Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 Copyright A 2025 pada penulis SOSIALIASASI PEMANFAATAN GOOGLE SITE DALAM PEMBUATAN PORTOFOLIO DIGITAL Gusmayeni1*. Wulan Pahira2. Umi Khaerunnisa3 Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Pamulang. Tangrang Selatan, e-mail: dosen02985@unpam. id, dosen02983@unpam. dosen02994@unpam. Abstract Vocational High School (SMK) Yadika 5 Pondok Aren is one of the educational institutions that focuses on developing studentsAo technical and creative skills to prepare them for the workforce, particularly in the creative industry. In response to rapid technological advancementAiespecially in the fields of design and manufacturingAiSMK Yadika 5 Pondok Aren has introduced the theme "Socialization of Google Site Utilization in Creating Digital Portfolios" as part of its Community Service Program (PKM). Education in the digital era requires a more adaptive approach aligned with the ever-evolving needs of industry. The features provided by Google Sites can be utilized by students in the learning process and in preparing digital portfolios that can serve them after graduation. Recognizing this need. SMK Yadika 5 Pondok Aren is committed to shaping a young generation equipped not only with technical skills but also digital competence by embracing accessible technologies such as Google Sites. This PKM program aims to equip students with the ability to create portfolios that serve as both learning resources and tools for entering the professional world. Keywords: Google Sites. Digital Portfolio. SMK YADIKA 5 Pondok Aren. Learning Evaluation Abstrak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yadika 5 Pondok Aren adalah salah satu institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan kreatif siswa untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, terutama di bidang industri kreatif. Seiring dengan perkembangan pesat teknologi, khususnya dalam bidang perancangan dan pembuatan yang semakin berkembang berkat kemajuan teknologi. SMK Yadika 5 Pondok Aren meresponsnya dengan memperkenalkan tema Sosialisasi Pemanfaatan Google Site Dalam Pembuatan Portofolio Digital sebagai bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mereka. Pendidikan di era digital memerlukan pendekatan yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Teknologi yang ada di Google Site dapat dimanfaatkan oleh siswa dalam proses pembelajaran serta menyiapkan portofolio yang dapat digunakan setelah mereka lulus dari SMK Melihat hal tersebut. SMK Yadika 5 Pondok Aren berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga keterampilan di dunia digital dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada seperti Google Site. Program PKM ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan membuat portofolio yang dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. https://journal-stiehidayatullah. id/index. php/peradaban Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 Kata kunci: Google Site. Portofolio Digital. SMK YADIKA 5 Pondok Aren. Evaluasi Pembelajaran PENDAHULUAN Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tugas perguruan tinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi berbagai bidang kehidupan dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) sebagai upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat. Bagi LPPM Fakultas Teknik Informatika UNPAM, khususnya dalam Penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat selalu disesuaikan dengan sumber daya yang dimiliki baik yang menyangkut sumber daya insani maupun pendanaan. Untuk melaksanakan berbagai tugas pengabdian tersebut. LPPM Fakultas Teknik Informatika UNPAM, menyusun dan mengembangkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Universitas Pamulang (UNPAM) merupakan kampus yang berdiri di bawah naungan Yayasan Sasmita Jaya yang kampus pusatnya beralamat di Jl. Surya Kencana No. 1 pamulang dengan mengemban visi AuBermutu dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian terjangkau seluruh lapisan masyarakat, berlandaskan ridha tuhan yang maha esaAy. UNPAM dalam lingkup perguruan tinggi ada di dalam wilayah lingkungan Kopertis IV. UNPAM membuka diri untuk melakukan berbagai kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan ilmu, institusi, teknologi dan seni dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan. Penelitian dan Pengabdian. UNPAM sudah mempunyai jaringan dengan berbagai lembaga lain yakni pemerintah pusat, pemerintah propinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, swasta maupun dengan masyarakat. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah jenjang pendidikan formal di Indonesia yang berlangsung selama tiga tahun, biasanya dari kelas X . hingga kelas XII . ua bela. Jenjang ini dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan umum, keterampilan dasar, dan kemampuan berpikir kritis sebelum melanjutkan ke pendidikan tinggi atau dunia kerja. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan kritis yaitu mata pelajaran Informatika (Rachman & Wijaya, 2. Pendidikan tingkat SMK dalam mempelajari informatika bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang relevan dengan dunia teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Mata pelajaran informatika di SMK mencakup berbagai aspek penting, baik teori maupun praktik, yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini dengan mempelajari informatika memberikan fondasi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi atau bekerja di industri teknologi selain itu pada Abad 21 melatih keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah serta membantu siswa beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang cepat. Pada SMK YADIKA 5 terdapat mata pelajaran Informatika yang salah satu materinya adalah Pemrograman Dasar, dimana Siswa/i mempelajari dasar-dasar Pembelajaran pemrograman ini dilakukan pada saat kelas X . Setelah melakukan observasi langsung kepada Siswa/i yang saat ini kelas 12 terdapat Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 beberapa Siswa/i yang sudah lupa terhadap mata pelajaran tersebut. Padahal mata pelajarn tersebut merupakan bekal untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi atau bekerja di industri teknologi selain itu juga dapat membantu siswa beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat. Karena banyak siswa yang lupa akan mata pelajaran tersebut tentunya minat siswa terhadap pemrograman dan teknologi menjadi kurang berminat, karena siswa tidak tahu manfaat dari mempelajari materi pemrograman dan belum adanya implementasi dari mempelajari mata pelajaran tersebut. Teknologi di saat ini sudah tidak bisa di pungkiri lagi, dengan kemajuannya begitu pesat. Salah satunya adalah perkembangan pada teknologi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran (Sunardi et al. , 2. Google Sites juga menyediakan integrasi dengan layanan Google lainnya, seperti Google Drive dan Google Docs, sehingga mendukung kerja kolaboratif antar pengguna (Sosial et al. Dalam konteks pendidikan, perkembangan digital didunia pendidikan era digital dapat meningkatkan peserta didik dalam memperoleh pengetahuan dengan cepat dan mudah (Bakti & Bangsa, 2. Selain itu. Google Sites juga memungkinkan siswa membuat dan menyimpan materi pembelajaran yang dapat dibagian dari guru ke siswa, sehingga memudahkan siswa untuk belajar mandiri (Shofiati et al. , 2. Selain itu. Google Sites juga memungkinkan siswa membuat portofolionya sendiri untuk mempersiapkan diri setelah lulus dari SMK dengan bekal penglaman yang sudah diajarkan di sekolah (Zayyadi et al. , 2. Sisi lain. Google Sites juga menghadirkan tantangan, seperti ketergantungan pada teknologi, kesenjangan teknologi, serta isu-isu etika dalam penggunaannya (Habibah, 2. Oleh karena itu, pemanfaatan Google Sites dalam pendidikan harus dilakukan dengan pendekatan yang bijak dan berorientasi pada inklusivitas (Widiatsih et al. , 2. Mengacu pada pengembangan tujuan pendidikan di atas, cukup beralasan kiranya dalam melihat kondisi obyektif pembelajaran di dalam kelas secara jujur (Sanjaya, 2. METODE Untuk melaksanakan sosialisasi digital yang bertujuan mengarahkan siswa/i SMK YADIKA 5 agar dapat memanfaatkan Portofolio Digital secara produktif, digunakan langkah-langkah metode pelaksanaan PKM yang mencakup perencanaan, identifikasi masalah, desain program, sosialisasi dan diskusi, analisa data, serta pelaporan hasil. Tahap awal melibatkan diskusi tim untuk menentukan kebutuhan masyarakat dan menyusun rencana kerja. Data mengenai pemahaman siswa tentang pembuatan Portofolio Digital dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, lalu digunakan untuk merancang materi sosialisasi dan strategi pelaksanaan. Kegiatan sosialisasi meliputi presentasi interaktif tentang pembuatan portofolio digital menggunakan Google Site, demonstrasi penggunaannya dalam pembelajaran, sesi diskusi, dan evaluasi pemahaman siswa melalui kuis serta umpan balik. Hasil dari analisis data dievaluasi untuk menyusun laporan yang berisi temuan dan rekomendasi bagi pihak sekolah. Kegiatan ini ditargetkan kepada guru dan siswa SMK YADIKA 5 Pondok Aren, bertempat di Auditorium sekolah, dan dilaksanakan https://journal-stiehidayatullah. id/index. php/peradaban Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 pada Kamis, 24 April 2025. Dengan pendekatan sosial, metode ini bertujuan agar siswa dan guru mampu memahami dan memanfaatkan teknologi yang terdapat pada Google Site dalam pembelajaran, khususnya untuk pembuatan Portofolio Digital yang dapat digunakan setelah siswa lulus sekolah. HASIL Dari kegiatan PKM yang kami lakukan di lingkungan SMK YADIKA 5, hasil dari sosialisasi ini menunjukkan bahwa pembuatan Portofolio Digital dapat mengatasi beberapa keterbatasan yang sering dihadapi dalam pengajaran konvensional. Keterbatasan seperti akses ke pembelajaran berbasis online yang sebenarnya mengalami kesulitan dalam mengakses informasi. Teknologi Google Site ini memungkinkan penyajian informasi yang lebih mudah dipahami dan lebih menarik bagi siswa. Oleh karena itu, pembelajaran melalui Google Site dianggap sebagai solusi potensial dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah, khususnya di bidang Informatika. Sosialisasi ini juga membahas tantangan dan peluang dalam pembuatan protofolio di sekolah. Beberapa tantangan yang diidentifikasi adalah kesiapan infrastruktur sekolah, keterampilan teknis guru, serta kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi ini secara maksimal. Meski demikian, peluang yang dihadirkan oleh Google Site, seperti peningkatan keterlibatan siswa dan efisiensi dalam proses pembelajaran, membuat teknologi ini layak untuk dikembangkan lebih SMK YADIKA 5 diharapkan menjadi salah satu percontohan dalam penerapan teknologi Google Site pembelajaran berbasis online, yang ke depannya dapat diadopsi oleh sekolah lain. PEMBAHASAN Untuk kegiatan PKM yang dilaksanakan yaitu pada hari selasa 15 oktober 2024, jumlah peserta yang akan melakukan pelatihan yaitu ini bekisar 20 orang, yang nantinya dibagi beberapa sesi mulai dari pembukaan, sambutan, pemberian materi secara konsep, sosialisa perancangan Augmented Reality untuk pengenalan hardware berbasis android pada siswa SMA Ki Hajar Dewantoro, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. KESIMPULAN Berdasarkan kegiatan PKM yang telah dilaksanakan di SMK YADIKA 5, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta pembuatan Portofolio Digital dan penerapannya dalam pembelajaran, khususnya dalam pengenalan teknologi Google Site. Penggunaan Google Site terbukti menjadi solusi inovatif yang mendukung proses belajar siswa melalui pengalaman interaktif dan visual yang lebih menarik. Studi kasus di SMK YADIKA 5 menunjukkan bahwa integrasi teknologi Google Site dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan minat siswa terhadap materi teknologi. UCAPAN TERIMAKASIH