikembangkan dalam format flipbook digital dan dilengkapi dengan Quick Response Code (QR Cod. sehingga dapat diakses oleh penumpang melalui perangkat digital di area-area strategis bandar udara maupun melalui media daring (Anggari, 2022. Prabowo & Heriyanto, 2. Validasi rancangan dilakukan oleh ahli desain media dan ahli keamanan penerbangan, untuk memastikan keandalan isi serta daya tarik visual dari produk yang dikembangkan. Rumusan masalah yang hendak dijawab melalui penelitian ini adalah: . Bagaimana bentuk media informasi yang efektif dan mudah diakses oleh penumpang untuk menyampaikan regulasi mengenai barang bawaan . rohibited item. di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda? dan . Bagaimana penerapan teknologi digital yang interaktif dan komunikatif dalam merancang buku panduan penumpang mengenai prohibited items agar dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap regulasi keamanan penerbangan? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang buku panduan elektronik interaktif yang dapat memfasilitasi penyampaian informasi mengenai regulasi barang bawaan kepada penumpang secara efektif, serta untuk merancang desain visual dan konten yang mampu meningkatkan pemahaman penumpang terhadap klasifikasi barang-barang terlarang di PSCP. Produk ini diharapkan dapat menjadi media edukatif alternatif dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan dan keamanan di lingkungan bandar udara. Hasil dari penelitian ini terletak pada integrasi antara konten regulasi barang bawaan dengan tampilan visual digital yang dirancang berbasis user experience, serta pemanfaatan teknologi QR Code yang menghubungkan media cetak dengan media daring secara interaktif. Tidak banyak penelitian sebelumnya yang secara spesifik mengembangkan panduan digital visual mengenai prohibited items dalam format flipbook interaktif untuk konteks layanan keamanan penerbangan, terutama pada bandara-bandara di Indonesia. Oleh karena itu, hasil penelitian ini tidak hanya berkontribusi secara praktis dalam pengelolaan keamanan bandara, tetapi juga menjadi kontribusi teoretis dalam bidang aviation security, desain media digital, dan transformasi layanan publik berbasis teknologi. KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka dalam penelitian ini difokuskan pada sejumlah literatur yang relevan dengan pengembangan media informasi digital berbentuk buku panduan elektronik interaktif mengenai regulasi barang bawaan penumpang di bandar udara, khususnya pada titik pemeriksaan keamanan atau Passenger Security Check Point (PSCP). Buku panduan elektronik dipahami sebagai media informasi yang disusun dalam format digital dan dapat diakses melalui berbagai perangkat, seperti ponsel pintar, tablet, dan komputer. Media ini dinilai efektif dalam menyampaikan informasi penting kepada masyarakat karena tidak hanya bersifat portabel dan fleksibel, tetapi juga dapat dilengkapi dengan elemen visual, suara, dan interaktivitas yang tidak dimiliki oleh media cetak tradisional (Prabowo & Heriyanto, 2. Penggunaan teknologi seperti Quick Response Code atau QR Code semakin memperkuat fungsionalitas buku panduan elektronik ini, karena memungkinkan pengguna mengakses konten secara langsung hanya dengan memindai kode menggunakan kamera perangkat mereka (Anggari, 2. Dalam konteks pelayanan publik di sektor transportasi udara, keberadaan media informasi yang dapat diakses secara cepat, ringkas, dan akomodatif menjadi krusial. PSCP adalah titik pengawasan penting di bandar udara yang dilengkapi dengan peralatan SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 pemeriksaan seperti X-ray. WTMD, dan detektor jejak bahan peledak. Prosedur di titik ini mengharuskan seluruh penumpang melewati pemeriksaan keamanan untuk memastikan bahwa barang bawaan mereka tidak mengandung benda-benda berbahaya yang dilarang dalam penerbangan (Peraturan Menteri Perhubungan No. 9 Tahun 2. Namun, masih ditemukan berbagai pelanggaran, seperti penumpang yang membawa cairan melebihi batas ketentuan, senjata tajam, hingga barang-barang berbahaya lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman penumpang terhadap regulasi barang bawaan masih tergolong rendah (Fauziah & Simanjuntak, 2. Literatur menyebutkan bahwa penyampaian informasi melalui media yang komunikatif dan interaktif sangat dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman tersebut. Sosialisasi regulasi barang bawaan melalui pendekatan visual dapat mempercepat proses kognitif penumpang dalam memahami apa yang boleh dan tidak boleh dibawa. Savitri dan Setiawan . menyatakan bahwa media panduan yang efektif harus menyertakan kombinasi pendekatan verbal dan visual yakni penggunaan bahasa yang sederhana dan gambar yang informatif guna menjangkau audiens dari berbagai tingkat pendidikan. Ini menjadi alasan penting mengapa rancangan buku panduan dalam penelitian ini dirancang dalam format digital interaktif, menggunakan ilustrasi, ikon, dan halaman tanya-jawab yang mudah dipahami. Regulasi mengenai barang bawaan penumpang sendiri telah diatur secara rinci dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 9 Tahun 2024 dan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil No. 32 Tahun 2022. Barang-barang yang dikategorikan sebagai prohibited items dibagi ke dalam empat kelompok utama, yakni bahan peledak . , senjata . , peralatan berbahaya . angerous device. , dan barang berbahaya . angerous good. Di sisi lain, ada pula kategori barang yang dapat dibawa dengan persyaratan tertentu, seperti permitted dangerous goods, yang jumlah dan penempatannya harus sesuai ketentuan. Ketidaktahuan penumpang terhadap klasifikasi ini kerap menjadi sumber konflik saat proses pemeriksaan di PSCP, bahkan menyebabkan antrean yang panjang dan potensi keterlambatan penerbangan (Airport Security Juanda, 2. Beberapa penelitian sebelumnya juga menunjukkan pentingnya inovasi dalam penyampaian regulasi kepada penumpang. Ramadhani . merancang aplikasi digital untuk meningkatkan kesadaran penumpang terhadap barang bawaan dan menemukan bahwa media interaktif berbasis aplikasi memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman pengguna. Sementara itu. Sitanggang . mencatat bahwa pemahaman penumpang terhadap aturan barang terlarang masih sangat rendah, sehingga diperlukan intervensi dalam bentuk media panduan yang lebih efektif. Penelitian Putraka . bahkan menunjukkan bahwa media visual interaktif memiliki kontribusi besar dalam mengubah perilaku pengguna layanan publik karena mampu menyampaikan pesan lebih cepat dan menarik. Di tengah upaya digitalisasi pelayanan publik. Halpern et al. menekankan pentingnya kematangan digital . igital maturit. dalam sistem pelayanan di bandar udara, termasuk dalam hal penyampaian informasi. Dimensi transformasi organisasi dan teknologi harus saling mendukung agar proses penyampaian regulasi kepada penumpang tidak lagi bergantung pada metode konvensional yang kurang efektif. Oleh karena itu, rancangan buku panduan elektronik interaktif dalam penelitian ini menjadi solusi alternatif yang tidak hanya mendukung edukasi keselamatan penerbangan, tetapi juga sejalan dengan agenda digitalisasi layanan publik nasional. Dengan mengacu pada berbagai literatur di atas, penelitian ini menegaskan batasan bahwa fokus karya ilmiah ini terletak pada pengembangan media informasi digital interaktif dalam bentuk buku panduan elektronik untuk mendukung proses pemeriksaan keamanan di PSCP. Konten buku dirancang untuk menyampaikan informasi mengenai kategori dan contoh prohibited items serta dangerous goods yang diatur oleh regulasi, dalam format visual dan narasi yang mudah dipahami. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada penguatan SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 strategi komunikasi keamanan penerbangan berbasis teknologi dan penyederhanaan akses informasi di lingkungan bandar udara. METODE Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) level 1 yang bertujuan untuk merancang dan menghasilkan produk media informasi berbentuk buku panduan elektronik interaktif mengenai barang bawaan penumpang di Passenger Security Check Point (PSCP) Bandar Udara Internasional Juanda. R&D level 1 dipilih karena fokus utamanya adalah menghasilkan prototipe tanpa melalui tahap uji coba lapangan, melainkan hanya sampai pada validasi oleh para ahli (Waruwu, 2. Gambar 1. Langkah-langkah penelitian R&D Level 1 Desain Penelitian Desain penelitian ini melibatkan beberapa tahapan utama, yaitu: . identifikasi masalah melalui observasi lapangan dan pengumpulan data sekunder. penyusunan konten buku panduan berdasarkan regulasi dan kebutuhan pengguna. pengembangan desain visual interaktif dalam format flipbook digital. validasi produk oleh ahli materi dan desain. Produk yang dihasilkan berbentuk buku panduan elektronik interaktif yang dapat diakses melalui QR Code. Objek dan Ruang Lingkup Penelitian Objek penelitian ini adalah media panduan informasi digital mengenai barang bawaan penumpang yang dilarang atau dibatasi menurut regulasi penerbangan. Penelitian difokuskan pada konteks operasional PSCP di Terminal 2 Internasional Bandar Udara Juanda. Ruang lingkup penelitian terbatas pada tahapan desain media, tanpa implementasi langsung kepada pengguna atau pengukuran dampak jangka panjang di lapangan. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Bandar Udara Internasional Juanda, khususnya pada area Passenger Security Check Point Terminal 2. Waktu pelaksanaan berlangsung sejak Oktober 2024 hingga Februari 2025, yang dilaksanakan secara paralel dengan kegiatan On the Job Training (OJT) penulis, dilanjutkan dengan proses perancangan dan validasi media hingga SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Instrumen dan Alat Penelitian Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi perangkat lunak desain visual (Canv. , platform penyusun flipbook digital (Heyzine Flipboo. , dan alat pembuat QR Code. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi, pedoman wawancara informal, serta lembar validasi ahli yang digunakan untuk mengevaluasi konten, desain, dan kelayakan produk yang dikembangkan. Teknik Pengumpulan Data Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap proses pemeriksaan keamanan di PSCP selama pelaksanaan OJT, serta wawancara informal dengan personel keamanan bandara yang bertugas. Data sekunder diperoleh dari dokumen regulasi, laporan internal bandara, dan hasil studi literatur terkait regulasi barang bawaan, media informasi publik, dan penerapan teknologi informasi dalam layanan bandara. Definisi Operasional Variabel Variabel utama dalam penelitian ini adalah buku panduan elektronik interaktif, yang didefinisikan sebagai media informasi digital berbasis flipbook berisi klasifikasi dan penjelasan visual barang bawaan penumpang yang dilarang atau dibatasi dalam kabin pesawat. Variabel ini mencakup elemen teks, ikon visual, ilustrasi barang, halaman interaktif, serta tautan akses melalui QR Code. Efektivitas media dilihat dari kemudahan akses, keterbacaan, dan kesesuaian isi dengan regulasi. Teknik Analisis Data Analisis data merupakan salah satu tahapan penelitian setelah semua data diperoleh dan terkumpulkan. Langkah berikutnya adalah menganalisis data. Teknik analisis data bergantung pada permasalahan dan desain penelitian yang akan digunakan (Prasetyo, 2. Tugas akhir ini disusun menggunakan metode Research and Development (R&D), dipahami sebagai kegiatan penelitian yang dimulai dari riset dan dilanjutkan dengan pengembangan. Kegiatan riset . bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pengguna . eed assessmen. , sementara kegiatan . bertujuan untuk mendesain produk. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini menghasilkan sebuah media informasi berbentuk buku panduan elektronik interaktif mengenai klasifikasi dan ketentuan barang bawaan penumpang yang dilarang maupun dibatasi di area Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda. Buku panduan ini dirancang sebagai upaya meningkatkan pemahaman penumpang terhadap regulasi barang bawaan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2024 serta CASR Part 92 tentang keamanan Produk yang dihasilkan berbentuk flipbook digital bilingual (Indonesia-Inggri. dan dapat diakses menggunakan Quick Response Code (QR Cod. melalui gawai masingmasing penumpang. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 2. Tampilan cover buku panduan elektronik Produk buku panduan dirancang dengan menggunakan platform Heyzine Flipbook, dipadukan dengan desain visual yang dibuat melalui aplikasi Canva. Konten dalam buku panduan ini terdiri dari lima bagian utama: . pengantar pentingnya kepatuhan terhadap aturan barang bawaan dalam konteks keselamatan penerbangan. klasifikasi prohibited items berdasarkan jenis dan potensi bahayanya. klasifikasi dangerous goods yang diperbolehkan dalam jumlah terbatas sesuai ketentuan penerbangan internasional. contoh barang sitaan yang paling sering ditemukan oleh petugas PSCP di Bandar Udara Juanda, lengkap dengan ilustrasi visual. halaman Frequently Asked Questions (FAQ) yang menyajikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum penumpang. Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 3. Halaman tentang buku panduan Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 4. Halaman panduan umum SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 5. Halaman penjelasan tentang bahan peledak . Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 6. Halaman penjelasan tentang senjata . Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 7. Halaman penjelasan tentang peralatan berbahaya . angerous article. Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 8. Halaman penjelasan tentang barang berbahaya . angerous good. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 9. Halaman Auboleh atau tidakAy tentang aturan barang yang diperbolehkan masuk ke pesawat Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 10. Halaman tips dan trik untuk penumpang Dari sisi tampilan, buku panduan mengusung desain yang ramah pengguna dan responsif di berbagai perangkat digital. Font modern seperti AuPoppinsAy dan AuOpen SansAy dipilih untuk memaksimalkan kenyamanan membaca, sedangkan warna dan ikon disesuaikan dengan prinsip keterbacaan dan aksesibilitas. Panduan ini juga dibuat dalam format interaktif PDF dan flipbook agar mudah diakses penumpang kapan saja Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 11. Tampilan buku panduan menggunakan heyzine flipbooks Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa antrean panjang di area pemeriksaan disebabkan oleh rendahnya pemahaman penumpang terhadap kategori prohibited items dan dangerous goods. Data yang dihimpun oleh peneliti selama pelaksanaan On the Job Training (OJT) menunjukkan bahwa barang-barang seperti cairan melebihi batas ketentuan, korek api, pisau lipat dan lain-lain. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Buku panduan ini disusun dalam format digital interaktif berbasis flipbook dan dapat diakses melalui QR code yang dipasang di berbagai titik strategis bandara. Isinya mencakup klasifikasi barang terlarang dan berbahaya, disertai ikon visual, warna penanda status, serta teks penjelasan dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Inggri. Validasi oleh ahli desain menunjukkan bahwa aspek visual dan tata letak sudah memenuhi kaidah komunikasi visual yang baik, sedangkan validasi oleh ahli materi menyatakan bahwa isi panduan telah sesuai dengan regulasi penerbangan nasional yang berlaku, khususnya PM 9 Tahun 2024 dan KM 39 Tahun 2024. Sumber: Penulis Tahun 2025 Gambar 12. Tampilan kode qr buku panduan Proses desain buku panduan dilakukan secara sistematis mulai dari perumusan kebutuhan informasi, penyusunan konten regulasi, penyajian visual melalui ilustrasi dan ikon, serta pengembangan navigasi flipbook agar antarmuka produk ramah pengguna. Desain ini mengedepankan kombinasi antara teks ringkas dan elemen visual . arna, simbol, dan gamba. untuk meningkatkan pemahaman. Konten panduan juga dirancang dalam dua bahasa agar dapat menjangkau penumpang domestik maupun mancanegara. Pembahasan Rendahnya pemahaman penumpang terhadap regulasi barang bawaan merupakan masalah umum dalam operasional bandara. Studi oleh Sitanggang . menunjukkan bahwa mayoritas penumpang di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga tidak memahami kategori barang yang dilarang dan masih banyak membawa prohibited items. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian ini, di mana penyitaan barang oleh petugas di Terminal 2 Juanda terus meningkat setiap bulannya. Upaya pengembangan buku panduan elektronik yang interaktif selaras dengan tren digitalisasi layanan publik di sektor transportasi. Halpern et al. dalam penelitiannya mengenai airport digital maturity menyebutkan bahwa bandara yang menerapkan teknologi informasi secara efektif memiliki tingkat efisiensi operasional yang lebih tinggi, terutama dalam menyampaikan informasi keamanan dan pelayanan penumpang. Desain buku yang menggunakan pendekatan visual dengan kombinasi ikon, warna, dan tipografi yang tepat terbukti lebih menarik dan mudah dipahami oleh pengguna. Mawarni dan Muhtadi . menjelaskan bahwa media informasi digital yang efektif harus mampu mengintegrasikan aspek estetika dan fungsi informatif secara seimbang. Dalam konteks ini, buku panduan yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, tetapi juga sebagai alat manajemen risiko yang mendukung keselamatan penerbangan. Validasi dari dua ahli menunjukkan bahwa aspek kesesuaian regulasi, kelengkapan dan kejelasan materi, keakuratan terminology, serta nilai edukasi yang ditampilkan pada buku elektronik secara keseluruhan sudah sangat sesuai dengan kebutuhan pembaca dengan memberi saran agar kemudahan akses informasi buku elektronik ini dapat disematkan pada objek-objek strategis penumpang, seperti contohnya menyematkan kode QR buku elektronik di tiket pesawat. SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology https://jurnalpoltekbangjayapura. id/index. php/skyeast Vol. No. Desember 2025 Buku panduan ini memiliki potensi besar untuk diterapkan secara luas di bandara sebagai media komunikasi keamanan. Selain meningkatkan pemahaman penumpang, kehadiran media ini juga dapat mempercepat alur pemeriksaan di PSCP dan mengurangi beban kerja petugas keamanan, terutama saat periode peak season. KESIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menghasilkan media informasi berupa buku panduan elektronik interaktif yang dapat digunakan sebagai sarana edukasi bagi penumpang di area Passenger Security Check Point (PSCP) Bandar Udara Internasional Juanda. Berdasarkan proses perancangan dan validasi produk, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pengembangan media visual digital yang diakses melalui QR Code merupakan inovasi yang efektif dalam menyampaikan informasi teknis terkait klasifikasi barang bawaan Dengan mengintegrasikan teknologi informasi, komunikasi visual, dan regulasi keselamatan penerbangan, hasil penelitian ini menjawab tujuan utama untuk meningkatkan kualitas layanan berbasis informasi mandiri di lingkungan bandara. Dalam kaitannya dengan bidang teknik industri, pekerjaan ini berkontribusi dalam perbaikan sistem pelayanan publik melalui rekayasa media informasi yang memperhatikan aspek ergonomi kognitif, efisiensi proses, serta efektivitas komunikasi antara sistem dan pengguna akhir. Selain itu, penelitian ini juga memperluas pemahaman tentang bagaimana sistem informasi visual dapat dirancang tidak hanya untuk tujuan komersial atau produksi industri, tetapi juga untuk mendukung fungsi edukatif dan preventif dalam sistem transportasi Temuan ini memberikan landasan awal bagi pendekatan baru dalam pengembangan teknologi informasi layanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna, berbasis data operasional lapangan, dan dapat direplikasi di berbagai sektor pelayanan lain yang serupa. REFERENSI