Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Kegiatan Pengabdian Masyarakat Melalui Donor Darah: Setetes Darah. Hadiah Terbesar Untuk Sesama Sally Khoirunisa1*. Intan Poespita Windiyani2. Rista Maleni3 1,2,3 Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa. Bandar Lampung Email: sallykhoirunisa11@gmail. com 1* Abstrak Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan donor darah dengan tema AuSetetes Darah. Hadiah Terbesar untuk SesamaAy bertujuan meningkatkan kepedulian sosial civitas akademika dan masyarakat umum, memperluas pemahaman tentang manfaat donor darah, serta membantu Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung dalam menjaga ketersediaan stok darah. Kegiatan dilaksanakan pada 09 Mei 2025 di Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa Bandar Lampung, dengan melibatkan dosen-dosen, mahasiswa-mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik, guru-guru SMK Farmasi, dan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan UTD PMI Lampung, pemeriksaan kesehatan calon pendonor, serta sosialisasi pentingnya donor darah dan perilaku hidup Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari 33 peserta, dengan 29 orang berhasil mendonorkan darah . golongan darah A, 11 golongan darah B, 13 golongan darah O, dan 1 golongan darah AB). Sosialisasi dan edukasi diterima baik, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses donor darah dan manfaat kesehatannya. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelaksanaan donor darah secara rutin dengan pendekatan edukatif untuk menjaga ketersediaan darah di UTD PMI Lampung, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari pola hidup sehat. Keywords: Donor darah. Pengabdian masyarakat. Sosialisasi PENDAHULUAN Donor darah merupakan suatu prosedur medis yang dilakukan secara sukarela oleh individu untuk menyumbangkan darahnya, yang kemudian disimpan di bank darah dan digunakan untuk keperluan transfusi bagi pasien yang membutuhkan. Sebelum pelaksanaan donor darah, calon pendonor wajib menjalani proses seleksi yang bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pendonor, serta memastikan bahwa darah yang didonorkan tidak membahayakan penerima. Proses ini juga berperan penting dalam mencegah penularan penyakit dan menghindari efek merugikan lainnya (Solehudin & Mustopa, 2. Ketersediaan darah yang mencukupi sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai penanggulangan kondisi darurat. Meski demikian, di sejumlah daerah, stok darah masih terbatas akibat rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah secara rutin (Aini & Sulistyo, 2. Salah satu penyebab rendahnya partisipasi tersebut adalah minimnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat donor darah, serta masih beredarnya berbagai mitos dan kekhawatiran yang tidak berdasar. Data dari Palang Merah Indonesia (PMI) menunjukkan bahwa permintaan darah terus meningkat dari tahun ke tahun, sementara Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 jumlah pendonor aktif belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Padahal, donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima yang berpotensi diselamatkan nyawanya tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor (Rohan et al. , 2. Donor darah memberikan berbagai manfaat bagi pendonornya. Selain menunjukkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, pendonor juga memperoleh manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko terkena kanker, membantu mengontrol berat badan, meningkatkan kesehatan psikologis, memperpanjang harapan hidup, serta mengurangi risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. Selain itu, proses donor darah juga berperan dalam deteksi dini terhadap penyakit serius (Prawira et al. , 2. Melihat situasi menipisnya stok darah di Palang Merah Indonesia Kota Bandar Lampung membuat dosen-dosen dengan penuh kesadaran tergerak untuk membantu ketersediaan stok darah tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sekaligus pelaksanaan kewajiban Dosen dalam rangka memenuhi salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial di kalangan civitas akademika dan masyarakat umum, meningkatkan pengetahuan tentang proses dan manfaat donor darah, pola hidup sehat serta membantu UTD PMI Lampung dalam menjaga ketersediaan darah secara berkelanjutan. METODE KEGIATAN Kegiatan donor darah dilaksanakan pada hari 09 Mei 2025. Tempat kegiatan donor darah ini dilaksanakan di Poltekkes Kesuma Bangsa. Susunan Kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut: Persiapan kegiatan yang pertama dilakukan yaitu melakukan koordinasi dengan UTD PMI Lampung, dosen-dosen, dan Mahasiswa-mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Persiapan ini dilakukan untuk menyiapkan teknis penyelenggaraan acara, sarana dan kelengkapan untuk kegiatan donor darah serta kelengkapannya. Kegiatan donor darah dilaksanakan dari pukul 08. 00 WIB - selesai di Poltekkes Kesuma Bangsa. Dosen-dosen Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa. Mahasiswa-mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Guru-guru SMK Farmasi Kesuma Bangsa, dan masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya terlebih mendaftarkan diri ke panitia. Peserta langsung diperiksa kesehatannya oleh petugas UTD PMI Lampung, jika memenuhi persyaratan melakukan pendonoran darah maka peserta dipersilakan untuk mendonorkan Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Selama kegiatan donor darah berlangsung dilakukan sosialisasi edukasi pentingnya melakukan donor darah dan perilaku hidup sehat. Setelah kegiatan donor darah selesai, peserta donor darah akan mendapatkan bingkisan dan door prize sebagai bentuk apresiasi dalam kegiatan sosial ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian donor darah dengan tema AuSetetes Darah. Hadiah Terbesar untuk SesamaAy telah dilaksanakan dengan melibatkan UTD PMI Lampung. Dosen-dosen. Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Guru-guru SMK Farmasi Kesuma Bangsa, dan masyarakat umum. Jumlah total peserta dalam kegiatan donor darah ini adalah 33 orang. Dari jumlah tersebut, 29 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah. Sementara itu, 4 peserta lainnya tidak diperbolehkan melakukan donor karena alasan kesehatan seperti 1 orang mempunyai Hemoglobin (HB) (<12 mmH. dan 3 orang mempunyai tekanan darah yang Dalam kegiatan donor darah ini, berhasil dikumpulkan sebanyak 29 kantong darah. Rinciannya adalah sebagai berikut: golongan darah A sebanyak 4 kantong, golongan darah B sebanyak 11 kantong, golongan darah O sebanyak 13 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 1 kantong. Menurut Situmorang et al. , . untuk dapat menjadi pendonor minimal berusia 17 sampai 65 tahun, memiliki berat badan paling sedikit 45 kg, tekanan darah berkisar antara 100-170 mmHg untuk sistolik dan 70-100 mmHg untuk diastolik, kadar hemoglobin <12 g/dl, serta memiliki jarak waktu minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah terakhir . engan frekuensi maksimal 5 kali dalam 2 tahu. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya donor darah serta manfaat yang dapat diperoleh, sekaligus memberikan edukasi tentang pola hidup sehat yang disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat. Diharapkan hasil dari kegiatan donor darah ini dapat membantu meringankan beban pasien yang memerlukan transfusi darah, sekaligus memperkuat ketersediaan stok darah di kantor UTD PMI Lampung. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama para peserta. Mayoritas peserta menunjukkan antusiasme dalam menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian. Setelah kegiatan sosialisasi selesai dilanjutkan wawancara dengan para peserta menanyakan motivasi mereka melakukan donor darah jawabannya adalah karena rasa kemanusiaan untuk menolong sesama, untuk menjaga kesehatan diri, diajak oleh teman sebagai aksi sosial bersama, dan ada pula yang tertarik karena bingkisan dan door prize yang Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 ditawarkan di akhir kegiatan. Peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah menerima bingkisan dan berbagai door prize sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka. Pemberian ini dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat agar terus aktif melakukan donor darah secara rutin. Setelah kegiatan selesai, dilakukan evaluasi oleh panitia untuk menilai efektivitas pelaksanaan acara. Dari hasil evaluasi, terlihat bahwa antusiasme masyarakat sangat baik, terbukti dengan terkumpulnya 29 kantong darah. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kalangan civitas akademika dan masyarakat umum, berupa peningkatan pemahaman tentang pentingnya donor darah dan kesadaran akan pola hidup sehat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini dinilai sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Gambar 1. Pelaksanaan Kegiatan Donor Darah Gambar 2. Sosialisasi Donor Darah dan Pola Hidup Gambar 3. Tim Dosen Pengabdian dan Sehat Mahasiswa KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa donor darah dengan tema AuSetetes Darah. Hadiah Terbesar untuk SesamaAy telah berjalan dengan lancar dan berhasil meningkatkan kesadaran serta pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya donor darah dan perilaku hidup sehat. Partisipasi aktif dari berbagai kalangan menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlihat dari keberhasilan pengumpulan 29 kantong darah. Secara keseluruhan, kegiatan ini bermanfaat bagi penguatan nilai-nilai kepedulian sosial dan kesehatan di Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih kepada semua pihak. UTD PMI Provinsi Lampung yang telah berkontribusi pada pelaksanaan kegiatan ini karena telah memberikan dukungan dan kerja sama yang luar biasa dalam melaksanakan program donor darah berbasis edukasi ini. Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa yang telah memfasilitasi sehingga terlaksananya kegiatan ini. Mahasiswa-mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Guru-guru SMK Farmasi Kesuma Bangsa dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Lampung dan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung aksi kemanusian seperti donor darah demi menyelamatkan banyak nyawa. DAFTAR PUSTAKA