Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT IDANOTAE KABUPATEN NIAS SELATAN Agustina Tafonao Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya agustafonao@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja pegawai di Kantor Camat Idanotae. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif bersifat kausal. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja pegawai di Kantor Camat Idanotae. Dalam penelitian ini diperoleh persamaan regresi linear sederhana yaitu: Y = 8,672 0,713X. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pegawai di Kantor Camat Idanotae. Ada beberapa saran dalam penelitian ini yaitu, . untuk meningkatkan gaya kepemimpinan yang lebih efektif dan efesien untuk mempengaruhi para pegawai dalam bekerja yaitu, pemimpin harus menjadi contoh yang baik kepada pegawai serta memberikan semangat sehingga pegawai akan bekerja dengan lebih baik. Untuk meningkatkan semangat kerja pegawai maka pemimpin harus memperhatikan gaya kepemimpinan yang efektif dalam mempengaruhi tingkah laku . Semangat kerja pegawai sangat penting untuk diperhatikan agar pegawai dapat menyelesaikan pekerjaannya dan menghasilkan pekerjaan yang optimal. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan. Semangat Kerja Abstract This study aims to determine the effect of leadership style on employee morale in the Idanotae District Office. This type of research is a causal quantitative research. The sample in this study amounted to 31 people. The analytical method used in this research is simple linear regression The results of this study indicate that there is an influence of leadership style on employee morale in the Idanotae District Office. In this study, a simple linear regression equation was obtained, namely: Y = 8. Based on the results of this research has a positive and significant effect on employee morale at the Idanotae Subdistrict Office. There are several suggestions in this research, namely, . to improve a more effective and efficient leadership style to influence employees at work, namely, leaders must be a good example to employees and provide encouragement so that employees will work better. To increase employee morale, leaders must pay attention to leadership styles that are effective in influencing employee behavior. Employee morale is very important to pay attention to so that employees can complete their work and produce optimal work. Keywords: Leadership Style. Spirit at work Pendahuluan mempunyai maksud dan tujuan yang ingin Organisasi tempat dicapai. Karena posisinya yang penting berkumpulnya individu-individu yang dalam suatu organisasi, sumber daya https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 manusia diperlukan agar dapat berfungsi. Keberhasilan pencapaian tujuan organisasi sangat bergantung pada keberadaan sumber daya manusia. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang unggul untuk memenuhi tujuan tersebut. Sumber daya manusia harus diinvestasikan dengan semangat untuk pekerjaan mereka dalam bisnis. Karena semangat kerja tentu saja mempengaruhi kinerja perusahaan, maka semangat kerja mungkin akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan. Gaya kepemimpinan suatu organisasi sangat penting karena dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya. Selain itu, gaya kepemimpinan merupakan komponen pentingSemangat melakukan pekerjaannya, agar pegawai memiliki gairah semangat kerja yang tinggi sehingga pekerjaanya dapat terselesaikan dengan baik. Semangat kerja juga merupakan faktor utama dalam terwujudnya suatu tujuan organisasi. Semangat kerja dapat melakukan kegiatan atau pekerjaannya. Semangat kerja yang tinggi dapat kita menyelesaikan pekerjaanya dengan baik serta bertanggung jawab. Setiap pegawai perlu memberikan dorongan supaya memiliki semangat dan gairah kerja dalam menyelesaiakn suatu pekerjaannya yang Semangat kerja dalam suatu organisasi merupkan faktor penting, karena dengan adanya semangat kerja yang tinggi yan ada dalam diri pegawai akan mudah menyelesaikan pekerjaanya dan memberikan keuntungan bagi organisasi yaitu meningkatnya kinerja organisasi. Keberhasilan suatu organisasi dapat dipengaruhi oleh semangat kerja karyawan, https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X yang merupakan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan dalam suatu perusahaan. Interaksi positif antara atasan dan bawahan di dalam perusahaan dapat meningkatkan semangat kerja karyawan. Pemimpin harus mampu membimbing dan menginspirasi anggota timnya untuk melakukan atau menyelesaikan tugas mereka secara efisien guna menumbuhkan lingkungan kerja yang positif. Setiap perusahaan ingin memiliki pekerja yang bahagia karena pekerja yang bahagia dapat meningkatkan Tingkat kegembiraan kerja yang tinggi di kalangan pekerja dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi. Di sisi lain, jika pekerja kurang bersemangat dalam pekerjaannya, hal ini akan berdampak negatif terhadap pekerjaan mereka. Berdasarkan hasil obervasi awal yang telah dilakukan di Kantor Camat Idanotae bahwa semangat kerja pegawai menurun seperti kurangnya kerjasama pegawai menyelesaiakn pekerjaanya dengan tepat waktu, kurangnya kegairahan pegawai dalam bekerja. Hal ini disebabkan karena kurangnya keteladan pemimpin, hal ini dibuktikan dimana masih ada pegawai yang tidak teladan dalam bekerja karena pemimpin tidak menjadi contoh yang patuh untuk diteladani. Kurangnya kreatif pemimpin dalam memecahkan masalah, hal ini dibuktikan dimana pemimpin masih belum bisa kan masalah dengan tepat Pemimpin kurang jujur dalam menyampaikan informasi, hal ini dapat memiliki sifat terbuka kepada pegawainya. Kurangnya komunikasi yang baik antara pemimpin dengan pegawai, hal ini dapat dibuktikan dimana pemimpin tidak Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 menerima setiap ide yang disampaikan oleh pegawai. Selanjutnya, kurangnya motivasi pada diri pemimpin dalam memimpin, hal ini dapat dibuktikan dimana pemimpin tidak memiliki motivasi dalam memimpin sehingga hal ini bedampak pada pegawai yang kurang motivasi yang diberikan Kurangnya tanggung pemimpin dalam memimpin, hal ini dapat dibuktikan bahwa pemimpin masih belum bisa menjadi pemimpin yang bertanggung jawab seperti dalam mengarahkan dan membina para pegawainya. Kurangnya disiplin waktu pemimpin, hal ini dapat dibuktikan dimana pemimpin tidak menyelesaikan masalah dengan tepat waktu serta tidak tepat waktu datang kekantor sehingga pegawai juga tidak disiplin waktu. Kurangnya relasi pemimpin kepada bawahannya, hal ini dapat dibuktikan dimana masih ada pegawai yang tidak mengenal sifat pemimpin. Pemimpin masih belum bisa mengambil keputusan dengan cepat, hal ini dapat dibuktikan bahwa pemimpin masih belum bisa mengambil tindakan dengan cepat dalam mengambil sebuah keputusan seperti dalam menyelesaikan sebuah Sehingga fenomena tersebut dapat berdampak pada kurangnya disiplin waktu pegawai dalam bekerja, hal ini dapat dibuktikan dimana pegawai kurang disiplin dalam bekerja dan tidak disiplin waktu saat masuk kerja. Kurangnya kemampuan pegawai untuk bertahan dan mudah menyerah, hal ini dapat dibuktikan dimana pegawai mudah putus asa dalam menghadapi kesukaran yang timbul dalam Pegawai mudah frustasi dalam bekerja, hal ini dapat dibuktikan dimana pegawai memiliki sikap yang pesimitis dan mudah mundur ketika menemui kesulitan dalam bekerja. Kurangnya semangat kerja https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X pegawai dalam bekerjasama dengan pegawai lain, hal ini dapat dibuktikan dimana pegawai kurang bersemangat dalam bekerjasama karena pegawai memiliki ego masing-masing yang ingin menunjukkan kemampuan dirinya sendiri dalam menyelesaikan masalah. Metode Penelitian Jenis Penelitian Pencarian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat kausal. Menurut Sugiyono . Aupenelitian kuantitatif digunakan untuk melihat populasi dan sampel tertentuAy. Peneliti menggunakan penelitian kuantitatif karena metode penelitian ini dapat menentukan secara objektif dampak dua variabel atau lebih terhadap fenomena yang terjadi pada objek tertentu. Jenis dan Sumber Data Jenis statistik yang digunakan dalam pencarian ini adalah: statistik kuantitatif dan data kualitatif. Sumber informasi yang digunakan dalam pencarian ini adalah data primer, yaitu catatan yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Fakta primer adalah informasi yang diperoleh langsung dari sumbernya, dimana dalam pencarian ini informasi tersebut diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada. Teknik Pengumpulan Data Metode kuesioner adalah metode pengumpulan statistik yang menggunakan daftar pernyataan yang diberikan kepada responden pencarian. Menurut Sugiyono . Auskala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi seorang laki-laki atau perempuan atau awak kapal tentang fenomena sosialAy. Dalam penelitian ini fenomena sosial tersebut diputuskan secara khusus oleh peneliti yang selanjutnya disebut variabel pencarian, memberikan denda hingga skor Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 sangat buruk, yaitu menurut Sugiyono . seperti terlihat di bawah ini: Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 Tidak Setuju (TS) Ragu-Ragu (RR) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Uji Instrumen Uji Menurut Sugiyono . AuPemeriksaan validitas adalah suatu langkah uji coba yang dilakukan terhadap bahan isi atau isi suatu mengukur keakuratan instrumen yang digunakan dalam suatu penelitianAy. Untuk mengetahui keabsahan fakta dalam penelitian ini digunakan korelasi product moment . Uji Reliabilitas. Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat ukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap mantap jika dilakukan pengukuran berulang kali. Menurut Sugiyono . Aupengujian reliabilitas dapat dilakukan secara eksternal maupun internalAy. Pengujian secara eksternal dapat dilakukan dengan uji istirahat, ekuivalen, dan gabungan keduanya, dan secara internal reliabilitas instrumen dapat diperiksa melalui pemeriksaan konsistensi benda-benda pada instrumen dengan teknik tertentu. Uji Asumsi Klasik Uji normalitas. Menurut Sugiyono . Auuji normalitas fakta digunakan untuk menentukan statistik setiap berdasarkan distribusi harianAy. Biaya sisa dikatakan biasanya dibagikan jika nilai sisa umumnya teratur atau tidak, nonparametrik Kolmogorov-Sminorv (K-S). Jika efek K-S menunjukkan biaya yang besar di atas 0,05 maka informasi sisa https://jurnal. id/index. php/JIM P-ISSN: 2614-381X terdistribusi secara umum. Sedangkan jika hasil K-S dibawah 0,05 maka data sisa tidak terdistribusi secara normal. Uji Heteroskedastisitas. Uji skedastisitas digunakan untuk menentukan apakah dalam model regresi terdapat variansi dan residu yang tidak sama untuk seluruh observasi dalam model regresi. Untuk heteroskedastisitas atau tidak, dapat dilakukan dengan melihat scatter plot menggambarkan nilai yang diharapkan, menggambarkan nilai sisa kuadrat. Jika scatter plot membentuk pola tertentu, maka hal ini menunjukkan adanya masalah heteroskedastisitas. Uji Hipotesis Uji (Parsial (Uji . Suatu variabel akan kapabilitas mana harga thitung variabel tersebut lebih besar dari nilai ttabel. Untuk menentukan tingkat kepentingan . sebesar 0,05 melalui perbandingan thitung dengan ttabel yang didapat dari tabel 1 dengan kebebasan rentang adalah df: a/2,n-k. Untuk menghitung biaya thitung, gunakan sistem berikut: Keterangan: = nilai thitung = koefisien regresi = kesalahan baku koefisien Koefisien Determinasi. Formula untuk determinasi yaitu sebagai berikut Suliyanto . R2 = 1 Ae Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Metode Analisis Data Teknik analisis yang akan digunakan untuk menguji hipotesis yang digunakan dalam pencarian ini adalah analisis regresi linier mudah. Regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis hubungan sebab akibat antara satu variabel tidak bias dengan satu variabel dasar. Manekin yang digunakan untuk memunculkan analisis regresi sederhana adalah sebagai berikut Suliyanto . Y = a bX Keterangan: Y = nilai yang diramalkan a = konstnta b = koefisien regresi Hasil Penelitian Dan Pembahasan Hasil Penelitian Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Gaya Kepemimpinan (X) Berdasarkan perhitungan uji validitas pada total item statistik, maka koefisien r hitung biaya untuk objek deklarasi nomor 1 sampai 10 adalah positif, sehingga r tabel yang diperoleh pada tingkat besaran a = 0,05 adalah r tabel = 0,514. Jadi dapat disimpulkan bahwa pernyataan gadget nomor 1 sampai dengan 10 dinyatakan sah karena rhitung >. rtabel artinya semua kepemimpinan (X) yang terdapat dalam daftar pernyataan dianggap sah karena Nilai Cronbach Alpha adalah 0,844 >. 0,60 ilai Menurut Sunyoto . Ausuatu rakitan atau variabel dikatakan dapat diandalkan apabila menyajikan harga Cronbach Alpha > 0,60Ay. Karena nilai Cronbach Alpha >. 0,60 maka dapat disimpulkan item instrumen pencarian reliabel. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Semangat Kerja Pegawai (Y) https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Berdasarkan perhitungan uji validitas pada statistik objek secara lengkap, koefisien hitung biaya untuk objek pernyataan nomor 1 sampai dengan 9 adalah positif, sehingga rtabel yang diterima pada derajat besaran a = 0,05 adalah rtabel = 0,514. Jadi dapat disimpulkan bahwa pernyataan gadget nomor 1 sampai dengan 10 dinyatakan sah karena rhitung >. rtabel artinya semua pernyataan mengenai semangat kerja karyawan (Y) yang terdapat dalam daftar pernyataan dianggap sah karena koefisien Harga Cronbach Alpha 0,799 >. 0,60 . ilai standar reliabilita. Menurut Sunyoto . Ausuatu konstruk atau variabel dinyatakan dapat diandalkan apabila menawarkan harga Cronbach Alpha > 0,60Ay. Karena harga Cronbach Alpha >. 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa objek instrumen penelitian reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Data. Berdasarkan hasil pengujian, sampel yang diambil dari masyarakat sudah terdistribusi normal karena besarnya nilai uji KolmogorovSmirnov dulunya adalah 0,920, yang menunjukkan nilai luas di atas 0,05. Karena nilai lihat Kolmogorov Smirnov >. 0,05 maka disimpulkan bahwa statistik residual berdistribusi normal Uji Heteroskedastisitas. Tidak terjadi gambar di atas tidak menunjukkan sampel asli atau normal dan karena fakta hanya terungkap maka persamaan memenuhi asumsi klasik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Gambar 1. Uji Heteroskedastisitas Sumber: hasil olahan peneliti 2024, dengan SPSS 21. 0 For Windows Pembahasan Pengujian Hipotesis `Uji Parsial (Uji . Berdasarkan pengujian manajemen (X) berpengaruh secara parsial terhadap variabel semangat kerja pekerja (Y), karena diperoleh nilai manajemen (X) adalah sebesar 6,887 dengan tingkat kepentingan sebesar 0,000 . Sedangkan biaya ttabel pada a = 0,05 dengan tahapan kebebasan . n-k1 . -1-. = 29 adalah 1,549. Karena harga thitung . >. ttabel 1,549 dan tingkat magnitudonya 0 <. 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga kepemimpinan berpengaruh efektif dan luas terhadap semangat kerja pekerja di Kantor Kecamatan Idanotae. Koefisien determinasi (R. Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien kemauan (R. sebesar 0,621 . ,1%) sehingga dapat disimpulkan bahwa 62,1% dari variabel variasi gaya manajemen mempengaruhi variabel dikatakan bahwa penutupan 37,9% dipengaruhi melalui variabel lain di luar Metode Analisis Data https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Berdasarkan Hasil pengujian diperoleh nilai bahwa variabel gaya kepemimpinan (X) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai (Y), maka dapat dijelaskan dengan persamaan regresi di bawah ini: Y = 8,672 0,713X Keterangan: Y = semangat kerja pegawai a = 8,672 b = 0,713X X = gaya kepemimpinan Berdasarkan persamaan regresi linear sederhana di atas, dapat dijelaskan bahwa kepemimpinan (X) memiliki tanda positif. Hal ini menunjukkan setiap peningkatan variabel gaya kepemimpinan (X) dapat meningkatkan nilai variabel semangat kerja pegawai (Y). Inteprestasi hasil persamaan regresi linier sederhana dapat di uraikan sebagai Konstanta . = 8,672 menunjukkan nilai tetap semangat kerja pegawai ketika nilai gaya kepemimpinan sama dengan Koefisien regresi gaya kepemimpinan (X) = 0,713 menunjukkan nilai gaya kepemimpinan ketika naik satu satuan maka akan meningkatkan semangat kerja pegawai sebesar 0,713. Penutup Simpulan Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai di Kantor Camat Idanotae. Saran Dalam Penelitian menguraikan beberapa poin yang menjadi saran penelitian ini yaitu: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Untuk kepemimpinan yang lebih efektif dan efesien untuk mempengaruhi para pegawai dalam bekerja yaitu, pemimpin harus menjadi contoh yang baik kepada pegawai serta memberikan semangat sehingga pegawai akan bekerja dengan lebih baik. Untuk meningkatkan semangat kerja pegawai maka pemimpin harus memperhatikan gaya kepemimpinan yang efektif dalam mempengaruhi tingkah laku pegawai. Semangat kerja pegawai sangat pekerjaan yang optimal. Diharapkan penelitian ini agar pemimpin lebih meningkatkan lagi gaya kepemimpinan yang lebih baik lagi. Daftar Pustaka