E-ISSN: 2830-7070; Vol.1, No.1 Juni, 2022 PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KURMA RUTHAB (Phoenix dactylifera) SEBAGAI PENGINDUKSI TERHADAP WAKTU KELAHIRAN MENCIT (Mus musculus) THE EFFECT OF GIVING ETHANOL EXTRACT OF RUTHAB DATES (Phoenix Dactylifera) AS AN INDUCTION AGAINST THE TIME OF BIRTH OF MICE (Mus Musculus) Yusriani1 Akademi Farmasi Yamasi Firmansyah2 Universitas Pancasakti email: firmansyah17mb@gm ail.com Andi Nuryadin3 Universitas Pancasakti Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera) sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran mencit (Mus musculus). Mencit betina yang digunakan sebanyak 24 ekor dibagi dalam empat kelompok, setiap kelompok terdiri atas 6 replikasi. Kelompok I diberikan Na.CMC 1% b/v, kelompok II, III dan IV diberikan ekstrak buah Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera) dengan dosis 260mg/kgBB, 780mg/kgBB dan 2340mg/kgBB. Semua kelompok diberikan perlakuan sehari sekali selama kehamilan dan diamati waktu kelahiran. Adapun hasil yang diperoleh dengan Uji Kruskal Wallis dan uji lanjutan menggunakan Uji Mann-Whitney terhadap waktu kelahiran yaitu ekstrak 2340mg/KgBB berpengaruh sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran Mencit (Mus musculus), kerena terdapat perbedaan efek dengan Na.CMC 1% b/v sebagai placebo/kontrol negatif. Sedangkan untuk ekstrak 780mg/KgBB dan ekstrak 260mg/kgBB tidak berpengaruh sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran Mencit (Mus musculus) karena tidak terdapat perbedaan efek dengan Na.CMC 1% b/v sebagai placebo/kontrol negatif. Kata Kunci: Kurma Ruthab, Waktu Kelahiran, Mencit. Abstract: This study aims to determine the effect of the administration of extracts of the ruthab date (Phoenix dactylifera) as an induction to the time of birth of mice (Mus musculus). Female mice used as many as 24 animals were divided into four groups, each group consisting of 6 replications. Group 1 was given Na.CMC 1% w/v, groups 2, 3 and 4 were given ruthab Date (Phoenix dactylifera) fruit extract at a dose of 260mg/kgBW, 780mg/kgBW and 2340mg/kgBW. All groups were given treatment once a day during pregnancy and observed the time of birth. The results obtained by the Kruskal Wallis Test and follow-up tests using the Mann-Whitney test for the time of birth ie the 2340 mg/KgBW extract have an effect as an induction of the birth time of mice (Mus musculus), because there are differences in effect with Na.CMC 1% w/v as placebo/negative control. Whereas for 780mg/KgBW extract and 260mg/kgBW extract had no effect as an induction to the birth time of mice (Mus musculus) because there was no difference in effect with Na.CMC 1% w/v as a placebo/negative control Kata Kunci: Kurma Ruthab,The Time Of Birth, Mice. PAPS JOURNALS E-ISSN: 2830-7070 Vol. 1, No. 1, Juni, 2022 Unit Publikasi Ilmiah Intelektual Madani Indonesia 43 E-ISSN: 2830-7070; Vol.1, No.1 Juni, 2022 buah kurma yang masak kepadamu” QS PENDAHULUAN Seorang wanita ditakdirkan mempunyai Maryam : 25). Ayat ini merupakan isyarat siklus reproduksi yang lebih rumit dari laki-laki. bahwa kurma ruthab dapat memberikan gizi Ia harus mengalami fase menstruasi, hamil, yang cukup dan membuat kontraksi rahim melahirkan, menyusui, dan lain-lain (Anton & menjadi teratur (As-Sayyid, 2009). Andari, 2008). Bagi wanita, momen di saat Kurma Ruthab memiliki kandungan mengetahui dirinya hamil adalah peristiwa yang hormon yang berperan khusus untuk kerja gerak sangat menggembirakan. Meskipun kehadiran peristaltik rahim. Kurma mengandung hormon bayi sangat diharapkan, tetap saja wanita mirip hormon oksitosin, yakni hormon yang membutuhkan kondisi bekerja meransang kontraksi otot polos dinding kehamilannya, apakah akan baik-baik saja rahim dan membantu proses kelahiran. Hormon (Nolan, 2010). oksitosin tersebut memulai kontraksi otot kepastian tentang Kesehatan ibu hamil adalah persyaratan sehingga menyebabkan perluasan leher rahim, penting untuk fungsi optimal dan perkembangan dari situ akan terjadi proses kelahiran (Satuhu, ibu dan janin. Obat dapat menyebabkan efek 2010). Kurma matang mengandung subtansi yang tidak dikehendaki pada janin selama masa yang kehamilan. Selama kehamilan seorang ibu dapat meningkatkan kontraksi. Substansi tersebut mengalami berbagai keluhan atau gangguan mirip dengan oksitosin yang dikeluarkan secara kesehatan yang membutuhkan obat. Banyak ibu alami oleh wanita dalam proses persalinan dan menggunakan menyusui (Rosyidah dan Kiftiyah, 2017). obat dan suplemen pada kehamilan (DEPKES RI, 2006). Cukup beralasan jika mendorong Penggunaan para peregangan obat rahim herbal dan yang wanita meningkatkan kontraksi uterus tidak boleh dianjurkan untuk makan buah kurma. Kurma dikonsumsi oleh wanital hamil karena dapat kaya akan protein, serat, gula, vitamin dan menyebabkan keluarnya hasil pembuahan secara mineral. Sesungguhnya, makanan Siti Maryam spontan tatkala melahirkan Nabi Isa adalah buah kurma. (Indriyanti, 2016). sebelum mampu bertahan hidup Sekiranya Allah ‫ ﷻ‬menjadikan suatu buah yang Kontraksi uterus yang teratur yang lebih baik dari pada kurma, niscaya Allah telah menyebabkan penipisan dan dilatasi serviks memberikan makanan buah itu kepada Siti sehingga hasil konsepsi dapat keluar dari uterus. Maryam (Rinanto, 2015). Oksitosin, suatu hormon hipofisis posterior Allah ‫ ﷻ‬berfirman yang artinya, “Dan yang memiliki peran sangat penting pada goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke persalinan. Oksitosin juga memiliki peran yang arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan penting dalam mendorong janin keluar 44 E-ISSN: 2830-7070; Vol.1, No.1 Juni, 2022 (ekspulsi) dari uterus setelah serviks berdilatasi Mencit sebanyak 36 ekor terdiri atas 24 ekor sempurna. menginduksi Mencit Betina dan 12 ekor Mencit Jantan dibagi produksi prostaglandin untuk menginduksi dan atas 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif menstimulasi persalinan (Heffner & Schust, (placebo), dan kelompok perlakuan yang dibagi 2006). atas 3 kelompok. Masing-masing kelompok Oksitosin dapat Sebelumnya telah dilakukan penelitian terdiri atas 6 betina dan 2 jantan. Hal ini sesuai oleh El-Far, dkk (2016), mengonsumsi 6 Buah dengan rumus penentuan sampel Frederer untuk Kurma (Phoenix dactylifera) perhari pada 4 uji eksperimental yaitu (n-1) (n-t) ≥ 15. Nilai t minggu terakhir kehamilan dapat mempercepat adalah jumlah perlakuan yang akan diberikan & memperlancar persalinan. Penelitian lain oleh selama percobaan, sedangkan nilai n adalah Lusiana dkk (2017), adanya peningkatan kadar jumlah sampel dalam setiap perlakuan. oksitosin pada mencit (Mus musculus) hamil setelah pemberian ekstrak Buah Kurma Perlakuan terhadap hewan uji yaitu mulamula mencit betina dikawinkan dengan (Phoenix dactylifera) dari hari ke-14 kehamilan mencampur dengan mencit jantan menggunakan mencit (Mus musculus). sistem kawin poligami (seekor jantan untuk dua Pada fase organogenesis janin dapat saja atau tiga ekor betina) sehingga perbandingan yg menyusut tanpa meninggalkan bekas sedikitpun dipakai 1 : 2 per kandang. Pengawinan hewan atau adanya aborsi sehingga terjadi pengurangan dilakukan pada masa estrus dengan cara jumlah janin yang dihasilkan (Anfiandi, 2013). pengamatan vagina mencit secara visual. Mencit dalam masa estrus ditandai dengan vagina METODE mencit berwarna lebih merah atau merah mudah Jenis penelitian yang digunakan dalam dan bergetah atau tampak sedikit basah. Selama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pencampuran ± 5 hari, betina yang telah kawin ekstrak Buah Kurma Ruthab Terhadap Waktu ditandai Kelahiran Mencit. Penelitian ini dilaksanakan di plug/sumbat vagina pada keesokan harinya. Laboratorium Dan Vaginal plug/sumbat vagina yaitu sumbat Laboratorium Farmakologi Akademi Farmasi kekuningan pada vagina yang merupakan Yamasi. Buah Kurma Ruthab yang digunakan campuran sekret vesikula seminalis betina terlebih dahulu dibuat simplisia dengan cara dengan ejakulat jantan yang mengeras. Sumbat dikeringkan, proses vagina menandakan mencit telah kopulasi. ekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut Adanya sumbat pada vagina dihitung sebagai Etanol 96 %. Sampel yang digunakan adalah kehamilan 0 hari. Mencit yang telah hamil Farmakognosi-Fitokimia setelah itu dilakukan dengan ada tidaknya vaginal Mencit dengan berat 20-30 gram. Hewan uji 45 E-ISSN: 2830-7070; Vol.1, No.1 Juni, 2022 dipisahkan dan yang belum kawin dicampur Ʃ 121 119 118 109 kembali dengan mencit jantan x 20.1666 19.8333 19.6667 18.1667 %* 96% 94% 94% 87% Setelah semua mencit betina dinyatakan hamil maka, dipuasakan selama 3-4 jam, Ket. * Persen dari 21 hari kehamilan normal ditimbang bobot badan awal dikelompokkan. Mencit betina (Mus musculus) yang hamil dibagi 6 ekor tiap kelompok. Kelompok 1 diberikan Na.CMC 1% b/v sebagai control negatif (placebo), kelompok 2, 3 dan 4 diberikan ekstrak daging buah Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera) dengan dosis 260mg/kgBB, 780mg/kgBB dan 2340mg/kgBB. Masing-masing diberikan sekali sehari selama kehamilan dengan menghitung volume pemberian sesuai berat badan mencit secara Gambar A : Histogram Data Pengamatan Waktu Kelahiran Mencit (Mus musculus) Penelitian peroral, kemudian dilakukan pengamatan waktu ini dimaksudkan untuk terjadinya kelahiran yang dipantau selama 21 mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol hari. Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera) sebagai HASIL DAN DISKUSI penginduksi terhadap waktu kelahiran mencit (Mus musculus). Dimana diketahui kurma Tabel 1. Hasil Pengamatan Waktu Kelahiran atau Lama Kebuntingan Mencit (Mus musculus). (Phoenix Ekstrak Ekstrak Ekstrak 260mg/ 7800mg/ 2340mg/ KgBB KgBB KgBB Na.CMC 1% b/v dactylifera) mengandung senyawa yang bersifat oksitoksik yang dapat meransang Perlakuan No. ruthab kontraksi uterus. Salah satu penyebab perdarahan pada kehamilan muda dipicu oleh kontraksi dini uterus yang menyebabkan hasil konsepsi dapat keluar dari uterus. 1. 20 hari 21 hari 20 hari 19 hari 2. 21 hari 20 hari 20 hari 17 hari 3. 20 hari 19 hari 20 hari 19 hari 4. 20 hari 19 hari 19 hari 19 hari Mann-Whitney. 5. 19 hari 21 hari 19 hari 18 hari didapatkan dari pengaruh terhadap waktu 6. 21 hari 19 hari 20 hari 17 hari kelahiran atau lama kebuntingan mencit yaitu Adapun hasil dari penelitian ini dengan menggunakan Uji Kruskal Wallis dan uji lanjutan (Post Hoc Test) menggunakan Uji Berdasarkan data yang 46 E-ISSN: 2830-7070; Vol.1, No.1 Juni, 2022 untuk uji Kruskal Wallis nilai Probabilitas/Sig dengan Na.CMC sebesar 0.013. Oleh karena 0.013 < 0.05 maka placebo/kontrol negatif. 1% b/v sebagai terdapat perbedaan antar perlakuan. Selanjutnya Terjadinya perdarahan pada desidua uji lanjutan menggunakan uji Mann-Whitney basalis yang disertai dengan nekrosis jaringan menunjukkan bahwa ekstrak 2340mg/KgBB sekitarnya. Selain itu, ovum terlepas dan hal memiliki perbedaan yang nyata dengan ekstrak tersebut merangsang kontraksi uterus sehingga 780mg/KgBB, dan menyebabkan eksplusi jaringan (Tanto, dkk. Na.CMC 1% b/v dimana nilai Sig < 0.05 maka 2014). Hal tersebut berkaitan dengan waktu terdapat perbedaan yang nyata. Sedangkan kelahiran antara ekstrak 780 mg/KgBB, ekstrak 260 mempengaruhi waktu kelahiran karena dapat mg/kgBB mendorong hasil konsepsi keluar dari uterus ekstrak dan 260mg/kgBB Na.CMC 1% b/v tidak mempunyai perbedaan yang nyata dimana nilai Mencit. Kontraksi uterus sehingga mempercepat waktu kelahiran. Sig > 0.05. Berdasarkan persen (%) waktu kelahiran, di dapatkan hasil Na.CMC 1% b/v KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah sebanyak 96%, ekstrak 260mg/KgBB sebanyak 94%, ekstrak 780 mg/KgBB sebanyak 94%, dan ekstrak 2340 mg/KgBB sebanyak 87%. Hasil tersebut menunjukkan terjadinya penurunan waktu kelahiran dari kontrol negatif, ekstrak terendah 260mg/KgBB ke ekstrak tertinggi Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa ekstrak 2340mg/KgBB sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran Mencit (Mus musculus), kerena terdapat perbedaan efek dengan Na.CMC 1% b/v sebagai placebo/kontrol negatif. Sedangkan untuk ekstrak 260mg/kgBB 2340 mg/KgBB 780mg/KgBB tidak dan ekstrak berpengaruh sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran mencit karena ekstrak 780mg/KgBB dan ekstrak 260mg/kgBB tidak terdapat perbedaan efek berpengaruh sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran mencit (Mus musculus), kerena terdapat perbedaan efek dengan Na.CMC placebo/kontrol 2340mg/KgBB. berpengaruh dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak ekstrak 780 mg/kgBB 1% negatif. mg/KgBB tidak b/v sebagai Sedangkan untuk dan ekstrak berpengaruh 260 sebagai penginduksi terhadap waktu kelahiran mencit (Mus musculus) karena ekstrak 780 mg/KgBB dan ekstrak 260 mg/kgBB tidak terdapat perbedaan efek dengan Na.CMC 1% b/v sebagai placebo/kontrol negatif. REFERENSI Anton, D. & Andari, D. 2008. Memilih Kontrasepsi Alami & Halal. Solo: Aqwamedika. As-Sayyid, A. B. 2009. Herba Nabawi. Solo: Aqwamedika 47 E-ISSN: 2830-7070; Vol.1, No.1 Juni, 2022 DEPKES RI. 2006. Pedoman Pelayanan Farmasi Untuk Ibu Hamil & Menyusui. Jakarta: DIRJEN BINA KEFARMASIAN & ALKES El-Far, A. H., dkk., 2016. Date Palm (Phoenix dactylifera): Protection and Remedy Food. Journal of Nutraceuticals and Food Science Vol. 1 No. 2:9 Heffner, L. dan Schust, D., 2006. At a Glance Sistem Reproduksi Edisi 2.Alih Bahasa Vidhia Umami. Jakarta: Erlangga Madical Series Lusiana, N., 2017. Pengaruh Fitoestrogen Daging Buah Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera L.) Terhadap Sinkronisasi Siklus Estrus Mencit (Mus musculus L.) Betina. Klorofil Vol. 1 No. 1: 24-31 Nolan, Mary., 2010. Kelas Bersalin. Alih Bahasa Heri S, Handayani. Yogyakarta: Golden Books Malole, M.B.M dan Pramono, C.S.U. 1989. Penggunaan Hewan Laboratorium. Penelaah Maduki Pertadiredja. Bogor: Departemen Pendidikan Tinggi Pusat Universitas Bioteknologi IPB. Priyanto. 2010. Farmakologi Dasar. Depok: Lembaga Studi & Konsultasi Farmakologi. Rinanto, J. 2015. Keajaiban Resep Obat Nabi Menurut Sains KLasik & Modern. Jakarta: Qisthi Press Tanto, C. dkk. 2014. Kapita Selekta Kedokteran Edisi 4. Jakarta : Media Aeskulapius Tjitrosoepomo, G. 2013. Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Yogyakarta: Gajah Mada University Press 48