WIDHARMA JURNAL ABDIMAS WIDYA DHARMA E ISSN 2962-3758 Volume 03 No. 02 Agustus 2024 BAKTI SOSIAL RAMADHAN DAN PENDAMPINGAN WIRAUSAHA KEPADA WARGA SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KECERDASAN SPIRITUAL Arif Julianto Sri Nugroho1. Abdul Haris2. Tukiyo3. Jarot Prasetyo4. Dandang Setyawanti5. Nanik Herawati6. Dwi Wahyuni Uningowati7. Winarno Heru Murjito8. Cahaya Nugrahani9 Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Universitas Widya Dharma Klaten arifjuliantosn72@gmail. Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Universitas Widya Dharma Klaten dzulhari@gmail. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Widya Dharma Klaten tukiyo@unwidha. Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Universitas Widya Dharma Klaten jarotprasetyopakje@gmail. Program Vokasi. Universitas Widya Dharma Klaten dsetyawanti@gmail. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Widya Dharma Klaten akunaniherawati3@gmail. Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Universitas Widya Dharma Klaten dwiwahyuniuningowati@gmail. Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Universitas Widya Dharma Klaten herumurjito78@gmail. Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Universitas Widya Dharma Klaten nugrahani@gmail. Article Info ARTICLE HISTORY Received: 19/04/2024 Reviewed: 06/07/2024 Revised: 16/07/2024 Accepted: 31/07/2024 DOI: 54840/widharma. Abstract As students and lecturers in higher education, what we can do is to contribute back to society. We need to apply the rules of SQ, empathy, entrepreneurship, and give and take in The Ramadhan 2024. We believe that even though we are not giving them much, but it is better than no right. It may sound like there is no innovation, but we do admit that. However, we thought that the outcome we get is far more important than Spiritual Quotient and entrepreneurship innovation we did not even have any ideas about entrepreneurship and empathy in the Muslim spirit during the Ramadhan 2024 for the faculty of economics and psychology students. Keywords: give and take, emphaty, entrepreurship, students PENDAHULUAN Lembaga Badan Eksekutif Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan merupakan suatu organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas dan program studi memiliki tugas pokok menyelenggarakan aktivitas dharma kedua dan ketiga di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan dapat dilakukan baik bersifat akademik maupun non akademik seperti kegiatan sosial ekonomi kemasyarakatan bagi masyarakat. Pada bulan ramadhan 2024 telah dilaksanakan kegiatan amalan Ramadhan khususnya sebagai sasaran kegiatan keagamaan anak-anak yang berada di TPA Darussalam Dongkelan dan ibu-ibu warga Desa Drono Ngawen Klaten. Kegiatan ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk dapat saling berinteraksi, bekerja sama dengan masyarakat dalam bidang kemahasiswaan, wirausaha, dan sosial keagamaan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan entrepeurial mahasiswa serta warga desa di bulan Ramadhan di tahun 2024. Arif Julianto Sri Nugroho. Abdul Haris, et. al /WIDHARMA Vol 03 No 02 Tahun 2024 Desa Drono Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten mempunyai potensi ekonomi beragam yang dapat dipakai modal dalam mengembangkan desa wisata. Keberagaman potensi tersebut menjadi kekuatan dan peluang untuk pengembangan ekonomi Desa Wisata. Apabila kekuatan dan peluang tersebut tidak direncanakan dan tidak dikelola dengan baik, maka tidak mustahil kekuatan dan peluang tersebut akan menjadi kelemahan dan tantangan. Potensi-potensi ekonomi dan wisata yang belum begitu dikenal dan belum terangkat ke permukaan perlu untuk digali dan diinventarisasi guna dikelola dan dirancang sebagai sebuah daya tarik wisata desa. Hal ini memerlukan suatu pengetahuan dan pemahaman yang baik dan sinergi antara beberapa pihak terkait/stakeholders dalam proses pemberdayaan masyarakat. Masyarakat desa harus lebih banyak berperan karena masyarakat lebih mengetahui secara detail tentang potensi-potensi ekonomi, wisata yang mereka miliki. Potensipotensi tersebut dapat dibuat dalam suatu paket sebagai daya tarik wisata. Masyarakat di Desa Drono Ngawen Klaten sebagian besar berlatar pendidikan menengah-rendah yaitu lulusan SD. SMP, dan SMA. Mereka banyak yang berusia lanjut dengan mayoritas profesi sebagai petani. Di Desa Drono terdapat beberapa sentra ekonomi dan pasar desa. Karena lemahnya sumber daya masyarakat di sekitar, mereka belum memiliki arahan tentang pengembangan ekonomi Masih banyak yang harus dioptimalkan sektor ekonomi dan wisata desa agar menjadi daya tarik Paket Wisata trekking berlibur kehidupan alami desa dan budaya masyarakat bertani bisa diwujudkan menjadi potensi untuk dijadikan satu paket wisata. Dengan demikian, seluruh potensi yang ada, baik potensi alam, potensi budaya, potensi kekuatan ekonomi, potensi sumber daya manusia, dan potensi spiritual dapat dikelola dengan sistem pengelolaan kearifan lokal. Semua bermuara pada manfaat positif terhadap kemajuan Desa Drono Ngawen termasuk berbagai kegiatan konservasi desa wisata dan pertumbuhan ekonomi pasar desa. Di balik potensi yang ada tentu memerlukan sebuah pengelolaan dan penanganan khusus agar potensi tersebut berdampak positif terhadap masyarakat. Upaya pengelolaan potensi Desa Drono Ngawen untuk dikembangkan sebagai Desa Wisata basis ekonomi dan spiritual masih dijumpai kendala/masalah seperti: . belum terbentuk Badan Pengelola Ekonomi Berbasis Masyarakat untuk mengelola potensi Desa, . perlu dilatih dan ditingkatkan kemampuan sumber daya manusia untuk menjadi pelaku utama dalam pengelolaan ekonomi desa, dan . masih banyak warga desa belum mandiri secara ekonomi sehingga perlu dilakukan pelatihan kewirausahaan di sektor usaha mikro. METODE KEGIATAN Memperhatikan luaran/hasil kegiatan, maka metode yang akan digunakan untuk mengatasi permasalahan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: data potensi ekonomi desa dan program pemberdayaan masyarakat. Untuk mencapai target luaran tersebut, maka dilakukan berbagai rencana awal seperti berikut: . Pengumpulan data potensi ekonomi warga desa melalui survei lapangan. Program pemberdayaan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan, yaitu pertemuan secara berkala antara pendamping dengan kelompok sasaran. Model pendekatan yang dilakukan meliputi: Model Entrepreneurship Capacity Building. Spiritual Quotient (SQ), dan Teknologi Transfer. Kegiatan SQ juga dilakukan sebagai bentuk aktivitas organisasi yang mengandung nilai strategis dalam melakukan regenerasi kepemimpinan dan mengawal keutuhan visi misi serta perjuangan organisasi mahasiswa ke depan. Sebagai sebuah momentum yang tepat bagi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Psikologi Universitas Widya Dharma Klaten untuk mengaktualisasikan fungsi dan peran kader guna merealisasi maksud dan tujuan organisasi dalam kegiatan SQ di bulan Ramadhan 2024 secara optimal. Dituntut sebagai lembaga yang mampu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama Dharma ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat. Universitas Widya Dharma Klaten khususnya tim dosen Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan, serta Program Vokasi mencoba untuk berkiprah di masyarakat melalui bakti sosial SQ dan menumbuhkan rasa empati kepada masyarakat melalui kegiatan sedekah infak buka bersama (Ainia et al 2. Terselenggaranya kegiatan Bakti Sosial Berbagi Sedekah ke TPA Darussalam Drono Ngawen Klaten Arif Julianto Sri Nugroho. Abdul Haris, et. al /WIDHARMA Vol 03 No 02 Tahun 2024 merupakan bentuk kepedulian dan kerja sama yang baik antar sesama manusia (Oktavianti et al. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: . Pengumpulan data profil mahasiswa dan . Program pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat melalui pelatihan kepemimpinan. SQ, kewirausahaan warga dan pendidikan empati. Model pelaksanaan kegiatan meliputi (Harjito dan Golda, 2. Model pengembangan kemampuan Spiritual Quotient Model ini digunakan untuk meningkatkan kapasitas SQ mahasiswa (Arafat et al, 2. Program dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan klasikal, studi kasus, dan pendampingan. Pelaku dosen sebagai pelatih merupakan pengabdi di lingkungan Universitas Widya Dharma Klaten aktif sebagai pelatih motivasi, inovasi, fasilitator kepemimpinan, dan komunikator bagi pembelajar SQ dan wirausaha (Ridhwan et. Model transfer pengetahuan ketrampilan wirausaha, empati kegiatan sosial, sedekah, infak, dan buka bersama Model transfer pengetahuan empati berupa pemaparan pengetahuan ketrampilan wirausaha, pengembangan kapasitas diri dan praktik langsung menumbuhkan empati melalui kegiatan bakti sosial, sedekah, infak, dan buka bersama santri TPA (Stella et. , 2. Target dan Luaran Perbaikan dan peningkatan kemampuan Spiritual Quotient mahasiswa. Meningkatnya partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial keagamaan di Meningkatnya kemampuan empati mahasiswa bagi sesama di bulan Ramadhan tahun Perbaikan dan peningkatan Sistem Pengelolaan Ekonomi Desa dengan membentuk Badan Pengelola Ekonomi Desa yang bertugas untuk merencanakan, mengelola, memasarkan, dan mengoperasikan Paket Desa Wisata. Kegiatan ini disusun melalui pelatihan bagi sumber daya ekonomi dan pariwisata, serta dilakukan evaluasi secara berkesinambungan. Meningkatnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan mikro ekonomi Desa. Partisipasi masyarakat dalam hal ini menyangkut keterlibatan serta partisipasinya dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan operasional penyelenggaraan Paket Ekonomi Desa. Meningkatnya kemampuan masyarakat untuk mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mengembangkan Desa Wisata di Kecamatan Ngawen agar semakin dikenal oleh wisatawan. Mengingaktnya penghasilan yang diterima oleh kelompok sasaran ibu rumah tangga dari pengembangan Desa Drono Ngawen Klaten. Identifikasi Masalah Kegiatan Mahasiswa masih perlu diberikan pelatihan Spiritual Quotient dan menumbuhkan empati kepada masyarakat. Kegiatan bakti sosial dilakukan mahasiswa selama ini dilaksanakan belum optimal. Pemberdayaan ekonomi ultra mikro melalui pelatihan ketrampilan ibu-ibu masih minimal. Dokumentasi kegiatan bakti sosial di TPA Darussalam Drono tertuang di gambar 1. Gambar 1. Bakti Sosial Mahasiswa di TPA Darussallam Drono Ngawen Klaten Arif Julianto Sri Nugroho. Abdul Haris, et. al /WIDHARMA Vol 03 No 02 Tahun 2024 Berdasarkan identifikasi berbagai masalah di atas, maka disusun rumusan masalah kegiatan sebagai berikut AuBagaimana meningkatkan kemampuan empati mahasiswa sebagai upaya mengoptimalkan kecerdasan spiritual (SQ) melalui kegiatan bakti sosial dan pendampingan wirausaha ibu-ibu warga desa di bulan Ramadhan di tahun 2024?Ay HASIL DAN PEMBAHASAN Beberapa aktivitas kegiatan antara lain: . Sosialisasi model SQ melalui praktik nyata case study dan role playing Spiritual Quotient. Mahasiswa sangat antusias melakukan diskusi kasus dan praktik nyata role playing tentang model meningkatkan rasa Spiritual Quotient. Praktik nyata menumbuhkan empati SQ melalui kegiatan bakti sosial di bulan Ramadhan tahun 2024. Terbentuknya Badan Pengelola Ekonomi Desa Dwono Ngawen Klaten. Dilaksanakan aktivitas baru paket Desa Wisata dalam bentuk kegiatan media internet untuk ditawarkan kepada wisatawan. Aktivitas tersebut memuat something to see, something to do, something to buy, dan something to . Dilakukan penyiapan rumah warga/lahan pertanian/perkebunan kelompok tani sebagai lokasi kegiatan wisata agro. Disiapkan rumah penduduk sebagai tempat menginap bagi wisatawan. Disiapkan kuliner lokal khas Desa Drono Ngawen Klaten. Meningkatnya kompetensi di bidang pariwisata, khususnya bagi kelompok sasaran melalui pelatihan bahasa Inggris bagi remaja Desa Drono Ngawen Klaten. Tersusun paket wisata kehidupan desa. Kegiatan ini melibatkan berbagai komponen masyarakat Desa Drono Ngawen Klaten. Jalur-jalur untuk kegiatan trekking disusun dan dikemas sedemikian rupa. Keindahan dan daya tarik suasana persawahan Desa Drono Ngawen Klaten dapat disaksikan langsung. Kegiatan ini juga dapat menjaga kesehatan dan kebugaran individu. Sosialisasi kewirausahaan yang bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus memotivasi ibu-ibu di desa Desa Drono Ngawen Klaten memiliki jiwa wirausaha serta mampu menghasilkan pendapatan sendiri. Ibu-ibu dan remaja putri sangat antusias melakukan diskusi tentang kewirausahaan apa yang cocok sepanjang waktu tanpa ada batasan musim serta dilakukan pelatihan ketrampilan wirausaha ultra mikro. Kegiatan pelatihan dan praktik wirausaha bagi ibu-ibu meliputi: Pembuatan kerajinan tangan dari kain flanel untuk dibuat bros Dengan adanya kegiatan ini, ibu-ibu di Desa Drono Ngawen Klaten memiliki semangat yang tinggi untuk memanfaatkan ilmu dari mahasiswa agar bisa dikreasikan menjadi barang kerajinan yang bermutu tinggi, menarik untuk dijual dan menghasilkan pendapatan bagi ekonomi rumah Dokumentasi pembelajaran olah ketrampilan wirausaha bagi ibu-ibu dan remaja putri diurai di gambar 2 sebagai berikut: Gambar 2. Praktik olah ketrampilan wirausaha bagi ibu-ibu dan remaja putri Membuat lampu tidur dari benang dan balon Pembuatan lampu tidur ini sangat sulit dan memerlukan konsentrasi yang tinggi dalam bekerja Walaupun terlihat sulit, tidak menjadikan ibu-ibu menyerah. Luaran kegiatan tergantung dengan keterampilan individu. Semakin tekun pengerjaan, hasil akhirnya akan lebih unik dan Arif Julianto Sri Nugroho. Abdul Haris, et. al /WIDHARMA Vol 03 No 02 Tahun 2024 Sosialisasi pemanfaatan limbah plastik Sosialisasi dan pemanfaatan limbah plastik bertujuan mengurangi limbah plastik dengan memanfaatkan botol bekas untuk dibuat pot hias. Dengan adanya program ini menarik ibu-ibu agar memanfaatkan barang bekas misalnya botol, kemasan minyak untuk dijadikan barang Kegiatan ini juga bisa mengurangi pencemaran plastik di lingkungan Desa Drono Ngawen Klaten. KESIMPULAN Kegiatan pemberdayaan masyarakat dosen Fakultas Ekonomi dan Psikologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Program Vokasi mendapat respons positif dari mahasiswa dan masyarakat. Terjadi penguatan jejaring berupa meningkatnya beragam kegiatan berbasis peningkatan kemampuan Spiritual Quotient mahasiswa. Meningkatnya kegiatan promosi terkait branding positif Universitas Widya Dharma Klaten yang bermuara pada terciptanya rasa kecerdasan spiritual, sosial, dan empati pada diri mahasiswa. Berbasis kegiatan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa bakti sosial dan pemberdayaan wirausaha mikro masyarakat di Desa Drono Ngawen Klaten mendapat respons positif dari masyarakat Kabupaten Klaten. Hasil yang dicapai diantaranya penguatan kelembagaan ekonomi desa di Desa Drono, penguatan jejaring, meningkatnya beragam kegiatan aktivitas ekonomi desa yang bisa disajikan, meningkatnya kegiatan promosi, dan tercipta jiwa wirausaha dari ibu-ibu warga desa. Pengembangan potensi ekonomi desa Drono Ngawen Klaten tidak cukup dilakukan dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan waktu panjang dan berkesinambungan. Oleh sebab itu, untuk menjamin keberlanjutan program maka harus dilakukan pendampingan yang berlanjut dan kontinu. Pendampingan dapat dilakukan baik oleh perguruan tinggi maupun melibatkan berbagai mitra. Partisipasi aktif masyarakat Desa Drono Ngawen Klaten sebagai aktor utama dalam kegiatan aktivitas paket peningkatan ekonomi desa harus terus dilakukan. Pengembangan jiwa Spiritual Quotient, menumbuhkan rasa empati sosial keagamaan pada mahasiswa dan masyarakat desa juga tidak cukup dilakukan dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan waktu relatif lama. Oleh sebab itu, untuk menjamin keberlanjutan program maka harus dilakukan pendampingan bagi mahasiswa secara berkelanjutan dilakukan pengulangan kegiatan di Ramadhan tahun 2025 dengan perbaikan pada metode dan isi pelaksanaan kegiatan. DAFTAR PUSTAKA