Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 Pendampingan Pembuatan Lahan Percontohan Skala Rumah Tangga Dalam Rangka Mewujudkan Program Ketahanan Pangan Kelurahan Amassangan Mariyam Mangkunegara1,* Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Cokroaminoto Palopo. Jl. Sungai Rongkong, 91913 Email: maryam. anggie@gmail. ABSTRAK Lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Hanya saja pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal. Meningkatnya permintaan akan produk hasil pertanian tidak seimbang dengan luasan lahan di Indonesia sehingga hasil produksi tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut Mahasiswa peserta KKN Tematik bersama dengan pemerintah dan dengan perangkat desa membuat suatu program Pembuatan Lahan Percontohan Skala Rumah Tangga yang memfokuskan penggunaan pekaranagn rumah sebagai tempat berbudidaya tanaman berbagai jenis tanaman sayuran yang dapat dikonsumsi dalam skla rumah Dalam melaksanakan kegiatan ini ada beberapa metode tahapan yaitu sebagai berikut 1. Tim mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan pak lurah Amassangan, 2. Observasi 3. Sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah tangga dilaksanakan di aula Kantor Kelurahan Amassangan,4. Pembersihan dan persiapan lahan 5. Pembuatan Bedengan 6. Pengambilan sekam padi untuk pembuatan arang sekam, 7. Selanjutnya melakukan kegiatan pencampuran pupuk kompos dengan arang sekam padi. Kemudian diaplikasihkan ke lahan percontohan sebagai media tanam yang akan di campur dengan tanah 8. Penanaman benih mentimun, bayam merah dan kangkung. Pengembangan lahan percobaan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kelurahan Amassangan. Bagi masyarakat Kelurahan Amassangan , pengabdian pada masyarakat ini memiliki dampak yang sangat positif bagi masyarakat dan sangat membantu sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan mereka dengan bercocok tanam tanaman holtikultura selain itu masyarakat mengaku dengan kegiatan ini mereka mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak lagi. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat serta sosialisasi ini telah sukses dilaksanakan. Kata Kunci : lahan percontohan. ketahanan pangan. ABSTRACT Yard land has great potential in realizing family-based food security. It's just that its utilization has not been carried out optimally. The increasing demand for agricultural products is not balanced with the area of land in Indonesia so that production cannot meet the needs of the community. To overcome this problem, students participating in Thematic KKN together with the government and with village officials created a program for Making a Household Scale Pilot Land which focuses on using the home yard as a place to cultivate various types of vegetable plants that can be consumed on a household scale. In carrying out this activity there are several method stages, namely as follows 1. The KKN student team coordinates with the Amassangan village head, 2. Observation 3. Socialization of the use of household yards is carried out in the hall of the Amassangan Village Office, 4. Cleaning and land preparation 5. Making beds 6. Collecting rice husks for making husk charcoal, 7. Then carrying out activities of mixing compost with rice husk charcoal, then applying it to the demonstration plot as a planting medium which will be mixed with soil 8. Planting seeds of cucumber, red spinach and kale. Land development this experiment is really needed by the people of Amassangan For the people of Amassangan Village, this community service has a very positive impact on DOI Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 the community and is very helpful so that the community can utilize their yards by cultivating horticultural crops. Apart from that, the community admits that with this activity they gain even more This community service and socialization activity has been successfully carried out. Keywords: demonstration land. food security. PENDAHULUAN Ketahanan pangan yang menjadi permaslahan pokok dari beberapa negara yang ada di belahan dunia, dimana semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka minat daya beli dan dinamika iklim global juga semakin meningkat maka ketahanan pangan dalam lingkungan keluarga perlu diupayakan, untuk itu perlu memanfaatkan sumber daya yang ada, seperti memanfaatkan lahan pekarangan yang Dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga lahan pengarangan memiliki potensi yang besar namun pemanfaatan lahan pekarangan belum dilakukan secara maksimal. Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan seadanya saja, namun apabila dioptimalkan secara maksimal masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam berbagai jenis tanaman yang dapat memenuhi ketersediaan pangan bagi keluarga. (Riza Gusnawenti,SP. com, 26 Juli 2. Salah satu cara dalam mengatasi sumber daya lahan yang semakin sempit saat ini yaitu dengan memanfaatkan lahan pekarangan, dimana pada masa sekarang ini lahan pekarangan dapat menjadi solusi dan lokasi untuk melaksanakan kegiatan usaha tani dalam membudidayakan tanaman pangan atau obat-obatan maupun tanaman holtikultura untuk memenuhi kebutuhan keluarga (Nundu, 2. Pemikiran tersebut sejalan dengan pendapat (Nurlina et al. , 2. untuk dapat mewujudkan kemandirian pangan dalam skala rumah tangga yang perlu dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang ada disekitar kita dan dapat dilakukan oleh setiap keluarga yang ada dilingkungan masyarakat. Indonesia mengalami peningkatan permintaan kebutuhan pangan setiap tahunnya seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang mengakibatkan terjadinya peningkatan permintaan produk Meningkatnya permintaan akan produk hasil pertanian mengakibatkan luasan lahan di Indonesia tidak seimbang sehingga hasil produksi tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut Mahasiswa peserta KKN Tematik bersama dengan pemerintah dan dengan perangkat desa membuat suatu program Pembuatan Lahan Percontohan Skala Rumah Tangga yang memfokuskan pada pemanfaatan pekarangan rumah sebagai tempat berbudidaya tanaman berbagai jenis tanaman sayuran yang dapat dikonsumsi dalam skala rumah tangga. Pemanfaatan pekarangan rumah selain untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat (Putri et al,2. Pemikiran tersebut sejalan dengan pendapat (Solikhah et al. , 2. beberapa keuntungan yang dihasilkan dari memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan pertanian dapat mengurangi pengeluaran dan juga menambah penghasilan bagi keluarga,apabila lahan pekarangan rumah dimanfaatkan secara optimal untuk budidaya tanaman pangan dan holtikultura, maka akan terjadi peningkatan pada kesejahtraan masyarakat karna lahan pekarangan dapat memberikan kontibusi yang besar bagi ketersediaan pangan pada masyarakat. Ketahanan pangan nasional merupakan masalah yang harus ditangani secara bersama. Diperlukan kerja sama antara pemerintah dan keikutsertaan masyarakat secara aktif yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga (Dwiratna et al 2. Program Pembuatan Lahan Percontohan Skala Rumah Tangga salah satu konsep pemanfaatan pekaranagan rumah dimana bentuk pemanfaatan pekarangan dapat dengan Verikultur/horizontal, tabula pot dan tanam langsung. Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 MASALAH. TARGET DAN LUARAN Kelurahan Amassangan merupakan salah satu kelurahan yang terletak di kecamatan wara kota palopo. Provinsi Sulawesi Selatan,Indonesia. Kelurahan Amassangan penduduknya mayoritas bekerja sebagai petani. Pada saat melakukan observasi di sekitar kelurahan Amassangan diketahui banyak masyarakat yang belum memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya dengan maksimal. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan lahan pekarangan rumah menjadi masalah yang kemudian berdampak pada perekonomian dan gizi masyarakat di Kelurahan Amassangan. Dengan adanya sosialisasi dan kegiatan yang terkait Pembuatan Lahan Percontohan Skala Rumah Tangga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan maksimal. Gambar 2. Pekarangan rumah warga yang tidak dimanfaatkan Berdasarkan Gambar 1. , pekarangan diambil dari bebrapa titik tempat tinggal masyarakat Kelurahan Amassangan dapat dilihat pada Gambar 1. , menunjukkan bawha kondisi pekarangan rumah yang luas namun tidak dimanfaatkan dan hanya dibiarkan saja hal ini terjadi karena belum adanya sosialisasi dan penyuluhan terkait pemanfaatan lahan pekaranagan skala rumah tangga dan masyarakat Kelurahan Amassangan belum mempunyai pengetahuan untuk bercocok tanaman yang benar serta pengetahuan untuk penanggulangan hama dan penyakit tanaman sehingga banyak lahan yang berpotensi untuk ditanami tanaman holtikultura namun terbatas ilmu pengetahuan dan informasi mengenai pemanfaataan lahan dan bercocok tananam sehingga banyak lahan yang tidak Setelah Tim PKM melakukan kajian dan observasi kepada masyarakat serta wawancara kepada masyarakat setempat maka prioritas masalah utama dari Kelurahan Amssangan adalah banyaknya lahan pada pekarangan rumah warga yang tidak di manfaatkan karena kurangnya informasi dan pengetahuan masyrakat di Kelurahan Amassangan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah di lakukan maka terkait persoalan yang telah disepakati selama pelaksanaan program kegiatan PKM adalah melakukan sosialisasi beserta pelatihan dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah dan cara bercocok tanaman serta bagaimana cara penanggulangan hama dan penyakit pada tanaman dengan melakukan pembuatan lahan percontohan skla rumah tangga sebagaai wadah dan sarana dalam percobaan teknologi yang akan dilaksanakan di pekarangan rumah. Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 Berikut peta lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada gambar 2. 2 sebagai berikut : Gambar 2. Peta Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 31 hari mulai dari 12 Februari 2023 s/d 14 Maret 2023 bertempat di Kelurahan Amassangan Kecamatan Wara Kota Palopo. Provinsi Sulawesi Selatan,Indonesia. Dalam metode pelaksanaan kegiatan ini beberapa tahap yang dilakukan yaitu melibatkan masyarakat. Adapun tahapan pelaksanaannya sebagai berikut: Langkah pertama dalam menentukan program kerja yang akan dilakukan, yaitu Tim mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan pak lurah Amassangan, bertempat di kantor kecamatan wara . Kemudian di lanjutkan dengan membuat jadwal pelaksanaan observasi TIM mahasisswa KKN melakukan observasi di Kelurahan Amassangan untuk melihat dan mengethui permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat dan pada observasi ini dilakukan bersama masyarakat dan perangkat kelurahan TIM mahasiswa KKN melakukan sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah tangga dilaksanakan di aula Kantor Kelurahan Amassangan, setelah dilakukan sosialisasi maka kegiatan siap dilakukan dengan bebrapa tahapan. Pembersihan dan persiapan lahan Setelah melakukan observasi ke lokasi yang akan ditempati untuk melakukan kegiatan ini, bertempat di lokasi kantor baru kelurahan Amsangan. Langkah selanjutnya, melakukan pembersihan lahan percontohan dari rumput-rumput dan material sisa pembanguan dan dilanjutkan dengan melakuakan persiapan lahan, meratakan tanah yang akan ditanamani dan dibantuh warga yang tinggal sekitar Gedung Kelurahan baru Amassangan. Pembuatan Bedengan Dilakukan pembuatan pedengan dan melakukan diskusi dengan Pak Lurah Amassangan, kepala BPP Wara dan Penyuluh Amassangan untuk menetukan tanaman yang akan ditanam di lahan percontohan nantinya. Pengambilan sekam padi untuk pembuatan arang sekam, lokasi Pajalesang. Dan sorenya lanjut membelah dan membersihkan serat bambu untuk membuatan pagar dan selanjutnya dilakukan pembakaran sekam padi yang didampingi oleh Kepala BPP Wara dan Para penyuluh lainnya. Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 selanjutnya pengambilan kompos dan pembuatan pagar Lahan percontohan. Selanjutnya tanggal 20 Februari 2022 TIM Mahasiswa KKN sore harinya melakukan kegiatan pencampuran pupuk kompos dengan arang sekam padi. Kemudian diaplikasihkan ke lahan percontohan sebagai media tanam yang akan di campur dengan tanah yang ada lahan TIM mahasiswa KKN melakukan kegiatan menanam pada lahan percontohan, dengan benih mentimun, bayam merah dan kangkung, didampingi oleh kepala BBP Wara dan ibu Penyuluh wilayah Amassangan dan selanjutnya dilakukan penyiraman setiap harinya. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam pelaksanaan kegiatan ini tahap awal yang dilakukan yaitu melakukan koordinasi,obsrevasi dan mengidentifikasi masalah yang ada pada Kelurahan Amassangan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi yang di laksanakan di Aula Kantor Kelurahan Amassangan peserta kegiatan sosialisasi dihadiri oleh masyarakat dan perangkat kelurahan dan mahasisswa TIM KKN peserta sangat semangat dan antusias dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan pelatihan dimana saat melakukan diskusi banyak peserta yang mengajukan pertanyaan tengtang permasalahan lahan dan tanaman serta pengendalian hama dan penyakit pada tanaman. Gambar 4. Kegiatan koordinasi dan sosialisasi Pembuatan Lahan Percontohan Skala Rumah Tangga Kegiatan sosialisasi dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pengatuhuan kepada masyarakat dan petani dan merupakan salah satu cara mengajak masyarakat dalam memanfaatkan lahan perkarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan pada masa sekarang ini dengan membudidayakan tanaman holtikultura yang aman, mudah dan ramah lingkungan. Gambar 4. Pelaksanaan kegiatan, pesrsiapan lahan, pembakaran sekam dan pencampuran sekam bakar dengan pupuk kompos Tahap selanjutnya dilakukan pembuatan bedengan dan pengambilan sekam kemudian dilakukan pembakaran sekam padi dan dilanjutkan dengan pencampuran sekam bakar dan pupuk kompos dan dilakukan penanaman benih sayuran dan dilakukan pemeliharaan seperti penyiraman. Lahan percontohan akan menjadi sarana dalam percobaan teknologi yang akan dilaksanakan di pekarangan rumah, dan tanaman yang ditanamn pada lahan percobaan ini terdiri dari beberapa jenis tanaman holtikultura, produk tanaman holtikultura terutama sayuran masih sangat berpeluang besar dipasar karena sangat dibutuhkan setiap hari oleh seluruh masyarakat sebagai kebutuhan sehari-hari untuk Philantropy : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Website: https://journal. id/index. php/JP E-ISSN: 2964-2167 memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pengembangan lahan percobaan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kelurahan Amassangan. Bagi masyarakat Kelurahan Amassangan, pengabdian ini memiliki dampak yang sangat positif bagi masyarakat dan sangat membantu sehingga masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan yang ada dengan cara bercocok tanam tanaman holtikultura selain itu masyarakat mengaku dengan kegiatan ini mereka mendapatkan banyak pengetahuan yang dapat diterapkan dilahan pekarangan masing-masing. KESIMPULAN Kawasan kelurahan Ammasangan mempunyai pootensi sebagai daerah penghasil tanaman Holtikultura sehingga potensi yang ada perlu dikembangkan. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat serta sosialisasi telah sukses dilaksanakan dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari koordinasi dan observasi di Kelurahan Amassangan dan dilanjutkan sosialisasi dan pemberian pelatihan dan membersihkan lahan percobaan dan pengambilan sekam dan dilanjutkan pembakaran dan mencampurkan sekam bakar dengan pupuk kompos dan dilanjutkann pembuatan bedengan dan penanaman benih serta dilakukan penyiman setelah benih di tanam pada bedengan. Dengan adanya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Masyarakat Kelurahan Amassangan sangat merasa senang dan merasa sangat terbantu dimana kegiatan pengabdian ini memiliki dampak yang sangat positif bagi masyarakat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan yang ada dengan cara bercocok tanam tanaman holtikultura selain itu masyarakat mengaku dengan kegiatan ini mereka mendapatkan banyak pengetahuan yang dapat diterapkan dilahan pekarangan masing-masing. Kegiatan ini masih perlu diberikan pendampingan serta monitoring agar kegiatan ini tetap terus berjalan. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kepada Rektor Universitas Cokroaminoto Palopo atas dana dan serta dukungan yang telah diberikan kepada tim PKM sehingga kegiatan ini bisa berjalan dan terlaksana dengan baik dan lancar dan ucapan terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang terkait diantaranya seluruh Perangkat Lurah Amassangan beserta jajarannya dan juga kami ucapakan banyak terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Amassangan yang telah ikut berpartisipasi dan mendukung dalam melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kami Tim PKM mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan semua belah pihak. DAFTAR PUSTAKA