Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Agustus 2022, pp. p-ISSN: 2686-2301, e-ISSN: 2686-035X. DOI: 10. 35970/madani. Penguatan Santripreneur melalui Pemberdayaan Ekonomi di Lingkungan Pondok Pesantren Achmad Zaki Yamani1*. Muhammad Nur Faiz2 Program Studi Teknik Industri. Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Indonesia Jurusan Teknik Informatika. Politeknik Negeri Cilacap. Indonesia Email: 1zaki@ittelkom-pwt. id, 2faiz@pnc. INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Data artikel: Abstract- One of the factors that can support the realization of economic independence in Islamic boarding schools is the Santripreneur program. Al Islahuddiny Islamic Boarding School is one of the boarding schools that facilitates the development of santripreneur as a driver of economic acitivity in the Islamic boarding school environment. As a form of facilitation for the focus of developing the santripreneur, this community service activity was carried out. The method used in this community service activity is starting with the implementation of a focus group discussion (FGD) in order to formulate the root of the problem and needs and followed by entrepreneurship training by utilizing used goods into items of sale value. The economic empowerment activities of Islamic boarding schools carried out at the Al Islahuddiny Islamic Boarding School have been able to foster the spirit of innovation and creativity of students, while the student involved in this training came from 5 different units, ranging from Madrasah Tsanawiyah (MT. Madrasah Aliyah (MA) to High Schools. DaAowah Science (STID). Student entrepreneurship training has encourage the growth of the creation of handmade products that are processed in such a way from the results of recycling plastic waste. Naskah masuk, 06 Juni 2022 Direvisi, 27 Juli 2022 Diiterima, 28 Juli 2022 Kata Kunci: Economic Independence Businessman Islamic Boarding School Students Abstrak- Salah satu faktor yang dapat mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren adalah dengan program Santripreneur. Pondok Pesantren Al Islahuddiny adalah salah satu Pondok yang memfasilitasi pengembangan santripreneur sebagai pendorong giat ekonomi di lingkungan Pesantren. Sebagai bentuk fasilitasi terhadap fokus pengambangan santripreneur tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan. Adapun metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dimulai dengan pelaksanaan focus Group Discussion (FGD) guna merumuskan akar permasalahan dan kebutuhan serta dilanjutkan dengan adanya pelatihan wirausaha dengan pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai jual. Kegiatan pemberdayaan ekonomi pondok pesantren yang dilakukan di Pondok Pesantren Al Islahuddiny telah mampu menumbuhkembangkan semangat inovasi dan kreativitas santri, adapun santri yang terlibat dalam pelatihan ini berasal dari 5 unit berbeda, mulai jenjang Madrasah Tsanawiyah https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2022, pp. (MT. Madrasaha Aliyah (MA) hingga Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID). Pelatihan kewirausahaan santri telah mendorong tumbuhnya kreasi produk-produk handmade yang di proses sedemikian rupa dari hasil daur ulang sampah Korespondensi: Achmad Zaki Yamani Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Telkom Purwokerto Jl. Pandjaitan No. 128 Purwokerto PENDAHULUAN Salah satu masalah mendasar yang hingga kini menjadi tantangan terbesar bangsa Indonesia adalah masalah pembangunan ekonomi (Krisnaldy et al. , 2. Di lain pihak, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masih menyisakan tantangan pada akselerasi melahirkan wirausaha-wirausaha baru sebagai tulang punggung kemajuan ekonomi Indonesia. Kewirausahaan merupakan suatu proses dinamis untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa serta kemakmuran. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang (Armalinda, 2. Salah satu lembaga yang memiliki peranan strategis dalam turut serta dalam melahirkan wirausaha baru adalah pondok pesantren. Pondok Pesantren adalah lembaga yang memiliki fungsi sebagai lembaga pendidikan agama dan sosial. Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama memiliki fungsi sebagai. sumber nilai dan moralitas, . pendalaman nilai-nilai dan ajaran agama, . filtercontroller untuk pengembangan moralitas dan kehidupan spiritual, . perantara untuk berbagai kepentingan yang muncul dan berkembang dalam masyarakat, dan . praktis dalam kehidupan (Putri et al. , 2. Pondok Pesantren merupakan kompleks yang di dalamnya terdapat bangunan tempat tinggal pengasuh, masjid, asrama putri dan sekolah https://ejournal. id/index. php/madani tempat belajar santri (Khoiriyah et al. , 2. Pondok pesantren merupakan sekolah islam berasrama dan para pelajarnya biasa disebut santri, dimana santri belajar sekaligus tinggal di asrama. Hal ini bertujuan untuk membangun kemandirian serta memupuk hubungan yang lebih baik dengan pengelola pesantren. Sejalan dengan prinsip kemandirian tersebut, kiranya perlu dipupuk jiwa kewirausahaan setiap individu di dalamnya sehingga pengembangan diri dapat menjadi lebih baik (Widiyati et al. Keterampilan wirausaha santri adalah sangat penting untuk diasah dan ditingkatkan. Santripreneur adalah jawaban kalangan pondok pesantren untuk menjawab tantangan zaman di industri 4. 0 (Fachrurrozie et al. Kaitanya dengan membangun budaya kewirausahaan pada pondok pesantren adalah bagian dalam meningkatkan daya saing santri. Hal ini akan memberikan andil yang besar dalam kehidupan ekonomi rakyat, khususnya dalam menciptakan wirausahawan baru dari lingkungan santri yang memiliki karakteristik Karakteristik santripreneur yang khas ini merupakan prinsip dasar bagi berkembangnya wirausaha yang professional (Afidah, 2. Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika memiliki tugas untuk Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) layanan telekomunikasi dan informatika. Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X BAKTI Direktorat Layanan Telekomunikasi Informasi Masyarakat dan Pemerintah saat ini telah melaksanakan 4 piloting solusi ekosistem diantaranya. Solusi Ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi sektor Pendidikan. Solusi Ekosistem Teknologi Informasi Komunikasi Perikanan. Solusi Ekosistem Teknologi Informasi Komunikasi sektor Pertanian dan Solusi Ekosistem Teknologi Informasi Komunikasi sektor Pariwisata. Program Akses Internet sampai dengan saat ini telah terbangun sebanyak 7. lokasi Akses Internet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, 122 lokasi akses internet diantaranya adalah ditempatkan di lokasi Pondok Pesantren Artinya pondok pesantren juga merupakan salah satu sasaran penting dalam upaya pengembangan solusi ekosistem Teknologi Informasi Komunikasi di sektor pendidikan maupun ekonomi. Salah terwujudnya kemandirian ekonomi pondok pesantren adalah adanya program satripreneur, seperti yang diinisiasi di Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB). Adapun Pondok Pesantren Al Islahuddiny merupakan satu dari sekian pondok pesantren yang menjadi mitra BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pemberdayaan ekonomi berbasis digital di lingkungan pondok Sementara itu, tujuan dari diadakanya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memotret sejauh mana upaya jiwa-jiwa entepreneurship dikalangan santri di Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kabupaten Lombok Barat . untuk melihat dan memotret profil dan potensi-potensi yang ada di lingkungan pondok pesantren. Forum Group Discussion (FGD) dan pelatihan wirausaha berbasis handmade dan pemanfaatan barang-barang bekas yang dalam hal ini dilakukan di lingkungan Pondok Pesantren Al Islahuddiny. Metode yang lazim digunakan adalah metode konvensional, yaitu dengan kegiatan . haring experienc. melalui ceramah dan diskusi menggunakan alat bantu presentasi berupa, infokus, layar, alat, pengeras suara, alat penujukan presentasi dan lainya (Pasaribu et , 2. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan Tim Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Lanskap Indonesia. Dosen dan Pengurus serta santri Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kabupaten Lombok Barat. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 13-15 November 2019 di Pondok Pesantren Al Islahuddiny. Adapun banyaknya peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 30 santri Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kabupaten Lombok Barat. Adapun uraian pendampingan ekonomi berbasis digital di Pesantren dapat di lihat dalam diagram alir dibawah ini. Tahapan pelaksanaan kegiatan dimulai dengan menjelaskan materi tentang kewirausahaan, makna dari kewirausahaan, langkah dan tahapan menjadi seorang wirausaha, manfaat dari berwirausaha dan peluang-peluang usaha untuk memotivasi peserta dalam pemanfaatan waktu luang untuk lebih produktif diusia muda (Tim May. Malcolm Williams. Richard Wiggins, 2. Adapun mendengarkan paparan dari narasumber sekaligus ikut terlibat langsung dalam proses berlangsung, peserta diberi kesempatan untuk bertanya secara langsung bersamaan setelah itu Vol. No. Agustus 2022, pp. METODE PELAKSANAAN Berdasarkan uraian permasalahan yang pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kabupaten Lombok Barat didahului dengan studi lapangan https://ejournal. id/index. php/madani Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X juga memberikan pengalaman bagaimana memulai usaha dan mengasah kreativitas dan inovasi dalam mengelola usaha (Herawati et , 2. Dalam kaitanya proses evaluasi, dilakukan dengan mengecek minat anak asuh dalam berwirausaha, melatih membuat suatu produk dan menilai hasil produk yang Produk yang dihasilkan dengan memanfaatkan sampah plastik, hal ini bermanfaat untuk mengurangi jumlah polusi sampah plastik yang selama ini menjadi masalah dalam pembangunan nasional (Wanti et al. , 2. Berikut adalah diagram alir kegiatan pengabdian masyarakat tentang santripreneur di Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kabupaten Lombok Barat. maupun non teknis, seperti administrasi dan sowan . ke rumah pengasuh pondok pesantren, . Forum Group Discussion (FGD) mengumpulkan data profil pesantren Al Islahuddiny dilakukan dengan observasi baik kepada sumber data primer . engasuh pondok pesantre. maupun datadata sekunder sebagai pendukung untuk menjadi sumber informasi terkait pelaksanaan kegiatan santriprenuer di pondok pesantren Al Islahuddiny Lombok Barat, . menyusun materi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tentang kewirausahaan antara tim Lanskap Indonesia, dan Tim Dosen . melakukan monitoring kegiatan pelatihan wirausaha dengan cara sosialisasi, workshop singkat dan pelatihan membuat produk kerajinan dari sampah-sampah yang tidak berguna secara manual . Hal ini dimaksudkan untuk melatih inovasi, mengasah jiwa dan nilai seni santri serta daya menumbuhkan kreativitas tingkat tinggi, . menyusun laporan dan membuat dokumentasi kegiatan yang telah dilakukan selama proses pendampingan di pondok pesantren Al Islahuddiny kabupaten Lombok Barat dan menyerahkan hasil laporan akhir kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi Informatika pertanggung jawaban kegiatan. Vol. No. Agustus 2022, pp. Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Ekonomi Pesantren FDG untuk Identifikasi Masalah dan Kebutuhan Pesantren Pelaksanaan Kegiatan Materi Kewirausahaan Melakukan Monitoring Kegiatan Pelatihan Wirausaha Menyusun Laporan dan Membuat Dokumentasi Kegiatan Gambar 1. Diagram Alir Kegiatan Pada diagram alir kegiatan diatas dapat diuraikan lebih rinci seperti berikut ini. persiapan pelaksanaan kegiatan pelatihan BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informas. Kominfo. Lanskap Indonesia Selaras. Tim Dosen dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Islahuddiny Lombok Barat. Persiapan yang dimaksud disini meliputi hal-hal teknis https://ejournal. id/index. php/madani HASIL DAN PEMBAHASAN Pada tahap awal kegiatan pemberdayaan ekonomi berbasis digital di lingkungan Pondok Pesantren ini, terlebih dahulu dilakukan persiapan pelaksanaan, adapun diantara koordinasi dengan pihak Pengelola Pondok Pesantren terkait maksud dan tujuan, selain itu secara bersamaan dilakukan juga observasi awal . urvey pendahulua. tentang beberapa kebutuhan data dan informasi yang relevan, diantaranya adalah sebagai berikut : Madani : Indonesian Journal Of Civil Society Vol. No. Agustus 2022, pp. p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Gambar 2. Hasil Observasi Santri Pada Setiap Tingkatan Sekolah Berikut adalah rincian jumlah santri putra, putri dimasing-masing tingkatan. Madrasah Tsanawiyah (MT. Putra berjumlah 381 santriwan . %). MTs Putri berjumlah 350 santriwati . %). Madrasah Aliyah (MA) Putra berjumlah 381 santriwan . %). MA Putri berjumlah 331 santriwati . %) dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) berjumlah 385 mahasiswa/i . %). Kegiatan santripreneur yang dilaksanakan BAKTI beberapa waktu lalu diikuti oleh perwakilan kelas dan tingkatan santri Ponpes Al Ae Islahuddiny. Pihak pondok pesantren sangat terbuka terhadap kegiatan /program yang dilakukan pemerintah, wujud keterbukaan itu terlihat dari fasilitasi tempat sosialisasi yang disediakan cukup luas untuk bisa menampung perwaakilan santri yang ikut dalam kegiatan tersebut. Berikut adalah dokumentasi kegiatan pelatihan wirausaha. Gambar 4. Kegiatan Sosialisasi Wirausaha di Kelas Madrasah Aliyah (MA) Putri Pondok Pesantren Al Islahuddiny telah mengikuti beberapa event pameran wirausaha, satu diantaranya adalah peringatan hari santri yang jatuh setiap 22 Oktober 2021. Adapun salah satu hasil dari kreativitas santri setelah mengikuti pelatihan santripreneur untuk kemandirian pesantren adalah membuat kerajinan handmade berbahan dasar daur ulang Gambar 5. Miniatur Rumah dan Bunga dari Daur Ulang Plastik Gambar 3. Aula Ponpes Al Islahuddiny Lokasi Kegiatan Santripreneur https://ejournal. id/index. php/madani Kegiatan mendukung pemberdayaan ekonomi di pondok pesantren Al Islahuddiny sudah memiliki luaran produk berupa kreativitas dari daur ulang sampah plastic akan tetapi belum sampai pada tahap e-commerce baru sebatas ikut pameran atau bazar di kota mataram. Kendalanya adalah pengetahuan akan ecommerce masih terbatas, sehingga harapanya kedepan dari pondok pesantren Al- Madani : Indonesian Journal Of Civil Society p-ISSN: 2686-2301 e-ISSN: 2686-035X Vol. No. Agustus 2022, pp. Islahuddiny pendampingan yang lebih teknis soal ecommerce, ekonomi kreatif serta metode dakwah yang berbasis teknologi, utamanya pada penguatan kemampuan dalam bidang sosial media seperti facebook ads, instagram, twitter, dan aplikasi tiktok. KESIMPULAN Kegiatan pemberdayaan ekonomi santri di pondok pesantren yang dilakukan di Pondok Pesantren Al Islahuddiny telah mampu menumbuhkembangkan semangat inovasi dan kreativitas santri, adapun santri yang terlibat dalam pelatihan ini berasal dari 5 unit berbeda, mulai jenjang Madrasah Tsanawiyah (MT. Madrasaha Aliyah (MA) hingga Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID). Pelatihan kewirausahaan santri telah mendorong tumbuhnya kreasi produk-produk handmade yang di proses sedemikian rupa dari hasil daur ulang sampah plastik. Adapun target luaran pendampingan wirausaha santri ini dinilai dari 2 aspek penting. Pertama aspek pengetahuan . tentang kewirausahaan yang meningkat dan kedua adalah terciptanya kreasi produk khas pesantren yang terbuat dari hasil pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang bagus dan layak jual. UCAPAN TERIMA KASIH