SINERGI Vol. No. Oktober 2016: 175-185 DOAJ:doaj. org/toc/2460-1217 DOI:doi. org/10. 22441/sinergi. PENILAIAN KONDISI TRANSFORMATOR DAYA PADA PT. Badaruddin. Ramot M. Hutabarat Program Studi Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Mercu Buana Jl. Meruya Selatan. Kembangan. Jakarta 11650 E-mail: bsulle@gmail. com ramot. h@yahoo. Abstrak -- Transformator daya merupakan peralatan yang vital dalam penyaluran energi listrik dari unit pembangkit menuju sistem jaringan saluran tegangan. Kehandalan transformator daya sangat penting untuk keberhasilan operasi dari sistem tenaga listrik. Untuk itu dilakukan pendekatan sistematis dengan cara mengetahui kondisi peralatan komponen utama dari transformator daya Transformator secara ideal memiliki useful life sesuai dengan design life yang direkomendasikan yaitu 30 tahun. Sedangkan transformator daya PT X sudah tidak berada dalam range useful life, dimana transformator daya tersebut diproduksi oleh Takaoka Electric pada tahun Oleh karena factor usia transformator yang sudah berumur maka diperlukan inspeksi khusus secara mendalam sebagai pendukung untuk membuat keputusan pembatasan operasi atau keputusan investasi pembangkit secara tepat dan tidak merugikan unit pembangkit itu sendiri. Untuk itu penulis melakukan serangkaian pengujian dan analisa penilaian kondisi transformator daya PT X untuk memperoleh nilai kondisi dengan mengacu pada referensi penilaian HAP (Hydro Power Advancement Projec. Hasil penilaian kondisi diharapkan nantinya digunakan sebagai bahan pendukung tindak lanjut pengambilan keputusan oleh PT. Kata Kunci: Transformator. Pembangkit. Pengujian. Kondisi. Kehandalan Abstract -- Power transformer equipment is vital in the distribution of electrical energy from the generating unit to the network system voltage lines. Power transformers reliability is critical to the successful operation of the power system. For that performed a systematic approach by knowing the condition of the equipment main components of the power transformer. Transformers are ideally having a useful life in accordance with the recommended design life of 30 years. While the power transformer PT X is not in the range of useful life, in which the power transformers manufactured by Takaoka Electric in 1976. Because of their age-old transformers will require special inspections are mendalamsebagai support to make decisions operating restrictions or generation investment decisions by precise and does not harm the plant unit itself. To the authors conducted a series of tests and analysis of power transformer condition assessment PT X to obtain the value of the reference condition with reference to the HAP votes (Hydro Power Advancement Projec. Results are expected condition assessment will be used as support material follow-up decision-making by PT. Keywords: Transformers. Generators. Testing. Conditions. Reliability PENDAHULUAN Indonesia Negara kepulauan memiliki kebutuhan listrik yang Saat ini listrik tidak hanya ada di kota besar saja. Namun energi listrik ada di pelosok Peranan listrik sangat penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Listrik adalah kebutuhan utama rakyat Indonesia, tanpa listrik roda ekonomi di Indonesia bisa macet total. Pasalnya banyak pabrik dan industri besar yang menggunakan listrik dan bergantung pada listrik. Dalam kehidupan sehari-hari pun manusia mengandalkan listrik, mulai dari memasak, belajar dan masih banyak lagi lainnya. Manusia membutuhkan energi listrik untuk kehidupannya. Sebenarnya manfaat dari energi listrik hanya dibagi menjadi dua bagian saja yaitu sebagai penerangan dimalam hari dan sebagai penunjang aktifitas kita. Jika tidak ada listrik, maka semua benda elektronik yang kita punyai di rumah tidak akan berfungsi. Untuk itu, penting bagi kita jika kita menghemat dalam penggunaan listrik, seperti jangan menyalakan lampu di siang hari dan jangan menggunakan mesin air otomatis karena pasokan dari listrik di Indonesia juga bisa saja habis dan terbatas. Untuk itu pemeliharaan dan penyaluran yang handal sangat diperlukan beban-beban memaksimalkan kinerja peralatan (Muhalan dan Husodo, 2. Objek transformator PT X, dimana telah beroperasi sejak lama hingga sekarang. Faktor usia dari transformator daya yang sudah mencapai usia lebih dari useful life-nya membuat kondisi Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. SINERGI Vol. No. Oktober 2016: 175-185 transformator cenderung menurun (Badaruddin dan Budi Wirawan, 2. Oleh karena itu perlu dilakukan pendekatan sistematis dengan cara melakukan inspeksi dan penilaian tehadap tiap peralatan pada transformator. Dari hasil penilaian diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi unit pembangkit untuk dapat merekomendasikan kelayakan operasi dari transformator. STUDI PUSTAKA Penilaian kondisi terhadap transformator yang dilakukan oleh penulis berdasarkan standar internasional yang telah diterapkan dan dijadiakan acuan oleh perusahaanAeperusahaan di bidang pembangkit meliputi beberapa pengujian sebagai berikut: Tahanan Isolasi Belitan (Polarization index Pengujian tahanan isolasi bertujuan kelembapan dan short circuit terhadap phasa maupun pentanahan. Polazization Index test (PI) adalah pengujian tahanan isolasi dengan rasio pembanding nilai uji menit ke-10 dengan nilai uji menit ke-1 (Ie Std C57. Tegangan DC yang diterapkan saat melakukan pengujian tahanan isolasi ditunjukkan dalam tabel 1. Rasio/Fasa/Polaritas Polaritas transfomator diperlukan saat diparalelkan dengan transformator lain atau dengan jaringan. Arus Eksitasi Pengukuran arus eksitasi terdiri dari komponen besarnya arus . A) dan kerugian (W). Besarnya eksitasi ini tergantung pada nilai-nilai relatif dari komponen induktif dan kapasitif dari inti dan isolasi, sedangkan komponen losses selalu didominasi oleh rugi-rugi inti, terutama yang dihasilkan oleh arus eddy (Ie Std C57. Disipasi faktor daya (Tani tes. Faktor kerugian isolasi dinyatakan dalam prosentase yang mengindikasikan kondisi isolasi. Kondisi isolasi diukur dari dissipation factor . dimana saat tegangan diinject pada belitan maka terjadi arus pada belitan terisolasi seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Tabel 1. Tegangan dc yang diterapkan selama uji tahanan isolasi Winding rated voltage (V)a <1000 1000Ae2500 2501Ae5000 5001Ae12 000 >12 000 Insulation resistance test direct voltage (V) 500Ae1000 1000Ae2500 2500Ae5000 5000Ae10 000 Tahanan Belitan Pengujian winding resistance menjelaskan bahwa nilai tahanan dianggap memuaskan apabila prosentase perbandingan nilai tahanan tidak melebihi 5% dan pengukuran aktual dikonversikan dengan suhu referensi dengan . : Tahanan dengan temperatur referensi : Tahanan pengukuran aktual : Temperatur referensi : Temperatur saat pengukuran : 234,5AC (Tembag. Gambar 1. Vektor dan rangkaian sederhana rugi faktor daya Tegangan inject di set antara range 100V sampai dengan 12kV, sesuai dengan intruksi manual data pabrikan. Sesuai standart tegangan inject sesuai tegangan nominal trafo dimana maksimun tegangan inject sebesar 10kV. Frequency Respone Analyzer SFRA adalah suatu peralatan yang dapat pergeseran pada inti dan belitan suatu Dengan melakukan pengujian, dapat diketahui bagaimana suatu belitan memberikan sinyal bertegangan rendah dalam berbagai variasi frekuensi. DGA (Dissolved GasAein Oil Analysi. Data Dissolve Gas Analysis yaitu data jumlah dan jenis gas yang terdapat pada transformator baik yang berupa gas maupun terlarut dalam minyak transformator. Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. ISSN: 1410-2331 Minyak isolasi transformator terdiri dari berbagai molekul hydrocarbon, panas (Therma. atau gangguan elektrik menyebabkan proses dekomposisi yang kompleks. Sedangkan untuk DGA kemungkinan problem yang potensial terjadi di dalam transformator sesuai dengan standar. Pahlavanpour. De Pablo. Chendong, dan lainlain. Dalam penggunaan analisa ini, sejarah pemeliharaan minyak transformator harus tetap diperhatikan, terutama tidak ada penggantian atau rekondisi selama 5 tahun kebelakang. Persamaan Chendong: Furan Furan merupakan sebagian produk dari proses degradasi selulosa pada isolasi kertas di dalam transformator sebagian larut di dalam minyak isolasi. Ketika rantai selulosa terpisah selama proses degradasi kertas isolasi, setiap menghasilkan sebuah unit monomer glukosa, yang akan mengalami reaksi kimia lebih lanjut menjadi senyawa furan dan produk lainnya, seperti air dan gas. Terdapat senyawa Furan yang paling sering diukur (Oak Ridge National Laboratory, 2. C 2-furaldehide . FAL) C 5-metil-2-furaldehide . M2F) C 5-hidroksimetil-2-furaldehide . H2F) C furan 2-asetil . ACF) C 2-furfurol . FOL) Metode pengukuran senyawa furan sesuai dengan standar ASTM D 5837 dan IEC 61198. Diantara senyawa furan, 2FAL dianggap sebagai senyawa utama dalam analisa karena tingkat generasi . yang relatif lebih transformator dibandingkan senyawa furan yang lain (Cheim et. , 2. Gambar 3 menunjukkan hubungan penurunan nilai DP dibandingkan peningkatan nilai konsentrasi furan dalam minyak, pada temperatur 140AC, pada proses penuaan kertas isolasi Kraft Paper. Gambar 3. Kurva perbandingan nilai DP dengan konsentrasi 2-FAL dalam minyak, pada Kraft Paper & temp 140AC Terdapat beberapa model hubungan nilai DP F = konsentrasi Furan dalam minyak dalam satuan mg/L Persamaan De Pabl: FFA = konsentrasi Furan dalam minyak dalam satuan mg/kg Persamaan Pahlavanpour: FFA = konsentrasi Furan dalam minyak dalam satuan mg/kg Perhitungan dengan perbandingan DP kertas isolasi awal ketika transformator dalam kondisi baru . ata dari manufaktu. , dengan hasil analisa DP dari Furan pada saat pengujian, menghasilkan estimasi Approx Damage pada waktu pengujian furan . alam persentas. (Wang and Srivastava, 2. C DP awal: nilai DP trafo saat kondisi awal operasi. ari manufaktu. C DP uji : hasil nilai pengujian DP C 200 merupakan konstanta nilai akhir umur kertas isolasi Physical Test Oil Quality Untuk mengetahui kualitas isolasi minyak transformator dilakukan pengujian karakteristik antara lain: pengujian tegangan tembus minyak (Breakdown voltag. , yaitu: Tegangan Tembus Minyak (Breakdown Voltag. Warna Tegangan Antar Permukaan (Interfacial Tension/IFT) Kandungan air dalam minyak (Water conten. Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. SINERGI Vol. No. Oktober 2016: 175-185 Angka kenetralan (Neutralization Number/ NN) Flash point Sludge. METODOLOGI Rating criteria merupakan penilaian setiap mendapatkan penilaian terhadap kesehatan keseluruhan transformator. Penilaian rating criteria ini menjadi metodologi pada penelitian ini. Berdasarkan nilai Rating criteria ini dibuat berdasarkan keputusan bersama oleh tim expertise dengan dasar reference, pengalaman dan pengetahuan tentang transformator. Berikut rating criteria yang dapat menjadi bahan penilaian kualitas transformator: Kriteria kondisi Visual Kriteria Umur transformer Kriteria teknologi Kriteria pembatasan operasi Rating kriteria DGA Rating pengujian elektrik Rating kriteria isolasi minyak Rating kriteria pemeliharaan rutin Rating kriteria kualitas data DATA DAN PEMBAHASAN Beberapa penilaian telah dilakukan. Hasil dari penilian tersebut adalah sebagai berikut. Data Inspeksi Visual Data inspeksi visual meliputi observasi lapangan terhadap kondisi actual transformator daya ditampilkan pada Tabel 2. Pengujian Excitasi Current Pengukuran arus eksitasi terdiri dari komponen besarnya arus . A) dan kerugian (W). Besarnya eksitasi ini tergantung pada nilai-nilai relatif dari komponen induktif dan kapasitif dari inti dan isolasi (Emsley, 2. Sedangkan komponen losses selalu didominasi oleh rugi-rugi inti, terutama yang dihasilkan oleh arus eddy. Tabel 2. Data Inspeksi Visual Item General cleanlines Check, cleaning and no leakage at body, radiator, accessories, bushing and line pipe Qualified Oo Unqualified Oo Oo Fasa R tap test No leakage at HV,LV and neutral bushing Bushing clean and good check oil level for tank, conservator, bushing Check the gas relays(Buchol. Moisture absorber in dry and good condition Cooling fans operate Check and cleaning earthing Check all termination and tightgen and good condition Check oil circulating pump and oil flow indication Visual Check Corrosion part Check protection equipment Check and cleaning control Oo Check alarm and Check or replace silica Inspeksi fan dan motor Function test / simulation protection Test Sistem Pemadam Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Hasil pengujian arus eksitasi dapat dilihat pada Tabel 3, dimana pola besar arus eksitasi (I. adalah High-Low-High (HLH) dan pola HLH menunjukkan bahwa transformer memiliki belitan inti Y . dan memiliki belitan sekunder terhubung i . Tabel 3. Hasil Pengukuran Arus Eksitasi Tap Excitation current . A) dan Daya (W) Data Insulation Resistance (Polarization Index Pengujian tahanan isolasi menggunakan alat ukur Megger MIT. Pengujian menggunakan tegangan DC 5000V selama 10 menit dimana ada 3 macam pengukuran diantaranya: a (HV LV) Ae GND a HV Ae (LV GND) Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. ISSN: 1410-2331 a LV Ae (HV GND) Tabel 4 memperlihatkan Polarization Index test (PI). Tabel 4. Data pengujian Polarization Index test (PI) LV Ae (HV GND) (G) 3 nF Waktu . (HV LV) Ae GND (G) 28 nF HV Ae (LV GND) (G) 2 nF Data Pengujian Tahanan Belitan (Windin. Pengujian winding resistance menggunakan alat Multifunction Test CPC100 (Omicro. bahwa nilai prosentase perbandingan nilai tahanan tidak dikonversikan dengan suhu referensi dengan Data PI yang diperoleh merupakan hasil dari alat Sesuai degan standart maka nilai PI dapat diperoleh secara perhitungan melalui Polarization Index: Perhitungan manual PI untuk pengukuran: LV Ae (HV GND )= = 1,56 (HV LV) Ae GND = = 2,35 HV Ae (LV GND) = = 2,60 Dari hasil perhitungan alat dengan data manual, nilai Polarization Index (PI) tidak berbeda signifikan, dimana menurut petunjuk Ie C57 152-2013 mengenai evaluasi dari isolasi transformer adalah jika: Kurang dari 1. 0 = Dangerous 0 hingga 1. 1 = Poor 1 hingga 1. 25 = Questionable 25 hingga 2. 0 = Fair Diatas 2. 0 = Good Dimana : : Tahanan dengan temperatur referensi : Tahanan pengukuran aktual : Temperatur referensi : Temperatur saat pengukuran : 234,5AC (Tembag. Tabel 5. Data Pengukuran Winding Resistance Sisi Tap Fasa R-N S-N T-N R-S S-T T-R Arus (A) Tahanan Volt ukur 39AC DC (V) Tahanan temp ref 9. Tahanan ref 9. 5AC () Dev (%) Prosentase perbandingan tahanan ukur yang telah dikonversikan ke dalam suhu referensi dengan nilai tahanan referensi, merupakan deviasi dimana dalam tabel 6 menunjukkan semua nilai masih masuk dalam kategori baik . ax 5%). Trafo daya memiliki fasa neutral sehingga nilai rasio pengukuran dibagi dengan Oo3. Pengujian rasio dan polaritas menggunakan alat Multifunction Test CPC100 (Omicro. deviasi ratio antar belitan tidak boleh melebihi 0,5%. Tabel 6. Konfigurasi pengukuran rasio Pengujian Rasio dan Polaritas Sesuai dengan nameplate trafo dimana memiliki vector group Ynd1, maka pengujian dilakukan dengan konfigurasi seperti pada Tabel Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. Test Sisi HV H1 H0 H2 H0 H3 H0 Sisi LV X1 X2 X2 X3 X3 X1 SINERGI Vol. No. Oktober 2016: 175-185 Tabel 7. Hasil Pengukuran Rasio dan Polaritas Belitan Fasa Tap Tegangan Nameplate Rasio 94 :1 94 :1 94 :1 Hasil Ukur Rasio 94: 1 94: 1 94: 1 Deviasi (%) Hasil data pada Tabel 7 menunjukkan bahwa deviasi ratio antar belitan masih dalam kondisi baik (<5%) Pengujian Capacitance and Dissipation Factor (Tan Tes. Tegangan nominal transformer daya PT X UPMKR sisi high voltage sebesar 150kV. Pengujian tan imenggunakan alat Doble M4000 dengan tegangan inject 10kV. Gambar 4. Hubungan rangkaian pengujian tani Tabel 8. Data Hasil Pengujian tani test Measure Test . V) Arus (I) CH CHL CHL (UST) CHL Daya (W) CL CHL CHL (UST) CHL % PF corr Corr Fact Cap . F) Sesuai referensi dari pada Tabel 8, maka data hasil pengujian seperti yang tampak pada Tabel 9 masih dapat dikategorikan baik. Tabel 9. Kondisi Penilaian tani Condition Good Maybe Investigated New DF < 0. Serv DF < 0. 5% < DF < DF > 1% Gambar 5. Hasil pengujian FRA Data Pengujian FRA Pengujian FRA (Frequency Respone Analyze. OMICRON FRAnalyzer. Analisa menggunakan metode perbandingan antar waktu. Hasil grafik FRA setelah overhoul dibandingkan dengan hasil grafik FRA sebelum overhaul yang akan digunakan sebagai baseline untuk pengujian FRA selanjutnya. Data hasil pengujian FRA dapat dilihat pada Gambar 5. Data Pengujian Bushing Pada bushing hanya dilakukan pengujian disipasi fakor daya . ani tes. pada sisi high voltage (HV). Pengujian dilakukan dengan 2 metode yaitu metode UST (Ungrounded Specmen Tes. pada C1 dan metode GST (Grounded Specimen Tes. pada C2 yang ditunjukkan pada Gambar 6. Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. ISSN: 1410-2331 Pengujian tani C1 menggunakan metode GSTGuard (Grounded Specimen Tes. dimana pengujian dilakukan untuk mengukur nilai disipasi factor daya tes tap dari bushing terhadap ground. Pengujian UST menggunakan tegangan 10kV sedangkan pada metode GST menggunakan tegangan 500V. Adapun hasil dari pengujian bushing dapat dilihat dalam Tabel 10. Hasil pengujian tani pada metode C1, %PF masih dibawah 5% yang menunjukkan bahwa kondisi isolasi utama bushing masih dalam kondisi baik Gambar 6. Pengukuran C1 dan C2 Tabel 10. Hasil tanibushing Test Serial Number . V) Arus . A) Data Pengujian Minyak Isolasi Hasil data pengujian minyak isolasi diperoleh dari pengujian laboratorium dimana oleh PT. X, secara berkala sample minyak diambil untuk diuji guna mendapatkan data trending peningkatan kandungan gas maupun karakteristik yang terdapat dalam isolasi minyak. Data menunjukkan secara garis besar bahwa kondisi minyak isolasi trafo daya masih dalam keadaan Untuk warna dari minyak yang sedikit kuning gelap . , masih dalam area Untuk perbaikan warna perlu dilakukan proses reklamasi untuk memperbaiki kualitas warna. Formula Penilaian Kondisi Transformator Untuk berdasarkan data dan hasil uji yang tersedia atau acceptable dimana pada tiap komponen sudah memenuhi semua kondisi yang ditetapkan atau hanya memenuhi beberapa kondisi saja. Skor perhitungan CI Data skor yang telah dinilai pada tiap komponen transformator dapat diperoleh nilai Condition Indicator (CI): Dimana: : Total jumlah parts Daya (W) %PF corr Corr fact Cap F) : Identifikasi nomor dari part : Jumlah total parameter kondisi : Nomor identitas dari parameter kondisi SC(K,J): Skore kondisi part untuk kondisi F(J) : Weighting factor untuk parameter kondisi didefinisikan berdasarkan tingkat kepentingan dari parameter kondisi dari keseluruhan assesmen kondisi F(K) : Weighting factor untuk part / item, didefinisikan berdasarkan tingkat kepentingan terhadap keseluruhan kondisi komponen Skor Penilaian Peralatan untuk Parameter Kondisi (S. Pemberian skor penilaian berasarkan kriteria penilaian yang sebelumnya telah dipaparkan dimana tiap peralatan dilihat sesuai dengan rating kriterianya. Berikut pemaparan skor penilaian dari tiap parameter utama Inti besi (Cor. Usia peralatan Usia core telah mencapai usia 40 tahun . ame plate 1. sehingga penulis memberikan skor penilaian 4 karena masuk dalam range penilaian kriteia unur 5-40 tahun. Teknologi yang terinstall Pada inti besi belum memilki indicator monitoring sehingga penulis memberikan nilai 0 pada inti Faktor design pabrikan pada tahun pembuatan transformator memungkinkan belum Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. SINERGI Vol. No. Oktober 2016: 175-185 terpasangnya teknologi yang dibutuhkan untuk monitoring inti besi. Tim pemeliharaan uni pembangkit selama ini masih menggunakan monitoring eksternal seperti thermal imager. Pembatasan operasi Pada inti besi tidak menimbulkan kendala yang menyebabkan pembatasan operasi sehingga penulis memberikan skor penilaian 9 DGA Sesuai dengan kriteria dari Tabel 7 baris ke-2 maka penulis memberikan skor penilaian 7 pada parameter DGA Pengujian electrical Dari hasil pengujian excitation current tidak terdapat indikasi yang menunjukkan adanya kelainan sehingga penulis memberikan skor Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memberikan skor penilaian 9. Winding . Usia peralatan Usia belitan telah mencapai usia 40 tahun . ame plate 1. sehingga penulis memberikan skor penilaian 4 karena masuk dalam range penilaian kriteia unur 5-40 tahun. Teknologi yang terinstall Pada belitan sudah terpasang sensor suhu, vibrasi . odifikasi tim pemaliharaan unit pembangki. yang membantu opetaor unit untuk memonitoring kondisi operasi dari transformator. Karena memenuhi 2 kriteria maka penulis memberikan skor penilaian 7. Pembatasan operasi Pada belitan tidak menimbulkan kendala yang menyebabkan pembatasan operasi sehingga penulis memberikan skor penilaian 9 DGA Sesuai dengan kriteria dari Tabel 7 baris ke-2 maka penulis memberikan skor penilaian 7 pada parameter DGA Pengujian electrical Beberapa data pengujian diantaranya power factor pada belitan masih < 0,5%, pada winding resistane mempunyai deviasi /- <5% dan seimbang, tidak ada perubahan dari data awal pabrikan sehingga penuls memberikan skor Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memerikan skor penilaian 9. Minyak isolasi Kondisi visual Dari data hasil pengujian laboratorium kondisi minyak memiliki warna agak kecoklatan sehingga penulis memberikan skor 6 Usia Belum ada penggantian minyak maupun reklamasi selama transformator beroperasi, hanya dilakukan proses purifier saja. Pada saat pemeliharaan baik itu pemelharaan prediktif penambahan volume minyak . sehingga penulis memberikan skor penilaian 5. Teknologi yang terinstall Pada minyak isolasi sudah terpasang system monitoring berupa DGA online, sensor suhu, sensor moisture minyak, power factor monitoring, sehingga pnulis membrikan skor penilaian 9 karena memenuhi 4 dari kriteria yang diperlukan. Pembatasan operasi Pada minyak isolasi tidak menimbulkan kendala sehingga penulis memberikan skor penilaian 8 DGA Dari hasil data laboratorium . ada lampira. TDCG dan combustible gas secara periode mengalami degradasi yang sesuai dengan kriteria dari Tabel 7 baris ke-2 sehingga penulis memberikan skor penilaian 7. Dalam hal ini penulis mengasumsikan bahwa minyak isolasi antra core, winding dan tap changer adalah sama . atu kesatua. sehingga skor penilaian pada part winding sama dengan skor penilaian core. Pengujian electrical Pada minyak isolasi dilakukan pengujian seperti breakdown voltage test dimana hasil pengujian masih dalam kondisi sangat baik. dimana untuk minyak baru mempunyai standar minimum breakdown voltage sebesar 47 kV. Hasil pengujian minyak isolasi transformator sebesar 78 kV. Dalam hal ini nilai breakdown voltage yang tinggi di sebabkan purifier minyak secara rutin baik itu saat beroperasi maupun saat dilakukan pemeliharaan major . Oleh karena itu penulis memberikan skor penilaian pada kriteria pengujian elektik sebesar 10. Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. ISSN: 1410-2331 Pengujian isolasi minyak Pada pengujian isolasi minyak, kondisi terakhir menunjukkan neutralization number . , interfacial tension (IFT), dielectric strength, % power factor, dan water content masih dalam kondisi yang dapat diterima. Data isolasi minyak ini juga mencakup data pada pengujian minyak memberikan skor penilaian 10. Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memberikan skor penilaian 9. Bushing Kondisi visual Pada bushing terdapat kebocoran namun tidak mempengaruhi system operasi pada knerja transformator sehingga penulis memberikan skor penilaian 7 pada bushing. Usia peralatan Usia bushing telah mencapai usia 40 tahun . ame plate 1. sehingga penulis memberikan skor penilaian 4 karena masuk dalam range penilaian kriteia unur 5-40 tahun. Teknologi yang terinstall Pada bushing telah terpasang sensor suhu . erdasarkan arus operas. sensor power factor sehingga penulis memberikan skor penilaian 7. Pembatasan operasi Selama transformator beroperasi telah terjadi satu kali pembatasan operasi yang diakibatkan oleh kenaikan suhu yang signifikan. Kenaikan suhu disebabkan oleh terminal joint antara bushing dan kabel saluran tegangan tinggi yang ratadikarenakan material yang berbeda pada tiap menyebabkan suhu naik secara signifikan. Namun setelah dilakukan perbaikan dan serangkaian pengujian tidak menyebabkan perubahan karakteristik pada bushing dan konponen lainnya. S\sehingga bushing masih dapat beroperasi secara normal. Dalam kasus ini penulis memberikan skor penilaian 7 pada bushing untuk kriteria pembatasan operasi. Pengujian electrical Dari hasil pengujian elektrik diperoleh hasil disipasi daya C1 pada bushing <5%. Hasil pengujian disipasi daya C2 pada bushing ditemukan disipasi daya yang dibawah normal . yang disebabkan kebocoran minyak pada tap test yang mempengaruhi nilai disipasi saat melakukan pengujian. Secara umum hal ini tidak mempengaruhi kondisi saat operasi, sehingga penulis memberikan skor penilaian 8. Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memberikan skor penilaian 9. Sistem pendingin Kondisi visual Kondisi system pendingin (ONAF) secara visual tidak terlihat cacat atau kegagalan fungsi . uara dan arah putaran kipas pendingi. sehingga penulis memberikan skor penilaian 8 pada system pandingin Usia peralatan Selama tranformator berperasi telah dilakukan penggantian peralatan system pendingin yaitu motor dan kipas pada tahun 2014 sehingga penulis memberikan nilai 8 karena kondisi system pendingin yang masih baik. Teknologi yang terinstall Pada system pendingin sudah terpasang indicator arus operasi dan sudah bekerja berdasarkan sensor suhu sehinggan penulis memberikan skor pnilaian 6. Pembatasan operasi Tim pemeliharaan prediktif unit pembangkit secara rutin melakukan monitoring dan perbaikan sehingga saat beroperasi system pendingin tidak memberikan skor penilaian 8. Pengujian electrical Pengujian pada system pendingin meliputi pengujian arus operasi, tahanan isolasi. Hasil pendingin masih dalam kondisi yang baik, sehingga penulis memberikan skor penilaian 8 Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memberikan skor penilaian 9. Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. SINERGI Vol. No. Oktober 2016: 175-185 Tap Changer Kondisi visual Kondisi visual tap changer tidak mengalami kebocoran dan pasisi tap sesuai dengan name plate . ebutuhan operas. sehingga penulis memberikan skor penilaian 8. Usia peralatan Usia tap changer telah mencapai usia 40 tahun . ame plate 1. sehingga penulis memberikan skor penilaian 4 karena masuk dalam range penilaian kriteia unur 5-40 tahun. Teknologi yang terinstall Pada tap changer belum memiliki indicator monitoring sehingga penulis memberikan skor Pembatasan operasi Selama transformator beroperasi belum ada perubahan posisi tap pada tap changer . esuai desain awal commisionin. dan tidah memiliki kendala saat beroperasi sehingga penulis memberikan skor penilaian 8 Pengujian electrical Pengujian electrical yang dilakukan pada tap changer adalah pengujian rasio dimana pengujian ini berhubungan dengan winding. Tidak ditemukan deviasi ratio yang tinggi (<0. sehingga penulis memberikan skor penilaian 8. Pengujian isolasi minyak Pada pengujian isolasi minyak, kondisi terakhir menunjukkan neutralization number . , interfacial tension (IFT), dielectric strength, % power factor, dan water content masih dalam kondisi yang dapat diterima. penulis memberikan skor penilaian 10 pada parameter pengujian isolasi minyak. Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memberikan skor penilaian 9. Tangki dan Komponen Peralatan yang Lain Kondisi visual Pada tangi, konservator, panel, sensor dan peralatan lainya tidak mengalami kebocoran minyak, korosi dan perubahan struktur sehingga penulis memberikan skor penilaian 8. Usia peralatan Usia tangki, konservator, panel, dan peralatan lainnya memang telah memiliki usia yang sama dengan name plate. Namun dalam pemeliharaan sebelumnya telah dilakukan penggantian part seperti kontaktor dan instalasi pada system penggantian system indikator sehingga penulis memberikan skor penilaian 8 karena masuk dalam range penilaian App Damage 20% - 39%. Teknologi yang terinstall Secara umum pada tangki dan peralatan yang lain sudah terpasang beberapa indikator operasi, level minyak, humidity pada konservator sehingga penulis memberikan skor penilaian 7. Pemeliharaan rutin Pihak pemeliharaan unit pembangkit sudah melakukan pemeliharaan preventif rutin, analisis dan pengujian rutin pada frekuensi yang Penulis memberikan skor penilaian 9 pada parameter kriteria ini. Ketersediaan data Data design awal dari pabrikan, manual book, data commissioning, dan data hasil inspeksi pemeliharaan masih tersedia, sehingga penulis memberikan skor penilaian 9. Untuk berdasarkan data dan hasil uji yang tersedia atau acceptable dimana pada tiap komponen sudah memenuhi semua kondisi yang ditetapkan atau hanya memenuhi beberapa kondisi saja. Penilaian kondisi tiap komponen disadurkan dalam Tabel 11. Badaruddin. Penilaian Kondisi Transformator Daya pada PT. ISSN: 1410-2331 Transformer Electrical Test Score Insulating Oil Quality Test Score Maintenance Requirement Score Data Quality Score F(J) F(K) DGA Score Insulating Fluid Bushings Cooling System Tap Changer Tank & Other Operation Restriction Score Windings Installed Technology Score Core Age Score Komponen Visual Condition Score Tabel 11. Tabel Condition Indicator Komponen Data Quality CONDITION INDICATOR Maka Data pengujian tes elektrik yang telah dilakukan akan dijadikan data trending untuk melihat ada tidaknya degradasi kualitas komponen utama transformer. Tabel 12. CI dan saran berdasarkan kondisi CI 7 O CI O 10 Good 3 O CI O 7 Fair 0 O CI O 3 Poor Continue O&M without Continue operation tapi reevaluation suggested Immediate evaluation and O&M adjustment required Berdasarkan nilai CI, transformator PT X masih dalam kategori baik (Goo. Transformator PT X masih dapat beroperasi tanpa ada pembatasan operasi pada komponen transformator. KESIMPULAN Setelah melakukan penelitiaan, penulis dapat menyimpulkan beberapa hal berikut. Pertama, transformer daya PT X yang sudah berumur sangat lama masih dalam kategori layak operasi tanpa ada pembatasan operasi komponen transformer pada kinerja unit Sehingga terdapat kondisi disipasi factor daya yang lebih tinggi pada bushing sisi high voltage fasa R, hal ini disebabkan temuan berupa rembesan minyak pada tap test bushing yang menyebabkan nilai disipasi daya lebih tinggi dari fasa S dan fasa T. Selain itu, isolasi minyak transformer menunjukkan mulai melemahnya kualitas minyak DAFTAR PUSTAKA