J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 EFEKTIVITAS PELATIHAN KARUNIA ROH ALLAH (PEKA) DALAM PEMBERDAYAAN SEMBILAN KARUNIA ROH ALLAH Syekina Winniel Harun. Chandra Kirana Luhur. Wahyudi Sri Wijayanto (Mahasiswa Prodi S1 Teologi Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega: syenawin@gmail. Dosen Sekolah Tinggi Teologi Alfa Omega: chandra@sttkao. wahyuwijayantolj@gmail. Abstract Researchers suspect that the effectiveness of Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA) in empowering the nine gifts of GodAos Spirit on GBI Sukawarna Gedebage church workers is less effective based on observations and This research aims to determine the level of effectiveness of PEKA in empowering the nine gifts of GodAos Spirit on GBI Sukawarna Gedebage church workers using descriptive quantitative. Based on the hypothesis test obtained a level of effectiveness of PEKA in empowering the nine gifts of God's Spirit on GBI Sukawarna Gedebage Branch churchmen is in the very good category, which is 84%. Key Word: effectiviness, training, empowering, gift of Spirit PENDAHULUAN Apapun yang Allah berikan kepada orang-orang percaya adalah hal yang penting termasuk sembilan karunia Roh Allah yang istimewa, yang dianugerahkan kepada masing-masing orang percaya menurut kehendak-Nya supaya mereka diperlengkapi untuk melayani. 1 Namun, pemberdayaan karunia-karunia ini tidak sempurna, sebab orang yang memberdayakan karunia tersebut memiliki kekurangan, sehingga kesalahan-kesalahan pun dapat terjadi. 2 Kesalahan ini seringkali didapati dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah yang dilakukan oleh pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage meskipun sudah mendapat pengajaran dan pelatihan karunia dari Pelatihan Karunia Roh Allah (PEKA). Dalam pelatihan ini para peserta, yaitu pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage, diberikan pengertian tentang apa itu sembilan karunia Roh Allah, baik karunia-karunia secara keseluruhan maupun masing-masing karunia secara terperinci. Pelatihan ini juga mengarahkan para peserta untuk menemukan karunia-karunia yang mereka miliki dan para peserta dikelompokkan sesuai dengan karunia yang mereka miliki. Setelah itu, dilakukan penjelasan sembilan karunia satu persatu dan diikuti dengan praktik-praktik yang sesuai dengan penjelasan sebelumnya. Namun demikian, para pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage masih melakukan kesalahan dalam memberdayakan karunia yang mereka miliki. Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage. Penelitian ini dapat memberikan evaluasi Pelatihan Karunia Roh Allah Willard Cantelon. Baptisan Roh Kudus (Malang: Gandum Mas, 2. , 24. Brian J. Bailey. Roh Kudus Sang Penghibur (Waverly: Zion Christian Publishers, 2. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 (PEKA) dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja untuk pimpinan GBI Sukawarna cabang Gedebage dan kepada pembuat program PEKA. Karunia Roh Allah merupakan pemberian secara berkelanjutan yang dilakukan oleh Allah3 dan fungsi yang benar dari karunia-karunia itu sendiri adalah untuk digunakan bagi kepentingan orang lain, terkhusus dalam hal melayani satu sama lain. 4 Dengan pemberdayaan karunia Roh Allah seseorang juga dapat mengembangkan dan memaksimalkan pelayanannya dalam melayani Tuhan. Selain itu, pemberdayaan karunia-karunia Roh Allah juga mempunyai dua tujuan vital lain dalam kehidupan jemaat, yaitu untuk memperkuat persekutuan jemaat dan memperluas kesaksian serta pelayanan jemaat. 6 Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa karunia Roh Allah sangat perlu untuk diberdayakan oleh setiap jemaat yang ada. Karunia merupakan sarana yang diberikan Allah kepada Tubuh Kristus yaitu gereja untuk melakukan pekerjaan pelayanan. 7 Ketika orang percaya memberdayakan karunia-karunia Roh Allah maka kuasa Allah akan bekerja karena pemberdayaan karunia-karunia Roh Allah merupakan ungkapan kuasa dan kehadiran Allah dalam hidup setiap orang percaya serta menjadi bukti pekerjaan Allah dalam diri setiap orang percaya yang mampu mengubah kehidupan mereka secara pribadi. Pemanfaatan karunia-karunia Roh Allah merupakan prinsip yang penting dari orientasi pendayagunaan sumber daya manusia gereja lokal. Untuk itu, pemimpin perlu berupaya untuk memberdayakan secara maksimal sehingga orang percaya dapat menemukan dan terlibat aktif dalam pelayanan gereja dengan memanfaatkan setiap karunia Roh Allah yang ada pada mereka. 9 Upaya ini telah dilakukan oleh pemimpin GBI Sukawarna cabang Gedebage di mana gembala telah mengupayakan para pengerja untuk memberdayakan sembilan karunia Roh Allah dengan cara melatih para pengerja yang ada dalam persekutuan doa yang mereka lakukan. Pelatihan yang dimaksud adalah pelatihan karunia Roh Allah (PEKA). METODOLOGI Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode ini merupakan suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis David Lim. Spiritual Gifts (Malang: Gandum Mas, 2. , 68. Stanley M. Horton. Oknum Roh Kudus (Malang: Gandum Mas, 2. , 36-37. Harls Evan R. Siahaan. AuAktualisasi Pelayanan Karunia Di Era Digital,Ay EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. : 31. Donald Bridge dan David Phypers. Karunia-Karunia Roh Dan Jemaat, 18. Christina Ang dan Paul Ang. Charisma: Memberdayakan Karunia-Karunia Roh Kudus Dalam Pelayanan (Yogyakarta: ANDI, 2. , 4. Alice Matthews. Wanita Yang Dibentuk Allah, ter. Ida Budipranoto (Jakarta: Duta Harapan Dunia, 2. Welly Octavianus Mawa. AuStrategi Optimalisasi Kinerja Kepemimpinan Gereja Lokal,Ay Integritas: Jurnal Teologi 2, no. : 90. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 mengenai apa yang ingin diketahui dengan proses pengukuran sebagai bagian utama dalam penelitian 10 Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi deskriptif. Penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang ditunjukan untuk menggambarkan fenomena yang ada, yaitu berlangsung pada saat ini atau saat yang telah lalu. 11 Penelitian dilanjutkan dengan membahas mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage yang berjumlah tiga puluh orang. Pada penelitian ini dilakukan uji validitas dengan uji coba untuk dapat sampai pada instrumen yang valid. Validitas menunjukan sejauh mana suatu alat ukur mampu mengukur apa yang ingin diukur. 12 Selanjutnya dilakukan tahap analisis deskriptif data. Pada penelitian ini deskripsi data memberikan sebuah gambaran mengenai variabel penelitian yang terdiri dari perhitungan nilai ratarata, nilai tengah, nilai yang sering muncul, simpangan baku, rentangan, nilai minimum, nilai maksimum, nilai total, frekuensi dan histogram deskripsi setiap butir dan kecenderungan setiap Lebih lanjut, dilakukan tahap uji persyarat analisis dan tahap terakhir yaitu dengan melakukan perhitungan uji hipotesis. Adapun butir pernyataan yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian, sebagai Definisi dan Fungsi Karunia Roh Allah butir item nomor 1. Tujuan Pemberdayaan Karunia Roh Allah butir item nomor 2, 3 dan 4. Pemberdayaan Karunia Roh Allah Pada Pengerja Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sukawarna Cabang Gedebage butir item nomor 5, 6 & 7. Definisi PEKA butir item nomor 8, 9 dan 10. Tahap PEKA butir item nomor 11, 12, 13 dan 14. Manfaat dan Tujuan PEKA butir item nomor 15, 16 dan 17. Implementasi PEKA butir item nomor 18, 19 dan 20. Kendala PEKA butir item nomor 21. PEMBAHASAN Pengertian PEKA Definisi PEKA Rasul Paulus menuliskan tentang sembilan karunia Roh Allah dalam suratnya kepada jemaat di Korintus. Karunia-karunia tersebut sangat penting untuk dipahami, dimengerti dan Mardawani. Praktis Penelitian Kualitatif: Teori Dasar Dan Analisis Data Dalam Perspektif Kualitatif (Yogyakarta: Deepublish, 2020, . Gidion. Research Methodology (Semarang: KAO Press, 2. , 16. Syofian Siregar. Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2. , 75. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 diaktifkan sesuai dengan tuntunan-Nya. Sembilan karunia Roh Allah itu adalah hikmat, pengetahuan, iman, kesembuhan, mukjizat, bernubuat, membedakan roh, berbahasa roh dan menafsirkan bahasa Tahap PEKA Langkah pertama yang harus para pengerja ambil saat melatih sembilan karunia Roh Allah adalah menerima karunia-karunia rohani sebagai pemberian Allah bagi kepentingan umat-Nya. Setelah menerima karunia Roh Allah, masing-masing pengerja perlu untuk mengenal karunianya. Selanjutnya, mengelompokkan para pengerja berdasarkan karunia yang sama dan mempertajam karunia-karunia tersebut dengan mengikuti PEKA. 15 Berikut merupakan pelatihan yang dapat . Karunia Berkata-kata dengan Pengetahuan Karunia berkata-kata dengan pengetahuan adalah pernyataan supernatural oleh Roh Kudus yang memberikan informasi dan pengetahuan yang tidak dapat diperoleh melalui pemikiran 16 Orang yang memiliki karunia berkata-kata dengan pengetahuan dapat dengan tiba-tiba menyampaikan sesuatu yang dia sendiri tidak mengerti sebelumnya tetapi hal yang disampaikan merupakan hal yang tepat. Karunia Berkata-kata dengan Hikmat Karunia berkata-kata dengan hikmat adalah impartasi supernatural untuk menerima pikiran dan hikmat Allah untuk menyelesaikan satu masalah khusus. 18 Ada tahap pelatihan agar karunia yang ada dapat bekerja. Pertama, kata-kata hikmat datang secara spontan dan tidak dipikirkan terlebih dulu sehingga perlu belajar untuk memercayai Allah pada saat kebutuhan itu muncul. Kedua. Allah akan memberi pada saat kebutuhan itu muncul. Pada saat yang tepat. Roh Kudus menghidupkan pikiran dan kata-kata hikmat akan mengalir dengan indah. Ketiga, kata-kata hikmat ini tidak dapat bekerja apabila orang yang memiliki karunia ini khawatir. Orang tersebut harus tenang dan percaya kepada Allah yang memberdayakannya. Sudhi Dharma. The New Concept of New Born Christian (Yogyakarta: ANDI, 2. Alice Matthews. Wanita Yang Dibentuk Allah, 160. Stimson Hutagalung. Musik Dan Ibadah (Medan: Yayasan Kita Menulis, 2. , 97. Paul Ang dan Christina Ang. Charisma: Memberdayakan Karunia-Karunia Roh Kudus Dalam Pelayanan, 9. Jekoi Silitonga. Gereja Imitasi (Yogyakarta: ANDI, 2. , 194. Paul Ang dan Christina Ang. Charisma: Memberdayakan Karunia-Karunia Roh Kudus Dalam Pelayanan, 23-24. Ibid. , 17. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Karunia Membedakan Bermacam-macam Roh Membedakan bermacam-macam roh adalah kemampuan yang diberikan Roh Kudus untuk membedakan dan mengetahui dunia roh. 20 Dari kemampuan untuk membedakan roh, karunia ini dapat bekerja pada berbagai tingkat. Hal yang paling nyata adalah kemampuan untuk mengetahui apakah perilaku yang kelihatan baik itu sesungguhnya adalah pekerjaan Iblis. Tingkat lainnya adalah melihat apakah sesuatu yang dilakukan seorang saudara Kristen timbul dari maksud hati yang saleh atau dari maksud hati yang duniawi. Tingkat ketiga melibatkan kemampuan adikodrati untuk membedakan kebenaran dari kesalahan meskipun alasannya baik. Karunia Iman Karunia Iman didefinisikan sebagai karunia supernatural untuk menerima mukjizat. Karunia iman akan menolong orang yang memilikinya untuk menerima kuasa Allah yang akan menggenapi pekerjaan Allah dan memperoleh jawaban atas permintaan doanya. 23 Karunia iman ini juga merupakan anugerah iman yang khusus. Dengan karunia ini seseorang sedang bertindak dengan kehendak Allah bukan kehendaknya sendiri sehingga yang menjadi tujuan iman adalah untuk melaksanakan perintah Allah dan apa yang Ia kehendaki untuk mereka lakukan. Karunia untuk Menyembuhkan Karunia untuk menyembuhkan adalah manifestasi dari Roh Kudus yang melepaskan kesembuhan sempurna dan kilat kepada manusia. 25 Ada beberapa tahap pelatihan yang efektif agar karunia ini dapat bekerja. Pertama, harus diurapi oleh Roh Kudus. Kedua, harus bergerak dengan belas kasih Yesus untuk menyembuhkan orang sakit dan membebaskan orang-orang tertawan (Mat. 9:35-. Ketiga, dibutuhkan iman seperti kasus panglima yang meminta Yesus mengucapkan sepatah kata untuk menyembuhkan (Mat. 8:5-. Karunia Kuasa untuk Mengadakan Mukjizat Karunia untuk mengadakan mukjizat adalah kemampuan supernatural yang Allah berikan untuk melakukan sesuatu dari kuasa Allah yang mengubahkan, menghentikan atau menggantikan hukum alam. 27 Karunia mengadakan mukjizat ini biasanya bermanifestasi melalui mendengarkan dengan iman yang mendatangkan ketaatan. Allah sudah berbicara kepada orang yang akan dipakai untuk melakukan mukjizat tentang mukjizat yang akan terjadi. Misalnya. Allah sudah berbicara Paul Ang dan Christina Ang, 35. Peter Wagner. Manfaat Karunia Roh Untuk Pertumbuhan Gereja (Malang: Penerbit Gandum Mas, 1. , 104-105. Paul Ang dan Christina Ang, 55. Wesley Brill. Tafsir Surat Korintus Pertama (Bandung: Kalam Hidup, 1. , 247. Craig S. Keener. Gift And Giver: Mengenali Dan Mengalami Kuasa Roh Kudus. Ter. Helda Siahaan dan Nancy Pingkan Poyoh (Jakarta: Literatur Perkantas, 2. , 160. Paul Ang dan Christina Ang, 67. Ibid. , 72-73. Ibid. , 83. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 kepada Elia sebelum ia menurunkan api dari langit (I Raj. Allah juga menyuruh Yosua berbaris mengelilingi Yerikho sebelum mukjizat itu terjadi. Karunia Berkata-kata dengan Bahasa Roh Karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh adalah karunia yang diberikan oleh Roh Kudus kepada orang percaya untuk orang tersebut dapat berbicara secara supernatural dalam bahasa yang tidak dikenal. Karunia berkata-kata dengan bahasa roh adalah pesan yang diberikan Allah kepada umat-Nya. Oleh karena pesan itu disampaikan dalam bahasa yang tidak dikenal maka perlu ditafsirkan dengan karunia untuk menafsirkan bahasa roh. Tujuan utamanya adalah untuk membangun orang-orang yang hadir dalam ibadah. Karunia ini diarahkan dan dimanifestasikan sesuai dengan kehendak Roh Kudus. Karunia ini dipraktikkan dalam pertemuan . Karunia untuk Menafsirkan Bahasa Roh Orang yang menafsirkan bahasa roh tidak mengerti bahasa roh itu tetapi menerima penafsirannya sebagai pesan dari Roh Kudus. Penafsiran yang dimaksud adalah menjelaskan makna atau inti suatu kata, frasa, atau kalimat dengan tepat seperti apa adanya untuk mengungkapkan pikiran Tuhan dengan jelas dan sederhana agar dapat dimengerti oleh orangorang. Penafsiran pesan dalam bahasa roh dapat lebih panjang daripada pesan dalam bahasa roh. Sebaliknya, kadang-kadang hanya inti dari pesan itu saja yang diberikan, sehingga membuat penafsiran pesan lebih pendek daripada pesan yang ada dalam bahasa rohnya. Karunia untuk Bernubuat Karunia bernubuat adalah kemampuan yang diberikan kepada orang percaya untuk menyampaikan pikiran, nasihat dan kehendak Allah. 31 Manifestasi karunia bernubuat biasanya mengalir dari pengetahuan Alkitab yang dalam. Seperti yang dijanjikan oleh Yesus dalam Injil Yohanes di mana Roh Kudus akan mengingatkan orang percaya akan apa yang ia pelajari mengenai firman-Nya. Sehingga jika seseorang ingin Roh Kudus bekerja dengan karunia ini dalam dirinya maka sudah semestinya firman itu sudah ada dalam pemikirannya. Paul Ang dan Christina Ang, 93. Ibid. , 101. Ibid. , 112-113. Ibid. , 249. Marva J. Dawn. Truly The Community (Jakarta: Gunung Mulia, 2. , 115. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Manfaat dan Tujuan PEKA Sang Pemberi karunia-karunia mementingkan pelatihan karunia untuk memperlengkapi pelayanan yang dilakukan umat-Nya. 33 Oleh sebab itu. PEKA sangat bermanfaat bagi orang percaya karena dapat mengembangkan karunia itu sendiri dan mengembangkan komunitas. 34 Selain itu, orang-orang yang melakukan pelatihan karunia-karunia Roh Allah secara terus-menerus juga akan memiliki kepekaan terhadap Roh Allah dalam pelayanan yang mereka lakukan. Mereka juga akan semakin dimampukan untuk memberdayakan karunia-karunia Roh Allah yang dapat membangun tubuh Kristus serta memberi semangat kepada orang-orang yang lelah. Implementasi PEKA Efektivitas PEKA Keefektifan dalam PEKA hanya akan terwujud jika orang percaya mau untuk tetap melatih karunia yang telah Allah berikan dan terus belajar tentang nilai-nilai yang baik melalui interaksi bersama orang-orang percaya lainnya yang memiliki karunia, keterampilan dan kekuatan yang Dalam hal pelatihan, kelompok besar memiliki perangkat keterampilan yang lebih luas serta cenderung lebih efektif dan efisien daripada kelompok kecil sebab, kemungkinan dan kesempatannya lebih besar untuk mendapatkan orang-orang yang dibutuhkan dalam berinteraksi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kendala PEKA PEKA memang memiliki banyak manfaat, baik dalam komunitas gerejawi maupun dalam komunitas non-gerejawi lainnya. Namun, ada sisi negatif dari pelatihan ini yang dapat menjadi sumber keresahan, pokok perdebatan dan pertikaian. 37 Hal negatif lain adalah bahwa banyak orang percaya terlalu sibuk dengan banyak hal dalam hidup mereka sehingga mereka tidak bisa melatih karunia-karunia yang mereka miliki. Bahkan meskipun suara Roh Kudus terdengar dengan jelas di dalam hati mereka, mereka sering berusaha untuk merasionalkan hal itu dan kemudian, mereka terheran-heran dengan kenyataan mengapa Allah tidak pernah memberdayakan mereka dengan karunia-karunia-Nya. Timo Nuban I. Ebenhaizer. Aku Memahami Yang Aku Imani (Jakarta: Gunung Mulia, 2. , 77. Ibid. , 77. Freddy Siagian. AuFungsi Karunia-Karunia Roh Kudus Terhadap Pertumbuhan Jemaat Di Gereja Tiberias Indonesia Grand Mall Bekasi Barat,Ay Jurnal Ilmiah Indonesia 3, no. : 10. Bobby Harrington dan Alex Absalom. Discipleship That Fits (Yogyakarta: Katalis, 2. Timo Nuban I. Ebenhaizer. Aku Memahami Yang Aku Imani. Simon Chan. Spritual Theology II (Yogyakarta: ANDI, 2. , 47. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Pembahasan Per-Item Kesimpulan analisis per-item dari pernyataan di angket dapat dilihat pada tabel berikut ini: No. Item Pernyataan Jumlah Responden Definisi dan Fungsi Karunia Roh Allah Saya percaya bahwa hanya orang percaya 24 atau 80% responden menyatakan setuju yang dapat menerima karunia Roh Allah Tujuan Pemberdayaan Karunia Roh Allah Pemberdayaan karunia Roh Allah yang 27 atau 90% responden menyatakan setuju saya lakukan dapat mengembangkan dan memaksimalkan pelayanan saya dalam melayani Tuhan Saya percaya bahwa karunia Roh Allah 29 atau 96,7% responden menyatakan setuju adalah untuk memperlengkapi orang percaya di dalam pelayanannya Saya percaya bahwa karunia-karunia juga 29 atau 96,7% responden menyatakan setuju dapat menjadi kesaksian dalam pelayanan Pemberdayaan Karunia Roh Allah Pada Pengerja Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sukawarna Cabang Gedebage Saya percaya bahwa setiap pelayanan 27 atau 90% responden menyatakan setuju dapat dipertajam melalui pemberdayaan karunia Roh Allah pada pengerja Pemberdayaan karunia Roh Allah 26 atau 86,7% responden menyatakan setuju merupakan ungkapan dari kuasa dan kehadiran Allah Pemimpin gereja sudah berupaya 24 atau 80% responden menyatakan setuju memberdayakan pengerja secara maksimal melalui pelayanan pemberdayaan karunia Roh Allah Definisi PEKA Saya percaya bahwa pelatihan sembilan 27 atau 90% responden menyatakan setuju karunia Roh Allah adalah untuk memperlengkapi orang percaya Saya mampu memanifestasikan sembilan 20 atau 66,6% responden menyatakan setuju J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 karunia Roh Allah yang diberikan Allah kepada orang percaya melalui pelatihan secara rutin Saya percaya bahwa melalui pelatihan 26 atau 86,6% responden menyatakan setuju karunia kuasa maka Roh Kudus memberi pernyataan atau manifestasi kepada orang Tahap PEKA Saya telah menerima salah satu karunia 25 atau 83,3% responden menyatakan setuju dari kesembilan karunia Roh Allah melalui pelatihan yang konsisten Dalam tahap sekarang ini, saya telah 27 atau 90% responden menyatakan setuju dapat mengenal karunia yang saya miliki saat ini Saya telah dikelompokkan bersama 21 atau 70% responden menyatakan setuju orang-orang yang memiliki karunia yang Karunia dapat dipertajam lewat pelatihan 24 atau 80% responden menyatakan setuju sembilan karunia Roh Allah bersama Manfaat Dan Tujuan PEKA Pelatihan sembilan karunia Roh Allah 27 atau 90% responden menyatakan setuju telah memaksimalkan saya dalam melakukan pelayanan Pelatihan sembilan karunia Roh Allah 27 atau 90% responden menyatakan setuju memotivasi saya untuk melayani dengan kompetensi yang telah Allah berikan kepada saya secara efektif dan efisien Melakukan pelatihan sembilan karunia 27 atau 90% responden menyatakan setuju Roh Allah membuat pemberdayaan karunia-karunia Roh Allah yang saya lakukan semakin disempurnakan Implementasi PEKA Pelatihan sembilan karunia Roh Allah 27 atau 90% responden menyatakan setuju J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 akan menjadi pelatihan yang efektif jika saya melakukannya secara konsisten Saya mampu mempraktikkan sembilan 15 atau 50% responden menyatakan setuju karunia Roh Allah di dalam pelayanan Saya memiliki inisiatif sendiri dalam 20 atau 66,7% responden menyatakan setuju memberdayakan karunia yang saya miliki Kendala PEKA Saya merasakan bahwa karunia yang saya 17 atau 56,7% responden menyatakan setuju miliki tidak mudah untuk melatihnya secara rutin karena adanya banyak Tabel 1. Kesimpulan Analisis Angket Pembahasan Uji Hipotesis Uji hipotesis menggunakan perbandingan AA0 dengan rata-rata empiris. Nilai variabel efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage didapatkan dengan cara skor empiris dibagi dengan skor ideal dikali 100%. Hasil uji hipotesis dapat dilihat sebagai berikut: AA0 = (Nilai Hipotesi. x (Mean Skor Idea. Keterangan: Nilai hipotesis = 60% Mean skor ideal = . kor tertinggi tiap ite. x (Jumlah item variabe. umlah responde. : N = . :30 = 3. 150:30 = 105 AA0 = (Nilai yang dihipotesiska. x (Mean skor idea. = 60% x 105 = 63 J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Jadi, nilai hipotesis variabel efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage adalah 60% atau 63. Selanjutnya dilakukan perhitungan nilai rata-rata empiris dengan hasil sebagai berikut: Nilai rata-rata empiris = Jumlah Data : Responden Nilai rata-rata empiris = 2637 : 30 = 87,9 Perbandingan nilai AA0 . %) atau sama dengan nilai rata-rata empiris . , sedangkan mean skor empiris adalah . Diketahui bahwa nilai hipotesis AA0 atau sama dengan 63 tidak sama dengan nilai skor empiris yaitu 87,9 atau nilai skor empiris terbukti lebih besar dari nilai hipotesis. Jadi hipotesis yang berbunyi diduga tingkat efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage dalam kategori kurang dari 60% dari nilai maksimum tidak diterima. Selanjutnya untuk mengetahui efektivitas PEKA dalam pemberdayaan 9 karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage dilakukan dengan cara berikut: Oc Skor Empiris Harga % Variabel X = y 100% Oc Skor Ideal Keterangan: Total skor empiris = skor total data variabel = 2637 Total skor ideal = . kor tertinggi tiap ite. umlah item variabe. umlah responde. = 5 y 21 y 30 = 3. Harga % Variabel X = . 7:3. y 100% = 84% Berdasarkan perhitungan di atas diperoleh nilai persentase efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage adalah 84% dan nilai ini diinterpretasikan dengan tabel interpretasi hipotesis di bawah ini: Persentase Makna Sangat Tidak Baik Tidak Baik Cukup Baik Sangat Baik Tabel 2. Pedoman untuk Interpretasi makna persentase deskriptif J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 KESIMPULAN Melalui analisis data per-item didapati bahwa sebanyak lima item memiliki penerapan kurang maksimal (O80%), yaitu item nomor 9, 13, 19, 20 dan 21. Hipotesis yang berbunyi diduga tingkat efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage dalam kategori kurang dari 60% dari nilai maksimum tidak diterima. Nilai persentase efektivitas PEKA dalam pemberdayaan sembilan karunia Roh Allah pada pengerja GBI Sukawarna cabang Gedebage adalah 84% yang berada dalam makna yang sangat baik yaitu . DAFTAR PUSTAKA