J-CS Journal of Community Service GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT DI SEKOLAH ADIWIYATA SMAN 7 BANJARMASIN INTELLIGENT COMMUNITY MOVEMENT USING MEDICATION AT ADIWIYATA SCHOOL SMAN 7 BANJARMASIN Darini Kurniawati Fakultas Kesehatan. Universitas Sari Mulia Email: darinikurniawati@gmail. ABSTRAK Obat belum banyak digunakan secara rasional. Warga sekolah di sekolah Adiwiyata SMAN 7 Banjarmasin belum pernah ada kegiatan kefarmasian, nama obat-obatan, manfaat obat-obatan, dosis obat, aturan minum obat yang benar, menyimpan obat dengan benar, efek samping obat, penyalah gunaan obat. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melalui program gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat, mengajak kita semua untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang menggunakan obat yang baik dan benar yaitu tepat indikasi, tepat dosis, tepat aturan minum obat, tepat pasiennya dan waspada terhadap efek samping obat yang kemungkinan bisa terjadi (Kemenkes,2. Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang peduli terhadap lingkungan, berbudaya dan berkarakter Komunitas warga sekolah menerapkan kurikulum berkarakter berbasis lingkungan hidup yang bersih dan sehat (KLHK, 2. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis mitra, dengan metode edukasi dan latihan kepada siswa, dipilih mitra sekolah adiwiyata yang mengintegrasikan semua kegiatan berbasis lingkungan untuk mewujudkan hidup yang bersih dan sehat, menjadikan siswa sebagai agent of change . gen perubaha. dalam arti merubah perilaku salah dalam menggunakan obat dengan menularkan ilmu yang diperoleh kepada teman-teman siswa dan warga di lingkungan sekolahnya, di lingkungan keluarganya dan di lingkungan masyarakat sekitarnya. Hasil kegiatan diketahui bahwa masalah penggunaan obat pada masyarakat masih banyak ditemui antara lain pembelian antibiotik secara bebas tanpa resep dokter, penggunaan obat bebas secara berlebihan . ver dosi. , kejadian efek samping, interaksi obat atau penyalahgunaan obat sering kali terjadi pada masyarakat dan dapat menyebabkan masalah baru dalam kesehatan, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara penyimpanan dan membuang/ memusnahkan obat dengan benar. Guru SMA pengurus UKS banyak melakukan swamedikasi . engobatan sendir. dalam penanganan pertama pada anak yang sakit di sekolah. Simpulan. Siswa SMAN 7 Banjarmasin bisa sebagai Agent of Change setelah mendapatkan edukasi dan latihan kegiatan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (GeMa CerMa. dari kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kata Kunci: Siswa. Gema Cermat. SMA Adiwiyata ABSTRACT Drugs are not widely used rationally. The school residents at Adiwiyata school at SMAN 7 Banjarmasin have never had any pharmaceutical activities. The Ministry of Health of the Republic of Indonesia, through the smart community movement program to use drugs (Ministry of Health. Adiwiyata School is a school that cares about the environment, has culture and character. The school community applies a character curriculum based on a clean and healthy environment (KLHK, 2. The partner-based community service activity method, with education and training methods for students, selected Adiwiyata school partners who integrate all environmental-based activities Page | 31 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service to create a clean and healthy life, making students an agent of change in the sense of changing wrong behavior in use drugs by transmitting the knowledge obtained to fellow students and residents in the school environment, in the family environment and in the surrounding community. The results of the activity show that there are still many problems in the use of drugs in the community, including buying antibiotics freely without a doctor's prescription, excessive use of over-the-counter drugs . ver-dosag. , incidence of side effects, drug interactions or drug abuse that often occur in the community and can cause problems. new to health, there are still many people who do not understand how to store and dispose of / destroy drugs properly. The high school teachers who administer the UKS do a lot of self-medication . elf-medicatio. in the first treatment for sick children at school. Conclusion: SMAN 7 Banjarmasin students can become Agents of Change after receiving education and training in the smart community movement activities using medicine (GeMa CerMa. from this community service activity. Keywords: Students. Careful Echo. Adiwiyata High School Page | 32 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service PENDAHULUAN Analisis Sekolah pengetahuan di bidang farmasi yang pesat diikuti merupakan salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka masyarakat, semakin gencarnya promosi/iklan obat melalui media massa dan tingginya biaya kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, dengan prinsip partisipatif dan Seluruh komunitas sekolah terlibat (Kemenkes, 2. Informasi tentang obat banyak diperoleh keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan masyarakat dari berbagai sumber, namun belum evaluasi sesuai tanggungjawabnya. Berkelanjutan tentu semuanya benar atau netral. Oleh karena itu mempunyai makna bahwa seluruh kegiatan harus perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat agar dilakukan secara terencana dan terus menerus masyarakat mampu menyaring informasi yang secara komprehensif (KLHK nomor 52, 2. Peran Farmasis sangat diperlukan untuk Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebarkan informasi tentang obat (Kemenkes, juga menyiapkan penghargaan bagi sekolah yang Sekolah adiwiyata mengajarkan siswanya telah memenuhi kriteria penilaian sebagai sekolah untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya baik adiwiyata, baik tingkat kabupaten/kota, tingkat lingkungan sekolah, lingkungan keluarga dan provinsi dan tingkat nasional (KLHK nomor 53. Salah satu sekolah di kota Banjarmasin yang sudah memenuhi kriteria adiwiyata dan adiwiyata akan terpilih farmasis cilik sebagai sudah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah agen perubahan perilaku penggunaan obat yang adiwiyata tingkat kota Banjarmasin adalah SMPN baik dan benar sehingga meningkatkan kualitas 19 Banjarmasin (DLH kota Banjarmasin, 2. Melalui yang sehat bagi teman sekolahnya. Obat sebagai salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan, mulai dari upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, diagnose. Permasalahan mitra. pengobatan dan pemulihan. Salah satu penyebab Warga sekolah di sekolah Adiwiyata SMAN masalah kesehatan yaitu penggunaan obat secara 7 Banjarmasin belum pernah ada kegiatan tidak rasional, yang dapat mengakibatkan terapi kefarmasian, dewan guru dan murid-murid menjadi kurang efektif dan tidak efisien. Menurut masih belum mengenal apa itu farmasis, apa WHO, lebih dari 50% obat di dunia diresepkan dan digunakan secara tidak tepat/rasional. Ketidak penggunaan obat secara berlebihan . , penggunaan obat yang kurang . dan penggunaan obat tidak tepat indikasi, dosis, cara nama obat-obatan, manfaat obat-obatan, dosis obat, aturan minum yang benar, bagaimana menyimpan obat dengan benar, belum mengenal adanya efek samping obat, dam penyalah gunaan obat. dan lama pemakaian, dan lain-lain . Page | 33 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service suatu metode pendidikan masyarakat sekolah Waktu pembelajaran yang penuh dengan yang didasarkan pada proses belajar mandiri, melibatkan insan aktif dalam diskusi dengan kemitraan masih sedikit. Solusi terdapat dalam media informasi tertulis Solusi sumber-sumber . emasan dan lembar informasi obat, brosur, dan sumber lainny. untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap untuk siswa-siswi Adiwiyata SMAN 7 Banjarmasin sebagai agent of change bagi dirinya sendiri, teman- swamedikasi yang rasional. Cara Belajar Insan Aktif Community Based Interactive Approach (CBIA) adalah metode Langkah untuk mewujudkan penyelesaian edukasi masyarakat yang berorientasi pada masalah tersebut dilakukan dengan: peran aktif peserta . ace-to fac. dalam Edukasi mencari informasi dan menumbuhkan sikap Intervensi awal yang dilakukan yaitu serta mengubah perilaku (Lathifah dkk. dengan memberikan intervensi pemberian Rachmawati, 2. pembelajaran kefarmasian tentang nama- Sebelum pemberian edukasi dilakukan nama obat, jenis-jenis obat, golongan pre-test, dan setelah pemberian edukasi obat, manfaat obat, dosis dan aturan diberikan post-test. Hasil pre-test dan post- minum obat, adanya efek samping yang test dievaluasi untuk mengetahui peningkatan bisa timbul, penyimpanan obat yang pengetahuan dari siswa. Direncanakan secara benar, menghindari penyalahgunaan obat. periodik 3 bulan sekali, siswa yang terpilih Melatih siswa-siswi menyanyikan lagu- dari hasil evaluasi peningkatan nilai pre-test lagu anak-anak yang biasa dinyanyikan dengan diubah lirik lagunya dengan hal- kefarmasian sehingga semakin bertambah hal terkait kefarmasian ilmunya dan bisa menambah bekal perubahan Target post-test perilaku dalam menggunakan obat yang benar masyarakat ini adalah publikasi ilmiah pada kepada teman sekolahnya, keluarganya dan jurnal nasional serta hak kekayaan intelektual artikel ilmiah. peningkatan penggunaan obat yang baik. Dalam pada awalnya diberi pengenalan bentukB. PELAKSANAAN DAN METODE bentuk sedian obat, nama-nama obat yang Pelaksanaan pengabdian masyarakat sering digunakan . enyakit yang banyak sekolah adiwiyata ini dengan metode CBIA terjad. , cara penyimpanan obat dan cara singkatan dari Cara Belajar Insan Aktif yaitu penggunaan obat yang baik dan benar. Page | 34 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Keterampilan dan edukasi yang diberikan antara lain tentang: Obat. Jenis obat. Bentuk Penyimpanan Penggunaan obat. Mempersiapkan bentuk sediaan Ae sediaan obat Mempersiapkan spanduk edukasi Mempersiapkan konsumsi Kegiatan dilaksanakan di sekolah Pelaksanaan SMAN 7 Banjarmasin di jalan Dharma Praja Pembukaan Kecamatan Kelurahan Pemurus Luar. Pelaksanaan: Banjarmasin Timur, . Pre-test Banjarmasin. Kalimantan Selatan. Sebelum . Edukasi Kefarmasian . Berdendang bersama dengan lirik dilakukan terlebih dahulu observasi lapangan di sekolah SMAN 7 Banjarmasin dengan metode wawancara kepada Kepala Sekolah lagu kefarmasian Post test Evaluasi SMAN 7 Banjarmasin H. Arusliadi. Pd. Evaluasi hasil kegiatan Pd dan guru yang ditunjuk sebagai ketua Evaluasi adiwiyata SMAN 7 Banjarmasin. Rancangan kepada masyarakat adalah sebagai berikut: Evaluasi hal-hal yang menghambat Persiapan Persiapan Administrasi HASIL DAN PEMBAHASAN Penggunaan obat yang rasional adalah bila pasien menerima obat yang sesuai perijinan kegiatan pengabdian kepada dengan kebutuhan klinis, dosis yang sesuai, dengan waktu yang adekuat dengan biaya Pengadaan kotak / kemasan, sediaan yang terendah bagi pasien da masyarakat. Penggunaan Mempersiapkan: merupakan masalah besar di seluruh dunia. Materi edukasi Berdasarkan data dari WHO lebih dari 50% . Membuat lirik-lirik kefarmasian obat-obatan yang diresepkan, diserahkan atau dalam lagu-lagu anak-anak yang dijual tidak rasional, dan setengah dari biasa dinyanyikan seluruh pasien gagal mendapatkan obatobatan . Melatih yang sesuai untuk mereka (WHO, 2. Page | 35 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Beberapa contoh dari penggunaan Pemberian informasi yang tepat juga obat yang tidak rasional adalah: penggunaan obat yang terlalu banyak . , penggunaan obat yang tidak tepat dan tidak penggunaan antibiotik yang tidak tepat, dosis benar oleh karena itu perlu dilakukan yang tidak mencukupi, penggunaan obat-obat sosialisasi GeMa Cermat yang mencakup injeksi yang berlebihan ketika penggunaan tentang upaya peningkatan penggunaan obat obat-obatan oral lebih tepat, penggunaan yang baik, pada awalnya diberi pengenalan pengobatan sendiri . yang tidak bentuk-bentuk sedian obat, nama-nama tepat dan ketidakpatuhan terhadap regimen obat yang sering digunakan . enyakit yang pengobatan (WHO, 2. banyak terjad. , cara penyimpanan obat dan Masalah cara penggunaan obat yang baik dan benar. masyarakat masih banyak ditemui antara lain Program pengabdian ini tidak lepas pembelian antibiotik secara bebas tanpa resep pencanangannya melalui SK Menkes No. ver 427/2015 Gerakan Masyarakat samping, interaksi obat atau penyalahgunaan Cerdas Menggunakan Obat. Tujuan GeMa obat sering kali terjadi pada masyarakat dan CerMat ini untuk meningkatkan pemahaman dapat menyebabkan masalah baru dalam dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, masih banyak masyarakat yang penggunaan obat secara benar, meningkatkan belum memahami cara penyimpanan dan masyarakat dalam penggunaan obat secara Guru SMA pengurus UKS banyak melakukan swamedikasi . engobatan sendir. Kegiatan GeMa CerMat ini juga dalam penanganan pertama pada anak yang sakit di sekolah. Swamedikasi yang benar dijalankan oleh Dinas Kesehatan di bawah merupakan sumbangan yang sangat besar Kementerian Kesehatan dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). pemeliharaan kesehatan secara nasional dan Masalah menghemat biaya pengobatan. Agar dapat rasional ini menjadi perhatian penting oleh WHO dan pemerintah Indonesia. Hal ini masyarakat harus mendapatkan informasi dikarenakan dampak yang ditimbulkan cukup yang tepat sehingga dapat menentukan jenis besar dalam penurunan mutu pelayanan dan jumlah obat yang akan digunakan . pemerintah yang dialokasikan untuk obatobatan (Kemenkes RI, 2. Page | 36 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Faktor-faktor penggunaan obat yang tidak Selain meningkatkan kemandirian masyarakat dalam rasional antara lain: kurangnya informasi, kesalahan dan kurangnya pendidikan dan menyimpan, dan memusnahkan obat secara latihan bagi tenaga kesehatan, kurangnya komunikasi tenaga kesehatan dengan pasien, kurangnya fasilitas, diagnosis yang tidak (Kepmenkes, 2. tepat, permintaan pasien, tidak efektifnya Kegiatan regulasi obat, aktivitas promosi dari industri dengan koordinasi dengan dinas Kesehatan. farmasi yang berlebihan (Ambwani. S dan Setelah mendapatkan ijin tim pelaksana Mathur AK, 2. berkoordinasi dengan Guru-guru SMAN 7 Untuk Indonesia Banjarmasin di. Hasil dari diskusi (FGD) kemudian menentukan permasalahan yang Kementerian Kesehatan Indonesia mengajak seluruh elemen praktisi kesehatan . umah sakit. Puskesmas, pusat-pusat Kesehatan, menyelesaikan permasalahan dimulai dengan dokter dan apoteke. , perguruan tinggi serta kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di organisasi kemasyarakatan untuk berperan aula lantai 1 Gedung SMAN 7 Banjarmasin. aktif dalam peningkatan penggunaan obat Tim tentang GeMa CerMat, kebijakan penggunaan obat yang rasional. Peserta dalam kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X SMAN 7 Masyarakat Pemerintah Cerdas Kegiatan Pelaksana Banjarmasin. Di awali dengan pembukaan. Gerakan sambutan dan menyanyikan lagu Indonesia Menggunakan Obat (GeMa CerMa. Gerakan ini merupakan Raya. Sebelum kegiatan dimulai, peserta terlebih dahulu diwajibkan mengisi absen, masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran. Pre-Test pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan CerMat dan Obat: benar (Kemenkes, 2. GeMa CerMat merupakan singkatan. GeMa . Sasaran utama dari GeMa CerMat. Page | 37 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service . Tanya Lima O merupakan 5 . hal Indikator yang minimal harus diketahui sebelum secara tepat dan benar . , antara lain menggunakan obat dengan cara mengajak . tepat diagnosis. tepat pemilihan obat. siswa siswi bernyayi . tepat indikasi. tepat pasien. Pengenalan bentuk-bentuk sedian obat, . tepat cara dan lama pemberian. Nama-nama obat yang sering digunakan tepat harga. tepat informasi. enyakit yang banyak terjad. waspada efek samping. Cara penyimpanan obat Setelah . Cara minum obat yang benar jika 3 kali kegiatan dilanjutkan dengan membentuk . Cara penyimpanan obat yang benar kelompok diskusi. Tujuannya agar siswa Materi penyuluhan dibagi menjadi dua yang disampaikan oleh dosen Farmasi memahami apa yang sudah disampaikan dari Dra. Hj. Darini Kurniawati. Apt. Sp. FRS penyuluhan tadi. Setelah itu mahasiswa dan Noval. Farm. Apt. Tim yang lainnya mempresentasikan hasil diskusinya kedepan bertugas memeriksa hasil pretest. Setelah itu bersama-sama mempresentasikan secara bergantian. Setelah GeMa Cermat. Ada itu diadakan game dengan menjawab soal Tujuan dari edukasi dan sosialisasi yang diberikan oleh panitia. Bagi yang benar Gema Cermat ini untuk secara umum untuk menjawab pertanyaannya maka diberikan memberikan pengenalan kepada siswa-siswi Di sini kita melihat keaktifan siswa SMAN 7 Banjarmasin tentang obat, jenis dan antusiasnya siswa dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan. Dimana wawasan penyimpanan obat dan cara penggunaan obat diberikan dapat menambah wawasan dan kehidupan sehari-hari di sekolah, di rumah pengetahuan mereka. dan di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini Kegiatan berikutnya adalah evaluasi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dari sosialisasi yang sudah diberikan. Peserta akan pentingnya membeli obat di tempat diminta mengisi kuesioner posttest. Hasil yang terpercaya . karena pembelian obat di tempat yang tidak berizin memiliki pemahaman peserta terhadap materi yang sudah disampaikan sebelumnya. Dapat dilihat dan/atau bahkan obat tersebut palsu. dengan membandingkan nilai pre-test dan posttest siswa. Page | 38 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service Dari semua peserta diambil tiga nilai tertinggi yang dikategorikan juara 1, juara 2, dan juara 3 serta diberikan reward yang sudah disiapkan panitia. Peningkatan ini dilihat dari hasil nilai pos-testnya berkisar 60100. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengenai edukasi dan sosialisasi GeMa Cermat seperti ini perlu dilakukan juga di daerah lain untuk mengurangi resiko kesehatan akibat penggunan obat yang tidak tepat dan tidak benar. Oleh karena itu, peran pemerintah, apoteker atau tenaga kesehatan lainnya sangat diharapkan. Page | 39 Vol. 1 No. 1 Ae September 2021 J-CS Journal of Community Service DAFTAR PUSTAKA PENUTUP Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Kesimpulan Kegiatan yang diikuti oleh siswa siswi . Data sekolah adiwiyata kelas X SMAN 7 Banjarmasin ini berjalan dengan baik. Para peserta kegiatan antusias mengikuti dari mulai penyuluhan, pelatihan dan Tanya jawab. Kegiatan GeMa CerMat ini Kementrian Kesehatan Republik Indonesia . Cara Cerdas Gunakan Obat. Buku Panduan Agent of Change (AoC) GeMa CerMat bagaimana mengelola obat dengan baik. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan menggunakan dan memilih obat dengan Kehutanan . Peduli dan Berbudaya benar, dan atau cara melihat khasiat dan efek Lingkungan PermenLHK no. 52 th 2019. Peserta Hidup menyalurkan informasi kepada keluarga, guru-guru, siswa-siswa Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan umum lainnya . Penghargaan Adiwiyata. PermenLHK nomor 53 th Saran Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengenai edukasi dan sosialisasi Gema Cermat seperti ini perlu dilakukan juga WHO. Rational use of Medicine. http://w. int/medicines/areas/ratio n al_use/en/ diakses tanggal 15 Juli 2017 di daerah lain untuk mengurangi resiko kesehatan akibat penggunan obat yang Kemenkes RI. Pergerakan Penggunaan tidak tepat dan tidak benar. Oleh karena itu. Obat Rasional. Jakarta: Kementerian peran pemerintah, apoteker atau tenaga Kesehatan Republik Indonesia. kesehatan lainnya sangat diharapkan Kemenkes RI. Materi Promosi Gema Cermat. UCAPAN TERIMA KASIH