Journal of Accounting and Business Issues (JABI) Volume 03 Nomor 02 Tahun 2024 Hal : 42-49 https://ojs. id/index. php/jabi AuANALYSIS THE IMPACT OF HALAL SUPPLY CHAIN ON ENVIRONMENTAL AND SOCIAL SUSTAINABILITYAy (Systematic Literature Review Stud. Kuncorosidi1 Heru Setiawan2 Devi Delviyani3 Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Sutaatmadja. Indonesia heru@stiesa. INFO ARTIKEL ABSTRACT Global awareness of climate change and its impacts has increased in recent years. Movements like "Fridays for Future" started by Greta Thunberg have sparked mass climate action worldwide, pushing governments and companies to take concrete action Peneliti menuliskankan 1-5 to reduce greenhouse gas emissions. The problem of kata kunci yang berkaitan plastic pollution is becoming more prominent, with dengan penelitian dalam many countries and companies committing to reduce the use of single-use plastic. Research Methods The bahasa inggris . rial, 10, itali. research method in this research uses a systematic literature review study approach, was developed to identify references with specific topic relevance in the bibliographic database of scientific journals that have been determined (Campbel 2010 in Ferenhof 2. The analysis results show that Halal is reflected in Halal Supply Chain Management, while Green Supply Chain Management reflects "thoyybAn" . in the environment. The two concepts become one unit in "halalAn thoyybAn". So the results of research with the application of environmentally friendly concepts in the supply chain of the halal industry provide additional positive impacts on three Financial. Environmental, and Social. Histori Artikel : Tgl. Masuk : 07-04-2024 Tgl. Diterima : 09-05-2024 Tersedia Online : 30-06-2024 Keywords: PENDAHULUAN Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran global terhadap perubahan iklim dan dampaknya telah meningkat secara signifikan. Gerakan seperti "Fridays for Future" yang dimulai oleh Greta Thunberg telah memicu aksi iklim masa di seluruh dunia, mendorong pemerintah dan perusahaan untuk mengambil tindakan konkrit dalam Masalah polusi plastik menjadi lebih menonjol, dengan banyak negara dan mengurangi penggunaan plastic sekali Beberapa negara bahkan melarang atau membatasi penggunaan plastik tertentu, sementara gerakan "Zero Waste" semakin populer (Lavuri dan Susandy, 2. Selama lima tahun terakhir, peningkatan dalam investasi dan adopsi energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, telah terjadi di banyak negara. Harga teknologi energi terbarukan juga semakin kompetitif, mengarah pada pengurangan penggunaan sumber energi Investasi yang berfokus pada faktor Volume 03. No. lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental. Social, and ESG) telah semakin menjadi perhatian. Banyak perusahaan dan investormengakui bahwa mempertimbangkan faktor ESG dapat mengurangi risiko jangka panjang dan Perubahan iklim dan konflik bersamasama telah berkontribusi pada pergeseran demografis dan migrasi besar-besaran. Ini menciptakan tantangan baru dalam hal pemukiman, integrasi, dan keberlanjutan sosial (Karnowati dkk, 2. Di Indonesia lebih dari 85 persen penduduknya beragama Islam, makanan dan minuman haram menjadi isu sensitif. Akibatnya, penjualan makanan yang mengandung babi turun hingga 40-75%, menyebabkan goncangan besar terhadap stabilitas ekonomi dan politik Indonesia. Saat itu. Presiden Soeharto . meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membantu menyelesaikan masalah ini dan mencegah masalah ini terulang lagi di masa mendatang. Sejak tahun 1989. LPPOM MUI telah menyelenggarakan seminar dan kajian penelitian sebagai persiapan pelaksanaan proses sertifikasi Halal untuk menjamin mutu produk Halal di pasar Indonesia. Umat Islam harus mempercayai sertifikat halal ini dan berasumsi tanpa keraguan bahwa itu benar-benar halal . aqqul yaqii. Oleh karena itu, proses sertifikasi Halal harus mendukung keyakinan ilmiah . lmul yaqi. Wajib Sertifikat Halal dalam UU No. UU No. 33 Tahun 2014 seharusnya berlaku mulai 17/10/2019, lima tahun setelah UU No. 33 Tahun 2014. 33 Tahun Namun pelaksanaannya, kewajiban sertifikasi halal dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jenis produk yang ditentukan dalam peraturan tersebut. Tahap pertama dimulai pada 17 Oktober 2019-2024 dengan makanan dan minuman. LPPOM MUI muncul dari hasil penelitian perguruan tinggi atas nama Prof. Susanto . dari Universitas Brawijaya pada tahun 1988, yang mengemukakan adanya bahan babi seperti agar-agar dan lemak babi di pasar Indonesia. Kelestarian lingkungan dan sosial memainkan peran penting dalam konteks rantai pasokan Halal. Rantai pasok halal mencakup berbagai kegiatan yang berkaitan dengan produksi, pengolahan, dan distribusi produk halal ke konsumen. Keberlanjutan lingkungan dan sosial dalam rantai pasokan halal terkait erat kesejahteraan sosial di semua tahapan rantai pasokan. Kelestarian lingkungan dalam rantai pasokan Halal membantu mencegah eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan seperti air, tanah, dan Dengan mengadopsi praktik produksi ramah lingkungan, seperti menggunakan energi terbarukan mengurangi emisi karbon, rantai pasokan halal dapat membantu lingkungan alam dengan lebih baik. Pengelolaan limbah dan polutan. Rantai pasokan Halal yang berkelanjutan juga memperhatikan pengelolaan limbah dan pengurangan polusi. Praktik seperti daur ulang, penggunaan bahan kimia ramah lingkungan, dan pengelolaan limbah yang efisien membantu melindungik ualitas kesehatan manusia (Prabowo dkk, 2. Melestarikan keanekaragaman hayati merupakan bagian penting dari kelestarian Rantai pasokan halal yang berkelanjutan harus melindungi spesies yang terancam punah, membatasi penggunaan bahan kimia yang merusak ekosistem, dan mencegah penggundulan hutan atau perusakan habitat. Dalam konteks rantai pasokan Halal, penting untuk memastikan bahwa semua pekerja, termasuk petani, pekerja pabrik, dan pedagang, bekerja dalam kondisi yang adil dan layak. Ini termasuk membayar upah yang adil, jam kerja yang wajar, keamanan kerja yang wajar dan perlindungan hak asasi manusia. Rantai pasokan halal yang berkelanjutan harus mempromosikan pemberdayaan masyarakat lokal. Hal ini dapat dicapai melalui kemitraan dengan petani lokal, kelompok tani atau masyarakat lokal untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pelatihan. Journal of Accounting and Business Issues (JABI) alih teknologi dan peningkatan akses Kebutuhan akan kebijakan publik dan aksi sosial untuk mengurangi menipisnya sumber daya secara cepat merupakan prioritas nomor satu lembaga tata kelola Keberlanjutan, idefinisikan sebagai memastikan bahwa kebutuhan generasi mendatang terpenuh tanpa mengorbankan kebutuhan saat ini, adalah prinsip kuncidari banyak inisiatif dan prinsip panduan Agenda PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan 2030, yang diadopsi oleh semua negara. Negaranegara Anggota pada tahun 2015. Agenda tersebut menguraikan 17 tujuan untuk melindungi kesejahteraan dan juga keselamatan hidup melalui kesehatan manusia, hewan, tumbuhan dan tanah, serta optimalisasi kinerja infrastruktur, kota dan masyarakat. Tujuan yang penting dan membutuhkan keterlibatan sebanyak pemerintah dan non-pemerintah. Karena motivasi, mengandalkan prinsip dan aturan agama untuk mendukungnya merupakan pen-dorong penting untuk keterlibatan lingkungan (Bsoul,2. Penelitian ini sangat relevan dengan kondisi saat ini di mana keberlanjutan lingkungan dan sosial meningkat di tingkat global. Dengan fokus pada dampak Halal Supply Chain, pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik-produksi pengolahan dalam rantai pasok Halal lingkungan dan sosial. KERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Operational Management Manajemen proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya . aik manusia maupun alat-ala. untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Dari semua itu termasuk dalam pembuatan keputusan tentang pembuatan produk atau jasa, inventori dan juga pengelolaan sumber daya manusia. Tujuan dari manajemen operasional tergantung bagaimana tujuan Perusahaan atau industry itu sendiri, namun ada beberapa tujuan umum dalam Pada manajemen oprasional terdapat tujuan yaitu Planning. Organizing. Actuating, dan Contolling. Environment sustainability dimana termasuk kedalam salah satu tujuan manajemen yaitu contolling atau mengontrol dampak - dampak lingkungan secara efektif dari risiko-risiko lingkungan yang timbul dari kegiatan manusia. Halal Supply Chain Salah satu faktor kinerja yang penting perusahaan harus dimaksimalkan sebaik mungkin untuk mencapai tujuan atau visi Karena itu. Menjaga kinerja melakukan pengukuran kinerja secara berkala, dalam arti halal supply chain, kualitas dan hasil kinerjanya harus terus dipantau mengenai efektifitas dan efisiensi untuk menjaga integritas agar konsumen yakin dengan halal supply chain ini (Tieman, 2. Beberapa metode yang biasa digunakan dalam mengukur hasil kinerja manajemen rantai pasok, yaitu data envelopment analysis, balanced scorecard, dan SCOR. Rantai toko halal, dewan, mengontrol pasokan bahan mentah untuk pembuatan, penanganan, tampilan, kemajuan, dan barang siap bakar mengikuti prinsip halal. Secara umum terdapat empat latihan dasar dalam jaringan produksi halal, yaitu: Halal (Pengadaa. Akuisisi barang halal adalah cara untuk mendapatkan bahan baku halal yang mencakup menekankan pemeliharaan halal di Penilaian kehalalan bahan baku tidak hanya berdasarkan kehalalan bahannya Volume 03. No. saja, tetapi sumber dan kerangka pemasangannya juga halal Halal Manufacturing (Processin. Halal handling adalah cara mengubah bahan mentah menjadi barang sesuai dengan metodologi yang sesuai dengan pedoman halal. Siklus pengobatan merupakan tahap yang Sejalan dengan itu, kerangka syariah dalam persiapan internal organisasi. Distribusi halal. Apropriasi halal terdiri dari bundling dan holding barang halal. Merek dagang utama dalam bundling, apakah itu bahan, harus halal dan dapat diterima. Logistik Halal. Koordinasi meliputi membedakan barang dan bahan. Predikat halal tidak hanya untuk barang tetapi juga untuk ukuran distribusi dan penyajian untuk jaringan inventaris barang halal. (Talib & Johan, 2. Green Supply Chain Management (GSCM) GSCM sendiri secara umum lebih lingkungan, proses, dan keberlanjutan. GSCM memiliki karakteristik utama dalam keberlanjutan bisnis, meliputi ekonomi, lingkungan, sosial, pemangku kepentingan kebijakan, dan fokus jangka (Ahi & Searcy, 2. pada lean manufacturing, banyak yang terkait dengan aktivitas ke proses produksi dimana sesuatu yang tidak memberikan nilai tambah akan dihilangkan. Aktivitas yang baik dalam suatu industri yang hanya berfokus pada sesuatu yang memberikan nilai tambah. Sedangkan kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah akan Proses ini akan memberikan efisiensi dalam proses produksi sehingga Penerapan GSCM juga memberikan dampak positif terutama dari segi nilai Hal ini mulai berkembangnya pemahaman dan kesadaran konsumen terhadap beberapa isu lingkungan akhirakhir ini sehingga akan menarik perhatian konsumen dalam menjual suatu Selain itu, masalah sosial juga akan bermanfaat bagi masyarakat dengan menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka melakukan aktivitas sehari-hari. Environment Sustainability Pembangunan berkelanjutan telah dieksplorasi secara luas sebagai perhatian Sebuah laporan yang diterbitkan oleh World Commission on Environment Development pertama kalinya pada tahun 1987 (Qureshi. Sejak adanya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG. , negaranegara Asia menghadapi kesulitan untuk mencapainya karena tantangan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan (Sinha. Keberlanjutan memiliki arti yang cukup luas, yaitu kemampuan untuk melanjutkan sesuatu yang didefinisikan tanpa batasan Keberlanjutan dapat dimaksudkan ketahanan,keseimbangan. Lebih lanjut keberlanjutan juga dapat diartikan sebagai kemampuan untuk bertahan melanjutkan suatu perilaku yang didefinisikan tanpa batas waktu. World Commission on Environment and Development mendefinisikan keberlanjutan sebagai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. keberlanjutan lingkungan dapat diartikan segala sesuatu yang berada di sekeliling makhluk hidup yang mempengaruhi kehidupannya dengan kondisi yang terus terjaga kelestariannya secara alami maupun dengan sentuhan tangan manusia tanpa batasan waktu. Keberlanjutan lingkungan juga dapat diartikan sebagai bagaimana pemenuhan kebutuhan sumber daya yang ada untuk generasi masa kini hingga masa depan ekosistem yang menyediakannya. Secara lebih spesifik, keberlanjutan lingkungan disimpulkan sebagai suatu kondisi keterkaitan yang memungkinkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya tanpa Journal of Accounting and Business Issues (JABI) pendukungnya dan mampu beregenerasi untuk terus mampu memenuhi kebutuhan Prinsip Keberkelanjutan Lingkungan keberlanjutan lingkungan memiliki prinsipprinsip dalam menekankan kelestarian. Melindungi Melindungi keanekaragaman biotik Memelihara ekosistem,serta mengembangkan dan menerapkan ukuran-ukuran ekosistem yang sangat rusak Mengembangkan dan menerapkan strategi yang preventif dan adaptif perubahan lingkungan global Dalam lingkup ekologis. Herman Daly . Social Sustainability Keberlanjutan sosial telah lama terbelakang dalam literatur ilmiah dan pembuatan kebijakan dan tetap menjadi konsep yang tidak pasti. Selama lebih dari tiga dekade, elaborasi teoretis dan metodologis dari komponen sosial rekanrekan lingkungan dan ekonominya. Pengabaian keberlanjutan sosial dapat dikaitkan dengan pendekatan teknokratis berbasis konten yang berlaku untuk pembangunan berkelanjutan, yang memprioritaskan rekonsiliasi masalah lingkungan dan Berbeda teknokratis semacam itu, yang dapat dianggap mudah ditransfer dari satu konteks ke konteks lain, konsep keberlanjutan sosial jauh lebih spesifik Terlebih lagi, prioritas sosial seringkali bervariasi di antara aktor sosial yang berbeda bahkan dalam konteks lokal yang sama. Memang, kekhususan konteks dan pergeseran nilai dan prioritas menantang perspektif berbasis konten yang disebutkan di atas untuk semua dimensi keberlanjutan dan tidak hanya untuk dimensi sosial. Mengingat fluiditas makna dan praktik, apa yang dianggap "berkelanjutan" hari ini mungkin tidak memenuhi syarat sebagai "berkelanjutan" yang sama di masa mendatang. Selain itu, tidak ada kompromi antara motif lingkungan dan ekonomi yang dapat dicapai dalam ruang hampa sosial, tanpa berlabuh pada latar sosio-kultural yang Jika kekhawatiran di atas dibenarkan, maka dimensi keberlanjutan yang paling tidak berkembang, yaitu menggoyahkan fiksasi dan ketepatan lingkungan dan ekonomi yang berteori lebih kuat. Tabel Penelitian Terdahulu O UDU PEN GAR ANG METODOL OGI PENELITIA SIL ASA 1 Halal Penelitian ini Hasilnya menggunaka bahwa empat nilai seperti Supply n pendekatan preferensi membeli unggas Chain: kualitatif di halal, kesadaran,reakize Assess yang konsep halalan toyyiban ing the menyebarkan dan akrab dengan proses Islamic wawancara unggas adalah nilai-nilai Values mendalam yang sebagai sesuai dengan of the dari studi nilai- nilai Islam. Nilai-nilai Poultr kasus ini mungkin berbeda jika setting studinya di negara Indust lain di luar Malaysia. Oleh karena itu, saran untuk masa depan penelitian dapat dilakukan di negaranegara Muslim lainnya Arab. Namun, mungkin temukan hasil yang berbeda atau serupa di mana itu bisa terjadi negara-negara Muslim yang memiliki pemikiran yang berbeda. Volume 03. No. 2 Assess Penelitian ini Menilai ing the menggunaka rantai daging sapi halal Sustai n metode sangat penting untuk nabilit Desain dan pencapaian Pen pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Indon Penelitian,Ins Studi ini mengevaluasi esian trumen Halal penelitian,p lingkungan, dan sosial dari Beef engumpulan rantai pasok daging sapi Supply data, halal Indonesia. Indikator Chain Kerangka Analitis mengeluarkan biaya paling tinggi, tetapi memperoleh keuntungan lebih rendah daripada pengecer daging Peternak menghasilkan emisi karbon yang lebih tinggi dan menggunakan lebih banyak air tawar daripada pelaku Namun, peternak sapi berkontribusi paling mempekerjakan karyawan pasokan daging sapi halal Indonesia. Ini kesenjangan antar aktor yang berdampak pada 3 Halal Menggunaka Temuan bahwa integritas praktik sebuahpende halal secara signifikan integri katan ty and kuantitat if, kepercayaan halal kuesioner pasokan halal dan rantai supply survei chain didistribusika Hasilnya mengungkapkan trust n ke 212 bahwa kepercayaan rantai Malay halal signifikan penting dalam sian Malaysia dan meningkatkan halal perusahaan food minuman praktik halal dan kinerja supply selama pam rantai pasokan chain eran dan fes Data hasil menunjukkan bahwa Green dikumpulkan 'pengadaan hijau', dan 122 'kolaborasi pemasok dan pelanggan hijau', memiliki perusahaan, hubungan positif yang signifikan dengan kinerja dua perusahaan. Kedua, kepentingan-kinerja (IPMA), 'pengadaan hijau' dan 'kolaborasi pemasok dipetakan dalam kuadran kepentingan/kinerja tinggi Rekomendasi praktis dan sumber daya menuju 'pengadaan hijau' dan 'kolaborasi pemasok dan pelanggan hijau' untuk memaksimalkan laba atas investasi 'hijau' 5 Sustai Penelitian ini Ditemukan bahwa inovasi nable menggunaka nilai produk mengarahkan Value n data produsen daging sapi halal Chain kuantitatif dan Innova dan kualitatif. menghilangkan kandungan tion Melalui lemak daging sapi halal. Pemasok Streng sampling, mengurangi fokus mereka thenin survei ini pada melibatkan kualitas, rasa, nilai gizi, asal The I 425 ndone konsumen daging, pengemasan, lokasi sian Muslim kelas belanja, pajangan di toko. Halal menengah, kemudahan 100 pengecer ketertelusuran, harga, dan Beef daging sapi. Journal of Accounting and Business Issues (JABI) Indust 25 pengolah keberadaan pemilik toko daging sapi. Muslim hingga besar. 6 Halal Studi ini Temuan mengungkapkan food bertujuan bahwa peningkatan proses supply untuk Halal melalui penerapan chains meninjau A literatur literat akademis Halal, ada penggunaan review mengenai HFSC dan kinerja keberlanjuta HFSC. Selanjutnya, upaya sustai n serta untuk keberlanjutan HFSC diper nable mengeksplor kuat dengan measu asi tumpang `meningkatkan res a tindihnya. P kepercayaan enelusuran li transparansi sistematis sumber resear merangkum manusia ch directions pengetahua pengembangan n yang ada keterampilan, mengenai mempromosikan berkelanjuta hewan, n yang dapat meningkatkan diterapkan kepatuhan Kelestari an lingkungan bisa jadi dipupuk oleh Prosedur penerapan praktik penghijauan dan menggunak dukungan an pedoman lingkungan dalam dari Malik 7 Green Halal Penelitian Tujuan Supply Chain in ini melalui hub Halal global Malaysian Halal serangkaian telah dituangkan Food wawancara dalam Rencana Companies: A pribadi Induk Industri Conceptual dengan para Ketiga 2006Ae2020 Framework (IMP. Malaysia sekarang organisasi sesuai pada tahun 2020. Namun, perlu disesuaikan dengan ekosistem holistik itu aktifkan penutupan dalam Halal Dengan untuk memperkuat Meskipun mendesak, tingkat praktik hijau di Halal kabur dan isu-isu yang masih baru Volume 03. No. 8 Creating Food Makalah ini RFH Value menggunak menghubungkan item produsen Chain pelaporan pelanggan Transformation pilihan dengan beroperasi s through pedoman berbasis Region tinjauan al Food Hubs: sistematis sosial dan meta- pendekatan Review Article analisis (PRISMA) meningkatkan . Analisis ekonomi bibliometrik kelangsungan digunakan hidup menganalisi produk pertanian. Penelitian Analisis lanjut tentang FVC bibliometrik dan RFH bahwa model bisnis dari pembangunan daerah di negara sistematis berkembang dapat berdasarkan meningkatkan ketahanan pangan yang menilai keberlanjutan pengetahua kewirausahaan artikel sosial, menekankan aspek masuk akal lingkungan . dapat digunakan untuk mendukung 9 Implementatio Penelitian Hasil n Of Green menunjukkan Halal Supply merupakan tercermin dalam Chain Halal Supply Chain Management kepustakaan Management, sedangkan Green Halal Supply Chain Supply Chain kualitas Management Management - penelitian, mencerminkan A Conceptual Model AuthoyybAnAy . pengumpula di dan Kedua pemilahan tersebut data sesuai dasarnya menjadi objek yang satu AuhalalAn analisis data, thoyybAnAy. interpretasi Sehingga dan penelitian dengan rekomendas penerapan konsep hasil ramah lingkungan penelitian dalam rantai pasok tambahan dampak positif pada tiga Finansial. Lingkungan. Sosial Sumber : Tabel diolah, 2023 Kerangka Pemikiran Dalam penelitian yang kami lakukan, di dapatkan bahwa kerangka pemikiran yang kami ambil terdiri dari 3 tingkatan yaitu dari Operational Management yang menjadi kunci utama, tingkat kedua yaitu Supply chain dan yang terakhir dibagi menjadi 3 cabang yaitu. Halal supply Environmental. Social Sustainability. OPERATIONAL MANAGEMEN SUPPLY CHAIN HALAL ENVIRONMENTAL SOCIAL SUPPLY SUSTAINABILITY CHAIN Bagian ini memaparkan kerangka teoritis berdasarkan telaah literatur yang Journal of Accounting and Business Issues (JABI)