Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Analisis Permasalahan Inflasi Dalam Sektor Keuangan Syariah di Indonesia Cindy Rama Aulya1. Yarham2 UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Main AuthorAos E-Mail Address/ Correspondent Author : cindyrama35@gmail. *Correspondence: cindyrama35@gmail. com* | Submission Received : 02-10-2023. Revised :08-122023. Accepted :06-03-2024. Published :19-03-2024 Abstract This journal reviews the problem of inflation in the Islamic financial system. Inflation is a general and continuous increase in the prices of goods and services over a certain period of An increase in the price of just one or two goods cannot be called inflation unless the increase spreads or results in an increase in the prices of other goods. This research aims to find out whether inflation has an effect on the economy in Indonesia, and what factors influence the occurrence of inflation. The type of method in this writing is qualitative. The research data instrument is secondary data which is publication data that has been collected by other parties. Keywords: Inflation. Sharia Finance. Analysis Abstrak Jurnal ini mengulas tentang permasalahan inflasi terhadap sistem keuangan syariah. Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas atau mengakibatkan kenaikan harga pada barang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah inflasi berpengaruh terhadap perekonomian di indonesia, dan faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya inflasi. Jenis metode dalam penulisan ini adalah kualitatif. Adapun instrument data penelitian adalah data sekunder yang merupakan data publikasi yang sudah dikumpulkan oleh pihak Kata Kunci: Inflasi. Keuangan Syariah. Analisis INTRODUCTION AuInflasi selalu dan dimana pun merupakan fenomena moneterAy. Begitulah yang ditulis Milton Friedman, ekonom besar yang memenangkan hadiah nobel dalam ilmu ekonomi pada tahun 1976. Teori kuantitas uang mengarahkan kita untuk sepakat bahwa pertumbuhan dalam kuantitas uang adalah determinan penting dalam tingkat inflasi. klaim friedman bersifat empiris,bukan teoritis. untuk mengevaluasi klaimmnya,dan untuk menilai kegunaan teori kita,kita perlu memperhatikan data tentang uang dan harga. Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Bahkan telah disebutkan pula bahwa sejak tahun 1940-an kestabilan perekonomian dunia telah terganggu dengan adanya kecenderungan harga-harga umum untuk naik terusmenerus atau secara umum disebut perekonomian mengalami inflasi. Sudah didefinisikan pula bahwa yang dimaksud dengan inflasi adalah suatu keadaan dimana terdapat kenaikan harga umum secara terus menerus. untuk mengetahui tinggi rendahnya harga atau laju kecepatan inflasi itu sering kali digunakan indeks kemudian nilai kenaikan harga menurun dan normal hal ini bisa dikatakan aktivitas perkembangan ekonomi yang berubah-ubah. menurut pandangan kelompok monetaris yang menyebabkan inflasi itu merupakan yang diminta oleh mesyarakat dibandingkan kelebihan penawaran uang(Guritno,1. adapun pandangan strukturalis,inflasi adalah syarat dari ekonomi yang diakibatkan dari masalah struktural misalkan adanya masalah gagal panen yang berdampak kekurangan persediaan barang,sampai tidak bisa memenuhi jumlah permintaan dengan keseluruhan. Seperti halnya penyakit, inflasi menunjukkan berbagai tingkat kepelikaan kedalam tiga kategori: inflasi rendah, inflasi yang melambung dan hiperinflasi. Inflasi rendah: inflasi rendah dicirikan oleh harga yang naik perlahan-lahan dan dapat diramalkan. Kita dapat mendefinisikannya sebagai tingkat inflasi tahunan dengan digit tunggal. Ketika harga relative stabil, orang-orang mempercayai uang karena uang mempertahankan nilainya dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun. Inflasi yang melambung: ketika inflasi yang melambung menjadi berakar distorsi ekonomi serius timbul. Umumnya kebanyakan kontak diindekskan keAy indeks-hargaAy atau ke mata uang asing seperti dolar. pada kondisi ini, uang kehilangan nilainya dengan sangat cepat, sehinga orang-orang hanya memegang jumlah uang yang sangat minim yang dibutuhkan untuk transaksi sehari-hari. Pasar finansial bertambah buruk saat modal terbang ke luar negeri. Hiperinflasi ketika ekonomi nampak selamat dari inflasi yang melambung, ketegangan ketiga dan yang mematikan mengambil alih ketika kangker hiperinflasi Inflasi menarik khususnya bagi murid-murid yang mempelajari inflasi, mereka menyorot pengaruh buruk yang dihasilkannya. Penelitian-penelitian menemukan keistimewaan umum kepada hiperinflasi. Pertama, stok uang nyata menurun dengan drastis, hal tersebut membuat orang panik, membuang uangnya seperti membuang kentang panas sebelum mereka terbakar oleh uang mereka yang kehilangan nilainya. Kedua, harga relatif menjadi sangat tidak stabil dibawah kondisi yang normal, upah nyata seseorang bergerak hanya satu peren atau kurang dari bulan ke bulan. Biaya hiperinflasi meskipun para ekonom memperdebatkan apakah biaya inflasi yang moderat berjumlah besar atau kecil, tidak seorangpun ragu bahwa hiperinflasi akan menghancurkan masyarakat. Biaya inflasi secara kualitatif adalah sama dengan yang kita bahas sebelumnya. Akan tetapi, ketika inflasi mencapai titik ekstrem, biaya-biaya ini menjadi lebih jelas karena begitu menyusahkan. Biaya kulit-sepatu yang dikaitkan dengan berkurangnya uang ditangan, misalnya, benar-benar serius dalam kondisi hiperinflasi. Para eksekutif bisnis meluangkan banyak waktu untuk menyuntik manajemen dengan uang tunai ketika uang tinai itu dengn cepat kehilangan nilainya. Dengan mengalihkan waktu dan energi ini dari aktivitas yang lebih bernilai sosial, seperti keputusan produksi dan investasi, hiperinflasi membuat perekonomian berjalan kurang efisien. Demikian pula, harga relatif tidak mampu mencerminkan kelangkaan yang sebenarnya selama hiperinflasi. Ketika harga sering berubah dalam jumlah besar sulit bagi pelanggan untuk berbelanja dengan harga terbaik. Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Harga-harga yang selalu berubah-ubah dan meningkat dengan cepat bisa mengubah perilaku dengan banyak cara. Secara berangsur-angsur, biaya hiperinflasi ini menjadi tidak dapat ditoleransi. Sepanjang waktu, uang kehilangan perannya sebagai penyimpan nilai, unit hitung, dan media pertukaran. Dalam penelitian terdahulu dijelaskan bahwa Inflasi merupakan salah satu permasalahan klassik dalam suatu perekonomian yang dapat mengakibatkan menurunnya pendapatan riil masyarakat yang secara berkelanjutan mempunyai dampak negatif dalam perekonomian makro. Hal tersebut menempatkan issue inflasi sebagai indikator yang sangat penting dalam menjaga stabilitas perekonomian. Krisis moneter yang muncul pada pertengahan tahun 1997 telah menyebabkan melonjaknya tingkat inflasi di Indonesia berdampak pada penurunan daya beli masyarakatdan menurunnya tingkat pertumbuhan Perkembangan tersebut telah menempatkan inflasi sebagai salah satu indikator strategis bagi upaya mengeluarkan perekonomian nasional dari resesi yang Sampai saat ini, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah baik melalui pengendalian inflasi dari sisi moneter oleh Bank Indonesia sebagai otoritas moneter, maupun kebijakan disinflasi dari sisi penawaran aggregate yang terkait dengan sisi LITERATURE REVIEW Analisis Permasalahan Analisis adalah suatu kegiatan untuk memeriksa atau menyelidiki suatu peristiwa melalui data untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. Analisis biasanya dilakukan dalam konteks penelitian maupun pengolahan data. Hasil analisis diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman serta mendorong pengambilan keputusan. Sedangkan permasalah adalah suatu kendala atau persoalan yang harus dipecahkan dengan kata lain masalah merupakan kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan dengan baik, agar tercapai hasil yang maksimal. Jadi analisis permasalahan adalah suatu proses untuk memecahkan substansi atau permasalahan kompleks ke dalam bagian-bagian lebih kecil agar memperoleh pemahaman lebih baik. Inflasi Secara sederhana inflasi diartikan sebagai kenaikan harga secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas . engakibatkan kenaikan harg. pada barang lainnya. Kebalikan dari inflasi disebut deflasi. (Soemitra, 2. Indikator yang sering digunakan untuk mengukur tingkat inflasi adalah Indeks Harga Konsumen (IHK). Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Penentuan barang dan jasa dalam IHK dilakukan atas dasar survey biaya hidup yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statisik (BPS). Kemudian BPS akan memonitor perkembangan harga dari barang dan jasa tersebut secara bulanan dibeberapa kota, dipasar tradisional dan modern terhadap beberapa jenis barang dan jasa disetiap kota. Indikator inflasi lainnya berdasarkan internasional best practice antara lain: Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Harga perdagangan besar dari suatu komoditas ialah harga transaksi yang terjadi antara penjual dan pembei dalam jumlah besar pada pasar pertama atas suatu Indeks Harga Produsen (IHP) Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Indikator ini mengukur perubahan rata-rata yang diterima produsen domestic untuk barang yang mereka hasilkan. Deflator Produk Domestik Bruto (PDB) Menunjukkan besarnya perusahaan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi dan jasa. Deflator PDB dihasilkan dengan membagi PDB atas dasar harga nominal dengan PDB atas dasar harga konstan. Indeks Harga Aset (IHA) Indeks ini mengukur pergerakan harga aset antara lain properti dan saham yang dapat dijadikan indikator adanya tekanan terhadap harga secara keseluruhan. Pengelompokan inflasi Inflasi yang diukur dengan IHK di Indonesia dikelompokan menjadi tujuh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makana kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau. kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar. kelompok sandang kelompok Kesehatan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga. kelompok tranfor, komunikasi, dan jasa keuangan teori-teori inflasi sebagai berikut: teori kuantitas . rving fishe. Menurut teori kuantitas, apabila penawaran uang bertambah maka tingkat harga umum juga akan naik. Hubungan langsung antara harga dan kuantitas uang seperti yang digambarkan oleh teori kuantitas uang sederhana dapat digunakan untuk menerangkan situasi inflasi. teori Keynes Menurut Keynes, inflasi terjadi karena ada sebagian masyarakat yang ingin hidup diluar batas kemampuan ekonominya. Proses inflasi merupakan proses perebutan bagian rezeki diantara kelompok-kelompok sosial yang menginginkan bagian lebih besar dari yang seharusnya disediakan oleh masyarakat tersebut. teori strukturalis Teori ini memberikan perhatian besar terhadap struktur perekonomian di Negara Inflasi dinegara berkembang terutama di sebabkan oleh faktorfaktor struktur ekonominya. (Darwis Harahap, 2. Teori inflasi modern Inflasi inertial Pada perekonomian industri modern seperti di amerika serikat, inflasi mempunyai daya gerak yang tinggi dan cenderung bertahan pada tingkat yang Ketika inflasi bertahan pada tingkat yang sama untuk sementara waktu, sejarah menunjukkan bahwa kejutan pada perekonomian cenderung mendorong inflasi untuk naik atau turun. Ekonomi selalu merupakan subjek untuk merubah permintaan keseluruhan, pelonjakan minyak, dan perubahan harga komoditas, gagal panen, pergerakan nilai tukar, dan peristiwa-peristiwa ekonomi lain yang menekan inflasi jauh dari tingkatan inertial. Perekonomian terus berjalan pada tingkat inflasi inertial dimana selalu menyesuaikan pada harapan orang-orang. Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Tingkat inflasi inertial built-in akan cenderung bertahan hingga terjadi goncangan yang menyebabkannya bergerak naik atau turun. inflasi tarikan permintaan Apapun alasannya, inflasi tarikan permintaan . emand-pull inflatio. terjadi ketika permintaan keseluruhan naik lebih cepat daripada potensi ekonomi produktif, menarik harga naik ke keseimbangan permintaan penawaran dan Akibatnya, permintaan dolar bersaing untuk penawaran komoditas terbatas dan menawarkn harganya. Ketika pengangguran turun dan pekerja sedikit, upah menjadi naik dan proses inflasi berlangsung. Salah satu faktor terpenting dibalik inflasi permintaan adalah pertumbuhan penawaran uang yang cepat. kenaikan pada penawaran uang menaikkan permintaan keseluruhan,kemudian menaikkan pula harga. oleh karena itu,ketika bank sentral Jerman mencetak milyaran uang di tahun 1922-1923 dan mereka masuk ke pasar untuk mencari roti. atau perumahan,tidak mengherankan bahwa tingkat harga di jerman naik berkali-kali lipat. ini adalah demand-pull inflation dengan balas dendam. pola ini juga terjadi ketika pemerintah rusia membiayai devisit anggaran dengan mencetak uang pada awal tahun 1990-an. inflasi dorongan biaya Dasar dari inflasi tarikan permintaan. emand-pull inflatio. dipahami oleh ahli ekonomi klasik dan membawa kesulitan besar bagi rusia dan memberi peluang bagi para komunis untuk merebut kekuasaan. sejak 1917-1933,uni sofiet menjalani berbagai model sosialis sebelum menetap pada sistem perencanaan namun ketidak puasan pada langkah industralisasi membawa stalin pada usaha radikal yang baru sekitar 1928,yaitu pertanian kolektif,industralisasi paksa,dan perencanaan ekonomi terpusat. Keuangan Syariah Berbicara tentang lembaga . aksudnya institution, bukan institut. dan instrument keuangan menurut pandangan islam tentunya bukanlah merupakan persoalan yang Selain lembaga-lembaga yang telah lazim dikenal ditengah-tengah masyarakat islam, lembaga-lembaga dan instrument keuangan akan selalu mengalami perkembangan . aik kuantitas maupun kualitasny. sesuai dengan tuntutan objektif Perlu juga diketahui bahwa kemunculan suatu lembaga dan isntrumen keuangan . ang bar. pada hakikatnya merupakan tuntutan objektif yang berlandaskan pada prinsip efisiensi, sebab dalam kehidupan perekonomian, manusia akan selalu berupaya untuk selalu lebih efisien. (Riofita, 2. Fungsi dan Peran Lembaga Keuangan Syariah yaitu: Perusahaan yang bergerak dibidang jasa keuangan disebut lembaga keuangan. Lembaga keuangan merupakan lembaga intermediasi yang mempertemukan antara pihak yang mempunyai kelebihan dana . urplus of fund. dengan pihak yang mengalami kekurangan dana . ack of Karena berfungsi sebagai intermediasi, maka lembaga keungan termasuk metode pembiayaan yang bersifat tidak langsung . ndirect financin. Adapun fungsi dan peran lembaga keuangan adalah sebagai berikut: melancarkan pertukaran produk . arang dan jas. dengan menggunakan jasa Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica menghimpun dana dari masyarakat untuk disalurkan kembali dalam bentuk memberikan pengetahuan atau informasi kepada pengguna jasa keuangan sehingga membuka peluang keuntungan. lembaga keuangan memberikan jaminan hukum mengenai keamanan dana masyarakat yang dipercayakan. menciptakan likuiditas sehingga dana yang disimpan dapat dipergunakan ketika Dalam suatu perekonomian, peran yang sangat penting dari lembaga keuangan adalah: peranan lembaga keuangan terkait dengan mekanisme pembayaran antara pelakupelaku ekonomi sebagai akibat transaksi yang mereka lakukan . ransmission rol. berkaitan dengan pemberian fasilitas mengenai aliran modal dari pihak yang kelebihan dana kepihak yang membutuhkan dana . ntermediation rol. lembaga keuangan berperan dalam mengurangi kemungkinan adanya resiko yang ditanggung oleh pihak pemilik dana atau penabung Kemudian dalam melaksanakan fungsi dan perannya, lembaga keuangan sebagai lembaga perantara harus bersedia menerima akibat hukum yang timbul dari seluruh proses kegiatan usahanya yang tidak sesuai dengan ketentuannya(Burhanuddin, 2. System Keuangan Syariah System keuangan syariah merupakan system keuangan yang menjembatani antara pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang memiliki kelebihan dana melalui produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Adapun prinsip-prinsip syariah dalam system keuangan sebagai berikut: Kebebasan bertransaksi namun harus didasari prinsip suka sama suka dan tidak ada pihak yang didzalimi dengan di dasari oleh akad yang sah. Di samping itu, transaksi tidak boleh dilakukan produk-produk haram. Bebas dari maghrib . aysir atau judi, gharar atau penipuan, dan riba yaitu pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara bathil atau tidak sa. Bebas dari upaya mengendalikan, merekayasa, dan memanipulasi harga. Semua orang berhak mendapatkan informasi yang berimbang, memadai, dan akurat agar bebas dari ketidaktahuan dalam bertransaksi. Pihak-pihak yang bertransaksi harus mempertimbangkan kepentingan pihak ketiga yang mungkin dapat terganggu, oleh karenanya pihak ketiga diberikan hak atau Transaksi didasarkan pada kerja sama yang saling menguntungkan dan solidaritas . ersaudaraan dan saling membant. Setiap transaksi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kemaslahatan manusia. Mengimplementasikan zakat. Lembaga keuangan syariah didirikan dengan tujuan mempromosikan dan mengembangkan penerapan prinsip-prinsip islam, syariah, dan tradisinya kedalam transaksi keuangan dan perbankan serta bisnis yang terkait. Adapun yang dimaksud dengan prinsip syariah adalah prinsip hukum islam dalam kegiatan perbankan dan keuangan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah. Prinsip syariah yang dianut oleh Lembaga keuangan syariah dilandasi oleh nilai-nilai keadilan, kemanfaatan, keseimbangan, dan keuniversalan . ahmatan lil Aoalami. Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Lembaga-lembaga Fasilitator Sistem Keuangan Syariah di Indonesia System keuangan di Indonesia dilaksanakan dengan dual system, yaitu konvensional dan syariah. Dari sisi pemenuhan prinsip-prinsip syariah, otoritas ada tangan Dewan Syariah Nasional MUI. Sedangkan secara kelembagaan pada Lembaga keuangan yang beroperasi sesuai syariah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pengawasan dari sisi operasional. Di samping itu, untuk menengahi persengketaan yang terjadi pada Lembaga keuangan syariah ada Badan Arbitrasi Syariah Nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pada era sebelum OJK dibentuk, pengawasan Lembaga jasa keuangan di industry pasar modal dan industry keuangan nonbank dilakukan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), dan industry perbankan diawasi oleh Bank Indonesia (BI). Pengalihan pengawasan Lembaga jasa keuangan dari kedua Lembaga dimaksud ke OJK dilakukan secara bertahap. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan Lembaga independent dan bebas dari campur tangan pihak Lain, yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan di sector jasa keuangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang RI No. 21 Tahun 2011 tentang OJK. Dewan Syariah Nasional dan Dewan Pengawas Syariah (DSN dan DPS) DSN MUI adalah Lembaga yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 1999 yang beranggotakan para ahli hukum Islam . uqahaAo, serta ahli dan praktisi ekonom. DSN MUI mempunyai fungsi melakukan tugas-tugas MUI dalam memajukan ekonomi umat, menangani masalah-masalah yang berhubungan dengan aktivitas Lembaga keuangan syariah. DSN adalah singkatan dari Dewan Syariah Nasional. Salah satu tugas pokok DSN adalah mengkaji, menggali, dan merumuskan nilai dan prinsip-prinsip hukum islam . dalam bentuk fatwa untuk diajdikan pedoman dalam kegiatan transaksi di Lembaga keuangan syariah. Pengadilan Agama Berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2006 tentang perubahan atas UndangUndang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Pengadilan Agama pada pasal 49 disebutkan AuPengadilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang: Perwakinan . Waris . Wasiat . Hibah . Wakaf . Zakat . Infaq . Shadaqah . Ekonomi Syariah Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS) Badan Arbitrase Syariah Nasional sesuai dengan pedoman dasar yang ditetapkan oleh MUI ialah Lembaga hakam yang bebas, otonom dan independent, tidak boleh dicampuri oleh kekuatan dan pihak-pihak mana pun. Badan Arbitrase Syariah Nasional adalah perangkat organisasi MUI sebagaimana DSN. LP-POM,YDDP. Adapun dasar hukum pembentukan Lembaga BASYARNAS adalah UU No. Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Penyelesaian sengketa. (Suharwardi, 2. Adapun penelitian terdahulu terkait dengan penelitian ini adalah sebagai berikut: No Penulis dan judul penelitian Agus Budi Santosa . dengan Judul AuAnalisis Inflasi di IndonesiaAy Amelia . dengan judul Analisis Dampak Inflasi dan Investasi Syariah Pada Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Reni Muliyani . dengan judul Inflasi dan Cara Mengatasinya dalam Islam Adrian Sutawijaya Dan Zulfahmi. judul Pengaruh FaktorFaktor Ekonomi Terhadap Inflasi Di Indonesia Biyati Ahwarumi. Luluk SyafaAoati. Pengaruh Inflasi Terhadap Peningkatan Penyaluran Pembiayaan Melalui Perbankan Syariah Di Indonesia Hasil dan pembahasan Implikasi teoritis adalah kebijakan moneter dengan mengelola jumlah uanh beredar dan tingkat bunga masih dapat digunakan untuk pengendalian inflasi di Indonesia. Hal ini sesuai dengan kondisi faktual bahwa Bank Indonesia masih menggunakan piranti kebijakan moneter yaitu tingkat bunga dalam pengendalian inflasi. (Santosa, 2. ada beberapa solusi yang ditawarkan dalam bentuk kebijakan moneter, kebijakan fiskal dan kebijakan lainnya maupun melalui anjuran yang diberikan oleh ekonomi Islam seperti penerapan prinsip-prinsip syariah pada sistem fiskal dan moneter, perubahan perilaku masyarakat, perubahan pengelolaan pemerintah dan mendistribusikan harta melalui penyimpan pada kegiatan investasi syariah(Amelia, 2. Secara umum Inflasi disebabkan oleh banyaknya permintaan masyarakat terhadap suatu barang, kenaikan biaya produksi, dan peredaran uang di masyarakat sangat (Muliyani, 2. Koefisien parameter variabel jumlah uang beredar sebesar 0,00580. Hal ini berarti setiap ada kenaikan variabel jumlah uang beredar sebesar Rp 1 miliar maka akan 0,00580%, dengan anggapan faktor lainnya Hasil ini sesuai dengan hipotesis bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap inflasi, dimana kenaikan jumlah uang beredar akan memicu kenaikan harga-harga, apabila tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah barang dan . ulfahmi, 2. Inflasi mencerminkan stabilitas ekonomi, secara teori inflasi bisa melemahkan semangat masyarakat untuk menabung (Marginal Propensity to Save turu. , (Marginal Propensity to Consume nai. dan Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica NonProduktrif. Inflasi lebih cenderung dikatakan sebagai Cosh Push Inflation atau inflasi yang terjadi karena dorongandorongan penawaran yang terjadi di (Ahwarumi, 2. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena dengan mendalam dan dilakukan dengan mengumpulkan data sedalam-dalamnya. Metode kualitatif lebih mengutamakan pengamatan fenomena dan lebih meneliti ke subtansi makna dari fenomena tersebut. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh data terkait inflasi yang diambil dari website Sedangkan populasi pada penelitian ini adalah data 5 tahun terakhir yang diambil dari website. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang telah ada sebelumnya dan dikumpulkan oleh peneliti untuk melengkapi kebutuhan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan Teknik analisis media social. RESULT AND DISCUSSION analisis permasalahan inflasi dalam keuangan syariah Inflasi timbul karena naiknya harga-harga kebutuhan di luar negeri atau di Negaranegara mitra dagang. karena harga kebutuhan di luar negeri meningkat,otomatis harga barang di indonesia pada saat dijual kembali meningkat. penyebab inflasi di Indonesia bisa terjadi karena ada penawaran dan permintaan atau inflasi campuran. permintaan bertambah maka penyediaan barang dan produksi akan menurun. hanya itu,penyebab inflasi di Indonesia akan terjadi bila perilaku mayoritas masyarakat berpendapat bahwa kondisi ekonomi di masa yang akan datang akan menjadi lebih baik lagi. kemudia penyebab lainnya yaitu jumlah uang yang beredar di masyarakat bisa bertambah apabila di suatu Negara menggunakan sistem anggaran defisit. menutup kekurangan anggaran tersebut Negara biasanya akan mencetak uang baru yang menyebabkasn harga naik. Adapun data inflasi di Indonesia lima tahun terakhir adalah sebagai berikut: Data Inflasi Periode Agustus 2023 Juli 2023 Juni 2023 Mei 2023 April 2023 Maret 2023 Februari 2023 Januari 2023 Data Inflasi Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica Desember 2022 November 2022 Oktober 2022 September 2022 Agustus 2022 Juli 2022 Juni 2022 Mei 2022 April 2022 Maret 2022 Februari 2022 Januari 2022 Desember 2021 November 2021 Oktober 2021 September 2021 Agustus 2021 Juli 2021 Juni 2021 Mei 2021 April 2021 Maret 2021 Februari 2021 Januari 2021 Desember 2020 November 2020 Oktober 2020 September 2020 Agustus 2020 Juli 2020 Juni 2020 Mei 2020 April 2020 Maret 2020 Februari 2020 Januari 2020 Desember 2019 November 2019 Oktober 2019 September 2019 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica 49 Agustus 2019 50 Juli 2019 51 Juni 2019 52 Mei 2019 53 April 2019 54 Maret 2019 55 Februari 2019 56 Januari 2019 Sumber: https://w. id/id/statistik/indikator/data-inflasi. Data inflasi lima tahun terakhir Tahun Data inflasi 2,55% 4,19% 2,03% 1,56% 3,02% Menurut tabel di atas menjelaskan bahwa data inflasi pada tahun 2019 sebesar 3,02% kemudian pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 1,56% pada tahun 2021 kemudian mengalami peningkatan lagi sebesar 2,03% pada tahun 2022 data inflasi meningkat lagi sebesar 4,19% kemudian pada tahun 2023 data inflasi mengalami penurunan kembali sebesar 2,55%. Data inflasi lima tahun terakhir dapat digambarkan dalam diagram garis berikut ini: 4,50% 4,00% 3,50% 3,00% 2,50% 2,00% 1,50% 1,00% 0,50% 0,00% Data Inflasi lima tahun terakhir Column1 Column2 Sebab-sebab Inflasi Macam-macam inflasi dilihat dari penyebab nya, yaitu ada inflasi yang disebut dengan inflasi permintaan, inflasi penawaran, dan inflasi spiral. Inflasi pada akhir tahun 1997 sampai 1999 dan 2013-2016 lebih merupakan inflasi karena penurun kurs rupiah terhadap valuta asing. Nilai rupiah semakin merosot terhadap mata uang dolar amerika dan inflasi menjadi sangat cepat Inflasi Tarikan Permintaan Yang dimaksud dengan inflasi permintaan . emand pull inflatio. ialah inflasi yang disebabkan adanya tarikan permintaan terhadap barang dan jasa sehingga Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica mendorong harga untuk meningkat. Tarikan permintaan ini biasanya disebabkan oleh adanya pembelanjaan deficit atau anggaran belanja pemerintah yang deficit . eficit financin. Anggaran belanja devisit adalah anggaran belanja yang dimana pendapatan Negara lebih kecil daripada belanja Negara. Untuk menutup deficit itu biasanya pemerintah mengambil jalan yang termudah yaitu mencetak uang. Sekali pencetakan uang itu ditempuh sebagai cara membiayai anggaran belanja yang deficit, pemerintah menjadi terbiasa, dan pada umumnya berakibat pada kenaikan harga umum yang semangkin cepat. Inflasi Tarikan Penawaran Yang disebut dengan inflasi penawaran . ost push inflatio. kadang-kadang juga disebut inflasi karena dorongan kenaikan upah . age push inflatio. ialah inflasi yang ditimbulkan oleh desakan kenaikan biaya produksi, terutama kenaikan biaya tenaga kerja atau upah buruh. Dengan organisasi buruh yang kuat, para pekerja bersatu menuntut kenaikan upah, dan bila pihak pengelolah perusahaan mengabulkan nya maka upah buruh dinaikan. Tetapi jelas pihak perusahaan tidak mau merugi atau harus mencari sumber pembiayaan untuk menutup biaya tenaga kerja yang lebih tinggi itu. Cara yang paling bagus dan masuk akal adalah menaikan harga jual barang-barang yang dihasilkan nya selama masih dimungkinkan dalam penjualan produksinya. Inflasi Spiral Karena tenaga beli masyarakat meningkat dengan kenaikan gaji atau upah tadi, kenaikan harga akan dimungkinkan, tetapi nantinya akan terasa oleh para buruh bahwa taraf hidup mereka merosot lagi dan akan menuntut kenaikan upah lagi, dan jika dikabulkan dan nantinya harga barang akan naik lagi, begitu seterusnya sehingga harga dan upah akan terus-menerus meningkat dan dengan sendirinya terjadilah inflasi. Dengan sifat kenaikan harga yang didorong oleh kenaikan upah, dan diikuti oleh kenaikan harga lagi dan diikuti oleh kenaikan upah maka terjadi lah apa yang disebut dengan inflasi spiral . piral inflatio. (Paull, 2. KESIMPULAN inflasi diartikan sebagai kenaikan harga secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas . engakibatkan kenaikan harg. pada barang lainnya. Kebalikan dari inflasi disebut deflasi. Data inflasi lima tahun terakhir No Tahun Data inflasi 2,55% 4,19% 2,03% 1,56% 3,02% System keuangan syariah merupakan system keuangan yang menjembatani antara pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang memiliki kelebihan dana melalui produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Adapun prinsip-prinsip syariah dalam system keuangan sebagai berikut: Kebebasan bertransaksi namun harus didasari prinsip suka sama suka dan tidak ada pihak yang didzalimi dengan di dasari oleh akad yang sah. Di samping itu, transaksi Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Volume 9. Edisi 2. Desember 2023 Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam Issn (Onlin. : 2809-4964. Issn (Prin. : 2303-2618 journal homepage: http://jurnal. id/index. php/studiaeconomica tidak boleh dilakukan produk-produk haram. Bebas dari maghrib . aysir atau judi, gharar atau penipuan, dan riba yaitu pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara bathil atau tidak sa. Bebas dari upaya mengendalikan, merekayasa, dan memanipulasi harga. Semua orang berhak mendapatkan informasi yang berimbang, memadai, dan akurat agar bebas dari ketidaktahuan dalam bertransaksi. Pihak-pihak yang bertransaksi harus mempertimbangkan kepentingan pihak ketiga yang mungkin dapat terganggu, oleh karenanya pihak ketiga diberikan hak atau pilihan. Transaksi didasarkan pada kerja sama yang saling menguntungkan dan solidaritas . ersaudaraan dan saling membant. Setiap transaksi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kemaslahatan manusia. Mengimplementasikan zakat. REFERENSI