Analisi Bahan Ajar Digital Kerjaan Kuningan dengan Model Inquiry untuk Meningkatkan Literasi Sejarah Nur Faizah Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung Nur Fitri Amalia Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Email: nurfitriamalia188@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan literasi sejarah menggunakan bahan ajar digital kerjaan kuningan. Metode penelitian adalah dengan menggunakan kajian pustaka. Kajian pustaka yang digunakan adalah literatur berupa buku, hasil-hasil penelitian yang terkait dengan bahan ajar digital kerjaan kuningan, buku digital. Teori-teori dikaitkan dengan pembahasan permasalahan yang terjadi untuk menemukan solusinya. Hasil kajian ini menyatakan bahan ajar digital kuningan dapat meningkatkan literasi sejarah. Penggunaan bahan ajar digital yang dirancang berbentuk modul dengan fungsi dan kelebihannya, dapat membuat siswa tertarik belajar dan berperan untuk meningkatkan literasi sejarah siswa, siswa yang tidak mengenal budaya lokal menjadi paham dan lebih cinta tanah air. Kata kunci : Pembelajaran Sejarah. Media Online. Kemampuan Literasi Digital Pendahuluan Sejarah di abad kedua puluh satu, yang harus berorientasi pada bahan ajar digital (Umamah, 2. Pembelajaran sejarah dapat diambil dari beberapa pengalaman yang dilakukan oleh guru di ruang kelas. Pembelajaran sejarah juga dapat diambil dari pengalaman siswa sehari hari. Pembelajaran sejarah di era digital sekarang dituntut untuk lebih mengedepankan teknologi, karena pada kenyatannya di abad 21 ini siswa harus lebih berperan aktif di dalam proses pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas (Fahyuni, 2. Peneliti memilih sejarah lokal karena masih banyak siswa yang belum memahami pentingnya sejarah daerahnya sendiri, kurangnya minat siswa akan literasi sejarah membuat siswa tidak mengetahui tentang sejarah dan kurangnya motivasi membaca di kalangan siswa (Ainun Nisya, 2. Tujuan dari pengembangan bahan ajar digital adalah untuk meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa dalam pembelajaran mereka (Alperi, 2. Selain itu, bahan ajar digital menyediakan berbagai fungsi interaktif dan memberikan siswa berbagai konten multimedia, seperti video dan animasi, yang dapat membantu meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar (Kim et , 2. Manfaat penelitian ini diantara nya adalah, memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas, dapat menjadi referensi bagi penelitian lain, praktis, karena mudah dibawa kemana mana. Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong e-ISSN: 2807-5676 Volume. 3 No. https://lp3mzh. id/index. php/bahtsuna/index Terdapat beberapa pelajaran sejarah di setiap instansi pendidikan. Hal ini dikarenakan beberapa keterbatasan yang dihadapi guru selama proses pembelajaran, antara lain keterbatasan sumber belajar sejarah, alokasi waktu dan kurangnya inovasi bahan ajar sejarah yang mendukung siswa di sekolah. Pembelajaran sejarah bermanfaat untuk memahami bagaimana peristiwa masa lalu berkontribusi pada peristiwa saat ini (Garvey & Krug, 2. Siswa juga dapat mengambil manfaat dari literasi sejarah dengan memperoleh pemahaman yang lebih besar tentang materi sejarah yang disajikan oleh guru (Khotimah, 2. Pendidikan sejarah merupakan mata pelajaran wajib di SD/MI. Pembelajaran yang berlangsung adalah terkait dengan pendidikan sejarah pada umumnya dan untuk pengembangan kompetensi dasar, khusus sebagai Internalisasi nilai-nilai sejarah, pengetahuan, dan keterampilan melalui serangkaian acara yang dirancang dan terstruktur untuk memengaruhi dan mendorong siswa proses belajar (Kemdikbud, 2. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi pendidikan sejarah terkait budaya local di abad kedua puluh satu, yang harus berorientasi pada bahan ajar digital. Salah satu Madrasah Ibtidaiyah yang fokus dalam mengembangkan budaya lokal adalah MI Negeri Surakrta. Madrasah Ibtidaiyah Neger Surakarta membiasakan siswa mengenal budaya lokal atau literasi sejarah menggunakan bahan ajar digital. Oleh karena itu, peneliti tertarik mendalami Penelitian dengan judul analisis bahan ajar digital kuningan dengan model inquiry untuk meningkatkan literasi digital. Metode Penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara kelompok dan individu, serta analisis dokumen. Peneliti terlibat aktif dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas tahun ajaran 2021/2022 di MIN Surakarta. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan subjek yang akan diteliti benar-benar memiliki pengetahuan yang memadai dan keberagaman. Peneliti menggunakan analisis data Miles & Huberman . 2: . yang penarikan/kesimpulan/verifikasi. Reduksi data melibatkan proses pemilihan, penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data yang muncul di lapangan. Penyajian data merupakan langkah selanjutnya yang memiliki pengertian sebagai susunan sebuah informasi yang memiliki beberapa kemungkinan penarikan kesimpulan dan tindakan. Ketiga proses tersebut merupakan proses siklus dan bersifat interaktif. Hasil dan Pembahasan Kesiapan belajar siswa dalam lingkungan belajar online Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Proses pembelajaran telah berubah setelah merebaknya pandemi virus corona 19 . dari yang bersifat tradisional menjadi virtual. Pembelajaran yang bersifat virtual mengalami banyak kendala dikarenakan terjadi penurunan kualitas pembelajaran di sekolah dikarenakan kemampuan siswa dalam mengoperasikan perangkat hardware maupun software masih kurang, selain itu kurangnya pemahaman tentang materi yang disampaikan oleh guru secara online. Pada awal merebaknya covid-19 dikarenakan harus secara mendadak merubah proses pendidikan, pembelajaran sejarah masih bersifat monoton dengan memberikan materi dan tugas. Kemudian pada tahun ajaran 2021/2022 pembelajaran dilakukan secara tatap muka terbatas. Tatap muka terbatas disini memiliki pengertian bahwa pembelajaran dilakukan dengan waktu yang terbatas dan jumlah siswa lebih ramping. Dengan kondisi seperti itu maka pembelajaran sejarah harus didesain ulang untuk menyesuaikan dengan keadaan. Salah satu nya adalah dengan menggunakan model pembelajaran blended learning. Pembelajaran blended learning dilaksanakan dengan mengkombinasikan pertemuan tatap muka dengan online. Pembelajaran online perlu untuk memanfaatkan perangkat media yang dapat mendukung proses pembelajaran Pembelajaran sejarah dilakukan dengan media online sepert google suite yang terdiri dari aplikasi google classroom,meets, form, doc, dan slide. Peningkatan Literasi Sejarah Hasil penelitian ini berupa hasil tes literasi sejarah siswa. Literasi sejarah siswa sebelum menggunakan bahan ajar digital dapat dilihat pada Tabel 1 sedangkan kemampuan literasi sejarah setelah menggunakan bahan jar digital dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 1. Kemampuan Literasi Sejarah Siswa Sebelum Menggunakan Bahan Ajar Digital Literasi Sejarah Pros Tinggi . Sedang . Rendah Rata-Rata 61,8% Tabel 2. Kemampuan Literasi Sejarah Siswa Sesudah Menggunakan Bahan Ajar Digital Literasi Sejarah Pros Tinggi . Sedang . Rendah Rata-Rata 82,3% Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong e-ISSN: 2807-5676 Volume. 3 No. https://lp3mzh. id/index. php/bahtsuna/index Penutup Bahan ajar digital kerjaan kuningan dapat meningkatkan literasi sejarah Berdasarkan hasil analisis data literasi sejarah siswa sebelum menggunakan bahan ajar digital pada skoring rata-rata 61,8% kriteria rendah setelah menggunakan bahan ajar digital meningkat dengan skoring rata-rata 82,3%. Daftar Rujukan Abdulah. T 1985 Ilmu Sejarah dan Historiografi. Jakarta : Gramedia Brian Garvey & Mary Krug. Model-Model Pembelajaran Sejarah di SekolahMenengah. Yogyakarta:Ombak Abdul Majid. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Remaja Rosdakarya. Bandung Creswell. John W. Research Design: Qualitative. Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: SAGE Publications Depdiknas. PengembanganBahan Ajar. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Encep Supriatna. AuTransformasi Pembelajaran Sejarah Berbasis Religi dan Budaya untuk Menumbuhkan Karakter SiswaAy. ATIKAN. Vol 2 . Juni 2012, 21-44. Fudyartanto. Ki RBS. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Jogjakarta: Global Pustaka Ilmu. Hamid. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak. Hasan Hamid. AuPendidikan Sejarah: Orientasi dan Strategi PedagogisAy. Dalam Jurnal Paramita Vol. 22 No. 1 Ae Januari 2012. Jurusan Sejarah UNNES. Heri Susanto. SeputarPembelajaran Sejarah. Isu. Gagasan dan Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: IKAPI Hobri. Metodelogi Penelitian Pengembangan (Aplikasi pada Penelitian Pendidikan Matematik. Jember. Pena Salsabila. Hosnan. Pendekatan Saintifik dan Konstektual Dalam Pembelajaran Abad 21. Kunci Sukses Implementasi Kurrikulum 2013. Bogor: Ghalia Indonesia. Kuswono. Pengembangan Modul Sejarah Pergerakan IndoensiaT erintegrasi Nilai Karakter Religius. Jurnal Historia, 5 . : 31-44. Leo Agung S. PENGEMBANGAN Bahan Ajar Digital Sejarah Lokal Berbasis Topomini di Vorstelanden Surakarta. 281Ae282. Sam Wineburg. BerpikirHistoris: Memetakan Masa Depan. Mengajarkan Masa Lalu. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Sariyatun. Pengembangan Model Pendidikan Nilai-Nilai Budaya di SMP Berbasis Tradisi Seni Batik Klasik Surakarta. Jurnal Paramita Vol. 22 No. Ae Januari 2013. ISSN: 0854-0039 Jurusan Sejarah FIS Unnes Sanjaya. StrategiPembelajaranBerorientasiStandar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana. SugengPriyadi. Sejarah Lokal Konsep. Metode dan Tantangan. Yogyakarta: Ombak. Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method. Bandung : Alfabeta Suryani. Achmad S. Aditin . Media Pembelajaran Inovatif dan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Pengembangannya. Bandung: Remaja Rosdakarya offset. Susanto. Heri. Seputar Pembelajaran Sejarah: isu, gagasan, dan strategi Yogyakarta: AswajaPressindo Steve Chi-Yin Yuen. Gallayanee Yaoyuneyong dan Erik Johnson. Augmented reality: On Review an Five Directions for AR in Education. Jurnal Education Technology Development and Exchange: 4. : 119-140. Stephanie M. Bennett. AuTeachersAo beliefs and implementation of historical literacy pedagogy in three Advanced Placement United States History The Georgia Social Studies Journal. Fall. Volume 4. Number 2. Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong