Journal Naval Dedication Volume. Nomor. Tahun 2025 Hal. Available online at: https://journal. id/index. php/Dedication Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Ae 11 Tahun di SD Krian i Guna Membantu Mempercepat Penyebaran Vaksin Asep Iwa Soemantri1*. Bambang Hartono2. Hermin Priani3. Lukman Hakim4 1,2,3 Akademi Angkatan Laut. Surabaya. Indonesia SD Negeri 3 Krian. Indonesia Abstract: Vaccination attacks for children 6-11 years old is very important in community service activities because they can help speed up the spread of the covid-19 vaccine, thereby minimizing elementary school children contracting Covid-19. The purpose of this community service is to help elementary schools feel calmer in carrying out offline learning, as an effort to avoid learning loss when learning online. This activity was supported by the principal and teachers of SD Krian i and the AAL Health unit Health workers. Vaccination is carried out 2 times, namely the 1st vaccination on January 11, 2022 and the second vaccination on February 16, 2022. The vaccination implementation is guided by the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK. 07/MENKES/6688/2021 concerning the Implementation of the Corona Virus Disease 2019 Vaccination (Covid- . for children aged 6 . to 11 . years, with a vaccination service screening format. The results of the 1st vaccination activity of 610 registrants who vaccinated 609 children, of which 1 was postponed. Vaccination 2 of 452 children, 1 child for vaccine 1 and 451 children for vaccine 2. It is recommended to develop a vaccine attack to elementary school students in areas that have not been vaccinated. Keywords: Vaccination. Covid-19, 6-11 Years. Learning Loss. Abstrak : Serbuan vaksinasi untuk anak 6 -11 tahun sangat penting dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat, karena dapat membantu mempercepat pernyebaran vaksin covid-19, sehingga meminimalkan anak SD terjangkit Covid-19. Tujuan pengmas ini membantu SD lebih tenang dalam melaksanakan pembelajaran offline, sebagai upaya menghindari terjadinya learning loss, saat pembelajaran online. Kegiatan ini didukung oleh kepala sekolah dan guru-guru SD Krian i, serta tenaga Kesehatan satuan Kesehatan AAL. Vaksinasi dilaksanakan 2 kali, yaitu vaksinasi 1 pada 11 Januari 2022 dan vaksinasi ke 2 pada 16 Februari 2022. Pelaksanaan vaksinasi berpedoman pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 07/MENKES/6688/2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-. bagi anak usia 6 . sampai dengan 11 . tahun, dengan format skrining pelayanan vaksinasi. Hasil kegiatan vaksinasi ke 1 dari 610 pendaftar yang divaksinasi 609 anak, yang 1 ditunda. Vaksinasi ke 2 dari 452 anak, 1 anak vaksin ke 1 dan 451 anak vaksin Disarankan pengembangan serbuan vaksin ke siswa SD di wilayah-wilayah yang belum melaksanakan Kata Kunci : Vaksinasi. Covid-19, 6-11 Tahun. Learning Loss. PENDAHULUAN Selama pandemi Covid-19 mulai Maret 2020 sekolah melaksanakan pembelajaran on-line. Beberapa kelemahan yang muncul akibat pembelajaran on-line adalah terjadinya learning loss, yaitu penurunan daya kemampuan siswa akibat pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Kondisi Learning loss ini berpeluang besar menurunkan kualitas Pendidikan, terutama siswa SD yang masih belum mampu untuk belajar mandiri secara online di rumah. Pembelajaran secara daring . kurang efektif bagi siswa SD. Banyak hambatan apabila pembelajaran SD dilaksanakan secara daring, diantaranya keterbatasan jaringan internet, tidak semua siswa SD memiliki media untuk pembelajaran online seperti HP, computer ataupun laptop, serta memungkinkan adanya gangguan yang dapat mengganggu focus belajar siswa seperti game, sosmed yang muncul saat siswa SD Received: Desember 05, 2024. Revised: Desember 23, 2024. Accepted: Januari 04, 2025. Online Available: Januari 06, 2025 Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Ae 11 Tahun di SD Krian i Guna Membantu Mempercepat Penyebaran Vaksin menggunakan HP untuk belajar. Sehingga berbagai upaya dilakukan sekolah agar bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 salah satunya dengan vaksin, supaya bisa tetap melaksanakan pembelajaran pembelajaran tatap muka . Sekitar pertengahan 2021 pandemi Covid-19 mulai menurun, dan mulai ada ijin dari kemendikbud melaksanakan pembelajaran secara luring seijin orang tua/ wali murid, dengan tetap memperhatikan protocol Kesehatan. Kesempatan ini segera dioptimalkan oleh sekolah untuk bisa meminimalkan learning loss yang terjadi. Berbagai strategi pembelajaran dilaksanakan dalam pembelajaran di masa pandemic Covid-19 di sekolah. Ada yang masuk bergiliran tiap kelas, jadi kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 masing-masing hanya masuk 1 hari per minggu. Ada yang dimasukkan setiap hari tapi dengan 50% dari jumlah Ada yang pembatasannya dengan waktu belajar yang hanya setengah dari jam Sedikit apapun peluang bisa belajar tatap muka, dioptimalkan oleh sekolah untuk meminimalkan terjadinya learning loss, sampai akhirnya awal tahun ajaran baru Juli 2021 bisa belajar tatap muka secara normal. Beberapa bulan berlangsung pembelajaran tatap muka. Januari 2022 sampai sekarang ini, mulai meningkat kembali Covid-19 dengan varian baru yaitu Omicron. Pengendalian penularan Covid-19 omicron di SD menjadi sangat krusial. Data dari satgas Covid-19 sampai desember 2020 dominan di usia SD. Tercatat jumlah positive Covid-19 pada anak usia sekolah 8,87% dari total kasus corona nasional. Berdasarkan data per Desember 2020, satgas penanganan Covid-19 melaporkan adanya 59. 776 anak usia sekolah yang terinfeksi Covid-19. Dengan rincian: anak usia sekolah PAUD . -2 tahu. 292 orang terinfeksi Covid-19 atau sekitar 13,8 persen dari kasus nasional. Pada anak usia 3 Ae 6 tahun (TK) sebanyak 8. ekitar 14,3% dari kasus nasiona. anak terinfeksi Covid-19. Pada usia 7 Ae 12 tahun . sia SD) tercatat 17. ekitar 29,8% dari kasus nasiona. anak terinfeksi Covid-19. Pada usia 13 Ae 15 tahun . sia SMP) tercatat 239 . ekitar 18,8% dari kasus nasiona. anak terinfeksi Covid-19. Pada usia 16 Ae 18 tahun . sia SD) tercatat 13. ekitar 23,17% dari kasus nasiona. anak terinfeksi Covid19. (Bisnis. com, 2. Anak usia SD yang paling banyak tercatat terkena covid-19 dibandingkan usia sekolah yang lain. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 07/MENKES/6688/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-. bagi anak usia 6 . sampai dengan 11 . Didalam keputusan tersebut diatur tentang format skrining pelayanan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6 . sampai dengan 11 . (Sadikin, 2. Berdasarkan JOURNAL NAVAL DEDICATION - VOLUME. NOMOR 1 TAHUN 2025 Hal. keputusan tersebut AAL mengadakan pengabdian masyarakat berupa kegiatan serbuan vaksinasi anak usia 6 Ae 11 tahun di SD Krian i, guna memepercepat penyebaran vaksin. METODE Pengabdian masyarakat . dilakukan di SD Krian i. Kecamatan Krian. Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, yang dipimpin oleh kepala sekolah Drs. Lukman hadi. Pd. Kegiatan pengmas berupa serbuan vaksinasi covid-19. Kegiatan ini bekerjasama dengan satuan Kesehatan AAL yang dipimpin oleh Kasubditkes, kegiatan dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan, dengan Teknik pelaksanaan 2 kali yaitu: vaksinasi ke1 dan vaksinasi Sasaran pengmas adalah guru dan siswa SD Krian i. Kegiatan pengmas dilakukan tahapan sebagai berikut: . koordinasi dengan mitra . sosialisasi materi seputar pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dan format skrining pelayanan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6 . sampai dengan 11 . implementasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19. evaluasi kegiatan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan, dengan Teknik pelaksanaan 2 kali yaitu: vaksinasi ke 1 dan vaksinasi ke 2. Pelaksanaannya sebagai berikut : . kegiatan vaksinasi 1 pada 11 Januari 2022 dengan siswa terdaftar 610 anak yang tervaksin 609 anak, 1 anak tidak tervaksin karena sakit . kegiatan vaksinasi ke 2 pada Rabu, 16 Februari 2022, mulai pukul : 08. 00 WIB. Siswa terdaftar sebanyak 452 anak, dan tervaksin sebanyak 452 anak, dengan rincian 1 anak vaksin ke 1 dan 451 anak vaksin ke 2. Berkurangnya peserta vaksin 1 dari 610 anak menjadi 452 anak, dikarenakan 68 anak telah mengikuti vaksinasi ke 2 di tempat lain. Personel yang terlibat di pengmas ini antara lain : . tim PPM (Penelitian dan Pengabdian Masyaraka. 2 orang, . tim Nakes (Tenaga Kesehata. dari Subditkes AAL 11 orang, . tim penerangan 2 orang, . tim angkutan 1 orang, . tim dari SD Krian i . epala sekolah dan gur. 25 orang. Disamping personel yang terlibat secara langsung tersebut, banyak juga wali murid yang ikut hadir mendampingi putra dan putrinya yang vaksin terutama yang kelas 1 sampai 3. Format skrining pelayanan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6 . sampai dengan 11 . tahun, yang sudah disampaikan tim nakes Subditkes AAL kepada tim SD Krian i, sudah disiapkan dengan baik. Hal -hal yang disiapkan, antara lain: Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Ae 11 Tahun di SD Krian i Guna Membantu Mempercepat Penyebaran Vaksin Ruang tunggu. Di ruang tunggu, dilaksanakan pengecekan data siswa yang akan di Data dibuat menggunakan format seperti Tabel 1. Tabel 1. VERIFIKASI DATA IDENTITAS VERIFIKASI DATA IDENTITAS NAMA NIK TANGGAL LAHIR NO HP ALAMAT VAKSIN YANG DIBERIKAN PADA DOSIS 1 PARAF PETUGAS Gambar 1. Pengaturan ruamg tunggu di SD Krian i Gambar 2. Satu per satu mereka bergeser di tempat antrian, seperti ini. Meja 1 . krining dan vaksinas. Pada meja 1 ini, anak yang akan divaksinasi di skrining dulu dengan beberapa pertanyaan, untuk memastikan bahwa anak tersebut dapat lanjut vaksinasi, ditunda atau tidak diberikan. JOURNAL NAVAL DEDICATION - VOLUME. NOMOR 1 TAHUN 2025 Hal. Tabel 2. SKRINING SKRINING Hasil Tindak Lanjut Suhu > 37,5 0C vaksinasi ditunda sampai sasaran sembuh Tekanan Darah Dengan Jika tekanan darah >140/90 mmHg menggunakan manset anak pengukuran tekanan darah diulang 5 . sampai 10 . menit kemudian Jika masih tinggi maka vaksinasi ditunda dan dirujuk Pertanyaan Tidak Apakah anak mendapat Jika Ya, vaksinasi ditunda vaksin lain . aksin ruti. kurang dari 2 minggu Apakah anak pernah sakit Jika Ya, untuk derajat ringan dan COVID-19? sedang vaksinasi ditunda 1 bulan setelah sembuh, untuk derajat berat vaksinasi ditunda 3 bulan setelah Apakah dalam keluarga Jika ada kontak, vaksinasi ditunda 2 terdapat kontak dengan pasien COVID-19? Apakah saat ini anak Jika Ya, vaksinasi menderita demam atau batuk dianjurkan untuk berobat. pilek atau nyeri menelan atau muntah atau diare? Apakah dalam 7 hari Jika Ya, vaksinasi ditunda sampai dinyatakan sembuh mendapat perawatan di RS atau menderita kedaruratan medis seperti sesak napas, berdebar-debar, perdarahan, hipertensi, tremor hebat? Apakah Jika Ya, vaksinasi ditunda, sampai diizinkan oleh dokter yang merawat imunitas . iperimun: auto imun, alergi berat dan defisiensi imun: gizi buruk. HIV berat, keganasa. ? Apakah saat ini anak sedang Jika Ya, vaksinasi ditunda, sampai diizinkan oleh dokter yang merawat panjang . teroid lebih dari 2 minggu, sitostatik. ? Apakah anak mempunyai Jika Ya, vaksinasi disarankan di riwayat alergi berat seperti rumah sakit No Pemeriksaan 1 Suhu Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Ae 11 Tahun di SD Krian i Guna Membantu Mempercepat Penyebaran Vaksin urtikaria di seluruh tubuh atau gejala syok anafilaksis . idak vaksinasi sebelumnya? 9 Apakah anak penyandang Jika Ya, vaksinasi disarankan di penyakit hemofilia/kelainan rumah sakit pembekuan darah? HASIL SKRINING : Paraf Petugas LANJUT VAKSIN TUNDA TIDAK DIBERIKAN Bila anak dengan status Aolanjut vaksinasiAo, maka setelah divaksin dibuatkan juga catatan hasil vaksinasi. Tabel 3. HASIL VAKSINASI HASIL VAKSINASI Jenis Vaksin: Paraf No. Batch: Petugas Tanggal Jam Vaksinasi: Pengaturan meja 1 skrining dan vaksinasi Gambar 3. Meja skrining dan vaksinasi model peralel Gambar 4. Meja skrining dan vaksinasi model serial JOURNAL NAVAL DEDICATION - VOLUME. NOMOR 1 TAHUN 2025 Hal. Gambar 5. Kegiatan skrining Gambar 6. Kegiatan vaksinasi Meja 2 Pencatatan dan vaksinasi. Setelah divaksinasi, anak Ae anak bergeser ke ruang observasi, duduk di ruangan selama 15 menit sampai 20 menit. Ruangan didesain dengan disiapkan 2 tempat tidur dan beberapa bangku di keliling ruangan, seperti gambar berikut : TEMPAT TIDUR TEMPAT TIDUR BANGKU Gambar 7. Denah Ruang Observasi Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Ae 11 Tahun di SD Krian i Guna Membantu Mempercepat Penyebaran Vaksin Serta disiapkan catatan hasil observasi dengan format seperti table di bawah ini. Tabel 4. Pencatatan dan Observasi HASIL OBSERVASI PARAF PETUGAS Tanpa keluhan Ada Sebutkan keluhan jika ada,A AA. Gambar 8. Pengaturan dan kegiatan di ruang observasi Dari 452 anak yang telah divaksinasi dan mereka diberi waktu 15 menit Ae 20 menit untuk duduk-duduk di ruang observasi, dan hasilnya tidak ada yang mempunyai keluhankeluhan, sehingga tidak ada yang harus mengalami perawatan khusus. Tantangan yang sering terjadi saat pelaksanaan vaksinasi anak-anak adalah adanya anak yang ketakutan untuk disuntik, ada yang menangis, ada yang berontak, bahkan ada yang berusaha untuk lari. Sehingga dalam kegiatan vaksinasi untuk anak-anak usia 6 Ae 11 tahun ini, tidak hanya diperlukan ketrampilan menyuntikan vaksin, tetapi juga diperlukan kemampuan untuk dapat memberi ketenangan dan keberanian anak-anak sehingga tidak takut untuk disuntik/divaksin. Bahkan harus mampu membujuk anak-anak yang menolak, meronta bahkan lari karena takut untuk disuntik. Dalam hal ini tim PPM dan tim dari sekolah yang membantu menenangkan anak-anak, bahkan yang membujuk anak-anak yang awalnya tidak mau divaksin menjadi mau divaksin. Kemitraan dan kolaborasi antara Tim nakes, tim PPM, serta tim dari sekolah, harus terbangun dengan baik. Upaya untuk memberikan vaksinasi covid-19 kepada seluruh anak-anak usia 6 Ae 11 tahun dapat dilakukan secara optimal. Sehingga dapat membantu JOURNAL NAVAL DEDICATION - VOLUME. NOMOR 1 TAHUN 2025 Hal. program memutus rantai penularan COVID-19 dan meminimalkan anak-anak terkena COVID-19. KESIMPULAN DAN SARAN Pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk anak-anak, harus berpedoman pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 07/MENKES/6688/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-. bagi anak usia 6 . sampai dengan 11 . Pembelajaran SD secara online banyak mengalami kendala baik terkait media pembelajaran maupun kesiapan siswa sendiri untuk belajar secara online, akibatnya berpeluang besar terjadi Learning loss. Serbuan vaksin untuk anak usia 6 Ae 11 tahun, sangat penting dibantu percepatannya, agar dapat membantu sekolah untuk melaksanakan pembelajaran secara offline, dengan meminimalkan resiko terkena COVID-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di sekolah. Guna mengefektifkan dan mengefisienkan waktu, menyarankan pelaksanaan skrining seperti Tabel 2 yang terkait 9 pertanyaan yang jawabanya iya atau tidak, ini dicetak dan dibagikan ke siswa untuk menjawabnya saat di ruang tunggu . ntuk siswa kelas 1 Ae 3 bisa dibantu orang tuanya untuk mengis. Saat anak masuk dimeja 1 sudah membawanya dan diberikan ke petugas. Mencari data terkait pengembangan serbuan vaksin ke siswa SD di wilayah-wilayah yang belum melaksanakan vaksinasi. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada Kepala sekolah SD Krian i beserta guru-gurunya, yang telah bersedia menjadi tempat kegiatan. Ucapan terima kasih juga Penulis haturkan kepada nakes Subditkes AAL yang telah memberikan dukungan untuk kegiatan pengmas ini. Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Ae 11 Tahun di SD Krian i Guna Membantu Mempercepat Penyebaran Vaksin DAFTAR PUSTAKA