PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE DAN PROMOSI DIGITAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LISTRIK PRABAYAR DIMEDIASI MINAT PERILAKU PADA PT. PLN (PERSERO) UP3 DUMAI ULP DURI Andre Widhianto1. Arizal2. Nofrizal3 Sekolah Pascasarjana. Universitas Lancang Kuning. Indonesia Jln. Yos Sudarso Km 08 Rumbai Telp. 52581 Fax. E-mail : andrewidhianto@gmail. com (Korespondens. Abstract: Digital transformation in the energy sector requires companies such as PT PLN to continuously innovate in enhancing the adoption of technology-based services. This study aims to analyze the effect of Perceived Ease of Use and Digital Promotion on Prepaid Electricity Purchase Decisions, with Behavioral Intention as a mediating variable at PT PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri. The research employed a quantitative survey approach involving 399 respondents selected from a population of 132,589 customers using the Slovin formula. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using the Partial Least SquaresAe Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with SmartPLS 4. The results indicate that Perceived Ease of Use has a positive and significant effect on both Purchase Decisions and Behavioral Intention. Digital Promotion does not directly affect Purchase Decisions but significantly influences Behavioral Intention. Behavioral Intention positively affects Purchase Decisions. Mediation testing shows that Behavioral Intention partially mediates the effect of Perceived Ease of Use and fully mediates the effect of Digital Promotion on Purchase Decisions. These findings highlight the importance of behavioral intention in driving purchase decisions in technology-based public utility services. Keywords: Perceived Ease of Use. Digital Promotion. Behavioral Intention. Purchase Decision Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah fundamental cara masyarakat berinteraksi dan bertransaksi, termasuk dalam sektor utilitas publik. World Energy Council . menegaskan bahwa sektor energi menjadi salah satu bidang yang paling terdampak oleh transformasi digital, mendorong peralihan menuju smart energy system yang menekankan efisiensi dan partisipasi aktif pelanggan. Namun, keberhasilan inovasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh persepsi pelanggan terhadap kemudahan penggunaan . erceived ease of us. dan efektivitas promosi digital. Menurut Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan Davis . dan diperbarui dalam UTAUT2 oleh Venkatesh et . , perceived ease of use adalah tingkat keyakinan individu bahwa sistem tertentu mudah digunakan tanpa memerlukan upaya besar, yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention. Promosi digital juga memiliki peran penting dalam membentuk persepsi dan minat pelanggan. Kotler dan Keller . mendefinisikan promosi digital sebagai strategi komunikasi pemasaran yang menyampaikan pesan yang relevan secara Dalam Theory of Planned Behavior (TPB) yang dikembangkan Ajzen . dan diperbarui oleh Fishbein & Ajzen . , behavioral intention atau minat perilaku merupakan prediktor utama dari perilaku aktual. Minat perilaku dipengaruhi oleh sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan perceived behavioral control. Dalam konteks PLN, ketika pelanggan merasa sistem token mudah digunakan dan promosi digital informatif, niat untuk Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. menggunakan layanan prabayar semakin kuat. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa pelanggan listrik prabayar di PT PLN UP3 Dumai ULP Duri masih menghadapi berbagai tantangan. Dari total 132. pelanggan, tingkat penggunaan listrik prabayar baru mencapai sekitar 68%. Sebagian pelanggan masih menganggap sistem token rumit, dan efektivitas promosi digital PLN belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use dan Promosi Digital terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar yang dimediasi Minat Perilaku pada PT. PLN UP3 Dumai ULP Duri. Theory of Planned Behavior (TPB) Theory of Planned Behavior (TPB) Ajzen menjelaskan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh niat untuk berperilaku . ehavioral intentio. , yang dipengaruhi oleh tiga faktor: . Sikap terhadap perilaku . ttitude toward behavio. Ae evaluasi positif atau negatif terhadap perilaku. Norma subjektif . ubjective nor. Ae tekanan sosial untuk melakukan atau tidak melakukan . Kontrol perilaku yang dirasakan . erceived behavioral contro. Ae persepsi tentang kemudahan atau kesulitan melakukan Technology Acceptance Model (TAM) TAM yang dikembangkan Davis . menjelaskan penerimaan teknologi berdasarkan dua faktor utama: . Perceived Usefulness Ae tingkat keyakinan bahwa . Perceived Ease of Use Ae tingkat keyakinan bahwa teknologi mudah digunakan tanpa upaya besar. Model ini telah terbukti efektif menjelaskan adopsi teknologi dalam berbagai konteks, termasuk layanan digital. Perceived Ease of Use Perceived Ease of Use didefinisikan sebagai tingkat keyakinan seseorang bahwa penggunaan sistem tidak memerlukan banyak usaha dan mudah dipelajari (Davis, 1. Dalam konteks PLN prabayar, ini mencerminkan sejauh mana pelanggan Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. merasa sistem token listrik mudah dimengerti dan dioperasikan. Dalam penelitian ini, indikator PEOU diadaptasi dari Rahmawati et al. Mudah dipahami dan dipelajari Sistem PLN pembelajaran yang kompleks Mempermudah pekerjaan dan sesuai Sistem mempermudah pelanggan dalam mengontrol penggunaan listrik sesuai Meningkatkan Penggunaan sistem digital PLN pelanggan dalam bertransaksi digital Mudah dioperasikan Proses pembelian dan pengisian token dapat dilakukan dengan mudah tanpa usaha yang keras Digital Marketing Digital Marketing mencakup segala kegiatan pemasaran melalui platform digital untuk mencapai tujuan bisnis (Wardana. Dalam konteks PLN, digital aplikasi PLN Mobile, media sosial, dan kampanye edukatif daring. Indikator digital marketing meliputi: desain website, keterlibatan . , tingkat klik (CTR), tingkat konversi, dan durasi kunjungan (Lazuardi et al. , 2. Dalam penelitian ini, indikator digital marketing diadaptasi dari Lazuardi et . Desain Website dan Aplikasi Aspek visual dan fungsional dari tata letak yang menarik perhatian dan memudahkan pengguna. Keterlibatan (Engagemen. Tingkat interaksi pelanggan dengan konten digital PLN, seperti like, comment, share, dan partisipasi dalam Tingkat Klik (Click-Through Rate/CTR) Persentase pengguna yang mengeklik tautan atau iklan digital PLN dari total impresi yang ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. Tingkat Konversi (Conversion Rat. Persentase pengguna yang melakukan tindakan nyata . egistrasi, pembelian toke. setelah berinteraksi dengan media digital PLN. Durasi Kunjungan (Session Duratio. Lamanya waktu yang dihabiskan pengguna di website atau aplikasi PLN, ketertarikan dan relevansi konten. Minat Perilaku (Behavioral Intentio. Behavioral Intention kecenderungan niat individu untuk melakukan tindakan tertentu, yang muncul dari sikap, persepsi, dan keyakinan terhadap objek atau aktivitas (Rahayu et al. , 2. Minat perilaku terbentuk dari tiga faktor utama sesuai TPB: Sikap terhadap Perilaku Sejauh mana seseorang menilai suatu tindakan sebagai hal yang positif atau Dalam konteks PLN, sikap positif terhadap kemudahan dan efisiensi prabayar membentuk minat untuk menggunakannya. Norma Subjektif Pengaruh sosial dari . eluarga, lingkunga. terhadap keputusan seseorang untuk bertindak. Testimoni dan rekomendasi dari pengguna lain mempengaruhi minat perilaku. Kontrol Perilaku yang Dirasakan Persepsi kemampuannya untuk melakukan tindakan tersebut. Keyakinan bahwa mampu mengoperasikan sistem token meningkatkan minat perilaku. Menurut Chawla dan Joshi . , indikator behavioral intention adalah: Keinginan Menggunakan Motivasi atau dorongan internal untuk mulai menggunakan atau terus menggunakan layanan listrik prabayar PLN. Menggunakan secara Rutin Tendensi individu untuk secara konsisten menggunakan sistem prabayar dalam kehidupan sehari-hari tanpa berpikir untuk beralih ke sistem lain. Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. Minat Merekomendasikan Kesediaan rekomendasi positif tentang listrik prabayar PLN kepada keluarga, teman, atau orang lain. Keputusan Pembelian Keputusan pembelian merupakan proses membuat keputusan tentang suatu produk, di mana seseorang memikirkan berbagai opsi dan kemudian membuat keputusan tentang apa yang akan dibeli (Andrian, 2. Kotler dan Armstrong pembelian sebagai perilaku pembelian akhir dari konsumen, baik individual maupun rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi. Menurut Indrasari . , indikator keputusan pembelian meliputi: Pilihan Produk Keputusan pelanggan untuk memilih listrik prabayar dibanding pascabayar atau alternatif energi lain. Pilihan Merek Kepercayaan untuk memilih PLN sebagai penyedia listrik prabayar dibanding penyedia lain . ika ad. Pilihan Penyalur Keputusan membeli token melalui kanal resmi PLN . plikasi PLN Mobile, marketplace resmi, atau mitra resm. Waktu Pembelian Keputusan kebutuhan penggunaan. Jumlah Pembelian Keputusan mengenai nominal token yang dibeli berdasarkan perkiraan kebutuhan listrik rumah tangga. METODE Penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode Populasi adalah seluruh pelanggan PLN Prabayar di wilayah UP3 Dumai ULP Duri Menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, diperoleh sampel sebanyak 399 responden yang dipilih secara ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. proporsional berdasarkan jenis tarif pelanggan . roportionate stratified random samplin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 Variabel Perceived Ease of Use diukur menggunakan 4 indikator (Rahmawati et al. Promosi Digital diukur dengan 5 indikator (Lazuardi et al. , 2. Minat Perilaku dengan 3 indikator (Chawla & Joshi, dan Keputusan Pembelian dengan 5 indikator (Indrasari, 2. Data dianalisis menggunakan Partial Least SquaresAeStructural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4. Evaluasi model pengukuran . uter mode. meliputi validitas konvergen . oading factor > 0,. , (Fornell-Larcker criterio. , dan reliabilitas (Cronbach's Alpha dan Composite Reliability > 0,. Evaluasi model struktural . nner mode. dilakukan dengan melihat R-Square, effect size . A), dan predictive relevance (QA). Pengujian hipotesis menggunakan metode bootstrapping dengan tingkat signifikansi 5% (T-statistic > 1,. 52,75%) dibandingkan laki-laki . orang atau 47,00%). Distribusi usia menunjukkan mayoritas responden berada pada rentang 31-35 tahun . orang atau 43,00%), diikuti kelompok 36-40 tahun . orang atau 33,75%), >40 tahun . orang atau 10,75%), dan <30 tahun . orang atau 12,00%). Pekerjaan responden didominasi oleh karyawan swasta . orang atau 48,50%) dan wiraswasta . orang atau 39,00%), sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) mencakup 39 orang . ,75%) dan personel TNI/POLRI sebanyak 10 orang . ,50%). Rentang penghasilan bulanan mayoritas berada pada kisaran Rp1-2,9 juta . orang atau 69,25%), diikuti Rp3-4,9 juta . orang atau 24,50%), dan Rp5 juta ke atas . orang atau 6,00%). Jenis pelanggan sebagian besar adalah rumah tangga . orang atau 93,50%), dengan proporsi kecil untuk bisnis . orang atau 4,00%), sosial . orang atau 2,00%), dan publik . orang atau 0,25%). HASIL Karakteristik Responden Tabel 1. Karakteristik Responden Uji Outer Model Outer model dinilai dengan cara melihat convergent validity . esarnya loading factor untuk masing-masing Convergent validity dari model pengukuran dengan refleksif indikator dinilai berdasarkan korelasi antara item score/component score yang diestimasi dengan Soflware PLS. Ukuran refleksif individual dikatakan tinggi jika berkorelasi lebih dari 0,70 dengan konstruk yang diukur (Ghozali, 2. Berikut gambar diagram Jalur Outer Model dengan menggunakan Smart PLS. Berikut gambar diagram Jalur Outer Model dengan menggunakan Smart PLS. Profil Responden Jenis Kelamin Kategori Laki-laki Perempuan Usia <30 tahun 31-35 tahun 36-40 tahun >40 tahun Pekerjaan ASN TNI/POLRI Wiraswasta Swasta Penghasilan Rp 1-2,9 juta Rp 3-4,9 juta >Rp 5 juta Jenis Pelanggan Sosial Rumah Tangga Bisnis Publik Jumlah Persentase (%) 47,00% 52,75% 12,00% 43,00% 33,75% 10,75% 9,75% 2,50% 39,00% 48,50% 69,25% 24,50% 6,00% 2,00% 93,50% 4,00% 0,25% Sumber: Hasil Penelitian, 2025 Tabel 1 menyajikan distribusi demografis responden berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, penghasilan, dan jenis pelanggan. Total responden adalah 400 orang, dengan komposisi yang didominasi oleh responden perempuan . orang atau Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. Figure 1. Outer Model ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. Dari gambar 4. 1 di atas loading factor untuk masing masing indikator cukup reliable dengan nilai seluruh indikator diatas 0. Sehingga semua indikator sudah valid. Discriminant Validity Discriminant validity dapat dievaluasi dengan melihat apakah indikator memiliki loading yang lebih tinggi terhadap konstruknya sendiri dibandingkan dengan konstruk lain. Tabel 2. Cross Loading Perceived Ease of Use Digital Minat Perilaku Keputusan Pembelian Tabel 3 Nilai Akar AVE dan Korelasi Antar Konstruk Perceived Ease of Use Digital Marketing Minat Perilaku Keputusan Pembelian Perc Ease Use Digital Minat Perilak Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. Sumber: Data diolah dengan SmartPLS, 2025 Merujuk hasil pengolahan data diatas, dapat disimpulkan sesuai uji dengan akar AVE ini model memiliki discriminant validity yang baik. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur hasil ukur yang stabil atau konstan, serta dapat diandalkan/reliabel. Terindikasi dari jawaban seorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari beberapa kali test, melalui metode Internal consistency melalui fitur composite reliability dan koefisien cronbachAos Alpha Tabel 4 Uji Reliabilitas Cronbac Alpha Composite Reliability Perceived Ease of Use Digital Minat Perilaku Keputusan Pembelian Sumber: Data diolah dengan SmartPLS, 2025 Dari hasil pengolahan data di atas didapatkan gambaran semua indikator mempunyai angka koefisien korelasi lebih tinggi terhadap setiap variabelnya sendiri dibandingkan dengan angka koefisien korelasi indikator dengan variabel lainnya, sehingga pada akhirnya di intisarikan bahwa setiap indikator dalam blok adalah sebagai pembentuk variabel atau konstruk dalam kolom tersebut. Keputusan Pembelian Kepu Sumber: Data diolah dengan SmartPLS. Kesimpulan atas pengolahan data menunjukan angka yang memuaskan, kesemua variabel diatas ambang batas 0,70, menunjukan konsistensi dan stabilitas Disimpulkan semua konstruk penelitian ini sudah menjadi alat ukur yang fit, serta memiliki reliabilitas yang baik. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. Uji Inner Model Analisis R Square Analisis R Square bertujuan untuk mengetahui besarnya prosentase variabilitas konstruk endogen yang mungkin diterangkan oleh variabilitas konstruk eksogen. Analisis ini juga untuk mengetahui kebaikan model persamaan struktural. Semakin tinggi nilai Rsquare menunjukan semakin besar variabel eksogen tersebut dapat menerangkan variabel endogen sehingga semakin baik persamaan Terlampir nilai output nilai R Square sebagai berikut: Tabel 5 Hasil Nilai R Square Minat Perilaku Keputusan Pembelian Squar R Square Adjusted 0,733 0,732 Kuat 0,725 0,723 Kuat Sumber: Data diolah dengan SmartPLS, 2025 Nilai R-Square menunjukkan bahwa 73,3% variasi Minat Perilaku dijelaskan oleh PEOU dan Promosi Digital, sedangkan 72,5% variasi Keputusan Pembelian dijelaskan oleh PEOU. Promosi Digital, dan Minat Perilaku. Nilai QA sebesar 0,927 mengindikasikan predictive relevance yang sangat baik, dan nilai GoF sebesar 0,814 menunjukkan kelayakan model yang kuat. Pengujian Hipotesis Tabel 4. Hasil Uji Hipotesis (Direct Effec. Koefisien TStatistic PValue Keputusan PEOU Ie Keputusan Pembelian 0,241 2,809 0,005 Diterima (H. Promosi Digital Ie Keputusan Pembelian 0,083 1,021 0,308 Ditolak (H. PEOU Ie Minat Perilaku 0,330 3,769 0,000 Diterima (H. Promosi Digital Ie Minat Perilaku 0,548 6,690 0,000 Diterima (H. Minat Perilaku Ie Keputusan Pembelian 0,566 6,997 0,000 Diterima (H. Jalur Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. Tabel 5. Hasil Uji Mediasi (Indirect Effec. T-Statistic PValue Jenis Mediasi PEOU Ie Minat Perilaku 0,187 Ie Keputusan Pembelian 3,720 0,000 Parsial Promosi Digital Ie Minat Perilaku 0,310 Ie Keputusan Pembelian 4,491 0,000 Penuh Jalur Koefisien PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use berpengaruh positif Keputusan Pembelian (=0,241, p=0,. , sejalan dengan penelitian Indarwati et al. Adityawati et al. , dan Renaldy & Susilowati . Kemudahan penggunaan sistem token PLN secara langsung meningkatkan kepercayaan diri pelanggan dalam bertransaksi. Promosi Digital tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian secara langsung (=0,083, p=0,. Temuan ini berbeda dengan Sitompul & Anom . dan Cahyadi et al. namun sejalan dengan Lubis et al. yang menemukan promosi bekerja melalui variabel intervening. Dalam konteks PLN prabayar sebagai produk utilitas kebutuhan dasar, keputusan pembelian lebih didorong oleh kebutuhan fungsional daripada persuasi PEOU dan Promosi Digital terbukti berpengaruh signifikan terhadap Minat Perilaku dengan koefisien masing-masing 0,330 dan 0,548, konsisten dengan Amelia & Hurriyati . Kasanah & Faujiah . , dan Destyana & Handoyo . Promosi Digital memiliki pengaruh terbesar, membangun awareness dan membentuk attitude positif pelanggan. Minat Perilaku terbukti berpengaruh sangat kuat terhadap Keputusan Pembelian (=0,566, p=0,. , memberikan validasi empiris kuat terhadap proposisi TPB bahwa behavioral intention adalah prediktor terbaik ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. dari actual behavior. Temuan ini sejalan dengan Nurfadillah et al. dan Destyana & Handoyo . Pengujian mediasi menunjukkan pola yang menarik: Minat Perilaku memediasi parsial pengaruh PEOU terhadap Keputusan Pembelian . engaruh langsung=0,241. langsung=0,. PEOU bekerja melalui dual pathway Ae jalur instrumental yang langsung memfasilitasi transaksi dan jalur motivasional yang membentuk minat. Sementara itu. Minat Perilaku memediasi penuh pengaruh Promosi Digital . engaruh tidak langsung=0,. , mengonfirmasi bahwa stimuli eksternal marketing harus melalui proses internalisasi psikologis sebelum mempengaruhi perilaku, sesuai postulat TPB. SIMPULAN Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa Perceived Ease of Use dan Promosi Digital merupakan faktor penting yang memengaruhi Keputusan Pembelian Listrik Prabayar, dengan Minat Perilaku sebagai mekanisme mediasi krusial. PEOU memiliki pengaruh total terbesar . melalui dual pathway, sementara Promosi Digital pembentukan minat perilaku. Temuan ini menegaskan pentingnya PLN untuk: . Memprioritaskan experience melalui simplifikasi sistem dan interface yang intuitif. Mengadopsi fullfunnel digital marketing strategy yang fokus pada building awareness dan consideration. Membangun systematic intention nurturing program untuk mengkonversi minat Mengintegrasikan komunikasi dengan peningkatan user experience dalam pendekatan holistik. Keterbatasan penelitian ini meliputi fokus pada satu wilayah geografis dan tidak memasukkan variabel seperti perceived usefulness, trust, dan perceived risk. Penelitian selanjutnya disarankan untuk: . Memperluas memasukkan variabel tambahan. Menggunakan mixed methods approach untuk Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. pemahaman lebih komprehensif. Melakukan longitudinal study untuk menangkap dinamika perubahan perilaku. Menguji variabel moderasi seperti faktor demografis dan pengalaman penggunaan. DAFTAR RUJUKAN Ajzen. The theory of planned Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50. , 179Ae211. Amelia. , & Hurriyati. The effect of perceived usefulness and perceived ease of use on interest in using mobile payment: A case on OVO. Journal of Business and Management Review, 3. , 55Ae68. Andrian. Perilaku konsumen dan keputusan pembelian di era digital. Alfabeta. Chawla. , & Joshi. Consumer attitude and intention to adopt mobile International Journal of Bank Marketing, 37. , 1590Ae1610. Davis. Perceived usefulness, perceived ease of use, and user MIS Quarterly, 13. , 319Ae340. Destyana. , & Handoyo. Pengaruh perceived ease of use, dan ragam produk terhadap minat beli. Jurnal Bisnis dan Teknologi Digital Indonesia, 4. , 89Ae104. Fishbein. , & Ajzen. Theory of Theoretical Routledge. Ghozali. Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Indrasari. Perilaku konsumen dan Media Sahabat Cendekia. Kasanah. , & Faujiah. Pengaruh perceived ease of use dan perceived penggunaan e-commerce Shopee ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Promosi Digital Terhadap Keputusan Pembelian Listrik Prabayar Dimediasi Minat Perilaku Pada PT. PLN (Perser. UP3 Dumai ULP Duri (Andre Widhianto. Arizal N. Nofriza. Barokah. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Syariah, 5. , 34Ae47. Kotler. , & Keller. Marketing management . th ed. Pearson Education. Lazuardi. Putra. , & Andini. Digital measurement in banking sector. Jurnal Pemasaran Digital, 4. , 55Ae70. Lubis. Rini. , & Fadli. The effect of promotion, perceived ease of use, and perceived usefulness on purchase decisions. Journal of Economics and Business, 5. , 112Ae Nurfadillah. Hasanuddin. , & Thamrin. The influence of promotion and user experience on purchasing decisions through purchase interest on Bukalapak. International Journal of Social Science, 2. , 1551Ae1560. Rahayu. Hidayat. , & Putra. Analisis behavioral intention dalam adopsi teknologi informasi. Jurnal Manajemen, 6. , 97Ae108. Rahmawati. Sari. , & Fadilah. Analisis persepsi kemudahan dan manfaat terhadap penggunaan sistem Jurnal Sistem Informasi Akuntansi, 5. , 22Ae30. Renaldy. , & Susilowati. Pengaruh perceived ease of use, dan trust terhadap purchase decision (QRIS). Jurnal Inovasi dan Bisnis Digital, 4. , 58Ae71. Sitompul. , & Anom. Pengaruh komunikasi pemasaran digital dan persepsi kemudahan keputusan pembelian produk skincare. Jurnal Manajemen Pemasaran, 8. , 145Ae159. Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Venkatesh. Thong. , & Xu. Unified theory of acceptance and use of technology: A synthesis and the road ahead. Journal of the Jurnal Daya Saing (Vol. XII. No. 1 Februari 2. Association Information Systems, 23. , 328Ae376. Wardana. Digital marketing strategy in the banking industry. Salemba Empat. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356