Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 5, nomor 4, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan Metode Outdoor Learning di Homeschooling Abdurrahman bin Shakhr Padang Zainul Arasy*. Martin Kustati. Gusmirawati Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Indonesia *Coresponding Author: arasyzainul@gmail. Dikirim: 24-10-2025. Direvisi: 11-11-2025. Diterima: 13-11-2025 Abstrak: Pendampingan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan belajar mengenal ciptaan Allah melalui Outdoor Learning dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di Homeschooling. Berbagai metode telah diterapkan di sekolah-sekolah demi meningkatkan hasil pembelajaran yang lebih baik. Kebanyakan metode pembelajaran tersebut cenderung teoritis dan abstrak. Dibutuhkan pengalaman belajar yang lebih nyata dan Sehingga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemandirian dan kecintaan terhadap alam bagi peerta didik. Pendampingan metode Outdoor Learning merupakan metode yang menekankan pada pemanfaatan lingkungan luar kelas sebagai media pembelajaran yang interaktif dan langsung, sehingga meningkatkan motivasi, kreativitas dan pemahaman peserta didik dengan mengaitkan teori dengan realitas di dunia nyata serta mempererat hubungan sosial antar peserta didik. Pendampingan menggunakan metode Service Learning (SL) dengan langkah-langkah. Pra implementasi Service Learning. Implementasi Service Learning. Pasca Implementasi Service Learning. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek pendampingan terdiri dari pendidik dua orang, peserta didik tujuh orang dan tenaga bantuan dua orang yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran outdoor learning. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa belajar mengenal ciptaan Allah memberikan dampak yang sangat baik terhadap pemahaman materi, konsep melalui pengalaman nyata, peningkatan keimanan dan rasa syukur kepada Allah. Pendampingan ini juga memberikan keterlibatan siswa, kualitas pemahaman dan motovasi belajar mereka terhadap materi Berdasarkan hasil pendampingan tersebut, belajar melalui outdoor learning dapat menjadi metode strategis yang relevan dalam konteks pendidikan islam diantaranya pembelajaran mengenal ciptaan Allah TaAoala. Kata Kunci: Pendampingan Belajar. Ciptaan Allah. Outdoor Learning Abstract: This mentoring aims to analyze the effectiveness of mentoring in learning about God's creation through outdoor learning in Islamic religious education in homeschooling. Various methods have been implemented in schools to improve learning outcomes. Most of these learning methods tend to be theoretical and abstract. A more tangible and direct learning experience is needed. This can foster curiosity, creativity, independence and a love of nature in students. Outdoor learning is a method that emphasises the use of the environment outside the classroom as an interactive and direct learning medium, thereby increasing the motivation, creativity and understanding of students by linking theory with reality in the real world and strengthening social relationships between students. The mentoring uses the Service Learning (SL) method with the following steps: Preimplementation of Service Learning. Implementation of Service Learning. Postimplementation of Service Learning. Data was collected through participatory observation, group discussions, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the mentoring consisted of two educators, seven students and two support staff involved in outdoor learning The results of the mentoring showed that learning about God's creation had a very @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA positive impact on understanding the material and concepts through real experiences, as well as increasing faith and gratitude to God. This mentoring also increased student engagement, quality of understanding and motivation to learn the subject matter. As a result of this mentoring, learning through outdoor learning can be a relevant strategic method in the context of Islamic education, including learning about the creations of Allah Ta'ala. Keywords: Learning Assistance. God's creation. Outdoor Learning PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembangunan Pendidikan memiliki peran strategis dalam perkembangan sumber daya manusia, membentuk individu, dan meningkatkan kualitas masyarakat (Nur'aini & Hamzah, 2. Keberhasilan suatu bangsa dalam memperoleh tujuan tidak hanya ditentukan oleh melimpah ruahnya sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. (Sakban et al. , 2. Oleh karena itu, keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh proses pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik. Proses pembelajaran yang efektif menjadi sangat penting karena di sinilah terjadi kombinasi interaksi antara pendidik, peserta didik, lingkungan sosial dan alam saling mengonstruksi makna dan mengaitkan konsep dengan pengalaman (Arasy & Zulfahmi, 2. Namun, praktik pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala. Salah satu persoalan utama adalah metode pembelajaran yang bersifat teoritis dan abstrak cenderung menimbulkan kejenuhan dalam belajar. Kejenuhan belajar merupakan kondisi emosional akibat aktivitas yang monoton sehingga timbul rasa lelah, bosan, dan tidak bisa memahami materi (Tanjung & Namora, 2. Proses belajar yang terlalu menekankan aspek kognitif tanpa memberikan pengalaman nyata sering kali menjadikan peserta didik kesulitan untuk mengaitkan materi dengan realita kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan pendapat Aris Munandar yang menyatakan bahwa metode pembelajaran yang lebih bervariasi, seperti diskusi, permainan peran, dan praktek, dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung keberhasilan pembelajaran (Munandar et al. Pendidik sesungguhnya menjadi titik sentral dan awal dari semua pembangunan pendidikan (Manungki, 2. Pendidik diminta untuk mampu memberikan inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Upaya Pendidik melakukan perbaikan yang menyeluruh dan berkelanjutan sangat diperlukan agar pendidikan di Indonesia dapat berkembang dan menghasilkan generasi yamg mampu bersaing nantinya. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan solusi yang komprehensif, mulai dari peningkatan akses pendidikan, penggunaan metode yang tepat dalam pembelajaran, hingga pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar bagi peserta didik. (Rahimawati et al. , 2. (Manungki, 2. Salah Salah satu metode yang dapat menjawab kebutuhan tersebut adalah Outdoor Learning. Outdoor Learning ialah metode pembelajaran di mana aktivitas pembelajaran dilakukan di luar kelas, dengan pendidik mengajak peserta didik keluar dari ruang kelas untuk mengamati dan mempelajari objek di alam terbuka. Lewat interaksi langsung dengan alam atau lingkungan sekitar, peserta didik tidak hanya @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA mendapatkan pengalaman nyata, tetapi juga mengaitkan materi yang sering abstrak dengan konteks kehidupan mereka (Abimayu et al. , 2. Proses pembelajaran Outdoor Learning sejalan dengan konsep tadabbur alam dalam islam yang mendorong perenungan terhadap ciptan Allah sebagai sarana penguatan iman dan pengembangan berpikir kritis (Wahyuni & Ulum, 2. Sebagaimana Allah taAoala berfirman: a AE NI NOA aao A aOeEaeA AEA ca AcEEa CaOa UI acOCaa eOU acO a NEO aIa eOa eI aOOaa aA acEaeO aI eaA a eE aCA a aA NN a aa a UE ae NIA a A aacIa aI aEa eCA AEacOe aI Oa e aEaeO aI NA AyA A EIac aA a aCIa a aA Au(Yait. orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi . eraya berkat. : "Ya Tuhan Kami. Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha suci Engkau. Maka peliharalah Kami dari siksa neraka. Ay (Q. S Ali Imran: . Kemudian alam adalah bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah yang dapat menjadi sumber pembelajaran. Allah berfirman dalam QS. Al-Mulk ayat 15: AyA u Aac eOaA a A aEaeOUeE Aa eI a eO eaA aIIaEaa aN aOaEEa eO aI eI aeCaN aOEaeO aN EIA a AaN aO Eac eO a a aE Ea aE aI eEaeA "Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. " Ayat ini menekankan pentingnya eksplorasi dan pembelajaran dari alam sebagai bentuk tadabbur terhadap ciptaan-Nya. (Yusuf, 2. Dengan pembelajaran di alam terbuka. Pendidik sebagai pendamping belajar mengajak peserta didik untuk merenungi kebesaran Allah, menguatkan keimanan, dan menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan Islam. Menurut Imam SyafiAoi, tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual (Marzuki & Ulil, 2. Pendidikan harus diawali dengan kesucian hati, diiringi dengan ilmu yang terhubung dengan akhlak, sehingga melahirkan karakter yang baik. Melalui Pendidikan, mampu membentuk peserta didik yang mandiri, bijaksana, dan berkepribadian mulia. Berbagai penelitian di Indonesia mendukung efektivitas metode ini. Penelitian oleh Salmiati dkk, membuktikan adanya efektivitas dan peningkatan yang signifikan dalam penerapan metode outdoor learning dalam hasil belajar siswa (Salmiati et al. Penelitian lain, misalnya studi literatur oleh menemukan bahwa metode field trips (Outdoor Learnin. mampu melatih berpikir kritis dan membangun karakter peduli lingkungan siswa (Turasih et al. , 2. Selain itu penerapan metode Outdoor Learning pada Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan hasil yang semakin baik terhadap proses dan motivasi belajar siswa (Wahyuni & Ulum, 2. Penerapan metode Outdoor Study dalam pembelajaran PAI pada materi Allah maha pencipta sudah efektif (Leni et al. , 2. Berdasarkan uraian tersebut, pendampingan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan belajar mengenal ciptaan Allah melalui metode Outdoor Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Homeschooling Abdurrahman bin Shakhr. Hasil penelitian diharapkan memberikan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, kreatif, dan religius. Dengan demikian, @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA Outdoor learning dapat menjadi salah satu metode pembelajaran yang strategis untuk menumbuhkan keimanan, kecintaan terhadap alam dan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa taAoala. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Pelaksanaan pengabdiaan kepada masyarakat dalam Pendampingan belajar mengenal ciptaan Allah menggunakan strategi pendekatan SL (Service Learnin. Service Learning dipilih karena mengintegrasikan aktivitas pembelajaran dengan pengalaman nyata di lapangan. Strategi ini juga berkontribusi pada perkembangan holistik siswa, karena dapat menumbuhkan empati, meningkatkan keterampilan sosial, dan memperdalam pemahaman mereka terhadap realitas sosial di sekitarnya (Pradanna & Hendri, 2. Sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan kognitif, tetapi juga membangun sikap religius, keterampilan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendampingan dilaksanakan dengan melibatkan pendidik sebagai fasilitator dan peserta didik sebagai subjek belajar aktif (Afifuddin, 2. Fokus kegiatan diarahkan pada pembelajaran mengenal ciptaan Allah melalui eksplorasi alam, pengamatan langsung, serta refleksi spiritual berdasarkan materi Pendidikan Agama Islam. Subjek terdiri atas pendidik dan peserta didik Homeschooling Abdurrahman bin Shakhr Padang yang mengikuti kegiatan pembelajaran Outdoor Learning. pendidik berperan sebagai pendamping sekaligus penghubung antara teori keagamaan dengan pengalaman nyata di alam, sedangkan peserta didik berperan aktif dalam pengamatan, diskusi, dan refleksi. Adapun tahapan Pelaksanaan pendampingan mengikuti tiga tahapan utama dalam Service Learning (A. Afandi et , 2. , yaitu: Pra-Implementasi Service Learning. Implementasi Service Learning, dan Pasca-Implementasi Service Learning. IMPLEMENTASI KEGIATAN DAN PEMBAHASAN Strategi pendekatan yang dipilih adalah Service Learning (SL), ada beberapa hal yang diuraikan terkait hasil kegiatan, yakni Pra-Implemetasi. Implementasi dan Pasca-Implementasi Service Learning. Ketiga hal ini, dijelaskan sebagai berikut. Pra-Implementasi Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah proses identifikasi agar sesuai tujuan yang disepakati (Faliyandra et al. , 2. Proses identifikasi kebutuhan belajar membantu pendidik untuk menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa termasuk karakteristik, minat, potensi, dan konteks belajar siswa. Setelah identifikasi kebutuhan dan menunjukkan ketertarikan maka langkah selanjutnya adalah merancang strategi pembelajaran yang lebih kontekstual. Homeschooling memadukan kurikulum dinas dan kurikulum diniyyah (Keagamaa. yang memiliki ciri khas serta lebih spesifik pada aqidah, akhlak dan bahasa arab. Dalam materi aqidah, pada bab Mengenal Allah ditemukan bahwa segala yang ada di alam ini milik Allah Subhanahu wa taAoala. Pendekatan ini relevan untuk mendukung pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif . , tetapi juga afektif . dan psikomotor . (Zulfriman et al. , 2. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA Pendampingan ini diharapkan peserta didik lebih merenungkan bahwa Allah sang Pencipta dengan melihat tanda-tanda kebesarannya. Kegiatan Outdoor Learning, disampaikan pada tanggal 15 September 2025 kepada peserta didik dan orangtua peserta didik bahwasanya sepekan lagi bertepatan tangal 22 September 2025 kita akan mengadakan Outdoor learning di daerah Pantai Pasir Jambak di Jl. Teratai. Pasie Nan Tigo. Kec. Koto Tangah. Kota Padang. Sumatra Barat. Persiapan yang kami lakukan diantaranya. membuat surat izin pemberitahuan kepada wali murid agar para peserta didik bisa mengikuti kegiatan tersebut dan dikenakan biaya operasional per anak Rp. Kemudian transportasi menuju lokasi, yang mana lokasi Outdoor learning sekitar 19 km dari Homescholling Abdurrahman bin Shakhar. Kami menggunakan Becak motor dalam kegiatan ini. Pemilihan tersebut didasari nilai kesederhanaan dan selalu bersyukur apapun yang diberikan. Persiapan lainnya meliputi lembar kerja peserta didik (LKPD), alatAcalat outbound, serta panduan wawancara untuk refleksi peserta didik. Implementasi Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam implementasi diantaranya sebagai berikut: Pelaksanaan Pembelajaran di luar kelas dilakukan pada tanggal 22 September 2025 peserta didik Homeschooling Abdurrahman bin Shakhr Padang berangkat ketempat Outdoor Learning dengan penuh bahagia dan semangat. Dihari tersebut peserta didik yang ikut berjumlah 7 orang, pendidik ada 2 orang dan 2 orang tenaga bantuan agar kegiatan lebih aman dan tertib. Waktu tempuh hingga ke lokasi 45 menit. Setiba disana, pendidik dan peserta didik bersiap-siap untuk memulai kegiatan Outdoor Learning dengan tema Mengenal Ciptaan Allah. Setelah selesai istirahat. Pendidik menyampaikan tata tertib yang dilakukan atau larangan terkait kegiatan belajar di luar kelas (Outdoor Learnin. Pendidik dan Peserta didik memulai kegiatan dengan tanya jawab terkait apa yang tampak di sekitar kita. Peserta didik melihat dan melakukan pengamatan terhadap ciptaan Allah yang ada disana. Pendidik membuka sesi dengan tanya jawab ringan: AuApa yang anak-anak lihat di sekeliling kita?Ay Para peserta didik menyebut: ombak, pepohonan, laut, kapal, pulau, dan lainnya. Metode ini dapat mengaktifkan partisipasi sisa dalam memahami materi dengan menggunakan lingkungan alam sebagai media pembelajaran (Choirunnisa et al. , 2. Selanjutnya. Pendidik mengarahkan peserta didik untuk menghubungkan fenomena alam yang mereka amati dengan ayat-ayat Al-QurAoan sebagai bentuk tadabbur alam . erenungi ciptaa. Sebagai contoh, ketika melihat laut dan ombak. Pendidik mengutip surah Ibrahim ayat 32: a eA aeCU Eac aE oaI O ac Ea aEI Ee aAEA a AEI a I a aN aII EacI NA a ca Aa NcEE Eac aO EaCA AOA a a a aa e a AE NI NO aOeEaeA a a e a a a a a e U a a ca A aOaIe aaE I aIA a AE Ea e aA AyA a Eea e a aeI aN aO a aca Ea aE aI eEaeIaNA AuAllah. Dia yang Menciptakan langit dan Bumi dan menurunkan air . dari langit lalu dengan . ir it. Dia keluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu, dan Dia menundukkan Kapal agar dapat berlayar di laut dengan perintahNyaAy. Dengan demikian, alam yang tampak menjadi pintu untuk mengarahkan hati dan pikiran kepada keagungan Allah, sekaligus mengokohkan pemahaman agama melalui pengalaman nyata. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA Setelah pengarahan dari pendidik, peserta didik diberi kertas terkait mencatat temuan/pengamatan, rasa syukur serta keagungan ciptaan Allah. Kegiatan ini memberikan manfaat diantaranya, peserta didik memperoleh pengalaman langsung dan kontekstual terhadap alam sekitar, membuat konsep belajar menjadi lebih nyata dan hidup. di sisi lain, mereka juga diajak bersyukur dan memperdalam iman dan Tauhid melalui Merenungi Ciptaan Allah. Berikut, gambar 1 terkait semangat anakanak dalam mencatat temuan/pengamatan di sekitarnya. Gambar 1. Kegiatan mencatat temuan/pengamatan Pasca Implementasi Langkah-langkah yang terdapat pada pasca Implementasi diantaranya. Refleksi. Pemberian Nilai. Evaluasi Menyeluruh dan Pelaporan. Kegiatan Service Learning yang bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan. Refleksi mendorong untuk mengeksplorasi pertanyaan, tantangan, dan wawasan yang muncul sebelum, selama dan setelah pelaksanaan kegiatan. (A. Afandi et al. , 2. Setelah kegiatan Outdoor Learning selesai, pendidik melakukan refleksi mendalam melalui teknik wawancara dan diskusi. Wawancara dan diskusi kelompok diarahkan pada pertanyaan. AuBagaimana Perasaan kalian dalam mengikuti belajar Outdoor Learning? apa saja yang kalian temukan di pantai. Siapa yang menciptakan semuanya? Bagaimana cara kalian agar selalu bersyukur atas kebesaran dan maha Penciptanya Allah TaAoala?Ay Teknik wawancara ini dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi proses belajar sebagai bentuk triangulasi data agar hasil evaluasi lebih sahih . Gambar 2. Pendidik Mewawancarai Peserta Didik dan Diskusi Kelompok @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA Dari hasil wawancara, beberapa peserta didik menyampaikan bahwa lebih bersyukur, meningkatkan ibadah kepada Allah, menjaga kebersihan bumi Allah, dekat dengan alam dan mampu memahami ayat-ayat QurAoan secara lebih hidup ketika mengaitkannya dengan fenomena di sekitar mereka. Misalnya, salah satu peserta didik menceritakan tentang kapal, ia langsung teringat ayat tentang kekuasaan Allah yaitu menundukkan kapat di laut agar tetap berlayar. Kenyataan ini menunjukkan bahwa metode Outdoor Learning dapat membantu hubungan antara aspek kognitif . engetahuan ala. dengan aspek spiritual . emahaman aya. sehingga efektif dalam melakukan pendampingan belajar di sekolah (Ishomudin et , 2. Tahap berikutnya adalah Penilaian, penilaian diberikan kepada peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka selama mengikuti program. Penilaian tidak hanya berdasarkan hasil akhir, tetapi juga proses belajar dan peningkatan yang mereka AAn (Sriwahyuni et al. , 2. Selanjutnya adalah evaluasi menyeluruh. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk menilai keberhasilan program dari berbagai aspek, seperti: . Efektivitas pendampingan belajar mengenal ciptaan Allah, . Keterlibatan dan dukungan dari masyarakat . Dampak jangka panjang rasa syukur dan motivasi semangat beribadah kepada Allah, . dan lain sebagainya. Terakhir yaitu Pelaporan. Pada kegiatan ini dituliskan dalam bentuk artikel jurnal pengabdian kepada masyarakat. Laporan akhir ini juga disusun sebagai bentuk dokumentasi KESIMPULAN Pelaksanaan pendampingan belajar mengenal ciptaan Allah melalui metode Outdoor Learning di Homeschooling Abdurrahman bin Shakhr Padang di Pantai Pasir Jambak diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode ini berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna dengan mengaitkan teori keagamaan dengan fenomena nyata di alam. Melalui kegiatan di luar kelas, peserta didik dapat mengamati langsung tanda-tanda kebesaran Allah, sehingga proses belajar tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga spiritual dan afektif. Penerapan Service Learning (SL) sebagai pendekatan pendampingan terbukti dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pengabdian sosial dan Peserta didik tidak hanya belajar memahami konsep aqidah melalui teori, tetapi juga mengamalkannya dengan tindakan nyata seperti menjaga kebersihan alam dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap ciptaan Allah. Proses praimplementasi, implementasi, dan pasca-implementasi Service Learning memberikan alur sistematis dalam mencapai tujuan pembelajaran yang utuh dan menyeluruh. Pendampingan kegiatan Outdoor Learning ini bukan sekadar rekreasi, melaikan untuk menumbulkan nilai-nilai tauhid dan akhlak yang mulia melalui pengalaman nyata di alam dapat disimpulkan bahwa pendampingan belajar menggunakan metode Outdoor Learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan relevan dalam konteks pendidikan Islam. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Arasy dkk. Pendampingan Belajar Mengenal Ciptaan Allah menggunakan MetodeA UCAPAN TERIMA KASIH Dengan rasa syukur, saya ingin mengucapkan Jazaakumullah Khoyron kepada orang tua tercinta. Terimakasih Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang atas pemberian support dan bantuan dalam penulisan karya ini. DAFTAR PUSTAKA