Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA LITERATUR REVIEW : PEMANFAATAN APLIKASI ANDROID DALAM PELAYANAN KELUARGA BERENCANA A LITERATURE REVIEW : UTILIZATION OF ANDROID APPLICATIONS IN SERVICES FAMILY PLANNING Lia Lajuna1*. Yuni Sari2 1,2Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh *E-mail: lia. lajuna@poltekkesaceh. AR T IC LE IN F O ABS T R A K Kata Kunci : Android. Pemanfaatan Aplikasi. Pelayanan Kebidanan. Keluarga Berencana Latar Belakang: Salah satu upaya program KB adalah dengan menguatkan program KIE pada sasaran PUS. KIE yang dilakukan oleh tenaga kesehatan biasanya memanfaatkan Alat Bantu Pengambil Keputusan ber-KB (ABPK-KB) dan juga booklet tentang Memasuki era digital, tenaga kesehatan mulai memanfaatkan teknologi sebagai ABPK. Tujuan: Menyediakan informasi aplikasi dalam pelayanan KB berbasis android yang bisa dimanfaatkan Pasangan Usia Subur (PUS) dan tenaga kesehatan. Metode: Metode paper review ini menggunakan metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman review. Melalui 4 langkah yang dikembangkan berdasarkan beberapa standar dan pedoman literature review. Hasil Penelitian: Dijelaskan tentang aplikasi Medical Eligibility Criteria For Contraceptive Use, aplikasi KlikKB, aplikasi lady pill reminder, aplikasi family planning. Kesimpulan: Pemanfatan media digital ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan faktor determinan calon akseptor KB dalam memilih kontrasepsi, terutama MKJP. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada Pasangan Usia Subur tentang keutamaan penggunaan aplikasi di android dalam mengoptimalkan kesehatan, terutama kesehatan ibu dan anak melalui pelayanan KB. Keywords : Androids. Application Utilization. Midwifery Services. Family History: Submited 05/08/2022 Revised 10/10/2022 Accepted 22/10/2022 Published 01/12/2022 Penerbit ABSTRACT Background: One of the efforts of the family planning program is to strengthen the KIE program on the target of PUS. KIE conducted by health workers usually utilizes a Family Planning Decision Making Tool (ABPK-KB) as well as a booklet on contraception. Entering the digital era, health workers are starting to use technology as ABPK. Purpose: To provide application information for android-based family planning services that can be used by Couples of Reproductive Age (PUS) and health workers. Method: This paper review method uses a methodology based on systematics and review guidelines. Through 4 steps developed based on several standards and guidelines for literature review. Research Results: Described the Medical Eligibility Criteria For Contraceptive Use application, the KlikKB application, the lady pill reminder application, the family planning application. Conclusion: The use of digital media is very influential in increasing the determinant factors for prospective family planning acceptors in choosing contraception, especially MKJP. It is suggested to health workers to improve education for Couples of Reproductive Age about the virtues of using Android applications in optimizing health, especially maternal and child health through family planning services. FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA PENDAHULUAN Tujuan tersebut sejalan dengan tujuan program nasional keluarga berencana yang dijalankan (WHO Gerakan KB Nasional selama ini telah berhasil mendorong peningkatan membangun keluarga kecil yang makin mandiri (BKKBN, 2. Data BKKBN mencatat di Indonesia jumlah PUS yang tidak mengikuti program KB cenderung meningkat. Pada April 2017 ada sebanyak 12,2 juta PUS yang tidak mengikuti program KB dan meningkat di April 2018 menjadi 13,2 Juta. Dalam satu dekade terakhir. Keluarga Berencana di Indonesia mengalami suatu keadaan stagnan yang ditandai dengan kurangnya perbaikan beberapa indikator KB, yaitu CPR. unmet need. dan Total Fertility Rate (TFR) (Kemenkes RI 2. Berbagai permasalahan terkait stagnasi program KB di Indonesia dipicu karena banyak faktor, kontrasepsi dan kebutuhan KB yang . nmet serta aktivitas seksual di luar pernikahan yang semuanya pada akhirnya akan meningkatkan jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) (Nasution and Naibaho 2. Pengetahuan akseptor KB dapat ditingkatkan melalui KIE KB oleh tenaga kesehatan. Permasalahan yang terjadi pada saat ini, penggunaan ABPK oleh bidan masih tergolong rendah padahal ABPK terbukti meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang MKJP Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu kebijakan Kebijakan tersebut memiliki implikasi yang sangat tinggi pertumbuhan penduduk. Namun, pada kenyataannya masih banyak pasangan usia subur (PUS) yang belum menjadi peserta KB (BAPPENAS 2. Secara faktor-faktor menyebabkan PUS tidak menjadi peserta KB adalah pelayanan KB yang dan edukasi (KIE) yang belum dilaksanakan dengan baik, hambatan budaya, kelompok wanita yang sudah tidak ingin anak lagi tetapi tidak menggunakan alat . nmet kelompok hard core atau kelompok wanita yang tidak mau menggunakan alat kontrasepsi baik pada saat ini maupun pada waktu yang akan datang (Huda 2016. Siregar and Siregar 2. Di Indonesia, program KB telah dijalankan sebagai program nasional di Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) (Triana. Wilopo, and Sumarni 2. Berdasarkan salah satu tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGAo. yang dirumuskan oleh World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kesehatan ibu dan anak menciptakan generasi yang berkualitas dan memiliki derajat kesehatan yang FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA sehingga pemberian konseling dengan ABPK lebih efektif dibanding konseling secara lisan (Saraswati. Atika, and Purwanti ABPK kekurangan yaitu kurang praktis untuk dibawa ketika bidan melakukan KIE KB. Hal ini dikarenakan ukurannya besar dan berat. Pemanfaatan ABPK ber-KB oleh Bidan dalam memberikan pelayanan KB belum berjalan dengan Hal ini terjadi karena kurangnya penguasaan susunan struktur dan langkahlangkah penggunaan ABPK masih belum optimal. Akibatnya proses perencanaan dan pelaksanaan KIE tidak terlaksana dengan baik sehingga menyebabkan kurang maksimalnya capaian pelayanan KB MKJP. Sebagian besar bidan belum menggunakan ABPK dalam pelayanan KB yang menjadikan capaian pelayanan KB MKJP oleh bidan masih kurang (Wahyuni and Mahanani informasi lebih cepat serta menjangkau khalayak lebih luas dengan biaya yang kemudahan akses bagi publik dalam menerima informasi. Demikian juga Pentingnya keikutsertaan Wanita PUS dalam menggunakan alat interaktif berbasis teknologi informasi (TI) (Yusita et al. Pada saat ini smartphone merupakan hal lumrah atau biasa digunakan bagi Perkembangan smartphone setiap tahunnya terus smartphone dengan operating sistem Android. Pada bulan Oktober 2017 pengguna smartphone dengan operating system Android mencapai jumlah 75% (Rahmidini and Hartiningrum 2. METODE Metode menggunakan metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman review. Melalui 4 langkah yang dikembangkan berdasarkan beberapa standar dan pedoman literature review. Langkahlangkah tersebut adalah: Mendesain review Melakukan review Analisis Menulis review HASIL DAN PEMBAHASAN Media aplikasi yang merupakan bagian dari Teknologi Informasi (TI) Media FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Berikut beberapa aplikasi yang tersedia di android yang berhubungan dengan pelayanan kontrasepsi: Aplikasi Medical Eligibility Criteria For Contraceptive Use Medical Eligibility Criteria adalah WHO Tenaga kesehatan harus memberikan KIE berbasis bukti tentang keamanan metode kontrasepsi untuk wanita dengan karakteristik fisik atau masalah medis tertentu (Allen. Cwiak, and Kaunitz 2. Medical Eligibility Criteria atau disebut juga Kriteria Kelayakan Medis Kontrasepsi (KLOP) untuk versi Bahasa Indonesia Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA lingkaran/diagram kontrasepsi yang berisi kriteria persyaratan medis untuk Medical Eligibility Criteria Contraceptive Use, 5th edition . Medical Eligibility Criteria akan mencocokkan kondisi medis wanita dengan metode-metode kontrasepsi Diagram lingkaran ini terbagi dalam empat kategori yang menunjukkan apakah seorang wanita dapat menggunakan kontrasepsi tertentu atau tidak. Terdapat Empat kategori dalam aplikasi ini untuk rekomendasi pilihan metode kontrasepsi adalah: Kategori 1 Metode digunakan dalam setiap kondisi Kategori 2: Secara umum metode kontrasepsi dapat digunakan Kategori 3 Penggunaan metode kontrasepsi biasanya tidak direkomendasikan terkecuali tidak ada metode lain yang tersedia atau dapat diterima oleh klien Kategori 4: Metode kontrasepsi tidak dapat Aplikasi Medical Eligibility Criteria sangat berpengaruh bagi praktisi . enaga kebijakan KB. Medical Eligibility Criteria berbasis bukti untuk penggunaan berbagai kondisi dan karakteristik medis yang sesuai (Altshuler. Gaffield, and Kiarie 2. Pemanfaatan Medical Eligibility Criteria juga dilakukan dalam kontrasepsi IUD dan meningkatkan jumlah pengguna kontrasepsi IUD (Harper et al. Selain penapisan digunakan untuk konseling dalam berbagai metode kontrasepsi yang ada. Menurut panduan yang dilansir dari Kemenkes RI, diagram lingkaran kontrasepsi ini meliputi rekomendasi penggunaan 11 tipe kontrasepsi yang umum digunakan, yaitu: Pil kombinasi Koyok . Cincin Kontrasepsi injeksi kombinasi Pil progestin Injeksi progestin Implan Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) Ae LNG Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) - Copper T Sterilisasi tubektomi Sterilisasi vasektomi FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Lajuna dan Sari Tampilan Aplikasi Medical Eligibility/ KLOP di android Penggunaan WHO Wheel Criteria lebih efektif terhadap pemilihan alat menggunakan media ABPK-KB. Hasil penelitian ini dapat menjadi suatu aplikasi WHO Wheel Criteria dalam kontasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan calon akseptor. Penelitian ini (Zakaria 2. Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang pemanfaatan Media Medical Eligibility meningkatkan faktor determinan pada PUS dalam berKB dengan cara bermakna secara signifikan. Artinya ada perbedaan antara kelompok yang diberi edukasi dengan media medical eligibility dengan yang diberi edukasi dengan media ABPK konvensional. Seperti dijelaskan sebelumnya banyak FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA sekali faktor penyebab unmet need kontrasepsi salah satunya adalah belum maksimal edukasi kontrasepsi melalui media bantu yang mudah dipahami dan dimengerti oleh calon akseptor KB dan efektif mengubah perilaku dan sikap dalam berKB pada PUS (Nurcahyani and Widyastuti 2. Konseling KB merupakan proses pertukaran informasi dan interaksi kesehatan untuk membantu klien atau calon akseptor KB dalam mengetahui keputusan mengenai kontrasepsi yang akan digunakan sesuai dengan kondisi medis yang sedang dihadapi PUS (Saraswati et al. Jika konseling KB dilakukan secara optimal dan masyarakat akan informasi kontrasepsi akan terpenuhi. Aplikasi KlikKB Aplikasi aplikasi kontrasepsi berbasis TI yang BKKBN mendapatkan pelayanan kontrasepsi pada masa pandemi Covid-19. Aplikasi klikKB diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia pada tanggal 26 September 2020. Aplikasi klikKB akan menghubungkan secara langsung antara akseptor KB dengan bidan dan memungkinkan secara interaktif atau konseling dalam aplikasi klikKB (BKKBN 2. Layanan yang tersedia dalam klikKB antara lain : layanan live chat dengan provider, informasi tempat pelayanan KB, alarm Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA pengingat baik bagi provider maupun Sebelum peserta KB dapat membuat janji meminimalkan waktu tunggu. Upaya akseptor dalam mendapatkan alarm pengingat saat meminum pil KB setiap terjadinya kehamilan. Ketidakpatuhan dalam mengonsumsi pil KB akan berisiko tinggi terjadinya kehamilan pada WUS. Aplikasi Lady Pill Reminder informasi yang dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama bagi pengguna kontrasepsi pil. Lady Pill Reminder bentuk aplikasi yang dibuat untuk membantu akseptor KB pil dalam membantu mengatur jadwal minum pil. Aplikasi android yang terdapat dalam telepon seluler yang selalu dibawa akan memberikan manfaat dan kemudahan untuk mengingat minum pil. Berdasarkan hasil penuelusuran di google play. Lady Pill Reminder minum pil KB yang mudah digunakan. Pengguna hanya perlu menunjukkan jenis pil KB yang digunakan . umlah pil dalam pake. dan waktu biasa untuk meminum pil. Selanjujtnya aplikasi Lady Pill Reminder akan mengingatkan pengguna kapan harus minum pil. Selain itu, pengguna juga dapat memeriksa status paket pil saat ini. Notifikasi dinonaktifkan secara otomatis ketika pengguna tidak mengonsumsi pil KB. Aplikasi pengguna untuk membeli paket pil baru ketika paket pil sebelumnya hampir habis. Tampilan Aplikasi KlikKB di Android Belum banyak penelitian tentang pemanfaatan aplikasi klikKB. Sebuah penelitian yang memanfaatkan aplikasi KlikKB KIE kontrasepsi pada PUS menunjukkah hasil bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan PUS setelah diberikan (Yusita Pendampingan pengguna pelayanan Keluarga Berencana dengan jangkauan Virtual Outreach (VO) melalui dunia maya . sangat dianjurkan dilakukan untuk menghindari tatap muka pada masa pandemi Covid-19 (Rawinarno. Alynudin, and Shafira Aplikasi Lady Pill Reminder Ketaatan WUS mengonsumsi pil KB bertujuan agar pil KB efektif untuk Kepatuhan minum pil KB akan mencegah. FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA metode mana yang paling sesuai dengan preferensi individu, keadaan, dan riwayat kesehatan pengguna. Aplikasi ini masih sulit digunakan di Indonesia karena belum tersedia dalam bahasa Indonesia. Tampilan Aplikasi Lady Pill Reminder di Android Terdapat pengaruh penggunaan aplikasi pengingat minum pil terhadap ketaatan minum obat KB oral di Puskesmas Bogorejo Kabupaten Blora karena nilai p . < 0. Aplikasi pengingat pil KB sangat efektif karena . Aplikasi peringatan untuk minum obat serta penggunaan aplikasi tersebut efektif dan efisien (Andriani. Nurul K, and Purwatiningsih 2. Aplikasi Family Planning Aplikasi Keluarga Berencana tersedia dalam bahasa Inggris di berbagi informasi yang tidak bias tentang metode kontrasepsi. Aplikasi kesehatan reproduksi, berbagai metode kontrasepsi, keuntungan dan kerugian darurat, dan banyak lagi. Fitur "Method Chooser" dapat membantu menentukan FJK. Vol. 2 No. 2 Juli- Desember 2022 Tampilan Aplikasi Family Planning di Android Belum ada penelitian tentang keefektivan penggunaan aplikasi ini di Indonesia. Berdasarkan penelusuran di android, aplikasi ini menyediakan fitur metode KB paling bagus, info umum tentang kontrasepsi, cara kerja berbagai metode kontrasepsi, penapisan melalui kuesioner yang disediakan, konseling dan fitur tanya jawab tentang pertanyaan yang sering muncul tentang kontrasepsi. KESIMPULAN DAN SARAN Beberapa aplikasi berbasis digital tersedia di playstore android, yakni Medical Eligibility for Contraceptive Use. Lady Pill Reminder. Family Planning, dan klikKB. Pemanfatan media digital meningkatkan faktor determinan calon MKJP. Lajuna dan Sari Literatur Review : Pemanfaatan AplikasiA Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada Pasangan Usia Subur keutamaan penggunaan aplikasi di kesehatan, terutama kesehatan ibu dan anak melalui pelayanan KB. Huda. Alimatul. AuFaktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Unmeet Need Keluarga Berencana Puskesmas Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara. Ay Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang. DAFTAR PUSTAKA