Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat MENINGKATKAN PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS MELALUI KERAJINAN TANGAN TALI KUR BAGI REMAJA PUTRI DI GAMPONG BLANG Evi Zulida1*. Purwati2 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Samudra Jln. Meurandeh. Kota Langsa. Aceh zulidaevi@gmail. purwatidos@yahoo. Abstrak Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yaitu dengan penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Tekhnik penguasaan bahasa Inggris melalui kerajinan tangan berupa pembuatan tas dengan bahan dasar tali kur. Studi ini dilaksanakan di gampong Blang. Kec. Langsa Kota. Banyaknya subjek dalam studi ini adalah sepuluh orang remaja putri yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Mereka semua berdomisilin di daerah tersebut. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, metode simulasi dan praktik. Adapun target dari kegiatan berupa produk kerajinan tangan tas tali kur, penggunaan bahasa Inggris dalam percakapan seharihari, dan jurnal yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan kepada para pembaca. Studi ini diharapkan dapat memotivasi para masyarakat khususnya remaja putri untuk terus mengembangkan ide dalam berkreasi dan dapat menjadikan hasil karya tersebut untuk meningkatkan perekonomian yang dapat bersaing dengan produkproduk luar. Salah satunya dengan menggunakan bahasa pada label hasil kerajinan tangan tersebut. Kata kunci: Kerajinan tangan, bahasa Inggris, remaja putri,perekonomian Berbagai hambatan baik yang berasal dari faktor internal misalnya kemiskinan atau kelemahan intelektual remaja itu sendiri, maupun eksternal yaitu terbatasnya akses pendidikan yang sesuai atau rendahnya kualitas pendidikan yang diselenggarakan menjadi tantangan dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, tangguh dan Hal ini juga berkaitan dengan fungsi Tetapi tidak semua keluarga di Indonesia terutama Kota Langsa dapat menyekolahkan anak-anak nya untuk menempuh pendidikan formal hingga sampai ke jenjang perguruan tinggi. Dengan alasan keterbatasan ekonomi banyak yang akhirnya anak hanya bisa menempuh pendidikan formal hanya sampai menengah atas. Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di dunia pendidikan, penguasaan bahasa asing, terutama bahasa inggris, merupakan suatu hal yang sangat Dikarenakan Langsa PENDAHULUAN Pendidikan mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam menentukan tingkat kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kota Langsa. Sumber daya manusia yang diharapkan yaitu yang mampu melakukan inovasi, kreasi serta memiliki karakter dan budi pekerti. Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan pendidikan salah satunya dapat dilihat dari indikator kinerja Angka Partisipasi Sekolah (APS). Jika pendidikan semakin intensif diberikan kepada manusia sejak usia remaja, dengan asumsi bahwa remaja adalah generasi penerus yang di berikan tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negara, maka masa depan bangsa ini akan lebih terjamin. Tetapi menyiapkan remaja sebagai generasi yang tangguh dan handal dalam mewujudkan pembangunan tidaklah mudah. Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu kota yang ada di provinsi Aceh yang terkenal sebagai kota wisata, kota kuliner, kota pendidikan dan juga sebagai kota perdagangan. Banyak terdapat object pariwisata di Kota Langsa Selain kaya akan wisata pantainya, kota ini juga memiliki tempat wisata sejarah yang unik, langka dan mengagumkan. Dengan demikian tidak mengherankan bahwa kawasan ini telah banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan baik yang domestik maupun mancan negara. Untuk itu tampaknya kondisi ini dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat pada kawasan tersebut, apabila pengelolaan kepariwisataan terlaksana dengan prima. Laju pertumbuhan penduduk kota Langsa selama lima tahun terakhir sebesar 1,55 Pada tahun 2009, jumlah penduduk kota langsa sebanyak 145. 351 jiwa, jumlah ini terus meningkat secara signifikan hingga 011 jiwa pada tahun 2013. Pertumbuhan ini sangat memungkinkan meningkatnya jumlah pengangguran untuk remaja yang tidak melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah dan tidak memiliki kegiatan lainnya. Apabila remaja-remaja tersebut dilatih untuk berwirausaha, maka masalah pengangguran dapat teratasi. Pelatihan kemampuan berbahasa Inggris dan kerajinan tangan talikur sebagai cindera mata ini sangat membantu untuk pendidikan para remaja tersebut serta meningkatkan perekonomian. Hal ini juga dapat memajukan pariwisata yang sedang dikembangkan oleh pemerintah Kota Langsa. tidak mampu maka subjek yang di dapat adalah sebanyak sepuluh orang remaja Metode Ceramah Metode menjelasankan secara teori tentang cara pembuatan kerajinan tangan tas tali kur menjadi cinderamata dan penjelasan mengenai bahasa Inggris kepada peserta . Penjelasan yang diberikan terdiri dari materi sebagai berikut : Menjelaskan tentang bahan yang di perlukan untuk pembuatan kerajinan tangan tas tali kur. Cara memasarkan produk kerajinan tangan tas tali kur sebagai cindera mata. Pengenalan kosa kata dalam bahasa Inggris yang berbuhungan dengan bahan dan cara dalam pembuatan kerajinan tangan Metode Tanya Jawab Metode ini digunakan sebagai sarana interaktif dalam pembuatan tas tali kur dan penggunaan bahasa Inggris antara pelatih dan peserta. Metode ini juga bertujuan untuk merespon sampai sejauh mana tingkat pemahaman peserta pelatihan bahasa Inggris yang telah disampaikan oleh tim pelaksana. Metode Diskusi Metode mendiskusikan ide kreatif yang dapat disampaikan oleh peserta tentang bentuk maupun kreasi kerajinan tangan dengan menggunakan bahan dasar yang sama. Selain itu, dalam metode diskusi ini di bahas tentang tata cara pengucapan bahasa Inggris yang benar yaitu dengan menunjukkan gambar-gambar yang terkait. Dalam ilmu bahasa, kajian tersebut dapat dijelaskan melalui penjelasan Phonology. Sehingga masalah yang nantinya akan ditemukan dalam penggunaan bahasa Inggris dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan prosedur pengucapan yang METODE PELAKSANAAN Dalam studi ini ada beberapa metode yang digunakan dengan tujuan agar kegiatan tersebut berjalan secara sistematis dan tujuan yang direncanakan dapat tercapai. Adapun metode yang digunakan adalah sebagai berikut: Metode Pengumpulan Data Pada tahapan awal ini, pengumpulan data terhadap subjek dengan menggunakan metode kualitatif. Hal ini bertujuan agar mekanisme pengumpulan data berupa subjek sesuai dengan prosedur yang benara Dari banyaknya jumlah remaja putri di gampong Blang yang berasal dari keluarga Metode Simulasi dan Praktek Metode memberikan contoh langsung bagaimana cara pembuatan kerajinan tangan tas tali kur dan penggunaan pronunciation yang baik Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat sesuai dengan prosedur khususnya kajian ilmu bahasa yaitu kajian phonetic. Sementara itu, metode praktek digunakan untuk melihat langsung kerja para peserta dalam pembuatan kerajinan tangan tas tali Apakah melalui penjelasan sebelumnya para peserta sudah paham atau belum dengan tata cara pembuatan. Kemudian diikuti dengan penggunaan pronunciation yang baik. Hal ini dilakukan agar sebelum memulai menggunakan bahasa Inggris, para peserta pelatihan mampu mengucapkan kata per kata khususnya yang berhubungan dengan kosa kata yang ada pada bahan-bahan yang digunakan dan proses pembuatan tas tali Para peserta akan mempraktikkan langsung secara bergantian. Jika terdapat kesalahan yang dilakukan, maka feedback secara langsung juga akan disampaikan oleh tim. Tidak hanya itu, anggota tim akan mempraktikkan secara langsung bagaimana yang seharusnya dilakukan terutama bagaimana bisa berujar dengan baik sesuai dengan phonology yang terdapat dalam bahasa Inggris. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 1. tas tali kur Penggunaan bahasa Inggris yang telah dipraktikkan berhubungan dengan kegiatan yang dilaksanakan. Penguasaan vocabulary dari kata-kata yang sangat sederhana dan pengucapan yang baik sesuai dengan Melalui kegiatan ini, para peserta pelatihan telah mampu menggunakan bahasa Inggris dengan baik. Selain itu, mereka dapat memulai percakapan atau dialog dengan sesama peserta pelatihan. Pembahasan Pelatihan ini melibatkan sepuluh orang remaja putri sebagai peserta dalam pembuatan kerajinan tangan tas tali kur menggunakan bahasa Inggris. Pembuatan tas tali kur tersebut diharapkan dapat memacu para remaja putri khususnya di gampong Blang Kec. Langsa kota yang tergolong ekonomi menengah bawah dapat terus menggali kreatifitas sebagai bekal Sebab, kebanyakan dari remaja yang berasal dari golongan tersebut tidak melanjutkan pendidikan setelah menempuh pendidikan di sekolah menengah atas. Hal ini dimaksudkan mereka tidak ketinggalan dengan teman yang lain yang memperoleh pendidikan formal. Selain itu, kemungkinan bagi mereka jika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mereka Mereka dapat memasarkan produk yang dihasilkan melalui pasar tradisional maupun dengan menggunakan fasilitas internet dalam artian mereka akan memasarkan melalui online market. Pelatihan bahasa Inggris bertujuan agar mereka dapat menggunakannya dalam memasarkan produk tersebut meskipun kosa kata yang mereka miliki masih Pengucapan yang baik terhadap kosa kata yang dimiliki diharapkan tidak membuat pendengar bingung dan dapat memahami dengan baik sehingga nantinya tidak terjadi kesalahan trhdap makna dari kata yang diujarkan. Pelatihan yang menggunakan beberapa metode ini perlu dikembangkan lebih lanjut lagi agar peserta benar-benar mengaplikasikan bekal yang sudah diperolah dalam kehidupan sehari-hari. Hasil Setelah melaksanakan semua kegiatan sesuai dengan prosedur yang telah direncanakan maka hasil yang diperoleh adalah para remaja putri yang mengikuti pelatihan pembuatan kerajinan tangan tas tali kur dapat mempraktikkan sendiri tanpa adanya panduan. Kemudian tidak hanya itu, mereka mampu mengeksplor ide yang ada pada diri mereka untuk menghasilkan tas tali kur dengan model sesuai desain masing-masing. Di sisi lain, mereka juga dapat menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan dengan sesama peserta dalam Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 2 Oktober 2017 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat KESIMPULAN Kegiatan pelatihan menggunakan bahasa Inggris kreatifitas kerajinan tangan tas tali kur yang Blang Kec. Langsa Kota dan diikuti oleh sepuluh orang remaja putri yang berasal dari ekonomi menengah bawah menghasilkan hasil yang positif. Setelah melakukan beberapa tahapan dalam kegiatan, para penggunaan bahasa Inggris dan juga dapat menciptakan hasil karya yaitu tas tali kur. Penggunaan bahasa Inggris yang dimaksud mengujarkan kata per kata dengan baik sehingga akan mudah dipahami apa maksud dari ujaran tersebut dan tentunya makna yang dimaksud. Begitu juga halnya dengan pembuatan tas tali kur. Para peserta mampu menghasilkan produk yaitu berupa tas. Tidak hanya itu, mereka juga dapat membentuk pola sesuai dengan ide yang dimiliki. Tidak hanya mengikut pada contoh sebelumnya. Keanekaragaman bentuk dari tas tali kur yang mereka hasilkan merupakan salah satu wujud bahwa mereka telah mampu untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diberikan tanpa adanya pendampingan lebih REFERENSI