Journal Physical Health Recreation (JPHR) Volume 4 Nomor 2 Bulan Mei https://jurnal. id/index. php/JP e-ISSN : 2747- 013X Pembinaan Prestasi Siswa Ekstrakurikuler Futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang Development of Futsal Extracurricular Student Achievement at SMA Muhammadiyah 1 Palembang Akhmad Febrial Rizki1. Daryono2. Puput Sekar Sari3 . ebrialrizki1@gmail. com1, mrdary. ion@gmail. com2, sari_puput88@univpgri-palembang. Universitas Pgri Palembang. Jl. Jend. Yani Lorong Gotong Royong, 9/10 Ulu. Kec. Seberang Ulu II. Kota Palembang. Sumatera Selatan 301161. Universitas Pgri Palembang. Jl. Jend. Yani Lorong Gotong Royong, 9/10 Ulu. Kec. Seberang Ulu II. Kota Palembang. Sumatera Selatan 30116 2. Universitas Pgri Palembang. Jl. Jend. Yani Lorong Gotong Royong, 9/10 Ulu. Kec. Seberang Ulu II. Kota Palembang. Sumatera Selatan 3011613 Abstract. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pembinaan prestasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan prestasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode survei yaitu mengumpulkan data sebanyak-banyaknya mengenai prestasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang yang merupakan pendukung penelitian ini. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang pembina, 1 orang pelatih, dan 1 atlet. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan verifikasi Berdasarkan hasil penelitian bahwa struktur organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah terorganisir dengan baik oleh pengurus. Hal ini terbukti dari prestasi yang diraih oleh siswa ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah 1 Palembang yang cukup baik, hanya saja masih belum berprestasi di event nasional. Keywords: Pembinaan Prestasi Siswa. Ekstrakurikuler Futsal. 1 Pendahuluan Pada era berkembang saat ini, olahraga merupakan kebutuhan setiap orang. Setiap orang memiliki tujuan masing-masing dalam melakukan aktivitas olahraga, ada yang sekedar mengisi waktu luang dan ada juga yang untuk prestasi. Olahraga prestasi memberikan banyak keuntungan bagi mereka yang memiliki prestasi di bidang olahraga. Olahraga suatu bangsa akan berkembang dan berprestasi apabila diimbangi dengan kemajuan IPTEK. Olahraga prestasi seharusnya dibina dan dikembangkan lebih lanjut, karena dapat mengharumkan nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah dan negaranya. Olahraga merupakan bagian dari prestasi suatu bangsa yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, oleh karena itu olahraga mempunyai peranan penting sebagai salah satu media untuk menjembatani pembangunan manusia seutuhnya. Secara umum olahraga juga mempunyai fungsi untuk meningkatkan kesegaran jasmani, mental, dan rohani serta ditujukan untuk membentuk sikap, kepribadian, disiplin, dan sportivitas tinggi sedangkan secara khusus olahraga mempunyai tujuan untuk mencapai prestasi yang optimal sehingga dinamakan sebagai olahraga prestasi. Prestasi menurut (SyafaAoati, 2. adalah suatu proses mental yang mengarah pada penugasan, pengetahuan, atau sikap yang semuanya diperoleh, disimpan, dan dilaksanakan sehingga menimbulkan tingkah laku progresif yang menghasilkan suatu pencapaian yang memuaskan. Ada banyak cabang olahraga yang digemari dan dikembangkan di negara Indonesia, salah satunya adalah olahraga futsal. Futsal adalah olahraga beregu, kolektivitas tinggi akan mengangkat prestasi (Royana, 2. Banyak pemain futsal Indonesia yang berprestasi di tingkat internasional. Berbagai upaya telah diterapkan untuk mencapai hasil yang lebih baik serta untuk meningkatkan sebuah prestasi mulai dari tingkat tim profesional sampai pada tim tingkat pelajar atau di sekolah. Terbukti sudah banyak dimasukkannya olahraga futsal dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah negeri maupun swasta. Pembinaan olahraga harus dilakukan secara sistematik, tekun dan berkelanjutan dengan harapan mencapai prestasi yang maksimal (P. Putri, 2. Pembinaan tersebut berpengaruh terhadap prestasi yang diraih oleh para atlet baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Setiap cabang olahraga memiliki untuk wadah pembinaan para atletnya baik di tingkat nasional maupun internasional, namun di dunia pendidikan wadah untuk pembinaan atlet yang berprestasi diarahkan pada kegiatan ekstrakurikuler. Wadah pembinaan futsal nasional dikenal dengan nama Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Pembinaan olahraga merupakan bagian dan upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia yang ditujukan pada peningkatan kesehatan jasmani dan rohani seluruh masyarakat serta pengembangan prestasi olahraga yang dapat membangkitkan rasa kebanggaan nasional. Pembinaan prestasi adalah proses pengembangan bakat dan potensi atlet dengan cara mengikuti seleksi, kejuaraan, mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi secara teratur, terarah, dan berkesinambungan. Pembinaan prestasi bertujuan untuk mencapai prestasi yang tinggi, dalam pencapaian prestasi tinggi perlu adanya pemanduan dan pembinaan atlet usia dini agar dapat terarah sejak dini sesuai dengan cabang olahraga yang diminati serta sesuai dengan bakat yang dimiliki. Berdasarkan pendapat (Aszari dan Pamot, 2015, p. prestasi olahraga yang optimal dapat dicapai dengan pembinaan yang baik dan benar disertai dengan latihan fisik, teknik dan mental. Pembinaan yang teratur, sistematis, terprogram dan berkesinambungan dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diterapkan dalam program latihan sehingga dapat meningkatkan kualitas kemampuannya. Menurut (Wismanadi, 2016, p. dalam usaha pembinaan prestasi tentunya ada unsur intrinsik dan ekstrinsik . yang Untuk unsur intrinsik adalah atlet itu sendiri. Sedangkan unsur ekstrinsik yaitu pelatih, pengurus . , sarana dan prasarana, program latihan dan lingkungan. Sedangkan (Wibowo, dkk. , 2017, p. berpendapat bahwa untuk menunjang kegiatan pembinaan prestasi diperlukan adanya dukungan baik sarana dan prasarana maupun dana dalam hal ini adalah sebagai bentuk dari proses berjalanya kegiatan pembinaan. Dengan demikian tanpa adanya dukungan dana maka pembinaan tidak akan tercapai. Dukungan tersebut sangat erat kaitannya agar dapat diwujudkan program terpadu guna mendukung seluruh kegiatan olahraga sehingga prestasi yang maksimal akan dapat tercapai. Untuk pembinaan olahraga diperlukan pendanaan yang tidak sedikit oleh karena sistem pembinaan ini akan mencakup dan melibatkan seluruh sistem dan jajaran yang ada di Indonesia. Pendanaan merupakan faktor yang paling menunjang karena tanpa persiapan dana yang cukup tidak mungkin suatu harapan atau tujuan akan tercapai. Dalam suatu ekstrakurikuler futsal sangat diperlukan dana yang menunjang untuk kemajuan serta tercapainya suatu tujuan yang ingin dicapai. Pelatih merupakan suatu sebutan yang memancarkan rasa hormat, status, dan tanggung Sebutan pelatih seringkali bisa berlanjut meskipun tugas sebagi pelatih sudah usai. Bagi atlet, pelatih adalah seorang yang ahli dalam segala hal dan pandai memainkan berbagai peran. Menurut Sukahadiyanto dalam (Mylsidayu & Kurniawan, 2015, p. pelatih adalah seseorang yang memiliki kemampuan professional untuk membantu mengungkapkan potensi atlet menjadi kemampuan yang nyata secara optimal dalam waktu yang relative singkat. Menurut (Wismanadi, 2016, p. pelatih adalah orang yang mampu dan memiliki kemampuan dibidang olahraga yang berkompetensi untuk membina, mendidik, dan memberikan program pelatihan yang tepat terhadap atlet-atlet baik pemula, junior, senior hingga dewasa. Sedangkan pendapat Robert C France dalam (Wibowo, dkk. , 2017, p. pelatih olahraga membantu atlet mengembangkan potensi mereka secara penuh. Pelatih bertanggung jawab untuk melatih atlet dalam olahraga tertentu dengan menganalisis kinerja mereka, memerintahkan mereka dalam keterampilan yang relevan dan memberikan dorongan. Oleh karena itu, peran pelatih akan banyak dan beragam. Pelatih akan menjadi instruktur, penilai, teman, pembimbing, fasilitator, penasehat, pendukung, motivator, konselor, perencana, dan sumber dari semua pengetahuan. Menurut Soepartono . 0:5-. , secara umum prasarana berarti segala sesuatu yang merupakan penunjang terselenggaranya suatu proses . saha atau banguna. Dalam olahraga prasarana didefinisikan sebagai sesuatu yang mempermudah atau memperlancar tugas dan memiliki sifat yang relatif permanent. Salah satu sifat tersebut adalah susah dipindahkan, sedangkan sarana adalah terjemahan dari AufacilitiesAy, yaitu seuatu yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga atau pendidikan jasmani. Sarana olahraga dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu: . Peralatan . , adalah sesuatu yang . Perlengkapan . , yaitu: . Sesuatu yang melengkapi kebutuhan prasarana, misalnya: net, garis batas dan lain-lain. Sesuatu yang dapat dimainkan atau dimanipulasi dengan tangan atau kaki, misalnya: bola. Olahraga futsal merupakan permainan yang dimainkan secara beregu dan masingmasing regu memiliki 5 pemain dan olahraga futsal dapat dimainkan di lapangan indoor ataupun Sekolah menengah atas merupakan sekolah yang paling banyak menyediakan ekstrakurikuler olahraga futsal tersebut. SMA Muhammadiyah 1 Palembang merupakan SMA yang sering mengkuti event kompetisi futsal antar SMA-SMA lainnya dan ajang kompetisi atau tournament olahraga futsal yang paling bergengsi dikalangan pelajar indonesia. 2 Metode Metode penelitian ini bersifat deskriptif atau yang disebut metode penelitian deskriptif kualitatif menurut (Sugiyono, 2021, p. yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif lebih bersifat deskriptif. Data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata atau gambar sehingga tidak menekankan pada angka. Metode deskripti kualitatif dalam penelitian adalah untuk mendeskripsikan data yang terkumpul setelah dianalisis selanjutnya dideskripsikan sehingga mudah dipahami. Jenis data pada penelitian ini menggunakan data primer dan Data primer adalah jenis data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber utamanya melalui wawancara, survei, eksperimen, dan sebagainya. Data sekunder merupakan berbagai informasi yang telah ada sebelumnya dan dengan sengaja dikumpulkan oleh peneliti yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan data penelitian. Sumber data adalah subjek darimana data diperoleh. Apabila peneliti menggunakan wawancara dalam pengumpulan datanya, maka sumber data tersebut disebut responden yaitu orang yang merespon atau menjawab pertanyaan-pertanyaan dari peneliti. Dalam penelitian ini yang menjadi instrument atau alat penelitian adalah peneliti itu sendiri sebagai . uman instrume. , dengan dibantu peralatan sendiri seperti kamera, alat perekam, buku catatan. Berikut format penilaian peneliti. Masalah yang dihadapi peneliti kualitatif adalah apakah temuan yang dihasilkan telah lengkap dan apakah temuan tersebut dikonfirmasikan reliabilitas dan validitasnya. Peneliti kualitatif menyusuri penelitian untuk menemukan data yang jenisnya beragam dan setiap jenis jumlahnya sangat banyak. Untuk memastikan data/informasi lengkap, validasi, reabilitas tinggi, peneliti kualitatif menggunakan teknik triangulasi . Menurut (Sugiyono, 2022, p. Triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. 3 Hasil Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Palembang yang terletak di jalan Balayudha No. Ario Kemuning. Kec. Kemuning. Kota Palembang. Sumatera Selatan Objek dan informan penelitian ini terdiri dari Pembina, pelatih, dan atlet tim futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang yang memiliki 1 pembina, 3 Pelatih, dan 40 atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembinaan Prestasi Siswa Ekstrakurikuler Futsal Di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survei yaitu mengumpulkan data sebanyak mungkin mengenai prestasi futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi yang digunakan adalah dengan lembar observasi, untuk tes wawancara dengan menggunakan lembar wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk bukti hasil dari observasi, wawancara, dan menyertakan foto. Deskripsi Data Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pembinaan Prestasi Siswa Ekstrakurikuler Futsal Di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data yang berasal dari objek penelitian dengan melakukan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, maka informan kunci dalam penelitian ini adalah satu orang Pembina, satu orang pelatih, dan satu orang pemain tim futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Tabel 1. Perincian Subjek. Jumlah, dan Metode Penelitian No Subjek Pelatih Pembina Atlet Jumlah Jumlah Metode Observasi/ Wawancara/ Dokumentasi Penelitian ini dilakukan pada pembinaan prestasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan peneliti, maka keadaan tim futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dapat dideskripsikan dalam empat aspek yaitu organisasi, pendanaan, pelatih, serta sarana dan prasarana. Untuk lebih jelasnya dapat dideskripsikan sebagai berikut : Organisasi Suatu pembinaan olahraga selalu diperlukan sistem organisasi yang terencana. Karena tanpa organisasi yang terencana dengan baik suatu pembinaan olahraga yang dilakukan juga tidak akan berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, organisasi merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pembinaan. Struktur yang telah dibuat mempunyai tugas melaksanakan dan mengelola kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang secara terorganisir dan terstruktur sebagaimana mestinya. Berdasarkan hasil wawancara diperoleh pendapat bahwa kepengurusan ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah terorganisir dengan baik. Struktur organisasi yang telah dibuat mulai dari Kepala sekolah, waka kesiswaan. Pembina, pelatih, ketua, bendahara, dan sekretaris sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam artian setiap pengurus sudah mampu melaksanakan tugasnya masing-masing. Berikut ini adalah bagan struktur organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Dalam menganalisis data observasi, peneliti mengungkap berdasarkan lembar ceklist yang dilakukan saat observasi dilapangan. Pada tabel di bawah ini dapat dilihat keterangan hasil observasi pembinaan prestasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Tabel 2. Analisis Data Observasi Instrumen Operasional Ada Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Kinerja Pengurus / Pembina Struk Pengurus /Pembina Pelatih Klub Sertifikat Pelatih Peserta Latihan Jadwal Latihan Program Latihan Durasi Latihan dalam Satu Kali Pertemuan Seragam Atlet Futsal Jadwal Kompetisi E Tingkat Kabupaten Oo Oo Tidak E Tingkat Provinsi E Tingkat Nasional E Tingkat Internasional Perlengkapan E Lapangan Futsal E Bola E Cone E Baju dan Celana E Sepatu dan Kaos kaki E Tas Bola Pendanaan yang mendukung . Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Data yang diperoleh dilapangan saat melakukan obesrvasi yaitu melakukan pengecekan struktur kepengurusan, pelatih, sertifikat pelatih, peserta latiham, jadwal latihan, program latihan, durasi latihan, perlengkapan atlet, dan pendanaan. Data observasi yang didapatkan peneliti saat melakukan observasi pada tanggal 11 Oktober adalah mengecek struktur kepengurusan ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki 9 orang pengurus, 1 orang pembina, 3 orang pelatih, 40 atlet, lisensi kepelatihan, jadwal latihan senin dan rabu berdurasi 2 jam, program latihan, perlengkapan sarana dan prasarana, jadwal kompetisi, dan pendanaan. Namun untuk jadwal kompetisi tingkat internasional, pihak sekolah memang tidak merencanakan untuk mengikuti turnamen internasional. Data Wawancara Untuk menganalisis data wawancara penelitian, seluruh sumber wawancara yang dikumpulkan dari melalui wawancara Pembina, pelatih, dan pemain. Adapun analisis data wawancara sebagai berikut: Wawancara Pembina Berdasarkan hasil wawancara kepada pembina ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut: Organisasi Apakah ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah di organisir? AuSudah, tandanya sudah ada struktur organisasiAy Mengapa ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang perlu diorganisir? Auya perlu, supaya bisa jadi pembelajaran bagi peserta didik mengenai berorganisasi, supaya ekskul futsal itu punya arah dan tujuan yang jelas dengan adanya program pembinaan dan prestasi yang dimiliki ekskul futsal. Dimana tempat organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang di selenggarakan? AuPaling hanya menggunakan ruang kelas, kalau secretariat kita tidak pakaiAy Siapakah yang menjadi Pembina organisasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang? AuPembina hanya saya sendiri dan saya juga memegang 2 ekskul futsal dan sepak bolaAy Bagaimana ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dilaksanakan? AuKalau pelaksanaannya, kalau di tahun kemarin bisa 3x latihan dalam 1 bulan 1x ujicoba pertandinganAy Kapan organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dibentuk? AuDibentuk pada tahun 2012Ay . Pendanaan Apakah ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki dana? AuAda, anggaran sekolah untuk ekskul. Paling selebihnya dari uang kas pemainAy Mengapa ekstrakurikuler futsal memerlukan dana? AuYa perlu, banyak hal yang harus disiapkan seperti perlengkapan, untuk biaya kegiatan seperti lomba, turnamen, walaupun kita punya lapangan sendiriAy Dimanakah tempat pengelola ekstrakurikuler memperoleh dana? AuDi SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Untuk pendanaan dapat saat menang lombaAy Siapakah yang memberikan dana? AuDari kepala sekolah melalui bendaharaAy Bagaimana cara memperoleh dana? AuPembina melakukan pengajuan dana dan diajukan ke kepala sekolah, diambil dan dibayarkan oleh bendahara setelah disetujui kepala Kapan dana tersebut diberikan? Au Saat dibutuhkanAy . Pelatih Apakah ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki pelatih? AuYa punya, kami memiliki 3 orang pelatihAy Mengapa pelatih harus memiliki program latihan yang bermanfaat dan tujuan yang jelas? AuYa agar tujuan pelatih itu dapat tercapai dengan baik dan dapat dilaksanakan secara terencanaAy Dimanakah pelatih biasanya melatih futsal? AuDi lapangan futsal SMA Muhammadiyah 1 PalembangAy Siapakah yang menggaji pelatih? AuPihak sekolahAy Bagaimana anda menentukan criteria seorang pelatih? AuAda pembagian tugas yang Seperti di kita ada pelatih kepala, fisik, dan kiper. Pelatih kepala kita pilih sudah punya sertifikat dan tentunya track record dan etitude yang baikAy Kapan latihan futsal dilaksanakan? AuKalau jadwal sekarang senin dan rabu. Tapi itu bisa berubah sesuai kebutuhanAy . Sarana dan Prasarana Apakah sarana dan prasarana ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah mencukupi? AuSudah cukupAy Mengapa pemain sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai? AuYa karena kalau tidak memadai program latihan mereka akan terhambat dan menghambat pencapaian pembinaan dan prestasi pemainAy. Dimanakah pemain berlatih jika sarana tidak terpenuhi dengan baik? AuDi futsal center / lapangan yang layak Au Siapa yang bertanggung jawab atas sarana latihan pemain? AuYang bertanggung jawab adalah sekolahAy Bagaimana jika kebutuhan sarana dan prasarana tidak mencukupi? Auya yang pastinya menghambat program latihan dan perkembangan pemainAy Kapan sebaiknya sarana latihan disediakan untuk pemain? AuSejak awal tahun ajaran baruAy Wawancara Pelatih Berdasarkan hasil wawancara kepada pelatih ekstrakurikuler futsal Muhammadiyah 1 Palembang adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut: SMA Organisasi Apakah ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah di organisir? Auya sudah, dicirikan dengan struktur yang jelas seperti adanya Pembina ekskul diatas Pembina ekskul futsal ada panitia pengawas, ada sekretaris ekskul, ada pelatih kiper, ada pelatih perempuan, ada bagian pretasi dan pembinaAy Mengapa ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang perlu diorganisir? Auagar manajemen lebih teratur sehingga meminimalisir kemungkinankemungkinan tidak tercapainya target / lebih tidak biasAy Dimana tempat organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang di selenggarakan? Autempat pelaksanaan kegiatan terfokus di gedung BAy Siapakah yang menjadi Pembina organisasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang? Aubapak agus Arafat sendiriAy Bagaimana ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dilaksanakan? Auwaktu latihannya 3x sehari namun bisa berubah ketika mendekati kompetisi . esuai Gedung B sepulang sekolah, bisa jadi di luar sekolahAy Kapan organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dibentuk? Aupada tahun 2012Ay . Pendanaan Apakah ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki dana? Auya, adanya ekskul futsal. Baik itu dana pendapatan dari sekolah konstribusi peserta didik diambil dari PPDB itu dana dari sekolahAyMengapa ekstrakurikuler futsal memerlukan dana? Auuntuk Jadi bentuk pendukung latihan, biaya pendaftaran kompetisi dan lain sebagainya adalah owner pelatih dan alat sarana Dimanakah tempat pengelola ekstrakurikuler memperoleh dana? Audari bendahara sekolah yang mengatur, kalau internal dana bendahara ekskulAy Siapakah yang memberikan dana? Aukalau dana sekolah dari kepala sekolah, kalau dana internal uang kas yang memberikan bendahara sekolahAy Bagaimana cara memperoleh dana? Aukalau dana dari sekolah dari konstribusi seluruh peserta didik, kalau dana internal dari seluruh ekskul futsalAy Kapan dana tersebut diberikan? Au ketika diperlukan, misal memerlukan sarana pendukung latihan jika ada kompetisi / lombaAy . Pelatih Apakah ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki pelatih? AuadaAy Mengapa pelatih harus memiliki program latihan yang bermanfaat dan tujuan yang jelas? Auagar tercapainya target yang diinginkanAy Dimanakah pelatih biasanya melatih futsal? Aulapangan futsal gedung b, tapi kadang melakukan latihan di tempat lain sesuai kondisiAy Siapakah yang menggaji pelatih? Aukepala sekolah melalui dana sekolahAy Bagaimana anda menentukan criteria seorang pelatih? AuAda pembagian tugas yang Seperti di kita ada pelatih kepala, fisik, dan kiper. Pelatih kepala kita pilih sudah punya sertifikat dan tentunya track record dan etitude yang baikAy Kapan latihan futsal dilaksanakan? Aupada hari senin, rabu, dan sabtu. Tapi kadang berubah tergantung kebutuhan tim / kompetisi yang dihadapiAy . Sarana dan Prasarana Apakah sarana dan prasarana ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah mencukupi? AuSangat mencukupiAy Mengapa pemain sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai? Auuntuk mendukung proses latihan sehingga tercapainya targetAy Dimanakah pemain berlatih jika sarana tidak terpenuhi dengan baik? Auuntuk sementara terpenuhi, tapi kalau tidak terpenuhi kami latihan di barokah / bom / swadayaAu Siapa yang bertanggung jawab atas sarana latihan pemain? Austaff bidang sarana dan prasarana sekolahAy Bagaimana jika kebutuhan sarana dan prasarana tidak mencukupi? Aulatihan tetap berjalan dengan improfisasi namun akan sulit mencapai targetAy Kapan sebaiknya sarana latihan disediakan untuk pemain? Aukalau program sekarang idealnya pada saat awal tahun ajaranAy Wawancara Atlet Berdasarkan hasil wawancara kepada atlet ekstrakurikuler futsal Muhammadiyah 1 Palembang adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut: SMA Organisasi Apakah ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah di organisir? AuSudah diorganisirAy Mengapa ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang perlu diorganisir? Aukarena ekskul di SMA Muhammadiyah 1 Palembang banyak peminatnyaAy Dimana tempat organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang di selenggarakan? Audi lapangan sekolah gedung bAy Siapakah yang menjadi Pembina organisasi ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang? Aupak agus arafatAy Bagaimana ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dilaksanakan? Aubiasanya dilaksanakan pada hari senin dan rabu dari jam 4-sebelum maghribAy Kapan organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dibentuk? Audari awal 2012Ay . Pendanaan Apakah ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki dana? Auya, memiliki danaAy Mengapa ekstrakurikuler futsal memerlukan dana? Aukarena bisa modalin untuk turnamen / kegiatan lainAy Dimanakah tempat pengelola ekstrakurikuler memperoleh dana? Aumungkin dari pihak sekolahAy Siapakah yang memberikan dana? Aubiasanya kepala sekolahAy Bagaimana cara memperoleh dana? Audiambil dari sebagian uang sppAy Kapan dana tersebut diberikan? Au pada saat ingin ikut turnamenAy . Pelatih Apakah ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki pelatih? AuYa memiliki pelatihAy Mengapa pelatih harus memiliki program latihan yang bermanfaat dan tujuan yang jelas? Auagar pemainnya saat turnamen bisa memberikan penampilan yang terbaikAy Dimanakah pelatih biasanya melatih futsal? AuDi lapangan gedung bAy Siapakah yang menggaji pelatih? Aumungkin dari pihakAy Bagaimana anda menentukan criteria seorang pelatih? Aumelihat pelatih apakah memiliki lisensiAy Kapan latihan futsal dilaksanakan? Auhari senin dan rabu dari jam 4-6 soreAy . Sarana dan Prasarana Apakah sarana dan prasarana ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah mencukupi? AuSudahAy Mengapa pemain sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai? Aukarena sarana dan prasarana sudah menjadi bagian untuk latihan pemainAy Dimanakah pemain berlatih jika sarana tidak terpenuhi dengan baik? Aumenyewa lapangan lainAu Siapa yang bertanggung jawab atas sarana latihan pemain? Auseluruh pemainAy Bagaimana jika kebutuhan sarana dan prasarana tidak mencukupi? Ausementara tidak menggunakan sarana tersebutAy Kapan sebaiknya sarana latihan disediakan untuk pemain? Ausebelum waktu latihanAy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembinaan prestasi siswa ekstrakurikuler futsal di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Palembang yang terletak di jalan Balayudha No. Ario Kemuning. Kec. Kemuning. Kota Palembang. Sumatera Selatan 30151. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data yang bersumber dari objek penelitian dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi pada club, kegiatan club di lapangan dan data-data yang bersumber dari pembina, pelatih, dan atlet. Berdasarkan temuan hasil penelitian dilapangan, penelitian dapat diperoleh keterangan . Berdasarkan hasil observasi di lapangan. Ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki 9 orang pengurus, 1 orang pembina, 3 orang pelatih, 40 atlet, lisensi kepelatihan, jadwal latihan senin dan rabu berdurasi 2 jam, program latihan, perlengkapan sarana dan prasarana, jadwal kompetisi, dan pendanaan. Namun untuk jadwal kompetisi tingkat internasional, pihak sekolah memang tidak merencanakan untuk mengikuti turnamen . Berdasarkan hasil wawancara di lapangan terhadap pembina, pelatih, dan atlet adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut : Wawancara Pembina Berdasarkan hasil wawancara terhadap pembina ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut: Organisasi Berdasarkan hasil wawancara, bahwa organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah terorganisir dengan baik dengan sudah adanya struktur organisai. Pendanaan Berdasarkan hasil wawancara, pendanaan sudah terencana dengan baik. Pembina melakukan pengajuan dana dan diajukan ke kepala sekolah, diambil, dan dibayarkan oleh bendahara setelah disetujui kepala sekolah. Pelatih Berdasarkan hasil wawancara, pengurus telah memilih pelatih yang sudah punya setifikat dan tentunya punya karir dan etitude yang baik pula. Sarana dan Prasarana Berdasarkan hasil wawancara, sarana dan prasarana ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah tercukupi. Karena kalau tidak memadai akan menghambat pencapaian pembinaan dan prestasi pemain. Wawancara Pelatih Berdasarkan hasil wawancara terhadap pelatih ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut : Organisasi Berdasarkan hasil wawancara, bahwa struktur organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah terorganisir dengan baik di cirikan struktur yang jelas seperti adanya pembina, panitia pengawas, sekretaris, pelatih bagian prestasi dan pembinaan. Pendanaan Berdasarkan hasil wawancara, pendanaan sudah berjalan dengan lancar, baik itu dana pendapatan dari sekolah, konstribusi peserta didik diambil dari PPDB. Pelatih Berdasarkan hasil wawancara, pelatih sudah memiliki sertifikat kepelatihan , jadwal latihan, program latihan yang jelas dan telah diterapkan pada saat latihan. Sarana dan Prasarana Berdasarkan hasil wawancara, sarana dan prasarana untuk sementara ini sudah terpenuhi dengan baik. Wawancara Atlet Berdasarkan hasil wawancara terhadap atlet ekstrakurikuler futsal Muhammadiyah 1 Palembang adapun analisis yang dapat dijabarkan sebagai berikut: SMA Organisasi Berdasarkan hasil wawancara, organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah diorganisir. Pendanaan Berdasarkan hasil wawancara, ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki dana dan bisa menjadi modal untuk turnamen atau kegiatan lain. Pelatih Berdasarkan hasil wawancara, ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah memiliki pelatih yang bersertifikat agar para pemain bisa memberikan penampilan terbaik pada saat turnamen. Sarana dan prasarana Berdasarkan hasil wawancara, sarana dan prasarana ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang sudah tercukupi, karena sarana dan prasarana sudah menjadi bagian untuk latihan pemain. Dari keterangan diatas, dapat dibuktikan dengan sebuah perolehan data yang ditemukan oleh peneliti saat melakukan penelitian dibawah ini pencapaian prestasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang akan dijabarkan dengan indeks prestasi dimana data tersebut diperoleh dari informan dan staff organisasi. Tabel 3. Perolehan Prestasi Ekstrakurikuler Futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang TAHUN JENIS LOMBA PENYELENGGARA TINGKAT PRESTASI AFK (ASOSIASI FUTSAL KOTA) KOTA JUARA 2 PRALIGA AAFI (ASOSIASI AKADEMI FUTSAL INDONESIA) FUTSAL TEN SWADAYA KOTA JUARA 2 GRADE (KELAS X) FUTSAL PROVINSI JUARA 2 MUHAMMADIYAH PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH (PWM) FUTSAL PELAJAR SWADAYA PROVINSI RUNNER UP PROVINSI JUARA 3 KOTA JUARA 3 KOTA RUNNER UP PROVINSI JUARA 4 KOTA BABAK KEJUARAAN FUTSAL MILAD FUTSAL FUTSAL PELAJAR SWADAYA FUTSAL FUTSAL KATEGORI SWADAYA U-17 FUTSAL FUTSAL TEN SWADAYA GRADE (KELAS X) FUTSAL FUTSAL ANTAR SWADAYA SMA/SMK/SEDERAJ FUTSAL LIGA FUTSAL AFK (ASOSIASI PENDIDIKAN FUTSAL KOTA) GRAND INDONESIA CHAMPION WALIKOTA CUP AFK (ASOSIASI FUTSAL KOTA) KOTA BABAK GRAND CHAMPION Dari tabel diatas dapat dilihat prestasi-prestasi yang diperoleh ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki prestasi yang hampir baik, hanya saja masih kurang berprestasi di event yang lebih besar seperti Kejurnas ataupun Pon. Namun pada tahun 2020 dan 2021 tidak ada prestasi yang diperoleh dikarenakan kasus Covid-19 di Indonesia sedang mengalami peningkatan yang drastis dan tidak memungkinkan untuk mengikuti 4 Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis prestasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dapat dikatakan hampir mencapai kategori baik, walaupun prestasi yang dihasilkan masih dalam kategori pelajar. Akan tetapi prestasi yang telah didapat patut diapresiasi karena merupakan capaian yang baik untuk kedepannya, peranan penting dari faktor pendukung yang selalu hadir untuk melatih atlet yang berprestasi seperti peranan organisasi selalu berupaya meningkatkan prestasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dengan selalu memberikan motivasi dan arahan yang dapat menimbulkan rasa semangat atlet baik dalam berlatih ataupun mengikuti turnamen. Sebagai organisasi kepengurusan selalu berupaya melengkapi sarana dan prasarana yang menjadi faktor utama dalam kegiatan latihan. Peran pelatih tidak dapat dikesampingkan dimana pelatih menjadi peran utama dalam memberikan program latihan, motivasi kepada atlet, menerapkan tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam berlatih menjadi unsur penting atlet dalam memperbaiki Dari hasil pencapaian prestasi diatas tidaklah lepas dari peran organisasi dan pelatih yang selalu melakukan yang terbaik dari menyusun program latihan, melengkapi sarana dan prasarana serta dukungan dari pihak sekolah yang menjadi landasan pokok terlaksananya suatu pembinaan dan latihan yang kondusif. Peran sebuah organisasi, pembina, pelatih merupakan suatu keterkaitan satu sama lain untuk mengasilkan atlet yang berprestasi guna kedepannya dapat menghasilkan prestasi yang gemilang dan dapat membanggakan SMA Muhammadiyah 1 Palembang. 5 Kesimpulan Berdasarkan hasil wawancara, bahwa struktur organisasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang telah terorganisir dengan baik oleh pengurus. Pendanaan sudah cukup baik dalam memberikan suatu bentuk perhatian terhadap atlet-atletnya saat ini seperti uang transportasi, uang konsumsi, dan bonus-bonus lainnya. Pelatih yang menjadi peran utama telah memberikan program latihan, motivasi kepada atlet, dan menerapkan tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam berlatih menjadi unsur penting atlet dalam memperbaiki latihannya. Sarana dan prasarana sudah memadai sehingga dalam melaksanakan pembinaan kepada atlet bisa berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis prestasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dapat dikatakan hampir mencapai kategori baik, walaupun prestasi yang dihasilkan masih dalam kategori pelajar. Akan tetapi prestasi yang telah didapat patut diapresiasi karena merupakan capaian yang baik untuk kedepannya, peranan penting dari faktor pendukung yang selalu hadir untuk melatih atlet yang berprestasi seperti peranan organisasi selalu berupaya meningkatkan prestasi ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiyah 1 Palembang dengan selalu memberikan motivasi dan arahan yang dapat menimbulkan rasa semangat atlet baik dalam berlatih ataupun mengikuti turnamen. Sebagai organisasi kepengurusan selalu berupaya melengkapi sarana dan prasarana yang menjadi faktor utama dalam kegiatan latihan. Peran pelatih tidak dapat dikesampingkan dimana pelatih menjadi peran utama dalam memberikan program latihan, motivasi kepada atlet, menerapkan tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam berlatih menjadi unsur penting atlet dalam memperbaiki References