Jurnal Akuntansi Manajemen Madani Vol. No. Maret 2020 PENGARUH DISIPLIN KERJA. GAYA KEPEMIMPINAN. DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. BANK PEMBANGUNANDAERAH KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA(BPD KALTIM KALTARA) CABANG BALIKPAPAN Tamzil Yusuf. Rahma Universitas Balikpapan Abstrak Dunia perbankan mengalami perkembangan yang sangat pesat, kenyataan seperti ini tidak dapat dipungkiri lagi sehingga setiap bank dituntut untuk menggunakan berbagai cara dalam menarik minat masyarakat. Sehingga organisasi perlu memfokuskan pada kinerja pelayanan untuk memuaskan nasabahnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan. Dan Motivasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan, jumlah populasi 136 dan sampel yang digunakan 50% sebanyak 68 orang dan alat analisis Regresi linear berganda. Hasil persamaan regresi berganda secara simultan terbukti bahwa variabel Disiplin. Gaya Kepemimpinan, dan Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Hasil secara parsial dengan pengujian signifikansi 5% dengan dua sisi diperoleh diperoleh nilai koefisien korelasi parsialnya . lebih besar dari hasil pengujian secara parsial pada kedua variable bebas lainnya yang berarti bahwa variabel Disiplin Kerja berpengaruh secara signifikan dan dominan terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Kata Kunci: Disiplin. Gaya Kepemimpinan. Motivasi . Kinerja PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan tokoh sentral dalam organisasi maupun perusahaan. Agar aktivitas manajemen berjalan dengan baik, perusahaan harus memiliki karyawan yang berpengetahuan dan berketrampilan tinggi serta usaha untuk mengelola perusahaan seoptimal mungkin sehingga kinerja karyawan meningkat. Disiplin kerja, menurut Setiyawan dan Waridin . sebagai keadaan ideal dalam mendukung pelaksanaan tugas sesuai aturan dalam rangka mendukung optimalisasi Setiyawan dan Waridi . Salah satu syarat agar disiplin dapat ditumbuhkan dalam lingkungan kerja ialah, adanya pembagian kerja yang tuntas sampai kepada pegawai Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 atau petugas yang paling bawah, sehingga setiap orang tahu dengan sadar apa tugasnya, bagaimana melakukannya, kapan pekerjaan dimulai dan selesai, seperti apa hasil kerja yang disyaratkan, dan kepada siapa mempertanggung jawabkan hasil pekerjaan itu. Untuk itu disiplin harus ditumbuh kembangkan agar tumbuh pula ketertiban dan evisiensi. Tanpa adanya disiplin yang baik, tidak akan dapat diwujudkan adanya sosok pemimpin atau karyawan ideal sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat dan perusahaan. Regina . Kinerja karyawan mempunyai beberapa faktor yang dapat mempengaruhi, salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya Gaya kepemimpinan yang tepat akan menimbulkan motivasi seseorang untuk Sukses tidaknya karyawan dalam prestasi kerja dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan atasannya. Gaya kepemimpinan menjadi faktor pertama dalam meningkatkan kinerja secara Pada proses ini pemimpin mempunyai peran yang besar dalam menentukan pelaksanaan organisasi suatu perusahaan. Seorang pemimpin dituntut untuk memberikan arahan yang jelas terhadap visi dan misi organisasi tersebut, dan mampu menjalankan organisasi dengan baik agar hasil yang didapatkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Selain dari faktor kepemimpinan, faktor lain adalah motivasi yang diberikan kepada Motivasi dapat mendorong seorang karyawan dalam melaksanakan pekerjaan secara optimal sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh seorang pemimpin dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif dalam perusahaan. Daya dorongan tersebut adalah motivasi. Motivasi kerja memiliki pengaruh yang positif terhadap suatu organisasi dalam perusahaan, seperti yang telah diungkapkan oleh Hasibuan . , bahwa motivasi dapat meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, dan dapat mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya. Untuk menghadapi permasalahan yang dihadapi oleh PT. BPD Kaltim Kaltara dimasa yang akan datang, dengan semakin meningkatnya persaingan dalam perindustrian perbankan di Balikpapan, maka PT. BPD Kaltim Kaltara dituntut untuk mengalola sumber daya manusia yang handal, yaitu yang mampu bekerja lebih giat dalam rangka pencapaian target yang telah ditetapkan perusahaan. Berdasarkan uraian diatas, menjelaskan bahwa disiplin kerja, gaya kepemimpinan dan motivasi berhubungan dengan tingkat kinerja karyawan, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk: Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. Mengetahui secara simultan pengaruh disiplin kerja, gaya kepemimpinan, dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara(Bpd Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Mengetahui secara parsial pengaruh disiplin kerja, gaya kepemimpinan, dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara (Bpd Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Mengetahui diantara disiplin kerja, gaya kepemimpinan, dan motivasi yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara(Bpd Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. KERANGKA TEORI Disiplin Kerja Hasibuan . menyatakan bahwa: AuDisiplin kerja adalah kesadaran dan kerelaan seseorang dalam menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang Ay Menurut Rivai . bahwa: AuDisiplin kerja adalah suatu alat yang dipergunakan para manajer untuk berkomunikasi dengan karyawan agar mereka bersedia untuk mengubah suatu perilaku serta sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesedian seorang dalam memenuhi segala peraturan perusahaan. Ay Gaya Kepemimpinan Definisi gaya kepemimpinan menurut Thoha . sebagai berikut: AuGaya kepemimpinan adalah suatu norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihatAy. Hasibuan . adalah sebagai berikut: AuGaya kepemimpinan adalah suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasiAy. Motivasi Sutrisno . mengemukakan motivasi adalah Aufaktor yang mendorong seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu, motivasi sering kali diartikan pula sebagai faktor pendorong perilaku seseorangAy. Mangkunegara . juga mengemukakan motivasi adalah Aukondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaanAy. Hasibuan . motivasi berasal dari kata Latin movere yang berarti dorongan atau menggerakkan. Motivasi . dalam manajemen hanya ditujukan pada sumber daya manusia umumnya dan bawahan Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 Motivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarahkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif berhasil mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan. Kinerja Moeheriono . Aukinerja atau performance merupakan sebuah penggambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi, dan misi organisasi yang dituangkan dalam suatu perencanaan strategis suatu organisasiAy. Sedangkan menurut Rivai . Aukinerja merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan sebagian atau seluruh tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu periode dengan suatu referensi pada sejumlah standar seperti biaya masa lalu yang diproyeksikan dengan dasar efisiensiAy. Kerangka Pemikiran Berdasarkan hubungan antar variabel diatas maka kerangka pemikiran penelitian ini adalah sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Pemikiran Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. KINERJA (Y) Motivasi (X. Hipotesis Penelitian Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bahwa Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan. Dan Motivasi secara bersama-sama berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. Bahwa Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan. Dan Motivasi secara parsial berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Bahwa Disiplin Kerja berpengaruh dominan terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. METODE PENELITIAN Batasan Penelitian Objek penelitian dalam penulisan ini dilakukan pada Kantor PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Penelitian ini hanya mengumpulkan data-data yang erat kaitannya dengan judul penelitian yang diajukan yaitu pengaruh disiplin kerja, gaya kepemimpinan, dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Populasi dan Sampel Sugiyono . , populasi adalah Auwilayah generlisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannyaAy. Dalam hal ini populasi Karyawan BPD Kaltim Kaltara Cabang Balikpapan adalah sejumlah 136 orang karyawan. Sugiyono . , sampel adalah Aubagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasiAy. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik sampling jenuh yaitu Auteknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Suparmoko . mengemukakan bahwa besarnya sampel dapat ditentukan dengan presentase tertentu misalnya 5%, 10% atau 50%. Dengan demikian, dari sejumlah populasi 136 orang diambil 50% sebagai sampel yang telah ditetapkan diatas, maka jumlah sampel 68 orang sebagai representative populasi yang ada. Metode Pengumpulan Data Dalam rangka memperoleh data-data yang penulis butuhkan, maka di dalam penelitian ini penulis mengumpukan data-data dengan cara Studi Kepustakaan (Library Researc. , yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari teori yang diperlukan Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 melalui literatur-literatur serta penulisan-penulisan yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas. Studi Lapangan (Field Work Researc. yaitu penelitian langsung dilaksanakan terhadap objek penelitian Definisi Operasional Variabel Disiplin kerja (X. adalah sikap kesadaran, kerelaan dan kesedian seseorang dalam mematuhi dan menaati peraturan dan norma-norma sosial yang berlaku di lingkungan Robins . , adapun kriteria yang dipakai dalam disiplin kerja tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga indikator disipin kerja yaitu diantaranya: Disiplin waktu Disiplin Peraturan Disiplin Tanggung Jawab Gaya kepemimpinan (X. adalah suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahanya, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan Hasibuan . Beberapa Gaya Kepemimpinan yang dikemukakan oleh Hasibuan sebagai berikut: Kepemimpinan Otoriter Kepemimpinan Partisipatif Kepemimpinan Delegatif Motivasi adalah Keinginan yang muncul dari dalam seorang individu untuk bertindak dan melakukan sesuatu hal untuk mencapai tujuan tertentu. Indikator yang digunakan Maslow dalam Wukir . Hierarki kebutuhan manusia adalah: Kebutuhan Fisiologis Kebutuhan Rasa Aman Kebutuhan Sosial Kebutuhan akan Penghargaan Kebutuhan untuk Mengaktualisasikan Diri kinerja merupakan hasil atau prestasi yang dicapai seseorang baik secara kualitas maupun kuantitas dalam melaksanakan pekerjaannya yang berhubungan dan berkontribusi bagi keberhasilan organisasi. Suyadi Prawirosentono . 8: . , kinerja dapat dinilai atau diukur dengan beberapa indikator yaitu: Efektifitas Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. Tanggung jawab Disiplin Inisiatif Metode Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas Uji Validitas menurut Ghozali . digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Suatu instrument dikatakan valid jika mempunyai validitas tinggi yaitu correlation r hitung > r tabel sebaiknya instrument yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah dengan nilai correlation r hitung. Menurut Umar . jika alat ukur telah dinyatakan valid, maka berikutnya alat ukur tersebut diuji reliabilitasnya. Setiap alat pengukur seharusnya memiliki kemampuan untuk memberikan hasil pengukuran yang konsisten. Untuk menentukan instrument itu reliabel atau tidak maka digunakan ketentuan: Jika alpa chronbach > 0,60 berarti variabel penelitian ini reliable. Jika alpa chronbach < 0,60 berarti variabel penelitian ini tidak reliabel. Asumsi Klasik Pengujian asumsi klasik untuk menganalisis kelayakan model analisis regresi linear berganda dapat digunakan sebagai alat analisis dan pengujian dilakukan yaitu: Uji Multikolineritas Uji Heteoroskedastisitas Uji Autokorelasi Analisis Regresi Linear Berganda Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas erhadap variabel terikatnya yaitu kinerja (Y). Sugiyono . , adapun bentuk persamaan regresi yang digunakan pada penelitian ini menurut adalah: Y = b1 X1 b2 X2 b3 X3 e Dimana: = Kinerja Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 = Disiplin kerja = Gaya Kepemimpinan = Motivasi kerja = Konstanta b1, b2, b3 = Koefesien regresi = Variabel pengganggu diluar model Pengujian Hipotesis Uji F Uji F digunakan untuk menguji tingkat signifikansi koefisien regresi variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Uji T Uji T digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas secara parsial atau masingmasing dengan kriteria pengujian. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Hasil Uji Validitas Berdasarkan tabel 1 dapat diketahui besarnya koefisien korelasi (Pearson correlation. rhitung dari setiap pertanyaan untuk masing-masing pada variabel Disiplin (X. Gaya kepemimpinan (X. Motivasi (X. dan variabel Kinerja (Y) Karyawan Bankaltimtara > Pearson Correlation tabel hasil yang positif dan lebih besar dari rtabel yaitu 0,361. Dengan demikian pertanyaan yang ada pada instrumen penelitian dapat dinyatakan layak sebagai instrumen untuk menjadi data penelitian. Variabel Kinerja (Y) Disiplin (X. Tabel 1 Hasil Uji Validitas Pearson Item Y1. 0,762 Y1. 0,710 Y1. 0,700 Y1. 0,798 X1. 0,744 X1. 0,719 X1. 0,584 r tabel n =30 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. X2. 0,717 X2. 0,713 X2. 0,729 X3. 0,671 X3. 0,730 Motivasi (X. X3. 0,687 X3. 0,617 X3. 0,642 Sumber: Hasil analisis dengan menggunakan tabel dan SPSS 20 Gaya Kepemimpinan (X. Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Hasil Uji Reliabilitas Tabel 2 Hasil Pengujian Reliabilitas Variabel Nilai r hitung Nilai r tabel Alpha Crounbach Alpha Crounbach Kinerja (Y) 0,796 0,60 Disiplin (X. 0,752 0,60 Gaya Kepemimpinan (X. 0,781 0,60 Motivasi (X. 0,752 0,60 Sumber : Hasil analisis menggunakan SPSS versi 20. Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Hasil uji reliabilitas adalah semua pertanyaan untuk masing-masing variabel dalam penelitian ini dapat dinyatakan reliabel karena memiliki nilai CronbachAos Alpha > 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa pertanyaan pada variabel Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. dan variabel Kinerja (Y) Karyawan Bankaltimtara merupakan pertanyaan yang reliable dan andal, dapat diartikan bahwa secara menyeluruh kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil Uji Asumsi Klasik Hasil Uji Multikolinearitas Multikolinieritas merupakan pengujian untuk mengetahui apakah variabel independen dalam persamaan regresi tersebut tidak saling berlinearitas atau saling mempunyai hubungan yang kuat . danya hubungan regres. antara variabel bebas. Hasil penulis cantumkan dalam tabel berikut ini: Tabel 3 Hasil Uji Multikolinearitas Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 Variabel Nilai Nilai Keterangan VIF Kritis Disiplin (X. 1,327 Gaya Kepemimpinan (X. 1,526 Tidak terjadi Motivasi (X. 1,619 Multikolinearity Sumber data : berdasarkan pengolahan dari hasil analisis dengan SPSS Berdasarkan tabel 4. 3 tersebut dapat diketahui bahwa variabel bebas yaitu variabel Disiplin (X. Nilai VIF = 1,327 < 5, variabel Gaya Kepemimpinan (X. Nilai VIF = 1,526 < 5 variabel Motivasi (X. Nilai VIF = 1,619< 5 sehingga semua nilai VIF menunjukkan tidak terjadi Multikolinearity karena nilai VIF (Variance Inflation Facto. semua lebih kecil dari 5 pada matrik korelasi menunjukkan lebih besar dari nilai Kritisnya untuk = 0,05. Hasil Uji Autokorelasi Tabel 5 Autokorelasi Interval Nilai Durbin Nilai Durbin Watson tabel Watson hitung Kurang dari 1,65 Terjadi Autokorelasi DW 1,65 -1,69 Tidak ada kesimpulan 1,69 < DW < 2,31 2,275 Tidak terjadi Autokorelasi 2,31 < DW < 2,39 DW > 2,39 Tidak ada kesimpulan terjadi Autokorelasi Sumber data : berdasarkan pengolahan dari hasil analisis SPSS Berdasarkan hasil analisis pada tabel 5 diperoleh nilai Durbin Watson hitung sebesar 2,275 nilai ini berada pada nilai interval Dubin Watson Tabel yaitu antara DW 1,69 sampai dengan 2,31 dinyatakan tidak terjadi autokorelasi pada Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Pembahasan yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan data yang diambil dari hasil kuesioner responden PT Bankaltimtara cabang Balikpapan. Untuk penelitian ini dilakukan pengujian dengan menggunakan model analisis regresi berganda menggunakan program SPSS Versi 20. Hasil pengolahan data tersebut dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. Tabel 6 Hasil Regresi linear berganda dan hasil uji secara Simultan Variabel Kinerja karyawan (Y) Koefisien Konstanta Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. Koefisien Koefisien Determinasi Korelasi (R) (R Squar. 0,805 0,647 Koefisien Regresi . 0,446 0,395 0,342 0,206 Fhitung Ftabel Nilai Sig Keterangan 39,144 2,76 0,000 Signifikan Sumber : diolah menggunakan program SPSS Tabel 7 Hasil Koefisien Regresi. Korelasi dan Uji t Koefisien Variabel Korelasi Sig Parsial . Disiplin (X. 0,512 4,764 2,021 0,000 Gaya Kepemimpinan (X. 0,434 3,852 2,021 0,000 Motivasi (X. 0,298 2,502 2,021 0,019 Keterangan Signifikan Signifikan Signifikan Sumber : diolah menggunakan program SPSS Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil persamaan regresi linier berganda untuk hasil penelitian pengaruh variabel Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. berpengaruh terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan yaitu diperoleh persamaan Regresi linear berganda: Y = 0,446 0,395 X1 0,342 X2 0,206 X3 Hasil persamaan regresi berganda tersebut dapat dijelaskan pengertian berdasarkan analisis statistik sebagai berikut: Nilai koefisien konstanta sebesar bo = 0,446 menunjukan pada saat variabel Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. menunjukkan nilai konstan atau nol maka Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan sebesar 0,446 jika disetarakan dalam persentase maka didapat 44,6%. Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 Adapun nilai-nilai koefisien regresi untuk tiap-tiap variabel dapat dijelaskan pengertian berdasarkan analisis statistic sebagai berikut: Hubungan antara variabel Disiplin (X. terhadap variabel Kinerja (Y) pada karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan Nilai Koefisien Regresi b1 = 0,395 yang setiap kenaikan variabel Disiplin (X. sebesar satu satuan mempengaruhi terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan nilai Koefisien regresi b1 sebesar 0,395 dengan asumsi Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. nilainya konstan. Hubungan antara variabel Gaya Kepemimpinan (X. terhadap variabel Kinerja (Y) pada karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan Nilai Koefisien Regresi b2 = 0,342 yang menunjukkan setiap kenaikan variabel Gaya Kepemimpinan (X. sebesar satu satuan akan mempengaruhi terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan nilai Koefisien regresi b2 sebesar 0,342 dengan asumsi Disiplin (X. Motivasi (X. nilainya konstan. Hubungan antara variabel Motivasi (X. terhadap variabel Kinerja (Y) pada karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan Nilai Koefisien Regresi b3 = 0,206 yang setiap kenaikan variabel Motivasi (X. sebesar satu satuan mempengaruhi terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan nilai Koefisien regresi b3 sebesar 0,206 dengan asumsi Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. , nilainya konstan. Pengujian Hipotesis Hasil Uji Hipotesis F Berdasarkan hasil analisis yang dikemukakan pada tabel 4. 10 diperoleh hasil pengujian secara simultan dengan menggunakan analisis Fisher test yaitu diperoleh nilai Fhitung sebesar sedangkan F tabel derajat keyakinan 95 % ( = 0,. dan n-k-1 = 68 -3-1 = 64 dan k-1 = 4-1 = 3 dan maka diketahui F-hitung = 39,144 > F-tabel = 2,76 pada sig sebesar 0,000 < 0,05 berarti secara simultan terbukti bahwa variabel Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan (X. Motivasi (X. berpengaruh terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Nilai koefisien korelasi (R) = 805 nilai mendekati angka 1 berarti terdapat adanya hubungan yang kuat antara variabel Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan(X. Motivasi (X. berpengaruh terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. Berdasarkan hasil Koefisien determinasi (RA) = 0,647 nilai ini menunjukkan bahwa kontribusi variabel Disiplin (X. Gaya Kepemimpinan(X. Motivasi (X. berpengaruh terhadap Kinerja (Y) karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan sebesar 64,7% dan sisanya sebesar 35,3% merupakan kontribusi variabel lain yang tidak masuk penelitian ini. Hasil Uji t (Uji Hipotesis Parsia. Hasil perhitungan pada tabel 7 menunjukkan bahwa: Secara parsial Pengaruh Disiplin (X. terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan hasil secara parsial dengan pengujian signifikansi 5% dua sisi dengan hasil thitung = 4,761 > ttabel = 2,021 pada sig 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi parsialnya . sebesar 0,512 yang berarti bahwa variabel Disiplin (X. berpengaruh secara signifikan terhadap karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Secara parsial Pengaruh Gaya Kepemimpinan (X. terhadap terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan dengan hasil secara parsial dengan pengujian signifikansi 5% dengan dua sisi diperoleh thitung = 3,852 > ttabel = 2,021 pada sig 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi parsialnya ( R ) sebesar 0,434 yang berarti bahwa variabel Gaya Kepemimpinan (X. berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Secara parsial diperoleh Pengaruh Motivasi (X. terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Dengan hasil secara parsial dengan pengujian signifikansi 5% dua sisi diperoleh thitung = 2,502> ttabel = 2,021 pada sig 0, 015 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi parsialnya A sebesar 0,296 yang berarti bahwa variabel Motivasi (X . berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Secara parsial diperoleh variabel Disiplin Kerja (X. berpengaruh dominan Terhadap Kinerja Karyawan (Y) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan dengan hasil secara parsial dengan pengujian signifikansi 5% dengan dua sisi diperoleh diperoleh thitung =4,765 > ttabel = 2,021 pada sig 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi parsialnya A sebesar 0,512 nilai ini lebih besar dari hasil pengujian secara parsial pada kedua variable bebas lainnya yang berarti bahwa variabel Disiplin Kerja (X. berpengaruh secara signifikan dan dominan terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 PEMBAHASAN Pengaruh Disiplin. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan hasil analisis variabel Disiplin. Gaya Kepemimpinan dan motivasi mempunyai pengaruh terhadap variabel Kinerja karyawan PT Bank BPD Kaltimtara Cabang Balikpapan sangat bergantung terhadap keberhasilan dari pelaksanaan Disiplin yaitu pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mematuhi peraturan yang sudah ditentukan, gaya kepemimpinan yang merupakan pendukung dalam mengarahkan karyawan dan motivasi yang berupa kesediaan serta kemauan karyawan bekerja untuk mencapai hasil secara maksimal. Hasil ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Aurelia Potu, penelitian yang dilakukan oleh Christian Katiandagho. Silvya L. Mand. Lisbeth Mananeke, penelitian yang dilakukan oleh Patricia M. Sahangamu. Silvya L. Mandey ada dua persamaan yang sama namun satu yang berbeda yaitu patricia menggunakan pelatihan kerja sedangkan penelitian ini menggunakan Gaya Kepemimpinan dua variabel lain sama Terhadap penelitian Bagus Ikhsan Bagaskara. Edy Rahardja ada perbedan satu variabel bebas yaitu Bagus menggunakan variabel Kepuasan kerja dan pada penelitian ini Gaya Kepemimpinan, dua variabel bebas lainnya sama. Terhadap penelitian Galan Kusuma. Edy Rahardja ada perbedaan penggunaan variabel bebas yaitu Galan menggunakan budaya organisasi sebagai variabel bebas dan pada penelitian ini Disiplin kerja sedang dua variabel bebas lainnya sama. Pengaruh Disiplin Terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan hasil analisis disiplin kerja merupakan hal yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan maka kewajiban segenap unsur organisasi untuk mematuhi serta mentaati aturan, norma, etika yang telah ditetapkan untuk berlaku dalam organisasi, hal inilah yang patut diperhatikan oleh segenap unsur organisasi sebab bila terjadi pelanggaran maka akan menghadapi keonsekuensi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pengujian ini sejalan dengan penelitian Christian Katiandagho. Silvya L. Mand. Lisbeth Mananeke, penelitian Patricia M. Sahangamu. Silvya L. Mandey, penelitian Bagus Ikhsan Bagaskara. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pengaruh Disiplin Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. (Tamzil Yusuf. Rahm. Dengan hasil Gaya Kepemimpinan yang berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT Bank BPD Kaltimtara Cabang Balikpapan maka dapat diartikan bahwa karyawan PT Bank BPD Kaltimtara terpengaruh dengan bagaimana seorang pimpinan mengatur mereka dalam pelaksanan pekerjaan dalam hal ini karyawan masih sangat bergantung kepada cara dan gaya pimpinannya sehingga kinerja karyawan dapat dicapai dengan maksimal dengan kemampuan pimpinan dalam mengendalikan, mengarahkan dan memberi petunjuk kepada karyawan dengan ketiga gaya dapat diterapkan oleh pimpinan. Hal ini karena karakteristik perusahaan yang mengajar target dengan segera pimpinan perlu bersifat otokratis, dan pada kondisi normal pimpinan dapat menerapkan demokratis dan pada saat target sudah dapat dicapai pimpinan dapat bersikap bebas. Penelitian ini sejalan dengan penelitian dari penelitian Aurelia Potu, penelitian Christian Katiandagho. Silvya L. Mand. Lisbeth Mananeke, penelitian Galan Kusuma. Edy Rahardja. Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Motivasi merupakan hal yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan hal ini menunjukkan bahwa pegawai di lingkup kerja pada Bank BPD Kaltimtara Cabang Balikpapan dimana mempunyai suatu semangat atau dorongan untuk melaksanakan pekerjaan secara maksimal. Dengan harapan adanya tambahan penghasilan diluar gaji baik berupa insentif, honor dan lainnya yang dapat untuk keperluan diluar kebutuhan pokok (Basic Penelitian yang mendukung adalah penelitian Aurelia Potu, penelitian Christian Katiandagho. Silvya L. Mand. Lisbeth Mananeke, penelitian Patricia M. Sahangamu. Silvya Mandey, penelitian Bagus Ikhsan Bagaskara penelitian Galan Kusuma. Edy Rahardja. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Bahwa Disiplin Kerja (X. Gaya Kepemimpinan (X. Dan Motivasi (X. secara bersama-sama berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan (Y) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Bahwa Disiplin Kerja (X. berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan (Y) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Jurnal Akuntansi Manajemen Madani. Vol. No. Maret 2020 Bahwa Gaya Kepemimpinan (X. , berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan (Y) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Bahwa Motivasi (X. berpengaruh Terhadap Kinerja Karyawan (Y) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan. Bahwa Disiplin Kerja (X. berpengaruh dominan Terhadap Kinerja Karyawan (Y) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltar. Cabang Balikpapan dengan hasil secara parsial mempunyai nilai yang lebih besar daripada hasil pengujian secara parsial pada kedua variabel bebas lainnya. Saran-Saran Disiplin karyawan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan maka berarti bahwa Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan harus memperhatikan serta perlu menanamkan sikap disiplin pada karyawan dalam melakukan pekerjaannya oleh karena karyawan Bank merupakan public figure sehingga masyarakat selaku nasabah merasakan langsung kinerja karyawan yang ditunjukkan dengan disiplin Gaya Kepemimpinan berpengaruh terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan,maka hendaknya pimpinan senantiasa dapat bersikap sebagai pimpinan yang memiliki sikap tegas, serta menguasai tentang perbankan sehingga mampu memberikan arahan, petunjuk sera tuntunan kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan secara benar efisien dan efektif sehingga kinerja dapat dicapai secara maksimum. Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja karyawan Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan hal ini hendaknya pimpinan bank menyadari bahwa karyawan memerlukan suatu kepastian baik dari sudut penghasilannya layak sehingga bagi karyawan yang motifnya bekerja untuk memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya disamping itu karyawan yang memiliki motivasi bekerja untuk berkarier maka pimpinan perlu memperhatikan pengembangannya. DAFTAR PUSTAKA