Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 PELATIHAN PENENTUAN HARGA JUAL KAIN TENUN SONGKET PALEMBANG DI RT. 12 KELURAHAN 30 ILIR KECAMATAN ILIR BARAT II Sugiharto*1. Syaiful Sahri2. Syahyuni3. Rizal Efendi4. Yancik Syafitri5. Rusmida Jun Harapan Hutabarat6. Firdaus Sianipar7 Email Koresponden : 1 sugihartoabas05@gmail. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Tridinanti. Sumatera Selatan1,2,3,4,5,6,. Abstrak Tenun kain songket merupakan kain yang ditenun dengan menggunakan benang emas atau benang perak yang dihasilkan dari daerah-daerah tertentu saja disebagian besar wilayah Indonesia. Dalam pembuatan tenun kain masih menggunakan alat tenun manual serta bahan yang digunakan masih bersifat alami sehingga tenunkain dikenal sebagai kain mewah para bangsawan yang menunjukkan derjat dan martabat pemakainya. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi produksi tenun kain adalah besarnya biaya produksi (Production Cos. tenun kain dalam menentukan harga jual. Untuk dapat mengetahui besarnya biaya produksi dalam menentukan harga jual diperlukan pemahaman mengenai Biaya bahan langsung (Direct Materia. Biaya bahan tidak langsung (Indirect Materia. Biaya tenaga kerja langsung (Direct labou. Biaya tenaga kerja tidak langsung (Indirect labou. dan Factory Overhead. Selling Exspense dan General and Adminstrative Exspense. Cost Plus Pricing dan Full Costing. Melalui pengabdian kepada masyarakat diharapkan agar perserta pengabdian sebagai pengusaha dapat memahami Klasifikasi biaya dalam hubungannya dengan produksi guna menentukan harga jual. Dengan demikian melalui pengabdian ini akan memberikan motivasi kepada para peserta untuk dapat mengetahui biaya produksi tenun kain dan dapat menentukan harga jual yang kompetitip. Sasaran dalam pengabdian ini adalah masayarakat Rt 12 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu : 18 Nopember 2023 jam 09. 00 Wib sampai dengan selesai. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman tentang . Klasifikasi biaya dalam hubungannya dengan produksi dalam menentukan harga jual tenun kain . ost plus pricin. , dan metode pengumpulan biaya produksi full costing. Kata Kunci: Manufacturing Cost. Cost Plus Pricing. Full Costing PENDAHULUAN Kesuksesan tenun kain erat kaitannya dengan praktik-praktik kinerja non keuangan yang terkait dengan kualitas produk, kualitas jasa, kepuasan konsumen, kepuasan pekerja dan keterlibatan komunitas tertentu (Ciptono,2. Praktik kinerja non keuangan ditujukan untuk meningkatkan kualitas, inovasi, pasar dan mengurangi biaya dalam produksi (Dunk Alam, 2. Berkurangnya biaya produksi dapat mencapai https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 competitive advantage dilanjutkan dengan fokus pada value added produk dan pelayanan pada konsumen sehingga dapat manambahkan markup harga jual tenun kain. Penentuan harga jual terhadap kain tenun songket sering terjadi masalah, bahan baku yang digunakan berbiaya tinggi, tenaga kerja yang dibayarkan dalam produksi juga terlalu tinggi harganya, overhead pabrik yang dibebankan ke produk tidak efisien sehingga akan menghasilkan produksi tenun kain songket per kain dengan biaya produksi yang tinggi. Hal ini mengakibatkan harga jual tenun kain songket tidak kompetitp terhadap pesaing tenun kain songket yang sejenis. Berdasarkan pengamatan Tim Pengabdian di Rt 12 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II, memiliki potensi untuk sosialisasi akan pentingnya Penentuan harga jual Produksi kain tenun, dengan harga yang kompetitip melalui pemahaman efisisensi kalsifikasi biaya produksi dalam hubungannya dengan produk. Meliputi : Biaya bahan langsung. Tenaga kerja langsung dan Overhead pabrik serta persentase markup harga jual (Cost Plus Pricin. , dan metode pengumpulan biaya produksi yang memperhitungkan Fixed Cost dan Variabel Cost (Full Costin. Permasalahan yang krusial bagi Pengusaha Tenun Kain Songket dalam menentukan harga jual adalah menekan biaya produksi yang rendah meliputi : Perolehan bahan baku yang murah dan berkualitas. Tenaga kerja yang memiliki keahlian tinggi serta berbiaya rendah dan pembebanan overhead pabrik yang rendah. Hal lainnya yaitu penentuan harga jual dengan cara memarkup harga jual dengan persentase tertentu yang dapat menentukan impas break even point serta besarnya markup harga jual yang dilakukan menandingi produk pesaing yang sejenis. Disamping itu pengumpulan biaya produksi harus dikumpulkan kedalam biya tetap dan biaya variabel. Pengabdian ini dilakukan bertujuan agar masyarakat di Rt 12 Keluraham 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II memiliki pemahaman akan klasifikasi biaya produksi yang meliputi : Direct Material. Indirect Material. Direct Labour, indirect labour dan Factory Overhead. Manufacturing Cost, persentase mark up cost plus pricing dan Pemisahan kedalam Variabel cost dan Fixed Cost. Adapun manfaat khusus kegiatan pengabdian ini meliputi : 1. Memberikan edukasi berupa penyuluhan tentang pemahaman klasifikasi biaya dalam hubungannya dengan produk yang bermanfaat bagi peserta pelatihan, 2. Memberikan pemahaman tentang markup biaya produksi dalam penentuan harga jual sehingga peserta pelatihan dapat menandingi produk sejenis dalam menentukan harga Memberikan pemahaman bagi peserta pelatihan tentang metode pengumuplan https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 biaya produksi yang memisahkan klasifikasi biaya ke dalam biaya tetap dan biaya variabel (Full Costin. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian pada masyarakat terdiri dari bagian proses pembuatan kain tenun yang melibatkan berbagai bagian seperti . menghani, memasang benang lungsi, pencucukan pada mata gun, pencucukan pada sisir, mengikat benang lungsi, penyetelan, menenun dan melepas tenunan yang kesemuanya berjumlah minimal 22 (Dua puluh du. orang peserta pelatihan. Peserta pelatihan merupakan peserta yang terlibat secara langsung dalam proses pembuatan tenun kain dan memiliki pengetahuan akan klasifikasi biaya dalam hubungannya dengan produk seperti biaya produksi dan non produksi, markup dan metode dalam pengumpulan biaya produksi. Tempat kegiatan di lokasi Rt 12 kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II. Pada hari Sabtu 18 Nopember 2023 mulai 00 Wib sampai dengan selesai. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara ceramah disertai pemberian contoh pelatihan perhitungan biaya produksi, markup dan metode full costing. Bahan yang digunakan adalah materi yang dibuat sebanyak 12 halaman, termasuk pelatihan perhitungan klasifikasi biaya produksi, biaya non produksi, markup dan full costing yang dibuat dalam bentuk latihan soal mulai dari . Direct Material. Indirect Material, direct labour, indirect labour, factory overhead. Production cost, mark up dan full costing. Dari pelatihan ini diharapkan peserta pelatihan dapat memahami pentingnya menentukan harga jual tenun kain yang dapat bersaing dengan usaha industri tenun kain lainnya yang sejenis, sehingga usaha tenun kain dapat memperoleh keuntungan dengan menekan cost yang bermuara pada pendapatan keuntungan yang berdampak pada kehidupan terus menerus industri tenun kain. Tahapan kegiatan ini adalah : wawancara, diskusi, menjelaskan, mengedukasi, menyusun, merumuskan, membahas, memahami, menindak lanjuti yang luarannya adalah berupa artikel pengabdian. HASIL DAN PEMBAHASAN Penentuan harga jual tenun kain sering terjadi dilema dimana adanya indikasi penentuan harga jual yang tidak bersaing dengan usaha yang sejenis atau adanya biaya produksi tenun kain yang high cost . erbiaya tingg. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman para pengusaha kecil industri tenun kain, mengenai hal-hal berikut : https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 a Direct material (Bahan Baku Langsun. Bahan baku langsung, yaitu bahan yang membentuk dan merupakan bagian dari barang jadi yang biayanya dengan mudah bisa ditelusuri dari biaya barang jadi tersebut (Ristono, 2. Jumlah bahan baku langsung ini bersifat variabel, artinya sangat tergantung atau dipengaruhi oleh besar kecilnya volume produksi atau perubahan out put, misalnya . benang pakang, benang rentang, benang emas. Indirect material (Bahan Baku Tidak Langsun. Bahan baku tidak langsung, yaitu bahan baku yang dipakai dalam proses produksi, tetapi sulit menelusuri biaya pada setiap barang jadi (Matzh Usry, 2. Seperti . biaya ngelos benang, menggulung benang. Direct Labour (Tenaga Kerja Langsun. Direct labour adalah personel yang terlibat langsung dalam proses manufaktur suatu entitas (Carter Usry, 2. Pekerjaan direct labour dapat langsung dilihat dan ditelusuri ke proses manufaktur tertentu atau produk tertentu. Sedangkan biaya direct labour dialokasikan langsung ke unit manufaktur berdasarkan jam kerja. Contoh direct labour yaitu jumlah kain yang ditenun dengan upah yang dibayar per penenun yang didasarkan pada upah per helain kain yang ditenun. Indirect labour (Tenaga Kerja Tidak Langsun. Tenaga kerja tidak langsung atau indirect labour adalah semua peronel lain dari sutau entitas yang bekerja lintas departemen tetapi tidak secara langsung terlibat dalam proses manufaktur (Carter Usry, 2. Pekerjaan tenaga kerja tidak langsung tidak dapat dilihat atau dilacak pada proses atau produk tertentu. Sebagai contoh Upah mandor atau bagian keamanan yang dibayar oleh pihak industri kain tenun. Factory Overhead (Biaya overhead pabri. Biaya overhead pabrik (BOP) adalah biaya produksi selain bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya overhead pabrik didefinisikan sebagai bahan tidak langsung, buruh tidak langsung, dan biaya-biaya lainnya yang tidak secara mudah dibebankan langsung pada suatu pekerjaan, hasil produksi atau tujuan akhir biaya tertentu seperti kontrak-kontrak pemerintah (Carter dan Usry, 2. https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 Metode penetuan Tarif Biaya Overhead Pabrik Ada tiga alternatif tarif Biaya overhead pabrik yang digunakan (Hansen Mowen ,2017:. Tarif tunggal, hanya menggunakan tarif biaya overhead pabrik untuk pembebanan Biaya overhead pabrik ke pesanan maupun produknya dari awal proses sampai Departemental rate , tarif biaya overhead pabrik untuk setiap tahapan atau departemen produksi. Activity rate, tarif biaya overhead pabrik untuk setiap aktivitas yang terjadi dalam pembuatan produknya (Activity base costin. Biaya Produksi (Production Cos. Biaya produksi merupakan biaya yang terdiri dari tiga unsur biaya, yaitu : Bahan langsung. Tenaga kerja langsung dan overhead pabrik. Biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan selama proses pembuatan untuk buat sumber daya mentah menjadi produk yang layak untuk dijual (Muamar Kadafi, 2018 :. Cost Plus Pricing Mark up pricing merupakan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan persaingan harga dengan para kompetitor sejenis. Strategi mark up yang tepat, bisnis akan menjadi pilihan bagi pembeli. Mark up menunjukkan seberapa besar harga jual sebuah produk dibandingkan harga produksinya (Mulyadi, 2016 :. Rumus : Misalnya : Biaya Produksi Tenun Kain per helai kain = Rp 650. Mark up 20% . maka harga jual kain tenun per helai = Rp 650. 000 20% menjadi Rp 780. Full Costing Terdapat tiga metode dalam penentuan harga pokok produksi (Blocher Chenlin, 2016 :. : 1. Full Costing, 2. Variabel Costing dan 3. Activity Base Costing. Penentuan metode yang digunakan adalah full costing. Full Costing merupakan metode yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yang terdiri dari : baiaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik, baik yang berprilaku sebaga variabel maupun tetap. https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 Tabel 1. Harga pokok produksi menurut metode ful costing : Harga pokok produksi menurut metode full costing terdiri dari unsurunsur biaya produksi sebagai berikut : Biaya bahan baku Rp x Biaya tenaga kerja langsung Rp x Biaya overhead pabrik tetap Rp x Biaya overhead pabrik variabel Rp x Harga Pokok Produksi Rp x Sumber : Mulyadi, 2016 Pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang kami laksanakan di Rt 12 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang, disambut baik oleh warga tersebut yang merupakan para peserta pengabdian. Kegiatan dimulai dengan kata sambutan selamat datang dari warga Rt 12 kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II. Kata sambutan dilanjutkan dari Ketua Tim pengabdian sebagai ucapan terima kasih sekaligus memperkenalkan anggota tim dan tujuan dari kegiatan pengabdian ini. Materi disampaikan oleh ketujuh anggota tim pengabdian kepada masyarakat dimulai dari pengantar teori industri tenun kain. Dan berbagai pengertian serta pemahaman kepada peserta pelatihan tentang biaya produksi yng meliputi : direct material, direct labour, factory overhead . ndirect material, indirect labour dan other exspense yang tidak dapat dibebakan secara lansgung kepada produ. Rate FOH applied. Markup Pricing, dan Full Costing. Meskipun para peserta tidak berlatar belakang akuntansi, namun mereka sangat antusias dan dapat mengikuti materi yang disampaikan dalam pengabdian masyarakat ini. Materi disampaikan secara sistematis agar peserta bisa mengikuti dan paham. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan, dan para peserta paham mengklasifikasikan biaya dalam hubungan dengan produk kain tenun. Setelah mengikuti pengabdian ini, warga Rt 12 keluarahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II dapat mengetahui Biaya produksi kain tenun per helai menurut industri pengrajin kain tenun dan menurut full costing. Setelah itu dapat melakukan markup sehingga harga jual dapat ditingkatkan dan mampu bersaing dengan industri kain tenun sejenis yang berdampak kepada kehidupan industri tenun kain secara berkesinambungan. https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 Ilustrasi : Industri Tenun Kain Palembang, yang berlokasi di Jalan Kiranggo Wiro Sentiko Palembang, ingin memproduksi tenun kain dan menentukan harga jual tenun kain dengan harga jual kompetitip, dalam menentukan harga jual tenun kain, industri tenun kain telah menghitung harga pokok produksi dan harga jual tenun kain, dengan data sebagai Pembelian bahan baku : Pada tanggal 1 Agustus 2023 telah dibeli bahan baku benang pakang dan benang rentang sebanyak 32 gulung dengan harga per gulung @Rp 15. Pada tanggal 1 Agustus 2023 pembelian bahan baku benang emas 12 gulung dengan harga per gulung @ Rp 30. Pada tanggal 4 Agustus 2023 telah dibelu bahan baku benang pakang dan benang rentang sebanyak 16 gulung dengan harga @ Rp 15. Pada tanggal 4 Agustus 2023 dibeli benang emas 6 gulung @ Rp 30,000 per gulung Tanggal 10 Agustu 2023 dibeli benang pakang dan benang rentang sebanyak 24 gulung @ Rp 15. Dibeli benang emas tanggal 10 Agustus 2023 sebanyak 12 gulung @ Rp 30. Tanggal 19 Agustus 2023 dibeli benang pakang dan benang rentang 24 gulung @ Rp Tanggal 26 Agustus 2023 dibelu benang pakang dan rentang 24 gulung @ Rp 15. Dibeli benang emas 6 gulung @ Rp 30. II. Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya tenaga kerja langsung dibayarkan kepada penenun saru, dua dan tiga. Dengan jumlah kain yang ditenun sebanyak 15 kain dengan upah per helain kain @Rp 250. Biaya bahan penolong Biaya bahan penolong meliputi . biaya ngelos benang dan biaya menggulung benang. Biaya ngelos benang sebesar Rp 175. 000 dan biaya menggulung benang sebesar Rp https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 IV. Biaya Overhead Biaya overhead merupakan biaya yang tidak dapat dibebankan secara langsung ke biaya produksi , yang meliputi : Biaya listrik Rp 120. Biaya penyusutan mesin ATBM Rp 112. Biaya pemeliharaan mesin Rp 150. Dari berbagai kejadian transaksi di atas, hitunglah harga pokok produksi dan harga jual dengan metode Full Costing Perhitungan Harga Pokok Produksi : Tabel 1. Pembelian bahan baku benang pakang dan benang Rentang. Bulan Agustus 2023 Tanggal 1 Agustus 2023 4 Agustus 2023 10 Agustus 2023 19 Agustus 2023 26 Agustus 2023 Total Jumlah (Gulun. Harga Gulung (R. Pembelian (R. Sumber : Industri Pengrajin Tenun, 2023 Tabel 2. Pembelian bahan baku benang mas Bulan Agustus 2023 No. Tanggal Jumlah Harga Gulung (Gulun. (R. Pembelian (R. 1 Agustus 2023 4 Agustus 2023 10 Agustus 2023 19 Agustus 2023 26 Agustsu 2023 Total Sumber : Industri Pengrajin tenun, 2023 https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 Tabel 3. Biaya tenaga kerja langsung Bagian Jumlah Kain di Tenun Upah per Jumlah Biaya tenaga kerja (RP) (R. Penenun 1 Penenun 2 Penenun 3 Total Sumber : Industri pengrajin tenun, 2023 Tabel 4. Biaya bahan penolong No. Jenis Biaya Jumlah Biaya Overhead (R. Biaya ngelos benang Biaya menggulung benang Total Sumber : Industri pengrajin tenun, 2023 Tabel 5. Perhitungan harga pokok produksi oleh peng rajin tenun Agustus 2023 Jenis Biaya Total Biaya (R. Biaya bahan baku Biaya tenaga kerja langsung Biaya bahan penolong Jumlah harga pokok produksi Jumlah produksi yang dihasilkan 15 helai Harga pokok produksi per helai 483,333,33 Sumber : Data olahan industri tenun, 2023. https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 Tabel 6. Biaya Overhead Jenis Biaya Jumlah Biaya Overhead (R. Listrik Biaya penyusutan Mesin ATBM Biaya pemeliharaan mesin Jumlah Sumber : Industri pengrajin tenun, 2023. PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING Tabel 7 Perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing. Agustus 2023 Jenis Biaya Total Biaya Total Biaya (R. (R. Biaya bahan baku Biaya tenaga kerja langsung Biaya bahan penolong variabel Biaya ngelos benang Biaya menggulung benang Biaya overhead pabrik : Biaya listrik Depresiasi ATBM Pemeliharaan ATBM Jumlah biaya overhead pabrik Total Biaya Produksi Jumlah produk yang dihasilkan per bulan 15 helai Harga Pokok Produksi Per helai Sumber : Data olahan industri pengrajin, 2023 https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 Tabel 8. Perhitungan harga pokok penjualan menggunakan metode Full Costing Keterangan Total Biaya (R. Harga Pokok Produksi Biaya pemasaran (Non Produksi ) Total Jumlah produksi . elai tenu. per bulan 15 helai Biaya . er hela. tenun Sumber: Olahan data industri Tenun, 2023 Tabel 9 Perbandingan harga pokok produksi dan harga jual menurut pengrajin tenun dan metode full costing. Keterangan Harga pokok produksi (R. Harga jual (R. Menurut pengrajin tenun 483,333 Metode full costing 508,833 610,600 Selisih harga 30,600 Sumber : Olahan data industri tenun, 2023. https://ejournal. univ-tridinanti. id/index. php/JEM/index Jurnal Pengabdian Ekonomi Mengabdi Volume 02 Nomor 02. Oktober 2023 KESIMPULAN Dari hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa, pentingnya pemahaman industri tenun kain dalam menghitung biya produksi : Klasifikasi biaya dalam hubungannya dengan produk menjadi sangat penting untuk Yang meliputi : Unsur-Unsur Pembentuk biaya produksi seperti : Bahan langsung, tenaga kerja langsung dan overhead pabrik. Pengumpulan biaya produksi dengan metode full costing sangat penting untuk diterapkan dan kesesuaiannya dengan standar akuntansi yang telah ditetapkan. Dan perhitungan biaya produksi kain tenun dengan full costing lebih tinggi yaitu sebesar Rp 508. 833 sedangkan menurut pengrajin sebesar Rp 483. Mark pricing yang dilakukan misalnya 20% hingga menghasilkan harga jualnya masing-masing setelah dimarkup untuk full costing sebesar Rp 610. 000 sedangkan menurut industri kain tenun sebesar Rp 580. Harga jual kain tenun dilakukan dengan memperhatikan kondisi usaha sejenis. REFERENCE: