Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Media Interaktif Sebagai Solusi Inovatif Pembelajaran Ipa Dan Matematika Di Era Digital Elia Putri1. Amanda Syahri Nasution2*. Sutri Novika1. Nova Zulfani Panggabean3. Yulia Lestari2 Pendidikan Fisika. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Indonesia Pendidikan Matematika. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Indonesia Bisnis Digital. STIE Al Washliyah Sibolga. Indonesia *Korespondensi: amandasyahri@umnaw. Abstrak Perkembangan teknologi digital menuntut peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan media interaktif pada proses pembelajaran khususnya mata pelajaran IPA dan Matematika yang sering dianggap sulit oleh siswa. Permasalahan utama yang dihadapi guru-guru SMP di Pasar Dua Patumbak Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang adalah keterbatasan dalam pemanfaatan media pembelajaran digital yang menarik dan efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan media interaktif berbasis digital guna mendukung pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan dan praktik langsung pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi sederhana seperti Canva. PowerPoint interaktif, dan Wordwall. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru secara signifikan yang ditunjukkan berdasarkan hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan dimana 85% guru mengalami peningkatan pemahaman dalam penggunaan media interaktif dan 78% berhasil membuat media yang layak diaplikasikan di kelas. Guru merasa lebih percaya diri sebesar 82% untuk dapat menerapkan media interaktif dalam pembelajaran IPA dan Matematika. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan media interaktif secara terstruktur dan praktis terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran guru serta dapat menjadi solusi inovatif pembelajaran di era digital. Kata kunci: Media Interaktif. Pembelajaran Digital. Guru. Abstract The development of digital technology demands an increase in teacher competence in integrating interactive media in the learning process, especially science and mathematics subjects that are often considered difficult by students. The main problem faced by junior high school teachers in Pasar Dua Patumbak Patumbak District Deli Serdang Regency is the limitation in utilizing digital learning media that is interesting and effective. This service activity aims to improve the ability of teachers to design and use digital-based interactive media to support innovative and fun learning. The implementation method includes training, mentoring and hands-on practice of making learning media using simple applications such as Canva, interactive PowerPoint, and Wordwall. The results of the activity showed a significant increase in teacher competence as shown by the evaluation results before and after the training where 85% of teachers experienced an increase in understanding in the use of interactive media and 78% succeeded in making media that was feasible to be applied in the classroom. 82% of teachers felt more confident to be able to apply interactive media in science and mathematics learning. The results of these activities show that structured and practical interactive media training is proven to be effective in improving the quality of teacher teaching and can be an innovative solution for learning in the digital era. Keywords: Interactive Media. Digital Learning. Teachers. Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 9 No. Mei 2025 kegiatan pelatihan atau pengabdian Oleh karena itu, diperlukan pendekatan strategis untuk membekali guru dengan keterampilan praktis dalam merancang dan menerapkan media interaktif di kelas. Perkembangan informasi dan komunikasi telah mengubah paradigma dalam dunia pendidikan, menuntut guru untuk pembelajaran digital yang inovatif dan Pembelajaran teknologi tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran (Abidin. Arsyad, 2. Namun demikian, kenyataannya masih banyak guru, khususnya di tingkat SMP yang belum memiliki kompetensi optimal dalam memanfaatkan media interaktif secara Kondisi ini juga ditemukan di SMP yang berada di wilayah Pasar Dua Patumbak Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang di mana mayoritas guru masih mengandalkan metode konvensional dan masih minimnya penggunaan media digital IPA Matematika. Kebaruan ilmiah ini terletak pada fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan guru tingkat SMP untuk mengembangkan media interaktif yang relevan dan kontekstual. Kegiatan ini menggabungkan pendekatan praktik langsung dengan pemanfaatan aplikasi sederhana dan ramah pengguna kompetensi digital guru. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pemahaman teoretis mengenai pentingnya media interaktif implementatif yang dapat disimulasikan di daerah lain dengan karakteristik Permasalahan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru SMP menggunakan media pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran IPA dan Matematika di era digital. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil kegiatan pelatihan media interaktif bagi guru SMPS Plus Kasih Ibu di Pasar Dua Patumbak serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran berbasis digital yang inovatif dan aplikatif. Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran terutama untuk mata pelajaran yang dianggap sulit dan abstrak seperti IPA dan Matematika (Anastasiades & Vitalaki, 2011. Sari & Fitriani, 2. Media digital interaktif seperti animasi, simulasi dan kuis berbasis teknologi yang telah terbukti mampu menciptakan suasana belajar bermakna (Wahyuni et al. , 2021. Hwang et al. , 2. Namun demikian, sebagian besar penelitian tersebut difokuskan pada implementasi media dalam konteks siswa, bukan pada penguatan kapasitas guru melalui METODE PELAKSANAAN Pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai bentuk hilirisasi hasil riset pendidikan interaktif digital yang Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis media digital. Rancangan kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan intensif . n-house trainin. pendampingan berkelanjutan. Vol. 9 No. Mei 2025 Tahapan Sasaran kegiatan ini adalah 20 guru SMPS Plus Kasih Ibu dari Pasar Dua Patumbak Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang mengampu mata pelajaran IPA dan Matematika. Kegiatan ini berlokasi di ruang kelas salah satu SMP mitra yang difasilitasi dengan akses internet dan perangkat pelatihan. Pelaksan Kegiatan Minggu Pertama Bagan alur pelaksanaan kegiatan ditampilkan pada gambar berikut: Gambar 1. Bagan Alur Pelaksanaan Kegiatan Media Interaktif di SMPS Plus Kasih Ibu Pelaksan Kegiatan Minggu Kedua Secara lengkapnya pelaksanaan kegiatan media interaktif yang dilaksanakan sebagai solusi pembelajaran IPA dan matematika di SMPS Plus Kasih Ibu adalah sebagai berikut: Tabel 1. Rincian Metode Pelaksanaan Kegiatan Interaktif di SMPS Plus Kasih Ibu Tahapan Persiapa Kegiatan Koordin Output yang Evaluasi Tindak Lanjut Modul, perangkat siap pakai, peserta Kegiatan Penyusu Penyedi Pengena Demonst Canva. PowerPo int dan Wordwa Diskusi Praktik an media Integrasi Presenta si hasil Tes Kuesion Diskusi Output yang Peserta dasar media Produk media interaktif siap Data Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Berikut adalah rekapitulasi hasil pre-test dan post-test yang diperoleh: Output yang Tabel 2. Rekapitulasi hasil Pre-test dan Post-test Kompetensi Guru SMPS Plus Kasih Ibu Metode yang digunakan meliputi demonstrasi pembuatan media dan praktik langsung oleh peserta. Materi kegiatan mencakup: . pengenalan konsep media interaktif dan urgensinya dalam pembelajaran abad 21, . pengembang media seperti PowerPoint interaktif. Canva dan Wordwall serta . penyusunan modul ajar terintegrasi media digital. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner pre-test dan post-test kompetensi guru terkait pemanfaatan media interaktif, lembar observasi aktivitas pelatihan serta angket kepuasan Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk melihat peningkatan kompetensi guru sebelum menggunakan persentase perubahan nilai pre-test dan post-test. Data kualitatif dari observasi dianalisis untuk keberhasilan dan tantangan dalam pelaksanaan kegiatan. Pemahaman konsep media Kemampuan aplikasi (Canva. PPT. Wordwal. Penyusunan modul ajar berbasis media Kreativitas dan desain media Kesiapan menerapkan di Rata-Rata Pretest (%) Posttest (%) Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan kompetensi guru-guru SMPS Plus Kasih Ibu di Pasar Dua Patumbak Kecamatan Patumbak. Kabupaten Deli Serdang dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran interaktif. Hasil evaluasi kegiatan diperoleh melalui pretest dan post-test yang diikuti oleh 20 guru dengan lima indikator utama penilaian kompetensi. HASIL DAN PEMBAHASAN Kesiapan menerapkanA Kreativitas dan desainA Visualisasi peningkatan dari hasil di atas ditunjukkan pada grafik berikut: Penyusunan modul ajarA Aspek yang Dinilai Kemampuan menggunakA Tahapan Kegiatan Vol. 9 No. Mei 2025 Pemahaman konsepA Peningkatan (%) 0 20 40 60 Gambar 2. Peningkatan Hasil Pre-test dan Post-test Kompetensi Guru SMPS Plus Kasih Ibu Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Peningkatan kompetensi paling penggunaan aplikasi pembelajaran sebesar 43% dan penyusunan modul ajar berbasis media digital sebesar 42%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan berbasis praktik langsung dan aplikasi mudah akses seperti Canva dan Wordwall sangat relevan dan efektif untuk guru SMP. Vol. 9 No. Mei 2025 menggunakan media interaktif digital IPA Matematika. Berdasarkan hasil evaluasi, rata-rata kompetensi sebesar 39,6% pada lima aspek utama yaitu pemahaman konsep (PowerPoint interaktif. Canva dan Wordwal. , penyusunan modul ajar berbasis media digital, kreativitas desain serta kesiapan implementasi di kelas. Hasil kegiatan ini selaras dengan temuan sebelumnya yang menyatakan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran sains dan matematika (Kurniawati & Suyanto, 2021. Ningsih et al. , 2020. Chiang et al. , 2. Guru yang menjadi subjek kegiatan pelatihan menunjukkan perubahan signifikan dalam cara mereka memandang dan memanfaatkan teknologi pembelajaran. Selain itu, keberhasilan kegiatan juga dipengaruhi oleh pendekatan in-house berorientasi pada praktik langsung, yang terbukti lebih efektif dibandingkan dengan pelatihan satu arah (Sari & Ramdani, 2019. Sanjaya, 2. Pendekatan kegiatan partisipatif yang kontekstual dan berbasis hasil riset positif terhadap perubahan sikap, pengetahuan dan keterampilan guru. Keterlibatan aktif peserta selama kegiatan serta antusiasme mereka dalam menunjukkan bahwa media interaktif dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih bermakna, aktif dan menyenangkan di era digital. UCAPAN TERIMA KASIH Dengan demikian, kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi media interaktif berbasis digital dalam proses meningkatkan keterampilan teknis guru terciptanya pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lembaga Pengabdian dan Inovasi Masyarakat (LPIM) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah atas dukungan dan pendanaan yang telah diberikan melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kontrak Pelaksanaan Kegiatan Nomor: 120a/LPIM UMNAW/B. 02/2024. REFERENSI