E-ISSN : 2797-1910 Vol. No. Desember 2023. Hlm. DOI: 10. 37274/ukazh. Guru Bahasa Arab Profesional Dalam Perspektif Ontologi Aris Junaedi Abdilah. Sofyan Sauri. Syihabuddin. Maman Abdurrahman Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Indonesia arisjunaediabdilah@upi. Abstrak Di Indonesia, bahasa Arab bukanlah bahasa ibu, sehingga menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pengajarnya demi tercapainya hasil pembelajaran yang diharapkan. Upaya-upaya inovatif terus dilakukan demi keberlangsungan pembelajaran bahasa Arab yang berkualitas. Salah satu komponen kesuksesan pengajaran bahasa arab adalah guru yang profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kajian pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa menurut ontologi, guru bahasa arab profesional adalah yang memenuhi empat kriteria: ahli di bidang linguistik, spesialis di bidang pengajaran bahasa Arab, memiliki pengalaman yang mumpuni, serta aktif mengikuti pelatihan pengajaran bahasa Arab. Kata kunci: Guru bahasa arab. Ontologi. Professional Abstract In Indonesia. Arabic language is not a mother tongue, which poses a particular challenge for its educators in achieving the expected learning outcomes. Innovative efforts continue to be made for the sustainability of quality Arabic language learning. One component of successful Arabic language teaching is a professional teacher. This study uses a qualitative approach through literature review. The results of this study show that according to ontology, a professional Arabic language teacher fulfills four criteria: expertise in linguistic field, specialization in teaching Arabic language, having extensive experience, and actively participating in Arabic language teaching training. Keywords: Arabic language teacher, ontology, professional. PENDAHULUAN Bahasa Arab pernah memberikan kontribusi besar pada kelangsungan pengetahuan Pada zaman keemasan Islam, penerjamahan filsafat yunani ke dalam bahasa Arab sebagai yang sangat berkontribusi menjadikan Eropa menikmati masa-masa Bahasa Arab juga merupakan bahasa paling tua di dunia yang masih eksis hingga saat ini. (Hadi Wibowo, 2. Berbicara bahasa Arab tidak terlepas dari agama Islam, maka dsri itulah bahasa Arab memang tidak bisa dipisahkan dari Islam, karena Islam itu sendiri pada awalnya lahir dan berkembang di tanah Arab. Bahasa Arab sebagai bahasa yang digunakan Al-Quran dan hadis, menuntut siapapun yang ingin mempelajarinya untuk menguasai bahasa Arab. Diserahkan: 07-10-2023 Disetujui: 03-11-2023. Dipublikasikan: 28-12-2023 Abdillah. Sauri. Syihabuddin. Abdurrahman (Munip dkk. , 2. Selain itu, aktifitas bahasa Arab menyatu dengan aktifitas ibadah seorang muslim. (Satria Dinata & Budiarti, 2. Bahasa Arab memiliki akar sejarah yang panjang seiring perkembangan ajaran Islam. (Tamam, 2. Masuknya Islam ke Indonesia sekaligus menjadi awal tersebarnya bahasa Arab untuk dipelajari masyarakat muslim di Indonesia. Bahasa Arab yang pada mulanya dipelajari hanya sebatas untuk memahami al-Quran dan hadis serta teks berbahasa Arab, seiring perkembangan zaman, penggunaannya kemudian meluas hingga ke ranah kepentingan berkomunikasi. (Munip dkk. , 2. Sama seperti bahasa pada umumnya, fungsi bahasa adalah sebagai takhathub dan ittishal . lat komunikas. , yang dalam konteks pembelajaran bahasa Arab menuntut pembaharuan secara inovatif. Sayangnya, pembelajaran bahasa Arab dari mulai tingkat Ibtidaiyah hingga Aliyah, bahkan perguruan tinggi, serta pondok-pondok pesantren, rupanya masih jauh dari harapan. (Naim, 2. Sebab keberhasilan pembelajarannya masih kurang menggembirakan, terutama dalam penerapan maharah istima', kalam, qiraah, dan kitabah secara komprehensif. (Munip dkk. , 2. Diantara cara meningkatkan kualitas mutu pembelajaran bahasa Arab adalah dengan meningkatkan kualitas guru pengampunya. (Naim, 2. Namun pada kenyataannya, masih banyak guru bahasa Arab yang belum mampu menjadi role model pembelajaran, juga banyak ditemukan ketidaksesuaian latar belakang yang berpengaruh terhadap kemampuan metodologis dalam mengajar. (Munip dkk. , 2. Padahal mengajar adalah profesi yang menuntut kemampuan . dan kemahiran . , yang dilalui dari proses profesionalisasi suatu bidang yang ditekuninya. (Tamam, 2. Selain itu, guru sebagai yang bersentuhan langsung dengan peserta didik pada dasarnya berperan sangat krusial karena menjadi penentu tingkat kualitas dari hasil pendidikan. (Bumay dkk. Peran guru tidak akan bisa tergantikan walau dengan mesin canggih sekalipun. (Darmadi, 2. Maka sangatlah wajar jika profesionalisme guru memainkan peranan penting terhadap mutu pendidikan. Tanpa guru profesional, maka proses dan hasil pendidikan tidak akan optimal. Bahasa Arab sebagai bahasa asing dan bukan bahasa ibu, menuntut pembelajarannya agar diasuh oleh seorang yang profesional. Hal inilah yang menyebabkan peningkatan profesionalitas guru bahasa Arab penting dilakukan. Sebab barometer sukses tidaknya pembelajaran bahasa Arab bergantung pada gurunya. (Miswari, 2. Ontologi sebagai salah satu kajian filsafat ilmu memiliki relasi yang kuat dengan Sebagaimana diungkapkan Abuddin Nata, filsafat berkontribusi dalam pemecahan masalah pendidikan melalui prinsip-prinsip berpikir secara filosofis. Bahkan Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Guru Bahasa Arab Profesional Dalam Perspektif Ontologi terdapat aspek filsafat lain yang membantu perumusan permasalahan pendidikan. (Abuddin Nata, 2. Dalam tinjauan ontologi, guru pada hakikatnya merupakan sesuatu yang bersifat konkret wujudnya. (Kastamin & Anwar, 2. Dalam konteks guru bahasa Arab, maka akan memunculkan pertanyaan-pertanyaan ontologis yang menyinggung hakikat yang terkait dengan guru bahasa Arab profesional. Tinjauan ini sangat berguna untuk mengungkap hakikat guru bahasa Arab profesional secara menyeluruh. Sebab pembelajaran bahasa Arab sangat membutuhkan landasan filosofis dalam praktik (Satria Dinata & Budiarti, 2. II. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif non interaktif, karena mengkaji konsep-konsep dalam sebuah analisis dokumen. (James H. McMillan & Sally Schumacher. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka . ibrary researc. Penulis mengkaji literatur yang terkait penelitian, baik yang terdapat dalam buku, jurnal, dan lain-lain. Adapun teknik penelitiannya antara lain pengumpulan, pengolahan data, analisis, dan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Filsafat Ilmu: Ontologi Dalam filsafat ilmu, terdapat tiga objek kajian yang saling terhubung satu sama lain bagi eksistensi ilmu, antara lain meliputi ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi berbicara hakikat atau being, epistemologi berbicara tata cara, sedangkan aksiologi berbicara values. (Kastamin & Anwar, 2. Ontologi merupakan bahasa Yunani yang berasal dari kata AuOntosAy dan AuLogosAy. Ontos adalah Auyang adaAy sedangkan Logos adalah AuilmuAy. Sederhananya, ontologi berbicara tentang hakikat yang ada. (Mahfud, 2. Ontologi disebut metafisika, juga sebagai ilmu filsafat yang pertama. Fokus pembahasannya adalah realitas yang akan menjalur pada kebenaran. Ontologi memunculkan pertanyaan tentang hakikat dari realita yang ada. (Dwi Setia, 2. Ontologi merupakan ilmu yang membahas tentang hakikat dari sesuatu yang ada. (Anitia. Ontologi berbicara realita yang menjurus pada masalah kebenaran. Kebenaran akan diperoleh apabila seseorang dapat berkesimpulan bahwa pengetahuan yang dimilikinya telah nyata. (Jalaluddin, 2. Ontologi merupakan teori tentang makna dari suatu objek pengetahuan, ia merupakan spesifikasi dari sebuah konseptual, ia menjelaskan konsep Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Abdillah. Sauri. Syihabuddin. Abdurrahman dan keterkaitannya dengan ilmu tersebut. Ontologi diperlukan agar manusia bisa mempelajari sesuatu secara menyeluruh. (I Gusti Bagus Rai Utama, 2. Guru Bahasa Arab Profesional dalam Tinjauan Ontologi Ontologi sebagai cabang filsafat ilmu yang meninjau hakikat sesuatu dan menjelaskan konsep serta yang terkait dengan konsep tersebut. Pada pembahasan ini, pertanyaanpertanyaan ontologis yang dapat diajukan antara lain: apakah itu hakikat guru profesional? Dan apakah itu hakikat guru bahasa Arab profesional? Pengertian Guru Profesional Sederhananya, pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh orang tertentu yang khusus disiapkan untuk itu. (Hamid, 2. Dalam konteks guru profesional, tidak sembarang orang bisa menjadi guru, karena harus kompeten dan ahli di bidang yang ditekuninya. Para ahli sepakat, bahwa figur pendidik yang mengajar di sekolah, haruslah seorang guru yang profesional. (Abuddin Nata, 2. Guru profesional dalam perspektif ontologi adalah guru yang wajib memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi serta memiliki seperangkat kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. (Kastamin & Anwar, 2. Guru profesional adalah orang yang memiliki skill khusus dalam bidang keguruan, juga sebagai orang yang terdidik dan terlatih serta memiliki pengalaman yang mumpuni di bidangnya. (Hamid. Guru sebagai komponen penting berjalannya roda pendidikan, wajib memiliki kualitas akademik yang baik, kompeten dan profesional, sehingga proses pendidikan dapat berjalan sebagaimana mestinya serta menghasilkan output yang kompetitif dan (Miswari, 2. Pengertian Guru Bahasa Arab Profesional Guru bahasa arab adalah guru yang mengampu bidang studi bahasa Arab. Profesionalisme dalam konteks guru bahasa Arab artinya menggambarkan figur guru yang ahli di bidang bahasa, piawai dengan penguasaan materi, dan penguasaan strategi (Miswari, 2. Dalam kitab Idha'at li Mu'allimi al-Lughah al-'Arabiyyah Li ghairi Nathiqina Biha, guru bahasa Arab profesional bukan sekedar yang mampu berbahasa Arab, akan tetapi harus memenuhi kriteria berikut: Ahli dan kompeten di bidang linguistik Spesialis dalam bidang pengajaran bahasa Arab Berpengalaman di bidang pengajaran bahasa Arab Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Guru Bahasa Arab Profesional Dalam Perspektif Ontologi Mengikuti pelatihan-pelatihan dalam pengajaran bahasa Arab (Abdurrahman bin Ibrahim al-Fauzan, 2. Pertama, ahli di bidang ilmu bahasa. Oleh karena bahasa Arab sebagai bagian dari pembelajaran bahasa, maka pengajarnya dituntut untuk menguasai linguistik bahasa Arab. Terkait linguistik, seorang guru bahasa Arab harus memiliki kemampuan minimal yang mencakup: pemecahan masalah analisis linguistik, pemilihan bahan pelajaran, kemampuan menggunakan tahapan dalam pengajaran, kemampuan menyampaikan materi pelajaran, serta kemampuan melalukan evaluasi pengajaran bahasa. (Ismail. Kedua, spesialis dalam bidang pengajaran bahasa Arab. Hal ini menyangkut kualifikasi pendidikan seorang guru. Guru harus memiliki kompetensi profesional, yakni spesifikasi tugas guru sesuai latar belakang keilmuannya. (Rezaldi, 2. Artinya, guru bahasa Arab harus yang memiliki latar keilmuan dari bidang pendidikan bahasa Arab. Hal ini diperlukan karena guru bahasa arab tidak cukup mahir berbahasa, tapi juga perlu dibekali ilmu keguruan. Ketiga, berpengalaman di bidang pengajaran bahasa Arab. Di samping kemahiran, diperlukan pengalaman mengajar yang memadai. Seseorang dikatakan profesional apabila tingkat pengalamannya mumpuni. Hal ini sebagai solusi mengatasi problem pengajaran bahasa arab dari segi guru yang kurang kompeten, baik dari segi kompetensi pedagogik, profesional, personal, maupun sosial. (Hidayat, 2. Apalagi, bahasa Arab sebagai bahasa asing, tuntunan profesionalisme guru menjadi sebuah kebutuhan primer. (Nismawati dkk. , 2. Guru berpengalaman akan selalu melakukan evaluasi dan inovasi lebih baik dan lebih berkualitas dan kompeten berdasarkan historis pengalamannya selama mengajar. Keempat, mengikuti pelatihan-pelatihan tentang pengajaran bahasa Arab. Dalam konteks masa kini, hal tersebut dapat dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Guru bahasa Arab yang telah memperoleh sertifikat pendidik menunjukan bahwa ia telah memenuhi ketentuan perundang-undangan dengan memenuhi kriteria yan meliputi: kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Abdillah. Sauri. Syihabuddin. Abdurrahman IV. KESIMPULAN Pengajaran bahasa Arab tidak dikatakan berhasil bila pengajarnya tidak memenuhi kriteria profesional. Dalam perspektif ontologi, yang dimaksud guru bahasa Arab profesional adalah yang ahli di bidang linguistik, spesialis di bidang pengajaran bahasa Arab, memiliki pengalaman yang mumpuni, serta aktif mengikuti pelatihan pengajaran bahasa Arab. DAFTAR PUSTAKA