Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 No. 1, . , pp. IAoJAZ AoILMI: SEBUAH ISYARAT KAUNIYAH DALAM SURAT AR RAHMAN TELAAH TAFSIR THANTAWI JAUHARI Mahmud Rifaannudin Universitas Darussalam Gontor. Indonesia Email: mahmudrifaannudin@unida. Muh Faiq Pradana Aris Munandar Universitas Darussalam Gontor. Indonesia Email: faiqpradana21@gmail. Abstract Surah ar-Rahman is a surah in the QurAoan that contains a lot of wisdom, among them are the verses of kauniyah that must be studied from the side of the interpretation of Aoilmi. as it is known in society that this surah is often used in marriage. in addition, the discussion of this surah is often about the repetition of verses that reveal aspects of language and the greatness of the QurAoan. But what about the interpretation of kauniyah verses, which is reviewed from Tantawi Jauhari in tafsir al-jawahir. Then researched in the literature review and using descriptive analysis methods. So it is found the core of the discussion that the content of tafsir Aoilmi ayat kauniyah in surah ar-rahman includes the balance of the sky and the universe, as well as the benefits of the sun and the moon, and the possibility of penetrating the earth and the sky. Keywords: Moon. Sun, sky. Earth. Universe, scientific interpretation. Abstrak Surah ar-Rahman merupakan surah di dalam al-QurAoan yang di dalamnya banyak mengandung hikmah, diantaranya adalah ayat-ayat kauniyah yang harus dikaji dari sisi penafsiran Aoilmi. sebagaimana diketahui dalam masyarakat bahwa surah ini sering digunakan dalam selain itu juga pembahasan surah ini sering tentang pengulangan ayat yang menyingkap aspek bahasa dan keagungan al-QurAoan. Namun bagaimana aspek penafsiran ayat kauniyah, yang ditinjau dari Tantawi Jauhari dalam tafsir al-jawahir. Kemudian diteliti dalam kajian pustaka dan menggunakan metode analisis deskriptif. Sehingga ditemukan inti pembahasannya bahwa kandungan tafsir Aoilmi ayat kauniyah dalam surah ar-rahman meliputi keseimbangan langit dan alam semesta, serta manfaat matahari dan bulan, dan kemungkinan untuk menembus bumi dan langit. Kata Kunci: Bulan. Matahari, langit. Bumi. Alam Semesta, tafsir ilmi. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A PENDAHULUAN Dikatakan juga oleh Thantawi dalam Surat ar-rahman terdiri dari 78 Ayat. kitab Tafsir al-Jawahir sesungguhnya ayat Dinamakan ar-rahman karena salah satu pada surat ar-Rahman banyak mengandung nama Allah SWT dari asmaAo al-husna yaitu rahmat Allah SWT kepada makhluknya jika yang maha pengasih artinya rahmatnya yang dikaji manusia peredaran Matahari. Bulan sangat luas, dalam surat ini menjelaskan planet-planet, tentang rahmat Allah yang sangat luas kepada peredaranya dan kejauhanya. Jika dilihat dari hambanya nikmat didunia dan diakhirat. kejadian dilangit maka ditemukan macam- macam pepohonan dari yang tedak memiliki Diantaranya al-QurAoan diajarkan oleh nabi dan rosul terakhir. Pada batang dinamakan bintang dan yang memiliki batang dinamakan pohon dan diketahui mengkaji ilmu yang diisyaratkan Allah SWT memili hitungan yang tepat, dan memahami al-Quran, alami ini dari atas langir sampai bawah bumi dengan ilmu matematika, dan pada tumbuhan lafadznya saja, tanpa memahami makna ayat dengan ilmu biologi, kimia, dan disebutkan yang terkandung isyarat-isyarat yang telah lingkuangan bumi yang terdapat buah-buahan tiupan angin serta laut yang didalamnya al-QurAoan Allah SWT pemahaman surat tidak hanya sebatas dengan permata dan mutiara. sesuatu yang terkait dengan pernikahan, tetapi Serta Bumi, didalamnya terdapat ayat-ayat kauniyah yang Matahari. Bulan dan Bintang yang memiliki belum banyak diketahui banyak umat islam. pengaruh dan manfaat untuk kehidupan Seperti Husain manusia dibumi. Dari penjelasan berikut ThabaAothabaAoi surat ar-Rahman mengandung penulis penasaran dengan kandungan surat ar- banyaknya penciptaan Allah SWT terkait rahman tentang isyarat alam semesta dalam langit. Bumi. Laut. Manusia dan Jin. Allah ayat kauniyah?. SWT Sedangkan surat ar Rahman identik manusia dan jin, dan jaga memberi manfaat dengan pengantin, seperti yang disabdakan untuk di dunia dan diakhirat. Rasullah SAW diriwayatkan Baihaqi: (Setiap sesuatu Mutawali as-SyaAorowi, at-Tafsir SyaAorowi. Mesir: Akhbaru al-yaum, 1991, p. Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 24 p. Muhammad Husain ThabaAo ThabaiAo, al-Mizan fi atTafsir al-Quran. Jamiatu al-mudarisin fi al-Huzuwah al- Alamiah fi tam al-Muqqodas. Jilid. 19 p. Thantawi Jauhari, al-Jawahir fi at-Tafir al-QurAoan alKarim. Mesir. Mudtafa al-bab al-Halbi. Jilid. 24 p. memiliki pasangan, dan pasangan al-QurAoan surat ar-Rahma. 5 Sebagai contoh surat ar- kekuasaanya dan pengaruh nikmat serta Rahman dibaca surat ini ketika melakukan Meninggal pada tahun 1385 H/ akad nikah, dan surat ini biasanya digunakan 1940 M di Mesir. mahar nikah, seperti yang dikatakan Ahmad Dia dulu bekerja di kegiatan pertanian. Sarwat diperbolehkan menggunakan hafalan dan menerima pendidikan pertamanya di (Al- qurAoan untuk mahar nikah, dan tidak mungkin Gha. , negara neneknya untuk ibunya, dia bisa dipungkiri. 6 Selain itu, pembahasan terkenal dengan kualitas konservasi dan terdahulu tentang surat ar-Rahman masih kecerdasan yang berlebih, dia menerima ilmu diseputar pengulangan ayat. di Al-Azhar, dan dia menjalankan ilmu Dari kajian ilmiah tersebut dapat pengetahuan dan lulus darinya pada tahun diambil hikmah, untuk maslahat yang telah 1893, kemudian diangkat setelah lulus sebagai diberikan Allah SWT kepada mahluknya. guru di Damanhur, dia menjalankan ilmu Dengan itu maka penulis ingin membahas Dia belajar di Universitas lebih mendalam tentang isyarat kauniyah Mesir, mengajar bahasa Inggris sebagai guru dengan tafsirnya Thantawi Jauharu pada Surat pengabdian, dan mendapat banyak manfaat ar-Rahman dikitab Tafsir al-Jawahir fi at- darinya, dalam kepenulisannya, dia adalah Tafsir al-QurAoan al-Karim. seorang filsuf sastra, yang meninggalkan PEMBAHASAN Biografi Thantawi Jauhari Syaikh Thantawi Jauhari al-Misri nama lengkapnya. Lahir di desa Audillah Hijaz daerah mesir sebelah timur, pada tahun 18271862 M, dan me ningkatkat ilmu agamanya, sangat menyukai terhadap kaum muslim dan memiliki iman yang kuat terhadap Allah SWT Wahbah Zuhaili, at-Tafsir al Munir fi al-Aqidah wa as-Syariah wa al-Manhaj. Damaskus dar al-Fikri 1430 Ahmad Sarwat. Mahar berupa hafalan al-QurAoan Bolehkah? . : diakses pada 23 maret 2020, 09. Lailatul Maskhuroh. Studi Pengulangan Ayat Pada Surat Al Rahman Telaah Atas Tafsir Al-Misbah. Dar El-Ilmi: Jurnal Studi Keagamaan. Pendidikan dan Humaniora. Vol 5. No 1. April 2018. banyak buku buku-buku berharga, dan karyanya tidak terbatas pada lingkaran terbatas, tetapi dilihat dalam pelajarannya sebagai kamus, sebagai kepala Asosiasi Islam Masawasa di Kairo, dan dia adalah pemimpin redaksi sebuah majalah Ikhwanul Muslimin untuk suatu periode, hidup selama sekitar tujuh puluh tahun. Muhammad Ali Iyazi. Mufassirun wa Hayatuhum wa Manhajuhum. Taheran. Penerbit: muAoassasatu at-tibaAoah wa an-nasr wa zirat as-saqofah al-Irsyad al-Islamiy, 1212 H, p. 9 Fadil Hasan Abbas, at-Tafsir wa al-Muffasirun asasiyatuhu wa ittijatuhu wa manhajuhu fi al-Aoasri alhadis, dar an-nafais, 2016, jilid. 2 p. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A Metode Tafsir Thantawi Jauhari. dan urut bertepatan dengan urutan ayat pada Tafsir al-Jawahir dari segi sumbernya al-QurAoan, dimulai dari surat al-Fatihah menggunakan tafsir ar-raAoyi, disebut ar-raAoyi sampai surat an-naas13. Dalam kitab tafsirnya karena Thantawi menafsirkan menggunakan dimulai suratya secara urut sesuai tatanan surat dalam al-QurAoan, dalam dua puluh lima keilmuanya, dan juga memberi pendapan jilid, cetakan kedua tahun 1350 H, di cetak di tentang ilmu fisika dan biologi, sebagai percetakan Musthofa al-Byby al-khalbi di kemampuan pembahasanya Pengertian Tentang Tafsir ilmi. dengan menggunakan ilmu biologi, tanpa menyebutkan sejarah berkaitan dengan tanda Tafsir secara bahasa: mengungkapkan dan menutupi pernyataannya, seperti yang Tafsir al-Jawahir Dari segi tujuan pembahasan dengan menggunakan metode deskriptif adalah tafsir yang menjelaskan ayat al-QurAoan menjalaskan ayat secara langsung tanpa membandingkan riwayat. 11 Beliau menjelaskan dengan jelas dan membuka pembahasan ilmiah dengan sebutan latoif atau Jawahir. Menambahkan dalil para ilmuan barat dan timur serta memberi gambar pada tafsirnya seperti gambar pohon, hewan, dan lain-lain. dikatakan Ibn Al-Arabi dan Ibn Mandzur. menurut terminologi. Abu Hayyan AlAndalusi ilmu yang membahas tentang cara untuk mengucapkan kata-kata Al-Qur'an, sintaksisnya, serta kondisi pemasangan dan 15 Menurut Badru al-Din alZarkashi dengannya ia memahami pemahaman Kitab Allah tentang Nabi Muhammadnya, dan mengklarifikasi maknanya dan mengeluarkan hikmah dan hukumnya. Tafsir al-JAwahir dari segi penataan ayat dengan menggunakan metode tahlili yaitu menafsirkan ayat al-QurAoan secara rapi Nashruddin Baidan. Wawasan Baru Ilmu Tafsir, )Yogyakarta. Pustaka Pelajar, 2005. Ridlwan Nasir. Prespektif Metode Tafsir Muqorin dalam Memahami al-QurAoan, (Surabaya: Imtiyaz, 2. Muhammad Ali Iyazi. Mufassirun wa Hayatuhum wa Manhajuhum. Taheran. Penerbit: muAoassasatu attibaAoah wa an-nasr wa zirat as-saqofah al-Irsyad alIslamiy, 1212 H, p. Ridlwan Nasir,Prespektif Metode Tafsir Muqorin dalam Memahami al-QurAoan,p. Jamalu ad-Din bin Mukrom ibnu Mandzur, lysynu alArab. Bairut. Dar shadir, jilid. 5 p. Muhammad Yusuf bin Aliy bin Yusuf bin Hayyan, al-Bahru al-Muhit. Bairut. Dar al-Kitab al-Ilmiy, 1413m jilid1 p. Badr ad-Din Muhammad bin Muhammad Abdullah Asy-Zarkasy, al-Burhan fi Ulumi al-QurAoan. Mesir Dar at-Turos, p. Beberapa definii tentang Tafsir Ilmi: Pertama, di Fahd Al-Roumi. Tafsir ilmi Mukjizat ilmiah adalah tafsir ilmiah dari al- QurAoan, dengan ijtihad memperkenalkan mengungkap tautan dan menghubungkan ilmu-ilmu yang digunakan dalam tafsir ayat-ayat kosmik Alquran yang Mulia dengan tentang bagaimana sains digunakan dan penemuan-penemuan al-QurAoan, pengalaman di muka mukjizat Alquran yang dengan mukjizat ilmiah dalam Alquran, menunjukkan sumbernya, dan vitalitasnya signifikansi ini harus stabil dan jelas. Mereka untuk setiap waktu dan tempat. 17 Kedua, umumnya, khususnya, dan satu lingkaran menurut Muhammad Hussein al-Dhahabi, lebih lebar dari yang lain. Tafsir ilmi adalah interpretasi yang mengatur Dengan dua definisi ini, perbedaan terminologi ilmiah dalam frasa Al-Qur'an, dan antara tafsir ilmi dan keajaiban ilmiah berusaha untuk mengekstraksi berbagai ilmu dan pendapat filosofis dari mereka. 18 Ketiga, pengantar untuk mencapai keajaiban ilmiah definisi ini sesuai dengan Majeed Abdul dalam Alquran, dan oleh karena itu apa yang Salam diperlukan untuk tafsir ilmiah Alquran adalah bahwa para sahabatnya bertujuan untuk salah satu syarat untuk keajaiban ilmiah. tunduk pada ketentuan Al-Qur'an dengan teori Tafsir ilmi dari Al-Qur'an memperkenalkan Al-Muhtaseb,Tafsirannya Alquran, ijtihad dalam sains yang digunakan dalam tafsir dan bagaimana menggunakan sains dan menafsirkan berbagai hal sains dan filsafat signifikansinya dari Al-Qur'an. Tidak seperti dari mereka. Perbedaan dan Kaitan antara IAoJaz signifikansi ini harus jelas. Penafsiran ilmiah Ilmi dan Tafsir Ilmi Definisi keajaiban ilmiah menurut Abdul Majeed Al-Zindani adalah untuk menunjukkan ketulusan dari Rasulullah SAW dengan wahyu yang dibawanya kepadanya Fahd bin Abdurrahman bin Sulaiman. Ittijah atTafsir fi al-Qorni ar-RobiAo Asar. Bairut. Muassasatu arRisalah, 1418, jilid. 2 p. Husain ad-Dzahabiy, at-Tafsir wa al-Muffasirun. Mesir. Maktabah Wahbah, jilid. 2 p. Abdul Majid Abdussalam al-Muhtasib. Ittijah atTafsir fi Ashri ar-Rahin, p. Al-Qur'an, tentang Al-Qur'an memasukkan kesalahan dan hak sebagai ketekunan penafsir, tetapi ilmi itu tidak benar. Dalam penafsiran ilmiah Al-Qur'an, diperbolehkan untuk menggunakan teori yang telah Adil ali As-Syadi, at-Tafsir al-Ilmi at-Tajribi. Riyadh. Madaru al-Watani li an-Nasr, 2010, p. Abdul al-Jabar Saqo, at-Tafsir wa al-IAoJaz al-Ilmi fi al-QurAoam al-Karim Dhowabit wa Thatbiq. Damaskus. Dar Muhammad Amin 1431, p. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A didominasi oleh pemikiran ilmiah bahwa langit ini melihat skala yang mapan, dan mereka benar. Adapun keajaiban ilmiah endapan yang masuk akal, dan memahami dalam Al-Qur'an, tidak diperbolehkan untuk bagaimana dunia atas dan bawah ini diatur menggunakan apa pun selain fakta ilmiah dalam astronomi oleh matematika, dan pada yang benar. Mukjizat ilmu adalah Hasilnya tanaman dengan ilmu pengetahuan alam, dan dan tafsir ilmi adalah tujuannya. Setiap bahan kimia organic seperti mutiara dan mukjizat ilmiah pada awalnya merupakan penjelasan ilmiah, tetapi penjelasan ilmiah Agus Purwanto mengatakan bahwa ayat bukanlah mukjizat ilmiah, karena di antara Kauniyah dalam Surat Ar-Rahman ada enam mereka bersifat umum dan khusus dan tafsir belas ayat, dalam ayat: 5, 6, 7,10, 11, 12, 14, ilmi lebih umum daripada keajaiban ilmiah. 17, 19, 20, 22, 24, 29, 29, 33, 35, 37. 25 Hussein Maka hubungan antara tafsir ilmiah dan Al-Tabataba juga mengatakan bahwa surah keajaiban ilmiah adalah tafsir ilmi identik ini mencakup referensi penciptaan Yang dengan keajaiban ilmiah, kecuali untuk satu Mahakuasa, dunia, dengan bagian-bagian hal, karena mereka tidak terpisah dan berbeda. langit, tanah, laut, umat manusia, dan jin. Setiap keajaiban ilmiah ditentukan oleh tafsir Dengan perkataan Para Ilmuan diatas ilmi, dan tidak setiap tafsir ilmi mampu surat at-rahman memiliki banyak isyarat- menjadi keajaiban ilmiah. isyarat alam semesta, maka bisa mengakaji Analisa Isyarat Kauniyah Dalam Surat ar-Rahman Tantawi penafsiran permata bahwa ayat-ayat dalam Surah ini merujuk pada banyak rahmat Yang Mahakuasa bagi makhluk-makhluknya jika planet, galaksi, nasib mereka, dan dimensi mereka, dan jika ia melihat hasil dari dunia Abdul al-Jabar Saqo, at-Tafsir wa al-IAoJaz al-Ilmi fi al-QurAoam al-Karim Dhowabit wa Thatbiq. Damaskus. Dar Muhammad Amin 1431, p. Adil ali As-Syadi, at-Tafsir al-Ilmi at-Tajribi. Riyadh. Madaru al-Watani li an-Nasr, 2010, p. Thantawi Jauhari, al-Jawahir fi at-Tafir al-QurAoan al-Karim. Mesir. Mudtafa al-bab al-Halbi. Jilid. lebih jelas dengan metode ilmiah dan ayat alQurAoan memiliki kaitan dengan kejadian alam Tetapi memperhatikan tentang isyarat kauniyah yang terkandung dalam surat ini, jika dilihat dari penjelasan berikut, banyak dari segi ilmiah dapat dikaji, seperti yang dikatakan Thantawi dan ilmuan yang lain, penulis ingin membahas tentang nikmat alam semesta yang berupa Agus Purwanto. Ayat-Ayat Semesta, (Bandung: Penerbit Mizan, 2. 4 p. Muhammad Husain ThabaAo ThabaiAo, al-Mizan fi atTafsir al-Quran. Jamiatu al-mudarisin fi al-Huzuwah al- Alamiah fi tam al-Muqqodas. Jilid. 19 p. keseimbangan Matahari, seolah-olah Tuhan Yang Mahakuasa Manfaat bulan, dan menembus langit dan mengatakan Dia mengangkat langit. Dia menciptakannya dengan lift, dan untuk mengatur keseimbangan, itu adalah referensi Keseimbangan Langit Langit dalam bahasa Arab adalah benda di atas kita, yaitu benda itu tinggi, dan dalam bahasa ilmiah yaitu bagian atas permukaan bumi diklasifikasikan sebagai lapisan terpisah ke keadilan dan menempatkannya seolah-olah dia mengatakan hukum keadilan Tuhan agar tidak melebihi keseimbangan adalah terhadap Dalam penciptaan langit dan bumi tidak yang disebut atmosfer. Dia menyebutkan dalam Al Qur'an kata . berulang 310 Surga Surah ar-Rahman A aE ea eaO AaOA. aA a eE aIOa IA ca A aOEA:ACE NEE EOA a A aI a a a aN aO aOA aA aOaCaO aIO eE aO eIa a eE aCea aOE a e aaO eEIa Oa IA. AIA a aA eE aIOA sia-sia, tetapi di dalamnya ada fungsi dan manfaat untuk penciptaannya, seperti firman Allah SWT: s A EOaA a AOA ca AC EA e A aOA a AEA a A aO eaEAa EEac eO aE aOEIac aNA a Aua acI AaO a eEA a A aIA ca aA EacaOIa OaeEa aOIA. AEaO aIaOa aN eIA a AEOEaO E eEaA a AacEEa CaOa UI aOCaaOU aOA A aacIa aI aEa eCa aNaA a AOA ca AC EA e A aOA a AEA a AaOOa acE aOIa AaO a eEA a A aIA a a a a E a e aIaEa Aa aCIaA a caA EIA Seperti yang disebutkan Tantawi dalam Wahbah tafsirnya, langit diciptakan dengan posisi Zuhaili dan diatur, dan tersebut sebagai penciptaan langit dan bumi, keseimbangan, yaitu keadilan dan ketertiban, dan apa yang ada di antara mereka dari sistem mengaturnya di sebagian besar surah al- yang luar biasa, astronomi, planet, galaksi. Qur'an, sehingga planet-planet akan berjalan laut, gunung, sungai, tanaman, tanaman, dan bagian-bagian tanaman akan berada di pohon yang berbuah dan tidak produktif, dalam komposisinya, dan batu-batu yang Lalu pada ayat . AIA a aA( aE ea eaO AaO eE aIOA kesempurnaan kekuatannya, keagungan, dan ) aA aOaCaO aIO eE aO eIa a eE aCea aOE a e aaO eEIa Oa IAbahwa yang selalu mengingat dan memikirkan langit tidak digunakan, juga tidak dikurangi diberbagai keadaan mereka berdiri dan duduk, atau dilampaui dalam keseimbangannya. 28 Al- Razi mengatakan penafsiran ayat ini dalam penciptaan langit dan bumi, merupakan terangkat, terlokalisasi Allah kata-kata Tuhan Yang Mahakuasa . Al QurAoan al-Karim, ar-rahman ayat: 7-9 Thantawi Jauhari, al-Jawahir fi at-Tafir al-QurAoan al-Karim. Mesir. Mustafa al-bab al-Halbi. Jilid. 24 p. Muhammad ar-Razi Fakhru ad-Din, at-Tafsir alKabir. Bairut. Dar al-Fikr, 1981, jilid. 29, p. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A indikasi kebesaran, kekuatan, pengetahuan ca A(EA Tuhan Yang Mahakuasa )AIA a AIA s aA aO ECa aI a a a A dan belas kasihan Sang Pencipta. pendapat Tantawi dalam tafsirnya bahwa Langit itu adalah salah satu mukjizat Allah yang tak seorang pun dari ciptaan-Nya Sedangkan tanaman yang berasal dapat menciptakanya, bahwa semua bintang dari tanah disebut bintang dan tidak memiliki dan planet yang tidak memiliki kehendak batang, dan pohon-pohon yang memiliki didasarkan pada mereka. Di antara peran batang seperti gandum dan telapak tangan, langit adalah tempat matahari, bulan dan dunia diatur oleh matahari dan bulan dan bintang-bintang lainnya. perhitungannya, dan dengan perhitungan itu ca :AECOEN EOA A aI s aa eOIa aN a acIA a AOA ca AacEEa EacaO a a EA a A aaO aeA a A aIA ca A ac a EA AeO E a sEA a A e aaOOA a AEaO eE a e a aOA a A aO eECa aI a Ea UcE aOA a A eIA sisa tanaman diatur sehingga ditanam pada aA EaaEacEa eI a aECaa acaEa eI aOCaIaOIA a a aE EOaA ac a AEI a Oa e A UcIO Oaa acaA a AaIA waktu tertentu, dan dipanen dan diambil Buahnya berada di musim khusus, dan tumbuh sesuai dengan pergerakan matahari Al-Sabouni dan bulan. 32 Al-Razi berpendapat dalam ayat ciptaannya yang sangat dibangun adalah itu bahwa matahari dan bulan adalah bukti daftar kapasitasnya yang tidak didasarkan yang pasti dan tidak mengatakan saya pada apa pun, selama melihatnya tanpa melakukan indikasi eksplisit bahwa itu masuk dukungan, dan itu adalah bukti dari pencipta akal jika dia memandangnya dan mengetahui dan pencipta yang berkuasa. dan mengenalinya, dan bahwa gerakan Langit adalah salah satu rahmat mereka dipilih dan tidak normal. terbesar dari Allah Yang Mahabesar, karena Matahari tidak seimbang satu sama lain, sehingga mengirimkan energi luar biasa ke Bumi, planet-planet bertabrakan di dalamnya. Dan tanpanya tidak akan ada kehidupan bagi karena langit seperti tempat matahari, bulan, tanaman, hewan, atau manusia, dan apa pun bumi, dan planet-planet lain, andai saja bagi sumber lain seperti angin, air, kayu, batu bara, mereka tidak ada tempat untuk piala itu. minyak bumi, listrik, dan energi cahaya. Dan Manfaat Matahari telah terbukti secara ilmiah bahwa matahari Al-Rahman adalah bola gas-gas kompleks besar yang disebutkan dalam ayat kelima dari kata-kata ukurannya satu juta tiga ratus ribu kali ukuran Matahari Surah Wahbah zuhaili, at-Tafsir al-Munir. Damaskus. Dar al-Fikr, 1430, jilid. 2 p. Muhammad Ali as-Shobuni. Shafwatu at-Tafsir. Bairut. Dar al-QurAoan al-Karim. JamiAo al-Huquq Mahfudz, 1403,cet. 4 jilid. 2 p. Thantawi Jauhari, al-Jawahir fi at-Tafir al-QurAoan al-Karim. Mesir. Mustafa al-bab al-Halbi. Jilid. 24 p. Muhammad ar-Razi Fakhru ad-Din, at-Tafsir alKabir. Bairut. Dar al-Fikr, 1981, jilid. 29, p. Bumi, dan massanya adalah 333400 kali gas di sekitarnya, menghasilkan energi termal massa Bumi. Juga telah dibuktikan secara dan cahaya dengan semua gelombang yang ilmiah bahwa massanya tidak terdistribusi terlihat dan tidak terlihat, dan energi ini dipancarkan dari permukaan luar ke semua kepadatan lapisan luarnya berkurang sangat arah di sekitar matahari, membentuk radiasi banyak sehingga mencapai kurang dari atau energi Solar. Dengan bentuk yang luar biasa ini, kepadatannya meningkat ke pusatnya hingga matahari adalah pusat dari semua makhluk di mencapai seratus kali lipat kepadatan air, dan tata surya, karena pusat matahari menjadi peralatan analisis spektroskopi akurat telah benda langit yang menarik planet-planet ca A aOEA:AECOEN EOA AOA a A a aO aE aI aCa a ca Eac aN o aaEaEa aCA a AIA a AaO E a aA AEaE aaOIA Bahwa mengandung 70% hidrogen, 28% helium, dan 2% dan elemen yang menguap seperti yang ada di planet ini, yang menunjukkan bahwa Tampak dalam ayat ini bahwa matahari matahari, bumi dan benda langit lainnya berjalan di peredaranya, apa yang dimaksud semuanya berasal dari satu asal. dengan peredaran seperti yang dikatakan Ibnu Ilmu pengetahuan modern meneliti Katsir dalam penafsirannya bahwa matahari pergi oleh kekuatan Allah dalam orbit dan mencapai 6000 derajat Celcius dan suhu tidak melebihi dari tempatnya sampai saat hari meningkat dengan cepat dan teratur hingga kebangkitan berakhir. mencapai sekitar 20 juta derajat di pusatnya. Matahari diciptakan sebagai benda dan membantu reaksi nuklir yang diperlukan langit dengan cahaya yang kuat yang untuk menghasilkan energi matahari, dan dipancarkan oleh bola gas panas yang suhu tinggi di pedalaman matahari mewakili bercahaya, dengan bentuk ini sinar matahari pot Yang dibutuhkan secara ilmiah bukanlah disebarkan darinya dan juga cahaya tidak perpaduan antara hidrogen dan helium dan tajam dan kekuatannya tidak dihitung. Allah SWT berfirman: AaO aa EIa a a U aO acN UA pengumpulan sinar yang segera diserap oleh Mahir Ahmad Sufi. Ayat Kauniyah wafaqo Ahdas Ad-Dirosah al-Falakiyah wa An-Nadzhoriyat alIlmiah. Bairut JamiAo al-Huquq Mahfudz li an-Nasr, 2007, jilid. 2 p. Mahir Ahmad Sufi. Ayat Kauniyah wafaqo Ahdas Ad-Dirosah al-Falakiyah wa An-Nadzhoriyat al- Ilmiah. Bairut JamiAo al-Huquq Mahfudz li an-Nasr, 2007, jilid. 2 p. Imaduddin Abi al-FidaAo Ismail bin Katsir. Tafsir alQurAoan al-Adzhim. Mesir. Muassasatu Qurtuba, 1421m Cet. 1 Jilid. 11 p. Al-QurAoan al-Karim, an-NabaAo: 13 Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A Baidhowi mengatakan dalam tafsirnya Bahwa matahari memiliki cahaya itu yang membuat matahari berkilauan dan sendiri dan tidak membutuhkan planet lain dibentuk dari cahaya api jika menyala, atau dan menerangi siang hari, dan berbeda dari dibesar-besarkan dalam panas dari cahaya, bulan yang tidak memiliki cahaya yang sama, yang bebas. melainkan membutuhkan sinar matahari dan Demikian juga. Tuhan Yang Mahakuasa menerangi bulan di malam hari, dan dalam berfirman: : ntuk mempelajari jumlah tahun dan U A aIea aaO U aO a a aE AaO aN a aa U aOCa aIA ca AEa EacaO a a aE AaO EA a A a aA ada tanda tentang manfaat AacIIaOA Allah yang membuat sinar matahari matahari untuk mengajar orang menghitung waktu, jadi di matahari kamu tahu Hari-hari dan bulan akan tahu bulan dan tahun. yang seperti lampu ada. Dari ayat sebelumnya bahwa matahari Karena peran matahari dan cahayanya, memiliki manfaat untuk jumlah tahun di Allah SWT membuat Pergantian waktu siang bumi, ada dua catatan dalam sejarah yang dan malam. Seperti Firman Allah SWT: aA a eEAaU aE aI eI a aa a eI Oaac acE a a eO a aA a AaON aaO EacaO aa aE EEac eO aE aOEIac aNA perhitungannya adalah perhitungan peran AOA U aEA Saat sinar matahari pergi, malam datang, dan ketika sinar matahari datang, matahari yang disebut tanggal matahari dan perhitungan peran bulan disebut bulan, perhitungan matahari ditetapkan oleh peran bumi di matahari, dan bumi berputar Siang itu datang. Perbedaannya menyebutkan kata dhiyaAo kata matahari dengan nur kata bulan dalam 365 hari atau 366 hari dan gunakan firman Allah SWT: ca AN aaO EacaO aa aE EA Aa aEA U aAOa e U aO ECa aI a IA a AA a AO aOCa aacNa u aIIA a A IA ca aA oa aI aEaCA AA aEA ac a a EA ac a aAC Oa a eAaE a Ea aIOA a aAIaOIa aO EA a ac o AacEEa aaEaEa au acE a E aA aA aECa O sI aO Ea aIOIA a AE e a aOA Nashiru ad-Din Abi al-Khobir Abdullah bin Muhammad asy-Sirozi as-SyafiAoI al-Baidowi. Anwaru at-Tanzil wa Asraru at-TaAowil. Bairut. Dar al-IhyaAo atTuros al-Arabiym jilid. 10 p. Al-QurAoan al-Karim, al-Furqon: 61 Imaduddin Abi al-FidaAo Ismail bin Katsir. Tafsir alQuran al-Adzhim. Mesir. Muassasatu Qurtuba, 1421m Cet. 1 Jilid. 11 p. Imaduddin Abi al-FidaAo Ismail bin Katsir. Tafsir alQuran al-Adzhim. Mesir. Muassasatu Qurtuba, 1421m Cet. 1 Jilid. 11 p. Al-QurAoan al-Karim. Yunus: 5 Muhammad Ali as-Shobuni. Shafwatu at-Tafsir. Bairut. Dar al-QurAoan al-Karim. JamiAo al-Huquq Mahfudz, 1403,cet. 4 jilid. 1 p. akun Keagungan Tuhan diberikan kepada manusia adalah kebesaran Dimulai Hitungan Matahari pada tahun langit di mana matahari ada, dan bermanfaat ke-45 sebelum kalender Masehi dengan bagi kelangsungan hidup semua manusia. Kaisar Jelius (Kaisar Romaw. yang didirikan Matahari sangat berpengaruh dalam siklus satu tahun dengan 365,25 hari. Selain itu, 0,25 hari meningkat sekitar satu hari setiap empat Tanpanya, hewan dan tumbuhan tidak akan bulan di bulan Februari dari 28 hari menjadi tumbuh di alam. 29 hari. Tahun itu disebut tahun kabisat, dan Desember, ditetapkan dengan jumlah hari dalam bulan lunar, dan karena panjang tanggal matahari pada tanggal bulan, hari-hari berbeda dalam kisaran 28-31 hari, dan tanggal matahari dihitung dalam rentang 28-31 hari, dan tanggal matahari dihitung hari dalam satu tahun, lalu bagi dengan 12 bulan, sehingga dalam satu tahun akan ada 265 hari atau 366 hari, 30 hari atau 31 hari akan dipertukarkan di setiap bulan, dan alokasi pada Februari akan ditukar selama 28 hari atau 29 hari. Bumi. Manfaat bulan faktanya satu tahun . 242 har. , tanggal matahari dihitung dari awal Januari hingga Bulan adalah planet yang dimiliki Bumi dan merupakan planet tanpa udara dan tanpa air, dengan variasi besar dalam suhu sepeda yang berkisar antara 102 derajat pada siang hari dan 157 derajat di bawah nol pada malam Permukaan bulan terdiri dari gunung, dataran, dan depresi. Bentuk yang paling umum adalah kawah yang diyakini para astronom terjadi karena tabrakan meteorit di menganggapnya sebagai asal atau bentuk Jarak bulan dari bumi dilakukan sesuai dengan perhitungan yang akurat, maka pasang surut dan pulau-pulau tersebut terletak oleh pengaruh bulan, tetapi dengan efek yang Jika jarak ini dikurangi, laut akan naik, menutupi tanah, dan kemudian surut Dan menabraknya, dan jika bulan bergerak semakin jauh dari bumi, ombak tidak akan pasang, dan ombak dan pulau-pulau di laut akan memiliki fungsi yang berbahaya. Moh. Pabundu Tikam. Bukti Kebenaran Al QurAoan dalam Fenomena Jagat Raya dan Geosfer, (Jakarta. Amzah, 2. 1, p. Moh. Pabundu Tikam. Bukti Kebenaran Al QurAoan dalam Fenomena Jagat Raya dan Geosfer, (Jakarta. Amzah, 2. 1, p. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A Tanah bulan adalah tanah yang memantulkan disebut fase konjugasi, dan bulan dikenal cahaya, dan ini adalah kebijaksanaan Allah sebagai Muhaq. Tahap ini berlangsung sekitar SWT. satu hingga dua malam. Waktu saling menguntungkan dari siang ke Saat bulan bergerak dalam siklus malam, dan malam ke hari, karena rotasi lambatnya di sekitar Bumi, bagian yang matahari dan bulan. Tuhan Yang Mahakuasa mencerahkan meningkat. Namun, bagian yang tersembunyi lebih besar, dan karena ca AaEa eI a a acIA A AaO EEac eO aEA a A aOOaO aE a EIac aNA a AacEEa OaO aE a EEac eO aE AaO EIac aNA ca A ac a EA ca A UcIO aO a acIA AacEEa a aIA a AeO uaEaO a a sE aIA a AaOA a aA aO eECa aI a Ea UcE OA a A eIA bulan lebih jauh dari matahari daripada pada AOA U A a e aIEaOIa a aA hari sebelumnya, dan pada hari keempat setelah konjugasi, ia menetapkan tiga jam setelah matahari dan bentuknya setelah hari Al-Tabari dan bulan untuk kepentingan ciptaannya dan manfaatnya. Daerah Dan bulan memiliki peredaran, seperti yang ketujuh dari bulan. Kemudian bulan sabit dikatakan Allah SWT dalam firmanya: perlahan-lahan tumbuh, dan antara hari 48AaOIA a AOI eECaA a Aa aE aacOA a AaO eECa aI a Ca eacIaNa aIIA a Aa Ea eEa e aA ketujuh dan kedelapan dari momen sosial. Pada awalnya, bulan muncul di malam hari lingkaran dan melihat suatu periode pada tak lama setelah matahari terbenam, dalam siang hari dan pergerakan harian. Tingkat bentuk bulan sabit tipis, yang diikat olehnya penghilangannya tidak datang sampai setelah ke bagian di mana matahari ditemukan di matahari berlalu sekitar enam jam. Kemudian bawah cakrawala karena pergerakan harian. ke hutan pertama pada malam kesebelas, lalu Rembulan segera terbenam di cakrawala bulan purnama pada malam keempat belas. Bulan terletak pada satu garis antara dan di dalamnya bumi akan berada di antara bumi dan matahari, menghadap bumi dengan matahari di satu sisi, dan bulan di sisi lain di wajah yang benar-benar gelap. Tahap ini satu garis lurus. Mahir Ahmad Sufi. Ayat Kauniyah wafaqo Ahdas Ad-Dirosah al-Falakiyah wa An-Nadzhoriyat alIlmiah. Bairut JamiAo al-Huquq Mahfudz li an-Nasr, 2007, jilid. 2 p. Al-QurAoan al-Karim. Luqman:29 Al-QurAoan al-Karim. Yasin: 39 Thantawi Jauhari, al-Jawahir fi at-Tafir al-QurAoan al-Karim. Mesir. Mudtafa al-bab al-Halbi. Jilid. Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 3 p. Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 3 p. Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 24 p. Antara kuadrat pertama dan bulan hari-hari mendahului pencurian dengan periode yang keanggotaannya, dan bagian yang tercerahkan sangat kecil sampai kembali memasuki perlahan-lahan semakin dekat untuk menjadi sinarnya dan kembali ke bulan baru. lingkaran penuh, dan matahari terbenam dan matahari terbenam bulan perlahan-lahan tertunda saat sedang diarahkan. Selalu ke barat bagian atas jepitan, dan setelah pasangan sekitar lima dan sepuluh hari, sejumput menunjukkan keharusan secara keseluruhan, dan kemudian saat matahari terbit hampir saat matahari terbenam yang naik saat matahari Pasang surut dan pulau-pulau di laut terbenam, dan ketika bulan naik ke titik terletak oleh pengaruh rumah-rumah bulan di tertinggi dari lintasannya, maksudku ia sisi lain, karena posisi bulan yang terus melewati tingkat meridian yang lebih rendah berubah memiliki konsekuensi sendiri di sehingga matahari berseberangan dengan Bumi. Seperti yang dia tahu, bulan memiliki matahari persis sesuai dengan matahari traksi atau gravitasi seperti planet lain. dengan bumi. Melalui lokasinya yang lebih dekat ke Bumi. Setelah ia akan memiliki gravitasi yang memiliki tercerahkan berkurang pada gubernur dan pengaruh kuat pada planet pendiriannya, berakhir seperti di awal dalam bentuk yang menyebabkan unsur-unsur Bumi menarik dan sangat sabit di arah timur, sehingga setengah bersandar ke Bulan. Bagian bumi yang paling lingkaran yang ditentukan untuk bagian yang tidak stabil adalah laut. Karena itu, setiap saat tercerahkan selalu diarahkan ke matahari, dan permukaan laut akan berubah sesuai dengan di tengah jarak yang memisahkan bulan posisi bulan. Saat bulan berada di posisi, air purnama dari waktu yang mengikutinya, laut akan ditarik ke arah garis lurus dan bulan memiliki bentuk Seperti apa yang dia permukaannya dan laut akan naik sekitar 180 miliki di kuadrat pertama, tetapi diatur di Sedangkan untuk laut, 90 derajat ke kebalikannya dan disebut kuadrat kedua atau bulan, ia akan jatuh karena permukaan tertarik terakhir di bagian kedua dari posisi matahari ke lokasi di sekitar bulan. Pasang surut dan Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 24 p. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A aliran laut selalu terjadi setiap saat, bahkan di Menembus Bumi tempat yang berbeda. Berkenaan dengan menembus Bumi. Manusia menggunakan bulan untuk pengetahuan modern berpendapat bahwa menghitung kalender bulan. Allah berfirman: diameter Bumi berkisar antara 12. 756 km ca AN aaO EacaO a a aE EA Aa aEA U aA aO e U aO ECa aI a IA a AA a AO aOCa aacNau aIIA a A IA ca aA aI aEaCA AA aEA ac a a EA ac a aAC aOAA ao AA a eAaE a Ea aIOA a aAIaOIa aO EA a ac o AacEEa aaEaEa au acE a E aA A aECa O sI Oa Ea aIOIA a aAE e aOA rata-rata khatulistiwa, dan untuk 12713 km diameter Arktik rata-rata. Dan tidak mungkin bagi Menghitung sejarah bulan ditetapkan diameternya karena ketinggian konstan baik oleh peran bulan pada bumi, bahwa peran tekanan dan panas ke arah pusat, yang tidak bulan menunjukkan perubahan dalam bentuk cahayanya, yaitu posisi bulan, sehingga teknologi canggih bahwa seseorang telah jumlah hari diketahui dalam satu bulan, pada mencapai tahap ini, sehingga telah dibuktikan awal bulan sabit dan kemudian bulan secara ilmiah bahwa suhu meningkat terus- purnama, kemudian kembali ke bulan sabit menerus dari permukaan bumi ke arah lagi, dan perubahan ini yang digunakan untuk pusatnya sampai mencapai sekitar suhu menghitung satu bulan atau lebih, maka permukaan matahari, diperkirakan mencapai disebut satu bulan. Dan kehidupan manusia. Jika Allah SWT tidak perkiraan, dari sini pada ketidakmampuan manusia untuk mencapai area panas ini. menciptakan bulan dengan perhitungan yang Ahli geologi memiliki tujuh lapisan: terukur, maka akan ada kehancuran dan lapisan kerak Bumi, lapisan transisi, lapisan ketidakseimbangan di Bumi. Dari sini, kita astenosfer, lapisan mantel atas, lapisan mantel bisa melihat bukti nyata yang langsung bawah, lapisan inti luar, lapisan inti dalam. Ciptaan yang sangat indah dari Tuhan. Akan lebih baik jika dia selalu berterima kasih atas yang diberikan kepada Lajnah pentashihan mushaf Al-QurAoan Badan litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Manfaat BendaBenda Langit, (Jakarta: Lajnah Pentashih Mushaf AlQurAoan, 2012 M), p. Al-Quran al-Karim. Yunus: 5. Moh. Pabundu Tikam. Bukti Kebenaran Al QurAoan dalam Fenomena Jagat Raya dan Geosfer, cet. 1, p. Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 4 p. Moh. Pabundu Tikam. Bukti Kebenaran Al QurAoan dalam Fenomena Jagat Raya dan Geosfer, cet. 1, p. Para menjadi tujuh lapisan: magnetosfer, ionosfer, eksosfer, termosfer, mesosfer, stratosfer, dan Jika seseorang ingin menembus inti Bumi, maka membutuhkan sarana teknologi yang dapat menahan suhu hingga ke lapisan a a A aN eI Aaua aI eA aAeA a AEaOeEa ua aeA a A aOua eI aEIa aE a:ACE NEE EOA A aIa Aa aeaOa aN eI aOa s aOEa eOA ca A a eO aEac UI AaO EA e AaO IaCU AaOA a AEA a A a eI a eaA mendasar Bumi. Menembus Langit Adapun ca Aa aA aAEaO eE aNaO AaE aEaOIa acI IaIa eE a aNEaOIA a AacEEa Ea a aI a aN eIA Ayat seseorang dapat keluar dari galaksi melalui diameter terkecil membutuhkan sarana untuk mengkonfirmasi kemungkinan seseorang naik bergerak dengan kecepatan cahaya, diameter ke langit dan melanjutkan di luar atmosfer, terbesarnya diperkirakan seratus ribu tahun dan melihat kegelapan total yang mengelilingi cahaya . 000 x 95 juta k. , untuk bumi, dan mengungkapkan kepadanya bahwa hari itu terlalu tipis. Manusia pertama yang mencapai bulan menerus selama sepuluh hingga sepuluh tahun tahun kita. pada tahun enam puluhan abad ini melalui Langit memiliki tujuh lapisan, seperti pesawat ruang angkasa Amerika (Apoll. dan firman Allah SWT: astronot bernama (Armstron. , sehingga AEe aI aI Ia eIA s AOA ca ACA a A e aA a aAEacaO aEaCA a A a aCU aI aaO AaO eaEA a A aIA Allah SWT Yang Mahakuasa tahu bahwa AOA s AaOA e aA AA s a a N eaE aaO aI eI a a a a aA a a eEA Zaglul Rogib Muhammad an-Najar, at-Tafsir al-ayat kauniyah fi al-QurAoan al- Karim. Damaskus: maktabah syuruq ad-daulah, 2008. Jilid. 4 p. Al-QurAoan al-Karim. Al-Mulk:3 manusia suatu hari akan mencapai Moh. Pabundu Tikam. Bukti Kebenaran Al QurAoan dalam Fenomena Jagat Raya dan Geosfer, cet. 1, p. Al-QurAoan al-Karim, al-AnAoam:35 Abdu Ad-Daim al-Kahel. MausuAoah al-Kahel li alIAojaz al-Ilmi fi al-QurAoan wa as-Sunnah, jilid. 29 p. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir. Vol. No. Februari 2021 Mahmud Rifaannudin. IAojaz AoIlmi: Sebuah Isyarat Kauniyah Dalam Surat Ar Rahman A pengetahuan tentang beberapa ilmu tentang bermaanfaat untuk hitungan penanggalan, langit, bumi dan jiwa. bulan yang menyebabkan pasang surut air laut aAC aOAaO a eIAa a aN eI aacO OaOacIA a :ACE NEE EOA a AIa aO aN eI OaaIa AaO Ea dan perhitungan hari dalam satu bulan. UA aNOA a sAOA a AEaO Ea caEA a aAEa aN eI aIacNa eE a acC a aOEa eI Oa eEAa a acaEa aIacNA e AA kemudian menembus dibutuhkan teknologi Tuhan mengijinkan manusia untuk dan menembus langit dibutuhkan instrument menembus langit, kecuali dengan kekuatan perantara dengan kekuatan kecepatan cahaya. yang diberikan kepadanya. Dari ayat-ayat ini Masih banyak aspek ilmiah yang belum yang dapat menahan tekanan dari dasar buli, diungkap dalam artikel ini, berharap kepada pengetahuan ilmiah dan melakukan penelitian sehingga manusia dapat menembus langit dan pengetahuan dari sumber semua pengetahuan, yaitu Sultan adalah kekuatan Tuhan. Karena itu, untuk menembus Bumi ia membutuhkan alat untuk menembus kekuatan panas di inti membutuhkan instrumen perantara untuk digunakan untuk pergi ke langit dengan kecepatan cahaya. PENUTUP Adapun kandungan penafsiran ilmi tentang ayat kauniyah dalam surat ar-Rahman diantaranya adalah tentang keseimbangan langit yang Abbas. Fadil Hasan, at-Tafsir wa alMuffasirun asasiyatuhu wa ittijatuhu wa manhajuhu fi al-Aoasri al-hadis, dar an-nafais, 2016. Baidan. Nashruddin. Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Yogyakarta. Pustaka Pelajar. BiqoAoi. Musthofa daib, al-wadih fi ulumil al QurAoan. Damaskus: Dar at-Thisbi. Baidowi. Nashiru ad-Din Abi al-Khobir Abdullah bin Muhammad asy-Sirozi asSyafiAoI. Anwaru at-Tanzil wa Asraru atTaAowil. Bairut. Dar al-IhyaAo at-Turos alArabiy. Dzahabiy. Husain, at-Tafsir wa alMuffasirun. Mesir. Maktabah Wahbah. Fakhru ad-Din. Muhammad ar-Razi at-Tafsir al-Kabir. Bairut. Dar al-Fikr, 1981. terjadi tabrakan, kemudian matahari yang Mahir Ahmad Sufi. Ayat Kauniyah kholqu al-Kaun wa nasAoatu al-Hayah. Bairut JamiAo al-Huquq Mahfudz li an-Nasr, 2007, jilid. 4 p. DAFTAR PUSTAKA