Volume 21 Nomor 2 JURNAL STUDI INTERDISIPLINER PERSPEKTIF JPIAN: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Jayabaya ISSN: 1412-9000 PENTINGNYA PERENCANAAN DALAM UPAYA PENCAPAIAN TUJUAN YANG EFEKTIF DAN EFISIEN Deradjat M. Sasoko Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jayabaya Abstrak Baik buruknya sebuah perencanaan sangat ditentukan oleh seberapa jauh perencanaan tersebut dapat dilaksanakan dalam praktik. Suatu perencanaan dikatakan baik dan berkualitas bilamana rencana yang telah disusun tersebut dapat terlaksana dan berjalan dengan baik walaupun secara teknis dan akademis tidak terlalu istimewa. Sedangkan suatu perencanaan dikatakan kurang baik bahkan buruk bilamana rencana tersebut tidak dapat dilaksanakan dalam praktik, walaupun secara teknis dan akademis sangat Perencanaan merupakan fungsi pertama dari fungsi-fungsi manajemen Fungsi perencanaan bagaikan lokomotif pada kereta api yang menggandeng fungsi-fungsi manajemen lainnya dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, perencanaan merupakan dasar dari fungsi-fungsi manajemen lainnya. Fungsi perencanaan melekat pada fungsi pengorganisasian, penyusunan personalia, penggerakan dan pengawasan. Jadi fungsi perencanaan sangat menentukan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh ketepatan dalam membuat perencanaan. Sebelum melaksanakan aktivitas organisasi, terlebih dahulu manajer memutuskan tentang apa yang harus dilaksanakan, bagaimana melakukannya, kapan dilakukan dan siapa yang Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut maka perencanaan itu merupakan penentuan sasaran yang ingin dicapai, metode, waktu yang tepat dan orang yang bertanggungjawab untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Dengan demikian, perencanaan adalah suatu kegiatan dalam pengambilan keputusan dalam menetukan sasaran, metode, waktu, dan orang yang tepat yang dilakukan manajer dalam suatu Kata Kunci: perencanaan, pencapaian tujuan, efektif dan efisien Abstract The good and bad of a plan is largely determined by how far it can be implemented in practice. plan is said to be good and quality if the plan that has been prepared can be implemented and run well even though technically and academically it is not too special. Whereas a plan is said to be not good or even bad if the plan cannot be implemented in practice, although technically and academically it is very prominent. Planning is the first of other management functions. The planning function is like a locomotive on a train that cooperates with other management functions in achieving organizational goals. Thus, planning is the basis of other management functions. The planning function is inherent in the functions of organizing, drafting personnel, mobilizing and supervising. So the planning function is decisive towards the achievement of the goals of the The success of the organization in achieving its goals is determined by accuracy in A 2022 Perspektif Universitas jayabaya. All Right Reserved Corresponding author: deradjatmahadisasoko@gmail. Received 24 July 2022. Accepted 05 August 2022. Published 10 August 2022 Derajat / Pentingnya Perencanaan Dalam Upaya Pencapaian . making plans. Before carrying out the activities of the organization, the manager first decides about what to implement, how to do it, when it is carried out and who does it. From these questions, the planning is the determination of the targets to be achieved, the right method, time and the person responsible for carrying out the activity. Thus, planning is an activity in decision making in determining the right goals, methods, times, and people that managers carry out in an Keywords: planning, goal achievement, effective and efficient Pendahuluan Perencanaan adalah sebuah patokan untuk mempermudah tercapainya suatu mengembangkan rencana aktivitas kerja Menurut Alder dan Rustiadi . menyatakan bahwa perencanaan adalah. AySuatu proses menentukan apa yang ingin dicapai dimasa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainyaAy. Perencanaan adalah suatu proses yang menguraikan tujuan dari organisasi, serta menentukan strategi yang akan digunakan untuk mencapai tujuan Perencanaan merupakan proses- proses yang penting dari semua (Plannin. maupun pengarahan tidak akan dapat Perencanaan didefinisikan sebagai satu proses pencapaian tujuan yang akan dicapai dan strategi untuk mencapainya. Hasil dari perencanaan adalah rencana yaitu satu dokumen yang membuat pernyataan tentang tujuan yang akan dicapai dan cara yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Jadi membuat rencana atau menjalankan fungsi perencanaan menjadi fungsi utama dari setiap manajer pada semua tingkatan organisasi sesuai kewenangan cakupan pekerjaannya. Perencanaan penting karena semua kegiatan dan tindakan manjerial didasarkan dan atau disesuaikan dengan rencana yang sudah ditetapkan sehingga tiap rencana dan semua rencana-rencana turunan membantu pencapaian tujuan Keuntungan perencanaan Memberi arah Meningkatkan koordinasi Mengurangi ketidakpastian Meningkatkan kontrol Memperbaiki manajemen waktu Perencanaan berhubungan erat dengan fungsi-fungsi manajemen lain terutama Keduanya dianggap sebagai dua sisi dari satu mata Perencanaan dilakukan melalui tahap-tahap yang meliputi : Tetapkan tujuan Formulasi rencana strategi Kembangkan Implementasi dan evaluasi rencana Kegagalan Ginanjar Kartasasmita tidak disebabkan bersumber pada beberapa hal berikut ini: Penyusunan perencanaan yang tidak tepat mungkin disebabkan informasi Page | 84 JURNAL PERSPEKTIF Volume 21 Nomor 2 yang kurang lengkap, metodologi perencanaan sejak awal yang tidak Perencanaannya Perencanaan mengikuti paradigma yang ternyata tidak sesuai dengan kondisi dan perkembangan serta tidak dapat mengatasi masalah mendasar negara berkembang. Perencanaan pengaturan total kehidupan manusia hingga hal yang paling kecil. Sistem perencanaan yang berhasil diterapkan negara yang telah terbukti kemajuannya, seperti Jepang dan negara-negara industri baru, merupakan sistem perencanaan yang mendorong berkembangnya mekanisme pasar dan peran serta masyarakat. Dalam sistem itu, perencanaan dilakukan dengan menentukan sasaran secara garis besar, baik di bidang sosial maupun ekonomi, masyarakat dan usaha swasta. Tentang efektif dan efisien Secara umum efektif dan efisien dapat dijelaskan sebagai berikut: Efektif adalah suatu usaha untuk mendapatkan tujuan, hasil dan target yang diharapkan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan baik personal ataupun perusahaan. Pekerjaan berhubungan dengan perencanaan, jadwal dan eksekusi supaya bisa memberikan keputusan yang tepat. Pekerjaan dikatakan efektif jika tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya telah berhasil, sehingga dalam hal ini efektif ukurannya hasil. Sedangkan, efisien adalah suatu usaha mengharuskan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tidak menguras waktu, cepat dan Sehingga efisien berkaitan mengharuskan seorang bekerja dengan maksimal tanpa harus mengeluarkan biaya atau cost yang berlebihan. Metode Penelitian Dari mengelaborasi dari buku - buku bacaan yang tersedia di daftar referensi yang perencanaan dan contoh nyata dalam kegiatan masyarakat sehari-hari. Hasil Dan Pembahasan Perencanaan tidak hanya dilakukan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam sekala besar tapi dalam ukuran kecilpun perencanaan perlu dibuat dan dilakukan agar pencapaian tujuan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Seperti ilustrasi dibawah ini. Ada dua orang bersahabat janjian ketemu liburan di Puncak tanggal Minggu 17 Agustus. Si A, sebut saja Tidak mau ribet. Karena acaranya masih seminggu lagi. Si A berpikir nanti saja dipikirkan pas mau Berbeda dengan Si A. Si B adalah orang yang sangat prepare. Segala sesuatunya dipikirkan, dipersiapkan dan direncanakan. Meski masih seminggu lagi, ia sudah menghitung dan membuat Nantinya berangkat ke Puncak naik apa, lewat Page | 85 Derajat / Pentingnya Perencanaan Dalam Upaya Pencapaian . mana, berangkat hari? Yang membedakan keduanya adalah satu hal. Datanglah hari H-1. Sabtu 16 Agustus. Karena tahu weekend biasanya jalur ke puncak macet, banyak orang yang juga ingin berlibur ke Puncak, sesuai rencana Si B sengaja berangkat pagi-pagi selepas Karena sendirian. Si B memilih berangkat naik Apalagi ia sudah menghitung saat pulang dari Puncak hari Minggu biasanya jalanan macet dimana-mana. Untuk mengatasi kemacetan polisi biasanya melakukan rekayasa buka tutup lalu-lintas. Seperti manajemen dikenal empat fungsi utama manajemen yang dikenal dengan POAC. Planning (Perencanaa. Organizing (Pengorganisasia. Actuating (Pelaksanaa. , dan Controlling (Pengendalia. Dari istilah tersebut, kita bisa melihat bahwa Planning atau perencanaan merupakan hal pertama yang harus dilakukan saat melakukan manajemen perusahaan. "Kalau pas pulang kena buka-tutup, bisa-bisa habis waktu di jalan. Tapi kalau naik motor gampang cari jalan alternatif jika terjadi kemacetan," pikirnya. Alhasil Si B sampai di puncak on time, dua jam sebelum waktu yang disepakati. Sebaliknya Si-A datang telat. Tiga jam setelah waktu yang dijanjikan baru Sambil terengah-engah menceritakan sejak berangkat ia sudah ketiban apes. Karena mobil yang dikendarainya kehabisan bensin, lupa Di Bogor ia terjebak macet, dan terkena aturan ganjil genap. Ia lupa kalau hari itu tanggal 16, sedangkan pelat mobilnya angka ganjil. Sehingga ia harus keluar jalur. "Udah capek, habis waktu, dan sampai di sini telat. Maaf ya kawan," kata si A. Sama-sama janjian ketemu tanggal 17, sama-sama berangkat dari Jakarta tanggal 16, tapi kenapa Si-A datang terlambat, capai dan habis waktu di Jalan. Sedangkan Si-B datang sebelum waktu yang ditentukan, masih bisa bersantai menikmati udara segar di pagi Manfaat perencanaan sangat besar, sehingga kita harus melakukannya terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan lain. Tapi dalam prakteknya kita banyak menemukan orang yang melewati proses perencanaan dan langsung melakukan kegiatan. Seperti Si Apa Saja Manfaat Perencanaan dalam Manajemen? Perencanaan memiliki manfaat atau kehidupan kita. Setidaknya ada enam manfaat perencanaan dalam manajemen. Pertama. Menentukan Tujuan yang Tepat. Rencana bukanlah sekadar tindakan untuk mencapai tujuan, tetapi juga menentukan tujuan itu sendiri. Saat membuat perencanaan kita bisa menilai apakah tujuan yang ingin dicapai Perencanaan juga membantu membuat keputusan, memprediksi waktu dan menyiapkan proses untuk mencapai tujuan itu. Dalam kasus di atas. Si B menyadari ke Puncak apalagi di masa weekend berpotensi berhadapan dengan kemacetan. Karenanya ia merencanakan Page | 86 JURNAL PERSPEKTIF Volume 21 Nomor 2 berangkat pagi-pagi untuk menghindari kemacetan yang biasanya terjadi di siang terjadinya overlap dalam pengerjaan Kedua. Menghindari Ketidakpastian Selain itu, perencanaan juga berguna untuk mengurangi pekerjaan yang tidak mencapai tujuan perusahaan. Tidak hanya efisiensi waktu dan tenaga, perencanaan dalam hal ini bisa meningkatkan motivasi dan produktivitas. Salah tercapainya tujuan adalah adanya Ini persoalan yang tidak mudah, karena dalam kehidupan Perubahan selalu terjadi. Baik karena perubahan lingkungan, kondisi sosial masyarakat, sistem, perkembangan teknologi, kemajuan sistem informasi dan sebagainya, yang membuat segala sesuatunya harus Perencanaan juga melibatkan penilaian kritis terhadap prediksi yang terjadi pada masa depan. Oleh karena itu, perencanaan sangat membantu untuk menghindari ketidakpastian dan risiko yang mungkin terjadi. Maka salah satu solusi menghadapi ketidakpastian adalah membuat perencanaan. Dalam kasus di atas Si B memilih sehingga jika terjadi kemacetan ia bisa perkampungan jika jalur Puncak macet atau ditutup sementara. Ketiga. Menghindari Pekerjaan yang Tidak Berguna Setiap bidang dalam perusahaan pasti memiliki job description atau tugasnya masing-masing. Perencanaan efektif sangat dibutuhkan sebelum merencanakan pekerjaan atau tugas yang wajib dilakukan, sehingga ada kejelasan mengenai tanggung jawab yang harus dipikul dan harapan yang Adanya perencanaan bisa Dalam kasus di atas. Si A tidak perlu kehabisan waktu, energi dan capek di jalan jika ia sudah membuat rencana dengan mengisi penuh bensin sebelum Juga merencanakan jalan yang dilewati untuk menghindari titik kemacetan dan ketentuan ganjil-genap. Keempat. Memastikan Efisiensi dalam Pemanfaatan Sumber Daya Perencanaan penggunaan peralatan yang tersedia secara efisien. Dengan merencanakan kedua hal ini di awal, kita bisa mengetahui banyaknya peluang untuk mengurangi biaya-biaya yang tidak Dalam kasus di atas, untuk menghindari terjebak kemacetan Si A bisa mengubah rencana ke Puncak bawa mobil menjadi naik motor seperti Si-B. Atau kalau tetap mau naik mobil bisa memilih opsi naik angkutan online, misalnya. Bandingkan dengan kondisi di mana Biaya membengkak akibat pemborosan dan pengeluaran yang tidak diperlukan, akibatnya hasil yang dicapai tidak sesuai dengan tujuan hanya karena tidak adanya perencanaan. Kelima. Meningkatkan Inovasi Page | 87 Derajat / Pentingnya Perencanaan Dalam Upaya Pencapaian . Perusahaan pasti memiliki banyak tantangan yang harus diselesaikan. Oleh karena itu dibutuhkan ide dan solusi Perencanaan sangat penting untuk menentukan arah dan tindakan di masa depan. Keenam. Meningkatkan Motivasi dan Kerja Sama Tim Manfaat perencanaan yang terakhir sangat berguna untuk karyawan Faktanya, orang menjadi lebih semangat apabila mereka diberikan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. Seperti perencanaan bisa menghasilkan tujuan yang ingin dicapai, sehingga orang bisa tahu apa yang harus dikerjakan. Baseline dalam Dasar-Dasar Manajemen menyatakan bahwa fungsi perencanaan memberi jawaban atas pertanyaanpertanyaan tentang siapa, apa, apabila, di mana, bagaimana, dan mengapa. Dalam perencanaan, manajer harus memutuskan apa yang harus dilakukan. Si A kehabisan waktu, menghadapi kemacetan dan capek di jalan karena ia tidak membuat perencanaan yang matang sebelum berangkat ke Puncak. kemacetan lalu lintas pada saat weekend, ia tidak sempat mengecek indikator BBM di mobilnya, sehingga tidak sempat merencanakan kapan dan di mana harus mengisi BBM sebelum berangkat. Si A juga lupa kalau pelat mobilnya nomor ganjil, sehingga harus diputar balik saat melewati Bogor. Pada dasarnya, fungsi perencanaan yaitu untuk membantu berbagai proses pengambilan suatu keputusan yang paling baik dan paling sesuai dengan tujuan utama perusahaan. Pada intinya, mencapai tingkat efektivitas dan juga Sehingga, nantinya bisa dilakukan upaya mengidentifikasi berbagai hambatan, penyimpangan secara cepat, dengan begitu perusahaan bisa berjalan secara lebih baik. Kesimpulan Perencanaan merupakan fungsi pertama dari fungsi-fungsi manajemen lainnya. Fungsi perencanaan bagaikan lokomotif pada kereta api yang menggandeng fungsi-fungsi manajemen lainnya dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, perencanaan merupakan dasar dari fungsi-fungsi manajemen Fungsi perencanaan melekat pada fungsi pengorganisasian, penyusunan personalia, penggerakan dan Jadi fungsi perencanaan sangat menentukan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh ketepatan dalam membuat perencanaan. Sebelum organisasi, terlebih dahulu manajer memutuskan tentang apa yang harus melakukannya, kapan dilakukan dan siapa yang Dari pertanyaanpertanyaan tersebut maka perencanaan itu merupakan penentuan sasaran yang ingin dicapai, metode, waktu yang tepat dan orang yang bertanggungjawab untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Dengan demikian, perencanaan adalah suatu kegiatan dalam pengambilan Page | 88 JURNAL PERSPEKTIF Volume 21 Nomor 2 keputusan dalam menetukan sasaran, metode, waktu, dan orang yang tepat yang dilakukan manajer dalam suatu Referensi