Redaktur PUTIH Jurnal Pengetahuan tentang Ilmu dan Hikmah Ijin terbit Sk. Mudir MaAohad Aly No. 18/May-PAF/II/2018/SK Pembina Ahmad Syathori Abdur Rosyid Ahmad Kunawi Pengarah Imam Bashori Fathur Rozi Pimpinan Redaksi Mochamad Abduloh Dewan Editor Ainul Yaqin Anggota Mustaqim Nashiruddin Fathul Harits Abdul Hadi Abdullah Imam Nuddin Alamat Penyunting dan Surat Menyurat: Jl. Kedinding Lor 99 Surabaya P-ISSN: 2598-7607 E-ISSN: 2622-223X Diterbitkan: MAAoHAD ALY PONDOK PESANTREN ASSALAFI AL FITHRAH Surabaya Daftar Isi C Daftar Isi C MUNASABAH DALAM TREN STUDI QURAoAN KONTEMPORER Textual Relation dalam Surah al-AhzAb Perspektif Salwa M. El-Awwa Dicky Adi Setiawan. Sultan Latif Rahmatulloh . C REVITALISASI KESEJAHTERAAN SOSIAL BERTETANGGA PERSPEKTIF KH. MUHAMMAD ROMZI AL-AMIRI MANNAN Studi kitab Umdatul Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi al-Jari< Kholilah . C TASAWUF FALSAFI Dalam Dua Dimensi Mistis dan Rasionalis Ahmad Syatori . C ETIKA BERINFORMASI DALAM AL-QURAoAN Upaya Membentuk Masyarakat Demokrasi Ideal Ahmad Bayu Setiawan . C ADAB MURID TERHADAP GURU DALAM PANDANGAN KH. HASYIM ASYAoARY Fauseh . Putih: Jurnal Pengetahuan tentang Ilmu dan Hikmah Ae ISSN: 2598-7607 (P). 2622-223X (E) Vol. VII. No. 1 (Maret 2. , 17-32. REVITALISASI KESEJAHTERAAN SOSIAL BERTETANGGA PERSPEKTIF KH. MUHAMMAD ROMZI AL-AMIRI MANNAN Studi kitab Umdatul Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi al-Jari Kholilah MaAohad Aly Nurul Jadid Probolinggo kholilahamirudin@gmail. Abstract Today social problems come back in the main spotlight in this country, especially during the pandemic hasnAot a meeting point. Since pandemic Covid-19, it has officially entered the motherland. Social problems are increasing, especially in economic problems. This leads to reduced welfare of people's lives and creates social inequalities, especially in smaller domains such as resilience. The results of this study revealed that there are three points conceptualized by Ajengan Romzi in fulfilling neighborly matters. First, there are consequences that are obtained when treating neighbors Second, treating neighbors well will also reduce social problems among neighbors and can also eliminate gaps that occur. Third, a good form of interaction with neighbors, as well as how to deal with neighbors who treat us badly, should not only be applied not only with neighbors who are fellow Muslims but also neighbors who are non-Muslims. Keywords: social prosperity, neighbors, and Ajengan Romzi Abstrak Dewasa ini permasalahan sosial kembali menjadi sorotan utama di negeri ini, terlebih pada masa pandemi yang tak kunjung memiliki titik temu. Semenjak pandemi Covid-19 ini resmi masuk pada bumi pertiwi. Permasalahan sosial kian menanjak, terlebih dalam masalah ekonomi. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya kesejahteraan kehidupan kelompok masyarakat dan menimbulkan kesenjangan sosial, terlebih dalam ranah yang lebih kecil seperti ketetanggan. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa ada tiga poin yang dikonsepsikan oleh Ajengan Romzi dalam memenuhi hal Pertama, ada konsekuensi yang didapatkan apabila memperlakukan tetangga dengan Kedua, memperlakukan tetangga dengan baik juga akan mengurangi permasalahan sosial di antara tetangga serta juga bisa menghapus kesenjangan yang terjadi. Ketiga, bentuk interaksi yang baik dengan tetangga, serta bagaimana menghadapi tetangga yang memperlakukan kita dengan tidak baik, sehendaknya diterapkan tidak hanya dengan tetangga yang sesama muslim namun juga tetangga yang non muslim. Kata kunci: kesejahteraan sosial, bertetangga, dan Ajengan Romzi. Pendahuluan Putih: Jurnal Pengetahuan tentang Ilmu dan Hikmah, published by MaAohad Aly Al Fithrah Surabaya. Takhassus. Tasawwuf wa Thoriqotuhu. Kholilah Kata AuSosialAy diambil dari kata latin AusociiAy yang memiliki arti bersekutu atau berkelompok. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia AusosialAy diberi makna dengan hubungan antar individu dan kelompok dengan kelompok atau individu masyarakat lainnya1. Disimpulkan dari makna tersebut manusia memiliki ikatan erat dengan sosial, sebabnya manusia kerap di sebut dengan makhluk sosial. Manusia merupakan makhluk hidup yang tidak bisa lepas dari peranan orang lain dalam kehidupannya, manusia selalu hidup dalam bentuk berkelompok untuk mencapai kehendak hidup yang mereka inginkan. Dipandang dari aspek sosiologi, kehidupan manusia berlangsung dalam suatu kelompok makhluk hidup yang di sebut dengan masyarakat, sedang saat di tinjau dari fungsional, masyarakat merupakan sistem sosial yang diberlakukan sesuai norma-norma yang mereka anut bersama serta dipandang sah dan mengikat suatu sama lain. Dalam bentuk kelompok manusia sosial tersebut, terbentuklah kelompok dinamis yang dihasilkan oleh pemetaan sosial. Hal ini tumbuh bermula pada kolase kehidupan secara berkelompok di tempat tinggal. Bentuk sosial kecil ini disebut dengan konsep ketetanggaan. Warren mengungkapkan dalam . orteous, 1. bahwa terdapat tiga konsep dimensi ketetanggaan yang sangat melekat dalam ketetanggaan. Di antaranya: Interaction, . nteraksi pertukaran sosial antar Identity, . entuk indentifikasi individual dalam menjalin ketetanggaa. Connections . ingkat keterikatan hubungan ketetanggaan dengan komunitas kelompok yang lebih besa. 3 Dalam bentuk seperti itu ketetanggaan menjadi elemen dasar masyarakat yang sangat berpengaruh untuk membangun kemaslahatan yang lebih umum dan besar. Dewasa ini permasalahan sosial kembali menjadi sorotan utama di negeri ini, terlebih pada masa pandemi yang tak kunjung memiliki titik temu. Semenjak pandemi Covid-19 ini resmi masuk pada bumi pertiwi, tepatnya dua tahun lalu. Permasalahan sosial kian menanjak, terlebih dalam masalah ekonomi. Yang mana hal ini disebabkan pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besa. di tahun 2020 lalu, dan PPKM (Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaraka. 4 Hal tersebut menyebabkan berkurangnya kesejahteraan kehidupan kelompok masyarakat dan menimbulkan kesenjangan sosial, terlebih dalam ranah yang lebih kecil seperti ketetanggan. Hadirnya permasalahan sosial seperti pencurian dan penganguran, menjadi salah satu dampak 1 Poerwadarminta. Kamus Umum Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1. , 666. 2 Thomas O`Dear, sosiologi Agama, terj. Yosogama (Jakarta : Rajawali, 1985,) 3. 3 Antika Hayati. Hary Yuswandi. AuPola Hubungan Ketetanggaan di Masyarakat Urban : Studi Kasus di Kampung Osing. Jember,Ay E-SOSPOL 4, no. 1 (Januari, 2. : 14-20. 4 Dedi Junaedi. Faisal Salistia. AuDampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara-Negara TerdampakAy, . : 995-1115. 5 Ibid. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah buruk dari segilintir hal yang dibawa oleh pandemi. Namun setiap masalah pasti memiliki solusi dalam penyelesaiannya, tak luput pula dalam permasalahan ini. Masalah sosial awalnya biasa muncul dari kelompok kecil dari masyarakat seperti tetangga kemudian merambat menjadi hal yang lebih besar, oleh karenanya dalam mengatasinya kita juga harus meluncur terlebih dahulu pada elemen terdasar dari masyarakat. Sebagai kontribusi besar dalam melesteraikannya kembali kebudayaan sosial bertetangga yang berdasarkan tuntunan Rasulullah. Ulama kontemporer nusantara asal jawa timur yang memiliki konsep pemberdayaan masyarakat bertetangga menjadikan anggitannya sebagai solusi dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang timbul, terlebih pada masa pandemi, meski tak banyak di ketahui khalayak secara menyeluruh, karangan kitab karya KH. Moh. Romzi Al-amiri Mannan yang berjudul AuAoUmdat al-Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi al-JariAy, ini tak bisa diragukan sebagai panduan untuk menjalin kelompok masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera. Ajengan Romzi merupakan salah satu ulama nusantara yang bisa dikatakan sebagai ulama yang multi talenta, beliau di samping banyak melahirkan karya yang berbentuk tulisan dalam berbagai jenis seperti, karya ilmiyah, kitabkitab klasik, buku keislaman dan makalah, beliau juga merupakan daAoi kondang yang terkenal di tanah tempat perantauannya yakni Probolinggo7. Ajengan Romzi menyatakan bahwa Sebenarnya, secara historis memuliakan tetangga dan berlomba-lomba di dalam berbuat baik pada tetangga merupakan salah satu dari kebiasaan umat Jahiliyah yang masih dianggap baik hingga turunnya wahyu kenabian8. Selain itu Dalam muqoddimah kitab ini beliau menegaskan bahwa berbuat baik pada tetangga bisa menjadi tolak ukur kesempurnaan iman dan kemuliaan seseorang dan apabila menyakiti tetangga juga bisa menjadi tombak ukur kelemahan dan kurangnya keimanan seseorang. Ia juga berharap dalam tulisannya ini bisa menjadi motivasi dan kemanfaatan bagi pembacanya untuk memperlakukan tetangga sesuai dengan tuntunan junjungan besar umat islam yakni Rasulullah. 6 Ruaida Murni. AuSumber Daya dan Permasalahan Sosial di Daerah Tertinggal: Kasus Desa Patoameme. Kabupaten Boalemo,Ay Soasio Konsepsia 4, no. : 260-273. 7 Muhammad al-Fayyadl. Dkk. Kiai Romzi Sosok Humoris. Produktif dan Kharismatik (Yogyakarta. Pustaka Ilm. , 67 8 Moh. Romzi A. Umdatul Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi Al-jari, (Paiton: Markaz At-TabAoi Al-amiri, 1437 H), 9 Moh. Romzi A. Muqoddimah Umdatul Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi Al-jari, (Paiton: Markaz At-TabAoi Alamiri, 1437 H), 20. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Biografi KH. Moh. Romzi Al-Amiri Mannan10 Pribadi dan Intelektual Kiai Romzi Beliau bernama lengkap Moh. Romzi bin Abd. Mannan bin Ibrahim, beliau dilahirkan di salah satu desa di kota Sumenep Madura pada tanggal 12. Juli, 1968. Sedangkan untuk tambahan nama al-Amiri beliau dapatkan dari pemberian Yai Abdul Haq Zaini, saat beliau menikah dengan salah satu putri dari Yai yang terkenal faqih di Jawa timur dan memilih untuk berdiam di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Pernikahan Yai Romzi berlangsung pada tahun 1994 di kediaman KH. Hasan Abdul Wafi komplek PP. Nurul Jadid. Karanganyar. Paiton-Probolinggo. Menikahnya Kiai Romzi dengan Ny. Latifah termasuk hal yang di luar dugaan. Pasalnya, sebelum Kiai Romzi bertunangan dengan Ny. Latifah. Kiai Romzi pernah dilamar oleh salah satu pendiri pondok pesantren yang cukup besar untuk dijadikan menantu dan ingin dibawa keluar dari komplek kediaman beliau di Madura. Namun oleh keluarga besarnya, hal itu ditolak karena Kiai Romzi muda adalah orang yang digadang-gadang untuk meneruskan lembaga pendidikan yang diasuh oleh ayahandanya, beliau KH. Abdul Mannan. Namun, takdir berkata lain, ketika beliau dijodohkan dengan Ny. Latifah, keluarga besar yai Romzi menyetujui dan membiarkan untuk ikut tinggal dengan Ny. Latifah di PP. Nurul Jadid. Paiton-Proboliggo. Beliau merupakan anak ketujuh dari sepuluh bersaudara, sedari dini beliau mendapatkan pendidikan keilmuan agama dari ayahandanya, selain memang lahir di kalangan pesantren, beliau juga di kenal dengan sosok yang sangat bersemangat untuk mempelajari hal baru. Hal ini dapat ditemukan saat beliau sangat ingin untuk menjalankan studi pembelajaran selepas Aliyahnya di PP. Nurul Islam. Krapyak. Yogyakarta. Dan dari situlah beliau memulai karya tulis pertamanya yang berupa Nadzom. Revisiuner Cakap MaAohad Aly Nurul Jadid11 Berdirinya MaAohad Aly di Nurul Jadid mengalami pasang surut sejak pertama kali di Namun semenjak tahun 2009 silam, saat beliau diberikan amanah untuk menjadi Mudir (Rekto. MaAohad Aly Nurul Jadid. MaAohad Aly Nurul Jadid kembali memiliki AuruhAy kehidupan untuk lembaga yang seakan mati suri. Beliau melakukan banyak hal untuk menumbuhkan kembali MaAohad Aly Nurul Jadid, diantaranya beliau mengubah konsentrasi MaAohad Aly Nurul Jadid yang 10 K. Muhammad Al-Fayyadl. DKK. Kiai Romzi sosok humoris. Produktif dan Kharismatik, (Yogyakarta: Pustaka ilmu, 2. 11 Ibid. , 13-14 & 18-19. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah pada asalnya AuDakwah KeislamanAy menjadi konsentrasi Au Fiqh waushuluhuAy yang berfokus pada praktek penerapan Fiqh Muamalah dan Munakahat. Tak khayal pada tahun 2016 merupakan tahun bersejarah bagi MaAohad Aly se-Indonesia, pemerintah melalui kementrian agama melegal-formalkan MaAohad Aly, sehingga ijazahnya setara dengan perguruan tinggi lain, seperti: UIN. Bagi Kiai Romzi formalisasi MaAohad Aly merupakan angin segar yang harus dirasakan, legalitas dari pemerintah akan semakin meningkatkan daya tawar tersendiri, beliau mengintruksikan para pengurus untuk segera mempersiapkan segala persyaratan berkenan dengan pelegal-formalan MaAohad Aly. Akhirnya para pengurus dipecah menjadi beberapa bagian. ada yang dibagian koordinasi, surat-menyurat, dokumen-dokumen yang Namun harapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan, ketika rencana formalisasi dimaturkan ke pengasuh, namun pengasuh belum merestui, karena khawatir banyak diintervensi oleh pemerintah. Pada waktu itu beliau menerima apa yang menjadi keputusan pengasuh. Satu tahun berselang sekitar tahun 2017-2018, keinginan Kiai Romzi untuk melegalformalkan MaAohad Aly Nurul Jadid belum pupus, apalagi beliau paham bahwa sudah banyak MaAohad Aly se-Indonesia yang mengajukan hal tersebut. Kiai Romzi sadar, restu dari pengasuh adalah hal utama, berbagai ikhtiar . beliau lakukan, termasuk dengan mendatangkan ketua Asosiasi MaAohad Aly Indonesia (AMALI) Dr. KH. Abdul Jalal (Dewan pengasuh PP. Salafiyah Syafiiyah Sukorej. sebagai pembicara di wisuda MaAohad Aly Nurul Jadid. Penyampaian Kiai Jalal tentang orientasi MaAohad Aly kedepan dapat menghapus kekhawatiran pengasuh, akhirnya MaAohad Aly Nurul Jadid resmi menjadi lembaga formal yang setara S1 pada tahun 2018. Pengalaman Organisasi Kiai Romzi12 Sebagai Kiai kondang kiai Romzi tidak hanya berdakwah menjadi penceramah, menjadi singa podium sudah beliau sandang, selain itu beliau juga sebagai organisator handal, berikut organisasi yang sudah beliau singgahi: Katib NU Cabang Kraksaan di Kraksaan tahun 1997-2002 Kepala biro kepesantrenan . PP. Nurul Jadid tahun 2000-2020 Anggota dewan pengarah Biro Pengembangan PP. Nurul Jadid tahun 2001-2020 Penasehat forum bahtsul masail antar Pondok Pesantren se-Probolinggo tahun 2002-2009 Pembantu dekan 1 Fakultas Syariah institut Agama Islam Nurul Jadid tahun 2014-2016 12 Ibid,. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Mudir MaAohad Aly Nurul Jadid tahun 2009-2020 Beberapa Karangan (Kitab-Buk. KH. Moh. Romzi Al-amiri Mannan13 Tidak hanya menjadi singa podium, organisator handal, beliau juga handal mengarang beberapa karangan, mulai dari buku hingga kitab, tak ubahnya seperti ulama terdahulu, selain penyampaikan ilmu dalam forum-forum ceramah, beliau juga tuangkan ilmu yang dimiliki ke dalam karangan-karangan, sekurang-kurangnya ada 40 karangan yang beliau anggit untuk umat mulai dari ilmu tajwid hingga maqasidus syariah, sebagaimana berikut : Nama Al-Aurod Al-Yamuiyah Buku Aqiqah dan Qurban Tentang Dzikir dan Doa-doa Tata Cara Aqiqoh Buku Hadits Manajemen Dakwah Membidik Rahasia Isra' Mi'ra Nabi Muhammad Metode Merawat Jenazah Praktis Panduan Praktis Haji dan Umroh Kontroversi Peringatan Maulid Nabi Muhammad Membangun Keluarga Samaro Kitab Nailur Roja fi Syarh Safinatun Naja Najis dan Problematikanya Kitab al-Istilah fi Syarh Ghoyatis Sholah Menyingkap Hikmah Ramadhan Hadits Manajemen Dakwah Buku Qoul Qodim dan Jadid Shalat Qoshor dan Jama' Dasar-Dasar Ilmu Tajwid Praktis Tetes-Tetes Darah Kaum Hawa Kitab Al-Mamu'at Al-Mandhumat Kitab Mizanus Shofi Kitab al-Kunuziyah fi Tarjamati Nadz AlJurumiyah Nadzom Nailul Muna Kitab Bulghotut Tholibin Al-Minhatul Al-'Ajibah Fi Ad'iyatil Mustajabah Kitab Jam'ul Fawaid Fi Ahaditsil Aqoid Isra' Mi'raj Perawatan Mayit Haji dan Umroh Maulid Nabi Keluarga Sakinah MWR Syarah Kitab Safinah Najis Nikah Ramadhan Qoul Qodim-Jadid Imam Syafi'i Sholat Jama' dan Qoshor Ilmu Tajwid Haid dll Kumpulan Nadhom 3 Kitab Ilmu Arudh Terjemah Jurumiyah Asmaul Husna Dasar-Dasar Fikih (Hukum Isla. Doa-Doa Mustajab Hadits-Hadits Tentang 13 Ibid, 22-25 Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Kitab Miftahul Ghorom (Huku. Kitab Inhadul 'Azmi Kitab Diwanul Mishlaq Kitab Sa'adatut Daroin Kitab 'Umdatul Mukhtar Ala Mabahitsi14 Huquqil Jar Kitab Bustanul Azaim Kitab Roudhotut Tholibin Kitab Ad-Durorus Saniyah Kitab Miftahul Bashor Terjemah Nadhom Maqshud Kitab al-Mannal a-Iqtina'iy Syarh Nadzmul Badi'iy Kitab al-'Atiqoh ash-Shofiyah Kitab al-Lathiful Mannan Kitab Nailul Furshoh fi Mabahitsir Rukhshoh Kitab al-Muqtathofat al-Muhtawi li Tafsiri Ayatil Ahkam Kitab ats-Tsamrotul Yani'ah kitab durorus sati'ah kasyfu takallu' fiqih perempuan Akidah Hadits-Hadits Tentang Hukum Hadits-Hadits Tentang Ilmu Hadits-Hadits Akhlak/Tasawuf Berbakti Pada Orang Tua Hak-Hak Bertetangga Ringkasan Ta'limul Muta'allim Adab Pelajar dan Guru Maqoshidus Syari'ah Ilmu Hadits Shorof Fikih Imam Syafi'i Nahwu Hadits Tentang Rahasia Ramadhan Rukhsoh Tafsir Ayat Ahkam Ilmu Kalam sholat jumat dan masalahnya sholat sunah problematika perempuan Landasan Bersosial dalam Islam Islam merupakan agama yang sangat sempurna, segala macam bentuk tatanan hidup di atur dengan baik untuk mencapai mashlahat yang di dambakan oleh makhluk manusia. Sebabnya islam tidak hanya mengatur konsep antar muslim dengan tuhannya (Hablun Minallah. Melainkan juga hubungan konsep antar manusia pula (Hablun Minannas. Dalam konsep hubungan antar manusia islam memiliki konsep yang lengkap. hal ini bisa mengantarkan kembali mashlahat yang sempat 15 Selain itu Islam juga hadir untuk mengatasi banyak permasalahan yang hadir di masyarakat terlebih dalam lingkup ketetanggaan. 14 Kitab yang diteliti, 'Umdatul Mukhtar Ala Mabahitsi Huquqil Jar. 15 Asnawiyah. AuKonsep Sosialisme Islam Menurut Sayyid QuthbAy. PPS Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry. : 23-24. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Dalam konsep agama Islam, berbaik budi pada tetangga merupakan hal yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan. Hal itu dikarenakan sudah disebutkan dalam al-QurAoan. a AeO aOE aA a U AaOOaNEE aOaEa e aaEOaO aO aOaEOaEaO aI a a AEAA a aEaeIA a AA a aOaE aCa aOEa a aEaIA a a ca A aaOA a a a AOaOIEa aEA a e a AUI aaOaOaE aC ea aaOEOa a aIA a a a ae a a e e a a Uea e a ca AOe aIA aI eIa aE aIaaIaea UaEa aOA ca aeOaIa aE eIa acIaNEEaE aaOA e AaIEa aEA a a AaE aOE aaOaIA Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukannya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu Sungguh . Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri. (QS. al-NisaAo: . Meninjau dari ayat di atas melakukan perkara baik pada tetangga sangatlah dianjurkan. Selain disebutkan dalam al-QurAoan anjuran melakukan perkara baik pada tetangga, baik itu tetangga yang berkebangsaan Arabi ataupun Ajami, baik yang jauh ataupun dekat tanpa harus membedakan tentang ras, suku, jenis bahkan keagamaan. Dalam hal tersebut juga disebutkan serta dicontohkan oleh Rasullah Saw. Berbuat baik pada tetangga itu juga bisa memiliki dampak yang sangat besar pada kehidupan sosial di masyarakat. Membahas persoalan tersebut mengingat banyaknya permasalahan sosial yang lahir secara tidak sengaja sebab kelalain dalam memperhatikan haq-haq tetangga. Untuk mempertahankan kesejahteraan sosial dalam bertetangga seyogyanya dengan melestarikan kebudayaan yang di pelihara oleh ulama-ulama salaf terdahulu. Selain untuk mengatasi permasalahan sosial yang sudah merebak, melestarikan kebudayaan sosial yang selaras dengan tuntunan agama juga bisa meningkatkan kerekatan seorang muslim dengan tuhannya. Dalam Islam, juga terdapat konsep Ihsan yang juga menjadi tanda dari kesempurnaan seseorang dalam menjalini ibadah. Agama sangat berperan aktif unuk menjadi perekat antar social. 16 Menurut Durkheim dalam bukunya The Elementary Froms Of Religius Life, agama memiliki fungsi sosial untuk meningkatkan solidaritas kelompok dan mengindetifikasi peranan seseorang dalam sosial. Revitalisasi Kesejahteraan Sosial Bertetangga Perspektif KH . Moh Romzi Al-Amiri Mannan Revitalisasi merupakan konsep atau cara untuk menghidupkan kembali suatu teori yang sebelumnya sudah ada dan dilestarikan ulang di masa sekarang17. Memandang dari pengertian tersebut, ajengan Romzi menyuguhkan suatu konsep yang selayaknya untuk di-Revitalisasikan pada masa sekarang, terlebih dimasa pandemi ini, yang mana permasalahan sosial kian hari semakin Konsep ini memuat suatu asas penting dalam konsep bertetangga, dalam kitabnya beliau membahas tentang siapa itu tetangga, apa sikap yang harus kita terapkan saat bertetangga yang mana 16 Moh Soehadha. Metodologi penelititian sosial kualitatif untuk studi agama, ( Yogyakarta. Suka Press,2. , 33. Definisi Revitalisasi id. com di akses pada tanggal 08, januari, 2022 pada pukul 19. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah hal tersebut sesuai dengan ajaran syariAoat islam. Konsep-konsep tersebut beliau sarikan dalam karya tulisan kitabnya yang berjudul Umdatul Mukhtar Fi Mabahisi Huquqil Jar, secara tersurat kitab ini hanya seakan membahas kajian tentang bertetangga, namun secara tersirat kitab ini selain memang memuat konsep bertetangga yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW juga membahas suatu teori yang bertujuan untuk mensejahterakan dunia, khususnya bangsa ini. Kitab ini juga pernah menjadi salah satu kitab yang dikhatamkan saat bulan Ramadlan pada tahun 2018/2019 di Pondok Pesantren Nurul Jadid, yang diampu sendiri oleh beliau. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam muqoddimah kitab ini, ajengan Romzi menjelaskan bahwa memuliakan dan berbuat baik pada tetangga merupakan hal yang sangat di anjurkan dalam islam, hal itu juga bisa menjadi penarik untuk menguatkan iman seorang muslim. Selain itu beliau menyatakan bahwa haq-haq tetangga sangatlah banyak, namun begitu pula banyak orang yang tidak mengetahui dan tidak mempelajarinya18, oleh karenanya banyak sekali orang yang melalaikannya dan berdampak pada munculnya permasalahan sosial. Sebelum membahas konsep penting dalam bertetanga Ajengan Romzi mengenalkan tentang pemahaman hal-hal yang mencakup pada makna Jar dan Jiwar, sependek pengetahuan yang dimaksud dengan Jar hanya terpahami tentang suatu kelompok orang yang hidup secara berdampingan dalam suatu komplek rumah, namun pada dasarnya beliau menjelaskan bahwa Jar juga mencakup pada orang yang menemani dalam perjalanan, dan begitu pula istri yang mana dalam suatu kasus istri juga disebut dengan Jaratun sebagaimana lantunan syair yang dituliskan oleh al-AAoish saat akan mentalaq a a a a a AOaEIA aca a s aaOaa aCa eA c AcOA U AacaeOaIaIcEaaE aC ea*a aE a aEaIA AuWahai tetangga perempuan . tertalak bainlah engkau, maka kau menjadi orang yang tertalak begitu pula perkara manusia saat berkumpul besok dijalanan. Ay Mengambil tujuan dari penyampain makna yang Ajengan Romzi sampaikan dalam kitabnya tak lain adalah untuk memberikan kesadaran pada pembaca bahwa masih banyak yang harus diperhatikan dalam menjalin hubungan secara bertetangga, terlebih dalam cara interaksi yang haris Hal ini tak lebih hanya untuk kembali membangun kehidupan sosial yang damai dan penuh suka cita dan kebahagiaan, benar tak mudah, namun merupakan konsep awal yang harus 18 Moh. Romzi A. Muqoddimah Umdatul Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi Al-jari, (Paiton: Markaz At-TabAoi Alamiri, 1437 H), 20. 19 Ibid, 27-28 Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah diingat adalah bahwa dimulai terlebih dahulu dengan pengetahuan tentang haq-haq tetangga yang harus dilakukan, barulah kemudian dengan pengamalan dari pengetahuan yang sudah diperoleh. Adapun berikut konsep-konsep haq bertetangga Ajengan Romzi yang harus di- Revitalisasi: Pertama: Larangan dalam Menyakiti Tetangga Ajengan Romzi dalam kitabnya memaparkan beberapa hal yang harus dilakukan ketika bertetangga yang mana hal itu juga bisa menjadi solusi dalam memecahkan masalah sosial, beliau menjelaskan bahwa pertama yang harus diketahui adalah adanya larangan menyakiti tetangga, dalam bentuk apapun baik secara fisik, perkataan bahkan dalam perkara iman sekalipun. Beliau menyandarkan konsep tersebut pada hadist nabi Saw yang beliau sebutkan dalam kitabnya: acNA a aCaEaaOa aIaa aOaaCOaaCA,a aNa aOaaCOA a AEA c aEaaOa e a aEaEaIacA a AaI eIaaE aaO aI aIA AuTidaklah masuk surga orang yang tidak menjaga tetangganya dari kejelekannya, mereka berkata : apa itu?, nabi menjawab :keburukannya. Ay (HR. Bukhari dan Musli. 20 Dalam hadist tersebut menjelaskan bahwasannya orang yang tidak bisa menyimpan keburukan tetangganya . emaafkan kesalahanny. akan menjadi penyebab orang tersebut untuk masuk neraka. Dan yang dimaksudkan dengan Aumasuk nerakaAy tersebut diarahkan kepada dua kemungkinan pertama masuk neraka dan tidak keluar kembai kedua masuk neraka namun memiliki kesempatan untuk masuk surga. Namun dalam taAowil pada lafadz tersebut dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud denga Aumasuk nerakaAy diarahkan pada makna taAowil yang kedua sebab ada nash lain yang menunjukkan bahwa selain dosa besar tidak dapat menjadikan manusia kekal didalam neraka. Dan dalam hadist lain yang di riwayatkan Abu Hurairah: a a a a a aNA a AaI eIa aE aIaOaIIaEEacO aaOEOa eOIaaE aEaOaA AuBarangsiapa yang iman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah untuk tidak menyakiti tetangganya. Ay (HR. Bukhori dan Musli. 21 Serta hadist yang diriwayatkan Anas: aa AE aEa a aOOaIA aa AIIa UaacA a aa a a a aEaIa eA a aOA a aeOaCA,a aNA ca AOA ca AaOA a AA a ea a aOEacOaIa eAOaOaNaaEaOA AuDemi Dzat yang diriku ada pada genggaman-Nya, tidaklah sempurna iman seorang hamba sehingga ia menyenangi kepada tetangganya, atau berkata kepada saudaranya apa yang menyenangi dirinya. Ay (HR. Musli. 22 20 Muhammad Ibn IsmaAoil Abu Abdullah Al-Bukhori Al-JaAofii JamiAo As-Shohih Al-Mukhtasor juz. 21 Ibn Rajab Al-Hanbali. JaamiAo Al-Ulum Wal-Hukmi, juz, 3, 37 22 Muslim ibn Hijaj Abu Hasan Al-Qusyairi Shohih Muslim juz 3, 210. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Berdasarkan hadist-hadist tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa orang yang senang menyakiti tetangganya juga bisa menjadi indikator kurangnya iman seorang hamba. Bahkan dengan menyakiti tetangga bisa menjadi penyebab datangnya laknat dari sang-Pencipta. Dalam hadist-hadist tersebut secara tidak langsung juga menekankan ancaman pada orang yang tidak bersikap baik terhadap tetangganya, dengan hal itu juga menjelaskan bahwa tetangga juga dapat menjadi perantara untuk menyempurkan keimanan seseorang dan juga bisa menjadi penyebab seseorang memiki krisis keimanan. Selain itu dengan tidak menyakiti tetangga dalam bentuk apapun juga bisa menghadirkan kesejahteraan sosial yang di idamkan oleh penduduk bertetangga. Kedua: Bernasihat Dan Berbuat Baik Pada Tetangga Konsep selanjutnya adalah tekhnik berbuat baik pada tetangga dalam bentuk apapun, serta berbagi kebahagian dalam kondisi apapun. Sebab dengan begitu akan melahirkan kerekatan persaudaraan antar individu dalam lingkup ketetanggaan, yang mana hal tersebut sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Ajengan Romzi dalam kitabnya menyebutkan banyak hadist yang bisa memotivasi untuk banyak melakukan hal baik pada sesama terlebih pada tetangga, yang bisa menjadi pengantar untuk menuju keridlaan sang-Rabby dan kebahagian yang haqiqi yakni surga. Sebagaimana hadist yang beliau cantumkan dalam kitabnya sebagai pendorong untuk melakukan a AOAOaIaaE acaaI IA a AIA a Aa aeOEaOA aOaOaaOA a ea a a a aIacOA aa AuJibril memberikan wasiat baik padaku tentang tetangga sampai aku mengira bahwa aku akan memberikannya warisan, berhaq atas harta. Ay (HR. Bukhor. 23 Yang dimaksudkan dengan Aumemberikannya warisanAy adalah begitu seringnya Jibril berpesan tentang haq yang harus diperhatikan saat bertetangga, sehingga nabi berprasangka bahwa tetangga juga memiliki haq atas harta . Dan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abi Dzar Al-Ghifari. a a s a a AEaa acIA s aeA a a a a aO IA as AOA a A a eA:aIA a a aACA a AaEeOE eOaIEO NOE NEE OEaeOA a AaIaCUa eE eA a a ea aa AEae aaIaIeIA a e aIaNacaIeaeaa eO aEaaeOaI eIA AuSesungguhnya kekasihku berpesan padaku, apabila memasak kuah hendaklah diperbanyak, kemudian lihatlah tetanggamu maka berbagilah dengan baik. Ay (HR. Musli. 24 23 Muhammad Ismail Abu Abdullah Al-Bukhori Al-JaAofii Jami As-shohih Al-Mukhtasor juz 10, 126. 24 Ibn Rajab Al-Hanbali. Jami Al-Ulum Wa Al-Hukmu, juz 3, 28. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Dalam hadist tersebut mengandung makna tentang bagaimana sikap yang harus dikerjakan saat memiliki kebahagian, yakni dengan berbagi dengan tetangga. Serta dalam hadist riwayat Abdullah Bin Amru Bin Ash. a AA a AaOO aEaO aIaaeI aaNEEaaO OIA,AaeI aaNEEaaO OIaEa aOA a a a aEa aNA a e AaeO aEA e aa ea ae aea a e a e aaec AuPaling baiknya sahabat dihadapan Allah adalah yang paling baik pada sahabatnya, dan paling baiknya tetangga di hadapan Allah adalah yang paling baik pada tetangganya. Ay (HR. at-Tirmidz. 25 Ajengan Romzi mencantumkan hadist tersebut tidak lain sebagai pendorong untuk berbuat baik terhadap tetangga, selain memang banyak kebaikan yang dijanjikan bagi orang yang berbuat baik pada tetangga, juga menjadi hal untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Disimpulkan dari hal yang beliau sebutkan dalam kitabnya terdapat beberapa cara untuk berbuat baik terhadap tetangga. Yang pertama ialah dengan banyak berbagi pada tetangga dengan bersadaqah, kedua memperhatikan kebutuhan tetangga, ketiga menghargai pemberian tetangga. Dengan demikian akan terbangun kembali lingkungan bertetangga yang penuh suka cita dan Ketiga: Cara Berinteraksi Dengan Tetangga. Selanjutnya adalah dalam konsep berinteraksi agar bisa menyempurnakan haq-haq tetangga yang harus dipenuhi. Berinteraksi dengan tetangga bukan sesuatu yang mudah dan juga bukan hal yang sulit, melainkan suatu hal yang menyenangkan untuk dilakukan dengan syarat bisa memenuhi hal apa saja yang harus dilakukan. Konsep ini dipaparkan oleh Ajengan Romzi dalam kitabnya dengan terperinci dan mudah dipahami yang Insyallah juga mudah untuk langsung Yang mana konsep ini merupakan ajaran yang telah di ajarkan nabi, sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan dari Abi Dzar. aa AaCa eEaIIaOaEa aaEac aOIA. AaOaEaaUaO eIa aIaNEEA,AaO aIaNEEA aa AEA aE a aEaaOaeE aCOaEe ae a acOA a aNEEaaCA a aACA ca AaOA ca AEA aa e a a a a a a ee a ae a a e a a a UaEaUA:aA aa a eO aEaNEEaaIEO NOE NEE OEAaOa aC eO aEA aa aO aO eA aEa aO aOEe aCOI aOAaOIa aOaO aE aOI aacA,aI aN aac aO eCEA a aa aA aOa eI aEaeO aIA a a a a ae A a aaEaeIA a AaOac eOaa eI aeOaa acOaeaEaeA a e a aa e a ea a a a e a a e a a a e a a aEAa aOa eIAA a aa a aO I acOaaOI aOA aA aaeOA ca AOaac aOaeaOCaa aa eI aEaeOEa aa eI aaOA a U AaI eOA a a aeA e aAE a aE aOa aE eO aI aEaOa a eEa a aOa eOeO a aO aNa aOA a a ea a ac aOa aAca aC aaeOaIa aa aIA a aEaOaa aNA a cAAEA aAEA a aA s aaOeEa aeO aEaeIEIac aI aaOeE aACeO aaeIE eA a aA saaeOaCA a aO aaEaaEacOe aIaOa eIa aaO eIaNEEaaCA a caAEaeEaa aaeEaaEA a caEacaaEaaEA:aAEA a AaOaI eIA:a a AaCa eEA. Aa ee UIA a AA AuAbi Dzar berkata:aku mendengar Rasulallah SAW bersabda:Tiga orang yang Allah mencintai mereka, dan tiga orang yang Allah mencintai mereka. Aku berkata :siapa mereka yang di cintai Allah? Nabi Berfirman, lelaki yang bertemu dengan musuhnya 25 Imam Muhammad Bin Isa Bin Musa Bin Dahak At-Tirmidzi Sunan At-Tirmidzi, juz 8, 416. 26 Moh. Romzi Al-Amiri Mannan. Umdah Al-Mukhtar Fi Mabahisi Huquqil Jar, (Yogyakarta, pustaka ilm. , 67-68. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah dalam golongan perang kemudian menaikkan lehernya hingga ia terbunuh, atau membuka kesempatan . ntuk membunuh musu. bagi temannya. Dan orang yang dalam perjalanan panjang sehingga ia menetap di suatu tempat dan kemudian ia menjauh untuk melaksanakan shalat hingga rombongannya bangun untuk melanjutkan perjalanannya. Dan lelaki yang selalu disakiti tetangganya, kemudian dia bersabar hingga dipisahkan oleh kematian dan maut. Aku berkata:siapa yang dibenci oleh allah, pedagang yang suka bersumpah palsu, orang bakhil yang suka mengungkit pemberiannya dan orang faqir yang Ay (HR. Ahma. 27 Intisari yang ambil oleh Ajengan Romzi dalam hadis tersebut adalah pesan secara tersirat yang mengungkapkan bahwa menjalin interaksi secara lebih luwes dengan bersikap sabar saat menghadapi tetangga yang sering menyakiti perasaan, dengan hal tersebut selain mendapatkan ketenangan secara batiniyah dan membangun keadaan sosial yang menyenangkan juga bisa menjadikan seseorang sebagai salah satu orang yang dicintai oleh Allah. Menjadi orang yang dicintai Allah adalah merupakan salah satu tujuan hidup yang selalu diharapkan, sebabnya membangun ulang kehidupan yang sejahtera sebagai mana yang diajarkan Rasulallah menjadi salah satu solusinya. Atau dengan memberikan nasihat baik kepada tetangga supaya memberikan pencerahan tentang bagaimana tingkah laku yang sebenarnya harus diterapkan. Begitu pula dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abi Hurairah. a AEaaEaeOaeI e acIaa a aEIaNaa eIaaO e aaUa a a a aNA a AaOaOe aA a Aa eIaa eaA a a a a a aa a e a a a a acaaIEO NOE NEE OEAaCA e Aa eIaEIA AuDiriwayatkan dari Abi Hurairah, dari Nabi Saw bersabda:Jangan sekali-kali mencegah salah satu kalian kepada tetangganya untuk menancapkan kayu pada gedung Ay28(HR. Ad-Darquthn. Dalam hadist tersebut menjelaskan tentang adanya kemakruhan membuat kusen rumah yang berdempetan pada tetangga, namun masih ada catatan didalamnya. Sedangkan untuk hubungannya dengan tetangga adalah dengan dibuatnya hal tersebut dapat menjadi sebab menyakiti tetangga, karena terkadang dengan adanya kusen rumah yang berdempetan pada tetangga dapat menghalangi masuknya sinar matahari masuk kedalam rumah. Begitu pula disebutkan dalam hadist yang di riwayatkan al-Baihaqi: a a a a ae a a a aAI a a aNEEa aCA a a cae aI aA a U aEA a aA aa aO aNEEA a a e a e a AEA ea e a a aA aIEaeI aI aEacOaOa eaa a aaO a aNA a a a e a AaeIOaOa aC eO aEA a AEaeOA:a AOE aNEE aIEO NOE NEE OEAaOa aC eO aEA aeIa aOA AuDiriwayatkan dari Abdillah, berkata aku mendengar Ibn Abbas semoga Allah meridoinya, berkata aku mendengar Rasulullah Saw, bersabda:bukanlah seorang muAomin 27 Abi Abdullah Ahmad Bin Muhammad Bin Hanbal. Musnad Ahmad, juz 5, 151. 28 Ibn Rajab Al-Hanbali JamiAoul Ulum Wal-hukmi juz 2, 32. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah yang dalam keadaan kenyang padahal tetangga disampingnya dalam keadaan lapar. Ay29(HR. Baihaq. Dalam hadist tersebut terdapat lafadz AOa eaA yang memiliki makna AukenyangAy ulamaAo memberikan pemahaman bahwa maksud yang ingin disampaikan adalah keadaan dimana tetangga yang mengetahui terhadap keadaan tetangganya dalam keadaan kesulitan AulaparAy namun ia tetap dalam keadaan kenyang dengan menghiraukan haq yang harus ia penuhi terhadap tetangganya. Sedang secara tersirat hadist tersebut menjelaskan tentang bagaimana sikap yang tepat saat menjadi orang yang berkecukupan dan memiliki tetangga yang berada dalam keadaan kesulitan. Ajengan Romzi juga menjelaskan dalam kitabnya, bahkan saat dalam keadaan bercukupan tak perlu harus menunggu tetangga yang mendatangi terlebih dahulu untuk memberitakan keadaannya namun seyogyanya harus menawarkan hal yang dimiliki terhadap tetangga yang Hal itu tak lain juga dapat menjadi alasan dari cara interaksi yang harus dijalankan dengan baik oleh masyarakat sekarang. Kesimpulan Pada dasarnya konsep ini sudah ada sejak zaman Rasullah Saw di masa lalu, namun sebab berkembangnya masa yang tidak terukur waktu ajaran ini seakan hilang tertelan bumi. Sebabnya menghidupkan kembali konsep tersebut pada zaman sekarang merupakan hal yang sangat penting, terlebih pada masa seperti ini. Dengan teori tersebut Ajengan Romzi memuat kembali nash-nash hadist yang menyimpan pesan untuk memenuhi haq bertetangga dalam kitabnya. Dan sekarang adalah saat yang tepat untuk me-Revitalisasi konsep ini dalam kehidupan bertetangga. Sedang konsep pemikiran yang beliau terapkan dalam kitab ini terbagi menjadi bagian tiga poin penting. Bagian Pertama:beliau menegaskan tentang konsekuensi yang didapatkan apabila memperlakukan tetangga dengan buruk. Yang mana hal yang akan di dapatkan juga hal yang buruk, seperti diperlakukan buruk, tidak di senangi dan sebagainya. Sedangkan yang terburuk adalah dengan adanya laknat dari Allah Swt. Naudzubillah. Bagian Kedua:selanjutnya lebih pada motivasi untuk memperlakukan tetangga dengan baik, sedang dampak yang didapatkan dengan pekerjaan tersebut sangatlah banyak. Memperlakukan tetangga dengan baik juga akan mengurangi permasalahan sosial diantara tetangga serta juga bisa menghapus kesenjangan yang terjadi antar tetangga. 29 Ahmad Ibn Husain Ibn Ali Ibn Musa Abu Bakar Al-Baihaqi. Sunan Baihaqi Al-Kubro juz 2, 128. Jurnal Putih. Vol VII. No. 1, 2022 Kholilah Bagian Ketiga:kemudian pada bentuk interaksi yang baik dengan tetangga, serta bagaimana menghadapi tetangga yang memperlakukan kita dengan tidak baik. Konsep ini beliau tegaskan tidak hanya diterapkan dengan tetangga yang sesama muslim namun juga tetangga yang non muslim, sebab kehidupan yang terjadi saat ini bukan kehidupan yang hanya terpaku dalam kelompok namun juga keharusan untuk berinteraksi dengan kelompok manusia lainnya. Daftar Pustaka M,. Moh. Romzi. Muqoddimah Umdatul Mukhtar AoAla Mabahisi Huquqi Al-jari. Paiton: Markaz AtTabAoi Al-amiri, 1437 H. Asnawiyah. AuKonsep Sosialisme Islam Menurut Sayyid QuthbAy. PPS Institut Agama Islam Negeri ArRaniry 15, . Bukhori. Muhammad Ibn IsmaAoil Abu Abdullah . l-). JamiAo As-Shohih Al-Mukhtasor. Dear. Thomas O`. sosiologi Agama, terj. Yosogama Jakarta: Rajawali, 1985. Definisi Revitalisasi id. com diakses pada tanggal 08, januari, 2022 pada pukul 19. Fayyadl. Muhammad . l-). Dkk. Kiai Romzi Sosok Humoris. Produktif dan Kharismatik Yogyakarta. Pustaka Ilmu.