Analysis Of Non-Physical Work Environment. Work Ethics. Work Discipline On Employee Work Productivity Asn At Lldikti Region 1 North Sumatra Analisis Lingkungan Kerja Non Fisik. Etika Kerja. Disiplin Kerjaterhadap Produktivitas Kerja Pegawai Asn Pada Lldikti Wilayah 1 Sumatera Utara Irfan Hafiz Nasution . Eli Delvi Yanti . Muhammad Yalzamul Insan . 1,2,. Universitas Pembangunan Panca Budi Email: . irfanhafiznasution6@gmail. ARTICLE HISTORY Received . Juni 2. Revised . Juli 2. Accepted . Juli 2. KEYWORDS Non-Physical Work Environment. Work Ethics. Work Discipline. ASN Employee Productivity. This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja non fisik, etika kerja, dan disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai ASN di LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, melibatkan 40 responden dengan menggunakan rumus slovin . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel lingkungan kerja non fisik, etika kerja, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas ASN, baik secara parsial maupun simultan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,413 mengindikasikan bahwa 41,3% variasi produktivitas pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara 58,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. ABSTRACT This study aims to analyze the influence of the non-physical work environment, work ethics, and work discipline on the productivity of ASN . ivil servan. employees at LLDIKTI Region 1 North Sumatra. The method used is quantitative with multiple linear regression analysis, involving 40 respondents determined using the Slovin formula. The results show that the three variablesAi non-physical work environment, work ethics, and work disciplineAihave a positive and significant effect on ASN productivity, both partially and simultaneously. The Adjusted R Square value of 413 indicates that 41. 3% of the variation in employee productivity can be explained by these three variables, while the remaining 58. 7% is influenced by other factors outside this study. PENDAHULUAN Produktivitas kerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja instansi pemerintahan, termasuk di LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara. Tingginya produktivitas akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan pencapaian target institusi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti kurang optimalnya etika kerja, rendahnya kedisiplinan, serta lingkungan kerja non fisik yang belum kondusifAimisalnya suasana kerja yang tidak mendukung kenyamanan dan komunikasi yang kurang efektif. Faktor-faktor ini diduga berpengaruh terhadap penurunan produktivitas pegawai. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja non fisik, etika kerja, dan disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai ASN, guna memberikan masukan strategis bagi peningkatan kinerja di lingkungan LLDIKTI Wilayah 1. LANDASAN TEORI Menurut Rohim dan Irayanti . produktivitas kerja adalah ukuran efisiensi produktif, yaitu perbandingan antara hasil keluaran . dengan masukan . Indikator produktivitas kerja . meningkatkan hasil yang dicapai . Semangat Kerja . Pengembangan Diri . Mutu . Efisiensi. Menurut Nitisemo . lingkungan kerja non fisik merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar karyawan yang bersifat non fisik saat bekerja dan dapat mempengaruhi dalam menjalankan tugas yang diembankan kepadanya. Indikator lingkungan kerja non fisik . Sistem pengawasan . Kerjasama antar karyawan . Hubungan antar karyawan . Komunikasi antar karyawan. Menurut Khasmir . sistem nilai atau norma yang digunakan oleh semua pegawai perusahaan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Indikator etika kerja . sikap dan perilaku . Cara berpakaian . Cara berbicara . Gerak Gerik. Menurut Hasibuan . disiplin kerja adalah kesadaran dan kesediaan Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 page: 363 Ae 370 | 363 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 seseorang menaati semua peraturan dan norma-norma sosial yang berlaku. Indikator Disiplin Kerja . Kehadiran . Waktu Kerja . Norma . Tanggung Jawab METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat positivisme, penelitian ini digunakan untuk meneliti populasi dan sampel tertentu. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 40 orang pegawai ASN yang ada di Kantor LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara. Dalam penelitian ini untuk mengetahui hasil dari penelitian ini ada beberapa cara pengujiannya yaitu uji validitas digunakan untuk menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur untuk mendapatkan data valid, uji reliabilitas digunakan untuk menunjukkan sejauh mana suatu hasil pengukuran relative konsistensi apabila pengukuran diulang, uji regresi linier beganda digunakan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan secara linier antara dua atau lebih variabel bebas dengan variabel terikat, uji hipotesis digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara variabel bebas dan variabel terkiat. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Table 1 Uji Validitas Lingkungan Kerja Non Fisik (X. Item-Total Statistics Scale Mean if Item Scale Variance if Item Corrected Item-Total Deleted Deleted Correlation X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Cronbach's Alpha if Item Deleted Berdasarkan Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa semua pernyataan yang terdapat pada variabel lingkungan kerja non fisik yang terdiri dari 10 item pernyataan mempunyai nilai Corrected Item-Total Correlation > 0. 30 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan yang digunakan dalam variabel lingkungan kerja non fisik adalah valid. Table 2 Uji Validitas Etika Kerja (X. Item-Total Statistics Scale Mean if Item Scale Variance if Item Corrected Item-Total Deleted Deleted Correlation X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Cronbach's Alpha if Item Deleted 364 | Irfan Hafiz Nasution. Eli Delvi Yanti. Muhammad Yalzamul Insan. Analysis Of Non-Physical Work EnvironmentA Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat dilihat bahwa semua pernyataan yang terdapat pada variabel etika kerja yang terdiri dari 10 item pernyataan mempunyai nilai Corrected Item-Total Correlation > 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan yang digunakan dalam variabel etika kerja adalah Table 3 Uji Validitas Disiplin Kerja (X. Item-Total Statistics Scale Mean if Item Scale Variance if Item Corrected Item-Total Cronbach's Alpha if Deleted Deleted Correlation Item Deleted X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. X3. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan Tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa semua pernyataan yang terdapat pada variabel disiplin kerja yang terdiri dari 10 item pernyataan mempunyai nilai Corrected Item-Total Correlation > 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan yang digunakan dalam variabel disiplin kerja adalah valid. Table 4 Uji Validitas Produktivitas Kerja Pegawai (Y) Item-Total Statistics Scale Mean if Item Scale Variance if Item Corrected Item-Total Deleted Deleted Correlation Y10 Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Cronbach's Alpha if Item Deleted Berdasarkan Tabel 4 di atas dapat dilihat bahwa semua pernyataan yang terdapat pada variabel produktivitas kerja pegawai yang terdiri dari 10 item pernyataan mempunyai nilai Corrected Item-Total Correlation > 0. 30 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan yang digunakan dalam variabel produktivitas kerja pegawai adalah valid. Uji Reliabilitas Untuk mengetahui kestabilan dan konsisten responden dalam menjawab butir-butir pernyataan yang disusun dalam bentuk kuesioner, maka reliabilitas variabel yang dikatakan baik apabila memiliki nilai CroncobachAos alpha lebih besar dari 0,60. Berikut hasil uji reliabilitas pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 page: 363 Ae 370 | 365 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Table 5 Uji Reliabilitas Re liability Statis tics Variabe l Lingkungan Kerja Non Fisik Etika Kerja Disiplin Kerja Produktivitas Kerja Karyawan Cronbach's Al pha N of Ite ms Uji Normalitas Gambar 1 Histogram Uji Normalitas Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan gambar 1 di atas dapat dilihat pada hasil uji normalitas histogram, garis yang membentuk lonceng dan memiliki kecembungan yang normal, maka dapat disimpulkan data berdistribusi secara normal. Gambar 2 PP Plot Uji Normalitas Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan Gambar 2 di atas dapat dilihat pada hasil uji PP-Plot terlihat titik-titik data yang menyebar berada di sekitar garis diagonal sehingga data telah berdistribusi secara normal. 366 | Irfan Hafiz Nasution. Eli Delvi Yanti. Muhammad Yalzamul Insan. Analysis Of Non-Physical Work EnvironmentA Tabel 6 Uji Kolmogorov Smirnov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Unstandardized Residual Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Tabel 7 Uji Multikolinearitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. Lingkungan_Kerja_Non_Fisik . Etika_Kerja Disiplin_Kerja Dependent Variable: Produktivitas_Kerja Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Berdasarkan Tabel 7 di atas dapat dilihat bahwa angka Variance Inflation Factor (VIF) pada variabel lingkungan kerja non fisik, sebesar 1. 067 < 10, etika kerja sebesar 1. 037 < 10 dan disiplin kerja 100 < 10. Dan nilai Tolerance variabel lingkungan kerja non fisik sebesar 0. 937 > 0. 10, etika kerja sebesar 0. 965 > 0. 10 dan disiplin kerja sebesar 0. 909 > 0. 10 sehingga terbebas dari Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Gambar 3 Uji Heteroskedastisitas Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan gambar 3 di atas gambar scatterplot menunjukkan bahwa titik-titik yang dihasilkan menyebar secara acak dan tidak membentuk suatu pola atau garis tertentu. Gambar di atas juga menunjukkan bahwa sebaran data ada di sekitar titik nol. Dari hasil pengujian ini menunjukkan bahwa model regresi ini bebas dari masalah heteroskedastisitas. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 page: 363 Ae 370 | 367 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Regresi Linier Berganda Tabel 8 Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model 1 (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Lingkungan_Kerja_Non_Fisik . Etika_Kerja Disiplin_Kerja Dependent Variable: Produktivitas_Kerja Standardized Coefficients Beta Sig. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan Tabel di atas diperoleh regresi linier berganda sebagai berikut : Y = 0. 410 (X. 260 (X. 362 (X. Maka persamaan regresi linier berganda adalah Jika segala sesuatu pada variabel-variabel bebas dianggap nol maka nilai Produktivitas Kerja Pegawai ASN (Y) adalah sebesar 0. Jika terjadi peningkatan Lingkungan Kerja Non Fisik sebesar 1, maka Produktivitas Kerja Pegawai ASN (Y) akan meningkat sebesar 0. Jika terjadi peningkatan Etika Kerja sebesar 1, maka Produktivitas Kerja Pegawai ASN (Y) akan meningkat sebesar 0. Jika terjadi peningkatan Disiplin Kerja sebesar 1, maka Produktivitas Kerja Pegawai ASN (Y) akan meningkat sebesar 0. Uji Hipotesis Uji t (Uji Parsia. Tabel 9 Uji Parsial . Coefficientsa Model 1 (Constan. Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Beta Lingkungan_Kerja_Non_Fisik . Etika_Kerja Disiplin_Kerja Dependent Variable: Produktivitas_Kerja Sig. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan tabel 8 di atas dapat dilihat bahwa pengaruh lingkungan kerja non fisik, etika kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai ASN. Pengujian signifikan dengan kriteria produktivitas kerja pegawai ASN : Ha diterima dan Ho ditolak, apabila t hitung > ttabel. Ha ditolah dan Ho diterima, apabila thitung < ttabel. Hasil menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja non fisik (X. dengan nilai t hiutng 2. 543 > ttabel 2. dan signifikan 0,015 < 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak yang menyatakan lingkungan kerja non fisik secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara Hasil menunjukkan bahwa variabel etika kerja (X. dengan nilai thiutng 2. 896 > ttabel 2. 028 dan signifikan 0,006 < 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak yang menyatakan etika kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara. Hasil menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja (X. dengan nilai t hiutng 3. 900 > ttabel 2. 028 dan signifikan 0,000 < 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak yang menyatakan disiplin kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara. 368 | Irfan Hafiz Nasution. Eli Delvi Yanti. Muhammad Yalzamul Insan. Analysis Of Non-Physical Work EnvironmentA Uji F (Uji Simulta. Tabel 10 uji Simultan (Uji F) ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square 1 Regression Residual Total Dependent Variable: Produktivitas_Kerja Predictors: (Constan. Disiplin_Kerja. Etika_Kerja. Lingkungan_Kerja_Non_Fisik Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Sig. Berdasarkan Tabel 9 di atas dapat dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 10. 129 sedangkan Ftabel 2. yang dapat dilihat pada = 0,05. Probabilitas signifikan jauh lebih kecil dari 0. 005 yaitu 0. 000, maka model regresi dapat dilakukan bahwa dalam penelitian ini lingkungan kerja non fisik, etika kerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN. Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 11 Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Adjusted R Square Model R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Disiplin_Kerja. Etika_Kerja. Lingkungan_Kerja_Non_Fisik Dependent Variable: Produktivitas_Kerja Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 26 Berdasarkan Tabel di atas dapat dilihat bahwa R Square 0. 458 yang dapat diperoleh dan dijelaskan oleh lingkungan kerja non fisik, etika kerja dan disiplin kerja. Sedangkan sisanya 0. dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Pembahasan Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai ASN Pada LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara Menurut Nitisemito . , lingkungan kerja non fisik mencakup segala hal non-material di sekitar karyawan yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai ASN, dibuktikan dengan nilai thitung 2. 543 dan signifikansi 0,015. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya oleh Wulandari et al. yang juga menyatakan adanya pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja non fisik terhadap produktivitas kerja. Pengaruh Etika Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai ASN Pada LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara Menurut Kasmir . , etika kerja merupakan sistem nilai atau norma yang digunakan pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai ASN, dengan nilai thitung 2,896 dan signifikansi 0,006. Temuan ini sejalan dengan penelitian Wibowo et al. dalam Journal of Sustainability Business Research yang menyatakan bahwa etos kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai ASN Pada LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara Menurut Hasibuan . , disiplin kerja adalah kesadaran dan kesediaan individu untuk menaati peraturan dan norma yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai ASN, dengan nilai thitung 3. 900 dan signifikansi 0,000. Temuan ini sejalan dengan penelitian Wulandari et al. yang juga menyatakan bahwa disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan. Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik. Etika Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai ASN Pada LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara Menurut Rohim dan Irayanti . , produktivitas kerja merupakan perbandingan antara output dan input sebagai ukuran efisiensi kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja non fisik, etika kerja, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 page: 363 Ae 370 | 369 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 ASN di LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, dengan nilai Fhitung sebesar 10. 129 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,413 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut menjelaskan 41,3% variasi produktivitas kerja. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya oleh Wulandari et al. serta Wibowo et al. yang juga menunjukkan pengaruh signifikan variabel-variabel tersebut terhadap produktivitas kerja. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN di LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, dibuktikan dengan nilai thitung 2,543 > ttabel 2,028 dan signifikansi 0,015. Etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN, dengan nilai thitung 2,896 > ttabel 2,028 dan signifikansi 0,006. Disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai ASN, dibuktikan dengan nilai thitung 3,900 > ttabel 2,028 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, lingkungan kerja non fisik, etika kerja, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai ASN, dengan kontribusi sebesar 41,3% (Adjusted R Square = 0,. , sementara sisanya 58,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Saran Dari hasil penelitian maka peneliti memberikan saran sebagai masukan bagi perusahaan/instansi : Nilai terendah terdapat pada pernyataan terkait efektivitas sistem pengawasan. Beberapa pegawai merasa pengawasan belum optimal, serta komunikasi dan kerja tim masih lemah. Disarankan agar LLDIKTI Wilayah I memperbaiki sistem pengawasan dengan pendekatan kolaboratif dan membangun komunikasi tim yang lebih terbuka. Pernyataan terendah muncul pada sikap percaya diri dan sopan dalam komunikasi nonverbal. Hal ini menunjukkan kurangnya profesionalisme dalam interaksi kerja. Disarankan diadakan pelatihan etika komunikasi dan peningkatan kesadaran sikap nonverbal di lingkungan kerja. Nilai terendah terdapat pada sikap tanggung jawab saat menghadapi kondisi sulit, yang mencerminkan lemahnya kesadaran disiplin. Disarankan agar atasan meningkatkan pengawasan dan memberikan pembinaan rutin untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan ketekunan. Pernyataan terendah juga muncul pada penyelesaian tugas dalam kondisi sulit, menandakan rendahnya efisiensi kerja. Disarankan LLDIKTI Wilayah I mendorong keikutsertaan dalam pelatihan pengembangan diri serta menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan efisiensi dan ketahanan kerja. DAFTAR PUSTAKA