Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Analisis Prosedur Penerimaan Kas Masuk atas Penjualan Kamar pada Secana Beachtown Ni Putu Elia Purnama Sari1*. Eka Putri Suryantari2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis Pariwisata Pendidikan dan Humaniora. Universitas Dhyana Pura. Jl. Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara. Bali. Indonesia *Penulis korespondensi: 21111501037@undhirabali. ABSTRAK Likuiditas sebuah perusahaan ditentukan oleh ketersediaan aktiva lancar perusahaan terutama kas dan setara kas. Penerimaan kas masuk adalah aliran masuk uang tunai atau setara kas ke dalam perusahaan. Pengendalian internal dalam penerimaan kas perusahaan perlu mendapat perhatian serius dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis prosedur penerimaan kas masuk yang terdapat di Secana Beachtown. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerimaan kas yang masuk atas penjualan kamar pada Secana Beachtown. Analisis data secara deskrptif kualitatif dilakukan dengan menganalisis penerimaan kas yang berasal dari transaksi penjualan kamar, restoran, dan fasilitas lain yang terkait Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan atas penjualan kamar secara offline maupun online di Secana Beachtown menunjukkan tingkat efisiensi dan akurasi yang baik dalam pencatatan dan pelaporan transaksi penjualan kamar karena telah menerapkan sistem manajemen yang membantu pekerjaan menjadi lebih mudah, efektif dan efisien namun masih terdapat unsurunsur sistem pengendalian internal yang belum dilaksanakan secara maksimal. Kata Kunci: hotel, pengendalian internal, penerimaan kas. Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia usaha. Dalam konteks perusahaan, kemajuan teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memengaruhi cara pengendalian internal dilakukan. Pengendalian internal merupakan aspek penting dalam manajemen operasional perusahaan. Pengendalian internal berfungsi untuk melindungi aset, menjaga keakuratan laporan keuangan, serta memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. Dengan meningkatnya kompleksitas operasi dan persaingan di dunia bisnis, penerapan sistem pengendalian internal yang kuat menjadi semakin penting. Dalam praktiknya pengendalian internal perlu dievaluasi secara berkala agar manfaatnya dapat dipertanggungjawabkan dan bermanfaat dalam mengurangi kecurangan yang terjadi khususnya dalam sebuah hotel. Pengendalian internal penting dilakukan dalam sebuah hotel agar dapat Salah satu penerapan pengendalian internal yaitu pada perusahaan di bidang perhotelan (Dewi & Cahyadi, 2. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Secana Beachtown merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa perhotelan yang bertempat di Jalan Pemelisan Agung. Jalan Pantai Berawa. Canggu. Secana Beachtown menyediakan akomodasi dengan kolam renang outdoor, parkir pribadi gratis, taman, teras dan restoran, akomodasi ini juga memiliki bar, sauna, dan hot tub. Akomodasi ini menawarkan resepsionis 24 jam, transfer bandara, layanan kamar, dan WiFi gratis. Secana Beachtown mendapat pendapatan yang bersumber dari jasa kamar, restoran, menyewakan fasilitas dan menjual pelayanan lain yang diperlukan oleh tamu. Pelaksanaan sistem pengendalian internal penerimaan kas yang diterapkan di Secana Beachtown sudah cukup baik, namun terdapat beberapa kelemahan. Masalah yang ada itu terkait dengan pemisahan tugas atau pemberian wewenang dan tanggungjawab pada bagian keuangan yang belum terlaksana sebagaimana mestinya, dikarenakan adanya rangkap jabatan sehingga hal tersebut sangat rentan menimbulkan fraud. (Dewi & Cahyadi, 2. Sistem serta prosedur pengendalian kas sangat tersambung dengan kelancaran penerimaan kas. Terciptanya pengendalian internal yang maksimal serta mencukupi dalam aktivitas penerimaan kas, hingga dibutuhkan terdapatnya sistem yang sanggup menghindari masalah- masalah yang terdapat pada kegiatan penerimaan kas di industri Menurut Mulyadi . terdapat sebagian faktor pokok pengendalian internal yang wajib diterapkan pada industri, ialah struktur organisasi, otorisasi serta prosedur pencatatan, serta aplikasi yang sehat. Seluruh transaksi yang ada dalam industri terpaut dengan penerimaan kas, terdiri dari penerimaan pembayaran piutang, penjualan tunai, penjualan aktiva, dan permintaan kas dari divisi yang memerlukan kas, pembelian bahan baku ataupun aset perusahaan serta penggajian karyawan. Adanya pengendalian internal yang baik dalam perusahaan terkait penerimaan kas dapat membantu dalam pengawasan dan pengendaliannya, yang berdampak pada kelancaran aktivitas operasional perusahaan. Tetapi, disamping itu masih ada perusahaan- perusahaan yang masih belum sesuai dengan penerapan sistem pengendalian internal yang baik. Beberapa penelitian terdahulu salah satunya penelitian yang membahas tentang pengelolaan kas di Hotel Bali Oasis Sanur yang menemukan masih adanya unsur-unsur yang belum sesuai dalam sistem pengendalian internalnya dimana penyimpanan kas oleh general kasir dan staf pencatatan ke dalam sistem VHP dilakukan oleh orang yang sama (Astuti et al. , 2. Selanjutnya penelitian lainnya adalah penelitian Fanggi & Suryantari . dimana J4 Hotels dalam praktiknya pada bagian front office ditemukan perangkapan fungsi dalam pelaksanaan sistem penjulan kamar. Perangkapan fungsi yang ada menunjukkan belum dilakukannya sistem pengendalian internal secara maksimal. Berdasarkan pemaparan tersebut maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul "Analisis Prosedur Penerimaan Kas Masuk Atas Penjualan Kamar Pada Secana BeachtownAy. Metode Penelitian ini bertempat di Secana Beachtown yang berlokasi di Jalan Pemelisan Agung. Jalan Pantai Berawa. Canggu, yang dilaksanakan dari bulan September 2024 Ae Nopember 2024. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Peneliti melakukan wawancara kepada departement head accounting dan staff akuntansi. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Observasi yang dilakukan secara langsung dan menganalisis dokumen-dokumen yang terkait dengan penelitian ini yang bersumber dari perusahaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa kepustakaan yaitu melakukan penelaahan terhadap buku, literatur dan berbagai laporan yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dan Pembahasan Secana Beachtown adalah hotel yang berlokasi di Jalan Pemelisan Agung. Jalan Pantai Berawa. Canggu. Secana Beachtown ini berada dibawah naungan Mirah Investment & Development. Secana Beachtown menyediakan jasa sewa kamar, menjual makanan dan minuman, serta menyewakan fasilitas dan menjual pelayanan lain yang diperlukan oleh Sebagian besar sumber penghasilannya bersumber dari penjualan kamar dan Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Mulyadi . , sistem pengendalian internal penerimaan kas harus mencakup beberapa komponen penting untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan kas. Penelitian ini menganalisis kesesuaian antara teori tersebut dan praktik yang diterapkan di Secana Beachtown, dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 1. Analisis Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas pada Secana Beachtown Aspek Internal Pengendalian Struktur Organisasi Sistem Otorasi Prosedur Pencatatan Teori . Mulyadi Bagian penjualan dari bagian kas. Bagian kas harus bagian akuntansi. Transaksi penjualan harus beberapa bagian, penjualan, bagian pengiriman, dan bagian akuntansi. Pembayaran dari dalam bentuk cek bank atas nama Sistem Pengendalian Internal di Secana Beachtown Departemen office terpisah dengan departemen finance. Departemen accounting jadi satu. Transaksi Pembayaran dari tamu Keterangan Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Sesuai Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Praktik yang Sehat perusahaan yang pembelian dari Secana Beachtown. Bagian penagihan Bagian Account Receivable (AR) kamar dan diotorisasi Finance Controller. Sesuai Bagian akuntansi pembayaran dari Departemen accounting melakukan piutang berdasarkan bukti pembayaran dari Sesuai Kas yang telah dilampirkan bukti setor dari bank penerimaan kas Orang Seluruh Setiap berdasarkan dokumen yang telah diinput dan dengan catatan yang ada di sistem Power Pro. Staf berhubungan dengan Seluruh Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Berdasarkan informasi diatas ini diperoleh dari hasil wawancara dengan karyawan yang bekerja di departemen accounting dan finance, yang dilakukan pada Rabu, 20 Nopember 2024. Sistem pengendalian internal penerimaan kas di Secana Beachtown menunjukkan beberapa aspek yang sesuai dengan teori Mulyadi, terutama dalam hal prosedur pencatatan dan otorisasi. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Namun, terdapat beberapa kelemahan yang signifikan, terutama dalam struktur organisasi dan praktik yang sehat, yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Evaluasi dan perbaikan pada aspek yang tidak sesuai sangat penting untuk mengurangi risiko dan meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan kas. Simpulan Berdasarkan analisis sistem pengendalian internal penerimaan kas yang diterapkan di Secana Beachtown, dapat disimpulkan bahwa secara umum, sistem tersebut sudah cukup baik dan menunjukkan pengendalian yang efektif. Struktur organisasi yang memisahkan fungsi penjualan dan pemasukan kas, serta penerapan prosedur pencatatan yang memadai, mendukung keamanan dan akurasi pengelolaan kas perusahaan. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Pertama, penggabungan departemen finance dan accounting menciptakan potensi risiko yang dapat mengganggu pengendalian internal. Kedua, ketidakadaan asuransi bagi staf yang berhubungan langsung dengan kas dapat meningkatkan risiko kehilangan kas. Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa kekurangan, penerapan sistem pengendalian internal di Secana Beachtown sudah menunjukkan upaya yang baik untuk melindungi kas perusahaan dari penyalahgunaan dan pencurian. Perbaikan pada aspek yang belum sesuai dapat lebih meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal di masa mendatang. Daftar Rujukan Astuti. Suryantari. , & Puspitha. ANALISIS PENGENDALIAN INTERNAL PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA THE 1O1 HOTEL BALI OASIS SANUR. Seminar Ilmiah Nasional Teknologi. Sains. Dan Sosial Humaniora (SINTESA), 5. Dewi. , & Cahyadi. Analisis Pengendalian Internal Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada The 101 Hotel Bali Oasis Sanur. Prosiding, 6, 77Ae82. Fanggi. , & Suryantari. ANALISIS PROSEDURE PENERIMAAN KAS ATAS PENJUALAN KAMAR PADA J4 HOTELS LEGIAN. Seminar Ilmiah Nasional Teknologi. Sains. Dan Sosial Humaniora (SINTESA), 6. Mulyadi. Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 --Halaman ini sengaja dikosongkan--