Desak Putu Anom Janawati1. Dw Ayu Trisna Oktarini2 E-ISSN: 2798-091X P-ISSN: 2685-7928 Vol. No. Desember 2024 ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SELAT Desak Putu Anom Janawati1. Dw Ayu Trisna Oktarini2 Fakultas Ilmu Pendidikan. Institut Teknologi dan Pendidkan Markandeya Bali Bangli. Indonesia desakjanawati@gmail. com1, trisnaa619@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan study kasus, data dikumpulkan mealui observasi dan wawancara dengan subjek guru dan siswa. Dengan menggunakan sample 29 siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat. Hasil dari penelitian ini menunjukan Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik. Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis. Kata kunci : keterampilan menulis, pengalaman pribadi Abstract This research aims to analyze the writing skills of class IV students at SD Negeri 1 Selat. The data collection technique used in this research is using a qualitative method with a case study approach, data is collected through observation and interviews with teacher and student subjects. Using a sample of 29 grade IV students at SD Negeri 1 Selat. The results of this research show that fourth grade students often have difficulty writing and completing it well. To solve this problem, teachers at SD Negeri 1 Selat provide assistance with writing skills. Keywords: writing skills, personal experience PENDAHULUAN Banyak siswa yang merasa frustrasi saat menulis, merasa kehilangan inspirasi, atau bahkan kesulitan untuk memulai menulis. Namun, dengan pendekatan yang tepat, dapat menumbuhkan minat menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang melibatkan aspek penggunaan bahasa dan pengolahan isi (Sukirman, 2. menulis merupakan keterampilan yang kompleks karena menulis menggabungkan unsur-unsur keterampilan berbahasa yang lain (Lazulfa, 2. Menulis merupakan ketrampilan berbahasa yang melibatkan aspek penggunaan Bahasa dan ketrampilan yang kompleks karena menulis menggabungkan unsur-unsur ketrampilan berbahasa yang lain. Ketrampilan menulis adalah salah satu ketrampilan yang menghasilkan sebuah hasil tulisan yang mempunyai makna dan tersusun dari rangkaian kata yang mempunyai kaidah dalam penulisan(Amalia. Dan Ketrampilan menulis adalah salah satu ketrampilan yang menghasilkan sebuah hasil tulisan yang mempunyai makna dan tersusun dari rangkaian kata yang mempunyai kaidah dalam penulisan (Nurrohmah, 2. Maka keterampilan menulis dapat disimpulkan yaitu salah satu ketrampilan yang menghasilkan sebuah hasil tulisan yang mempunyai makna dan tersusun dari rangkaian kata yang Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Desak Putu Anom Janawati1. Dw Ayu Trisna Oktarini2 E-ISSN: 2798-091X P-ISSN: 2685-7928 Vol. No. Desember 2024 mempunyai kaidah dalam penulisan. Secara keseluruhan, pendampingan keterampilan menulis adalah tugas yang tidak mudah, namun, dengan pendekatan yang tepat dan motivasi yang kuat, siswa kelas 4 dapat meningkatkan kemampuan menulisnya. Cara mengembangkan keterampilan menulis siswa dengan baik dapat dilakukan dengan cara memotivasi siswa dengan merangkai sebuah cerita menarik untuk mereka. Siswa dapat membangun keterampilan menulis mereka dengan lebih baik melalui sebuah cerita yang Guru dapat memilih gambar atau poster yang menarik seingga dapat menginspirasi siswa untuk menulis sebuah cerita dengan ide ide yang kreatif dan menarik. Saya merasa bangga dan terhormat dapat membantu para siswa dalam membangun kemampuan menulis dan kreativitas mereka. Keterampilan menulis sangat penting bagi siswa kelas 4 karena kemampuan untuk mengekspresikan pikiran secara tertulis merupakan keterampilan penting yang harus diajarkan sejak usia Namun, banyak siswa kelas 4 yang mengalami kesulitan dalam menulis. Oleh karena itu, pendampingan keterampilan menulis yang efektif dapat sangat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan menulis mereka. menulis merupakan keterampilan yang kompleks karena menulis menggabungkan unsur-unsur keterampilan berbahasa yang lain(Lazulfa, 2. menulis adalah ketrampilan berbahasa yang melibatkan aspek penggunaan Bahasa dan ketrampilan yang kompleks karena menulis menggabungkan unsur-unsur ketrampilan berbahasa yang lain. Pendampingan keterampilan menulis ini juga dapat membantu siswa membangun kemampuan menulis mereka dengan cara yang menyenangkan, menarik, dan interaktif. Mengarang adalah suatu bentuk ketrampilan yang bermanfaat untuk mengekspresikan diri balk secara kogiitif maupun afektif Hanya saja pengajaran bahasa, khususnya Bahasa Indonesia sekarang ini kurang merangsang tumbuhnya kreativitas kebahasaan dan cenderung Hal ini dapat berpengaruh pada kemampuan mengarang siswa. Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang melibatkan aspek penggunaan bahasa dan pengolahan isi (Sukirman. Menulis merupakan keterampilan yang kompleks karena menulis menggabungkan unsur-unsur keterampilan berbahasa yang lain (Lazulfa, 2. Ketrampilan menulis adalah salah satu ketrampilan yang menghasilkan sebuah hasil tulisan yang mempunyai makna dan tersusun dari rangkaian kata yang mempunyai kaidah dalam penulisan(Amalia. Dan Ketrampilan menulis adalah salah satu ketrampilan yang menghasilkan sebuah hasil tulisan yang mempunyai makna dan tersusun dari rangkaian kata yang mempunyai kaidah dalam penulisan (Nurrohmah, 2. Maka keterampilan menulis dapat disimpulkan yaitu salah satu ketrampilan yang menghasilkan sebuah hasil tulisan yang mempunyai makna dan tersusun dari rangkaian kata yang mempunyai kaidah dalam penulisan. Sebaiknya, gagasan yang akan disampaikan dalam bentuk tulisan menggunakan bahasa yang menarik dan komunikatif agar terjalin hubungan erat antara penulis dan pembaca. Tulisan pengalaman pribadi merupakan suatu bentuk yang bisa diangkat dari kisah yang pernah dialami atau peristiwa tersebut mempunyai kesan yang mendalam untuk Peristiwa pengalaman pribadi tersebut juga dapat didokumentasikan melaluii buku harian yang digunakan untuk menyimpan sebuah tulisan pengalaman pribadi. Menulis adalah bagian dari perjuangan. Penulis menyadari kegiatan menulis sebagai bagian dari perjuangan akan memberikan tenaga tambahan untuk menulis dan tetap menulis. Dalam kegiatan menulis siswa Kelas IV di SD Negeri 1 Selat, masih banyak ditemukan beberapa permasalahan yang tentunya akan menjadi hambatan saat siswa akan menuangkan ide dan gagasannya dalam tulisan yang dibuat. Antara lain, kosakata Bahasa Indonesia yang masih minim, pengetahuan tentang penggunaan tanda baca yang masih kurang, serta kemauan mereka dalam menggali ide dan gagasannya untuk dituangkan ke dalam tulisan mereka. Sehingga dengan mengambil tema pengalaman pribadi akan lebih memudahkan siswa dalam menentukan materi yang dibahas dalam tulisan mereka. Permasalahan ini dapat diatasi dengan beberapa pendekatan Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Desak Putu Anom Janawati1. Dw Ayu Trisna Oktarini2 E-ISSN: 2798-091X P-ISSN: 2685-7928 Vol. No. Desember 2024 pembelajaran yang berpihak pada siswa dan dengan media pembelajaran yang tepat sehingga dapat membantu mempercepat proses pemahaman siswa tentang tahapan dalam menulis pengalaman METODE Penelitian ini dilkukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan study kasus, data dikumpulkan mealui observasi dan wawancara dengan subjek guru dan siswa. Metode kualitatif adalah suatu proses penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena manusia atau sosial dengan menghasilkan gambaran yang mendalam dan kompleks, melaporkan perspektif terinci dari sumber informan, dan melakukannya dalam lingkungan alami (Fadli, 2. Penelitian kualiatatif bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalan tentang masalah manusia dan Bukan mendeskripsikan bagian permukaan dunia sebagaimana dilakukan penelitian kuantitatif dengan positivismenya. Metode kualitatif terdiri dari beberapa tahap: Identifikasi masalah. peneliti harus memulai dengan menentukan sasaran penelitian, yaitu jenis masalah atau fenomena yang akan dipelajari. Literature riview . enelusuran bagian ini peneliti harus mencari bahan atau sumber bacaan yang terkait fenomena yang akan diteliti, sehingga peneliti harus dapat menemukan kebaruan . atau kelebihan dari penelitianya dengan penelitian sebelumnya. Menentukan tujuan penelitian. peneliti harus menentukan tujuan utamanya. Pengumpulan data. penelitian harus mempertimbangkan saat memilih dan menentukan subjek dan subjek penelitian. Analisis dan interpretasi data . peneliti kemudian menganalisis atau menafsirkan data untuk menghasilkan ide atau teori baru. Pelaporan. Karena metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, peneliti menggunakan corak deskripsi dalam laporan hasilnya untuk memberikan gambaran yang luas dan membuat pembaca merasa terlibat dalam penelitian. Studi ini dilakukan dari 25 oktober hingga 30 oktober 2023 yang berfokus pada analisis keterampilan menulis pengalaman pribadi siswa. Penelitian ini melibatkan 29 siswa kelas IV di SD Negeri 1 Selat sebagai populasi penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sample yaitu Purposive Sampling, yang berarti subjek dipilih berdasarkan karakteristik atau tujuan Ketika peneliti ingin memilih subset tertentu dari populasi yang mewakili atribut tertentu, metode pengambilan sampel purposive digunakan. Metode ini memungkinkan peneliti memilih sampel berdasarkan pengetahuan khusus mereka tentang atribut sampel yang akan dipilih. Purposive sampling juga dikenal sebagai teknik pengambilan sampel non-probabilitas melibatkan pemilihan sampel secara tidak acak berdasarkan pertimbangan tertentu terkait dengan tujuan penelitian(Lenaini et al. , 2. HASIL DAN HASIL PEMBAHASAN Hasil yang diperoleh dari analisis ketrampilan menulis pengalaman pribadinya tentang kegiatan sehari hari dalam bentuk cerita yang lengkap dan jelas sebagai berikut : Siswa kelas IV menyatakan bahwa sering mengalami kesulitan menulis untuk menyelesaikan tulisan dengan baik. kesulitan menulis disebabkan karena kesalahan media yang Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Desak Putu Anom Janawati1. Dw Ayu Trisna Oktarini2 E-ISSN: 2798-091X P-ISSN: 2685-7928 Vol. No. Desember 2024 digunakan pada saat mulai belajar menulis, sehingga tulisan tidak beraturan dan rapi(Khairina et , 2. Kesulitan menulis yang dialami oleh siswa kelas IV melalui buku tulis mereka diantaranya: ukuran dan bentuk huruf tidak seimbang, tulisan keluar dari alur garis buku, ada huruf yang tertinggal pada sebuah kata, kesalahan penulisan huruf pada sebuah kata, lambat dalam menulis, tidak ada spasi dalam menulis dan tulisan tidak jelas atau tidak terbaca (Khairina et al. , (Hulwah & Ahmad, 2. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis sehingga dapat meningkatkan kemampuan menulis dan kepercayaan diri siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas pengetahuan budaya, serta meningkatkan keterampilan komunikasi secara keseluruhan. Tugas guru pendamping adalah membantu guru dalam mengontrol siswa yang banyak dalam kelas agar hal yang disampaikan dalam proses kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Guru pendamping ikut mengawasi dan mengontrol siswa yang kurang memahami dan menangkap pelajaran yang di berikan oleh guru utama. Guru pendamping pun membimbing, mengarahkan dan menasehati siswa yang kurang memahami pelajaran serta ikut membimbing dan memotivasi siswa pada kegiatan ekstrakurikuler untuk mata pelajaran yang kurang dipahami oleh siswa. Jadi, peran guru pendamping di dalam kelas sangat penting dalam peningkatan motivasi. Sedangkan pada tahap selanjutnya, guru sebagai pendamping memberikan umpan balik tentang penulisan siswa. Guru harus memberikan umpan balik secara santai dan membangun, seperti menanyakan alasan mengapa siswa memilih topik tertentu, mengapa siswa memilih teknik penulisan tertentu, dan memberikan saran pada penggunaan kata yang tepat dan cerita lain yang mungkin menarik. Kesimpulan Siswa kelas IV sering mengalami kesulitan menulis dan menyelesaikannya dengan baik. Mereka mengatakan bahwa ini karena mereka menggunakan media yang tidak teratur dan tidak teratur saat mereka mulai belajar menulis. Untuk menyelesaikan masalah ini, guru di SD Negeri 1 Selat melakukan pendampingan keterampilan menulis. Ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka, dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka secara DAFTAR PUSTAKA