JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. Vol. No. Maret 2023. Hal. ANALISIS MINAT MASYARAKAT DESA TAMBAKMEKAR MENGGUNAKAN PRODUK PERBANKAN SYARIAH Tika Nurhayati1*. Syifa Nurlatifah2. Udin Wahrudin3 1,2,3STEI AL-AMAR SUBANG, tikanurhayati188@gmail. ABSTRAK Abstrak: Masyarakat Desa Tambakmekar ialah Desa Wisata di kabupaten Subang. Masyarakat mayoritas beragama islam serta letak wilayah Desa Tambakmekar yang terdapat pondok pesantren, masih terbilang rendahnya minat terhadap bank Penelitian ini menjelaskan faktor apa saja yang menjadi kurang minatnya masyarakat Desa Tambakmekar terhadap penggunan produk perbankan Penulis menggunakan metode kualitatif pada penelitian ini, dimana penulis mengumpulkan semua sumber untuk pengamatan langsung terhadap objek penelitian yang sesuai dengan pembahasan. Pada kajian ini peneliti berdasarkan hasil pembahasan yang sudah dibuat, dapat disimpulkan bahwa faktor kurang minatnya masyarakat Desa Tambakmekar untuk penggunaan produk perbankan syariah salah satunya lokasi bank syariah yang cukup jauh dijangkau dan faktor yang menjadi dominan yaitu, masih melekatnya system konvensional dalam pemikiran setiap masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan lingkungan sangat mempengaruhi seseorang dalam menggunakan produk bank syariah. Sebagian masyarakat Desa Tambakmekar menggunakan produk-produk bank syariah diluar bank syariah. Seperti sistem bagi hasil di lahan pertanian masih menjadi sebuah kebiasaan warga setempat. Kata Kunci: Faktor. Bank Syariah. Penggunaan Produk. Abstract: The Tambakmekar Village community is a Tourism Village in Subang district. The majority of the people are Muslim and the location of the Tambakmekar Village area where there are Islamic boarding schools, there is still low interest in Islamic This study explains what factors make the Tambakmekar Village community less interested in the use of Islamic banking products. The author uses a qualitative method in this study, where the author collects all sources for direct observation of the research object in accordance with the discussion. In this study, researchers based on the results of the discussion that has been made, it can be concluded that the lack of interest of the people of Tambakmekar Village in using Islamic banking products, one of which is the location of Islamic banks which are quite far to reach and the dominant factor, namely, the conventional system is still attached to the thinking of every community. Lack of knowledge and environment greatly affect a person in using Islamic bank products. Some of the people of Tambakmekar Village use sharia bank products other than sharia banks. Such as the sharing system on agricultural land is still a habit of local residents. Keywords: Factor. Islamic Bank. Product Use. Article History: Received: 05-12-2022 Revised : 05-01-2023 Accepted: 06-02-2023 Online : 09-03-2023 28 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. PENDAHULUAN Perkembangan bank syariah di indonesia cukup jauh lebih baik dari tahun ke tahun. Kehadiran bank syariah banyak memberikan manfaat bagi banyak orang terutama penduduk muslim yang ingin bertransaksi berlandaskan prinsip syariah islam. Bank syariah menawarkan produkproduk kepada masyarakat menurut (Karim, 2. besarnya termasuk ke dalam 3 kategori sesuai penggunaanya. Pertama, ada financing yang dilakukan menggunakan perpindahan kepemilikan barang . ransfer of Laju laba bank disepakati di awal sehingga menjadi harga jual awal. Kedua, ada juga funding untuk tempat menyimpan dan terakhir, ada jasa tujuannya untuk memudahkan kegiatan pembiyaan. Ada banyak faktor konsumen untuk membeli barang atau jasa, tidak hanya karena permintaan, tetapi juga faktor pribadi, faktor psikologis dan sosial juga merupakan faktor yang dipertimbangkan konsumen ketika memilih produk. Faktor pribadi melipui karakteristik pribadi seperti usia dan tahap pembeli dalam siklus pembeli, pekerjaan, status ekonomi, gaya hidup dan situasi keuangan (Sunyoto, 2. Sikap konsumen juga mempengaruhi minat terhadap bank syariah seperti berdasarkan Menurut James F. Engel dalam (Sudirman, 2. bahwa perilaku konsumen berarti tindakan-tindakan tersebut. Perilaku ini menurut Volkers dalam (Fasa, 2. yang mengemukakan sama dengan nasabah memilih minat menggunakan produk perbankan syariah. Pilihan nasabah terhadap produk perbankan syariah, kemudian memutuskan dan pada akhirnya memutuskan bank dan produk syariah mana yang sesuai dengan kebutuhannya dan dapat menguntungkan nasabah tersebut. Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak merupakan Desa yang terletak pada selatan Kabupaten Subang. Desa Tambakmekar Termasuk salah satu desa di Subang yang letaknya lebih jauh dari pusat kota, yakni 13 kilometer. Mengingat pembangunan gedung perkantoran kabupaten Subang saat ini hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan Subang, agak sulit bagi sebagian warga Desa Tambakmekar untuk ikut memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah. Tabel 1. Data jumlah kantor Bank Syariah Sumber: (Otoritas Jasa Keuangan (OJK). , 2. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. Pada Juli 2022, terdapat 64 kantor KPO atau kantor pusat bank umum syariah di Jawa Barat, 196 kantor kantor pusat KCP dan 22 kantor KK atau kas. Jumlah penduduk Kabupaten Subang pada tahun 2016 sebanyak 1546000,00 jiwa, berjenis kelamin perempuan 3364 jiwa dan penduduk desa muslim Tambakmekar sebanyak 6767 jiwa pada data Namun yang tercatat memiliki rekening di bank syariah sebanyak 5 orang yang diambil sampelnya dari kader desa dan RT&RW. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat Desa Tambakmekar kurang berminat terhadap perbankan syariah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, sepertifaktor pengetahuan, faktor agama, faktor lokasi dan faktor pendapatan. Pada penelitian-penelitian sebelumnya telah menjadi salah satu bahan referensi bagi penulis untuk mengkaji topik ini. Penulis menemukan penelitian dengan judul yang sama dengan penulis dari penelitian sebelumnya. Pada tahun 2019, (Labela, 2. melakukan penelitian dengan judul AuAnalisis Manfaat Penggunaan Produk Perbankan Syariah Pada Masyarakat Desa SampungAy. Penelitian tersebut menghasilkan pengaruh positif dan signifikan variabel lokasi terhadap kurangnya minat masyarakat desa Sampung dalam menggunakan produk perbankan syariah sangat rendah dari perhitungan data wawancara yang dilakukannya. Namun terdapat perbedaan dalam melakukan penelitian seperti yang dilalkukan penelitian terdahulu, melakukan wawancara langsung ke masyarakat menanyakan perihal alasan mereka menggunakan atau tidak produk perbankan syariah. Sampel yang digunakan dalam wawancaranya yaitu seluruh masyarakat desa yang menjadi tempat penelitiannya. Naun hanya beberapa orang atau tokoh yang dicantumkan dalam jurnalnya, orang-orang yang menurutnya mempunyai pengaruh dalam Sedangkan, penelitian yang saya buat, sampel yang digunakan untuk sumber data yaitu diambil dari perangkat desa yang berjumlah 10 orang serta RT & RW yang berjumlah 35 orang. Dan mayoritas jawaban mereka terkendala lokasi serta waktu yang digunakan untuk mengurus pembuatan rekening yang mereka pikir akan memakan waktu lama. Pada penelitian (Samsudin, 2. yang berjudul AuAnalisis Minat Masyarakat terhadap produk perbankan syariah di kabupaten TanggerangAy didapatkan temuan bahwa variabel pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat dalam memilih perbankan syariah dengan signifikansi 0,000<0,05, sehingga H0 ditolak. Ha diterima dan koefisien dampaknya adalah 2,529. Variabel agama mempunyai pengaruh positif terhadap minat masyarakat memilih perbankan syariah dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima dengan koefisien 2,835. Variabel lokasi yang tidak berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat memilih perbankan syariah dengan signifikan 0,530 > 0,05. Ha ditolak H0 diterima. variabel bagi hasil yang tidak berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat dalam memilih perbankan syariah memiliki signifikansi 0,164>0,05 sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. 30 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, deskriptif kualitatif merupakan rumusan masalah yang mengarahkan agar bisa mangamati atau merekam secara menyeluruh dan mendalam. Menurut Tanzeh yang dikutip (Arifudin, 2. bahwa data yaitu sebuah informasi yang dicatat dan mereka dapat dipisahkan dari data lain dan dianalisis dengan benar oleh program yang telah ditentukan sebelumnya. Lebih lanjut menurut Tanzeh yang dikutip (Arifudin, 2. mengatakan bahwa pengumpulan data merupakan proses yang digunakan penulis unntuk mendapatkan data yang Tujuan dari metode penelitian ini untuk membantu penulis mendapatkan data-data yang sesuai. Teknik yang dilakukan antara lain : Observasi Langkah awal yang dilakukan penulis yaitu observasi. merupakan proses penelitian yang berkaitan langsung dengan fenomena yang diteliti (Rusmana, 2. Bentuk yang tidak terstruktur, peneliti mengamati dari segala aspek kejadian yang sesuai dengan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti (Tanjung, 2. Dapat disimpulkan observasi merupak Pengumpulan data melalui penelitian lapangan langsung. Segala bentuk observasi dilakukan dengan berkunjung ke lokasi penelitian yang sedang diteliti. Pada dasarnya tujuan observasi adalah untuk mendeskripsikan lingkungan yang diamati, kegiatan yang terjadi, orang-orang yang berhubungan dengan lingkungan, serta kegiatan dan sikap yang diperlihatkan (Herdiansyah, . Wawancara Wawancara merupakan teknik kedua yang dilakukan penulis dalam mengumpulkan data. Wawancara adalah percakapan antara dua atau lebih pewawancara dengan maksud dan tujuan tertentu, sering disebut wawancara. sebagai penanya atau pemberi pertanyan kepada yang di wawancarai atau . sebagai pemberi jawaban atas semua pertanyaan yang diberikan (Suwandi, 2. Dokumentasi Langkah terakhir yang penuis lakukan untuk mengumpulkan semua data yaitu dokumentasi. Dengan dokumentasi penulis juga menganalisis semuata data yang didapatkan. Pengertian dokumentasi sendiri adalah kumpulan informasi yang dikumpulkan dari dokumen-dokumen yang digunakan sebagai bahan analisis penelitian ini. Menurut Arikunto sebagaimana dikutip (Arifudin, 2. , metode dokumenter adalah metode untuk mencari informasi tentang sesuatu yang berupa catatan, transkrip, surat kabar, tulisan, dan dokumen yang mungkin berisi informasi tentang penelitian. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. Menurut muhadjir yang di kutip dalam (Arifudin, 2. menganalisis data ialah kegiatan yang dilakukan untuk mencari serta menyusun catatan yang sudah di dapatkan dari hasil penelitian dengan secara Dengan menganalisis semua data yang sudah terkumpul tentunya akan mempermudah penulis dari penelitian tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Secara administratif Desa Tambakmekar terletak di Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang dan berbatasan dengan desa Tabel 1. Posisi Desa Tambakmekar dengan batas antar Desa BAGIAN DESA sisi utara Desa cijambe di sisi selatan Desa tambakan bagian timur Desa kumpay sisi barat Desa bunihayu Sumber: Data Monografi Desa Tambakmekar Tahun 2022. Tabel tersebut merupakan batas antar desa, dibagian utara, selatan, timur dan barat dari kabupaten Subang. Data administrasi tahun 2018 jumlah penduduk desa Tambakmekar terdiri dari jumlah KK 6839 kepala keluarga, laki-laki 3473 jiwa, dan perempuan 3364 jiwa serta penduduk muslim Desa Tambakmekar 6767 jiwa pada tahun 2018. Desa Tambekmekar merupakan daerah pertanian, sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani atau bercocok tanam. Selain bidang tersebut, masyarakat Desa Tambakmekar meruapaka Desa Wisata sehingga dapat membantu UMKM kecil yang ada. Mayoritas penduduk yang bekerja sebagai petani, yang menggunakan salah satu produk perbankan non syariah yaitu sistem bagi hasil. Masyarakat setempat menggunakan sistem bagi hasil dengan kontrak, serta terdapat mudharib dan sahibul maal. Dalam produk perbankan syariah terdapat akad mudharabah. Prinsip yang digunakan dalam akad ini adalah pihak pertama pemilik dana atau biasa dikenal dengan Sahibul Mal. Pihak kedua yaitu biasa disebut Mudharib yang mengelola kegiatan keuangan dari keuntungan yang diperoleh melalui Akad Bagi Hasil. adalah Risiko pemilik uang sampai terbukti. Mudharib melakukan hal-hal di luar akad aslinya (Ibrahim, 2. Konsep mudharabah dibentuk agar memudahkan orang-orang yang tidak mempunyai modal serta orang-orang yang terbatas akan keahliannya, karena mayoritas memiliki harta namun kurang dalam Dan sebaliknya, ada yang tidak mempunyai harta atau modal namun memiliki keahlian untu mengelolanya. Maka islam memperbolehkan kerjasama ini selagi keduanya melakukannya sesuai dengan syariah islam. Akad ini juga sering terjadi pada masyarakat Desa 32 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. Tambakmekar, meskipun di sebagian masyarakat akad mudharabah asing didengar. Namun, tidak dipungkiri kerjasama dengan sistem bagi hasil dibidang pertanian yang mereka geluti termasuk kedalam akad ini. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat masyarakat desa Tambakmekar dalam menggunakan produk perbankan syariah . Pengetahuan pengetahuan adalah segala informasi yang dimiliki oleh Komunitas tentang berbagai produk dan layanan serta informasi lain yang terkait dengan produk dan layanan tersebut, dan penggunaan Anda sebagai maka sosialisasi sangat penting untuk mengedukasi masyarakat sekitar tentang bank syariah ini. Sosialisasi harus melibatkan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkenalkan bank syariah kepada masyarakat (Labela, 2. Produk Produk adalah hasil dari proses produksi yang memiliki ciri mengenai warna, harga, nama baik produsen, nama baik bisnis, dan layanan manufaktur yang diterima konsumen untuk memenuhi keinginan tersebut (Tanjung, 2. Konsumen tidak membeli barang atau jasa, mereka membeli utilitas dan nilai dari barang atau jasa tersebut. Sesuatu yang ditawarkan menunjukan beberapa manfaat yang dapat diperoleh konsumen dari membeli suatu barang atau jasa. Tawaran itu dibagi menjadi empat yaitu : Benda nyata. Barang material dengan jasa. Layanan inti mencakup produk dan layanan tambahan, serta Jasa Murni (Adam, . Lokasi Penentuan lokasi merupakan sebuah keputusan penting dalam bisnis, yang tujuannya adalah untuk menarik pelanggan ke suatu tempat dengan memuaskan kebutuhannya. Menurut (Bairizki, 2. bahwa lokasi merupakan fungsi strategis karena dapat menentukan pencapaian tujuan unit bisnis. Pemilihan yang tepat dapat mendatangkan banyak keuntungan bagi perusahaan. Pendapatan Penghasilan bisa didefinisikan sebagai hal apa saja dari memperoleh berbagai jenis usaha baik berupa jasa maupun benda (Sukirno, 2. Lingkungan Lingkungan sangat berpengaruh dalam menentukan minat seseorang karena manusia makhluk sosial yang setiap harinya berinteraksi dengan sesama manusia lain. Menurut (Sofyan, 2. bahwa peran minat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dari setiap . Religiusitas Banyak diantaranya yang bisa akan segalanya, tetapi kurangnya perilaku religiusitas dalam dirinya hal tersebut mampu mempengaruhi minat seseorang pula. Mengingat minat seseorang merupakan hasrat atau kecenderungan hati terhadap sesuatu, rasa tertarik untuk bisa memilikinya sehingga disertai rasa senang (Ariana, 2. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. Faktor yang mempengaruhi minat seseorang sangat erat kaitannya dengan perasaan dan emosi (Ulfah, 2. Jadi jika seseorang merasa puas dan senang dengan produk tersebut, hal ini akan menguntungkan bagi perusahaan tersebut sebab akan banyak yang tertarik memilih produk tersebut. Sedangkan, ketidakpuasan menjadi salah satu penyebab hilangnya minat masyarakat terhadap produk tersebut (Ariana, 2. Faktor-faktor diatas menjadi mayoritas jawaban masyarakat Desa Tambakemkar dari wawancara yang penulis lakukan. Hasilnya variabel lokasi yang menjadi dominan alasan tidak menggunakan produk perbankan syariah. Selain itu, agama, lingkungan dan budaya serta pengetahuan masyarakat tentang perbankan syariah menjadi faktor yang dominan dibalik kurangya minat masyarakat Desa Tambakmekar. SIMPULAN. SARAN DAN REKOMENDASI Kesimpulan Setelah penulis memaparkan beberapa pembahasan meneganai AuAnalisis Minat Masyarakat Desa Tambakmekar Dalam Menggunakan Produk Perbankan syariahAy dapat disimpulkan sebagai berikut : . Minat warga Desa Tambakmekar terhadap produk bank syariah relatif kecil. Desa Tambakmekar yang mayoritas muslim, dengan jumlah KK sebesar 6839 Kepala Keluarga, laki-laki 3473 jiwa, dan perempuan 3364 jiwa serta penduduk muslim desa Tambakmekar 6767 jiwa Pada data tahun 2018. Namun yang tercatat memiliki rekening pada perbankan syariah yaitu 5 orang dari sampel yang diambil dari perangkat desa serta RT & RW, serta . Pengetahuan, produk, lokasi, pendapatan, lingkungan dan religiusitas merupakan faktor penyebab masyarakat desa Tambakmekar kurang berminat menggunakan produk perbankan syariah. Namun, yang terpenting dari keenam faktor tersebut adalah pengetahuan, agama, lokasi dan pendapatan. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran antara lain: . Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menyusun lebih baik dan lebih luas. Ini karena waktu yang diberikan untuk pembuatan jurnal ini singkat, sehingga banyak masalah yang mungkin belum terselesaikan sepenuhnya, . Bagi Warga Desa Tambakmekarlebih berhati-hati dalam memilih produk perbankan yang ingin digunakan dan ingin mendapatkan informasi lengkap tentang bank dan produknya sebelum melakukan penilaian bank manapun, serta . Bank syariah pada daerah Subang diperlukan bisa memperluas aktivitas pemasarannya sampai menjakau warga yang jauh dari perkotaan. Rekomendasi Berdasarkan hasil pengamatan, kesimpulan dan saran, maka peneliti membuat rekomendasi sebagai berikut: . komunikasi dalam kerjasama 34 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. berkelompok berpengaruh atas suskesnya suatu projek tersebut, baik komunikasi pada pihak kami antar mahasiswa maupun pihak kampus dalam menginformasikan perkembangan suatu projek dengan jelas, . pemahaman pengajaran untuk meningkatkan kualitas ekonomi islam. Dengan demikian, fakultas yang mengajar pelajaran dengan topik yang mirip dengan topik penelitian harus direktif. UCAPAN TERIMA KASIH