Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 HUBUNGAN LAMA MASA HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Agusdiman Saputra1. Oscar Ari Wiryansyah2 Program Studi S1 Ilmu Keperawatan. STIKES Mitra Adiguna Palembang1,2 17@gmail. oscarariwiryansyah@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Salah satu tindakan pengobatan dari penyakit gagal ginjal kronik yaitu dengan tindakan hemodialisis. Prevalensi untuk Hemodialisis pada penduduk umur Ou15 tahun dengan GGK berdasarkan provinsi Sumatera Selatan sebesar 17,79%. Hemodialisis akan mempengaruhi kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan lama masa hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik. Sampel yang digunakan yaitu 38 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan alat ukur Kuesioner SF-36. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan Hasil uji statistik diperoleh nilai P value = 0,001 yang berarti p < = 0,05 sehingga hipotesis diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama masa hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Saran Untuk itu pasien gagal ginjal kronik perlu adanya motivasi agar dapat melakukan tindakan hemodialisis dengan rutin sehingga kualitas hidup pasien akan menjadi lebih baik lagi. Kata kunci: Hemodialisis. Kualitas Hidup. Gagal Ginjal Kronik ABSTRACT Background: One of the treatment measures for chronic kidney failure is hemodialysis. The prevalence for Hemodialysis in people aged Ou15 years with CRF by South Sumatra province was Hemodialysis will affect the quality of life in patients with chronic kidney failure. Purpose: To analyze the relationship between the duration of hemodialysis and the quality of life of chronic kidney failure patients at the Hemodialysis Unit of Siti Fatimah Hospital. South Sumatra Province. Methods: The research design used was a correlational cross sectional approach. The population in this study were all chronic kidney failure patients. The sample used was 38 patients. The sampling technique is purposive sampling and measuring instruments SF-36 Questionnaire. The statistical test used is Chi Square. Results: This study shows that the results of statistical tests obtained P value = 001, which means p < = 0. 05 so the hypothesis is accepted, it can be concluded that there is a relationship between the length of the hemodialysis period and the quality of life of chronic kidney failure patients in the Hemodialysis Unit of the Siti Fatimah Hospital in Province South Sumatra. Suggestion: For this reason, patients with chronic kidney failure need motivation to be able to carry out hemodialysis routinely so that the patient's quality of life will be even better. Keywords: Hemodialysis. Quality of Life. Chronic Kidney Failure | 112 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 PENDAHULUAN peredaran darah manusia. Tujuan utama Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah mengarah pada kerusakan jaringan ginjal intraseluler dan ekstraseluler yang terganggu yang tidak reversible dan progresif. Adapun akibat fungsi ginjal yang rusak. Biasanya GGT (Gagal Ginjal Termina. adalah fase pasien akan menjalani tindakan hemodialisis terakhir dari Gagal Ginjal Kronik dengan seumur hidup. Pada pasien gagal ginjal faal ginjal sudah sangat buruk. Kedua hal kronik dengan hemodialisis berhubungan tersebut bisa dibedakan dengan tes klirens dengan gejala fisik dan komplikasi seperti kreatinin (Irwan, 2. penyakit jantung, anemia, gangguan tidur Hasil Riskesdas 2018, prevalensi yang dapat disebabkan oleh uremia, selain gagal ginjal kronik berdasarkan penduduk umur Ou15 tahun menurut provinsi yaitu dengan provinsi tertinggi Kalimantan Utara dampak bagi kualitas hidup penderita. Masing-masing perubahan fisik berpotensi Hemodialisis pada penduduk umur Ou15 untuk menurunkan kualitas hidup (Sinuraya, tahun dengan GGK berdasarkan diagnosis 0,64%. Prevalensi dokter provinsi tertinggi yaitu DKI Jakarta Hemodialisis dapat mempengaruhi sebesar 38,71%. Menurut Riskesdas tahun kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik, 2018, provinsi Sumatera Selatan prevalensi gagal ginjal kronik penduduk umur Ou15 aspek kehidupan seperti aspek fisiologis, tahun yaitu sebesar 0,27%. Prevalensi untuk psikologis, dan sosial ekonomi. Hal tersebut Hemodialisis pada penduduk umur Ou15 tidak hanya berdampak pada diri sendiri tahun dengan GGK provinsi Sumatera tetapi juga berdampak pada keluarga dan Selatan sebesar 17,79%. Salah satu tindakan Pasien pengobatan dari penyakit gagal ginjal kronik yaitu dengan tindakan hemodialisis. hingga gangguan dalam hubungan sosial Tindakan (Mayuda et al. , 2. Kualitas hidup adalah istilah yang pengganti fungsi ginjal untuk mengeluarkan kesejahteraan, termasuk aspek kebahagiaan, sampah metabolisme atau racun tertentu dari kepuasan hidup dan sebagainya. Kualitas | 113 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 hidup pasien hemodialisis dipengaruhi oleh belum siap untuk menerima dan beradaptasi beberapa faktor, diantaranya adalah umur, atas perubahan yang terjadi pada hidupnya. Ketidakmampuan, penyakit dasar PGK, komorbid, status orang lain, biaya pengobatan dimana akan nutrisi, penatalaksanaan medis dan lama mengganggu aktivitas normal yang biasa Semakin lama seorang pasien Masalah ini akan mempengaruhi hemodialisis berbanding terbalik dengan kualitas hidup pasien. Hal ini dikarenakan keluarga dan seterusnya akan memengaruhi tingkat kekhawatiran serta stress pasien yang fisik, kognitif dan emosi pasien. Pada pasien juga terjadi penurunan otonomi, kehilangan identitas peran keluarga, terpisah dari menyembuhkan penyakitnya. Hal tersebut keluarga, perasaan terisolasi, membutuhkan berkaitan dengan lama masa hemodialisis, pertolongan, keterbatasan aktifitas fisik, semakin lama masa hemodialisis maka diikuti oleh stressor lain berupa penurunan kontak sosial, dan ketidakpastian tentang (Wahyuni et al. , 2. Lama masa depan. Menurut data yang diperoleh dari periode sakit yang diderita pasien saat Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah didiagnosa oleh dokter dengan penyakit Provinsi Sumatera Selatan pada bulan gagal ginjal kronik dan mulai menjalani desember tahun 2022 pasien hemodialisis hemodialisis rutin. Lama masa hemodialisis yaitu berjumlah 42 orang. (Profil RSUD Siti disini diukur dalam periode waktu kurang Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, 2. dari 12 bulan dan lebih dari 12 bulan Peneliti tertarik melakukan penelitian ini (Wahyuni et al. , 2. dikarenakan mayoritas pasien hemodialisis Berdasarkan penelitian (Wahyuni et di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah , 2. semakin lama masa hemodialisis Provinsi maka kualitas hidup pasien semakin buruk, memiliki perasan-perasaan sedih, putus kualitas hidup pasien hemodialisis seringkali perubahan kondisi fisik, seperti kulit hitam, badan bengkak dan sebagainya, apabila hal Terutama bagi pasien yang belum ini terus terjadi maka dapat menyebabkan lama menjalani hemodialisis, pasien merasa kualitas hidup pasien menurun. Sumatera Selatan | 114 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Berdasarkan uraian latar belakang kuesioner SF-36 yang diberikan langsung kepada responden dan meminta responden melakukan penelitian tentang Hubungan untuk menjawab dengan memberikan tanda Lama Masa Hemodialisis dengan Kualitas ceklist untuk setiap jawaban serta lembar Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit observasi yang digunakan untuk mengetahui Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi lama masa hemodialisis dan kualitas hidup Sumatera Selatan. pasien gagal ginjal kronik. Analisis univariat dilakukan terhadap METODE PENELITIAN tiap-tiap variabel dari hasil penelitian yaitu Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan cross sectional. Populasi . ualitas hidup pasien gagal ginjal kroni. penelitian ini adalah seluruh pasien gagal yang dianalisis dengan menggunakan tabel ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah dilakukan untuk mengetahui ada tidak nya Provinsi Sampel hubungan antara variabel independen . ama penelitian ini adalah sebagian pasien gagal masa hemodialisi. dan variabel dependen ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di . ualitas hidup pasien gagal ginjal kroni. Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah menggunakan Uji Chi Square dengan derajat Provinsi Sumatera Selatan yang berjumlah kemaknaan 0,05. Bila nilai A value O 38 responden. Teknik pengambilan sampel . berarti hasil perhitungan statistik pada penelitian ini menggunakan Non bermakna . , dan apabila nilai A probability sampling yaitu secara purposive value > . berarti hasil perhitungan sampling, yaitu pengambilan sampel yang statistik tidak bermakna. Selatan. kuantitatif, menggunakan metode analitik Sumatera . ama Analisis berdasarkan suatu pertimbangan tertentu seperti sifat populasi atau ciri yang sudah HASIL PENELITIAN diketahui sebelumnya. Analisis Univariat Pengambilan data dilakukan pada 13 Analisis ini untuk mengetahui distribusi Januari 2023 - 18 Februari 2023. frekuensi dan persentase dari tiap variabel mendapatkan izin dari SDM bagian Diklat dalam penelitian ini yaitu karakteristik RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera responden berdasarkan jenis kelamin, usia. Selatan. tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Variabel Pengumpulan data menggunakan | 115 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 independen . ama hemodialis. dan Variabel dependen . ualitas hidup pasien gagal ginjal kroni. dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Distribusi frekuensi karakteristik responden, lama masa hemodialisisa. Dan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik (N=. Karakteristik Responden Jumlah Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Usia 26-45 tahun 46-65 tahun >65 tahun Pendidikan SMP SMA Perguruan Tinggi Pekerjaan Tidak bekerja/IRT Buruh Petani Wiraswasta Lama Masa Hemodialisa O 12 Bulan > 12 Bulan Kualitas Hidup Buruk Sedang Baik Sangat Baik 7,90 Excellent Jumlah Berdasarkan tabel 1 diketahui bahwa Sebagian besar responden memiliki lama masa hemodialisis O 12 bulan sebanyak 25 mayoritas responden yaitu berjenis kelamin responden . ,8%) dan memiliki kualitas laki-laki . ,9%), memiliki rentang usia 46-65 tahun sebanyak . ,9%). 19 orang . %), pendidikan terakhir SMA Analisa Bivariat sebanyak 16 orang . ,1%), tidak bekerja Analisis ini dilakukan untuk mengetahui dan wiraswasta sebanyak 13 orang . ,2%). hubungan variabel independen yaitu lama | 116 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 masa hemodialisis dan variabel dependen derajat kemaknaan 0,05. Bila nilai A value O yaitu kualitas hiudp pasien gagal ginjal . berarti hasil perhitungan statistik kronik menggunakan Uji Chi Square dengan bermakna . Tabel 2. Hubungan Lama Masa Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Kualitas Hidup Lama Masa PJumlah Sedang Baik Sangat Baik Hemodialisa Value Jumlah O 12 Bulan > 12 Bulan Jumlah Berdasarkan tabel 2, didapatkan bahwa dari 25 responden dengan lama masa 0,001 sebanyak 13 pasien . ,2%). Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan Wahyuni al . , dimana pasien yang memiliki responden dengan lama masa hemodialisis > lama masa hemodialisis < 12 bulan lebih 12 bulan dan memiliki kualitas hidup sedang banyak yaitu 17 pasien . ,8%). Lama masa sebanyak 2 responden . %). Hasil uji statistik diperoleh nilai P value = 0,001 yang diderita pasien saat didiagnosa oleh dokter berarti p < = 0,05, maka dapat disimpulkan dengan penyakit gagal ginjal kronik dan mulai menjalani hemodialisis rutin. Lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien masa hemodialisis disini diukur dalam gagal ginjal kronik di Unit Hemodialisis periode waktu RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera lebih dari 12 bulan (Wahyuni et al. , 2. %), yang lama masa hemodialisis > 12 bulan hemodialisis O 12 bulan dan memiliki Selatan. kurang dari 12 bulan dan Menurut asumsi peneliti berdasarkan fakta di atas di Unit Hemodialisis RSUD Siti PEMBAHASAN Fatimah Provinsi Sumatera Selatan pasien Analisis Univariat Berdasarkan diketahui bahwa pasien hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan sebagian besar memiliki lama masa hemodialisis selama O 12 bulan dikategorikan belum terlalu lama dapat dilihat dari hasil penelitian di atas tentang lamanya pasien yang memiliki lama masa hemodialisis sebagian besar O 12 bulan yaitu 25 pasien . ,8%). sebanyak 25 pasien . ,8%), sedangkan | 117 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Berdasarakan bulan lebih banyak mengalami kualitas didapatkan bahwa sebagian besar kualitas hidup yang buruk yaitu sebanyak 17 pasien hidup sedang yaitu sebanyak 22 pasien . ,1%). Artinya kualitas hidup pasien itu dengan persentase . ,9%), kualitas hidup dipengaruhi oleh lama masa hemodialisis, baik 13 pasien dengan presentase . ,2%), kualitas hidup pasien akan menjadi buruk kualitas hidup sangat baik 3 pasien dengan atau masih dalam tahap belum menerima presentase . ,9%), dan tidak ditemukan yang keadaan yang dialaminya untuk menjalani memiliki kualitas hidup buruk dan excellent. hemodialisis dikarenakan baru mengalami Penelitian atau beradaptasi dengan kondisi yang baru. penelitian yang dilakukan oleh Wahyuni Berdasarkan hasil dari penelitian 38 al . , dimana pasien yang memiliki responden sebagian besar kualitas hidup lama masa hemodialisis < 12 bulan lebih pasien sedang, tidak ada yang memiliki banyak yaitu 47 orang . ,5%), semakin kualitas hidup buruk dan excellent. Rata-rata lama pasien menjalani hemodialisis maka kualitas hidup sedang dari jumlah 38 pasien, pasien semakin patuh untuk menjalani hemodialisis karena biasanya responden telah mencapai tahap menerima ditambah domain skor paling tinggi berada pada domain satu yaitu fungsi fisik, sedangkan mendapatkan pendidikan kesehatan dari skor paling rendah berada pada domain perawat dan juga dokter tentang penyakit dan pentingnya melaksanakan hemodialisis menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien secara teratur bagi mereka. hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Menurut penelitian Sompie et al SF-36 Hal Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan paling baik adalah domain fungsi fisik hemodialisis memiliki tingkat depresi yang sedangkan kualitas hidup yang paling rendah bervariasi dari tidak ada depresi, depresi yaitu domain fungsi sosial. ringan, depresi sedang bahkan depresi berat. Analisis Bivariat Berdasarkan hasil penelitian dari 25 responden dengan lama masa hemodialisis O depresi tetapi hanya yang ringan saja. 12 bulan dan memiliki kualitas hidup sedang Berdasarkan Devi & Rahman . sebanyak 20 responden . %), sedangkan pasien yang lama masa hemodialisis < 12 dari 13 responden dengan lama masa | 118 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 hemodialisis > 12 bulan dan memiliki dengan waktu yang diperlukan untuk setiap kualitas hidup sedang sebanyak 2 responden . %). Hasil uji statistik diperoleh nilai P value = 0,001 yang berarti p < = 0,05 responden yang menjalani sehingga hipotesis diterima, maka dapat lebih dari 12 bulan memiliki kualitas hidup disimpulkan bahwa ada hubungan lama yang cukup karena semakin lama pasien masa hemodialisis dengan kualitas hidup menjalani hemodialisis maka pasien akan Unit terbiasa dan menerima segala gejala serta Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi Pasien yang bisa menerima Sumatera Selatan. kondisinya dengan baik maka akan memiliki Menurut penelitian Devi & Rahman . Hubungan Namun, kualitas hidup yang baik pula, karena kualitas hidup terfokus pada penerimaan hemodialisis dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronis didapatkan bahwa Kualitas hidup pasien yang kebanyakan pasien dengan lama hemodialisa menjalani hemodialisis seringkali menurun >12 bulan memiliki kualitas hidup yang lebih baik daripada pasien dengan lama hemodialisis <12 Terutama bagi pasien yang belum lama bulan, dimana banyak pasien yang memiliki kualitas hidup yang buruk. Hasil uji statistik menggunakan belum siap untuk menerima dan beradaptasi Chi Square Test diperoleh nilai p= 0,036 atas perubahan yang terjadi pada hidupnya. <0,. Ketidakmampuan. Penelitian orang lain, biaya pengobatan dimana akan penelitian Devi & Rahman . Lama mengganggu aktifitas normal yang biasa masa hemodialisis mempunyai pengaruh Masalah ini akan memengaruhi terhadap kualitas hidup. Setiap pasien aspek spiritual, psikologis, sosial, dan berbeda-beda keluarga dan seterusnya akan memengaruhi dalam beradaptasi terhadap perubahan yang fisik, kognitif, dan emosi pasien. Pada dialaminya seperti gejala, komplikasi serta pasien juga terjadi penurunan otonomi, terapi yang dijalani seumur hidup. Sehingga kehilangan identitas peran keluarga, terpisah kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik juga mengalami fluktuasi sesuai | 119 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 aktifitas fisik, diikuti oleh stressor lain hemodialisis > 12 bulan memiliki kualitas hidup yang baik dan sangat baik karena ketidakpastian tentang masa depan. Hal semakin lama masa hemodialisis maka pasien akan terbiasa dan menerima gejala penelitian yang dilakukan oleh Ipo et. serta komplikasi. Pasien yang bisa menerima . kondisinya dengan baik maka akan memiliki hemodialisis dengan kualitas hidup semakin kualitas hidup pasien yang baik pula, karena sering pasien menjalankan hemodialisis kualitas hidup terfokus pada penerimaan semakin baik pula kualitas hidupnya. responden terhadap kondisi yang dirasakan. Menurut asumsi peneliti berdasarkan Berdasarkan hasil kuesioner bahwa kualitas hasil penelitian di atas diketahui bahwa hidup pasien gagal ginjal kronik yang adanya hubungan yang signifikan antara menjalani tindakan hemodialisis dilihat dari lama masa hemodialisis dengan kualitas delapan domain yaitu fungsi fisik, peranan hidup pasien dipengaruhi oleh beberapa hal fisik, rasa nyeri, kesehatan umum, vitalitas, salah satunya penerimaan pasien terhadap fungsi sosial, kesehatan mental, dan peranan kondisi yang dirasakannya serta dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu fungsi fisik, peranan fisik, rasa nyeri, kesehatan umum. KESIMPULAN vitalitas, fungsi sosial, kesehatan mental. Hasil Berdasarkan responden dengan lama masa hemodialisis O pengamatan peneliti lama masa hemodialisis 12 bulan dan memiliki kualitas hidup sedang sebanyak 20 responden . %), sedangkan hidup setiap pasien memerlukan waktu yang dari 13 responden dengan lama masa berbeda-beda dalam beradpatasi terhadap hemodialisis > 12 bulan dan memiliki perubahan yang dialaminya seperti, gejala, kualitas hidup sedang sebanyak 2 responden komplikasi serta terapi yang dijalani seumur . %). Hasil uji statistik diperoleh nilai P Sehingga kualitas hidup pasien gagal value = 0,001 yang berarti p < = 0,05 ginjal kronik juga mengalami perubahan sehingga hipotesis diterima, maka dapat sesuai dengan waktu yang diperlukan untuk disimpulkan bahwa ada hubungan lama setiap tahapan adaptasi terhadap terapi masa hemodialisis dengan kualitas hidup Namun, penelitian menunjukkan dari 25 Unit | 120 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Desember 2022. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi pasien gagal ginjal kronik, dan mencakup Sumatera Selatan. penelitian yang lebih luas dengan metode SARAN Pasien gagal ginjal kronik perlu menggunakan metode kualitatif dengan adanya motivasi agar dapat melakukan wawancara mendalam yang berhubungan tindakan hemodialisis dengan rutin sehingga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kualitas hidup pasien akan menjadi lebih kronik (GGK) sehingga penelitian tentang baik lagi. Agar dapat meneliti faktor-faktor gagal ginjal kronik (GGK) dapat terus yang mempengaruhi kualitas hidup pada DAFTAR PUSTAKA