Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Website Pada Materi Persamaan Garis Lurus Kelas Vi di SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang The Development Of Website-Based Math Learning Media On Equation Of A Straight Line Material In SMP Pgri 01 Pakisaji Malang Regency Evi Wijayantia, *. Trija Fayeldib,*. Yuniar Ika Putri Pranyatac,* a,b,c Universitas Kanjuruhan Malang Jl. Supriadi 48 Malang,Indonesia *Pos-el: eviwijayanti2097@gmail. coma, trijafayeldi@unikama. id b, yuniar. mat@unikama. Abstrak: Permasalahan yang timbul di SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang adalah siswa masih banyak yang mengalami kesulitan dalam menggambar grafik, membedakan rumus dan salah perhitungan akibat kurang memahami konsep. Solusi yang cocok adalah dengan pembuatan media pembelajaran matematika yang berbasis website. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengembangkan media berbasis website, untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan produk yang telah Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini diawali dengan menganalisis masalah yang timbul di sekolah, merancang media, membuat media, mengujicobakan hasil pengembangan dan mengevaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 90,43% dan 88,91% dengan kriteria sangat valid. Berdasarkan hasil respon guru diperoleh skor rata-rata sebesar 3,21 dengan kriteria praktis. Berdasarkan hasil respon siswa pada uji coba lapangan terbatas dan lapangan luas diperoleh sebesar 3,52 dan 3,65 dengan kriteria sangat praktis. Sedangkan persentase tes yang diperoleh siswa pada uji coba lapangan terbatas dan ujicoba lapangan luas adalah 80% dan 85,71% dengan kriteria efektif. Dari hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis website merupakan sangat valid, praktis dan efektif. Kata-Kata Kunci: media pembelajaran, berbasis website Abstract: The problems that arise in SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang is many students who have difficulty drawing graphs, differentiating formulas and miscalculations due to lack of understanding of A suitable solution is to create a website-based mathematics learning media. This research aims to create a website-based learning media, determine the feasibility, practicality and effectiveness of the products that have been developed. The type of research used is Research and Development (R&D) by using ADDIE The first by analyzing problems that arise in the school, designing media, making media, testing development results and evaluating activities. Based on the results of the validation of media experts and material experts, obtained an average score was 90. 43% and 88. 91% in the very valid criteria. Based on the results of the teacherAos response,obtained an average score of 3. 21 in the practical Based on the results of the limited field and wide field student response obtained by 3. 65 in the very practical criteria. While the percentage test of the limited field and wide field student is 80% and 85,71% in the effective criteria. From this result of the research, it can be concluded that the developed website-based learning is very valid, practical and effective. Keywords: learning media, website based corona atau severe acute respiratory PENDAHULUAN Pada tahun 2020 sekarang ini, dunia terguncang dengan datangnya musibah virus Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 DOI : 10. 5281/zenodo. syndrome corona virus 2 (SARS-CoV-. yang dikenal dengan sebutan Covid-19 (Handanyani, 2. Virus ini telah menyebar hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. dalam waktu beberapa bulan. Tidak hanya itu, penularan pada virus ini sangat cepat dan menimbulkan kematian. Sesuai dengan pendapat Supriatna . yang mengatakan bahwa status dari pandemic covid-19 sangat berbahaya karena virus ini menimbulkan kematian bagi makhluk hidup. Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan penyebaran virus Covid-19. Menurut Supriatna . , untuk menghindari penularan virus corona ini, pengumpulan massa dalam jumlah besar telah diberhentikan seperti di tempat sekolah, pasar, tempat hiburan ataupun tempat-tempat lainnya. Berdasarkan pada surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 36962/MPK. A/HK/2020 pembelajaran sekolah dilakukan secara daring dan bekerja dari rumah, sehingga seluruh kegiatan akademik akan tetap berjalan dengan baik (Dewi, 2. Penelitian pengembangan media pembelajaran matematika berbasis website pernah dilakukan oleh Novianti,dkk . Hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa memberikan respon yang sangat baik dalam belajar menggunakan media pembelajaran matematika berbasis website dengan skor rata-rata 87%. Tidak hanya itu, hasil persentase ketuntasan siswa diperoleh sebesar 100% dari nilai siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) nilai 75 sebanyak 20 siswa dengan jumlah keseluruhan 20 siswa. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis web pada materi garis dan sudut dapat dikatakan efektif dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Namun, penelitian yang dilakukan Novianti,dkk . cenderung difokuskan pada penjelasan materi dan mengerjakan soal. Penelitian tersebut belum menyediakan media pembelajaran berbasis website yang berfokus pada penjelasan materi pemahaman siswa dan latihan mengerjakan soal bertujuan untuk menguji kemampuan yang telah didapat. Pada penelitian tersebut juga belum menyediakan kalkulator yang bertujuan untuk membantu siswa untuk Hal ini menunjukkan perlu adanya pengembangan media pembelajaran berbasis website yang berfokus pada penjelasan materi, latihan mengerjakan soal, dan alat bantu untuk menghitung. Sehingga media pembelajaran matematika berbasis website yang dikembangkan akan sangat membantu aktivitas belajar siswa yang dilakukan secara daring dari rumah. Berdasarkan hasil dari observasi di SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang ditemukan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan untuk menggambar grafik dengan benar, siswa kesulitan membedakan rumus gradien, dan siswa kesulitan menghitung soal karena kurang memahami konsep. Siswa sering merasa bosan karena metode pembelajaran yang digunakan guru adalah metode ceramah. Akibatnya, siswa sering tidak mengikuti pelajaran karena beberapa alasan diantara lain: . siswa menganggap pelajaran matematika sulit, . siswa menganggap guru matematika galak, . dan siswa menganggap penjelasan yang diberikan oleh guru sulit dipahami. Media pembelajaran berbasis website sangat bermanfaat bagi siswa dan guru, antara lain: . dapat membantu siswa dalam mempelajari dan memahami persamaan garis lurus, . siswa dapat belajar secara mandiri tanpa harus mengenal tempat, . dapat membantu guru dalam pembelajaran interaktif di kelas, . dan dapat digunakan untuk memberikan kontribusi meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Tujuan dari penelitian ini antara lain yaitu . untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis website pada materi persamaan garis lurus, . untuk mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan, . dan untuk mengetahui keefektifan serta kepraktisan produk yang METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI 01 Pakisaji yang bertempat di Jalan Flamboyan No. 41 RT. 13 RW. 03 Kecamatan Pakisaji Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Kabupaten Malang. Subjek yang dilakukan pada penelitian ini adalah siswa kelas IX dengan jumlah 38 siswa. Waktu penelitian membutuhkan selama tiga hari, yang dimulai tanggal 13-15 Juli 2020. Jenis yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE . nalysis, media pembelajaran ditinjau dari angket respon yang diberikan oleh guru dan siswa, dan analisis keefektifan ditinjau hasil tes yang diberikan kepada siswa (Pawestri dan Sukoco. Kriteria analisis yang digunakan adalah sebagai berikut: Analisis Kevalidan Media Analisis kevalidan media ini menggunakan kriteria penilaian menurut Akbar . alam Rozak dkk, 2. yang menyatakan bahwa skor media pembelajaran matematika berbasis website dapat dikatakan valid apabila rata-rata skor yang diperoleh minimal 70,00% 85,00%, dengan adalah rata-rata skor Adapun rentang skor kevalidan terlihat pada Tabel 1. Berikut adalah gambar dari tahapan ADDIE dapat terlihat di Gambar 1. Analysis Design Development Tabel 1 Kategori Validitas Skor Kualitas (%) Kategori 86,00 100,00 Sangat Valid 71,00 86,00 Valid 51,00 71,00 Cukup Valid 0 50,00 Tidak valid Implementation Evaluation Gambar 1. Diagram Tahapan ADDIE Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis website pada materi persamaan garis lurus. Langkahlangkah dalam penelitian sesuai model ADDIE diawali dengan menganalisis masalah yang ada di sekolah, merancang produk dan instrumen, membuat produk kemudian divalidasi, mengujicobakan produk terhadap guru dan siswa serta mengevaluasi hasil produk yang dikembangkan. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Menurut Sugiyono . Data kualitatif adalah data yang membentuk kata, kalimat, gerak tubuh, ekspresi wajah, baga4``n atau gambar, sedangkan data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka. Data kuantitatif pada penelitian ini berupa nilai tes siswa, sedangkan data kualitatif berupa angket respon siswa, angket respon guru dan lembar validasi yang diberikan oleh peneliti. Menurut Sugiyono dalam Prambudi dan Yunianta . , teknik analisis data pada penelitian pengembangan yaitu analisis kevalidan, analisis kepraktisan, dan analisis Analisis kevalidan media pembelajaran ditinjau dari hasil validasi ahli media dan ahli materi, analisis kepraktisan Analisis Kepraktisan Media Analisis kepraktisan media ini menggunakan kriteria penilaian menurut Widyoko . alam Ramadany dan Prihatnani, 2. yang menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis website dikatakan praktis apabila skor dari kevalidan siswa berada pada rentang minimal 3,00 3,25 dengan adalah ratarata skor kepraktisan. Adapun rentang skor kepraktisan media pembelajaran matematika berbasis website terlihat pada Tabel 2. Tabel 2 Kategori Kepraktisan Skor Kategori Sangat Praktis Praktis Cukup Praktis Kurang Praktis Sangat Kurang Praktis Analisis Keefektifan Media Analisis keefektifan media ini menggunakan kriteria penilaian menurut Sudjana . alam Ariska dkk, 2. yang menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis website dikatakan efektif apabila skor dari kevalidan siswa berada pada rentang minimal 79% 89%, dengan adalah rata-rata skor Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Adapun rentang skor kepraktisan media pembelajaran matematika berbasis website dapat dilihat pada Tabel 3. Header Isi Tabel Kategori Keefektifan Persentase (%) Kategori Sangat efektif Efektif Cukup Efektif Kurang efektif Tidak efektif Sidebar Footer Gambar 2. Desain Website Halaman-halaman dirancang diantaranya: halaman sejarah, materi, fitur dan profil. Pada halaman home berisi hamalan awal yang muncul, kompetensi inti dan kompetensi dasar Halaman sejarah berisi tentang sejarah penemuan koordinat yang ditemukan oleh Ilmuwan Rene Descartes. Halaman materi berisi penjelasan materi dan latihan soal. Halaman fitur berisi tentang perhitungan dan instrumen untuk mengambil data. Halaman profil berisi tentang riwayat penulis. Pada tahap desain ini peneliti merancang Materi yang dirancang adalah materi persamaan garis lurus. Pada tahap desain ini, peneliti juga merancang instrumen yang meliputi: lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, angket respon guru, angket respon siswa dan tes siswa. Pembuatan . Pada tahap ini, kegiatan yang dilakukan pembelajaran berbasis website bantuan bootstrap, html, css dan javascript. Adapun hasil tampilan pada website yang dikembangkan adalah sebagai berikut: HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun hasil dari penelitian ini sesuai dengan model pengembangan ADDIE adalah sebagai Analisis (Analysi. Peneliti melakukan observasi ke SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang untuk mengetahui permasalah apa yang timbul di Hasil dari observasi tersebut dapat disimpulkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan untuk menggambar grafik dengan benar, siswa kesulitan membedakan rumus gradien, dan siswa kesulitan menghitung soal karena kurang memahami konsep. Guru tidak berbantuan media. Akibatnya, siswa sering bosan dan tidak mengikuti pelajaran karena beberapa alasan diantara lain: . siswa menganggap pelajaran matematika sulit, . siswa menganggap guru matematika galak, . dan siswa menganggap penjelasan yang diberikan oleh guru sulit dipahami. Pada pembelajaran di sekolah guru belum pernah menggunakan kalkulator dan belum pernah menggunakan website sebagai media pembelajaran. Oleh karena itu, peneliti mendapatkan solusi untuk membuat media pembelajaran matematika berbasis website untuk materi persamaan garis lurus. Desain (Desig. Pada tahap design, peneliti merancang tampilan, materi yang digunakan dan Peneliti merancang tampilan dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 3. Tampilan Halaman home Pada Gambar 3, terlihat bahwa halaman home terdiri dari tampilan awal website. Halaman ini berisi tentang penjelasan tentang KI dan KD pada materi persamaan garis lurus. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Adapun KD yang digunakan adalah KD 3. yaitu menganalisis fungsi linear sebagai dihubungkan dengan masalah konstektual dan KD 4. 4 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan fungsi linear sebagai persamaan garis. Halaman pembelajaran dan manfaat pembelajaran. Tidak hanya itu, halaman home terdapat video tentang aplikasi materi persamaan garis lurus yang ada di kehidupan sehari-hari. Pada Gambar 3, terlihat bahwa penerapan materi di kehidupan sehari-hari adalah kemiringan dari menara pisa yang ada di Italia. Pada Gambar 5, terlihat bahwa halaman materi berisi tentang penjabaran materi persamaan garis lurus. Materi-materi yang dijabarkan pada halaman materi diantaranya adalah menggambar grafik, gradien, sifat-sifat garis, dan persamaan garis lurus. Pada halaman materi ini juga berisi penulisan rumus dan cara menyelesaikan latihan soal. Tidak hanya itu, penulisan bahasa pada media pembelajaran matematika berbasis website ini menggunakan bahasa yang familiar dengan siswa kelas 8 dan mudah dimengerti. Penulisan materi disertai dengan gambargambar yang dengan materi persamaan garis lurus seperti: gambar grafik koordinat kartesius dan contoh aplikasi di kehidupan sehari-hari. Gambar 4. Tampilan Halaman Sejarah Pada Gambar 4, terlihat bahwa halaman sejarah berisi tentang penjabaran penemuan tentang grafik koordinat oleh ilmuwan Rene Descartes. Beliau adalah orang pertama yang kemiringan dan persamaan linear. Sesuai pendapat Fikri . yang mengatakan bahwa Ilmuwan Rene Descartes telah berhasil menemukan ilmu yang berguna untuk mengukur koordinat kartesius. Gambar 6. Tampilan Halaman Fitur Pada Gambar 6, terlihat bahwa halaman fitur berisi tentang fitur kalkulator, instrumen dan tes. Pada bagian fitur kalkulator tersebut berisi tombol-tombol dan kolom untuk menginputkan angka, konten ini bertujuan untuk menghitung dan mengetahui grafik dari angka yang diinputkan manual atau dari hasil persamaan yang telah dihitung. Perhitungan ini terbagi menjadi beberapa sub menu kalkulator diantaranya yaitu . menghitung gradien satu titik, . menghitung gradien dua titik, . menghitung persamaan garis yang diketahui gradien saja, . menghitung persamaan garis yang diketahui dua titik, . menghitung persamaan garis sejajar dan tegak lurus yang diketahui gradiennya saja dan melewati satu titik. Pada bagian instrumen digunakan untuk mendapatkan hasil respon siswa dan guru yang bertujuan untuk mengetahui hasil uji Adapun bagian tes digunakan Gambar 5. Tampilan Halaman Materi Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. untuk mengetahui hasil tes yang dikerjakan dengan sedikit revisi. Validator ahli materi memberikan saran untuk memperbaiki penulisan rumus dan menjabarkan ciri gradien secara detail. Tampilan awal dari rumus gradien dapat terlihat pada Gambar 8. Gambar 7. Tampilan Halaman Profil Pada Gambar 7, terlihat bahwa halaman profil berisi tentang biodata peneliti dan alasan melakukan penelitian. Setelah melakukan pembuatan media pembelajaran matematika berbasis website ini, kemudian melakukan hosting website dengan alamat Pada tahap hosting yang dilakukan peneliti mengunggah file rancangan yang telah dibuat ke file penyimpanan 000webhosting agar dapat diakses secara online. Setelah tahap hosting selesai, peneliti melakukan validasi terhadap ahli media dan ahli materi untuk mengetahui kelayakan produk media pengembangan yang telah dikembangkan. Uji Validasi Ahli Materi Hasil yang didapat dari ahli materi dinilai dari beberapa aspek, diantaranya yaitu aspek kelayakan penyajian, kelayakan isi, dan kelayakan bahasa. Adapun hasil validasi ahli materi dapat dilihat pada Tabel 4. Gambar 8. Tampilan Rumus Pada Gambar 8, terlihat bahwa rumus dari kemiringan terlihat berdekatan sehingga sulit dibaca. Adapun penulisan rumus pada Gambar , hal ini, akan berpengaruh pada pemahaman siswa karena siswa kesulitan dan kebingungan untuk memahami makna dari rumus yang telah Tidak hanya itu, warna pada bagian rumus kemiringan yang terlalu mencolok juga membuat siswa merasa bosan. Sehingga peneliti melakukan perbaikan dari saran ahli materi yang dapat dilihat pada Gambar 9. Tabel 4 Hasil Ujicoba Ahli Materi Aspek yang RataKet. Skor 85,50 Sangat valid kelayakan isi 81,25 Valid kelayakan bahasa 100,00 Sangat valid 88,91 Sangat valid Rata-rata Gambar 9. Revisi Rumus Gradien Pada Gambar 9, terlihat bahwa rumus gradien sudah tidak berdempetan, sehingga pembaca mengetahui rumus dari gradien dengan jelas. Penulisan pada rumus kemiringan yang terlihat pada Gambar 9 Pada Tabel 4, terlihat bahwa hasil skor rata-rata validasi ahli materi sebesar 88,91 dengan kriteria sangat valid, sehingga dapat dikatakan media pembelajaran matematika berbasis website sangat valid digunakan Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Dari penulisan tersebut siswa dapat membaca dengan mudah dan sangat jelas, sehingga siswa dapat memahami makna dari rumus kemiringan garis yang telah disajikan. Pilihan warna yang cocok juga meningkatkan keinginan siswa untuk membaca dan memfokuskan tulisan rumus, tanpa terganggu dengan warna background. Adapun saran lain dari ahli materi adalah penjabaran pada bagian ciri-ciri gradien yang sangat singkat, sehingga siswa kesulitan untuk memahami penjelasan dari ciri-ciri Tampilan bagian ciri-ciri gradien tersebut dapat dilihat pada Gambar 10. Gambar 11. Revisi Tampilan Ciri-ciri Gradien. Uji Validasi Ahli Media Setelah validasi ahli materi, peneliti kemudian melakukan validasi terhadap ahli media. Aspek yang dinilai dari uji validasi ahli media ini terdiri dari beberapa penilaian yaitu aspek functionally, aspek usability, dan aspek komunikasi visual. Berikut hasil yang didapat pada validasi ahli media dapat terlihat pada Tabel 5. Tabel 5 Hasil Ujicoba Ahli Media RataAspek yang dinilai Ket. Skor Aspek functionally 85,71 Valid Aspek usability 87,50 Valid Aspek komunikasi visual 95,08 Sangat valid Rata-rata 90,45 Sangat valid Gambar 10. Revisi Tampilan Ciri-ciri Gradien Pada Gambar 10, terlihat bahwa penjabaran dari ciri-ciri gadien hanya menyebutkan intinya saja sehingga tidak ada penjabaran secara detail. Penjelasan yang kurang rinci menyebabkan siswa kebingungan untuk memahami pengertian dari setiap ciriciri gradien. Oleh sebab itu, dibutuhkan perbaikan untuk menambahkan penjabaran pada ciri-ciri gradien secara detail untuk membantu pemahaman siswa. Siswa dapat memahami setiap ciri gradien dari contoh latihan mengerjakan soal, sehingga peneliti menambahkan contoh latihan soal untuk setiap ciri gradien. Dari penjelasan tersebut siswa dapat mengetahui dan memahami pembuktian dari masing-masing ciri gradien. Adapun revisi dari tampilan ciri-ciri gradien dapat dilihat pada Gambar 11. Pada Tabel 5, terlihat bahwa rata-rata skor validasi ahli materi diperoleh sebesar 90,45% dengan kriteria sangat valid, sehingga dikatakan media matematika berbasis website sangat valid digunakan dengan sedikit revisi. Validator ahli media memberikan saran untuk memperbaiki header menu diganti menggunakan bahasa Indonesia. Tampilan awal dari header menu terlihat pada Gambar 12. Gambar 12. Tampilan Header Pada Gambar 12, terlihat bahwa header menggunakan bahasa inggris sehingga bahasa tersebut tidak sesuai dengan bahasa yang biasa dipahami siswa kelas IX SMP. Siswa kelas IX SMP terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dipahami dan Tidak hanya itu, siswa kelas IX Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. SMP juga kesulitan membaca dan mengetahui makna dari menu yang dimaksudkan apabila penulisan menu header menggunakan bahasa Inggris. Sehingga diperlukan perbaikan pada penulisan menu yang menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dipahami dan dimengerti oleh siswa kelas IX SMP. Adapun perbaikan dari header terlihat pada Gambar keterangan pada soal latihan. Guru matematika di SMP PGRI 01 Pakisaji berpendapat bahwa siswa sering mengalami kesulitan untuk memahami cara mengerjakan soal latihan apabila tidak ada keterangan setiap langkah pengerjaannya. Tampilan awal dari penjelasan latihan soal terlihat pada Gambar Gambar 13. Revisi Tampilan Header Uji Coba Produk (Implementatio. Pada tahap implementasi, peneliti melakukan uji coba terhadap guru matematika dan siswa kelas IX di SMP PGRI 01 Pakisaji. Uji coba produk terhadap siswa kelas IX dilakukan dua kali uji yaitu uji coba lapangan terbatas dan uji coba lapangan luas. Uji coba produk ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan produk yang telah dikembangkan. Kepraktisan produk media pembelajaran matematika berbasis website didapat dari hasil respon yang diberikan guru dan siswa, sedangkan keefektifan produk didapat dari hasil tes yang didapat siswa pada uji coba Uji Coba Guru Uji coba yang dilakukan oleh guru bertujuan untuk mengetahui kepraktisan media pembelajaran matematika berbasis website. Berdasarkan hasil dari respon yang diberikan oleh guru matematika dapat dilihat pada Tabel Gambar 14. Tampilan Awal Soal Pada Gambar 14, terlihat bahwa belum ada keterangan langkah-langkah mengerjakan soal, sehingga siswa tidak dapat mengetahui darimana angka-angka tersebut Siswa merasa bingung melihat hasil latihan soal yang sangat singkat dan tidak ada Oleh karena itu dibutuhkan perbaikan dengan penambahan keterangan pada bagian langkah-langkah menyelesaikan Dengan adanya penambahan keterangan tersebut dapat membantu siswa memahami tahap-tahap untuk mengerjakan soal latihan. Perbaikan tampilan awal soal dapat terlihat pada Gambar 15. Tabel 6 Hasil Ujicoba Guru RataAspek yang dinilai rata Ket. Skor Aspek Isi Materi Sangat praktis Aspek Kemudahan Praktis Aspek Kemanfaatan 3. Praktis Rata-rata skor Praktis Dari Tabel 6, terlihat bahwa rata-rata skor dari ujicoba guru diperoleh skor sebesar 3,21 dengan kriteria praktis, sehingga media pembelajaran matematika berbasis website ini praktis digunakan dalam pembelajaran di Saran dari guru adalah penambahan Gambar 15. Revisi Tampilan Soal Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. website ini dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas. Hasil tes yang diperoleh siswa pada uji coba lapangan luas berjumlah 5 siswa dengan nilai belum tuntas dan 23 nilai siswa tuntas. Berdasarkan hasil tes yang didapat pada uji coba lapangan luas ini diperoleh skor persentase sebesar 85,71% dengan kriteria Evaluasi (Evaluatio. Pada tahap evaluasi ini, peneliti melakukan penarikan kesimpulan dari setiap kegiatan yang telah dilakukan. Pembahasan Produk Media dikembangkan tidak hanya berisi penjelasan materi dan latihan mengerjakan soal. Tidak hanya itu, media pembelajaran berbasis website juga menyajikan alat bantu yang digunakan untuk menghitung. Dengan alat bantu menghitung ini, siswa dan guru tidak perlu menghitung dengan cara manual. Dalam hal ini, siswa dapat meningkatkan semangat belajar khususnya pada materi persamaan garis lurus. Adapun analisis data mengenai kevalidan, kepraktrisan dan dan keefektifan diperoleh hasil sebagai berikut: Kevalidan Media Kevalidan media didapat dari hasil uji coba yang dilakukan oleh ahli media dan ahli Hasil skor rata-rata yang diperoleh dari ahli materi sebesar 88. 91% dengan kriteria sangat valid, sedangkan hasil skor rata-rata yang diperoleh ahli media sebesar 90. dengan kriteria sangat valid. Sehingga dapat dikembangkan sangat valid dan layak untuk digunakan dengan sedikit revisi. Sesuai dengan pendapat Khotimah, dkk . yang mengatakan bahwa media pembelajaran matematika berbasis website apabila sudah memenuhi kriteria minimal valid pada rentang 70,00% 85,00% dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Kepraktisan Media Kepraktisan produk didapat dari hasil respon guru dan hasil respon siswa kelas IX di SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang. Uji Coba Siswa Lapangan Terbatas Uji coba produk yang dilakukan oleh siswa pada uji coba lapangan terbatas berjumlah 10 siswa yang diambil dari 10 siswa kelas IXA. Hasil angket respon yang diberikan siswa pada uji coba produk siswa lapangan terbatas dapat dilihat pada Tabel 7. Tabel 7 Hasil Ujicoba Lapangan Terbatas RataAspek yang dinilai Ket. Skor Aspek kemenarikan 3,48 Sangat praktis Aspek kemanfaatan 3,50 Sangat praktis Aspek kemudahan 3,59 Sangat praktis Rata-rata 3,52 Sangat praktis Dari Tabel 7, terlihat bahwa terdapat tiga aspek penilaian kepraktisan produk antara lain adalah sdprk kemenarikan, aspek kemanfaatan, dan aspek kemudahan. Skor rata-rata hasil respon siswa dari uji coba lapangan terbatas adalah 3,52 dengan kriteria sangat praktis, sehingga media pembelajaran matematika berbasis website ini dapat Pada ujicoba lapangan terbatas ini, peneliti juga memberikan tes siswa untuk mengetahui keefektifan produk. Jumlah siswa yang tuntas mengerjakan tes adalah 8, sedangkan 2 siswa belum tuntas. Persentase hasil tes yang dilakukan siswa ujicoba lapangan terbatas dapat diperoleh persentase sebesar 80% dengan kriteria efektif. Uji Coba Siswa Lapangan Luas Uji coba produk yang dilakukan oleh siswa pada uji coba lapangan luas berjumlah 28 siswa yang diambil dari 9 siswa kelas IXA dan 19 siswa kelas IXB. Berikut hasil angket respon didapat terlihat pada Tabel 8. Tabel 8 Hasil Ujicoba Lapangan Luas RataAspek yang dinilai Ket. Skor Aspek kemenarikan 3,59 Sangat praktis Aspek kemanfaatan 3,55 Sangat praktis Aspek kemudahan 3,81 Sangat praktis Rata-rata 3,65 Sangat praktis Dari Tabel 8, terlihat bahwa skor ratarata dari hasil ujicoba lapangan luas adalah 3,65 dengan kriteria sangat praktis, sehingga media pembelajaran matematika berbasis Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Berdasarkan hasil respon yang diberikan guru diperoleh skor rata-rata sebesar 3. 11 dengan kriteria praktis. Sedangkan hasil respon siswa pada uji coba lapangan terbatas dan lapangan luas diperoleh skor rata-rata sebesar 3,60 dan 3,65 dengan kriteria sangat praktis. Sehingga media yang dikembangkan sangat praktis digunakan untuk siswa belajar, dan praktis digunakan untuk media pembelajaran di kelas. Sesuai pendapat Mangelep . mengatakan bahwa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis website apabila sudah memenuhi kriteria minimal praktis pada , maka media yang dikembangkan dapat diterapkan pada siswa SMP. Keefektifan Media Keefektifan produk didapat dari skor persentase tes siswa pada ujicoba lapangan terbatas dan uji coba lapangan luas. Persentase hasil yang didapat berturut-turut diperoleh skor sebesar 80% dan 85,71% dengan kriteria Sesuai dengan pendapat Saluky . , mengatakan bahwa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis website digunakan apabila persentase tes memenuhi minimal kriteria efektif pada pembelajaran matematika berbasis website dapat membantu pelaksanaan pembelejaran di Media pembelajaran matematika berbasis website yang dikembangkan memiliki ciri-ciri tertentu antara lain: . dapat diakses menggunakan gadget tanpa mengenal ruang dan waktu. terdapat fitur khusus yang digunakan untuk menghitung, . tampilan layar terlihat berbeda apabila gadget yang digunakan berbeda. praktis dan efektif digunakan dalam Media pembelajaran ini berbatas pada materi persamaan garis lurus. Saran yang diberikan peneliti untuk penelitian berikutnya yaitu peneliti berikutnya dapat mengembangkan tampilan yang lebih menarik dan dapat memperluas kalkulator dengan menambahkan menu untuk mencari gradien yang diketahui persamaan garis. DAFTAR RUJUKAN Ariska. Darmadi. dan MurtafiAoah. Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Adobe Flash Berbasis Metakognisi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika. Jurnal Edumation, 8 . : 8397 Christian. Hesinto. dan Agustina. Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Menggunakan Framework Bootstrap (Studi Kasus SMP Negeri 6 Prabumuli. Jurnal SISFOKOM, 7 . Dewi. Dampak COVID-19 Terhadap Implementasi Pembelajaran Daring Di Sekolahh Dasar. EDUKATIF: JURNAL UILMU PENDIDIKAN, 2. Fikri. Rasionalisme Descartes dan Implikasinya Pemikiran Pembaharuan Islam Muhammad Abduh. TARBAWI Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3. :129-144 Handayani. Penyakit Corona Virus Jurnal Respirologi Indonesia, 40 . Khotimah. Riyadi. dan Murniasih, . Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar di SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 3 . : 119125 Mangelep. Pengembangan Website Pembelajaran Matematika Realistik Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal mosharafa, 6 . : 431-440 SIMPULAN DAN SARAN Media pembelajaran matematika berbasis website yang dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE . nalysis, implementation & evaluatio. dengan bantuan bootstrap, css, html dan javascript. Media pembelajaran matematika yang dikembangkan berbasis website ini terbukti sangat valid. Novianti. Utomo. dan Dintarini. Development of Web-Based Interactive Learning Media on Lines and Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 DOI : 10. 5281/zenodo. Angles Material in 7th grade of Junior Hight School. Mathematics Education Journals, 3 . : 62-7 Pawestri. , dan Sukoco. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Lembar Kerja Siswa Dengan Pendekatan Konstektual Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika dan Pendidikan Matematika, 2 . : 69-76 Pradiatiningtyas. D dan Suparwanto. E-Learning Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Web Pada SMK N 4 Purworejo. Indonesian Journal on Networking and Security, 7 . : 1-8 Prambudi. , dan Yunianta. Pengembangan Media Bus Race Algebra Pada Bentuk Aljabar Untuk Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Cendekia, 4 . : 8-22 Ramadany. , dan Prihatnani. Pengembangan Modul Aritmatika Sosial Berbasis Problem Based Learning Bagi Siswa SMP. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4 . : 212-226 Rozak. Darmadi. , dan MurtafiAoah. Pengembangan Media Pembelajaran Sasa-Aura Untuk Meningkatkan Prestasi Siswa SMK Cendekia Madiun Tahun Ajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 18 . : 31-50 Saluky. Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Web Dengan Menggunakan Wordpress. Jurnal EduMa, 5 . : 80-90 Suanah. Pengembangan Media Pembelajaan Berbasis Web Desain Wix Materi Bangun Ruang Matematika SD Kelas V. Proceeding of ICECRS, 2 . Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA Supriatna. Wabah Corona Virus Disease Covid 19 Dalam Pandangan Islam. Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 7 . P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688